Audio & Video
Home > LOEKELOE > GADGET & GIZMO > Audio & Video > [HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)
Total Views: 229531 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 316 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

Satyabudi - 09/01/2012 10:58 AM
#1
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)
Dear AuViers \)


Thread sebelumnya sudah mencapai 500 halaman

So, lanjut ke sini D


Salam AuVi beer:
Satyabudi - 09/01/2012 10:59 AM
#2
Penjelasan Umum
Penjelasan teknis secara umum,
Plasma TV, LCD/LED-TV & OLED/AMOLED


Plasma TV = Cocok buat nonton Film.
Jika ditempatkan di ruangan yang sangat terang (spt di showroom), gambarnya akan terlihat lbh redup dari LCD.
Jika ditempatkan di ruangan agak redup, Hitamnya lbh pekat dari LCD.
Selain itu, Plasma-TV minim blur / ghosting, gak ada Backlight-bleeding / Clouding.
Sudut pandang Plasma-TV sangat lebar.

Pencahayaan dan warnanya, berasal dari Gas Pixel Plasma-nya sendiri (tanpa Backlight).


LCD-TV = Cocok untuk gaming / browsing / PC.
Jika ditempatkan di ruangan yang sangat terang, gambar dan warna lebih cerah daripada Plasma-TV.
Namun, untuk adegan gerak cepat / siaran olahraga, rentan ghosting / blur.

LCD-TV menggunakan Backlight untuk pencahayaan,
& menggunakan Cairan Kristal, untuk reproduksi warna.


LED-TV = Prinsip kerjanya mirip dengan LCD-TV, bedanya di backlight yang digunakan.
LCD-TV menggunakan Lampu Neon (CCFL)
& LED-TV menggunakan Lampu LED sebagai backlight.


OLED-TV / AMOLED = Menggunakan beberapa lapisan organik sebagai pencahayaan dan reproduksi warna, tanpa menggunakan backlight seperti LED/LCD-TV.
Menghasilkan gambar yg deep-black, cukup bright dan minim blur dgn frame layar yang tipis.
OLED Masih dalam tahap pengembangan,
- Lapisan organik warna biru hanya dapat bertahan krg lebih 7000 jam
- Lapisan organik warna hijau dan merah hanya dapat bertahan krg lebih 14000 jam
Dikarenakan ongkos produksi yang relatif sangat mahal dan masih teknologi baru (dibutuhkan pengembangan), maka demand dari pasar msh sangat kecil.


**Perlu diketahui,
Daya LCD-TV (pada umumnya) akan tetap selalu konstan, kurang-lebih, sesuai seperti yang tertera di spesifikasi, mau scene gelap atau terang sama aja, karena, Backlight yang ada di balik layar LCD selalu ON terus.

Namun,
ada beberapa produsen LCD-TV yang menggunakan teknologi untuk mengurangi intensitas cahaya Backlight, agar daya lebih efisien.

Konsumsi listrik plasma yang tertera di spesifikasi adalah, konsumsi listrik saat menampilkan gambar putih statis, dgn brightness dan contrast normal.

Sebenarnya,
konsumsi listrik pada Plasma-TV, berubah-ubah mengikuti pencahayaan scene.
Jadi, Klo scene gelap - sedang, daya pada Plasma-TV tidak terlalu berbeda dengan daya pada LCD-TV.
& Klo banyak scene gambar gelap, konsumsi daya bisa dibilang sangat efisien.



Skema desain LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV


Plasma
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


LCD-TV
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


LED-TV
Mirip dengan LCD-TV, yang membedakan hanya Backlight yang dipakai, berupa lampu LED


OLED-TV
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


Untuk LCD-TV... saat adegan gelap,
backlight yang ada di belakang layar LCD akan tetap ON.
Sementara, kristal cair yang ada didalam panelnya, membentuk formasi warna hitam.
Untuk bbrp brand LCD, Perjalanan cahaya menembus kristal hitam mengakibatkan, Backlight Bleeding (cahaya bocor).

Untuk meminimalisasi hal tersebut, beberapa produsen TV memproduksi LED-TV, karena pencahayaan LED-TV lebih merata ke seluruh bidang dibanding LCD-TV biasa.

Beda dengan Plasma-TV,
cahayanya dihasilkan dari Pixel Gas Plasma,
& bisa ON dan OFF secara individual (walau tidak Full Off).
Jadi... saat adegan gelap, ya memang gelap & tidak ada Backlight Bleeding...

Selain itu, Plasma TV punya Response Time yang lbh cepat, sekitar ~1ms.
Karena Response Time yang cepat itulah, Plasma TV punya keunggulan untuk playback siaran-siaran olahraga (minim blur untuk adegan gerak cepat).


Which one... Plasma, LED or LCD ? Click Here


**Hasil pengujian LCD-TV & Plasma-TV
Spoiler for LCD VS Plasma by tongki

Quote:
Original Posted By TongkitoP
yes but no juga,

lcd kelas sony ser w,x dan z untuk produce warna item sudah cukup mumpuni.

sama halnya dengan plasma yg gak bisa menyaingi warna lcd, tapi plasma sekarang sudah mumpuni juga tuh produksi warnanya D

sekalian gw kasi review plasma gw nih genit:

Panasonic TH-42PY800H
[spoiler=game]
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)

gw tes buat maen game GTA IV di xbox 360, alamak kenapa jadi burem begini, serasa pake composite xbox gw \(, gw coba juga ke beberapa game, kayanya plasma ini gak cocok kalo buat maen game hidef, warna pucat, detail jadi ikutan kabur karena hasil produksi warnanya gak bagus. tapi nanti gw coba tes pake ps3 gw, kalo hasilnya sama berarti penilaian gw tetep gak recommended nih buat maen game D

Spoiler for bluray
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)

nah ini dia, fungsi utama gw plasma buat nonton wowcantik
warna kulit jauh lebih bagus dibanding lcd gw, kedalaman warna mantaaaap, gw coba tes nonton V fo Vendetta, jas si V terlihat hitam alami, waktu adegan malam, warna jas si V sama gelapnya malam terlihat perbedaannya, ini dia yg jadi andalan plasma, COntrast Ratio D D.

gw coba tes pake filem demo bluray, soal variasi warna plasma seri ini sedikit dibawah lcd gw, ya gw maklumlah, di bidang ini plasma kelas menengah emang kalah sama lcd.

satu lagi fitur andalan plasma ini, motion flow 500hz, di adegan yg cepet, plasma ini bisa tetep nampilin detail gambar dgn sempurna, kalo di lcd yg tdk support frame tinggi mungkin gambar jadi berbayang atau kabur saat adegan cepat. tapi ya jeleknya, kalo adegan dialog face to face, serasa nonton opera sabun D yg bisa nandingin fitur ini ya tv crt Philips pixel plus gw Peace:

menimbang semua review gw diatas, gw simpulkan Plasma ini nilainya 9/10
mungkin bisa jadi 11/10 kalo buat maen game hidef jadi bagus juga Peace:

ini tambahan foto-2 perbandingan LCD Scarlet 32LG60 dengan Plasma 42PY800 (settingan standar mode, bawaan dr pabrik masing-2)

Plasma meski silau karena lampu, tapi detail mata Sting masih bisa terlihat jelas, beda dgn lcd yg terlalu silau
Spoiler for ambience light
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


warna warni plasma terlihat lebih natural, mulai dr black, red, yellow dan orange terlihat lebih natural.
Spoiler for color
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


ini gak usah ditanya lagi, plasma unggul jauh di kegelapan
Spoiler for dark level
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


nah ini gw masih ambigu, mana warna merahnya yg terlihat lebih bagus
Spoiler for red color
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


warna kulit terlihat lebih jelas di plasma
Spoiler for skin tone
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


nah ini lcd menang, di plasma putihnya pucet, gak kaya lcd terang benderang
Spoiler for white color
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)



satu lagi keunggulan lcd, warna biru langitnya terlihat cerah, plasma terlihat biru abu-2
Spoiler for blue sky
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)
[/SPOILER]
Spoiler for LCD vs Plasma by untaker

Quote:
Original Posted By untaker
1. Kondisi gelap gulita - ngegame FIFA10:
[spoiler=tajam dan terpercaya D]
Plasma Panasonic 42A2G & LCD Monitor LG 177WSB:
Gambar di TV Plasma lebih tajam...
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


2. Dari sudut sempit (+/- 170 derajad viewing angle)

Plasma Panasonic 42A2G
Spoiler for view angle 170 derajad

Dilirik dari sudut sempit pun masih tajam. Cuman memang kalau di belakangnya ada cahaya, bisa berlaku bagaikan cermin si panel 42A2G...

a. Sore Hari
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)

b. Pagi Hari
Ada bayangan, berasal dari Filter UV Lensa Kameranya D
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)

[/SPOILER]
Spoiler for LCD vs Plasma by lcdtvbuyingguide


**Hasil pengujian LED-TV & Plasma-TV
Spoiler for LED TV vs Plasma by *avforums & *avreview




So... silahkan tentukan mau beli yang mana sesuai fungsi masing2



Salam HDTV,
-Satyabudi- \)
Satyabudi - 09/01/2012 10:59 AM
#3
Frequently Asked Question
F.A.Q
(will be updated)


Mengenai Resolusi Gambar

Q : Bedanya Panel-TV HD-Ready dan Full-HD, apa ya ?
A : HD-Ready menggunakan resolusi 1280 x 720 / 1366 x 768 / 1024 x 768 (720p)
& Full-HD menggunakan resolusi 1920 x 1080 (1080p)


Q : Pengaruh HD-Ready & Full-HD, untuk kualitas gambar, di mana tuh ?
A : Untuk penggunaan nonton film & jarak 2 mtr : Pengaruhnya dapat dirasakan jika menggunakan layar sebesar > 32 inch.
Namun, jika layar yang dipakai hanya sebesar [B]42" bisa dibilang, Plasma lbh murah.

Penjelasan lebih detail...
Layar
Satyabudi - 09/01/2012 11:00 AM
#4
Miscellaneous
Quote:
Original Posted By S4mwell
Bagi para agan2 pemilik LCD TV Samsung dengan built in media player, ane ada info nih.

1. Ada beberapa jenis file yang tidak disebutkan di manual book-nya kalo file tersebut di-support oleh built in media playernya Samsung.
a. File "flv" bisa di-play.
b. File "m2ts" bisa di-play, cukup dengan cara mengubah extensionnya menjadi "mp4"
c. FIle "vob" bisa di-play, cukup dengan cara mengubah extensionnya menjadi "mpg"

2. Ada beberapa file mkv yang tidak bisa di-play, penyebabnya adalah "Format Profile: High@L5.1" bisa dicek dengan menggunakan software "media info". Untuk mengatasinya, gunakan software "IDC Multi Changer" untuk mengubah dari version 5.1 menjadi 4.1. Prosesnya memakan waktu tidak sampai 1 detik.

3. Soal subtitle, di mana embedded subtitle (menyatu dg file mkv) tidak bisa dibaca, solusinya pakai "MKVextract". File subtitle-nya dikeluarkan dari file mkv tsb, jadi muncul tersendiri. Kalo sudah dlm format "srt" atau "smi", tinggal di-rename menjadi nama yang sama dengan nama file mkv. Kalau masih dalam format lain yang tidak dikenali oleh built in media playernya samsung, bisa diconvert dulu menjadi format "srt" atau "smi" menggunakan software "Subtitle Workshop".

4. Ada beberapa file demo LCD TV yang bit rate-nya di atas 25 Mbps(maksimum yg bisa diputar oleh built in media player samsung). Contoh: 'Samsung Demo Oceanic Life' yang 40 Mbps, bisa diturunkan bit rate-nya menjadi 10 sampai 20 Mbps menggunakan software "Handbrake".

5. Ada kemungkinan waktu muter film mkv tertentu bisa nge-lag nge-lag gitu.
Penyebabnya, bisa file-nya yg bermasalah, kalo ini gak bisa diapa-apakan. Tapi bisa juga karena "cluster size" dari Harddisk terlalu kecil. Standar pabrikan adalah 4 Kb. Diubah dengan cara format harddisk, pilih size cluster 64 Kb. Sebelum format, backup dulu data2 di dlm harddisk.

Semua file mkv yg gw beli di fjb bisa di-play dengan mulus oleh built in media player TV Samsung C550 gw setelah gw lakukan langkah-langkah di atas.
Semoga info ini bisa membantu para agan2 owner Samsung LCD TV dan bisa memaksimalkan built in media player TV tsb. Juga bisa menjadi pertimbangan bagi yang sedang mencari LCD TV baru nih.

Quote:
Original Posted By j3cky
untuk yg punya LCD tv samsung punya ane C530.

ketika mau play mkv file keluar "file not supported" coba cek mkvmerge nya versi berapa pake mediainfo.versi 4 ke atas bermasalah klo di jalanin di C530.
yg uda ane temuin
versi 4.3 file not supported
versi 4.1 video jalan tapi audio ga keluar.
buat ngatasin nya tinggal mux ulang pake versi dibawah versi 4.
cara nya tinggal add aja file mkv nya pake mkvtoolnix trus start muxing d.


Quote:
Original Posted By illoye
mantap nih gan threadnya

nimba ilmu dulu sebelum beli TV nya nih biar ga salah beli

tambahan buat LED TV yg lagi gencar2nya di promosikan:

ga tau ada yg udah nulis ato belum tapi di p1 blum ada / ga liat gw nya hehe
mahomaho
Led TV itu terbagi
Berdasarkan posisi led
1. Full-array LED. Singkatnya LED disusun tersebar merata di belakang LCD panel
2. Edge-lit LED. LED hanya Di sisi2 panel LCD.
Berdasarkan fitur pencahayaan
1. with local dimming
2. without local dimming

Local dimming itu konfigurasi yang memungkinkan LED nya bisa di redupkan atau di terangkan pada zona tertentu saja sehingga menghasilkan kontras yg lebih bagusiloveindonesiailoveindonesia

nah dari dua kategori tersebut kalau kita kombinasikan menjadi 4 kategori :

1. Full array without local dimming
2. Edge lit without local dimming
3. Full array with local dimming
4. Edge lit with local dimming

nah kalo menurut Mbah google yg paling bagus adalah yg tipe ke 3 disusul tipe ke 4 sedangkan tipe 2 dan 1 kurang lebih sama aja

Full array vs Edge lit.

+ Full array [COLOR="Blue"]pencahayaan lebih merata
- Full Array, layar lebih tebel
- Lebih boros Listrik

+ Edge Lit memungkinkan layar lebih tipis
+ Hemat listrik
- Edge Lit ada kemungkinan cahaya di tengah layar lebih redup padahal seharusnya sama[/COLOR]

Kesimpulan,
untuk segi estetika, edge lit menang karena TV nya lebih keren karena lebih tipis. dari daya Edge lit juga menang karena lebih hemat listrik. Biasanya TV LED yg kita lihat di pasaran menggunakan teknologi ini.

tapi dari segi performa yg full array lebih baik dariapda yg edge lit karena cahayanya yang lebih merata. ini biasanya terdapat di TV2 Led yg mahal harganya (sanggup beli TV ini koq mikirin listrik)

Quote:
Original Posted By ero_senin
Quote:
Original Posted By blue_dragoons
Oke..thx ya bro..gue soalna cek2 10page ke belakang kayana uda gada ttg updatean inimalus
&untuk pertanyaan HDDnya..itu kenapa ya bro?apakah emang ga bisa baca format NTFS dari HDD 2.5"?


NTFS bisa kok, gw pun pake NTFS, kalau ga bisa NTFS gimana mau baca file yang gede2? soalnya stau gw FAT32 ada batasan per 1 filenya, jadi mendingan NTFS, coba aja kasih adaptor dulu, nih gw kasih skemanya dibawah


kalau mau pake kabel usb cabang, berarti pake yang kayak gini

[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)

yang lubang mini usb kan buat colok ke HDD, yang cabang USB satunya colok ke tv, satunya colok ke adaptor kayak gambar dibawah, kalau mau nyari di toko, bilang aja cari chargeran ipod atau charger hp china atau apapun lah, yang jelas lubangnya yang usb itu, setau gw dah banyak device yang pake charger kayak gini

[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)


atau bisa juga pake cara di bawah ini

beli usb hub, kayak gambar ini

[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)

trus tambahin satu kabel usb male to usb male kayak gini

[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)

HDD dicolok ke usb hub tadi, trus ditambah kabel usb to usb kayak gambar diatas, yang satu colok ke usb hub, yang satu colok pake adaptor kayak diatas


semoga dimengerti oleh semuanya shakehand:

@momod : kalau berkenan boleh di tambahin ke page one \)

Quote:
Original Posted By ero_senin
Quote:
Original Posted By viney
om ero nanya dunk D
pass plug & play itu apa ? [yg ada kotak 4]
mo rubah settingan demo toko ke rumah D thank om


kosong 4 kali kalau defaultnya \)

ada yang tau ga cara liat udah berapa jam pemakaian tv kita (samsung)
dulu pernah ada yang post, gw coba2 ga bisa2, ada yang bisa kasih penjelasan?

nih yang ini codenya, ada yang pernah coba?
* With the TV in standby, press the {INFO} {MENU} {MUTE} {POWER} buttons on the remote.
* The TV will turn On with the Service Menu displayed.
go to reset
* Press the {POWER} button to exit the Service Menu.

kayaknya gw tau salah gw dimana, tar gw coba lagi di rumah ah ngacir:

Quote:
Original Posted By viney
kosong 4x itu = 0000 ato [spasi] 4x

ane coba ah entar dirumah buat liat jam pemakaian sapa tau bisa D
thx om


0000 bro
sekalian coba ini bro
INFO 3 2 1 EXIT = "Calibration" siapa tau bisa ngacir:

Quote:
Original Posted By Dionifel
merk lain ada yg tau gk gan?[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)

samsung =
[code]
With the TV in standby, press the {INFO} {MENU} {MUTE} {POWER} buttons on the remote.
atau
With the TV in standby, {MUTE} {1} {8} {2} {POWER} buttons.
[/code]

sony =
[code]
info, 5, vol up, standby
[/code]

lg =
[code]
Press the menu button on the TV Unit for 60 Seconds. or Press Both Remote & TV Menu Buttons together for 60 Seconds.
[/code]
toshiba =
[code]
- Turn the TV on.
- Press the {MUTE} button three times on the remote.
- Press the {MUTE} button again on the remote and hold.
- Then press the {MENU} button on the TV's front panel.
- Release both buttons
- There should be a letter "S" on the upper right of the screen.
- Press the {MENU} button on the TV's front panel again.
[/code]

dari berbagai sumber, kalau ada yang mau nambahin silahkan, kode2 itu untuk service code, dan belum dicoba semuanya, try at your own risk D
Satyabudi - 09/01/2012 11:01 AM
#5

reserved
sukanime - 09/01/2012 11:18 AM
#6
Share setingan dan situs buat test LCD
Sekedar info,
Kebanyakan Televisi LCD (termasuk juga yg LED Backlight) setingan defaultnya kurang optimal, dan kadang ada setingan yang mengurangi umur Televisi LCD nya,
Jadi sebaiknya setelah beli Televisi LCD, anda seting warnanya dan setingan lainnya juga.
Seperti fitur Flesh Tone, Black Tone, dan beberapa fitur lainnya yg malah mengurangi kualitas warna dan gambar, jadi sebaiknya didisable.
Informasi lebih jelas silahkan baca sumber dibawah ini:

sumber: http://lcdtvbuyingguide.com/lcdtv/lcd-tv-calibration.html

Ini ada situs test LCD yang lengkap, ini situsnya http://www.lagom.nl/lcd-test/
Buat Momod/TS mungkin situs nya bisa ditaruh di page awal.


Kalau gak ada Internet di rumah, Download aja http://www.lagom.nl/lcd-test/lagom-lcd-test.zip (132KB) trus ekstrak dan buka secara Offline.
Kalau gak ada komputer, di copy aja file2 gambarnya ke Flashdisk.

Kalau ada internet, langsung aja menuju http://www.lagom.nl/lcd-test/all_tests.php untuk mulai mengetest dan menyeting TV nya.

Aku coba test lagi disitu, ternyata setingan Digital Vibration Control di VGA Card bisa bikin warna kuat, tapi jadi terlalu kuat sehingga gak terlihat perbedaan warnanya di test Quick contrast test
Jadi aku kalibrasi ulang dengan mendisable Digital Vibration Control nya.


Ini setinganku untuk Mode TV standard:
Televisi = Samsung LCD TV LA32D550
Koneksi kabel = Kabel HDMI (HDMI2) ke Komputer dengan VGA Geforce GT240 ( di vga pakai colokan HDMI, gak pake conventer )

Pictures
Picture Mode: Standard
Backlight: 10
Contrast: 100
Brightness: 45
Sharpness:
0 Colour: 36 ( ini yg paling pas, tapi warna merah dan biru, mulai nomer 20 gak kentara, kalau hijau dan ungu 22 keatas gak kentara )
Tint(G/R): G50/R50

Screen Adjustment
Picture Size: Screen Fit ( kalau pakai 16:9 , gambar terlalu kebesaran sehingga gambar atas samping dan bawah ada yg gak keliatan)

Advanced Settings
Black Tone : off
Dynamic Contrast: off
Shadow Detail:
0 Gamma:
0 RGB Only Mode:
0 ColorSpace: Auto ( ini warnanya bisa lebih kentara perbedaanya )
White Balance:
R-Offset: 25
G-Offset: 25
B-Offset: 25
R-Gain: 45
G-Gain: 30
B-Gain: 25
Flesh Tone:
0 Edge Enhancement: off
Motion Lighting: off

Pictures Options
Colour Tone: Cool ( Standard jadi kurang cerah, warm1 dan warm2 jadi tambah gelap )
Digital Noise Filter: off
Mpeg Noise Filter: off
HDMI Black Level: Normal ( kalau low perbedaan warnanya kurang )


System
Eco Solution
Energy Saving: Low
Eco Sensor: off
No-Signal Power Off: 15min
Auto Power Off: On

General
Game Mode: on (Ini di test pada Response-time test, ini bikin respone time Televisinya naik, hampir setara Monitor PC)[/b]
Menu Transparency: Dark
Boot Logo: On
TVName: PC

ps:
- Setingan bahasa kuubah English (pakai Bahasa indonesia kurang sreg)
- Setingan diatas pakai Gambar di Quick contrast test
- Dengan setingan diatas, warna hijau dan kuningnya kurang cerah, hijau agak kurang seger... kuning nya agak kurang cerah....
- Aku setingnya dengan membandingkan ke Monitor LG W1953 , di Monitor tanpa seting apa2 di Monitor atau VGA , semua tampil bagus, kecuali test Black-level test , kotak 1-10 gak bisa dibedakan.
padahal di Televisi LCD bisa dibedakan.
- Di situs http://www.lagom.nl/lcd-test/ ada Test Response-time test , kelihatan kalo respone time Tv nya kecil kalau Game Mode: Off , kalau Game Mode: on respone jadi naik, mengurangi input lag.



Ini setingan yang paling optimal buat dijadikan Monitor PC
Televisi = Samsung LCD TV LA32D550
Koneksi kabel = Kabel HDMI (HDMI1/DVI) ke Komputer dengan VGA Geforce GT240 ( di vga pakai colokan HDMI, gak pake conventer )

[u]Picture
Pictures Mode: Standard
Backlight: 10
Contrast: 100
Brightness: 48
Sharpnes: 50
Colour: gak bisa diakses
Tint(G/R): gak bisa diakses

Screen Adjustment
Picture Size: 16:9
Zoom/Position: gak bisa diakses
4:3 Screen Size: 16:9

Advanced Settings
Black Tone: gak bisa diakses
Dynamic Contrast: gak bisa diakses
Shadow Detail: gak bisa diakses
Gamma: 0
RGB Only Mode: gak bisa diakses
Colour Space: gak bisa diakses
White Balance: semuanya default 25 ( sudah coba geser2 dikurangi dan ditambah tapi gak ngefek )
Flesh Tone: gak bisa diakses

Pictures Options
Colour Tone: Standard
Digital Noise Filter: gak bisa diakses
MPEG Noise Filter: gak bisa diakses
HDMI Black Level: Normal
Film Mode: gak bisa diakses

ps:
- Untuk merubah HDMI jadi DVI/PC pakai Menu >- Tools >- pilih Edit >- tinggal pilih DVI/PC
- Sekarang semua warna mulai nomer 1 sampai 32 bisa dibedakan pada test Quick contrast test
- Lalu mengenai input lag nya, pada DVI/PC mode menjadi sama seperti Game Mode, menjadi kecil lag nya.
- Aku kutip dari postku disini https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=608858658&postcount=9801
- Di PC, aku seting jadi Twin View mode Clone, jadi ada 2 Monitor, Screen 1 nya Monitor LG W1953 dan Screen ke 2 TV Samsung LA32D550
- Jika dibandingkan dengan Monitor PC ku, TV LCD ini warnanya sedikit kurang cerah.



Info setingan milik agan levinan https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=617574246&postcount=9988
Info setingan milik agan ZeroDist https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=608430812&postcount=9794
sukanime - 09/01/2012 11:25 AM
#7
Share Program buat merubah Packet Bitstream Xvid/divx Avi
Setelah oprek Film Avi dengan codec Xvid, aku lihat ada yang bisa dimainkan ada yang tidak.
Setelah aku bandingkan, ternyata karena ada Packed Bitstream nya.

Contohnya, saat aku coba mainkan file2 Avi Detective Conan dari http://www.dctp.ws/ , File Avi tersebut tidak bisa dimainkan di Samsung LCD TV LA32D550
Ini informasi yang kudapatkan dari MediaInfo
[code]
Format : MPEG-4 Visual
Format profile : Advanced Simple@L5
Format settings, BVOP : 2
Format settings, QPel : No
Format settings, GMC : 3 warppoints
Format settings, Matrix : Default (H.263)
Muxing mode : Packed bitstream
Codec ID : XVID
Codec ID/Hint : XviD
Duration : 24mn 49s
Bit rate : 833 Kbps
Width : 704 pixels
Height : 396 pixels
Display aspect ratio : 16:9
Frame rate : 23.976 fps
Color space : YUV
Chroma subsampling : 4:2:0
Bit depth : 8 bits
Scan type : Progressive
Compression mode : Lossy
Bits/(Pixel*Frame) : 0.125
Stream size : 148 MiB (86%)
Writing library : XviD 1.2.1 (UTC 2008-12-04)
[/code]

Solusi:
Ternyata memang banyak beredar Film Avi yang sengaja di kasih Packed Bitstream, dan efeknya gak bisa di mainkan di Standalone Player, contohnya seperti TV Samsung ini, BD Player Samsung, dst.....
Film Avi yg ada packed bitstream hanya bisa dimainkan di Komputer.

Solusinya pakai program MPEG4 Modifier

Program ini bisa dijalankan di Linux dan MacOS dengan memakai Mono terbaru. ( mono 1.2.3 keatas )

Cara menjalankan di Linux, ketik:
[code]
mono MPEG4ModifierMod.1.4.4.exe
[/code]
Ada juga versi CommandLine, jika ingin mengedit banyak file, silahkan kesini:
MPEG4 Modifier Command Line Version



Solusi 2:
Ternyata ada problem baru lagi, jika Xvid atau Divx di beri fitur GMC dan Qpel, bisa membuatnya tidak bisa dimainkan di Standalone Player juga.
Untungnya Samsung TV LAXXD550 masih bisa memainkan yang ada Qpel nya.

Solusinya silahkan baca disini Survival guide for standalone mpeg4 player

Disitu ada tutorial Menghilangkan packed bitstream dengan Avidemux2 GUI dan CLI

Kalau gak mau kesana ini, aku kasih cuplikannya, silahkan klik Spoilernya:
Spoiler for Survival guide for standalone mpeg4 player
Survival guide for standalone mpeg4 player

1.Standalone mpeg4 player

So you got a new shiny "divx" certified standalone dvd player but have problems with it. This small doc tries to help you make it play your videos.

2.The packed vop hack

B frames are nice but they induce a one frame delay shift because a b frame needs both its previous and next I/P frames to be decoded.

That does not cope very well with VFW (video for windows) limitation that more or less assume one frame in/ one frame out.

To workaround this, DivxNetork introduced PB frame in avi. To explain it see the b-frame doc.

Basically they add a non coded image (N-vop) after an frame containing both a P and a B frame. Some (most?) players choke or stutter on that as it creates artificially additionnal frame. To detect that, they put also a specific marker in the user data section of the mpeg4 stream. Some players use that information to switch to packed vop mode, but it is not 100% reliable. Plus the stream is not 100% iso compliant.

Rule #1 : Dont use packed frames. With avidemux you can't but with some other software you can.
Rule #2 : If you have some, depack them.
In order to do so, when prompted if avidemux should depack such frame, say yes. Avidemux will take each frame and scan for more than one vop inside it. If it finds several it re-creates separate frames and destroy the corresponding N-vop frames.

That will take care of the packed vop, but the marker in user data will remain. to also remove it, use save unpacked vop instead of the usual save video.

That will scan and fix on the fly the marker so that the stream are detected as non packed stream.

That should solve all Divx packed file, but may not work for some xvid files.

Warning: If the file has VBR audio, don't forget to do a Misc/Build VBR map after loading it.

If you have a huge amount of such files to convert you can use a script like:

[code]
#!/bin/bash
export SRC=/tmp/fma2
export TGT=/tmp/fma3
perl foreach.pl $SRC/*.avi "avidemux2 --force-unpack --load $SRC/%f --audio-map --save-unpacked-vop $TGT/fixed_%f --quit"
[/code]
3.GMC and Qpel

Xvid and lavcodec can use more complete GMC (global motion compensation) and Qpel (Quarter Pixel) models than divx codec.

With those, you are screwed and need to re-encode the video

That means dual-pass encoding to keep the same size.

There is a way to get almost the same result using only one pass.

Assuming your video is correctly done, the previous encoding already distributed quantizers and bitrate to get a good quality for a given size.

Why not reuse that information ?

To do so, set xvid (or lavcodec) to use Follow mode. In that mode, they will encode each frame with the quantizer used previously to encode it.

The result will have about the same size/quality compared to the original but using only one pass.

That can be done using cli mode also to process plenty of files in a row :

[code]
#!/bin/bash
export SRC=/tmp/fma2
export TGT=/tmp/fma3
perl foreach.pl $SRC/*.avi "avidemux2 --force-unpack --load $SRC/%f --audio-map --video-process --video-codec xvid4 --video-conf follow=1000 --save $TGT/fixed_%f --quit"
[/code]
4.Muxing

I have found that some software (like some version of nandub) does not mux properly the file. That makes standalone stutters and freeze. The fix is simple : just load and save the file in avidemux2
levinan - 09/01/2012 11:28 AM
#8

wah udah pindah rumah lagi, baru kali ini dpt kesempatan di page 1...
btw @sukaanime, jawabannya ketinggalan di page 500 nanti malem tak tambah ss lagi kalau sempat p...
Vandon98 - 09/01/2012 11:31 AM
#9

Wah mantab ni rumah baru..

Semoga isi percakapannya makin berkualitas ya kedepannya.. beer:beer:

btw kalo ada yg perlu space ini utk kasitau info2 berguna, kasitau gw aja nanti gw edit..
sukanime - 09/01/2012 11:33 AM
#10

Quote:
Original Posted By levinan
wah udah pindah rumah lagi, baru kali ini dpt kesempatan di page 1...
btw @sukaanime, jawabannya ketinggalan di page 500 nanti malem tak tambah ss lagi kalau sempat p...


ehehehehe... iya, masih belum sempet jawab... ntar malam aku jawab...
lagi gak enak badan nih, mau kena batuk.
jadi cuman lihat2 dulu, ntar malam pas kerja aku jawab dari kantor.
sekarang cuman mau share2 dulu di page depan...

ayo oprek trus....
vegaul - 09/01/2012 12:01 PM
#11

wahh,,
thankz share ilmu nya
sangat berguna buat milih tv:2thumbup
viney - 09/01/2012 12:45 PM
#12

selamat atas rumah barunya cendolb
ane masih sempet mejeng di pekiwan :selamat
moesen360 - 09/01/2012 12:50 PM
#13

Spoiler for Jarak pandang TV
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)

Keterangan :1 feet = 0.3048 meter
Ini alternatif lainnya
Rumus jarak pandang 1: Besar layar (inch) dibagi 8 = Jarak pandang minimal (feet) dan Besar layar (inch) dibagi 4 = Jarak pandang maksimal (feet)
Rumus jarak pandang 2: Besar layar (inch) dikali 2 = Jarak pandang minimal (meter)
Keterangan :1 inch = 0.0254 meter
Bang momod, tambahin di FAQ dong\)
adventsonic - 09/01/2012 01:16 PM
#14

wah baru pindah ya iloveindonesias
dgru3222 - 09/01/2012 01:16 PM
#15

Pej wan :addfriends
antioxy - 09/01/2012 01:23 PM
#16
reserved Page One, hehe
selamat siang suhu-suhu semua.
:addfriends
weh rumah baru juga akhirnya

to TS: kalo mau di edit nih page one dan mau pake lapak posting ane,
PM aja ya suhu.
dananghadi - 09/01/2012 01:40 PM
#17

Numpang duduk,sambil cari ilmu\)b
bajingantengix - 09/01/2012 02:00 PM
#18

baca part 3 blm khatam..dh pindah lg.
:addfriends
RinggoHutasoit - 09/01/2012 02:34 PM
#19

Mejeng di page 1 aaagh Peace:
geboypesek - 09/01/2012 02:42 PM
#20

ikutan mejeng ah... :addfriends
Page 1 of 316 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > GADGET & GIZMO > Audio & Video > [HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part IV)