Dunia Kerja & Profesi
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Dunia Kerja & Profesi > Waspadalah terhadap LOWONGAN KERJA dari PERUSAHAAN FUTURES/BERJANGKA
Total Views: 223546 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 4 of 114 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›

kangembul - 11/07/2009 08:32 AM
#61

kk, aku tetep ga paham euy.. kalo semisal jadi trader.. tentu nasabah oriented.. karena gak ada alasan, kalo mereka untung apa hubungannya dgn kita (perusahaan, red). kalo rugi jg apa hubungannya dgn kita.. kan kita masuknya ke pasar..

jadi apa saran yg baik bagi seorang trader, agar dianggap tidak menjelekkan nama perusahaan sekaligus menjadi trader yg baik di mata nasabah..
apakah hanya cukup dengan mengkomunikasikan setiap akan transaksi, baik sell, buy, cut loss, dll?

kalo memang ternyata ada feature dari sistemnya yg membatasi sendiri atau pura2 error saat akan cutloss sehingga duit amblas, itu gmn cara untuk tahu kalo sistem yg dipake ternyata emang dibuat untuk merugikan nasabah.. apa emang semua sistem seperti itu?

oiya tanya lagi, apa emang semua perusahaan futures selalu pakai sistem untuk transaksi? baik sendiri maupun dimainkan trader?
soalnya di sekuritas ada sistem jg, tapi karena pengen maen sendiri, ga pake sistem2an,,, cukup by phone..

sy masih tertarik buat invest, dan gabung di manajemen trader (karena kalo trader biasa katanya gak dapet gaji pokok... ya ngapain? hahaa ). Tapi karena beberapa tulisan yg sy baca, cukup membingungkan dan mengganggu pikiran sy (halah)

ayo kk, share lagi.. D terutama cara2 mengetahui HRD, manager, dan staf lain di perusahaan yang keliatan bermasalah.. misal ketika ditanya apa dia gak bisa jawab, dll..
dan bagi yang tau, Indosukses (d/h batavia) itu profilnya baik atau buruk dari segi performasi?


D maap kk kepanjangan
ShinJo89 - 11/07/2009 09:07 AM
#62

Quote:
Original Posted By kangembul
kk, aku tetep ga paham euy.. kalo semisal jadi trader.. tentu nasabah oriented.. karena gak ada alasan, kalo mereka untung apa hubungannya dgn kita (perusahaan, red). kalo rugi jg apa hubungannya dgn kita.. kan kita masuknya ke pasar..

jadi apa saran yg baik bagi seorang trader, agar dianggap tidak menjelekkan nama perusahaan sekaligus menjadi trader yg baik di mata nasabah..
apakah hanya cukup dengan mengkomunikasikan setiap akan transaksi, baik sell, buy, cut loss, dll?

kalo memang ternyata ada feature dari sistemnya yg membatasi sendiri atau pura2 error saat akan cutloss sehingga duit amblas, itu gmn cara untuk tahu kalo sistem yg dipake ternyata emang dibuat untuk merugikan nasabah.. apa emang semua sistem seperti itu?

oiya tanya lagi, apa emang semua perusahaan futures selalu pakai sistem untuk transaksi? baik sendiri maupun dimainkan trader?
soalnya di sekuritas ada sistem jg, tapi karena pengen maen sendiri, ga pake sistem2an,,, cukup by phone..

sy masih tertarik buat invest, dan gabung di manajemen trader (karena kalo trader biasa katanya gak dapet gaji pokok... ya ngapain? hahaa ). Tapi karena beberapa tulisan yg sy baca, cukup membingungkan dan mengganggu pikiran sy (halah)

ayo kk, share lagi.. D terutama cara2 mengetahui HRD, manager, dan staf lain di perusahaan yang keliatan bermasalah.. misal ketika ditanya apa dia gak bisa jawab, dll..
dan bagi yang tau, Indosukses (d/h batavia) itu profilnya baik atau buruk dari segi performasi?


D maap kk kepanjangan




Coba Kangembul baca lagi tulisan saya diatas, sebenarnya kalo nasabah untung itu perusahaan rugi, karena semua order dimakan sendiri sama dia, coba dibaca lagi yg jelas lah.
Mengenai kangembul ingin kerja disana kayaknya kangembul ini baru lulus kuliah ya, sekedar cari pengalaman sih ga papa datang saja ikut training,nambah pengalaman siapa tahu dapat kenalan ce cantik, biasanya cantik2 disana. Tapi jgn buru2 invest, atau ngajak orang apalagi sodara invest, itu memang tujuan mereka. Coba dibaca lagi dari hal pertama tujuannya cari marketing itu sebenarnya apa.

Anyway its your choice.
kangembul - 11/07/2009 09:38 AM
#63

belum lulus.. T__T
kemaren si pas kumpul ada sekitar 8 orang.. dan (bukan sombong) keknya yg tau rada2 ngerti sistem beginian cuma sy.. he

karena tulisan2 ini lah akhirnya sy jadi ragu.. nah makanya.. :d butuh keterangan ekstra..

but thny eniwei, infonya sungguh berguna.. kalo masalah invest menurut sy masih aman lah asal maen di lot kecil aja.. ya 10 jutaan untuk pemula.. dan kalo maen indeks ya maen lah di yg rada2 nyantei ke nikkei dan kospi. D

rencana si emang mau ikutan training nya ja.. lumayan nambah ilmu, sy sih buat sy praktekin sendiri.. hehe. jadi kalo bangkrut gak nyalahin sapa2..

makanya nanya tuh di atas, emang semua sistem pasti diakalin kayak gitu ya.. wah confuse lama2..
MediaShop - 11/07/2009 04:32 PM
#64

thanks buat bro doraemon dan yg laennya buat thread ini semoga thread ini berguna buat yg laennya.

sup2:sup2:sup2: lagi gan biar tetap eksis

Saya juga ada pengalaman dengan karisma future atau apalah saya juga udah lupa di daerah thamrin. setelah membaca thread ini sekarang baru terbuka mata saya...
ooooohhhhh dulu saya kena tipu tohhhhh
saya kira cuma loss biasa namanya juga dagang ,ternyata mereka mengatur sell dan buy kita ,mengatur opini kita sehingga kita secara tak sadar ikut buy/sell padahal belum tentu menang tapi dari tiap action yg kita ambil mereka sudah menang duluan dari fee komisi setiap transaksi yg terjadi.

Balik lagi ke pepatah orang bijak "Usaha/kerja apapun kalo hasilnya/untungnya banyak apalagi dalam waktu singkat kemungkinan besar adalah penipuan"

Seperti macam gold coast atau apalah namanya, atau probest yg ngajak orang investasi nanti tiap bulannya akan menerima keuntungan berlipat, yg pada kenyataannya ternyata investasi nasabah yg berikutnya digunakan untuk membayar nasabah yg sebelumnya, begitu colaps ,perusahaan nya kabur..... loh koq jadi OOT ya DDD
doraemon - 11/07/2009 05:35 PM
#65

thx untuk semua tanggapan terhadap thread ini, baik yang pro maupun yang kontra.
any opinions are welcomed.

salah satu inti yg ingin saya sampaikan melalui thread ini di awal adalah, bahwa semua perusahaan futures menjalankan pola rekruitmen pegawai yang ILLEGAL.

kenapa bisa begitu?

karena adalah MELANGGAR HUKUM bagi perusahaan futures untuk merekrut calon pegawai yang tidak memiliki sertifikasi WAKIL PIALANG BERJANGKA dan lalu menggunakan mereka2 ini untuk mencari dan menghandle account client.

untuk bukti2nya silahkan dilihat dibawah ini:

Quote:

Peraturan Perdagangan Berjangka
Jakarta, 11 Mei 2005

Nomor : 81/BAPPEBTI/5/2005
Lampiran : ---
Perihal : Ketentuan Penerimaan/
Pengelolaan Amanat Nasabah



EDARAN

Sehubungan dengan banyaknya pengaduan masyarakat terhadap kegiatan Perdagangan Berjangka yang dilakukan baik oleh anggota Bursa Berjangka Jakarta maupun pihak lain, maka dalam rangka perlindungan kepada masyarakat/Nasabah, bersama ini kepada Saudara kami ingatkan kembali ketentuan mengenai penerimaan amanat Nasabah sebagai berikut :

1. Hanya mereka yang memiliki izin sebagai Wakil Pialang Berjangka dari Bappebti yang berhak berhubungan dengan calon Nasabah dan Nasabah (yaitu menawarkan, menerima dan mengelola amanat Nasabah).

2. Pedagang Berjangka dilarang secara langsung maupun tidak langsung menerima dan mengelola (termasuk menyalurkan) amanat Nasabah untuk transaksi Kontrak Berjangka. Pedagang Berjangka hanya berhak melakukan transaksi untuk dirinya sendiri dan/atau kelompok usahanya.

3. Dalam berhubungan dengan Nasabah, Pialang Berjangka hanya dapat melakukannya melalui Wakil Pialang Berjangka. Pegawai Pialang Berjangka, termasuk tenaga pemasaran, Account Executive atau apapun nama, jabatan dan fungsinya yang bukan Wakil Pialang Berjangka dilarang berhubungan dengan calon Nasabah atau Nasabah.

4. Termasuk dalam pengertian perdagangan berjangka adalah setiap kegiatan pengelolaan amanat Nasabah yang didalamnya ada unsur penarikan margin.

5. Pelanggaran terhadap hal-hal tersebut di atas diancam dengan sanksi pidana dan/atau sanksi administratif sesuai dengan UU Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi dan peraturan pelaksanaannya.

Demikian untuk dimaklumi.



Kepala,




TITI HENDRAWATI

Tembusan :

1. Menteri Perdagangan (sebagai laporan);
2. Sesjen Dep. Perdagangan;
3. Irjen Dep. Perdagangan;
4. Para Eselon II Bappebti;
5. Direksi PT. Bursa Berjangka Jakarta;
6. Direksi PT. Kliring Berjangka Indonesia (Persero);
7. Pertinggal.



(berlanjut...)
doraemon - 11/07/2009 05:48 PM
#66

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 1997 TENTANG PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI

BAB IV

PIALANG BERJANGKA DAN PENASIHAT BERJANGKA

Bagian Kesatu
Pialang Berjangka

Pasal 31


1. Kegiatan usaha sebagai Pialang Berjangka hanya dapat dilakukan oleh Anggota Bursa Berjangka yang berbentuk perseroan terbatas yang telah memperoleh izin usaha Pialang Berjangka dari Bappebti.
2. Izin usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1),hanya diberikan kepada Anggota Bursa Berjangka yang memiliki integritas keuangan, reputasi bisnis yang baik, dan kecakapan profesi.
3. Pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh orang perseorangan yang telah memperoleh izin Wakil Pialang Berjangka dari Bappebti.


silahkan dilanjut dengan ini:


Bagian Kedua
Ketentuan Pidana

Pasal 71


1. Setiap Pihak yang melakukan kegiatan Perdagangan Berjangka tanpa memiliki izin usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1), Pasal 25 ayat (2), Pasal 31 ayat (1), Pasal 34 ayat (1), atau Pasal 39 ayat (1), diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 6.500.000.000,00 (enam miliar lima ratus juta rupiah).
2. Setiap Pihak yang melakukan kegiatan tanpa memiliki persetujuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13, Pasal 14 ayat (2), Pasal 14 ayat (3), Pasal 32, atau Pasal 36 ayat (2), diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah).
3. Setiap Pihak yang melakukan kegiatan tanpa memiliki izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 ayat (3), pasal 34 ayat (3), atau Pasal 39 ayat (3) atau tanpa memiliki sertifikat pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (4) diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 1.000.000.000.,00 (satu miliar rupiah).



Pasal 74


[COLOR="Blue"]Ancaman pidana penjara atau pidana kurungan dan pidana denda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71, Pasal 72, dan Pasal 73, berlaku pula bagi setiap pihak, baik langsung maupun tidak langsung, turut serta, menyuruh, atau mempengaruhi pihak lain untuk melakukan kegiatan yang dilarang sebagaimana dimaksud dalam pasal-pasal tersebut.
[/COLOR]
morritz - 11/07/2009 05:51 PM
#67

tambahan buat TS klo PT Danareksa Future juga sudah dilikuidasi mei atau juni 2009.

skalian mo nanya neh...

benerkah klo trading di perusahaan future indonesia yg dilawan adalah house???
dalam artian counter party-nya perusahaan future itu sendiri (order nasabah tidak masuk ke bursa yg bersangkutan hanya BBJ sewaktu clearing sore hari)

bisakah kontrak perdagangan yg saya beli melalui broker beli perusahaan future A dan saya pindahkan untuk transaksi jual melalui perusahaan future B?

thanks...
doraemon - 11/07/2009 05:57 PM
#68

Jadi intinya disini adalah...

Seumpama anda ingin membuka praktik dokter, maka anda harus terlebih dahulu menempuh pendidikan kedokteran, lulus dan lalu mendapatkan Ijin Praktek bukan?
Bila seseorang yang memiliki pengetahuan medis, namun tidak memiliki kualifikasi sebagai seorang dokter, lalu membuka prakteknya sendiri pastilah bisa diancam dengan hukuman penjara.

hal yg serupa juga berlaku disini...

untuk menawarkan investasi futures dan mengemban amanat nasabah dalam hal trading, maka seseorang HARUSLAH memiliki kualifikasi dan sertifikasi WAKIL PIALANG BERJANGKA.

jika dia tidak memiliki semua itu dan masih tetap saja melakukan hal2 yg dilarang oleh UU diatas, maka YBS bisa dilaporkan ke polisi dan dipidanakan.


hal ini juga yang hendaknya menjadi acuan bagi para korban perusahaan futures lainnya... BILA TRADER ANDA atau orang yg menawarkan investasi ini kepada anda BUKAN SEORANG WAKIL PIALANG BERJANGKA... MAKA ANDA DAPAT MELAPORKANNYA KE POLISI DAN MENYERETNYA KE PENJARA serta menuntut dia berserta perusahaan tempat trader itu bergabung.
kangembul - 11/07/2009 05:59 PM
#69

mengenai wakil pialang..
bagaimana kalo para trader baru itu pimpinannya emang seorang wakil pialang yg sah.. jadi berhubungan dengan nasabah ya tetap wakil pialang, at least pas ttd kontrak.

tp kemudian pas trading, si wakil ini ya dibantuin ama para trader nya..
masalah trader yg atur sendiri buy n sell, gmn kalo nasabah transaksi sendiri dr awal. tidak ada campur tangan trader dsana..

kalo gw masuk futures (sbg nasabah), gw jg pasti sendiri aja. ngapain pake trader.. atau make trader cuma untuk jagain (misal kita mo pergi jam 9, trading dulu jam setengah 9, minta dijagain mpe jam 10 sama trader)

berarti kemungkinan eror yg bikin kita rugi lagi, itu sistem ??? hem.. *makinbingungdotcom*
mr_boboho - 11/07/2009 07:10 PM
#70

Quote:
Original Posted By blackpearl99
Hati2!!!!!!!!
Monesx sedang membutuhkan banyak dana tuh....perusahaan mereka baru mengalami kekalahan 200 Miliard Rupiah....
Jadi hati2 buat semua ya Gan...\)


Gan yg ini ada link ke info aslinya enggak? Thx
slowbrow - 11/07/2009 08:39 PM
#71


Hmm sbenarnya tidak yg salah dalam investasi ini. . Yg salah hanya Operasionalnya.
ini akibat dari BAPEBTI yg tidak tegas dan terkesan membiarkan praktek ini terjadi
investasi ini bisa membuat kita kaya mendadak klo cara benar dan miskin mendadak klo caranya salah. Forex dan Index adalah Investasi yg bagus. Yang tidak bagus adalah cara pengelolaannya. Bayangkan saja banyak marketing yg merangkap jadi trader. itu yg salah. Seharusnya seiring dengan banyaknya kasus. BEPEBTI harus berbenah diri, dan mengembalikan citra Future dimata Investor dan Para pencari kerja. Tidak ada yg salah untuk menjadi seorang marketing di perusahaan Future. Yang salah apabila seorang marketing yang merangkap jadi trader walaupun dia bisa trading. Birokrasi dalam perusahaan future harus dibenahi, memisahkan fungsi marketing dan fungsi trader. Sehingga dapat menguntungkan smua pihak.
Marketing untung, Trader untung, Nasabah untung.
doraemon - 11/07/2009 09:04 PM
#72

Quote:
Original Posted By slowbrow

Hmm sbenarnya tidak yg salah dalam investasi ini. . Yg salah hanya Operasionalnya.
ini akibat dari BAPEBTI yg tidak tegas dan terkesan membiarkan praktek ini terjadi
investasi ini bisa membuat kita kaya mendadak klo cara benar dan miskin mendadak klo caranya salah. Forex dan Index adalah Investasi yg bagus. Yang tidak bagus adalah cara pengelolaannya. Bayangkan saja banyak marketing yg merangkap jadi trader. itu yg salah. Seharusnya seiring dengan banyaknya kasus. BEPEBTI harus berbenah diri, dan mengembalikan citra Future dimata Investor dan Para pencari kerja. Tidak ada yg salah untuk menjadi seorang marketing di perusahaan Future. Yang salah apabila seorang marketing yang merangkap jadi trader walaupun dia bisa trading. Birokrasi dalam perusahaan future harus dibenahi, memisahkan fungsi marketing dan fungsi trader. Sehingga dapat menguntungkan smua pihak.
Marketing untung, Trader untung, Nasabah untung.



Saya setuju 100% dengan pendapat anda bro.
Apa yg saya tulis disini bukan berarti saya against trading. I love trading, bahkan dulu ngga liat chart sehari saja-pun kayak junkies sakaw ama putaw p

Soal untung - rugi dalam trading itu udah hal biasa, namun yg ingin saya tekankan disini ialah bahwa perusahaan2 futures ini memanfaatkan keadaan dengan merekrut newbies dan hasil akhirnya adalah kerugian yg parah di pihak investor. Sebab bagaimana mungkin newbies ini cuma dilatih paling lama 1 minggu trus disuruh cari klien dan kliennya bisa untung???
99% kasus seperti ini berakhir dengan kerugian fatal di pihak investor.

Ujung2nya si pencari kerja inilah yg jadi sasaran empuk kemarahan si investor.

Maka untuk itulah thread ini dibuat, untuk memberikan informasi ini kepada kaskuser supaya berhati2 thd lowongan2 jenis ini.
doraemon - 11/07/2009 09:09 PM
#73

Quote:
Original Posted By kangembul
mengenai wakil pialang..
bagaimana kalo para trader baru itu pimpinannya emang seorang wakil pialang yg sah.. jadi berhubungan dengan nasabah ya tetap wakil pialang, at least pas ttd kontrak.

tp kemudian pas trading, si wakil ini ya dibantuin ama para trader nya..
masalah trader yg atur sendiri buy n sell, gmn kalo nasabah transaksi sendiri dr awal. tidak ada campur tangan trader dsana..

kalo gw masuk futures (sbg nasabah), gw jg pasti sendiri aja. ngapain pake trader.. atau make trader cuma untuk jagain (misal kita mo pergi jam 9, trading dulu jam setengah 9, minta dijagain mpe jam 10 sama trader)

berarti kemungkinan eror yg bikin kita rugi lagi, itu sistem ??? hem.. *makinbingungdotcom*



yah ini mah akal2annya semua perusahaan futures bro. dimana2 kasusnya sama seperti ini. Wakil Pialang itu cuma jadi pajangan n tukang tanda tangan agreement.

sekarang saya tanya sama anda... ada ngga WPB yg bantuin trader2nya masuk posisi all the time????
nonsense kalo mereka mau bantu tiap saat.
mereka juga cari selamat ga mau disalahin kalo nasabah/trader salah masuk posisi.

jadi intinya adalah... Jika belum punya ijin WPB... JANGAN BERURUSAN DENGAN CLIENT in ANYWAY.
ini sesuai dengan apa yg dikatakan UU no. 32 tahun 1997.

buat para korban, ini emang udah triknya perusahaan futures.
semua agreement emang ditanda tangani oleh WPB, namun bila ada trader non-WPB yg sign agreement (lembar kuasa DQ) anda tetap bisa melaporkan pelanggaran pidana ini ke polisi dan memprosesnya lebih lanjut secara hukum, if you want to.
ShinJo89 - 11/07/2009 10:09 PM
#74

Quote:
Original Posted By doraemon
yah ini mah akal2annya semua perusahaan futures bro. dimana2 kasusnya sama seperti ini. Wakil Pialang itu cuma jadi pajangan n tukang tanda tangan agreement.

buat para korban, ini emang udah triknya perusahaan futures.
semua agreement emang ditanda tangani oleh WPB, namun bila ada trader non-WPB yg sign agreement (lembar kuasa DQ) anda tetap bisa melaporkan pelanggaran pidana ini ke polisi dan memprosesnya lebih lanjut secara hukum, if you want to.




Memang berani melaporkan perusahaan semacam itu ke polisi? Coba cari tahu siapa pemiliknya, siapa pemegang sahamnya, siapa beckingnya. Kalo sudah tahu pasti ngerti, lebih baik merelakan kehilangan harta daripada nanti kehilangan nyawa atau kena teror.
doraemon - 11/07/2009 10:35 PM
#75

Quote:
Original Posted By ShinJo89
Memang berani melaporkan perusahaan semacam itu ke polisi? Coba cari tahu siapa pemiliknya, siapa pemegang sahamnya, siapa beckingnya. Kalo sudah tahu pasti ngerti, lebih baik merelakan kehilangan harta daripada nanti kehilangan nyawa atau kena teror.



perusahaan futures biasanya akan lepas tangan bila nasabah mereka rugi dan menuntut balik tradernya.
yg saya maksud disini adalah opsi untuk melaporkan dan menuntut si trader.
kalau anda mau menuntut perusahaan, ini sebaiknya tidak dilakukan sendirian.
U know hukum di indonesia sucks.
tapi bukan berarti hal ini tidak mungkin dilakukan, sbg contohnya GFB tutup karena ex-nasabah2nya bersatu menempuh jalur hukum dan melaporkan pelanggaran2 yg dilakukan GFB.

yg saya maksudkan disini adalah supaya masyarakat awam tahu bahwa ada yg dapat mereka lakukan selain daripada hanya pasrah uang mereka habis.
dan ini juga sekaligus menimbulkan efek jera bagi para trader2 NON WPB yg berani prospek n handle account client, karena mereka tahu bahwa ada sanksi hukum yg bisa dikenakan thdp mereka.
ShinJo89 - 12/07/2009 12:20 AM
#76

Thanks buat infonya bos doraemon, semoga dimasa mendatang peraturan semakin ditegakkan dan cara2 licik yg dilakukan banyak perusahaan futures sekarang tidak terjadi lagi.
Saya sendiri tidak anti kegiatan di pasar finansial bahkan sampai sekarang masih aktif trading di forex market, hanya saja broker di Indonesia yg kebanyakan seperti bandar judi serta memanfaatkan anak2 baru lulus kuliah yg ingin cepat kerja dan membanggakan ortu, malah karena kepolosannya diajari cara2 dan pikiran salah tentang cepat kaya di pasar finansial, hal ini sangat mengenaskan.
doraemon - 12/07/2009 01:19 AM
#77

@ShinJo89
thx bro... semoga di masa depan semuanya jadi lebih baik.


@all
besok coba gw bahas ttg segregated account yg dibangga2kan oleh perusahaan2 futures itu yg katanya membuat dana nasabah "aman" tapi sebenarnya tidak aman.

ini juga salah satu faktor yg harus anda waspadai bila anda ingin bekerja atau berinvestasi di perusahaan futures.
jangan sampai dana nasabah anda tiba2 tidak bisa ditarik... n anda yg dikejar2 sama investor nohope:

skrg mau tidur dulu yak D
kangembul - 12/07/2009 02:05 AM
#78

om dora, sekalian bahas masalah spread ya!! kenapa spread ada yg tinggi ada yg rendah.. mana yg harus dicurigai.. dan besarnya komisi per transaksi..

kalo bisa pendapat om dora disertai link2 terkait ya,, biar gak terkesan emosional dan om do... ra-nya ilang.. D

piss gan
falconid - 12/07/2009 04:18 AM
#79

kebnyakan perusahan future/berjngka tidak menyediakan demo trading utk newbie investor mad:mad:
kangembul - 12/07/2009 06:35 PM
#80

kalo /me kemaren ditawarin PT Midtou itu malah sebelum join disuruh sering2 datang ke sana, n latian dulu. kalo udah oke, silakan daftar. dia malah suggest gw jangan pake trader, mending sendiri aja.. kalo nanya2, silakan bgt..

akal2an mereka kali ye.. lol
Page 4 of 114 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Dunia Kerja & Profesi > Waspadalah terhadap LOWONGAN KERJA dari PERUSAHAAN FUTURES/BERJANGKA