Grappling
Home > LOEKELOE > SPORTS > Grappling > Grappling Perlu Grading atau Sabuk?
Total Views: 2122 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 

Martin - 14/12/2008 03:27 PM
#1
Grappling Perlu Grading atau Sabuk?
Berikut ini adalah posting di Thread lain mengenai Grading di Grappling:

Originally Posted by tenshin_shoden
perlu nggak sih adanya grading dalam grappling? Atau bahasa lainnya perlu nggak Ada tingkatan sabuk dalam grappling? Banyak kontroversi bilang sabuk hanyalah pengikat gi saja yang penting adalah jam latihan.

Ada juga yang menilai perlu sebagai indikasi lamanya sang individu berlatih dan tingkat kemahiran, Ada juga yang menilai perlu untuk keperluan psikologis manusia untuk terus mengejar tujuan.
menang sabuk bukan tujuan akhir tapi individu Akan berusaha sebaik mungkin untuk mengejar status dan mempertahankan statusnya.

Bagaimana menurut rekan2?
AkanJadul - 14/12/2008 03:52 PM
#2

grapling apa neh? wrestling? Jujitsu? Judo?
fransinotirta - 14/12/2008 05:32 PM
#3

Grading os sabuk perlu lah,emang sabuk bukan segalanya,tp sabuk akan menjadi patokan tingkatan seseorang di aliran tertentu.
Jeal - 14/12/2008 06:29 PM
#4

Quote:
Original Posted By AkanJadul
pertama: lebih baik bukannya nanya di FMA? D

kedua; grapling apa neh? wrestling? Jujitsu? Judo?


cape dehhh.. kan udah ada threadnya bos..
jackishere - 14/12/2008 10:47 PM
#5

perlu dong... klo sparring pake gi kan perlu sabuk buat ngiket D

“A black belt only covers two inches of your ass. You have to cover the rest.” - Royce Gracie
serunai - 15/12/2008 07:55 AM
#6

Menurut ane tergantung orangnya. Jika orang tersebut butuh pengakuan diri, sabuk itu menjadi penting. Sabuk disini yang saya maksud bukan bermakna pengikat gi, tapi penunjuk level si pemakai. Tapi kalau yang ia butuhkan adalah esensi dan hakikat apa yang ia pelajari penunjuk level itu jadin nggak penting.

Konon seorang sufi sejati sama sekali tak menunjukkan diri sebagai seorang sufi.
tenshin_shoden - 15/12/2008 08:00 AM
#7

Quote:
Original Posted By serunai
Menurut ane tergantung orangnya. Jika orang tersebut butuh pengakuan diri, sabuk itu menjadi penting. Sabuk disini yang saya maksud bukan bermakna pengikat gi, tapi penunjuk level si pemakai. Tapi kalau yang ia butuhkan adalah esensi dan hakikat apa yang ia pelajari penunjuk level itu jadin nggak penting.

Konon seorang sufi sejati sama sekali tak menunjukkan diri sebagai seorang sufi.


hmmmmm,...
analogi yang menarik, saya pribadi setuju tapi dengan alasan pribadi yang mungkin akan rekan2 tertawakan, yaitu:
dengan adanya sabuk saya berlatih lebih giat, mau ujian latihan lebih giat, sudah sabuk biru latihan lebih giat karena takut di tap out ama sabuk putih.

bener2 kaya anak kecil kalo ada maunya pasti lebih konsentrasi hahahahahaha
Martin - 15/12/2008 10:10 PM
#8

Saya akan analogikan di olah raga lain ya ... Apakah Michael Jordan/Kobe Bryant/Yao Ming perlu sabuk di bola basket? Kalo ada pasti sudah ban hitam dong mereka ya? Pertanyaannya apakah perlu sabuk itu kalo melihat kasus mereka ini?
fransinotirta - 16/12/2008 09:21 AM
#9

Quote:
Original Posted By Martin
Saya akan analogikan di olah raga lain ya ... Apakah Michael Jordan/Kobe Bryant/Yao Ming perlu sabuk di bola basket? Kalo ada pasti sudah ban hitam dong mereka ya? Pertanyaannya apakah perlu sabuk itu kalo melihat kasus mereka ini?


Masalahnya di basket ngga ada system sabuk, kalo ada mereka udah pasti black belt. Pada awalnya saya juga merasa system sabuk ngga penting, cuma ketika saya diberikan kenaikan sabuk, saya jadi luar biasa senangnya dan makin giat latihan.
HartCone - 16/12/2008 09:53 AM
#10

Grading dg Sabuk itu budaya MA Jepang (klo ga salah, klo salah tolong dibenerin ;)), dan banyak diikuti oleh MA dari berbagai negara lain...

bukan sesuatu yang dicari, tetapi sebagai hadiah dari jerih payah dg tingkatan yang dicapai atau sebagai penanda tingkatan/kualitas seseorang, klo sabuknya yang dicari lha beli dipasar ajah kata anak2 di thread sebelah... ;)
drago17 - 16/12/2008 12:48 PM
#11

Quote:
klo sabuknya yang dicari lha beli dipasar ajah kata anak2 di thread sebelah...

hehehe...
tenshin_shoden - 16/12/2008 12:52 PM
#12

Tinju juga nggak pake sabuk, kecuali sang juara pake sabuk juara ! tapi mereka gunakan peringkat.

mau tanya juga kriteria sabuk putih strip1,2,3,4 itu apa? ada ujiannya? berapa lama latihan?
Devil2000 - 16/12/2008 01:36 PM
#13

... double post ... hammer:
Devil2000 - 16/12/2008 01:38 PM
#14

Klo ga salah dulu jujutsu itu kumpulan scroll2 teknik, lalu sistem sabuk mulai dikenalkan oleh Jigoro Kano (cmiiw) yg ketika Judo mulai terkenal diadopsi oleh beladiri2 lain di Jepang.

Kalau dari segi pengajar/pelatih, mungkin gunanya sama dengan kelas dalam sistem pendidikan kita, untuk memudahkan pengajar memilihkan materi pengajaran dan menyusun kutikulum sebagai standar kemampuan di tiap tingkat. Coba bayangkan klo anak2 SD ga mengenal kelas, dikumpulkan begitu aja, trus diajarin macam2, waduh bakalan pusing gurunya. Dalam satu tingkatan kelas aja ada yg sangat pintar dan sebaliknya apalagi klo kelas 1-6 digabung semua, weleh2.

Kalau ada yg punya ide lain untuk menggolongkan murid2nya berdasarkan kemampuan, tentu sistem sabuk ga perlu dipakai.

CMIIW
Martin - 16/12/2008 10:11 PM
#15

Naaah ... begini dong ... banyak komentar \)

Ya betul, sistem sabuk itu asalnya dari Jepang. Khususnya yang mulai memang betul dari Judo. BJJ pun juga dulu akarnya dari Judo juga.

Saya coba ceritakan pengalaman saya di BJJ ya ... soalnya saya tidak bisa cerita mengenai bela diri lain yang saya juga tekuni cukup lama soalnya kebanyakan tidak ada level (Arnis, tinju, kick boxing, gulat, Kun Tao). Yang ada sabuk pun juga saya tidak bisa bilang apa2 karena jam terbang saya di Silat, Karate, Tae Kwon Do, Judo tidak cukup lama.

Menurut saya sistem belt di BJJ 'is a big mess'. Maksud saya big mess karena tidak ada standar kriteria pemberiannya. Ada sekolah yang berdasarkan kurikulum; ada yang berdasarkan kinerja pada pertandingan; ada yang berdasarkan mat performance; ada yang berdasarkan kedekatan dengan sang guru; ada yang berdasarkan kemampuan mengajar orang lain juga. Belum lagi masalah siapa yang boleh 'memberikan' beltnya. Ada aliran BJJ yang memperbolehkan 'non-black belt' untuk memberikan belt ke orang yang levelnya lebih rendah dari dia asal tidak menaikan orang ke sabuk yang sama dengan yang bersangkutan; ada yang memperbolehkan non-black belt untuk memberikan sabuk ke orang lain sampai ke level yang sama dengan dirinya; ada juga yang hanya memberbolehkan black belt saja yang memberikan sabuk.

Bisa lihat 'big mess'nya?

Mengenai perasaan bangga ketika diberi belt ... saya pun juga bangga lho. Tapi kalo dipikir2 lagi ... belt system juga memberikan banyak sisi buruk bagi dunia BJJ ... Salah satunya yang saya pernah alami sendiri:
1. Biasanya sabuk yang lebih tinggi jadi 'males' roll sama orang2 yang sabuknya dekat dengan mereka. Jadi maunya roll sama orang yang jauh dibawah atau yang lebih jago aja.
2. Banyak orang2 yang jadi cenderung 'extra aggressive' terhadap yang sabuk lebih tinggi sedikit dari mereka. Biasanya membuat suasana latihan yang seharusnya penuh dengan pembelajaran menjadi penuh dengan ketegangan (sehingga sering kali lupa belajar) dan sering juga penuh kebencian. Ini juga membuat si sabuk lebih tinggi jadi cenderung untuk berbuat seperti di point (1) diatas :S
3. Banyak terjadi permainan internal politik diluar waktu latihan (biasanya jadi nge-geng gitu).
4. Kalo lagi pertandingan jadi sering 'diatur' agar wasit yang memimpin pertandingan supaya lebih memenangkan pertandingan.
5. Sering kali nanti juga ketika pertandingan kalo ada yang sabuk lebih rendah supaya 'mengalah' terhadap sabuk yang lebih tinggi dari sekolah yang sama
6. dsb. Saya juga muak menceritakannya.

Tentunya semua yang saya ceritakan diatas tidak mencerminkan keadaan yang terjadi di komunitas BJJ/grappling di Indonesia ya ... Ini lebih pengalaman yang saya alami sendiri ketika di amerika dan yang saya dengar2 dari BJJ di Brazil. Saya malah merasa beruntung di Indonesia selama ini tidak seperti itu. Semuanya bisa dicegah dan dijaga bila orang2 yang mempunyai klub atau mengajar, bisa menjaga suasana agar tetap positif.

Harapan saya sih agar suasana ini tetap terjaga ya ...

Tapi terlepas dari masalah2 yang terjadi di dunia BJJ di AS dan Brazil, BJJ masih merupakan salah satu olah raga yang punya standar tinggi (apalagi bagi yang sudah sampai ke sabuk hitam - tidak ada sabuk hitam yang bego di BJJ ... asli).

Tidak bisa dipungkiri bahwa pendiri2 Federasi Grappling Indonesia memang berasal dari latar belakang BJJ (Synergy Jiu-Jitsu, Universal Grappling, JKD Indonesia, & BJJ Generation). Mengapa kita tidak membuat Federasi BJJ saja? Soalnya kita pikir BJJ murni juga banyak kelemahannya karena cabang2 lain seperti Gulat, Sambo, Japanese Jiu-Jitsu, Judo, Aikido, Tai Chi, Shuai Chiao, Catch Wrestling, dsb jugas 'kick ass' juga. Kita pikir yang akan membuat lebih maju adalah bila semua grappler dari cabang lain juga ikut dalam perjalanan kami. Lebih beraneka ragam lebih baik karena tidak ada satu pun aliran yang sempurna. Jadi kalo ada klub di federasi yang mau punya sistem peringkat sendiri ... ya terserah. Kalo ada klub di federasi yang tidak punya sabuk (seperti yang dasar gulat) ya tidak salah juga. Yang penting ya kita gabungkan kekuatan kita masing2 menjadi komunitas yang berstandar tinggi. Yang penting ilmunya, bukan sabuknya.

Mengenai komentar dari Devil2000 ... tidak memiliki sabuk bukan berarti tidak memiliki sistem coaching yang baik lho ya \)
Devil2000 - 16/12/2008 11:17 PM
#16

Setuju om Martin,

Btw, saya ga ingat klo menulis sesuatu tentang "tidak memiliki sabuk berarti tidak memiliki sistem coaching yang baik", sistem sabuk kan cuma salah satu. Maaf klo kesannya begitu.

Kembali soal sabuk, klo soal kebanggaan sih saya ga tau, ga pernah sampe sabuk tinggi soalnya Peace:

Ya itu yg lewat di pikiran saya aja sih.

CMIIW
drago17 - 17/12/2008 09:09 AM
#17

maaf double nih..
drago17 - 17/12/2008 09:10 AM
#18

edited double lagi
drago17 - 17/12/2008 09:13 AM
#19

mantab pak martin, ditempat nya pak martin latiahan gak pake GI ya...?
saya belum 1 tahun latihan BJJ. di tempat latihan saya, selama saya latihan gak pernah latihan pake GI. jadi gak kelihatan senioritas by BELT nya. dan saya merasa nyaman.
tenshin_shoden - 17/12/2008 10:13 AM
#20

Anak anak asuhan Martin di Universal sejauh ini nggak ada grading? tadinya saya pikir dengan kedatangan Mike Jen ke Indo mungkin beberapa murid Universal grappling diberikan stripe atau martin sendiri ujian naik to the next level?
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 
Home > LOEKELOE > SPORTS > Grappling > Grappling Perlu Grading atau Sabuk?