DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Total Views: 200033 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 227 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

ahli..kubur3 - 30/01/2012 12:32 AM
#21

Quote:
Original Posted By Olisha


heh anjing peranakan pastur , gila lu ya gila:



udah kagak usah basa basi, buruan army:


Ngumpulin barbuk buat disidang di dtox..
SARA di trid clean,berkata kasar (memaki) kepada penanggung jawab trid [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
3ngs3l - 30/01/2012 12:33 AM
#22

Quote:
Original Posted By soerya
jah nohope:

bsa ampe 72 golongan negh ?
Muslim A, Muslim B, Muslim C... seneng banget ngotak2in yg ga perlu ? narsis loe nyet !!! fuck2:



emang agama agan....nggak punya aliran?
pareman1806 - 30/01/2012 12:34 AM
#23

Quote:
Original Posted By ahli..kubur3
Makanya baca os dari ts chonk!!jangan asal bacot..hadist itu bualan semata dari bukhari,muslim,dkk gak pernah diajarkan alloh swt untuk diimani..dan alloh swt gak menjamin akan menjaga hadist seperti alloh swt menjaga alquran.. [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab



Nyela aja ente gan
Ane nanya ama TS bukan sama ente ya.
Jangan memecah orang aja kerja ente tu.

Darimana pula ente bisa bilang hadist itu bualan semata dari bukhari,muslim dkk
Ente aja kaga tahu kedudukan Hadist dalam Islam.
Mending ente urus aja keyakinan ente dulu gan.
ahli..kubur3 - 30/01/2012 12:39 AM
#24

Quote:
Original Posted By pareman1806



Nyela aja ente gan
Ane nanya ama TS bukan sama ente ya.
Jangan memecah orang aja kerja ente tu.

Darimana pula ente bisa bilang hadist itu bualan semata dari bukhari,muslim dkk
Ente aja kaga tahu kedudukan Hadist dalam Islam.
Mending ente urus aja keyakinan ente dulu gan.


Lu tau gak cah(bocah) hadist ntu ditulis ratusan tahun setelah kematian muhammad bin abdullah..bagaimana mungkin dipercaya keakuratannya..lihat bagaimana bisa muslim menggunakan hadist sementara tidak diperintahkan barang sekata pun di alquran oleh allah swt!! Bagaimana bisa tanggung jawab muhammad bin abdullah sebagai nabi terakhir (the last mohican) diembankan di pundak penulis hadist?alquran aja udah cukup!!hadist itu hanya karangan semata yang dibuat dibawah arahan dan didikte oleh khalifah yang berkuasa [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Olisha - 30/01/2012 12:40 AM
#25

Quote:
Original Posted By ahli..kubur3
Ngumpulin barbuk buat disidang di dtox..
SARA di trid clean,berkata kasar (memaki) kepada penanggung jawab trid [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab


ini nihh manusia bebal gara2 dicekokin dogma bible
maksud gw anjing yang dipelihara dan dikembang biakan oleh pastur, bodoh
Neshamakh - 30/01/2012 12:42 AM
#26

MAKNA TAAT KEPADA RASUL


Allah berfirman dalam Al Qur’an (5:92) :

5:92. Dan taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul-(Nya) dan berhati-hatilah. Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.


Kita semua sudah memahami bahwa manusia wajib taat kepada Allah karena Allah adalah Tuhan yang wajib disembah dan Tuhan yang menciptakan, memiliki, serta menguasai semua yang ada di seluruh alam semesta. Lantas, bagaimana dengan taat kepada Rasul Allah? Makalah ini hendak membahas permasalahan tersebut. Terjemahan Al Qur’an yang digunakan dalam tulisan ini adalah terjemahan Departemen Agama RI dalam freeware Al Qur’an Digital versi 2. 1.


KEDUDUKAN DAN TUGAS MUHAMMAD

Kedudukan Muhammad tertulis dalam Al Qur’an :


33:40. Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.


Muhammad adalah seorang Rasul (Utusan) Allah dan seorang Nabi. Sebagai Rasul Allah, beliau diutus oleh Allah untuk menjadi seorang saksi, pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira (48:8).


48:8. Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan,


Selain menjadi Rasul Allah, Muhammad adalah seorang Nabi. Lantas, apakah tugas seorang Nabi? Jawabannya ada dalam Al Qur’an (33:45).


33:45. Hai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan,


Ternyata tugas Rasul Allah dan Nabi adalah sama yaitu sebagai saksi, pembawa berita gembira, dan pemberi peringatan. Terlihat jelas di sini bahwa Rasul Allah dan Nabi merupakan dua sebutan untuk satu orang yang sama. Rasul Allah merupakan sebutan yang menjelaskan kedudukannya di sisi Allah yaitu sebagai seorang utusan Allah sedangkan Nabi merupakan sebutan atau panggilan untuk manusia yang menjadi Rasul Allah. Allah memanggil Muhammad dengan sebutan ”Nabi” (8:64) atau ”Rasul” (5:67).


8:64. Hai Nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu.


5:67. Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.



DENGAN APA RASUL MEMBERI PERINGATAN?


Nabi Muhammad memberi peringatan kepada manusia dengan wahyu (21:45).


21:45. Katakanlah (hai Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya memberi peringatan kepada kamu sekalian dengan wahyu dan tiadalah orang-orang yang tuli mendengar seruan, apabila mereka diberi peringatan"



Oleh karena yang digunakan dalam memberi peringatan adalah wahyu (21:45), taat kepada Rasul Allah adalah sama dengan taat kepada Allah (4:80). Artinya, Rasul Allah mempunyai ajaran yang sama persis dengan ajaran Allah. Hal ini ditegaskan dalam ayat 4:80 bahwa cara mewujudkan ketaatan kepada Allah adalah dengan cara taat kepada Rasul Allah. Konsekuensinya, cara mewujudkan ketaatan kepada Rasul Allah adalah dengan beriman kepada wahyu yang diturunkan kepada Rasul Allah. Selain itu, ayat 4:80 menunjukkan bahwa Rasul Allah tidak berhak membuat perintah dan larangan sendiri kepada manusia.

4:80. Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.


Nabi Muhammad tidak pernah menambah, mengurangi, atau mengganti wahyu yang digunakan untuk memberi peringatan (10:15).


10:15. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang nyata, orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami berkata: "Datangkanlah Al Qur’an yang lain dari ini atau gantilah dia." Katakanlah: "[COLOR="Red"]Tidaklah patut bagiku menggantinya dari pihak diriku sendiri. Aku tidak mengikut kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Sesungguhnya aku takut jika mendurhakai Tuhanku kepada siksa hari yang besar (kiamat)."

[/COLOR]
Nabi tidak menciptakan ajaran agama berdasarkan hasil pemikiran sendiri. Nabi diperintahkan untuk hanya mengikuti semua yang diwahyukan kepadanya (33:2 dan 10:109). Jika Nabi mengikuti selain wahyu yang diterimanya beliau akan mendapat azab yang besar (10:15). Orang yang menganggap bahwa Nabi Muhammad memberikan ajaran yang tidak ada dalam Al Qur’an secara tidak disadari telah menganggap Nabi sebagai tuhan selain Allah. Oleh karena itu, ajaran Nabi Muhammad adalah Al Qur’an itu sendiri dan tidak ada yang selainnya.


33:2. [COLOR="Red"]dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.[/COLOR]


10:109. Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.


Wahyu yang digunakan untuk memperingatkan tersebut disampaikan kepada orang lain dalam bentuk Al Qur’an berbahasa Arab (42:7). Pada jaman Nabi, Al Qur’an disampaikan secara bertahap dan belum ditulis dalam bentuk buku. Pada jaman sekarang, Al Qur’an tersebut dapat kita baca dalam bentuk buku atau dalam bentuk tayangan di layar monitor komputer. Ayat 42:7 menegaskan bahwa semua wahyu yang diterima Nabi Muhammad untuk memberi peringatan terdapat dalam Al Qur’an. Nabi menuliskan wahyu yang diterimanya hanya dalam satu kitab saja yakni Al Qur’an.


42:7. [B][COLOR="Red"]Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga, dan segolongan masuk Jahannam.
[/COLOR][/B]

Sampai di sini dapat disarikan bahwa Nabi Muhammad mendapat tugas yang sangat jelas dari Allah yaitu menjadi saksi, pembawa berita gembira, dan pemberi peringatan. Tugasnya hanya itu. Dalam menjalankan tugasnya beliau hanya mengikuti wahyu yang diterimanya berupa Al Qur’an berbahasa Arab sehingga yang disampaikan oleh Nabi Muhammad dalam memberi peringatan pada waktu itu persis sama dengan Al Qur’an yang dapat kita baca sekarang ini.
Pengacara.Tommy - 30/01/2012 12:42 AM
#27

Aliran old school nih, dahulu sekali bapak saya pernah bercerita tentang sebuah golongan yang sebisa mungkin tidak mengikuti hadits. Mungkin ini yang dimaksud.

Q1 :
Dimanakah Allah? Apakah Allah memiliki tangan?

Duh rupanya lagi pake I'd ini. Geblek dah hammer: [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
ahli..kubur3 - 30/01/2012 12:48 AM
#28

Quote:
Original Posted By Olisha


ini nihh manusia bebal gara2 dicekokin dogma bible
maksud gw anjing yang dipelihara dan dikembang biakan oleh pastur, bodoh


Ini nih jenis manusia yang rajin praktek taqiyya seperti sunnah nabi!!

Siap siap jadi pemaen band lu cah(bocah) [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Neshamakh - 30/01/2012 12:49 AM
#29

TAAT KEPADA RASUL ALLAH

Perintah agar taat kepada Rasul Allah tidak berarti bahwa Allah memberi ijin kusus kepada Rasul Allah untuk memberikan perintah dalam agama. Yang berhak memberikan perintah dalam agama hanya Allah saja (7:54).


7:54. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. [COLOR="Red"]Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.
[/COLOR]

Taat kepada Rasul Allah berarti bahwa kita wajib taat kepada Muhammad sebagai manusia yang ditunjuk-Nya sebagai Utusan Allah. Pertama, sebagai Rasul Allah, Muhammad adalah seorang pemimpin umat sehingga yang dipimpinnya wajib taat kepada beliau. Ketaatan manusia kepada Muhammad adalah seperti ketaatan manusia kepada manusia yang lain karena Muhammad adalah manusia biasa (41:6). Setelah wafat, tentu saja beliau tidak bisa memimpin lagi.


41:6. Katakanlah: "[COLOR="Red"]Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepadaNya dan mohonlah ampun kepadaNya. Dan kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan-Nya,[/COLOR]

ayat diatas juga bukti bahwa nabi Muhammad adalah MANUSIA SAMA SEPERTI KITA, jadi Mitos yang beredar bahwa nabi Muhammad adalah manusia paling agung karena dia Rasul penutup adalah tidak berdasarkan Al-Quran.

nabi Muhammad adalah manusia agung, karena sikapnya yang memang menjadikan beliau adalah manusia agung baik dimata musuh maupun kawan.


Kedua, taat kepada Rasul Allah bermakna bahwa dalam beragama kita diperintahkan agar hanya mengikuti ajaran yang dibawa manusia yang ditunjuk Allah menjadi Rasul. Sudah diuraikan di depan bahwa ajaran Rasul Allah adalah sama dengan ajaran Allah. Ajaran Allah yang diberikan kepada Nabi Muhammad tertulis dalam Al Qur’an. Dengan kata-kata lain, taat kepada Rasul Allah bermakna bahwa kita hanya diperintahkan agar menjalankan ajaran Allah dalam Al Qur’an yang dibawa oleh Nabi Muhammad. Jadi, ketaatan kepada Rasul Allah diwujudkan dengan cara beriman kepada Al Qur’an saja.


Dalam Al Qur’an ayat 2:4 ditegaskan bahwa kitab yang diperintahkan untuk diimani adalah Al Qur’an dan kitab yang diturunkan sebelum Al Qur’an. Kita tidak diperintahkan percaya kepada kitab selain yang dibawa Rasul Allah.


2:4. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.


Selain itu, ditegaskan pula bahwa dalam pengadilan pada kasus yang terjadi antar manusia, Allah memerintahkan agar manusia menggunakan Al Qur’an sebagai satu-satunya pedoman (4:105). Kasus tersebut tentu saja mencakup perbedaan dalam kehidupan beragama. Kitab selain Al Qur’an tidak dapat digunakan untuk menyatakan sesuatu benar atau salah.


4:105. Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat,


Taatilah para Rasul Allah dengan mengikuti apa yang diwahyukan kepada mereka didalam Al-Qur'an

KITAB YANG DIBAWA SELAIN RASUL ALLAH

Kehidupan Nabi merupakan hal yang menarik bagi banyak orang. Keinginan untuk menulis kitab tentang kehidupan Nabi Muhammad adalah wajar karena beliau adalah Rasul Allah. Orang telah berusaha mengungkap kehidupan Nabi dengan cara menulis kitab yang ditulis dengan metode pendekatan-pendekatan tertentu. Kitab berisi tentang perkataan dan perbuatan Nabi Muhammad disebut dengan kitab hadis. Kitab hadis ditulis oleh para penulis hadis sesudah Nabi Muhammad meninggal dan digunakan oleh sebagian besar umat islam sebagai pedoman dalam beragama.


Akan tetapi, kita hanya diperintahkan agar taat kepada Rasul Allah. Rasul Allah berupa manusia adalah Nabi Muhammad. Nabi Muhammad hanya membawa satu kitab saja yaitu Al Qur’an. Kalau kita benar-benar taat kepada Rasul Allah, kita harus hanya percaya pada yang disampaikan Rasul Allah, yaitu Al Qur’an.


Orang sering lupa bahwa percaya pada kitab hadis berarti percaya kepada penulis kitab hadis. Semua isi kitab hadis adalah tanggungjawab penulisnya dan bukan tanggungjawab Nabi Muhammad. Perlu diingat bahwa Nabi Muhammad tidak pernah membaca dan meng-edit kitab hadis. Kitab hadis sama saja dengan buku-buku tulisan manusia yang tidak bisa lepas dari kesalahan.


Percaya kepada kitab hadis berarti beriman kepada penulis kitab hadis. Padahal, penulis kitab hadis adalah bukan Rasul Allah. Di lain pihak, manusia hanya diperintahkan agar hanya beriman kepada manusia yang ditunjuk Allah menjadi Rasul-Nya. Manusia hanya diperintahkan agar taat kepada Rasul-Nya. Oleh karena itu, beriman kepada kitab hadis adalah tindakan yang tidak mematuhi perintah Allah. Yang benar adalah kita wajib beriman kepada Rasul Allah dan kitab yang dibawanya (64:8). Dengan kata lain, kita percaya pada isi Al Qur’an karena kita percaya pada Nabi Muhammad.


64:8. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al-Qur’an) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.


Salah satu contoh kesalahan yang dilakukan penulis hadis adalah dalam kasus tentang bacaan ”Bismillaahir-rahmaanir-rahiim.” dalam surat Al Fatihah. Disebutkan dalam sebuah artikel di tabloid Khalifah Edisi 59/Th III/2007/12-25 April bahwa ada 3 hadis yang bermakna bahwa Nabi Muhammad membaca Al Fatihah tanpa bacaan basmalah. Hadis tersebut yaitu dari Aisyah r. a. (riwayat Muslim), dari Anas r. a (riwayat Bukhari dan Muslim), dan dari Abu Hurairah r. a. (Hadis Qudsi dalam Kitab Syarhun Nawawi, Shahih Muslim, juz 3, hal. 12). Berdasarkan ketiga hadis tersebut, disebutkan dalam artikel tersebut bahwa ”Bismillaahir-rahmaanir-rahiim.” bukan bagian dari Al Fatihah.


Isi hadis tersebut bertentangan dengan Al Qur’an karena tertulis dengan jelas dalam Al Qur’an bahwa ayat pertama surat Al Fatihah adalah ”Bismillaahir-rahmaanir-rahiim.”. Apakah para penulis hadis di atas ingin menunjukkan bahwa Nabi Muhammad meralat Al Qur’an? Apakah para penulis hadis di atas ingin menunjukkan bahwa Al Qur’an merupakan kitab yang meragukan? Apakah mereka tidak tahu bahwa Allah yang menciptakan Al Qur’an dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada keraguaan dalam Al Qur’an (2:2)?


2:2. Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa,


Coba kita renungkan sebentar! Al Qur’an yang dibawa Nabi Muhammad berisi Al Fatihah dengan ”Bismillaahir-rahmaanir-rahiim.” sedangkan kitab hadis yang ditulis penulis hadis berisi Al Fatihah tanpa ”Bismillaahir-rahmaanir-rahiim.”. Mana yang harus dipilih? Jelas, kita harus memilih Al Fatihah yang ada di Al Qur’an yang dibawa Nabi Muhammad, Rasul Allah yang wajib ditaati. Dan kita wajib mengatakan bahwa Al Fatihah versi penulis kitab hadis adalah salah. Bahkan, kita juga berdosa jika mengatakan keduanya benar karena sikap ini termasuk sikap meragukan Al Qur’an.


Kitab hadis berisi hasil penelitian yang dilakukan dengan metode tertentu. Seperti hasil penelitian yang lain, hasilnya dinyatakan benar jika asumsi yang digunakan dalam penelitian tersebut dipenuhi. Dengan demikian, hasilnya dapat benar dan dapat pula salah. Yang demikian ini akan menumbuhkan sikap untuk berpersangkaan, misalnya persangkaan bahwa asumsinya benar. Namun, dalam beragama, Allah melarang penggunaan persangkaan meskipun orang yang menggunakannya bisa jadi jumlahnya banyak karena dapat menyesatkan manusia dari jalan Allah (6:116; 10:36).


6:116. Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).


10:36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan


Dalam 10:36 ditegaskan bahwa persangkaan tidak berguna sedikitpun untuk mencapai kebenaran. Jadi, kitab hadis juga tidak berguna untuk mendapatkan kebenaran tentang ajaran-ajaran Allah.


Bagaimana dengan Al Qur’an terjemahan? Kita juga harus berhati-hati dengan Al Qur’an terjemahan. Penerjemah Al Qur’an adalah bukan Rasul Allah sehingga kita tidak boleh beriman kepada penerjemah Al Qur’an. Dalam Al Qur’an terjemahan mungkin ada kekeliruan atau pembelokan arti. Oleh karena itu, beriman kepada penerjemah Al Qur’an adalah tindakan yang keliru. Yang dapat kita lakukan hanya berusaha untuk mendapatkan Al Qur’an terjemahan yang terbaik sebagai bentuk usaha bagi orang tidak berbahasa arab untuk mendapatkan petunjuk-Nya. Ada baiknya energi untuk mempelajari kitab hadis dialihkan untuk menerjemahkan Al Qur’an sampai diperoleh pengertian seperti yang dimaksudkan Allah yang menciptakannya.
Olisha - 30/01/2012 12:53 AM
#30

Quote:
Original Posted By ahli..kubur3
Ini nih jenis manusia yang rajin praktek taqiyya seperti sunnah nabi!!

Siap siap jadi pemaen band lu cah(bocah) [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab


ini dia nihhh domba kudis kurapan tersesat yang dibantai oleh seindah cs, kamu berotak bebal 10cc, memang suka sekali ngeyel
nabi.DC - 30/01/2012 12:54 AM
#31

@ts

tonk lu beneran nih ngepens berat al quran ??? gw curiga nih gw yakin lu cuma bocah ingusan yg panasan belajar kitab

gw tes ni yah

di quran surat 2 ayat 35 ada kata "adam & istri" di suruh tinggal di surga

pertanyaannya gampang sederhana tapi gw yakin lu berikut guru2 lu bakal gelagepan tonk :

pada ayat itu istrinya ADAM cewek atau cowok ? buktikan ! army:

*serius nih* [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Neshamakh - 30/01/2012 12:56 AM
#32

Kontroversi hukum atas sesuatu dan bagaimana Al-Quran (ISLAM) memandangnya

Spoiler for "KEBEBASAN BERAGAMA"

Didalam Firman Tuhan (Al-Quran), Allah memberi KEHENDAK BEBAS bagi mereka yang ingin beriman atau tidak, seperti dalam ayat berikut:

﴾ Al Kahfi:29 ﴿
Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.

Dan juga, didalam surat Al-Kaafirun, Allah sangat JELAS dan TEGAS mengatakan bahwa Iman seseorang bukanlah urusan kita dan hendaknya kita TIDAK MEMAKSAKAN Iman kita kepada orang lain:


﴾ Al Kafirun:1 ﴿
Katakanlah: "Hai orang-orang kafir


﴾ Al Kafirun:2 ﴿
Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

﴾ Al Kafirun:3 ﴿
Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

﴾ Al Kafirun:4 ﴿
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,

﴾ Al Kafirun:5 ﴿
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.

﴾ Al Kafirun:6 ﴿
Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku".

KESIMPULAN: Allah memerintahkan kita untuk tidak memaksakan kehendak (apalagi menggunakan kekerasan) atas keyakinan yang sudah dipilih orang lain dengan sadar, dan Tidak ada HUKUMAN duniawi atas perpindahan Iman, namun jika perpindahan tersebut merupakan kerugian NYATA (seperti pengkhianatan negara dan menjadi antek-antek musuh yang ingin membunuh kita) maka Qishaash akan berlaku atasnya, dan disesuaikan dengan hukum juga budaya setempat mengenai hukuman yang setimpal.

dan hanya Tuhan yang mengetahui kebenaran mutlak


Spoiler for "Hukum musik"

Dewasa ini timbul pertanyaan dari benak Muslim dan non-Muslim mengenai keharaman Musik didalam Islam.

Perlu saya beri tahu bahwa pernyataan ini tidak ada dasarnya dari Al-Quran.
Jadi boleh dibilang, Hukum ini berasal dari Kitab lain atau Rujukan lain selain daripada Al-Qur'an.

Maka Allah sudah berfirman:

﴾ Al A'raf:32 ﴿
Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat". Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.

﴾ An Nahl:116 ﴿
Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.

﴾ Al An'am:50 ﴿
Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?"


Dan hanya Tuhan yang tahu kebenaran mutlak.


Spoiler for "Hukum Patung dan menggambar"

Muslim dan non-Muslim (minoritas) mungkin tidak asing lagi dengan Larangan atas Muslim untuk menggambar makhluk hidup dan membuat Patung.

Lagi-lagi saya harus katakan bahwa pernyataan ini tidak ada dasarnya dari Firman Tuhan, dan dapat dipastikan larangan ini didapat dari kitab rujuan selain Al-Quran.

Bahkan dikisahkan dalam Al-Quran mengenai kisah Rasul Allah bernama Sulaiman (Nabi Sulaiman)

﴾ Saba':13 ﴿
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.

Jika gambar makhluk hidup dan patung dilarang, maka kenapa Sulaiman sebagai salah satu dari Rasul Allah membolehkan pembuatan patung?

Dan tidak ada pula larangan Eksplisit mengenai gambar, padahal Gambar dan patung sudah dibuat JAUH sebelum kedatangan Islam, adapun yang dilarang adalah MENYEMBAH patung yang dibuat:

﴾ Al Anbiyaa:52 ﴿
(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?"

﴾ Al Anbiyaa:53 ﴿
Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya".

﴾ Al Anbiyaa:54 ﴿
Ibrahim berkata: "Sesungguhnya kamu dan bapak-bapakmu berada dalam kesesatan yang nyata".

dan hanya Tuhan yang mengetahui kebenaran mutlak.



Spoiler for "Muhammad adalah penemu Islam"

Banyak yang mengatakan (tanpa ilmu atau asal ngoceh) bahwa penemu Islam adalah seorang laki-laki dari Arab keturunan Abdullah bernama MUHAMMAD. Hal ini adalah TIDAK BENAR, karena Beliau HANYALAH PENERUS dari apa yang sudah disampaikan oleh semua Utusan Tuhan diseluruh belahan dunia lain



﴾ An Nisaa:163 ﴿
Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.

Dari ayat diatas, JELAS bahwa Nabi Muhammad telah diberikan wahyu sebagaimana Allah telah memberikan Wahyu kepada Utusan-utusan pendahulunya.


﴾ Ali Imran:84 ﴿
Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri".


﴾ Ali Imran:144 ﴿
Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.


﴾ Al Baqarah:128 ﴿
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau (Bahasa Asli: Muslimiiin) dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. [/b][/i][/center]


﴾ Al Baqarah:131 ﴿
Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh (Bahasa Arab: Aslam) kepada Tuhan semesta alam". [/b][/center]


﴾ Ali Imran:67 ﴿
Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (Bahasa Asli: Hanifan Musliman) (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.



﴾ Ali Imran:52 ﴿
Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: "Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri (Bahasa Arab: Muslimuun).



﴾ Ali Imran:83 ﴿
Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri (Bahasa Asli: Aslama) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan. [/b][/center][/i]

KESIMPULAN: Islam sudah ada JAUH sebelum Manusia diciptakan, bahkan para malaikat, dan juga apa yang ada dilangit dan bumi seperti binatang, planet,dll adalah ISLAM. Lho kok bisa!?!? apa ini tidak asal klaim?!?!. Jika kita baca diatas, Muslimuun-Aslama-Muslimiin diterjemahkan menjadi "Berserah diri, Tunduk Patuh". Kata Islam sendiri berarti DAMAI dan PATUH, yang dimana Islam berarti SIAPA SAJA diantara mereka yang Tunduk patuh kepada Allah SAJA, karena hanya DIA lah yang wajib diPatuhi dan di Sembah juga dipuja-puja.
pendeco - 30/01/2012 12:57 AM
#33

ini trit repost nih amazed: dulu pernah ada anak sf supranatural bikin trit ginian di dc...emg hadis udh banyak yg ga sahih ada yg dtambah2in sm org lain selain nabi muhamad.
ahli..kubur3 - 30/01/2012 12:59 AM
#34

Quote:
Original Posted By Olisha


ini dia nihhh domba kudis kurapan tersesat yang dibantai oleh seindah cs, kamu berotak bebal 10cc, memang suka sekali ngeyel


Lu klon si budugg seindah?
Masih berani nongol di dc?
Gak kapok gw bikin ke banned?
Udah almarhum tuh id nya di wos
ngakak

Jedukerss troLer [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
3ngs3l - 30/01/2012 01:00 AM
#35

Quote:
Original Posted By Pr0p1000
Pernah dengar khawarij...
Ingkar sunah..
Apakah ini termasuk didalamnya?
Hukumnya apa kalau berhukumkan sunah/hadist? [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab



boleh nanya?
kalo di agan alirannya apa aja?
ahli..kubur3 - 30/01/2012 01:02 AM
#36

Quote:
Original Posted By nabi.DC
@ts

tonk lu beneran nih ngepens berat al quran ??? gw curiga nih gw yakin lu cuma bocah ingusan yg panasan belajar kitab

gw tes ni yah

di quran surat 2 ayat 35 ada kata "adam & istri" di suruh tinggal di surga

pertanyaannya gampang sederhana tapi gw yakin lu berikut guru2 lu bakal gelagepan tonk :

pada ayat itu istrinya ada cewek atau cowok ? buktikan ! army:


Yang sopan kalo nanya ke ts chonk!!
Kek barbar aja lu nanyanya!! [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
nabi.DC - 30/01/2012 01:03 AM
#37

Quote:
Original Posted By Neshamakh
[B][SIZE="4"]Kontroversi hukum atas


uooi toonk stop dolo kutbahnya

jawab pertanyaan gw yg bakal nutup tret loooo oooi army: [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
ahli..kubur3 - 30/01/2012 01:06 AM
#38

Quote:
Original Posted By pendeco
ini trit repost nih amazed: dulu pernah ada anak sf supranatural bikin trit ginian di dc...emg hadis udh banyak yg ga sahih ada yg dtambah2in sm org lain selain nabi muhamad.


Dasar tukang parkir goblok,ts nya ini sama ama ts trid sf yang di pindahin ke dc!!karena tridnya direq locked dolo nah sekarang d buat baru!!
Ngarti gak lu gok(begok)??

--------------
Muslim katrok lu kira hadist di buat nabi muhammad!!
gila: belajar ngaji dulu biar gak malu-maluin [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
nabi.DC - 30/01/2012 01:08 AM
#39

Quote:
Original Posted By ahli..kubur3


Yang sopan kalo nanya ke ts chonk!!
Kek barbar aja lu nanyanya!!


D D D cool:




anti vivi sama bobo ... [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Ahli.Dubur - 30/01/2012 01:12 AM
#40

Quote:
Original Posted By ahli..kubur3



--------------
Muslim katrok lu kira hadist di buat nabi muhammad!!
gila: belajar ngaji dulu biar gak malu-maluin


dasar klonengan goblok.. Udah tidur aja sana hammer:

jadi menurut kamu hadist dibuat sama siapa?

Miting aek aja kau sana...!! [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Page 2 of 227 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab