DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Total Views: 200033 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 209 of 227 | ‹ First  < 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 >  Last ›

lubeguka - 24/09/2012 10:31 AM
#4161

Quote:
Original Posted By barcon
Haha, masih saja menggunakan cara seperti ini. Padahal tanggapan elo ini udah gw tanggapin sebelumnya.



Hmm... masih belum paham ternyata. amazed:
Padahal udah ditulis jelas dipostingan gw disana.



Hahahaha...
Serptinya kebiasaan lama, yang membelokkan permasalahan terkait apa yang dibahas sejak awal masih lengket di diri anda.

Tell me when u're ready to talk about what I'm propose. \)


Mungkin agan yang cenderung memaksakan pandangan agan sebagai kebenaran. Ane udah jelasin di awal tapi agan keukueh menganggap 34:50 itu sebagai defend terhadap Nabi Muhamamd yang agan persepsikan melakukan kesalahan.

Ane juga udah bilang pandangan agan itu mungkin benar bagi agan sendiri, dan terlebih agan belum membaca AlQur'an secara keseluruhan. Jadi wajar ane katakan pandangan agan bsia saja salah karena variable yang digunakan untuk mencapai pandangan tersebut tidak dianalisa secara komprehensif.

soal contoh sebenernya ane mencounter agan dengan cntoh juga yang intinya agar jangan hanya menyerang kitab ora ng lain dari satu ayat dan satu surat. Saya mencontohkan soal penggunaan kata theos dan kyrios karena memang itu kesalahan fatal yang dilakukan LAI sehingga berjuta juta umat nasrani dui Indonesia menganggap Iesous itu theos, padahal ini tidak didukung dalam bible ( ini hanya contoh yang tidak perlu diperpanjang)


Jadi bukan membelokan, agan saja yang cenderung di pikiran pokoknya Nabi Muhammad salah dan mencoba menkankan kebenarn versi agan, di dunia nyata ini adalah hal naive untuk dilakukan.
lubeguka - 24/09/2012 10:33 AM
#4162

Quote:
Original Posted By barcon
Apakah Quranist juga menjadikan ini sebagai pegangan untuk menyatakan bahwa alquran menetang perbudakan? Peace:

Apakah menerima translate yang ada disana. Peace:


bhs arab yang ada dan terjemahan yang ada cukup memadai, tidak signifikan kata yang digunakan dalam terjemahan yang ada. agan tau arti raqab, riqab?
lubeguka - 24/09/2012 10:36 AM
#4163

Quote:
Original Posted By Kazulh
berarti tidak diharamkan bagi wanitam muslim untuk bersentuhan dengan pria muslim?


bersentuhan disini ane anggap bukan sebagai yang negatif kan gan?
kalau memangt uidak negatif, seperti besalaman tangan, dalam hubungan kerja yang memerlukan kontak fisik maka ane udah katakan tidak ada larangan dalam Qur'an

ajaran Qur;an itu tidak kolot, hanya agama islam buatan persia yang kolot dan cenderung memisahkan diri dari manusia Yb
lubeguka - 24/09/2012 10:37 AM
#4164

Quote:
Original Posted By khoyyir
tu buktinya gan kalo dia udah ingkar alquran itu sendiri.
eh masih tanya lg dalil utk mgikuti sunnah rasulullah.
liat sendiri gan di surat edaran MUI tahun 86 n 95 ttg kesesatan ingkarussunnah (quranis) ada 9 ayat, n pernah q tulis disini 15 ayat.
wong dari tadi jawab pertanyaan aja gak nyambung mau ngartiin quran sendiringakaks


ngakaks

fatwa MUi itu keputusan Allah kah? yang tidak ikut fatwa MUI masuk neraka kah? apa ulama ente pasti masuk surga? malus
lubeguka - 24/09/2012 10:44 AM
#4165

Quote:
Original Posted By raven2727


ane newbie mau bertanya nih masalah alam kubur masih blom terang karna ane terlalu bodoh tentang agama


yang paling tahu soal 'agama' cuma Allah gan Yb

Quote:
ane mau tanya nih yang di jabarin di page itu benar adanya seperti di alquran apa engga soalnya menurut pandangan ane yg beredar di masyrakat dan di ceritain orang" di sekeliling ane tuh "klo orang mati itu di tanya dalem kubur trus di siksa dalem kubur sampai pada hari kiamat gan"


tidak gan itu bukan pandangan Qur'an, itu dongeng yang tidak berdasar dengan Qur;an alias lahwal hadist

Quote:
walaupun dengan membaca di page ane jadi paham maksud mati=lgs ke hari dimana di bangkitkan di pada mahsyar


enggak gan kalo mati ya tunggu dibangkitkan ga langsung ke hari kebangkitan

Quote:
keraguan ane opsi mana yg betul tolong pencerahannya
1.mati - ditanya dalem kubur sama malaikat - siksa kubur - hari kiamat


opsi ini tidka berdasar Qur;an tapi berdasar dongeng yang diciptakan dengan sengaja memakai nama Rasul agar bisa dipercaya.

Quote:
2. mati - hari kiamat


tepatnya ketika jiwa itu mengalami wafat maka dfia akan tidur dan akan dibangkitkan bersama sama nanti ketika 'sangkakala' ditiupkan

Quote:
jujur ane selama ini sedikit ilmu tentang agama dan dengan membaca thread ini ane mau mulai belajar sedikit demi sedikit karna ane nyadar selama in udah jauh dari agama


ilmu agama da nya di Qur'an damn itu cukup gan, bukan dikitab lain. Tidak mudah menerima kesempurnaan AlQur'an, sebuah kitab yang disampaiakan nabi secara haq, terumata ketika banyak musuh dari golongan manusia dan jin yang siap menyesatkan dengan perkataatn yang indah indah.

Mudah mudahan Allah membimbing agan ke jalan yang lurus
lubeguka - 24/09/2012 10:55 AM
#4166

Quote:
Original Posted By Kazulh
kurang ngerti gan (ane kristen soalnya), kalo ada kitab buatan nabi dan kitab buatan manusia, maka yang benar buatan nabi (ane juga ngerti). Tapi kenapa ada kitab buatan manusia lagi?


good thninking. Nabi sendiri dipastikan tidak tahu akan ada kitab 200 tahun setelah masanya. Kenapa ada kitab buatan manusia sekitar 200 tahun setelah masa nabi? banyak agenda gan, yang pasti yang mengkitabkan itu harus bertangung jawab nanti dihadapan Allah dan Nabi, karena banyak menyesatkan ajaran yang disampaikan Nabi di dalam Qur'an Yb
ngupilman72 - 24/09/2012 11:06 AM
#4167

Quote:
Original Posted By Kazulh
kurang ngerti gan (ane kristen soalnya), kalo ada kitab buatan nabi dan kitab buatan manusia, maka yang benar buatan nabi (ane juga ngerti). Tapi kenapa ada kitab buatan manusia lagi?


Emangnya nabi bukan manusia yaaa????? bingungs
samatronz - 24/09/2012 11:48 AM
#4168

Assalamualaikum \)

Setelah ane baca2 disini, ane menyimpulkan bahwa kedudukan Rasulullah SAW di mata muslim quranist adalah sebagai pembawa 'apa' yang muslim quranist jadikan sebagai pedoman tunggal. Hanya sebagai pembawa, tidak lebih tidak kurang.
(bener nggak gan kesimpulan ane begini?)

Kedudukan Rasulullah SAW yang tidak lebih dari "pembawa" tersebut menimbulkan konsekuensi lain : ibarat bila tidak terang, pasti gelap. Bila tidak hitam, pasti putih. Apakah muslim quranist tidak mengikuti sama sekali apa yg disampaikan dalam hadist (tidak mengikuti = baca: menentang 100%) ?

Ini menarik sekali gan,
karena Islam yang ane tau didirikan atas pondasi syahadat : Tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah.

Kalau muslim quranist menentang apa yg disampaikan hadist (yg identik dengan ke-muhammad-an), maka pondasi syahadat runtuh, dan keislamannya dipertanyakan.

Apa ane terlalu jump to conclusion ?
kucingkakus - 24/09/2012 11:48 AM
#4169

Quote:
Original Posted By lubeguka
Pandangan ane tentang hadist hadist di luar Qur'an udah jelas dari kemaren kemaren..tidak bisa diterima sebagai hudan dan tidak bisa diimani karena mengandung faktor dzana.
Tidak usah bertele tele gan, langsung ke point Yb


bagus, kalau begitu jelas agan apa apentingnya kita membahas hadist itu palsu atau bukan, karena juga ane bukan ahli hadist dan kepandaian membahas hadist ini palsu atau sahih saya bukan orang yang tepat, saya lebih menekankan logika yang simple kenapa adanya hadist,

hadist (not QUR'AN) sudah ada dari sejak Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul dan Nabi. akan tetapi sebatas hanya dalam ingatan mereka para sahabat/orang yang berinteraksi langsung dengan Rasulullah SAW. kekhawatiran akan umat menyebabkan para khalifah pada jamanya Mencoba mengumpulkan hadist dengan seleksi yang ketat (itu sudah pasti dilihat dari watak atau sifat dari para khalifah/para sahabat Rasulullah),karena mustahil sebaliknya. sampailah ke kita saat ini.

dan ini jelas, AlQUR'AN yang kita bahas sebelumnya menjelaskan kita harus mengikuti Rasulullah SAW agar selamat, jelas juga pada surah Al-Fatihah. namun kalian Quranist(sebutan) bagaimana bisa menyebut diri kalian benar sedangkan prilaku kalian menentang untuk mengikuti Rasulullah dengan dalih ada beberapa hadist yang tidak bisa dibenarkan, atau bahkan hadist Sahih (seperti tatacara sholat, beribadath haji, puasa, dsb) tidak agan terima, sedang itu jelas sejelas keaslian ALQUR'AN itu sendiri.

ini yang belum kalian jelaskan secara terperinci, saya harap tidak lagi mempersalahkan yang lain, tolong jelaskan secara simple logika saja kenapa sangat tidak bisa diterima hadist (not qur'an)
ngupilman72 - 24/09/2012 12:48 PM
#4170

Pengen tanya ama om lubeguka...

apakah om melaksanakan perintah shalat?

bagaimana om melakukan shalat, pada saat sendiri apakah berbeda dengan pada saat di mesjid?

apakah setiap shalat om membaca alfatiha?

itu aja..., semoga om mau menjawab...Yb
tribal13 - 24/09/2012 12:48 PM
#4171
nimbrung
salam ,

gw rasa memang kita harus percaya dan mengikuti petunjuk Al - Quran , kita harus beritndak sesuai Al - Quran , nah permasalahannya apa yang tercantum di Al - Quran ada yang berupa kiasan ? bagaimana pemahamannya ???? ya kita minta dari orang yang sangat tahu Al - Quran itu sendiri , siapa yang paling paham dengan Al - Quran ???? Nabi Muhammad SAW , apakah kita lebih paham ??? saya rasa Quranist juga pasti memahami ini kan ???? masalahnya kita ini yang hidup pada saat nabi Muhammad telah wafat , kemana harus bertanya ???? lalu apakah perkataan Nabi Muhammad adalah suatu kebenaran ??? menurut saya ya , di Al - Quran juga disampaiakan bukan ??? bahawa nabi Muhammad adalah orang terjaga kesuciannya ?? artinya segala tinfkah laku , perbuatan dan perkataannya adalah kebenaran , namun dari mana kita yakin informasi yang diberikan adalah benar dari nabi muhammad ??? kita harus berpikir dan belajar , dan untuk quranist hati2 gan memahami Al -Quran jangan sampe salah , kita gak lebih biak dena benar daripada NAbi Muhammad SAW , silakan dipahami Al -Qurannya gan
kabamania - 24/09/2012 01:13 PM
#4172

Quote:
Original Posted By tribal13
salam ,

gw rasa memang kita harus percaya dan mengikuti petunjuk Al - Quran , kita harus beritndak sesuai Al - Quran , nah permasalahannya apa yang tercantum di Al - Quran ada yang berupa kiasan ? bagaimana pemahamannya ???? ya kita minta dari orang yang sangat tahu Al - Quran itu sendiri , siapa yang paling paham dengan Al - Quran ???? Nabi Muhammad SAW , apakah kita lebih paham ??? saya rasa Quranist juga pasti memahami ini kan ???? masalahnya kita ini yang hidup pada saat nabi Muhammad telah wafat , kemana harus bertanya ???? lalu apakah perkataan Nabi Muhammad adalah suatu kebenaran ??? menurut saya ya , di Al - Quran juga disampaiakan bukan ??? bahawa nabi Muhammad adalah orang terjaga kesuciannya ?? artinya segala tinfkah laku , perbuatan dan perkataannya adalah kebenaran , namun dari mana kita yakin informasi yang diberikan adalah benar dari nabi muhammad ??? kita harus berpikir dan belajar , dan untuk quranist hati2 gan memahami Al -Quran jangan sampe salah , kita gak lebih biak dena benar daripada NAbi Muhammad SAW , silakan dipahami Al -Qurannya gan

saya rasa tidak ada satupun kalangan quranist yang mempertanyakan iman mereka kepada rasul (nabi muhammad), cuma masalahnya
- apakah anda beriman pula dengan para perawi hadits? mereka yang menyatakan bahwa apa yang mereka katakan dan tulis berasal dari rasulullah, hanya dengan beriman kepada merekalah anda bisa yakin 100% bahwa apa yang mereka tulis itu benar dari nabi muhammad.
- apakah anda beriman dengan kitab tulisan bukhari dan kawan2? hanya dengan beriman dengan kitab itulah anda bisa yakin apa yang mereka sampaikan itu 100% benar dari nabi muhammad.
- apakah boleh beriman dengan kitab yang tidak allah turunkan?
- apakah kita boleh beriman kepada orang yang bukan masuk kategori rasul?

ditambah lagi apa yang mereka tulis ketika dihadapkan dengan kitabullah ternyata ada yang bertentangan tapi malah ditulis shahih.
mana mungkin rasul menentang firman allah?
ternyata tidak mudah kan, gan?
lubeguka - 24/09/2012 01:17 PM
#4173

Quote:
Original Posted By samatronz
Assalamualaikum \)


alaikum salam

Quote:
Setelah ane baca2 disini, ane menyimpulkan bahwa kedudukan Rasulullah SAW di mata muslim quranist adalah sebagai pembawa 'apa' yang muslim quranist jadikan sebagai pedoman tunggal. Hanya sebagai pembawa, tidak lebih tidak kurang.
(bener nggak gan kesimpulan ane begini?)


pembawa dan penyampai dan pemberi peringatan

Quote:
Kedudukan Rasulullah SAW yang tidak lebih dari "pembawa" tersebut menimbulkan konsekuensi lain : ibarat bila tidak terang, pasti gelap. Bila tidak hitam, pasti putih. Apakah muslim quranist tidak mengikuti sama sekali apa yg disampaikan dalam hadist (tidak mengikuti = baca: menentang 100%) ?


pembawa, penyampai dan pemberi peringatan Yb

Tersurat secara tegas bahwa AlQur'an adalah hadist terbaik (ahsanal hadist)
Apa yang ada di dalam kitab hadist tidak bisa diverifikasi berasal dari Rasul gan, sehingga tidak bisa dijadikan hudan.
tidak mengikuti/menolak jika dijadikan hudan karena mengandung faktor bisa saja iya, bisa saja tidak. Alih alih memfitnha Rasulullah kami memilih hanya berhudan kepada kitab yang secara haq, deffacto disampaikan beliau Yb


Quote:
Ini menarik sekali gan,
karena Islam yang ane tau didirikan atas pondasi syahadat : Tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah.


la ilaha ila allah muhamaadurrasulullah
lubeguka - 24/09/2012 01:21 PM
#4174

Quote:
Original Posted By ngupilman72
Pengen tanya ama om lubeguka...

apakah om melaksanakan perintah shalat?

bagaimana om melakukan shalat, pada saat sendiri apakah berbeda dengan pada saat di mesjid?

apakah setiap shalat om membaca alfatiha?

itu aja..., semoga om mau menjawab...Yb


insya Allah shalat
bagaimana ane shalat kan udah dijelasin berkali kali.
kan alfatihan termasuk surat Qur'an yang mudah dan dianjurkan membaca yang mudah dari Qur'an

Yb
Kiyai.Slamet - 24/09/2012 01:27 PM
#4175

Mo nanya..

Qur'anist kan cuma mengambil hujjah dari alqur'an saja

apakah itu berarti semua ucapan muhammad selama hidupnya melulu dr firman allah atau bagaimana?

atau kl tidak, apakah semua ucapan/perbuatan beliau, atau tindakan/ucapan sahabat yg direstui rasul yg datang dr mulut muhammad selain firman allah langsung dianggap tidak penting?

apakah qur'anist punya ulama?

apa bedanya metode pengumpulan qur'an & hadits yang paling prinsip, sehingga qur'anist memutuskan meninggalkan salah satunya
kucingkakus - 24/09/2012 01:45 PM
#4176

Quote:
Original Posted By AntiKemunafikan

.............................
tapi pada akhirnya ini berubah menjadi paham seumur hidup dan berlanjut terus sampai saat ini

saya setuju pengajaran islam tidak bisa dilepaskan dari hadits (hanya yang mutlak sesuai dengan isi alquran), tapi ini hanya bisa diajarkan terhadap anak2 islam
ketika logika mereka belum berjalan sempurna

tetap ketika manusia sudah dewasa dan berpikir, mereka harus memahami langsung dari sumbernya

pada akhirnya hanya 2 jenis manusia yang dipuji alquran, orang yang bertakwa dan orang yang berpikir

..................

Untuk pembentukan Hadist ke dalam buku memang baru dimulai 1 abad setelah jaman Rasulullah SAW, akan tetapi mengikuti hadist sudah sejak awal Muhammad diangkat menjadi Rasul dan Nabi ALLAH SWT.

pembelajaran yang benar menang
ALQUR'An >--- HADIST >--- Pemikiran sendiri (logika)


satu fakta yang quranist memungkirinya bahwa Rasulullah pernah ada berarti pernah ada juga perkataan, percontohan sikap, sifat,prilaku dsb dari Rasulullah, lalu apa alasanya disamping hadist sudah korup?apakah semuanya?bagaimana yang benar" sahih(tata cara sholat)?
lubeguka - 24/09/2012 02:09 PM
#4177

[QUOTE=Kiyai.Slamet;752380524]Mo nanya..

Qur'anist kan cuma mengambil hujjah dari alqur'an saja[/quran]

ya pak kiyai

Quote:
apakah itu berarti semua ucapan muhammad selama hidupnya melulu dr firman allah atau bagaimana?


jika pak kiyai hanya menggunakan Muhammad tanpa embel embel nabi dan Rasul maka wajar dia sebagai manusia biasa berinteraksi dengan manusia lain
tapi ketika menyampaiakan ayat ayat Allah dan memberikan peringatan maka diaalaga seorang Nabi dan Rasul Allah yang mempunyai batasan, menyampaikan apa adanya, tidak lebih dan tidak kurang.

Quote:
atau kl tidak, apakah semua ucapan/perbuatan beliau, atau tindakan/ucapan sahabat yg direstui rasul yg datang dr mulut muhammad selain firman allah[/B] langsung dianggap tidak penting?


datang dari mulut Muhammad atau tidak itu tidak bisa dipastikan seratus persen. Sebagai contoh bukhari bahkan tidak pertemu dengan dua gerasai diatasnya, bagaimnan memverifikasi ini? mutawatir? mutawatir kebanyakan adanya di generasi setelah sahabat.

Quote:
apakah qur'anist punya ulama?


no

Quote:
apa bedanya metode pengumpulan qur'an & hadits yang paling prinsip, sehingga qur'anist memutuskan meninggalkan salah satunya


Tugas kenabian dan tugas kerasulan yang harus menyampaikan AlQur;an dalam bentuk utuh berupa kitab dengan terang bukan berceceran di kulit binatang, tulang dsb.

hadist yang menekankan bahwa AlQur;an baru dikumpulkan pertama pada masa abu bakar dan kedua usman merupakan penghinaan terhadap tugas kenabian dan perendahan karakter nabi. Dia bisebut sebagai nabi karena membawa berita untuk disampaikan dnegan benar bukan meninggalkan beruita tersebut berceceran sehingga harus dikumpulkan setelah masanya.

dan

adanya soal pengumpulan Qur;an adanya di kitab hadist yang tidak bisa diverifikasi kebenerannya, kecuali kalau imam hadist mengetahui yang ghaib Yb

mudah mudahan jelas ya pak kiyai
kucingkakus - 24/09/2012 02:55 PM
#4178

Quote:
Original Posted By lubeguka
[QUOTE=Kiyai.Slamet;752380524]

..................

hadist yang menekankan bahwa AlQur;an baru dikumpulkan pertama pada masa abu bakar dan kedua usman merupakan penghinaan terhadap tugas kenabian dan perendahan karakter nabi. Dia bisebut sebagai nabi karena membawa berita untuk disampaikan dnegan benar bukan meninggalkan beruita tersebut berceceran sehingga harus dikumpulkan setelah masanya.

dan

adanya soal pengumpulan Qur;an adanya di kitab hadist yang tidak bisa diverifikasi kebenerannya, kecuali kalau imam hadist mengetahui yang ghaib Yb

mudah mudahan jelas ya pak kiyai



Surat 98 ayat 2 dan 3:

"Seorang Rasul dari Allah (yaitu Nabi Mahammad) yang
membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Qur-an). Di
dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus."

dapat disimpulkan penulisan ALQUR'AN sudah dilakukan sejak Nabi Muhammad Masih Hidup. Untuk pencatatan pertama, orang memakai bermacam-macarn bahan seperti kulit, kayu, tulang unta, batu empuk untuk ditatah dan lain-lainnya.
Tetapi pada waktu yang sama Muhammad menganjurkan supaya kaum muslimin menghafalkan Qur-an, yaitu bagian-bagian yang dibaca dalam sembahyang.
Tidak lama setelah Nabi Muhammad wafat (tahun 632 M.), penggantinya (sebagai Kepala Negara), yaitu Abu Bakar, Khalifah yang pertama, minta kepada juru tulis Nabi, Zaid bin Tsabit untuk menulis sebuah Naskah; hal ini ia laksanakan.

Atas initiatif Umar (yang kemudian menjadi Khalifah kedua),Zaid memeriksa dokumentasi yang ia dapat mengumpulkannya di Madinah; kesaksian daripada penghafal Qur-an, copy Qur-an
yang dibikin atas bermacam-macam bahan dan yang dimiliki oleh pribadi-pribadi, semua itu untuk menghindari kesalahan transkripsi (penyalinan tulisan) sedapat mungkin. Dengan
cara ini, berhasillah tertulis suatu naskah Qur-an yang sangat dapat dipercayai.

jadi sama halnya denga prihal Hadist pertama kali dibukukan (kemungkinan setelah ALQUR'AN), karena merupakan pokok pelajaran dari Rasulullah SAW.
ngupilman72 - 24/09/2012 02:57 PM
#4179

Quote:
Original Posted By lubeguka
insya Allah shalat
bagaimana ane shalat kan udah dijelasin berkali kali.
kan alfatihan termasuk surat Qur'an yang mudah dan dianjurkan membaca yang mudah dari Qur'an

Yb


Alhamdulillah, om masih mengikuti beberapa hadist tentang membaca Alfatihah dalam melakukan shalat... shakehand
lubeguka - 24/09/2012 03:20 PM
#4180

Quote:
Original Posted By kucingkakus



Surat 98 ayat 2 dan 3:

"Seorang Rasul dari Allah (yaitu Nabi Mahammad) yang
membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Qur-an). Di
dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus."

dapat disimpulkan penulisan ALQUR'AN sudah dilakukan sejak Nabi Muhammad Masih Hidup. Untuk pencatatan pertama, orang memakai bermacam-macarn bahan seperti kulit, kayu, tulang unta, batu empuk untuk ditatah dan lain-lainnya.
Tetapi pada waktu yang sama Muhammad menganjurkan supaya kaum muslimin menghafalkan Qur-an, yaitu bagian-bagian yang dibaca dalam sembahyang.
Tidak lama setelah Nabi Muhammad wafat (tahun 632 M.), penggantinya (sebagai Kepala Negara), yaitu Abu Bakar, Khalifah yang pertama, minta kepada juru tulis Nabi, Zaid bin Tsabit untuk menulis sebuah Naskah; hal ini ia laksanakan.

Atas initiatif Umar (yang kemudian menjadi Khalifah kedua),Zaid memeriksa dokumentasi yang ia dapat mengumpulkannya di Madinah; kesaksian daripada penghafal Qur-an, copy Qur-an
yang dibikin atas bermacam-macam bahan dan yang dimiliki oleh pribadi-pribadi, semua itu untuk menghindari kesalahan transkripsi (penyalinan tulisan) sedapat mungkin. Dengan
cara ini, berhasillah tertulis suatu naskah Qur-an yang sangat dapat dipercayai.

jadi sama halnya denga prihal Hadist pertama kali dibukukan (kemungkinan setelah ALQUR'AN), karena merupakan pokok pelajaran dari Rasulullah SAW.


ga ada itu Rasul menganjurkan dihafal, membaca bukan menghafal! ga ada perintah Allah demikian dalam Qur'an, perintah Allah dalam Quran jelas untuk menyampaikan dalam bentuk kitab dan ditulis. jangan suka menafsirkan sembarangan ayat Allah gan

ga usah bertele tele ane akan menanggapi agan setelah memberikan jawaban atas kasus yang agan minta dan ane berikan. Agan kan nantang bicara hadist apa sekarang mau pake alesan ga tau ilmu hadist? kenapa masih keukueh itu berasal dari Rasul kalo agan sendiri ga tau dan ga bisa membuktikannya itu berasal dari Rasul? kena malu taklid dan mengaku beriman sama bukhari atau imam hadist dan perawi lainnya dalam sanad? malus

silahkan saya masih tunggu bantahan, itu baru dua tahap, kalo ga jangan omdolah lain kali menantang sesuatu yang agan ga bisa jawab. Yb
Page 209 of 227 | ‹ First  < 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab