DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Total Views: 200033 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 212 of 227 | ‹ First  < 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 >  Last ›

Hate.Dumb.ISLAM - 25/09/2012 08:07 PM
#4221

Parah mana gan ?
Spoiler for Pict
[CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
[/QUOTE]
lubeguka - 25/09/2012 08:45 PM
#4222

Quote:
Original Posted By Zarathustra.
Ada perintah taat kepada Allah dan taat kepada RasulNya itu sudah cukup Al-Qur'an mengatakan demikian dengan arti ayng jelas.


terjemahannya memang hjelas tapi agan menafsirkan taat kepada Rasul berarti ta'at sama apa yang dikatakan fulan tentang apa yang dikatakannabi..hadoh ga ngerti juga....

Quote:
Kenyataan Al-Qur'an memang hanya berupa gambaran umum karena tidak ada ayat yang memberikan deskripsi lengkap mengenai tata cara shalat dan rakaatnya bahkan tata cara haji pun tidak begitu lengkap dan juga mengenai puasa dan hal lainnya. Semia itu hanya dijelaskan terperinci pada hadits yang diajarkan oleh Nabi Muhammada SAW karena Beliau sebagai Muslim telah memberi contoh dan ajaran. Tanpa hadist umat Islam jadi tersesat karena tidak tahu tentang tata cara yang dimaksud itu. Quranist malah beriman dengan tradisi tidak tertulis yang dipercayai tapi lucunya dikonfirmasi kebenarnnya dalam hadits.


Ya karena ada kitab kitab lain tersebut yang berisi apa yang tidak ada di Qur;an maka Qur'an dianggap sebagai hanya berupa gambaran umum. Ini tidak sesuai dengan firman Allah yang menegaskan AlQur'an itu fushilat, siapa agan mau mengkondisikan ap ayang Allah tegaskan? Yb

Quote:
Sekarang anda bisa bilang saya beriman kepada Bukhari tapi saya bilang juga bahwa anda beriman kepada Usma, Bukhari dan tradisi tidak tertulis, Dalam kedudukan itu mana yang lebih sesat?


Nah disini, setelah berkali kali masih ga ngerti juga. Qur;an itu sudah dibukukan pada masa Nabi ( menurut Qur'an, menurut tugas kenabian) bukan baru dibukukan pada masa ustman seperti yang agan imani Yb

Quote:
Buktikan saja bahwa Al-Qur'an memberi keterangan rinci mengenai tata ibadah yang lengkap dan terperinci mengenai ibadah dalam rukun Islam? Anda tidak akan menemukannya berarti diam-diam anda beriman kepada Hadits sebab tradisi itu bermula dari perbuatan Nabi yang dijelaskan pada hadits pada saat ini. Sikap kaum Quranist sungguh kontradiktif tapi mereka bukan kafir.


ngomong bukti?? ama agan ?? capedes

Pertama koar koar suruh ane bawa bukti soal hadist ane paparkan, trus merengek kemana mana sekarang minta bukti lagi?

intinya kalo nyari apa yang adi kitab hadist nyari persamaannya di Qur;an jelas ga ada orang beda yang buat kok yang satu dari Allah dan disampaikan nabinya secara haq yang satu dari manusia tentang kata dan laku Nabi, masih ga ngerti juga

udah langsung aja ke bantahan, hingga selesai, agan kan selalu berkoar apa yang ada di kitab hadist pasti berasl dari Nabi, nah ane udah paparkan, bisa tidak dibantah? malu
soal hadist dulu bantah
lubeguka - 25/09/2012 08:47 PM
#4223

Quote:
Original Posted By Hate.Dumb.ISLAM
Parah mana gan ?
Spoiler for Pict
[CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
[/QUOTE]

Belajar lagi ya..bedakan mana ajaran islam, menurut kitab yang benar dan ajaran islam menurut kitab manusia Yb
chicomendez - 25/09/2012 08:55 PM
#4224

menurut quranist muhamad bin abdullah di ma'sum ga??
lubeguka - 25/09/2012 09:03 PM
#4225

Quote:
Original Posted By chicomendez
menurut quranist muhamad bin abdullah di ma'sum ga??


mungkin agan bisa membawa kata ma'shum tersurat di Qur'an?
mohon maaf karena ini thread Quranist maka segalanya didasarkan kepada apa yang tersurat di Qur'an Yb

kalau membuat istilah baru seperti hadist (perkataan' perbuatan rasul), sunnah rasul, ma'shum silahkan tanyakan kepada yang mengimani istilah istilah tersebut di ABMM atau di threadnya seindah gan
samatronz - 25/09/2012 11:03 PM
#4226

Jangan make standar "menurut Al Quran" gan, karena bisa jadi apa yang ane pahami tentang Al Quran dengan apa yg ente pahami itu berbeda, jadi standar kita beda, dan obrolannya berpotensi nggak ketemu. Ane menggunakan istilah "quranis" (based on the thread's title) untuk apa yang ente pahami. Kecuali ente nggak sepakat dengan sebutan itu (quranis), silakan ente mau nyebut diri ente / diri ane itu apa...

Quote:
Original Posted By lubeguka
tidak mengikuti/menolak jika dijadikan hudan karena mengandung faktor bisa saja iya, bisa saja tidak. Alih alih memfitnha Rasulullah kami memilih hanya berhudan kepada kitab yang secara haq, deffacto disampaikan beliau


Berarti ignorant ya.. Hadist mau bener / salah, sabodo teuing ya. Pokoke ente CUMA mengikuti Al Quran. Titik!

Oke saved.

Quote:
Bukan menurut Quranist, tapi memang begitu yang tersurat di dalam Qur'an. salah satunya kita diperintahkan Allah mengatakan " aamannaa bilaahi wamaa unzila 'alaynaa wamaa unzila 'alaa ibraahiima wa-ismaa'iila wa-ishaaqa waya'quuba wal-asbaathi wamaa uutiya muusaa wa'iisaa wannabiyyuuna min rabbihim laa nufarriqu bayna ahadin minhum wanahnu lahu muslimuun [3:84]

kata 'qul' tegas diperintahkan oleh Allah untuk dikatakan.


Wah ini udah masuk ke pembahasan PALING FUNDAMENTAL NIH...

oke lanjut dulu...

Quote:
Serahkan saja kepada Allah soal salah dan benar. Yang jelas di dalam Qur;an yang bersyahdat/bersaksi atas keimanan manusia itu Nabi, rasul dan Allah.


Ane setuju 1000000% bahwa kebenaran mutlak ialah ALLAH SWT yg diturunkan melalui ayat2 Nya dalam Al Quran.

Tapi soal syahadat ini....

Kok pengertian antara apa yang ane tau dengan yg ente tau beda ya...

Gila kalau sampe salah, parah nih. Fundamental banget masalahnya. Islam ya didirikan atas 2 kalimat syahadat : BERSAKSI bahwa : 1. Tiada Tuhan selain Allah, 2. Muhammad adalah Rasul Allah.

Diluar itu = bukan Islam.

Ibarat Indonesia = bendera merah putih, lambang garuda, pancasila, UUD45...

kalau ada orang yg tidak menjadikan bendera merah putih sbg benderanya, lambang garuda sbg lambang negaranya, pancasila sbg dasar negaranya, dan UUD45 sbg dasar konstitusinya, ya dia bukan orang Indonesia.

Quote:
Memang betul, beliau adalah utusan Allah sekaligus pembawa berita. tanpa dia Al-Qur;an tidak akan ada.


Nah, kalimat ente yang ini : "beliau adalah utusan Allah"

seakan jadi enteng kalau ente tidak menjadikan beliau sebagai uswatun hasanah (QS 33:21).

Darimana ente tau beliau menjadi uswatun hasanah bila ente tidak memercayai kisah2 beliau yg most of it dituangkan dalam hadist??

Kok jadi banyak yg tidak berhubungan begini sih...

Quote:
Ane udah jabarkan gan. haidt yang ada di kitab lain itu TIDAK BISA Diidentikan dengan ke-muhammad-an. Sehingga menentang hadist yang tidak bisa secara pasti di identikan dengan ke-muhammad-an bukan berarti tidak beriman kepada Rasul dn Nabi Muhammad di dalam Qur'an.


Oke, jadi hadist di kitab mana yg bisa diidentikan dengan ke-muhammad-an?

Quote:
ane ga bicara hadist yang dilabel dhaif gan. Yang sahih pun tidak bisa dipastikan itu berasal keluar dari mulut Rasul Muhammad atau dilakukan Rasul Muhammad.
secara mudah

Bukhari (imam >>>>>hadist)fulan1fulan >>>>2fulan >>>3fulan >>>4Rasul
fulan 2 tidak hidup sejaman dengan bukhari, bukhari hanya mendengar dari fulan 1. bagaimana bukhari bsia memastikan fulan 1 mendapatkamn dari fulan 2 sementara bukhari tidak hidup sejaman dnegannya? disini proses verifikasi satu generasi saja sudah tidak tercapai bagaimanakemudian bukhari bisa memastikan sesuatu dari generasi genarasi sebelum fulan 2?


oke saved. ane blm mau berpanjang kata untuk hal ini, masih yang dasar2 dulu aja...

Quote:
Sangat penting. Diaadalah seorangRasul dn Nabi Allah yang mulia Yb


Ane sepakat.

Quote:
Seluruh nabi dan RAsul Allah, termasuk Nabi dan RAsul Muhammad. baca 3:84 " la nufariqu bayna ahadin minhum wanahnu lahu muslimun"....


Ane sepakat.
Iman kepada seluruh nabi Allah adalah hal mutlak.
Tapi syahadat adalah perihal pengakuan, bukan sekedar iman.
samatronz - 25/09/2012 11:07 PM
#4227

Quote:
Original Posted By lubeguka
Itu adalah sebuah ayat yang secara tegas diperintahkan Allah untuk dikatakan mengenai keimanan terhadap rasul dan NAbi Nabinya. Bisakah agan membantah bahwa ayat tersebut salah? Yb


Haha.. Tidak mungkin gan.

Bagi ane Al Quran adalah kebenaran mutlak. Itu konsekuensi dari syahadat 1.

Quote:
itu yang ane ucapin bukan berarti Pr dimari dan Quranist lain mengucapkan seperti itu masih banyak pengakuan iman yang lain terhadap Nabi dan Rasul Allah


Begini deh simpelnya aja ya :

Menurut ente, gimana cara seseorang itu bisa masuk Islam?

Mohon dijawab dengan lugas.
kabamania - 25/09/2012 11:43 PM
#4228
Kapan manusia bersyahadat?
Quote:
Original Posted By samatronz
.
Tapi syahadat adalah perihal pengakuan, bukan sekedar iman.



Perhatikan ayat2 di bawah ini, jiwa manusia sudah bersaksi akan tuhannya. perhatikan yang ditebalkan,

Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):”Bukankah Aku ini Rabbmu”. Mereka menjawab:”Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:”Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Rabb)”. (QS. 7:172)
[CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab

silakan rujuk ayatnya di sini

dengan adanya ayat di atas, apakah masih diperlukan lagi bersyahadat?
samatronz - 25/09/2012 11:59 PM
#4229

Quote:
Original Posted By kabamania
Perhatikan ayat2 di bawah ini, jiwa manusia sudah bersaksi akan tuhannya. perhatikan yang ditebalkan,

Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):”Bukankah Aku ini Rabbmu”. Mereka menjawab:”Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:”Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Rabb)”. (QS. 7:172)
[CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab

silakan rujuk ayatnya di sini

dengan adanya ayat di atas, apakah masih diperlukan lagi bersyahadat?


Jadi, menurut ente, TS ABKM (kecapasinreload) itu tidak perlu bersyahadat untuk masuk Islam versi ente?

atau jangan2 ente menganggap dia saat ini udah masuk Islam berdasarkan ayat ini?
lubeguka - 26/09/2012 12:29 AM
#4230

Quote:
Original Posted By samatronz
Jangan make standar "menurut Al Quran" gan, karena bisa jadi apa yang ane pahami tentang Al Quran dengan apa yg ente pahami itu berbeda


Wah harus dengan standar Qur'an gan. AlQur'an secara tersurat tidak berubah namun jika tertafsir maka baru berbeda, agan paham kan masalah ini? Pemahaman itu dari tafsir tapi apa yang disuratkan itu mutlak.


Quote:
jadi standar kita beda, dan obrolannya berpotensi nggak ketemu. Ane menggunakan istilah "quranis" (based on the thread's title) untuk apa yang ente pahami. Kecuali ente nggak sepakat dengan sebutan itu (quranis), silakan ente mau nyebut diri ente / diri ane itu apa...


Quranist secara bhs adalah orang yang behudan hanya kepada Qur'an, dipakai untuk memendekan dalam diskusi, ane menyebut diri ane muslim. Yb

Quote:
Berarti ignorant ya.. Hadist mau bener / salah, sabodo teuing ya. Pokoke ente CUMA mengikuti Al Quran. Titik!


Harus ditekankan kembali AlQur'an adalah ahsanal hadist (hadist terbaik). Mungkin maksud agan hadist di kitab kitab selain Qur'an? ya ane tolak sebagai hudan.



Quote:
Ane setuju 1000000% bahwa kebenaran mutlak ialah ALLAH SWT yg diturunkan melalui ayat2 Nya dalam Al Quran.

Tapi soal syahadat ini....

Kok pengertian antara apa yang ane tau dengan yg ente tau beda ya...

Gila kalau sampe salah, parah nih. Fundamental banget masalahnya. Islam ya didirikan atas 2 kalimat syahadat : BERSAKSI bahwa : 1. Tiada Tuhan selain Allah, 2. Muhammad adalah Rasul Allah.
Diluar itu = bukan Islam.

Ibarat Indonesia = bendera merah putih, lambang garuda, pancasila, UUD45...

kalau ada orang yg tidak menjadikan bendera merah putih sbg benderanya, lambang garuda sbg lambang negaranya, pancasila sbg dasar negaranya, dan UUD45 sbg dasar konstitusinya, ya dia bukan orang Indonesia.


Agaknya lebih luas dari itu gan. Menurut apa yang TERSURAT (bukan tertafsir) di dalam Qur'an sebutan islam itu sudah ada sejak Jaman Nabi nabi terdahulu, sampai sini setuju gan?

Nah mereka (umat umat sebelum Muhammad/umat umat nabi terdahulu) jelas tidak 'mengakui' atas kerasulan Muhammad, karena jelas mereka hidup jauh sebelum masa Rasul dan Nabi Muhammad. Mereka mengakui Rasul dan Nabi Allah yang datang kepada mereka sehingga bisa disebut islam, setuju?

jadi agaknya terlalu sempit jika syarat islam itu berdasarkan 'pengakuan' atas Rasul dan Nabi Muhammad. Mungkin tepatnya saya rephrase islam itu, salah satu fondasinya adalah pengakuan terhadap Allah dan pengakluan terhadap Nabi dan Rasul Allah.


Quote:
Nah, kalimat ente yang ini : "beliau adalah utusan Allah"

seakan jadi enteng kalau ente tidak menjadikan beliau sebagai uswatun hasanah (QS 33:21).


nah disini yang berbeda tafisr gan. Sementara yang tersurat kita setuju bahwa ada contoh yang baik pada diri RAsul setuju?

ane memahami itu bahwa uswatuh hasanah itu adanya di dalam ahsanal hadist ( di dalam Qur'an) berupa seruan beliau agar beriman dan berhukum kepada kitab Allah. Lagipun banyak ayat TERSURAT lain yang menyatakan bahwa pada diri Nabi Ibrahim ada uswatun hasanah yang diperintahkan Nabi Muhammad untuk mengikutinya. Banyak contoh terbaik didalam ahsanal hadist, dan itu cukup menurut ane

Sementara mungkin agan menganggap uswatun hasanah itu adanya di periwayatan yang ada di kitab kitab hadist selain Qur'an

Masalah tafsir itu sangat harus hati hati. Sekarang tinggal tafsir mana yang didukung ayat lain ayat lain?

apa agan bisa membawa ayat pendukung TERSURAT bahwa uswatun hasanah yang harus diikuti itu adanya bukan di ahsanal hadist (hadist terbaik = AlQur'an)?

Quote:
Darimana ente tau beliau menjadi uswatun hasanah bila ente tidak memercayai kisah2 beliau yg most of it dituangkan dalam hadist??


Apakah dari Qur;an tidak cukup? uswatun hasanah para nabi itu karena apa yang mereka imani dan apa yang mereka serukan. yaitu hanya berhukum kepada apa yang Allah turunkan dan agar memurnikan Din hanya kepada Allah (bukan kepada nabi dan Rasul)

Apa yang ada di kitab kitab hadist selaian Qur'an tidak bisa dipastikan itu kisah kisah Nabi Muhammad. Sekali lagi, AlQur;an adalah hadist terbaik (ahsanal hadist), kisah terbaik ( Ahsanal Qashas) ahsanal tafsir (tafisr terbaik) dan ini semua tersurat gan bukan tertafsir.

Apa yang ada di kitab kitab hadist selaian Qur;an hanya berupa periwayatan fulan tentang apa yang dikatakan fulan tentang apa yang dikatakan fulan tentang apa yang dilakukan Nabi dan dikatakan nabi. Terlbih banyak hadist yang disahihkan justru merendahkan Nabi Nabi Allah apakah ini uswatun hasanah yang agan maksud?

Quote:
Oke, jadi hadist di kitab mana yg bisa diidentikan dengan ke-muhammad-an?


AlQur'an karim

Quote:
Ane sepakat.
Iman kepada seluruh nabi Allah adalah hal mutlak.
Tapi syahadat adalah perihal pengakuan, bukan sekedar iman.


Apakah kita setuju bahwa Qur'an secara tersurat mutlak dan yang berbeda adalah masalah tafsir?

maka ada perbedaan antara syahadatan , syahidu, asyhadu.
Please note this : Pengakuan bukan Persaksian.
masalah kata yang terbentuk dari akar kata shiin ha-dal ini cukup tricky dan harus dilihat konteks ayat.


Dan sekali lagi islam bukan hanya didasarkan BERSAKSI atas (hanya) kerasulan Nabi Muhammad. Tapi, PENGAKUAN atas kerasulan dan Nabi Allah.
PENGAKUAN merupakan salah satu bentuk keimanan tapi keimanan bukan hanya PENGAKUAN, karenanya bukan FONDASI/DASAR. FONDASI/DASAR dalam islam adalah keimanan, itulah sering juga disuratkan "hai orang orang yang beriman", "bukan hai orang orang yang bersaksi".

Soal persaksian banyak disuratkan tentang persaksian manusia atas manusia lain yang melakukan kesalahan sementara dia melihat atau ada bukti yang mendukung (kisah Yusuf, wanita yang melakukan fashya dst)

bisa dimengerti gan Yb
chicomendez - 26/09/2012 12:40 AM
#4231

Quote:
Original Posted By lubeguka
mungkin agan bisa membawa kata ma'shum tersurat di Qur'an?
mohon maaf karena ini thread Quranist maka segalanya didasarkan kepada apa yang tersurat di Qur'an Yb

kalau membuat istilah baru seperti hadist (perkataan' perbuatan rasul), sunnah rasul, ma'shum silahkan tanyakan kepada yang mengimani istilah istilah tersebut di ABMM atau di threadnya seindah gan


oh gitu...berarti memang tidak ada ya di quran kata ma'shum baik tersurat maupun tersurat??
lubeguka - 26/09/2012 12:45 AM
#4232

Quote:
Original Posted By chicomendez
oh gitu...berarti memang tidak ada ya di quran kata ma'shum baik tersurat maupun tersurat??


Ada dalam bentuk lain gan, link berikut mungkin bisa memberikan penjelasan

http://muslimsaja.wordpress.com/2011/07/28/ma%E2%80%99shum-menurut-al-quran/

arti mashum menurut Qur'an dan menuurut definisi di luar Qur'an berbeda gan.
ini sudah sering terjadi ketika definisi sunnah, hadist juga berbeda anatara Qur;an dan kitab lain yang dijadikan kitab suci kedua setelah Qur'an Yb
chicomendez - 26/09/2012 01:08 AM
#4233

Quote:
Original Posted By lubeguka
Ada dalam bentuk lain gan, link berikut mungkin bisa memberikan penjelasan

http://muslimsaja.wordpress.com/2011/07/28/ma%E2%80%99shum-menurut-al-quran/

arti mashum menurut Qur'an dan menuurut definisi di luar Qur'an berbeda gan.
ini sudah sering terjadi ketika definisi sunnah, hadist juga berbeda anatara Qur;an dan kitab lain yang dijadikan kitab suci kedua setelah Qur'an Yb


dari artikel http://muslimsaja.wordpress.com/2011/07/28/abu-ishaq-al-shirazi-apakah-nabi-mungkin-berbuat-salah/ saya nangkepnya ga bertolak belakang dengan artikel http://muslimsaja.wordpress.com/2011/07/28/ma%E2%80%99shum-menurut-al-quran/
nah saya menangkapnya muhammad bin abdullah mungkin saja berbuat salah tapi langsung ditegur seperti di surat abasa..

atau mungkin agan punya pandangan lain??
lubeguka - 26/09/2012 01:32 AM
#4234

Quote:
Original Posted By chicomendez
dari artikel http://muslimsaja.wordpress.com/2011/07/28/abu-ishaq-al-shirazi-apakah-nabi-mungkin-berbuat-salah/ saya nangkepnya ga bertolak belakang dengan artikel http://muslimsaja.wordpress.com/2011/07/28/ma%E2%80%99shum-menurut-al-quran/
nah saya menangkapnya muhammad bin abdullah mungkin saja berbuat salah tapi langsung ditegur seperti di surat abasa..

atau mungkin agan punya pandangan lain??


definisi ma'shumnya dulu gan. Yb
Kalau dilinduingi pasti dilindungi tapi kalau berbuat salah Muhammad sebagai manusia tidak terlepas dari kesalahan. tetapi ketika dia menyandang gelar Nabi (menyampaikan berita/naba) dan utusan (mengingatkan) maka dia tidak mungkin berbuat salah.

Di 80:1 tidak ada kata nabi atau rasul.
kabamania - 26/09/2012 01:37 AM
#4235

Quote:
Original Posted By samatronz

1. Jadi, menurut ente, TS ABKM (kecapasinreload) itu tidak perlu bersyahadat untuk masuk Islam versi ente?

2. atau jangan2 ente menganggap dia saat ini udah masuk Islam berdasarkan ayat ini?


gan, jangan emosi dulu, itu ayat dari tuhan kita lho, seharusnya ketika ayat allah dibacakan, diam dulu, pahami apa maksudnya. apakah anda masih beriman dengan ayat di atas?


1. jika kecap asin mau pindah, ya pindah aja, terima kerasulan nabi muhammad dan ikuti pesan2 allah di dalam alquran. selesai.
2. bukankah dia umat nasrani? anda menafsirkan alquran dengan syahadat versi anda, tentu saja iya, gan. itu pemahaman anda, bukan saya.

renungkan dulu ayat tersebut, pertama ada kata "anak2 adam", artinya seluruh umat manusia sudah bersaksi keberadaan tuhan, anda protes? silakan ajukan keberatan kepada allah. jangan ke saya, gan...

ada baiknya kita kembali meninjau ulang pemahaman2 kita selama ini, apakah sudah relevan belum dengan pesan2 kitabullah.
saya pun sedang meninjau ulang lagi, terima kasih atas masukan anda.
ngupilman72 - 26/09/2012 02:39 AM
#4236

Quote:
Original Posted By kabamania
anda benar baik saya dan bukhari sama2 mengikuti tradisi,
apakah shalat, zakat, haji dll itu baru dilakukan setelah bukhari dkk selesai bikin kitab2nya ??

bedanya saya berusaha menguji tradisi itu ke alquran
bukhari entah lupa atau khilaf atau sengaja memasukkan ajaran yahudi ke dalamnya dan dikatakan tradisi pula dan entah diuji dengan alquran atau tidak, terlihat sekali ada ketimpangan antara ajaran bukhari dan alquran.

kitab hadis itu isinya campur aduk gan, dari dulu saya sudah bilang demikian, campur sari ajaran quran sampai ke ajaran yahudi.

perhatikan jawaban saya terdahulu, saya mengatakan bahwa pengaruh yahudi ini masuk lewat hadis, bahkan sampai kepada shalatpun masuk. contohnya baca amin. saya sudah uraikan pengaruh2 yahudi di dalam hadis, mulai dari menutup kepala untuk perempuan, sunat, bunuh murtad, bunuh orang yang menghina allah, aturan halal haram makanan.

dari dulu saya toleran dengan tradisi sepanjang tidak berlawanan dengan alquran. sudah yang kesekian kali saya ucapkan.
memangnya saya sudah berubah konsep gan?
saya punya pendekatan sendiri terhadap kitabullah.
teori : alquran sumber hukum tertinggi
praktek : saya uji tradisi yang ada dengan alquran. tentu saja baca dan tanya sana dan sini terlebih dahulu jika belum paham.
tradisi yang ada di kalangan muslimin >>>> uji dengan alquran >>> selaras atau tidak?
selaras, lanjut
tidak selaras, tinggalkan mana yang tidak selaras tersebut
saya berusaha konsisten teori dan praktek.

jelas posisi saya sudah tidak sejalan lagi dengan pengikut sunni, apa yang saya dapatkan pada pengikut sunni adalah teorinya memang benar mereka berkitab suci dengan alquran, tapi prakteknya mereka lebih percaya kitab hadis daripada alquran. kalaupun berlawanan, mereka akan tinggalkan firman allah demi hadis. saya heran kenapa orang kehilangan nalar ketika berhadapan dengan ajaran bukhari, tapi mereka kritis sekali terhadap alquran.

sukurlah anda sudah mulai mendengarkan pendapat quranist, semoga dengan sering2 main ke sini hati anda akan terbuka. sebutan anda buat saya quranist sejati apa tidak bukanlah perkara besar.


Apakah ketika imam bukhari mengumpulkan ratusan ribu hadist yang berbicara tentang tradisi yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW, penafsiran beliau baik dalam lisan maupun tulisan yang beredar pada saat itu, imam bukhari menelan mentah-mentah dan langsung menuliskannya pada kumpulan hadistnya? kenyataannya dari satu juta hadist, beliau hanya mengutip sekitar 7000 hadist didalam bukunya...

Begitu pula yang dilakukan oleh imam Muslim dll, mereka memakai akal mereka untuk memilah hadist mana yang shahih mana yang dhaif menurut mereka.

Kelebihan mereka adalah mereka mau melakukan pemilahan tersebut, tidak serta merta meninggalkan hadist seluruhnya, bukan mengikuti pepatah 'rusak susu sebelanga karena nila setitik'.... rusak semua hadist karena hanya ada hadist yang palsu....

Mereka adalah manusia juga, sehingga kemungkinan penyimpulan mereka terhadap suatu hadist bisa mengandung kesalahan, sehingga ketika hadist-hadist tersebut, sudah terkumpulkan, apakah kalian para quranist mengira, bahwa umat muslim menelan mentah-mentah hadist tersebut? Untuk apa Allah memberi akal kepada manusia bila tidak digunakan? Untuk apa ada yang dinamakan pelajaran ilmu hadist di beberapa perguruan tinggi islam ataupun pesantren-pesantren?

Quranist hanya berhudan kepada Alquran, kalau anda masih mengikuti 'tradisi', berarti anda bukanlah seorang quranist, anda masih berhudan kepada 'tradisi' yang sebenarnya juga tertulis di 'hadist'....

Untuk om lubeguka...

Saya penasaran saja, apakah yang om tulis tentang pendirian om tersebut masih sebatas ide-ide saja, sedangkan di real life om, om masih mengikuti tata cara kehidupan muslim kebanyakan yang menurut om sudah tidak sesuai dengan Alquran dikarenakan lebih mengutamakan hadist? Saya hanya bisa berandai-andai, bila om masih mengikuti cara kehidupan muslim kebanyakan tersebut, bukankah om bisa dikategorikan sebagai orang yang 'bertaqiyah'? atau sebagai orang 'munafiqun'? takuts
lubeguka - 26/09/2012 07:51 AM
#4237

Quote:
Original Posted By ngupilman72


Untuk om lubeguka...

Saya penasaran saja, apakah yang om tulis tentang pendirian om tersebut masih sebatas ide-ide saja, sedangkan di real life om, om masih mengikuti tata cara kehidupan muslim kebanyakan yang menurut om sudah tidak sesuai dengan Alquran dikarenakan lebih mengutamakan hadist? Saya hanya bisa berandai-andai, bila om masih mengikuti cara kehidupan muslim kebanyakan tersebut, bukankah om bisa dikategorikan sebagai orang yang 'bertaqiyah'? atau sebagai orang 'munafiqun'? takuts


insya Allah ane hanya berhudan kepada Qur'an. Pemahaman karena Qur'anist harus berbeda? ini tergantung perspektif, berbeda dalam hal apa dulu? tata cara kehidupan? ane shalat ( rukuk, berdiri, sujud) dan agan juga shalat? ane berbuat baik, membaca Qur'an, agan juga sama. Bedanya mungkin agan mendasarkan tata cara shalat pada kitab selain Qur'an sementara ane mendasarkan hanya pada ahsanal hadist. agan 'bersyahadat' atas Rasul Muhammad dan ke esaaan Allah, ane juga begitu beriman kepada Rasul (termasuk rasul Muhammad) dan keesaaan Allah.
samatronz - 26/09/2012 09:22 AM
#4238

Quote:
Original Posted By lubeguka
Wah harus dengan standar Qur'an gan. AlQur'an secara tersurat tidak berubah namun jika tertafsir maka baru berbeda, agan paham kan masalah ini? Pemahaman itu dari tafsir tapi apa yang disuratkan itu mutlak.


oke2, maksud ane standar penafsiran kita jangan disamakan.


Quote:
Quranist secara bhs adalah orang yang behudan hanya kepada Qur'an, dipakai untuk memendekan dalam diskusi, ane menyebut diri ane muslim. Yb


Ane juga menyebut diri ane muslim, tapi pemahaman kita beda. Untuk alasan kepraktisan dlm diskusi, ane sebut diri ente quranis.

Quote:
Harus ditekankan kembali AlQur'an adalah ahsanal hadist (hadist terbaik). Mungkin maksud agan hadist di kitab kitab selain Qur'an? ya ane tolak sebagai hudan.


oke, pointnya sama. Saved.

Quote:
Agaknya lebih luas dari itu gan. Menurut apa yang TERSURAT (bukan tertafsir) di dalam Qur'an sebutan islam itu sudah ada sejak Jaman Nabi nabi terdahulu, sampai sini setuju gan?

Nah mereka (umat umat sebelum Muhammad/umat umat nabi terdahulu) jelas tidak 'mengakui' atas kerasulan Muhammad, karena jelas mereka hidup jauh sebelum masa Rasul dan Nabi Muhammad. Mereka mengakui Rasul dan Nabi Allah yang datang kepada mereka sehingga bisa disebut islam, setuju?

jadi agaknya terlalu sempit jika syarat islam itu berdasarkan 'pengakuan' atas Rasul dan Nabi Muhammad. Mungkin tepatnya saya rephrase islam itu, salah satu fondasinya adalah pengakuan terhadap Allah dan pengakluan terhadap Nabi dan Rasul Allah.


Oh gitu ya gan? Ane kurang paham masalah ini.

Yg ane pahamin, sebelum Muhammad SAW turun, kaum2 sebelumnya ya bertuhan pada Allah. Tapi Islam sendiri baru di"resmi"kan setelah turun ayat ini bukan :

"Pada hari ini telah Ku sempurnakan bagimu agamamu, telah Ku cukupkan ni'mat karunia-Ku dan telah Ku Ridhoi Islam sebagai agamamu." (Q. S. Al Maidah: 5).

Let's make it simple.

Menurut ente, Ahmadiyah itu Islam bukan?

(penting utk diingat : ketika ane katakan "Islam", disini maksudnya Islam yg menurut ente bener ya, bukan Islam yg udah menyimpang menurut ente. Ketika ane katakan "menurut ente", kemungkinan jawabannya benar "menurut ente" = "berhudan pada Quran saja" atau apapun, terserah, ane iyakan. Yg penting benar "menurut ente")

Quote:
nah disini yang berbeda tafisr gan. Sementara yang tersurat kita setuju bahwa ada contoh yang baik pada diri RAsul setuju?


Tersurat = setuju.

tafsir... hmm.. oke let's continue

Quote:
ane memahami itu bahwa uswatuh hasanah itu adanya di dalam ahsanal hadist ( di dalam Qur'an) berupa seruan beliau agar beriman dan berhukum kepada kitab Allah. Lagipun banyak ayat TERSURAT lain yang menyatakan bahwa pada diri Nabi Ibrahim ada uswatun hasanah yang diperintahkan Nabi Muhammad untuk mengikutinya. Banyak contoh terbaik didalam ahsanal hadist, dan itu cukup menurut ane

Sementara mungkin agan menganggap uswatun hasanah itu adanya di periwayatan yang ada di kitab kitab hadist selain Qur'an

Masalah tafsir itu sangat harus hati hati. Sekarang tinggal tafsir mana yang didukung ayat lain ayat lain?

apa agan bisa membawa ayat pendukung TERSURAT bahwa uswatun hasanah yang harus diikuti itu adanya bukan di ahsanal hadist (hadist terbaik = AlQur'an)?


Nah ini bisa masuk ke pembahasan baru..

kebetulan ane juga pengen tanya tentang itu : bagaimana ente menerapkan apa yg Quran katakan "uswatun hasanah" pada diri Rasulullah bila Quran sendiri tidak mendetail tentang segala perilaku beliau -yang tentunya sesuai QS 33:21- sudah Allah perintahkan untuk kita tiru?

Seandainya ane jadi ente, yg hanya berhudan pada Quran saja, tanpa dilengkapi hadist dan ijtihad, ane pasti bakal kebingungan menjalankan agama Islam karena apa yg disampaikan Quran terlalu luas...

Contohnya aja puasa. Disampaikan di QS 2 : 186 : diwajibkan saja. Tapi saat kapan? Berapa lama? puasa apa namanya? gimana tata cara puasanya? Bagaimana tentang hilal dsb?

Contoh lain : sholat. Bacaan2nya apa? Gimana tata cara solat yg bener?

Kalo ane hanya berhudan pada Quran dan tidak mau berhudan pada hadist,
ane bakal puasa sesuka2 ane. Sholat jumpalitan nggak perlu sesuai urutan : takbir, rukuk, itidal, sujud, duduk, sujud, tahiyyat, dst karena Quran tidak mendetail ttg hal itu.

Pertanyaan ane : apa ada ibadah ente yg berbeda dengan umat Islam kebanyakan?
Misalnya apa? kasih contoh gan.

Quote:
Apakah dari Qur;an tidak cukup? uswatun hasanah para nabi itu karena apa yang mereka imani dan apa yang mereka serukan. yaitu hanya berhukum kepada apa yang Allah turunkan dan agar memurnikan Din hanya kepada Allah (bukan kepada nabi dan Rasul)

Apa yang ada di kitab kitab hadist selaian Qur'an tidak bisa dipastikan itu kisah kisah Nabi Muhammad. Sekali lagi, AlQur;an adalah hadist terbaik (ahsanal hadist), kisah terbaik ( Ahsanal Qashas) ahsanal tafsir (tafisr terbaik) dan ini semua tersurat gan bukan tertafsir.

Apa yang ada di kitab kitab hadist selaian Qur;an hanya berupa periwayatan fulan tentang apa yang dikatakan fulan tentang apa yang dikatakan fulan tentang apa yang dilakukan Nabi dan dikatakan nabi. Terlbih banyak hadist yang disahihkan justru merendahkan Nabi Nabi Allah apakah ini uswatun hasanah yang agan maksud?


Persentasi hadist yang dipakai oleh mayoritas muslim di dunia ini yang merendahkan nabi itu berapa % gan?

Misalnya hadist yg kaya gimana?


Quote:
AlQur'an karim


saved.

Quote:
Apakah kita setuju bahwa Qur'an secara tersurat mutlak dan yang berbeda adalah masalah tafsir?

maka ada perbedaan antara syahadatan , syahidu, asyhadu.
Please note this : Pengakuan bukan Persaksian.
masalah kata yang terbentuk dari akar kata shiin ha-dal ini cukup tricky dan harus dilihat konteks ayat.


Subhanallah.

Ane harus belajar banyak tentang bahasa yang indah ini... Afwan.

Quote:
Dan sekali lagi islam bukan hanya didasarkan BERSAKSI atas (hanya) kerasulan Nabi Muhammad. Tapi, PENGAKUAN atas kerasulan dan Nabi Allah.


SEPAKAT. We can't argue more about this!

Ane, yang bersyahadat LAA ILAA HA ILLALLAH sudah mengambil konsekuensi bahwa Al Quran sebagai firman-Nya adalah kebenaran mutlak, dan semua yg disampaikan di dalamnya, termasuk nabi2 yg diceritakannya, wajib ane imani.

Quote:
PENGAKUAN merupakan salah satu bentuk keimanan tapi keimanan bukan hanya PENGAKUAN, karenanya bukan FONDASI/DASAR. FONDASI/DASAR dalam islam adalah keimanan, itulah sering juga disuratkan "hai orang orang yang beriman", "bukan hai orang orang yang bersaksi".


BENAR bahwa keimanan tidak hanya sekedar pengakuan. Ada juga kelakuan muslim yg dijabarkan dalam 5 rukun Islam (entah ane gak tau ente sepakat soal 5 rukun Islam ini atau nggak.. waduh..)

Tapi dengan (salah satunya) pengakuan, kita bisa menangkap iman seseorang.

Misalnya ente : ente mengaku kan kalau ente beriman pada Allah? Buktinya ente ngomong bahwa ente beriman pada Allah.

akibatnya : kalau ente hidup di zaman Rasul masih hidup, Rasul SAW tau kalo ente udah beriman. Kalau di zaman sekarang, muslim2 di sekitar ente tau ente islam. Ente berhak mendapatkan apa yg jadi hak-nya seorang muslim, dsb.

Kalau iman hanya bertahan di dalam hati tanpa dimanifestasikan dalam tindakan gimana? jawab sendiri ya gan..

It is just that simple.

Quote:
Soal persaksian banyak disuratkan tentang persaksian manusia atas manusia lain yang melakukan kesalahan sementara dia melihat atau ada bukti yang mendukung (kisah Yusuf, wanita yang melakukan fashya dst)

bisa dimengerti gan Yb


masih banyak yg ane nggak ngerti tentang quranis...

salah satunya ayat ini :

"Maka jika kamu berselisih tentang sesuatu perkara, kembalilah kepada Allah dan Rasul." (Q. S. An-Nisa 9).

Tolong jawab pertanyaan ane yg ini gan :

http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=752879843&postcount=4231
samatronz - 26/09/2012 09:31 AM
#4239

Quote:
Original Posted By kabamania
gan, jangan emosi dulu, itu ayat dari tuhan kita lho, seharusnya ketika ayat allah dibacakan, diam dulu, pahami apa maksudnya. apakah anda masih beriman dengan ayat di atas?


1. jika kecap asin mau pindah, ya pindah aja, terima kerasulan nabi muhammad dan ikuti pesan2 allah di dalam alquran. selesai.
2. bukankah dia umat nasrani? anda menafsirkan alquran dengan syahadat versi anda, tentu saja iya, gan. itu pemahaman anda, bukan saya.


Pertanyaan ane simple :

menurut ayat tsb (QS 7 : 172) yg ente sodorin,

kecap asin itu Islam apa bukan?

Quote:
Original Posted By kabamania
renungkan dulu ayat tersebut, pertama ada kata "anak2 adam", artinya seluruh umat manusia sudah bersaksi keberadaan tuhan, anda protes? silakan ajukan keberatan kepada allah. jangan ke saya, gan...


Siapa yang protes gan cd

Tuhan yang menurut si kecap asin saksikan sekarang, dengan Tuhan ente kan beda..

masa iya menurut tafsiran ente ke ayat tsb, saat ini juga si kecap asin dan ente agamanya sama hanya karena ente berpendapat ente dan si kecap asin menurut ayat tsb sama2 anak adam nohope:

Quote:
Original Posted By kabamania
ada baiknya kita kembali meninjau ulang pemahaman2 kita selama ini, apakah sudah relevan belum dengan pesan2 kitabullah.
saya pun sedang meninjau ulang lagi, terima kasih atas masukan anda.


yang menurut ente relevan dengan yg menurut ane relevan kan blm tentu sama gan...

makanya ane tanya2.
playboyboy - 26/09/2012 10:13 AM
#4240

bukannya alquran itu perlu penafsiran lebih lanjut y gan..kl cuma berpegang sama alquran aj ya nanti setiap muslim punya penafsiran yg berbeda2 lah..trus juga hadis yang shahih itu g bakalan bertentangan sama alquran itu sendiri..
oya gan ane mau tanya tata cara solat sama wudlu kan juga g ada d dalam alquran..trus agan kl solat sama wudlu gmn??

ane g maksud apa2 y gan..cuma pengen sharing ajaYbYb
Page 212 of 227 | ‹ First  < 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab