DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Total Views: 200033 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 220 of 227 | ‹ First  < 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 >  Last ›

khoyyir - 01/10/2012 11:39 PM
#4381

temen2 pecinta alqur'an dan sunnah ane beri tau ya, kl imam bukhari itu valid tobaqot ke 11 tidak bisa diganggu gugat krn tiap tobaqot itu diduduki lebih dari puluhan ahli hadits, temen2 keliatankan begonya para quranist ini, tobaqot semakin jauh semakin tinggi tingkatannya (bukan Bukhari - tobaqot 1 - tobaqot 2 - tobaqot 3 - tobaqot 4 - tobaqot sahabat - Rasul) Rasulullah-sahabat-tabi'in-3-4-5-6-7-8-imam syafi'i dll-10-bukhari dll) bego n bego banget, tu gk punya guru n bukti valid kitabnya asal nuduh, asal fitnah hadits n ulama, prasangka tanpa dasar, gak punya bukti valid. bego n bego banget, sekian kualitas pengaku2 quranist.
lubeguka - 01/10/2012 11:57 PM
#4382

Quote:
Original Posted By khoyyir
temen2 pecinta alqur'an dan sunnah ane beri tau ya, kl imam bukhari itu valid tobaqot ke 11 tidak bisa diganggu gugat krn tiap tobaqot itu diduduki lebih dari puluhan ahli hadits, temen2 keliatankan begonya para quranist ini, tobaqot semakin jauh semakin tinggi tingkatannya (bukan Bukhari - tobaqot 1 - tobaqot 2 - tobaqot 3 - tobaqot 4 - tobaqot sahabat - Rasul) Rasulullah-sahabat-tabi'in-3-4-5-6-7-8-imam syafi'i dll-10-bukhari dll) bego n bego banget, tu gk punya guru n bukti valid kitabnya asal nuduh, asal fitnah hadits n ulama, prasangka tanpa dasar, gak punya bukti valid. bego n bego banget, sekian kualitas pengaku2 quranist.


tidak bisa diganggu gugat? kalo pake metode ulama ente ya? sayang metode ulama ente di ilmu hadist udah lemah darisononya jadi dan memang harus digugat

malu

tidak bisa diganggu gugat? kaya doktrin hadist sahih dari beliau tidak boleh diganggu gugat?

malu

hehehe mau dibilang kaya apa juga ente aja yang ga ngerti, ane taroh tobaqot 1 karena itu orang pertama yang memberikan hadist kepada bukhari dan bisa saja hanya dari prang pertama tersebut dia menerima soal tobaqot 2 - yang memberikannya ke tobaqot 1. Mau soal ada berapa tobaqot dari rasul sampe bukhari ga relevan karena di tobaqot 2( klo pake metodologi ane) udah ga jelas dan ga bisa diverifikasi malu

Jadi kalau mau membedah sanad penomeran tobaqot itu berdasarkan dari orang pertama yang mengasih info ke bukhari jadi semuanya jelas metodologinya ketika dibedah.

soal bego pan ane udah bilang, ga apa apa ane bego dimata agan dan ulama agan ya stidaknya ane bukan si bego yang ga bisa dibegoin sama doktrin ulama ente. Dan bego ane di mata ente tidak mencerminkan kebenaran kolektif

Yb

ga usah banyak cakap belajarlah..bawa ayat Qur;an jangan maen tafsir mulu
rehctaw - 02/10/2012 12:22 PM
#4383

Quote:
Original Posted By khoyyir
ini dedengkotnya juga ya? seberapa bodoh juga ya?
Terdapat sekitar dua puluh kata “al-hikmah”6) dalam Al-Qur`an, Dan, kira-kira separonya adalah bermakna Sunnah. Misalnya, dalam surat Al-Baqarah ayat 129 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,


Masalah yang paling dasar adalah ketika ayat Qur'an dimaknakan tanpa melihat arti kata kata yang disuratkan didalam Qur'an. Parameter tafsir akan berantakan kalau tidak ada ayat pendukung.

Allah tidak akan segan memakai kata sunnah kalau memang itu sunnah. Allah terbukti memakai kata sunnah pada ayat lain. Ketika hikmah diartikan sunnah tanpa ada pendukung bahwa Rasul mempunyai sunnah maka bisa terlihat siapa yang menafsir embarangan dan tanpa dasar.

mengartikan hikmah (apalagi cuma separo dari yang tersurat) sebagai sunnah adalah masalah. kenapa tidak semua hikmah diartikan sebagai sunnah? parameternya apa? konteks kalimat/ayat? untuk melihat konteks ayat harus ada satu ayat tegas yang menekankan soal keberadaan sunnah yang dimiliki Rasul, nyatanya tidak ada.


Quote:
“Wahai Tuhan kami, utuslah seorang Rasul di tengah-tengah mereka yang membacakan kepada mereka ayat-ayatMu, dan mengajari mereka Al-Kitab serta al-hikmah, dan menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”


Apa menurut khoyir didalam Qur'an tidak ada al-hikmah?

Quote:
Imam Abdullah An-Nasafi (w. 710 H) berkata, “Yang dimaksud ‘membacakan kepada mereka ayat-ayatMu’ yaitu membacakan dan menyampaikan kepada mereka bukti-bukti keesaan Allah dan kebenaran para nabi yang diutus berdasarkan wahyu yang diturunkan. Dan, yang dimaksud ‘mengajari mereka Al-Kitab’ yaitu mengajarkan Al-Qur`an kepada mereka. Sedangkan yang maksud al-hikmah’ yaitu Sunnah Nabi dan pemahaman Al-Qur`an. Adapun maksud ‘menyucikan mereka’ adalah membersihkan mereka dari perbuatan syirik dan segala najis.”7) Jadi, makna “al-hikmah” dalam ayat ini adalah Sunnah.


Berdasarkan logika khoyir di 2:129 diatas, bukankah seharusnya khoyir membawa penjelasan Rasul mengenai kata hikmah di ayat 2:129? bisakah membawa penjelasan sekaligus pengajaran Rasul mengenai kata hikmah di ayat 129?

Yang agan anggap imam (Imam Abdullah An-nasafi) bukanlah Rasul, kalau memakai logika khoyir maka alangkah baiknya ada penjelasan dan pengajaran Rasul yangtegas bahwa hikmah di 2:129 adalah sunnahnya.



Quote:
Dalam ayat lain Allah Jalla wa ‘Ala berfirman,

“Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan al-hikmah. Sesungguhnya Allah adalah Mahalembut lagi Maha Mengetahui.” (Ak-Ahzab: 34)

Tentang ayat ini, Syaikh Muhammad Ali Ash-Shabuni mengatakan dalam kitab tafsirnya, bahwa yang dimaksud dengan “ayat-ayat Allah” adalah ayat-ayat Al-Qur`an. Sedangkan yang dimaksud “al-hikmah” yaitu Sunnah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Dengan keduanyalah (Al-Qur`an dan Sunnah) seorang mukmin dapat memperoleh kebahagiaan dan kesuksesanDan bahwa rasul tidak mempunyai Sunnah. Ini jika mengambil definisi sunnah didalam AlQur'an.


Kata penting di 33:34 terkait pembahasan adalah 'yut'la (dibacakan). bahwa ayat ayat Allah DAN al-hikmah dibacakan dibacakan di rumah. Seharusnya kalau memang (menggunakan logika khoyir) hikmah di 33:34 = sunnah maka ada penjelasan yang dibacakan Rasul mengenai hal itu. Bukan penjelasan Syaikh Muhammad Ali As-Shabuni yang nota bene bukan Rasul

Quote:
ayat-ayat diatas justru menjelaskan bahwa sunnah rasul juga ketetapan Allah,


Ini tafsir liar. yang benar Rasul dn Nabi semata menjalankan Sunnatulalh, bukan berarti Rasul yang mempunyai sunnah

Quote:
semua ayat yang agan jelaskan panjang lebar, akan berubah makna dengan ayat yang agan tinggalkan atau yang agan ingkari berikut.

"Artinya : Allah hendak menerangkan (hukum syari'at-Nya) kepadamu, dan menunjukimu kepada jalan-jalan (sunana) orang yang sebelum kamu (para nabi shalihih)". (An-Nisa : 26)

Yakni Allah akan menunjuki kepada kalian cara-cara orang yang sebelum kalian, yaitu cara/perjalanan hidup mereka yang terpuji.


ini akibat memotong ayat Qur'an. Sunana/jalan jalan orang sebelum kamu yang dimaksud di An-Nisa 26 bisa dilihat dari awal awal surat, An Nisa ayat 1. Contoh yang ada di Awal surat adalah contoh sunanan orang orang yang beriman sebelum Nabi Muhammad yang dijelaskan secara jelas. Sangat tidak berdasar ketika 'sunana' di An-nisa 26 merujuk kepada kitab kitab hadist selain Qur'an.

Quote:
dan semua nabi mempunyai sunnah, ane jelasin kenapa pengikut taurat dan injil banyak yang tersesat, karena mereka tidak mengikuti sunnah, lihat kisah bani israel dalam alquran yang memahami injil mereka saja tapi tidak mengikuti sunnah rasul mereka.


Bisakah khoyir mendukung penjelasan dnegan ayat Qur;an yang tegas?

Ini makin mengacau apa yang tersurat di Al-Qur'an. pertama NAbi tidak memiliki sunnah. Justru pengikut Taurat dan Injil harus berhukum kepada Taurat dan Injil bukan kepada alhikmah (kalau alhikmah diartikan sebagai sunnah). ini didukung jelas di Almaidah 44 dan 47.

Mana ayat tegas yang dijadikan hujjah oleh khoyir bahwa pengikut taurat dan injil tersesat karena tidak mengikuti sunnah?


Quote:
sedemikian penjelasan agan yang dipelenceng2kan agar bermaksud sunnah nabi itu bukan dari Allah, justru terbukti agan maen tafsir aja, mengingkari surat an nisa:26 yang menjelaskan sunnah adalah contoh jalan para nabi. ketetapan2 (jalan) Allah yang diberikan pada nabi.
dan kalau rasul tidak mempunyai sunnah yang diberikan Allah, apa yang diikuti?
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Ali 'Imran (3):31
Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik." QS. Yusuf (12):108
kesimpulan semakin jelas sunnah dan perbuatan nabi itu dari Allah, dan rasulullah tidak berkata sedikitpun dari nafsunya.
An-najm:3. dan tiadalah yang diucapkannya (rasulullah) itu menurut kemauan hawa nafsunya.


Penjelasan saya sejauh ini didukung oleh banyak ayat tersurat, saya belum lihat satupun penjelasan khoyir yang didukung oleh ayat yang tegas. Tolong berbicara ayat yang tegas jangan bermain tafsir//makna kalau tidak ada satupun ayat pendukung.

Tolong juga dibawa penjelasan dan pengajaran Nabi scr langsung (yang khoyir anggap sunnah) bahwa hikmah di 2:129 dan 33:34 adalah sunnah Rasul? Seharusnya ada kalau melihat konteks ayat bahwa alhikmah dibacakan dan dijelaskan.

Tolong dijawab juga apakah keimanan kepada Allah dan keimanan Rasul Allah berbeda?

Beberapa point pertanyaan saya sebelumnya juga belum dijawab.

Wasalam
rehctaw - 02/10/2012 12:35 PM
#4384

Quote:
Original Posted By khoyyir
jelas ane jawab nabi muhammad, memangnya ane pernah ngatakan orang laen slain nabi muhammad?


[QUOTE=khoyyir]bukankah pengingatnya (rasul) atau yang memiliki pengetahuan tentangnya adalah penghafal haditsnya dan ulama2 yang senantiasa mengingatnya?[/QUOTE]

Kalau sudah meludah sangat tidak etis jika menjilat ludah sendiri (dengan alasan apapun), Dalam kata kata anda sendiri: Rasul dan nya (yang saya garis bawahi) adalah penggiringan khotir ke arah Rasul Muhammad sebagai yang patokan, yang harus ditanyakan kepada, dan penghafal hadistnya dan ulama ulama adalah usaha penggiringan kepada Ulama dan penghafal hadist setelah Rasul Muhammad.

Sementara dia ayat tersebut jelas Nabi Muhammad agar bertanya kepada ahla dzikir sebelum masanya tentang utusan sebelumnya yang selalu rijal/laki2


Quote:
penjelasan ente maksudnya apa? bukan jawaban sama sekali.
Justru nabi saja diperintahkan untuk bertanya pada ahlul dzikri? yang mempunyai pengetahuan tentang nabi2 sebelumnya.


Faktanya khoyir bukan Rasul yang diperintahkan untuk bertanya kepada hala dzikir mengenai pengutusan yang selalu dalam bentuk rijal/laki laki. Masih tidak bisa lihat bahwa anda memutar mutar lidah untuk menafsirkan Qur'an?

Quote:
yang ane tanya ahl dzikri bukan kuntum atau antum? apa disitu nabi disuru baca injil atau taurat? bukan tapi lihat arti dzikr pada ayat selanjutnya.
An-Nahl:44. dengan penjelasan-penjelasan dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan adz-dzikr kepadamu agar kamu menjelaskan kepada manusia apa yang telah diturunkan (alquran) kepada mereka, dan supaya mereka mau berpikir.


Ini lagi sembarangan MEMAKNAI Ad-dzikra sebagai sunnah. Sekali lagi kalau ingin memaknai bahwa ayat tegas dan atau penjelasan rasul bahwa adzikra adalah sunnah Rasul yang adanya di kitab selain AlQur'an.

Jika khoyir masih tidak bisa membawa ayat jelas untuk mendukung penjelasan, maka jawaban khoyir akan berpotensi menyesatkan karena tidak didukung hujjah yang kuat untuk mendukung pemahaman.

Saya hanya mengingatkan
muhas14.v2 - 02/10/2012 02:28 PM
#4385

quran ku kok tulisan arabnya beda bray
salah ketik kah? beer:
rimung13 - 02/10/2012 03:14 PM
#4386

Sudi kiranya uda Kabamania untuk main ke ABSM dan menjawab 11 pertanyaan dari saya.

ini link postingan pertanyaannya

http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=754732500&postcount=967

Terima kasih \)
NeroLatjuba - 02/10/2012 08:12 PM
#4387

Apakah Muhammad pernah berselingkuh dengan Maria (Kristen Koptik) dan mempunyai anak Ibrahim?
Apologia - 02/10/2012 08:20 PM
#4388

bagaimana kedudukan antara alquran dan science ??

mana yang lebih tinggi ??
kabamania - 02/10/2012 09:53 PM
#4389

Quote:
Original Posted By NeroLatjuba
Apakah Muhammad pernah berselingkuh dengan Maria (Kristen Koptik) dan mempunyai anak Ibrahim?


bagaimana mungkin orang yang dipilih oleh tuhan doyan selingkuh begitu, gan. ntar jadi "sunnah rosul" itu selingkuhan. hehehehe.

dapat gosip darimana, gan?
di sini tidak membahas gosip, gan, mungkin agan punya pertanyaan lain...

gosip memang menjadi berita menarik sepanjang masa, bahkan daya tarik gosip bisa melebihi pesan2 ilahiah yang dibawa nabi muhammad tersebut.
ummufz - 02/10/2012 10:38 PM
#4390

Quote:
Original Posted By NeroLatjuba
Apakah Muhammad pernah berselingkuh dengan Maria (Kristen Koptik) dan mempunyai anak Ibrahim?


ane copasin aja ya gan :

Hukum Menggauli Budak Wanita

Pemilik budak wanita diperbolehkan menggauli budak wanitanya dan jika budak
wanita tsb melahirkan anak, maka ia menjadi ibu dari anaknya tsb, karena
Allah Ta'ala berfirman:
"Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri
mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam
hal ini tidak tercela."[Al Ma'arij : 29-30]

Juga karena Rasulullah Shalallahu`alayhi wasallam menggauli Mariyah
Al-Qibthiyah kemudian melahirkan Ibrahim, kemudian beliau bersabda, "Mariyah
dimerdekakan oleh anaknya." (Diriwayatkan Ibnu Majah dan Ad-Daruquthni.
Hadits ini cacat, namun diamalkan oleh jumhur ulama).
Juga karena Nabi Ibrahim `Alahis-Salam menggauli Hajar, kemudian melahirkan
Nabi Ismail `Alaihis-Salam.


Hikmah Menggauli Budak Wanita

Di antara hikmah menggauli budak wanita adalah sbb:
1. Ungkapan kasih sayang kpd budak wanita dgn memenuhi kebutuhan syahwatnya.
2. Menyiapkannya untuk menjadi Ummu Walad*) dan kelak dimerdekakan dgn
kematian pemilik dirinya.
3. Bisa jadi dgn digauli oleh pemiliknya, maka pemilik budak wanita tsb
semakin peduli kpd budak wanitanya dgn memperhatikan kebersihan budak
wanitanya, pakaiannya, kamar tidurnya, makanannya, dan lain sebagainya.
4. Memberi kemudahan kpd orang Muslim, karena bisa jadi ia tidak mampu
menikahi wanita merdeka, kemudian ia diberi keringanan boleh menggauli budak
wanitanya untuk meringankannya dan sebagai ungkapan kasih sayang thdnya.

*) Ummu Walad adalah budak wanita yg digauli oleh pemiliknya kemudian
melahirkan anak dari hasil hubungan dgn pemiliknya itu, dan jika pemiliknya
meninggal dunia maka Ummu Walad menjadi wanita merdeka setelah menunggu satu
kali haidh.

------------------
[Ensiklopedi Muslim (jdl asli: Minhajul Muslim) oleh Syaikh Abu Bakar Jabir
Al Jazairi, hal.730, penerbit DarulFalah]
AntiKemunafikan - 03/10/2012 11:44 AM
#4391

Quote:
Original Posted By ummufz
ane copasin aja ya gan :

Hukum Menggauli Budak Wanita

Pemilik budak wanita diperbolehkan menggauli budak wanitanya dan jika budak
wanita tsb melahirkan anak, maka ia menjadi ibu dari anaknya tsb, karena
Allah Ta'ala berfirman:
"Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri
mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam
hal ini tidak tercela."[Al Ma'arij : 29-30]

Juga karena Rasulullah Shalallahu`alayhi wasallam menggauli Mariyah
Al-Qibthiyah kemudian melahirkan Ibrahim, kemudian beliau bersabda, "Mariyah
dimerdekakan oleh anaknya." (Diriwayatkan Ibnu Majah dan Ad-Daruquthni.
Hadits ini cacat, namun diamalkan oleh jumhur ulama).
Juga karena Nabi Ibrahim `Alahis-Salam menggauli Hajar, kemudian melahirkan
Nabi Ismail `Alaihis-Salam.


Hikmah Menggauli Budak Wanita

Di antara hikmah menggauli budak wanita adalah sbb:
1. Ungkapan kasih sayang kpd budak wanita dgn memenuhi kebutuhan syahwatnya.
2. Menyiapkannya untuk menjadi Ummu Walad*) dan kelak dimerdekakan dgn
kematian pemilik dirinya.
3. Bisa jadi dgn digauli oleh pemiliknya, maka pemilik budak wanita tsb
semakin peduli kpd budak wanitanya dgn memperhatikan kebersihan budak
wanitanya, pakaiannya, kamar tidurnya, makanannya, dan lain sebagainya.
4. Memberi kemudahan kpd orang Muslim, karena bisa jadi ia tidak mampu
menikahi wanita merdeka, kemudian ia diberi keringanan boleh menggauli budak
wanitanya untuk meringankannya dan sebagai ungkapan kasih sayang thdnya.

*) Ummu Walad adalah budak wanita yg digauli oleh pemiliknya kemudian
melahirkan anak dari hasil hubungan dgn pemiliknya itu, dan jika pemiliknya
meninggal dunia maka Ummu Walad menjadi wanita merdeka setelah menunggu satu
kali haidh.

------------------
[Ensiklopedi Muslim (jdl asli: Minhajul Muslim) oleh Syaikh Abu Bakar Jabir
Al Jazairi, hal.730, penerbit DarulFalah]


ngapain ini ada orang yang kerjaannya mengkafir2kan quranist malah ikut2an menjawab di sini

sebuah pertanyaan buat "ahli hadits", kalau itu budak tidak mau digauli sama tuannya, maka bolehkan tuannya memaksa untuk menggauli budaknya?
lubeguka - 03/10/2012 11:50 AM
#4392

Quote:
Original Posted By ummufz
ane copasin aja ya gan :

Hukum Menggauli Budak Wanita

Pemilik budak wanita diperbolehkan menggauli budak wanitanya dan jika budak
wanita tsb melahirkan anak, maka ia menjadi ibu dari anaknya tsb, karena
Allah Ta'ala berfirman:
"Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri
mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam
hal ini tidak tercela."[Al Ma'arij : 29-30]

Juga karena Rasulullah Shalallahu`alayhi wasallam menggauli Mariyah
Al-Qibthiyah kemudian melahirkan Ibrahim, kemudian beliau bersabda, "Mariyah
dimerdekakan oleh anaknya." (Diriwayatkan Ibnu Majah dan Ad-Daruquthni.
Hadits ini cacat, namun diamalkan oleh jumhur ulama).
Juga karena Nabi Ibrahim `Alahis-Salam menggauli Hajar, kemudian melahirkan
Nabi Ismail `Alaihis-Salam.


Hikmah Menggauli Budak Wanita

Di antara hikmah menggauli budak wanita adalah sbb:
1. Ungkapan kasih sayang kpd budak wanita dgn memenuhi kebutuhan syahwatnya.
2. Menyiapkannya untuk menjadi Ummu Walad*) dan kelak dimerdekakan dgn
kematian pemilik dirinya.
3. Bisa jadi dgn digauli oleh pemiliknya, maka pemilik budak wanita tsb
semakin peduli kpd budak wanitanya dgn memperhatikan kebersihan budak
wanitanya, pakaiannya, kamar tidurnya, makanannya, dan lain sebagainya.
4. Memberi kemudahan kpd orang Muslim, karena bisa jadi ia tidak mampu
menikahi wanita merdeka, kemudian ia diberi keringanan boleh menggauli budak
wanitanya untuk meringankannya dan sebagai ungkapan kasih sayang thdnya.

*) Ummu Walad adalah budak wanita yg digauli oleh pemiliknya kemudian
melahirkan anak dari hasil hubungan dgn pemiliknya itu, dan jika pemiliknya
meninggal dunia maka Ummu Walad menjadi wanita merdeka setelah menunggu satu
kali haidh.

------------------
[Ensiklopedi Muslim (jdl asli: Minhajul Muslim) oleh Syaikh Abu Bakar Jabir
Al Jazairi, hal.730, penerbit DarulFalah]


Jangan mencemarkan ajaran Qur'an dengan ajaran bathil gan...
AntiKemunafikan - 03/10/2012 11:57 AM
#4393

Quote:
Original Posted By NeroLatjuba
Apakah Muhammad pernah berselingkuh dengan Maria (Kristen Koptik) dan mempunyai anak Ibrahim?


kalau menurut sejarah versi "ahli hadits" memang hal itu adalah kebenaran

tapi kalau menurut alquran, tidak ada kisah semacam itu di dalamnya

tapi seandainya sejarah itu benar, maka itu bukan perselingkuhan seorang pemilik budak yang memperkosa budaknya seperti yang tersirat di dalam kitab2 hadits

tapi itu adalah pernikahan resmi yang dilandasi niat baik seperti untuk menegakkan agama ataupun untuk memberi pelajaran kepada umat

sebagai misal, di dalam alquran halal hukumnya untuk menikahi uutul kitab

jadi itu sebagai contoh pelaksanaan suatu kebolehan di dalam alquran
kepalawortel - 03/10/2012 11:57 AM
#4394

bagaimana pandangan Quranis tentang Muslim yang menyembah/berdoa pada Kuburan?
baik kuburan keluarga atau adat atau lain sebagainya..
lubeguka - 03/10/2012 12:11 PM
#4395

Quote:
Original Posted By kepalawortel
bagaimana pandangan Quranis tentang Muslim yang menyembah/berdoa pada Kuburan?
baik kuburan keluarga atau adat atau lain sebagainya..


berdoa/memohon ke kuburan? musrik
berdoa/memohon hanya kepada Allah gan Yb
lubeguka - 03/10/2012 12:27 PM
#4396

Quote:
Original Posted By Apologia
bagaimana kedudukan antara alquran dan science ??

mana yang lebih tinggi ??


Ga bisa disamain gan yang satu dari Allah yang satu dari manusia yang masih terus berubah datanya
yestituit - 03/10/2012 12:29 PM
#4397

Quote:
Original Posted By NeroLatjuba
Apakah Muhammad pernah berselingkuh dengan Maria (Kristen Koptik) dan mempunyai anak Ibrahim?


suami istri kok selingkuh, goblok! budak tangan kanan itu artinya ISTRI. istri dr lain suku,eks budak. dan Maria sdh mualaf ketika diangkat jd budak tangan kanan alias istri. ada hadisnya, tuan muslim itu melihat aurat budaknya sj haram, kl blm diangkat jd budak tangan kanan aka istri,apalagi menyetubuhinya tanpa diangkat sbg budak tangan dulu alias DIPERISTRI. Think!
lubeguka - 03/10/2012 12:30 PM
#4398

Quote:
Original Posted By NeroLatjuba
Apakah Muhammad pernah berselingkuh dengan Maria (Kristen Koptik) dan mempunyai anak Ibrahim?


bedaskan ajaran Qur;an dnegan ajaran kitab selain Qur'an. jadi kalau menjatuhkan islam setidaknya tahu islam itu apa dan ahlul sunnah itu apa Yb
yestituit - 03/10/2012 12:34 PM
#4399

Quote:
Original Posted By muhas14.v2
quran ku kok tulisan arabnya beda bray
salah ketik kah? beer:






beda apanya? ada scan nya? bertanyalah ditempat yg benar,jgn ditempat sampah spt trit ini.
kepalawortel - 03/10/2012 12:35 PM
#4400

Quote:
Original Posted By lubeguka
berdoa/memohon ke kuburan? musrik
berdoa/memohon hanya kepada Allah gan Yb


oke ditampung dulu
agan ini Quranis ya?
Page 220 of 227 | ‹ First  < 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab