DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Total Views: 200033 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 221 of 227 | ‹ First  < 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 >  Last ›

lubeguka - 03/10/2012 12:37 PM
#4401

Quote:
Original Posted By NeroLatjuba
Apakah Muhammad pernah berselingkuh dengan Maria (Kristen Koptik) dan mempunyai anak Ibrahim?


bedaskan ajaran Qur;an dnegan ajaran kitab selain Qur'an. jadi kalau menjatuhkan islam setidaknya tahu islam itu apa dan ahlul sunnah itu apa Yb
lubeguka - 03/10/2012 12:39 PM
#4402

Quote:
Original Posted By kepalawortel
oke ditampung dulu
agan ini Quranis ya?


muslim yang berhudan hanya kepada Qur'an gan Yb
jiah si agan dulu kayaknya udah pernah tuker pikiran dimari juga sama ane hehehehe
lubeguka - 03/10/2012 12:42 PM
#4403

Quote:
Original Posted By yestituit
beda apanya? ada scan nya? bertanyalah ditempat yg benar,jgn ditempat sampah spt trit ini.


kasian deh tritnya ga laku ya ndaahh..
mangkanya minum obat..orang juga tahu kok mana yang bener mana yang sampah Yb
AntiKemunafikan - 03/10/2012 06:27 PM
#4404

Quote:
Original Posted By muhas14.v2
quran ku kok tulisan arabnya beda bray
salah ketik kah? beer:


yang ini belum ada yang jawab ternyata D

alquran diturunkan kepada nabi muhammad saw bukan dalam bentuk tulisan, melainkan suara

kemudian, suara itu diterjemahkan dalam bentuk tulisan arab, dengan harakat2nya dan beserta hukum tajwid

jadi selama suara dan makna yang ditimbulkan oleh suatu tulisan alquran itu sama, berarti mereka adalah alquran yang sama

dalam dunia islam memang ada berbagai macam bentuk penulisan alquran ini, paling kentara kalau kita misalkan mendapat alquran yang berasal dari arab dengan yang cetakan dari indonesia
orcein - 04/10/2012 06:05 PM
#4405

Quote:
Original Posted By Apologia
bagaimana kedudukan antara alquran dan science ??

mana yang lebih tinggi ??


TUHAN Kami mengajarkan bahwa antara agama dan ilmu adalah sama derajatnya dan bersama-sama harus ada dalam diri manusia untuk terus mendapatkan petunjuk yang benar.

bisa diperiksa di banyak ayat2 Al Quran yang tidak akan berubah2, banyak keterangan kalimat2 semacam ini :
"hanya untuk orang2 >>>>berakal"AL Quran hanya bisa dipahami Mereka yang menggunakan akalnya dan berpikir jernih

dan ilmu benar2 dijunjung dalam beragama.

jadi Kamu muslim yang benar2 muslim tidak pernah menyudutkan ilmu daripada agama, tetapi kaum munafiklah yang mengaku2 ikut Al Quran, tidak benar2 paham dan memelesetkan bahwa agama kadang2 bertentangan dengan ilmu pengetahuan.

harap jangan dipercaya perkataan orang2 munafik itu.

Saya bisa memberikan contoh ciri2 kaum munafik.
Discuzz - 04/10/2012 08:08 PM
#4406

Quote:
Original Posted By orcein
TUHAN Kami mengajarkan bahwa antara agama dan ilmu adalah sama derajatnya dan bersama-sama harus ada dalam diri manusia untuk terus mendapatkan petunjuk yang benar.

bisa diperiksa di banyak ayat2 Al Quran yang tidak akan berubah2, banyak keterangan kalimat2 semacam ini :
"hanya untuk orang2 >>>>berakal"AL Quran hanya bisa dipahami Mereka yang menggunakan akalnya dan berpikir jernih

dan ilmu benar2 dijunjung dalam beragama.

jadi Kamu muslim yang benar2 muslim tidak pernah menyudutkan ilmu daripada agama, tetapi kaum munafiklah yang mengaku2 ikut Al Quran, tidak benar2 paham dan memelesetkan bahwa agama kadang2 bertentangan dengan ilmu pengetahuan.

harap jangan dipercaya perkataan orang2 munafik itu.

Saya bisa memberikan contoh ciri2 kaum munafik.


ente jawab menwakili golongan mana nih? yang quranist atau yang bukan ?

jadi tidak bisa dikatakan alquran lebih tinggi tingkatannya daripada ilmu ya ?

ga bisa dikatakan selalu menguji ilmu dengan menggunakan alquran ?

ada ga sih ilmu yang dilarang oleh alquran ?
AntiKemunafikan - 04/10/2012 09:06 PM
#4407

Quote:
Original Posted By Discuzz
ente jawab menwakili golongan mana nih? yang quranist atau yang bukan ?

jadi tidak bisa dikatakan alquran lebih tinggi tingkatannya daripada ilmu ya ?

ga bisa dikatakan selalu menguji ilmu dengan menggunakan alquran ?

ada ga sih ilmu yang dilarang oleh alquran ?


mungkin maksudnya dia adalah kualitas pemahaman kita (manusia) terhadap alquran itu bergantung dari kualitas keilmuan kita itu sendiri

jadi tidak pernah ada dikotomi antara alquran vs ilmu pengetahuan, yang ada adalah keselarasan alquran dengan ilmu pengetahuan secara terus menerus

seorang bodoh tidak akan memahami ayat2 alquran dengan baik, malah sebaliknya dia bisa jadi disesatkan alquran melalui egoisme dan kesombongannya

jadi ketika ada orang bicara bahwa suatu ilmu tidak selaras atau bertentangan dengan alquran, atau sebaliknya, sebenarnya yang lebih tepat itu bukan seperti itu, tetapi bahwa pemahaman kita terhadap alquran tidak selaras dengan pemahaman terhadap suatu ilmu tersebut

kalau diibaratkan adalah keseimbangan antara ilmu dan iman, kita beriman karena berilmu dan kita berilmu karena beriman

ilmu yang dilarang alquran? dalam pandangan saya, ilmu itu seperti pisau, bisa dipakai untuk kebaikan dan keburukan
yang tidak boleh yah penggunaan ilmu untuk hal yang buruk
kucingkakus - 05/10/2012 11:14 AM
#4408

Quote:
Original Posted By AntiKemunafikan
mungkin maksudnya dia adalah kualitas pemahaman kita (manusia) terhadap alquran itu bergantung dari kualitas keilmuan kita itu sendiri

jadi tidak pernah ada dikotomi antara alquran vs ilmu pengetahuan, yang ada adalah keselarasan alquran dengan ilmu pengetahuan secara terus menerus

seorang bodoh tidak akan memahami ayat2 alquran dengan baik, malah sebaliknya dia bisa jadi disesatkan alquran melalui egoisme dan kesombongannya

jadi ketika ada orang bicara bahwa suatu ilmu tidak selaras atau bertentangan dengan alquran, atau sebaliknya, sebenarnya yang lebih tepat itu bukan seperti itu, tetapi bahwa pemahaman kita terhadap alquran tidak selaras dengan pemahaman terhadap suatu ilmu tersebut

kalau diibaratkan adalah keseimbangan antara ilmu dan iman, kita beriman karena berilmu dan kita berilmu karena beriman

ilmu yang dilarang alquran? dalam pandangan saya, ilmu itu seperti pisau, bisa dipakai untuk kebaikan dan keburukan
yang tidak boleh yah penggunaan ilmu untuk hal yang buruk


lalu tolak ukur (standard) yang jadi pacuan atau rujukan siapa?atau apa?sedangkan mereka yang berlabel "QURANIST" tidak membenarkan hadist?akan tetapi mereka sholat seperti ajaran hadist, apa artinya kalau bukan kemunafikan \) makanya diatas saya bilang stop penggunaan kata QURANIST, karena anda tidak beda dengan islam yang lain cuma cara kalian untuk mendekatkan kepada shang KHALIK berbeda dengan yang lainya. Pembentukan kata QURANIST akan menjadi penyalah tafsiran atau pemahaman dan kemungkinan akan bisa menjadi pemicu terjadinya perpecahan, so kalian QURANISt yang menganggap diri anda benar alhasil tidak ada bedanya dengan kaum" sebelum kalian yang memandang rendah golongan lain dan menyesatkan golongan lain, niat awal akan sirna dengan kesombongan kalian juga dengan menolak hadist mentah" akan tetapi memakainya juga.
AntiKemunafikan - 05/10/2012 11:51 AM
#4409

Quote:
Original Posted By kucingkakus
lalu tolak ukur (standard) yang jadi pacuan atau rujukan siapa?atau apa?sedangkan mereka yang berlabel "QURANIST" tidak membenarkan hadist?akan tetapi mereka sholat seperti ajaran hadist, apa artinya kalau bukan kemunafikan \) makanya diatas saya bilang stop penggunaan kata QURANIST, karena anda tidak beda dengan islam yang lain cuma cara kalian untuk mendekatkan kepada shang KHALIK berbeda dengan yang lainya. Pembentukan kata QURANIST akan menjadi penyalah tafsiran atau pemahaman dan kemungkinan akan bisa menjadi pemicu terjadinya perpecahan, so kalian QURANISt yang menganggap diri anda benar alhasil tidak ada bedanya dengan kaum" sebelum kalian yang memandang rendah golongan lain dan menyesatkan golongan lain, niat awal akan sirna dengan kesombongan kalian juga dengan menolak hadist mentah" akan tetapi memakainya juga.


begini bacotan orang yang ngakunya mencari kebenaran? bilang saja ente mencari pembenaran hawa nafsu kesombonganmu o

tolok ukur kebenaran mutlak itu jelas alquran, tapi pemahaman kita terhadap alquran belum tentu adalah kebenaran, bergantung dari kualitas ilmu kita

sekarang siapa yang bisa mengklaim dirinya pembawa kebenaran sejati? jawabannya secara netral tidak ada, inilah sebabnya quranist bisa memiliki banyak versi jawaban yang berbeda2 untuk masalah yang sama

tapi semuanya akan memiliki benang merah yang sama yaitu rahmatan lil aalamiin untuk kegiatan sosial dan penyerahan diri kepada Tuhan untuk kegiatan pribadi

quranist kalau menerima hadits itu bukan karena mereka menganggap itu bagian dari keimanan islam, tapi bagian dari adat istiadat, atau kebiasaan atau sumber2 sejarah yang selama membawa kebaikan maka bisa dipakai, tapi apabila mengganggu keimanan atau berisi omong kosong maka harus ditinggalkan

ini berbeda dengan "ahli sunnah" yang menganggap hadits sahih sebagai kebenaran sejati yang setara dengan alquran itu sendiri meskipun isinya secara eksplisit sudah jelas absurd dan bertentangan dengan pokok2 alquran

penggunaan terminologi quranist, saya sendiri secara normal sehari2 tidak memakai ini
tapi karena ini trit di kaskus di buat oleh ts yang sudah membuat definisi quranist sendiri, yah saya menghormatinya dengan menggunakan definisi tersebut di trit ini dan karena kebetulan secara pemahaman saya mirip dengan definisi ini yah saya masukkan diri saya dalam kelompok mereka
jf00112 - 05/10/2012 12:07 PM
#4410

Quote:
Original Posted By kucingkakus
lalu tolak ukur (standard) yang jadi pacuan atau rujukan siapa?atau apa?sedangkan mereka yang berlabel "QURANIST" tidak membenarkan hadist?akan tetapi mereka sholat seperti ajaran hadist, apa artinya kalau bukan kemunafikan \) makanya diatas saya bilang stop penggunaan kata QURANIST, karena anda tidak beda dengan islam yang lain cuma cara kalian untuk mendekatkan kepada shang KHALIK berbeda dengan yang lainya. Pembentukan kata QURANIST akan menjadi penyalah tafsiran atau pemahaman dan kemungkinan akan bisa menjadi pemicu terjadinya perpecahan, so kalian QURANISt yang menganggap diri anda benar alhasil tidak ada bedanya dengan kaum" sebelum kalian yang memandang rendah golongan lain dan menyesatkan golongan lain, niat awal akan sirna dengan kesombongan kalian juga dengan menolak hadist mentah" akan tetapi memakainya juga.


Gan sudah dijelaskan di atas, shalat tidak dipelajari melalui kitab hadits, tapi secara turun temurun karena tidak pernah putus pelaksanaannya. Yang jadi masalah adalah rukun shalat-nya. Bahkan orang yang percaya kitab hadits pun tidak punya dasar tertulis yang lengkap tentang shalatnya. Saya kasih contoh: oleh mayoritas muslim attahiyat dianggap sebagai rukun shalat, tapi tidak ada dasar hadits-nya. Termasuk pembacaan shalawat terhadap Rasulullah. Tidak ada yang bisa menjawab dengan dalil apakah dalam shalatnya Rasul beliau membaca shalawat bagi dirinya sendiri.
Jadi tidak akurat suatu pernyataan yang menyatakan bahwa shalatnya "ahlus sunnah" adalah sama persis dengan shalatnya Rasul, karena ada rukun-rukun shalat yang tidak ada dalilnya, bahkan di hadits sekali pun.

Kemudian, kalau anda perhatikan, di antara para "Qur'anist" di sini tidak ada yang ngotot debngan kebenaran pemahamannya apabila hal itu menyangkut tafsir. Yang lebih ditekankan adalah untuk memakai HANYA Al-Qur'an sebagai dasar. Biasanya di sini pertentangannya. Yang menggunakan sumber non-Quran mencari pembenaran penggunaan sumber tersebut melalui tafsir, sementara yang tertulis secara literal di Quran tidak mendukung pembenaran tersebut. Contoh: Al-Hikmah ditafsirkan sebagai sunnah untuk membenarkan penggunaan kitab Hadits yang disebut "sunnah Rasul". Sudah dibahas oleh agan lubeguka dan rehctaw bahwa dari sisi Qur'anist Al-Hikmah tidak bisa/tidak boleh ditafsirkan sebagai sunnah. Satu-satunya alasan Al-Hikmah ditafsirkan sebagai sunnah adalah untuk membenarkan keberadaan kitab Hadits. Coba anda pelajari dan analisa argumen dari kedua belah pihak untuk hal ini. Decide it for yourself.
Discuzz - 05/10/2012 12:15 PM
#4411

Quote:
Original Posted By AntiKemunafikan
mungkin maksudnya dia adalah kualitas pemahaman kita (manusia) terhadap alquran itu bergantung dari kualitas keilmuan kita itu sendiri

jadi tidak pernah ada dikotomi antara alquran vs ilmu pengetahuan, yang ada adalah keselarasan alquran dengan ilmu pengetahuan secara terus menerus

seorang bodoh tidak akan memahami ayat2 alquran dengan baik, malah sebaliknya dia bisa jadi disesatkan alquran melalui egoisme dan kesombongannya

jadi ketika ada orang bicara bahwa suatu ilmu tidak selaras atau bertentangan dengan alquran, atau sebaliknya, sebenarnya yang lebih tepat itu bukan seperti itu, tetapi bahwa [COLOR="Blue"]pemahaman kita terhadap alquran tidak selaras dengan pemahaman terhadap suatu ilmu tersebut
[/COLOR]
kalau diibaratkan adalah keseimbangan antara ilmu dan iman, kita beriman karena berilmu dan kita berilmu karena beriman

ilmu yang dilarang alquran? dalam pandangan saya, ilmu itu seperti pisau, bisa dipakai untuk kebaikan dan keburukan
yang tidak boleh yah penggunaan ilmu untuk hal yang buruk


kalau baca kalimat yang saya merahin di atas,
sepertinya kata kuncinya di kata PEMAHAMAN.

apa itu artinya bahwa ada kemungkinan bahwa pemahaman kita terhadap ayat alquran yang salah. jadi bukan ayat itu yang salah ?
lubeguka - 05/10/2012 12:32 PM
#4412

@kucinkakus

Seolah olah di dalam AlQuran tidak ada perintah berdiri, rukuk, sujud hingga ketika orang yang berhudan hanya kepada Qur'an (Quranist) berdiri, rukuk, sujud itu karena adanya di hadist dan dianggap munafik karena mengikuti hadist.

alqurannya lu ga anggep boy??

apakah mengikuti perintah Allah dalam Qur;an disebut munafik dalam Qur'an?

ini pemikiran yang jungkir balik sekaligus merendahkan perintah dan kata di dalam Qur'an.

ibarat orang disuruh mandi sama orang tuanya dengan tujuan membersihkan badan
orang tua tidak meributkan bagaimana cara dia mandi selama tujuannya tercapai.

dalam hal shalat Allah memerintahkan untuk berdiri, rukuk, sujud dan membaca ayat Allah agar kemudian terhindar dari perbuatan keji dan munkar dan agar hati tentram

lalu manusia ada yang g mengatasnamakan nabi mengatakan berdirinya begini, rukuknya harus begini, sujudnya begini pas rukuk dan sujud jangan baca tasbih ,terbaik yang ada diperintahkan untuk mengatakan dalam Qur'an

jadi kucing kakus sebaiknya jawab dulu pertanyaan ane soal sanad, biar clear
oh iya udah jawab..taklid ya alias ga punya pengetahuan tapi ikut aja?

[2:170] Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?".

[17:36] Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.


Quote:
Original Posted By Discuzz
kalau baca kalimat yang saya merahin di atas,
sepertinya kata kuncinya di kata PEMAHAMAN.

apa itu artinya bahwa ada kemungkinan bahwa pemahaman kita terhadap ayat alquran yang salah. jadi bukan ayat itu yang salah ?


Exactly gan. Manusia dengan mudah mengatakan Quran hanya berisi penjelasan global sementara Allah menegaskan dengan kata Quran itu fushilat/ rinci.
Apa kemudian tolak ukur kebeneran ada di tangan manusia yang menganggap Quran 'hanya penjelasan global'?

anehnya jika soal hadist maka ketika mendoktrinkan ini dari Allah, walau tanpa penjelasan detail dari ulama tersebut (kebanyakan hadist malah ditafsrikan oleh ulama lain tanpa penjelasan detaik dari ulama pengumpul hadist/yang mendoktrinkan) tapi manusia tidak berani mensifatkan "mungkin kata ulama tersebut hanya penjelasan global'?

kata fushilat Allah disifatkan tapi doktrin manusia tentang apa yang Allah katakan dianggap kebenaran absolute dan tidak berani disifatkan ketika itu sudah dikasih lebel sahih. Ini bisa dikatakan bentuk musrik, bahkan lebih kejam, karena doktrin manusia lebih dipentingkan dari kalam Allah yang tegas

mungkin agak melenceng dari soal science, ane bahas dari sisi lain gan Yb


[6:155] Dan Al-Quraan itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat.
lubeguka - 05/10/2012 12:54 PM
#4413

Quote:
Original Posted By jf00112
Gan sudah dijelaskan di atas, shalat tidak dipelajari melalui kitab hadits, tapi secara turun temurun karena tidak pernah putus pelaksanaannya. Yang jadi masalah adalah rukun shalat-nya. Bahkan orang yang percaya kitab hadits pun tidak punya dasar tertulis yang lengkap tentang shalatnya. Saya kasih contoh: oleh mayoritas muslim attahiyat dianggap sebagai rukun shalat, tapi tidak ada dasar hadits-nya. Termasuk pembacaan shalawat terhadap Rasulullah. Tidak ada yang bisa menjawab dengan dalil apakah dalam shalatnya Rasul beliau membaca shalawat bagi dirinya sendiri.
Jadi tidak akurat suatu pernyataan yang menyatakan bahwa shalatnya "ahlus sunnah" adalah sama persis dengan shalatnya Rasul, karena ada rukun-rukun shalat yang tidak ada dalilnya, bahkan di hadits sekali pun.

Kemudian, kalau anda perhatikan, di antara para "Qur'anist" di sini tidak ada yang ngotot debngan kebenaran pemahamannya apabila hal itu menyangkut tafsir. Yang lebih ditekankan adalah untuk memakai HANYA Al-Qur'an sebagai dasar. Biasanya di sini pertentangannya. Yang menggunakan sumber non-Quran mencari pembenaran penggunaan sumber tersebut melalui tafsir, sementara yang tertulis secara literal di Quran tidak mendukung pembenaran tersebut. Contoh: Al-Hikmah ditafsirkan sebagai sunnah untuk membenarkan penggunaan kitab Hadits yang disebut "sunnah Rasul". Sudah dibahas oleh agan lubeguka dan rehctaw bahwa dari sisi Qur'anist Al-Hikmah tidak bisa/tidak boleh ditafsirkan sebagai sunnah. Satu-satunya alasan Al-Hikmah ditafsirkan sebagai sunnah adalah untuk membenarkan keberadaan kitab Hadits. Coba anda pelajari dan analisa argumen dari kedua belah pihak untuk hal ini. Decide it for yourself.


bener gan. kalo kata di dalam Qur'an ditafsirin seenaknya tanpa ada dukungan satupun dari ayat lain secara tersurat maka bisa berantakan Qur'an.

akibatnya ajaran 'islam' dalam Qur'an (yang disampein nabi secara haq) menjadi bias dan bengkok karena ditafsirkan oleh para ahli kitab

[3:98] Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, mengapa kamu ingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha menyaksikan apa yang kamu kerjakan?".

[3:99] Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, mengapa kamu menghalang-halangi dari jalan Allah orang-orang yang telah beriman, kamu menghendakinya menjadi bengkok, padahal kamu menyaksikan?". Allah sekali-kali tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.
kaluak.junior2 - 05/10/2012 01:46 PM
#4414

Quran juga berawal dari sahabat
hadist juga..

nilai nya sama kan?
lubeguka - 05/10/2012 02:49 PM
#4415

Quote:
Original Posted By kaluak.junior2
Quran juga berawal dari sahabat
hadist juga..

nilai nya sama kan?


liat di pejwan gan. Qur'an katanya baru dikitabkan pada masa Abu bakakr dan usman itu hoax untuk menenkankan seolah olah Nabi tidak melakukan tugasnya.....adanya juga di kitab hadist imam persia. Apa agan pikir nabi (pembawa berta) akan meninggalkan Qur'an berceceran sementara menyampaikan dalam bentuk lengkap merupakan tugasnya?

sekarang ente aja deh kalo ditugasin sama bos untuk nyampein berita ke daerah terpencil, sementara yang bisa nerima berita cuma agan (lewat email misalnya, yang lain kagak ngerti) trus bos ente bilang jangan sampe ga disampein ni amanah, apa ente pas pergi dari daerah tersebut ninggalin tuh berita berceceran dimana mana alias ga utuh? apa agan bisa ngadep bos dan dikatakan sebegai pembawa amanat dan sebagai pembawa berita? ga mungkin kan

nah kalo Rasul Dan Nabi yang nyuruh Allah, apa menueurt agan dia ga lakuin? karena memang dalam kitab kitab hadist ada pengulangan kata yang katanya dari abu bakar dan usman "Rasul ALlah tidak melakukannya".."Rasul Allah tidak melakukannya"..ini kan sama saja memakai nama sahabat untuk menjatuhkan (Abu bakar, usman ) Rasul dan Nabi Muhammad.

[5:67] Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.

dipikirin baek baek, mahfum gan?


soal kitab kitab hadist itu katanya berasal dari sahabat baru dikumpulin 200 tahun lebih setelah masa Nabi Muhammad.

jelas nilainya berbeda. Transmisinya juga beda Yb
kaluak.junior2 - 05/10/2012 02:58 PM
#4416

Quote:
Original Posted By lubeguka
liat di pejwan gan. Qur'an katanya baru dikitabkan pada masa Abu bakakr dan usman itu hoax untuk menenkankan seolah olah Nabi tidak melakukan tugasnya.....adanya juga di kitab hadist imam persia. Apa agan pikir nabi (pembawa berta) akan meninggalkan Qur'an berceceran sementara menyampaikan dalam bentuk lengkap merupakan tugasnya?

sekarang ente aja deh kalo ditugasin sama bos untuk nyampein berita ke daerah terpencil, sementara yang bisa nerima berita cuma agan (lewat email misalnya, yang lain kagak ngerti) trus bos ente bilang jangan sampe ga disampein ni amanah, apa ente pas pergi dari daerah tersebut ninggalin tuh berita berceceran dimana mana alias ga utuh? apa agan bisa ngadep bos dan dikatakan sebegai pembawa amanat dan sebagai pembawa berita?

[5:67] Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.

mahfum gan?


soal kitab kitab hadist itu katanya berasal dari sahabat baru dikumpulin 200 tahun lebih setelah masa Nabi Muhammad.

jelas nilainya berbeda. Transmisinya juga beda Yb


logis juga, saya mempertanyakan hadist???
blom sampai menyimpulkan..

katakanlah hadist itu tidak mutlak benar..
tetapi (peluang) akan benar masih terbuka
esensi yg dibawa saat rassul dg sekarang akan mungkin sama
meskipun tidak bernilai (1)

mungkin ada kesalahan ( tetapi ALLAH Maha pengampun)
lolapaloza - 05/10/2012 03:04 PM
#4417

dari dulu saya mau minta diajarin tata cara sholat ma Quranist di sini, tapi cuma ditunjukkin ayatnya aja...
yang berdiri, ruku, dan sujud serta masalah waktu pelaksanaannya....dan saya pun juga tambah bingung?hammer:
coba ane ijin quote lagi...

Quote:
Original Posted By Neshamakh

.....
intinya memang Quranist tidak seragam mengenai pandangan shalat, dalam Quran hanya disebut waktu yang telah dikitabkan, thaharah (wudu), dan 3 gerakan seperti berdiri ruku' sujud. Tidak ada raka'at, kalaupun ada itu hasil tafisran, sehingga pasti akan berbeda dengan pemikiran Quranist lainnya

ada pula yang mengartikan Shalat sebagai komitmen yang tidak berbentuk Ritual. bagaimana menurut anda? bacalah Al-Quran dan ngobrol sendiri dengan Firman Allah \)



Quranist tidak seragam mengenai pandangan >shalat---dengan kata lain sholat berjamaah kemungkinan kecil dilakukan karena ketidak seragaman Quranist itu sendiri...atau malah quranist gak kenal sholat berjamaah?bingungs


tidak ada >raka'at---bingungs , bukannya satu raka'at itu terdiri dari posisi berdiri ruku' sujud bingungs



kalo quranist di sini, pada waktu sholat dan posisi

berdiri, ngapain aja?
ruku', ngapain aja?
sujud, ngapain aja?


berhubung om Neshamakh, post seperti ini
Quote:
Original Posted By Neshamakh

...
ada pula yang mengartikan Shalat sebagai komitmen yang tidak berbentuk Ritual. bagaimana menurut anda? bacalah Al-Quran dan ngobrol sendiri dengan Firman Allah \)


kemungkinan, waktu om Neshamakh sholat, dia tidak berhubungan lagi dengan AL-Quran...dan saya tambah bingung waktu posisi berdiri, ruku, dan sujud ngapain aja....



adakah Quranist di sini yang baik hati ngajarin ane sholat yang baik dan benar?
lubeguka - 05/10/2012 03:05 PM
#4418

Quote:
Original Posted By kaluak.junior2
logis juga, saya mempertanyakan hadist???
blom sampai menyimpulkan..

katakanlah hadist itu tidak mutlak benar..
tetapi (peluang) akan benar masih terbuka
esensi yg dibawa saat rassul dg sekarang akan mungkin sama
meskipun tidak bernilai (1)

mungkin ada kesalahan ( tetapi ALLAH Maha pengampun)


Ya itulah gan, seperti yang dibilang hadist tersebut mengandung unsur bisa benar dan bisa salah. Tapi apa keimanan bisa didasarkan prasangka seperti itu gan? kalo bagi ane itu sama aja judi sama keimanan.

kalo bener ok, tapi kalo salah, konsekuensinya memfitnah Rasul.

Nah apa yang paling bener yang ga ngandung faktor bisa bener bisa salah?

[6:116] Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)

[10:36] Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

bagi ane alih alih soal dosa ane, ini tambah pula kemungkinan memfitnah Nabi dan Rasul Allah... ntar pas rasul dan Nabi Allah jadi saksi pas dihisab mau jawab apa ane? abis dah ane disiksa kalo sampe memfitnah Nabi...jadi ya ane hanya berhudan sama kitab yang disampaikan rasul secara haq aja deh.

[47:2] Dan orang-orang mu'min dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.

kalo agan mau berjudi dengan keimanan ya ga ada yang larang gan toh berjudi bagi kebanyakan manusia dianggap sesuatu yang menyenangkan, kalo menang syukur, kalo kalah ya kalah Yb
lubeguka - 05/10/2012 03:11 PM
#4419

Quote:
Original Posted By lolapaloza
dari dulu saya mau minta diajarin tata cara sholat ma Quranist di sini, tapi cuma ditunjukkin ayatnya aja...
yang berdiri, ruku, dan sujud serta masalah waktu pelaksanaannya....dan saya pun juga tambah bingung?hammer:
coba ane ijin quote lagi...




Quranist tidak seragam mengenai pandangan >shalat---dengan kata lain sholat berjamaah kemungkinan kecil dilakukan karena ketidak seragaman Quranist itu sendiri...atau malah quranist gak kenal sholat berjamaah?bingungs


tidak ada >raka'at---bingungs , bukannya satu raka'at itu terdiri dari posisi berdiri ruku' sujud bingungs



kalo quranist di sini, pada waktu sholat dan posisi

berdiri, ngapain aja?
ruku', ngapain aja?
sujud, ngapain aja?


berhubung om Neshamakh, post seperti ini


kemungkinan, waktu om Neshamakh sholat, dia tidak berhubungan lagi dengan AL-Quran...dan saya tambah bingung waktu posisi berdiri, ruku, dan sujud ngapain aja....



adakah Quranist di sini yang baik hati ngajarin ane sholat yang baik dan benar?


ilangin dulu paradigma shalat yang bener dan baik itu tergantung penilaian manusia, insya Allah kebuka buat agan. Allah ga meributkan gimana cara agan diri, rukuk dan sujud. Cuma diberitahu untuk bersuci sebelum berdiri kepada shalat. Baca AlQur;an pas shalat.

esensi muslim itu bukan menyerahkan diri ke manusia (soal ibadah, iman dst) tapi hanya kepada Allah gan. Jadi kalau ada muslim yang bisa nilai shalat ini benar shalat itu shalat itu namanya bukan muslim tapi sudah mendahului Allah dalam penilaian soal ibadah.

[49:1] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Mulai pelajari Qur;an dnegan niat tulus dan memophon minta dikasih ilmu, insya Allah gan Yb
Judhazt - 05/10/2012 04:11 PM
#4420

Assalamu'alaikum.
Gan ane mau tanya, tentang pertanyaan penting.
Ane lihat ada silsilah Adam sampai Muhammad. Seperti yg di link ini :
http://al-quran.bahagia.us/_q.php?_q=sihab&dft;=&dfa;=&dfi;=&dfq;=&u2;=&ui=1&nba=103

Pertanyaan ane.
1. Benarkah silsilah itu bersumber dari nash yang valid? AlQur'an maupun hadits?

2. Jika benar, bagaimana dengan penemuan fosil manusia modern maupun sisa2 peradaban, yang secara valid menunjukkan bahwa manusia sudah ada di bumi sejak jutaan tahun lalu.

3. Jika tidak benar, darimana sebenarnya sumber silsilah itu? Siapa yang membuatnya?

Mohon dijelaskan gan. Sebab akibat pertentangan antara silsilah itu dan bukti arkeologis, telah banyak muslim yang guncang akidahnya.

Dan sebagian mencoba mengambil jalan tengah bahwa fosil2 manusia modern itu adalah manusia sebelum Adam. Padahal jelas2 itu adalah fosil manusia, bukan mahluk lain. (Ataupun kera purba seperti beberapa fosil2 yang lain). Yang pada akhirnya malah menimbulkan ambigu yang lebih parah.

Terima kasih sebelumnya.
Page 221 of 227 | ‹ First  < 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab