DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab
Total Views: 200033 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 222 of 227 | ‹ First  < 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 > 

lubeguka - 05/10/2012 05:00 PM
#4421

Quote:
Original Posted By Judhazt
Assalamu'alaikum.
Gan ane mau tanya, tentang pertanyaan penting.
Ane lihat ada silsilah Adam sampai Muhammad. Seperti yg di link ini :
http://al-quran.bahagia.us/_q.php?_q=sihab&dft;=&dfa;=&dfi;=&dfq;=&u2;=&ui=1&nba=103

Pertanyaan ane.
1. Benarkah silsilah itu bersumber dari nash yang valid? AlQur'an maupun hadits?


Alaika salam
Dipastikan tidak berdasar Qur'an dan sepanjang saya membaca kitab hadist juga tidak berdasar kitab hadist. Itu hoax yang dicipta cipatakan saja.

Agan lihat timeline history judaism ( aja)ga ada yang bisa membuktikan tahuin brapa Adam hidup Yb

Quote:
2. Jika benar, bagaimana dengan penemuan fosil manusia modern maupun sisa2 peradaban, yang secara valid menunjukkan bahwa manusia sudah ada di bumi sejak jutaan tahun lalu.


timeline yang agan tidak berdasar sama sekali gan, baik itu Qur;an kitab hadist ataupun bukti arkeologis, ada agenda khusus mungkin yang membuatnya, atau bisa saja karangan ulama indonesia berdasrkan alam ghaib kali ya gan Yb

Quote:
3. Jika tidak benar, darimana sebenarnya sumber silsilah itu? Siapa yang membuatnya?


waj kalo ruhut bilang tanyakan sama rumput yang bergoyang gan

Quote:
Mohon dijelaskan gan. Sebab akibat pertentangan antara silsilah itu dan bukti arkeologis, telah banyak muslim yang guncang akidahnya.

Dan sebagian mencoba mengambil jalan tengah bahwa fosil2 manusia modern itu adalah manusia sebelum Adam. Padahal jelas2 itu adalah fosil manusia, bukan mahluk lain. (Ataupun kera purba seperti beberapa fosil2 yang lain). Yang pada akhirnya malah menimbulkan ambigu yang lebih parah.

Terima kasih sebelumnya.


Yang bilang itu benar suruh bawa darimana sumbernya, kalo dari hadist suruh bawa sanad lengkap beserta matan dan referensi dari kitab mana kalaupun ada mka dipastikasn itu bukan berasal dari Nabi. Agan bilangin aja yang ngambil jalan tengah ga baek prasangka terhadap hal ghaib apalagi sumber yang dipakai ga valid Yb

oh iya sama satu lagi yang bikin suruh bawa bukti arkeologis kali ya.

Sementara kalau dari analisa global Qur'an, Adam merupakan manusia pertama. Tapi ada sejenis makhluk sebelum adam yang sama hingga malaikat Allah sempat bertanya kepada Allah ( dalam perspektif malaikat) kenapa diciptakan manusia lagi, sementara bumi sudah dirusakan oleh manusia.

Allah kemudian menegasakan bahwa malaikat ga tahu apa apa soal yang baru diciptakan. Ini mengindikasikan ada makhluk sejenis dimuka bumi namun tidak bisa disebut sebelum jaman adam(manusia)

Ada lagi pandangan bahwa Adam merupakan manusia pertama yang diutus sebagai khalifah Allah, setelah ada suatu ras di muka bumi yang dimusnahkan karena berbuat kerusakan. namun ini perlu dijabarkan lebih lanjut dari yang mengimaninya, ane lebih ke pandangan pertama.




mudah mudahan bisa bantu gan
chicomendez - 05/10/2012 06:33 PM
#4422

hallo kawans,

menurut kawan2 solat fardu itu dilaksanakan 3 x apa 5 x dalam sehari??

bagaimana dengan gerakan sholat? rukuk?sujud? dll?
kaluak.junior2 - 05/10/2012 07:00 PM
#4423

Quote:
Original Posted By lubeguka
Ya itulah gan, seperti yang dibilang hadist tersebut mengandung unsur bisa benar dan bisa salah. Tapi apa keimanan bisa didasarkan prasangka seperti itu gan? kalo bagi ane itu sama aja judi sama keimanan.

kalo bener ok, tapi kalo salah, konsekuensinya memfitnah Rasul.

Nah apa yang paling bener yang ga ngandung faktor bisa bener bisa salah?

[6:116] Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)

[10:36] Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

bagi ane alih alih soal dosa ane, ini tambah pula kemungkinan memfitnah Nabi dan Rasul Allah... ntar pas rasul dan Nabi Allah jadi saksi pas dihisab mau jawab apa ane? abis dah ane disiksa kalo sampe memfitnah Nabi...jadi ya ane hanya berhudan sama kitab yang disampaikan rasul secara haq aja deh.

[47:2] Dan orang-orang mu'min dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.

kalo agan mau berjudi dengan keimanan ya ga ada yang larang gan toh berjudi bagi kebanyakan manusia dianggap sesuatu yang menyenangkan, kalo menang syukur, kalo kalah ya kalah Yb


yg benar mutlak tidak ada dalam ruang waktu ini
semua berpijak pada asumsi..

berapa nilai kebenaran Quran atau hadist? diteliti dulu lebih dalam..
karena itu saya masih mempertanyakan hadist

belum sampai menyimpulkan..

sip tingkiu infonya thumbup:
ummufz - 05/10/2012 07:26 PM
#4424

Quote:
Original Posted By lubeguka
Ya itulah gan, seperti yang dibilang hadist tersebut mengandung unsur bisa benar dan bisa salah. Tapi apa keimanan bisa didasarkan prasangka seperti itu gan? kalo bagi ane itu sama aja judi sama keimanan.

kalo bener ok, tapi kalo salah, konsekuensinya memfitnah Rasul.

Nah apa yang paling bener yang ga ngandung faktor bisa bener bisa salah?

[6:116] Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)

[10:36] Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

bagi ane alih alih soal dosa ane, ini tambah pula kemungkinan memfitnah Nabi dan Rasul Allah... ntar pas rasul dan Nabi Allah jadi saksi pas dihisab mau jawab apa ane? abis dah ane disiksa kalo sampe memfitnah Nabi...jadi ya ane hanya berhudan sama kitab yang disampaikan rasul secara haq aja deh.

[47:2] Dan orang-orang mu'min dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.

kalo agan mau berjudi dengan keimanan ya ga ada yang larang gan toh berjudi bagi kebanyakan manusia dianggap sesuatu yang menyenangkan, kalo menang syukur, kalo kalah ya kalah Yb


udah tebalil balik jalan pikiran ko ...Hadist bisa salah bisa benar.Semua org tau , ga usah ko bilang lagi.MAkanya ada ahli hadist yg mengumpulkan hadist dan mengejar hadist utk di teliti keasliannya.
Nah sekarang kenapa kok yakin kali ko Quran sekarang benar benar asli, sedangkan asal munculnya aja kelen ga punya.Kan hanya ikut ikutan Islam punya Al Quran nah kalian juga nebeng make Al Qurannya Muslim.capedesRiwayat Quran aja kalian ga punya.
jf00112 - 05/10/2012 07:56 PM
#4425

Quote:
Original Posted By ummufz
udah tebalil balik jalan pikiran ko ...Hadist bisa salah bisa benar.Semua org tau , ga usah ko bilang lagi.MAkanya ada ahli hadist yg mengumpulkan hadist dan mengejar hadist utk di teliti keasliannya.
Nah sekarang kenapa kok yakin kali ko Quran sekarang benar benar asli, sedangkan asal munculnya aja kelen ga punya.Kan hanya ikut ikutan Islam punya Al Quran nah kalian juga nebeng make Al Qurannya Muslim.capedesRiwayat Quran aja kalian ga punya.


Yakin karena iman gan. Udah berkali-kali dibahas dan dijawab, apa emang gak baca atau gak ngerti-ngerti (lemah akal)?

Kalo boleh tau hadits mana yang sekarang sedang diteliti keasliannya? Agan punya daftarnya atau report-nya?
ummufz - 05/10/2012 10:14 PM
#4426

Quote:
Original Posted By jf00112
Yakin karena iman gan. Udah berkali-kali dibahas dan dijawab, apa emang gak baca atau gak ngerti-ngerti (lemah akal)?

Kalo boleh tau hadits mana yang sekarang sedang diteliti keasliannya? Agan punya daftarnya atau report-nya?


Pantaslah goblok. Iman babi lu buta.
Tanyain gih sama penyembah nabi, api , lembu , matahari. Pasti karena iman.Yakin mereka yg mereka sembah memberikan manfaat.Sama kali ga otak lu dgn mereka.berdukas

JAdi selama ini lu ga tau kitab hadist udah di pilah pilah, ada kitab shahih dan ada kitab dhaif. capedes
lubeguka - 05/10/2012 11:04 PM
#4427

Quote:
Original Posted By ummufz
Pantaslah goblok. Iman babi lu buta.
Tanyain gih sama penyembah nabi, api , lembu , matahari. Pasti karena iman.Yakin mereka yg mereka sembah memberikan manfaat.Sama kali ga otak lu dgn mereka.berdukas

JAdi selama ini lu ga tau kitab hadist udah di pilah pilah, ada kitab shahih dan ada kitab dhaif. capedes


^ kasian juga ga bisa baca malah menggunakan kata kata kotor.Yb
inikah potret muslimah ahlul sunnah??


kalo ga mampu mending ga usah diskusi disini muufz, daripada ente dosa ngatain orang terus mending ente baca Quran banyak banyak ya Yb

ane cuma bicara hadist yang dicap sahih sama ulama ente. Ato mau bicara ilmu hadist ama ane?
Zarathustra. - 06/10/2012 03:07 PM
#4428

Saya tertinggal jauh lama tidak muncul kesini tapi tampaknya Quranist belum memahami di mana letak kekeliruan mereka. Mereka percaya sejarah yang lebih tua dari Nabi sebagaimana sejarah yang kita pahami. Tapi tradisi yang melekat dalam Islam ternyata dibenarkan oleh hadits yang sahih. Al-Qur'an memang yang utama tapi pengamalannya yang benar adalah contoh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Pengetahuan kita dari tradisi begitu lemah karena tidak tertulis yang menjadi sumber kedua bagi Quranist setelah Al-Qur'an. Kenyataan hadist tertulis dan membenarkan tadisi yang dipercaya Quranist itu maka pada akhirnya sama saja karena Quranist hanya percaya total pada Al-Qur'an dan menolak tradisi dan hadits. Quranist yang masih mengambil sumber lain selain Al-Qur'an bukan lagi penegrtian tentang itu.
lubeguka - 06/10/2012 06:42 PM
#4429

Quote:
Original Posted By Zarathustra.
Saya tertinggal jauh lama tidak muncul kesini tapi tampaknya Quranist belum memahami di mana letak kekeliruan mereka. Mereka percaya sejarah yang lebih tua dari Nabi sebagaimana sejarah yang kita pahami. Tapi tradisi yang melekat dalam Islam ternyata dibenarkan oleh hadits yang sahih. Al-Qur'an memang yang utama tapi pengamalannya yang benar adalah contoh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Pengetahuan kita dari tradisi begitu lemah karena tidak tertulis yang menjadi sumber kedua bagi Quranist setelah Al-Qur'an. Kenyataan hadist tertulis dan membenarkan tadisi yang dipercaya Quranist itu maka pada akhirnya sama saja karena Quranist hanya percaya total pada Al-Qur'an dan menolak tradisi dan hadits. Quranist yang masih mengambil sumber lain selain Al-Qur'an bukan lagi penegrtian tentang itu.


hehe masih aja merajuk, diajakin bedah hadist ente ngilang, bicara kenyataan tapi ga berani bedah hadist ..ck..ck..ck

gini aja gan

kekeliruan?? apakah kebenaran menurut agan menjamin surga sehingga kekeliruan menurut agan pasti neraka??

kekeliruan menurut agan dan menurut kolektif aliran agan tidak pernah mewakili penilaian Allah. Jadi kalau kekeliruan menurut manusia yah pada akhirnya hanya bener bagi manusia itu sendiri.

mahfum ente? kalo udah siap bedah hadist tinggal bilang aja ya gan...jangan merajuk kemana mana..
ato jangan jangan agan pakai avatar zaratustra karena agan mau mengukuhkan ajaran persia yang ada di dalam hadist nih? Yb
jf00112 - 06/10/2012 06:51 PM
#4430

Quote:
Original Posted By Zarathustra.
Saya tertinggal jauh lama tidak muncul kesini tapi tampaknya Quranist belum memahami di mana letak kekeliruan mereka. Mereka percaya sejarah yang lebih tua dari Nabi sebagaimana sejarah yang kita pahami. Tapi tradisi yang melekat dalam Islam ternyata dibenarkan oleh hadits yang sahih. Al-Qur'an memang yang utama tapi pengamalannya yang benar adalah contoh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Pengetahuan kita dari tradisi begitu lemah karena tidak tertulis yang menjadi sumber kedua bagi Quranist setelah Al-Qur'an. Kenyataan hadist tertulis dan membenarkan tadisi yang dipercaya Quranist itu maka pada akhirnya sama saja karena Quranist hanya percaya total pada Al-Qur'an dan menolak tradisi dan hadits. Quranist yang masih mengambil sumber lain selain Al-Qur'an bukan lagi penegrtian tentang itu.


Gan, anda salah paham kayanya. Sumber informasi bisa dari mana saja. Tapi sumber hukum Islam hanya Al-Quran saja. Yang jadi perbedaan di antara kita adalah anda meletakkan dasar hukum sesuatu kepada selain Al-Quran dan menerapkannya sebagai hukum. Sementara mengikuti tradisi adalah hal personal yang boleh-boleh saja diikuti selama tidak bertentangan dengan Quran. Contoh simpelnya: Kalau tradisi kita makan dengan tangan, bukan berarti makan dengan sendok adalah salah. Kalau tradisi kita pakai celana, bukan berarti memakai jubah adalah salah. Anda mengerti bedanya? Mengikuti tradisi tidak berarti menyalahkan orang-orang yang punya tradisi berbeda.

Sementara saat anda menggunakan hadits, anda menggunakannya untuk dasar hukum. Ada hal-hal yang dibenarkan, disalahkan, dimuliakan,dinistakan dan anda ikuti selayaknya hukum setara Al-Qur'an. Silakan nilai sendiri bedanya kalau anda mampu melihat dengan objektif.
Zarathustra. - 09/10/2012 04:32 PM
#4431

Quote:
Original Posted By lubeguka
hehe masih aja merajuk, diajakin bedah hadist ente ngilang, bicara kenyataan tapi ga berani bedah hadist ..ck..ck..ck

gini aja gan

kekeliruan?? apakah kebenaran menurut agan menjamin surga sehingga kekeliruan menurut agan pasti neraka??

kekeliruan menurut agan dan menurut kolektif aliran agan tidak pernah mewakili penilaian Allah. Jadi kalau kekeliruan menurut manusia yah pada akhirnya hanya bener bagi manusia itu sendiri.

mahfum ente? kalo udah siap bedah hadist tinggal bilang aja ya gan...jangan merajuk kemana mana..
ato jangan jangan agan pakai avatar zaratustra karena agan mau mengukuhkan ajaran persia yang ada di dalam hadist nih? Yb

Apakah anda sudah bedah Al-Qur'an untuk menemukan ketentuan ibadah yang tidak diatur di dalamnya tetapi diatur dalam hadits? Apakah anda telah membedah tradisi yang anda percayai akan tetapi ternyata diatur dan diakui dalam hadits?
Quote:
Original Posted By jf00112
Gan, anda salah paham kayanya. Sumber informasi bisa dari mana saja. Tapi sumber hukum Islam hanya Al-Quran saja. Yang jadi perbedaan di antara kita adalah anda meletakkan dasar hukum sesuatu kepada selain Al-Quran dan menerapkannya sebagai hukum. Sementara mengikuti tradisi adalah hal personal yang boleh-boleh saja diikuti selama tidak bertentangan dengan Quran. Contoh simpelnya: Kalau tradisi kita makan dengan tangan, bukan berarti makan dengan sendok adalah salah. Kalau tradisi kita pakai celana, bukan berarti memakai jubah adalah salah. Anda mengerti bedanya? Mengikuti tradisi tidak berarti menyalahkan orang-orang yang punya tradisi berbeda.

Sementara saat anda menggunakan hadits, anda menggunakannya untuk dasar hukum. Ada hal-hal yang dibenarkan, disalahkan, dimuliakan,dinistakan dan anda ikuti selayaknya hukum setara Al-Qur'an. Silakan nilai sendiri bedanya kalau anda mampu melihat dengan objektif.


Yang di bold tulisan anda di atas. Bagaimana jika tradisi itu ternyata ada di hadits apakah boleh-boleh saja mengikuti hadits itu ataukah tidak percaya? Ini masalahnya. Anda tidak memahami bagaimana mengikuti ini dan itu tapi jika sesuatu yang ini dan itu diatur di hadits berarti tidak ada salahnya untuk diikuti.
Zarathustra. - 09/10/2012 04:47 PM
#4432

Apakah salah sebagai sesama umat Islam saya hanya menyampaikan kebaikan untuk kembali kepada ajaran Islam yang mengikuti Al-Qur'an dan hadits? Tolong jangan menganggap semua argumen saya di sini sebagai sebuah bentuk yang menantang orang lain. Saya hanya menyampaikan kebaikan.
Discuzz - 09/10/2012 06:57 PM
#4433

apakah mayoritas islam di indonesia itu adalah yang quaranist ?
kamuflase97 - 10/10/2012 08:38 AM
#4434

Quote:
Original Posted By Discuzz
apakah mayoritas islam di indonesia itu adalah yang quaranist ?


tidak, quranist itu minoritas.

nanya dong, gimana tafsiran quranist ttg ayat ini ?

Spoiler for ayat
Barang siapa yang tidak berhukum dengan hukum yang diturunkan Allah, maka mereka adalah orang-orang kafir. (Al-Maidah: 44)
AntiKemunafikan - 10/10/2012 09:16 AM
#4435

Quote:
Original Posted By Zarathustra.
Apakah salah sebagai sesama umat Islam saya hanya menyampaikan kebaikan untuk kembali kepada ajaran Islam yang mengikuti Al-Qur'an dan hadits? Tolong jangan menganggap semua argumen saya di sini sebagai sebuah bentuk yang menantang orang lain. Saya hanya menyampaikan kebaikan.


maksud elo, kita harus selalu mengikuti hadits yang dianggap sahih oleh bukhari atau muslim atau ulama2 lain gitu?

meskipun kita tahu isinya tidak logis, atau bertentangan bahkan dengan semangat dan isi alquran?

Quote:
Original Posted By Discuzz
apakah mayoritas islam di indonesia itu adalah yang quaranist ?


secara ucapan bisa dibilang non quranist karena semuanya akan berkata mengikuti alquran dan assunnah

tapi secara praktik sebenarnya muslim indo itu lebih mirip quranist karena tidak begitu peduli dengan kehadiran hadits2 bahkan yang dianggap sahih

perbedaan dalam pelaksaan ibadah dianggap biasa2 saja, ini dapat dilihat dari berkembangnya berbagai aliran2 islam di indonesia secara bebas atau jadwal puasa dan lebaran yang berbeda2 dan tidak ada masalah

tapi semuanya memang berubah ketika negara api menyerang (baca aliran misionaris aramco) D

Quote:
Original Posted By kamuflase97
tidak, quranist itu minoritas.

nanya dong, gimana tafsiran quranist ttg ayat ini ?

Spoiler for ayat
Barang siapa yang tidak berhukum dengan hukum yang diturunkan Allah, maka mereka adalah orang-orang kafir. (Al-Maidah: 44)


saya bisa menjelaskan, tapi panjang, tapi akan saya berikan kesimpulan sederhana

ayat tersebut adalah ayat senjata makan tuan bagi kelompok munafik dan tukang takfir

intinya jangan main potong ayat alquran, kalau tidak mau itu ayat balik menggigitmu
kamuflase97 - 10/10/2012 09:48 AM
#4436

Quote:
Original Posted By AntiKemunafikan



saya bisa menjelaskan, tapi panjang, tapi akan saya berikan kesimpulan sederhana

ayat tersebut adalah ayat senjata makan tuan bagi kelompok munafik dan tukang takfir

intinya jangan main potong ayat alquran, kalau tidak mau itu ayat balik menggigitmu


would you elaborate more ?
rehctaw - 10/10/2012 10:44 AM
#4437

Quote:
Original Posted By kamuflase97
would you elaborate more ?


Salam

Tolong dibaca baca jawaban sebelumnya yang berkaitan. Terdapat banyak link disitu yang ke berkaitan (di kaskus juga).

Intinya itu ayat penegasan bahwa harus berhukum kepada kitab Allah (dalam hal ini AlQur;an buat umant Nabi muhammad) agar tidak dikatakan fasik, zalim. Ini berarti tidak ada ruang untuk berhukum kepada kitab kitab lain setelah Qur'an. Ayat yang tegas dan keras untuk membedakan mana yang benar dan mana yang tidak benar.


Mudah mudahan bisa membantu.
Terimakasih
WiCk - 10/10/2012 10:55 AM
#4438

untuk agan-agan quranist, ane mau tanya dikit donk
hukum memelihara anjing yang katanya beberapa ulama haram hukumnya apabila digunakan untuk selain penjaga ternak, kebun, dan penjaga lainnya
kalo di al-qur'an sebenernya gmn ya ?
padahal kita semua tahu kok anjing itu banyak manfaatnya daripada mudaratnya D
jf00112 - 10/10/2012 11:47 AM
#4439

Quote:
Original Posted By Zarathustra.


Yang di bold tulisan anda di atas. Bagaimana jika tradisi itu ternyata ada di hadits apakah boleh-boleh saja mengikuti hadits itu ataukah tidak percaya? Ini masalahnya. Anda tidak memahami bagaimana mengikuti ini dan itu tapi jika sesuatu yang ini dan itu diatur di hadits berarti tidak ada salahnya untuk diikuti.


Tradisi selama tidak bertentangan dengan Qur'an silakan diikuti sebagai tradisi, bukan sebagai sumber hukum. Masalah ada di hadits atau tidak tidaklah relevan.

Bahkan banyak hal-hal yang sesuai dengan Qur'an di banyak tradisi di berbagai kultur atau bahkan kitab-kitab lain, tidak ada salahnya diikuti selama sejalan dengan Qur'an.

Inilah masalahnya Gan.
Anda menganggap kitab hadits sebagai kitab yang memiliki otoritas hukum Islam.
Sedangkan saya melihat kitab hadits sama seperti saya melihat buku2 lain selain Qur'an.
Ada hal-hal bagus dan berguna dari buku-buku tersebut, tapi tidak satu pun dari buku-buku tersebut punya otoritas dalam menentukan perkara-perkara dunia akhirat kita., karena isinya belum tentu benar dan harus diuji.

Mungkin supaya diskusi kita bisa maju, saya ingin minta satu contoh dari anda kalau anda tidak keberatan.
Tolong berikan contoh suatu perintah/larangan yang ada di hadits tapi tidak bisa ditemukan di dalam Al-Qur'an, tetapi sejalan dengan apa yang tertulis dalam Qur'an.
DanialSyaflq - 10/10/2012 12:28 PM
#4440

Alqur'an itu kalamullah atau makhluk?

Alqur'an itu perkataan allah yg disampaikan via rasulullah saja atau ada juga perkataan rasul pribadi?

alhadist menurut qur'anist tidak terjamin datang dari rasul..
sedangkan Alqur'an pasti terjamin..

apa hal yg paling mendasar hingga kita harus mempercayai alqur'an saja tanpa hadits..

patokannya apa, coba beberkan dengan sejarah mungkin, atau bukti lainnya..
kenapa harus percaya salah satunya dgn meninggalkan yang lain..
Page 222 of 227 | ‹ First  < 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 > 
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab