Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Segerombolan Cerita Sakit Hati
Total Views: 2373 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 5 |  1 2 3 4 5 > 

robb_llee - 01/02/2012 03:35 PM
#1
Segerombolan Cerita Sakit Hati
"Bunuh Aku"

karna cintaku pada Indonesia, aku akan terus mengkritik pemerintah
dan karna sayangku pada negeri ini, aku tidak akan pernah memuji penguasa
jika,.., manakala,.., aku telah berhenti mengkritik pemerintah, dan aku telah mulai memuja penguasa, maka..
ulangi..
sekali lagi..
Bunuh Aku
robb_llee - 01/02/2012 03:40 PM
#2

"Pak Raden (2009-2014)"

tubuhku besar.., wa..ha..ha..
tampangku keren.., wa..ha..ha..
namaku beken.., wa..ha..ha..
tapi mereka menuduh gerakanku mulai lamban
padahal aku'kan harus berhitung untung ruginya buatku dan keluargaku
Ginrammer - 01/02/2012 04:51 PM
#3

kumpulan sakit hati dari para penyendiri.
tertuang kisah disini penuh dendam dan ambisi.
tak bisakah hanya sekedar bersabar ?
menunggu mati tanpa senyum tanpa duka.
hidup biasa seperti biasa.
mati pun sepertinya akan biasa.
mari sini kawanku,
tenanglah,
peluk aku dan takkan kubilang kau pria homo.
robb_llee - 01/02/2012 06:53 PM
#4

"Oh,..Ibu"

kulihat perempuan tua itu sedang dianiaya sekelompok massa
ada yang menendang, ada yang menjambak, ada yang memukul, ada yang mencubit, ada yang membacok, dan ada pula yang cuma memaki dan colek-colek saja
oh,.., tidak, perempuan itu sedang dikeroyok anaknya sendiri
sementara anak-anaknya yang masih kecil-kecil tergeletak bergelimpangan di pinggir jalan
ada yang menangis, ada yang mengharapkan air susu ibu, ada yang bingung, dan ada juga yang sudah tidak bernyawa dihabisi saudaranya sendiri
dan, oh,.. tidak, dia ibuku
Ginrammer - 01/02/2012 08:36 PM
#5

terima kasih memang kepada ibu.
kita manusia-manusia selangkangannya.
juga terima kasih pada ayah,
kita semua dari air liur "burung"nya.
terima kasih pada tuhan,
kita bisa ada dari hal paling tabu dianggap manusia.
mayway48 - 02/02/2012 01:15 AM
#6

ane ga ngerti ni maksud ni threet gan????? bingung
robb_llee - 02/02/2012 01:48 PM
#7

"Hikayat Dua Bersaudara"

aku yang paling benar, karna aku selalu taat pada perintah ayah
aku yang lebih benar, karna aku selalu tunduk pada aturan bapak
tapi aku yang lebih besar, sehingga engkau harus tunduk padaku
makanya aku yang lebih kecil, seharusnya engkau melindungiku
lancang engkau..., bak.., bik.., buk..
hanya itukah kemampuanmu?, besar menghakimi yang kecil?
sementara..
orangtua di atas rumah hanya geleng-geleng kepala
robb_llee - 02/02/2012 05:04 PM
#8

"Namaku Prihatin"

maaf, nama saya prihatin
lahir, tapi tak dipelihara
tidak mendapatkan warisan yang sama dengan saudaraku
sekali lagi, aku,.., prihatin
melihat mereka berebut sepotong kue pemberian mama
rakus sekali hingga tak bersisa
tadi udah kusebutkan blom ya?.., namaku prihatin
Ginrammer - 02/02/2012 05:58 PM
#9

merdeka dalam bisu.
lalu kau hanya bisa diam.
tak banyak tingkah wahai kau anak alam.
hidup biasa tanpa banyak kata.
melawan musuhnya dengan tatapan mata dan sumparah serapah.
kuucapkan kau selamat jalan untuk hidupmu yang kelam.
robb_llee - 03/02/2012 03:34 PM
#10

"Cacat Di Rumah Sendiri"

aku memang dilahirkan beda
tidak punya hak yang sama
walau ada teman-temanku yang bisa berjalan
tapi tetap saja tidak mampu berlari
pernah kucoba melangkah lebih maju
baru saja berdiri, udah didudukan lagi
terimakasih untuk bapak buta yang menaikan derajatku
walau kembali harus bersedih karna beliau telah pergi
tunggu aku ya,.. mungkin ngak berapa lama lagi
atau,.. ada yang mau menggandeng tanganku?
robb_llee - 05/02/2012 09:52 PM
#11

"semang"

maafkan aku yang pernah melupakanmu
maafkan aku yg pernah sangat membencimu
hati ini pernah buta
oleh egoisme kemudahan semata
oh, engkau begitu tua sudah
maafkan atas hari-hari kelam yang lalu
tanpamu, tiadaku
lihat bunga yang kau rangkai begitu indah
sendiri engkau juga manusiawi
teringat hati ini perih
ampuni aku, ampuni aku
robb_llee - 06/02/2012 01:08 AM
#12

"Merah Putih"

masih percayakah pada warna ini?
ada yang menghormat setengah hati
ada yang sibuk sendiri
ada yang menghindar, berteduh, dengan alasan ngak sehati
malah ada yang memarahi anaknya yang berdiri di bawah terik warna merah putih
oh engkau, lusuh benar warnamu
setetes demi setetes, pigmen itu luntur
mereka lupa sudah tempat berdiri
mereka lupa sudah, saat engkau mengumpulkan serpihan ketakutan, menjadikan panggilan kekuatan
merah putih, tragis benar kalau engkau sampai mati
sandigazerock87 - 06/02/2012 04:13 AM
#13

robb_llee - 06/02/2012 10:41 PM
#14

"Pa'Tua Kulit Hitam"

mengais emas di luka menganga
harta kami yang punya, tapi kami babunya
oh,.. harga diri ini kami bayar segelas martini
lupalah kepahitan hidup sepanjang hayat
satu-satunya kebodohan yang dipelihara dan direstui
tapi biarlah,.. esok'ku akan sadar lagi
robb_llee - 08/02/2012 02:00 AM
#15

"Ambigu"

apa itu kebenaran?
benar menurut keinginan kebanyakan
atau benar yang bercerita tentang kebaikan
apa pula itu keadilan?
adil menuruti kemauan yang punya
atau adil yang tidak punya mata, semua sama rata
nah, yang paling susah itu kesetanan?
setan itu buruk rupa dengan tanduk di kepala
atau yang setiap saat membaca doa, sementara hati berisi amarah dan meletup-letup sumpah serapah
robb_llee - 08/02/2012 11:39 PM
#16

"Aku Ingin Pulang"

ibu,.. aku pulang
lelah jiwa raga mengarungi hidup yang kau beri
ku pulang untuk tidur bu
jangan bangunin aku ya
ku letih melihat ketimpangan disana-sini
ku tak sanggup lagi mendengar jerit tangis mereka yang tersakiti
bau busuk ini mengganggu penciumanku
sungguh hampa perasaan anakmu
aku,.., yang tercipta,.., untuk berdosa
robb_llee - 09/02/2012 02:01 AM
#17

"Spiritualisme"

yang seharusnya membuat hidup lebih indah
yang seharusnya menjadikan kita lebih manusia
yang seharusnya mendekatkan kita pada'Nya
mengapa harus menjadi sumber bencana
mengapa kita menjadi terpecah belah
mengapa ku merasa kita semakin jauh dari'Nya
jika hanya untuk mengkotak-kotak-an manusia, salahkah aku mengaku tidak beragama?
robb_llee - 09/02/2012 10:56 PM
#18

"Naik Onta Keliling Kota"

awas,.., yang mulia mau lewat
yang naik kuda, minggir
yang naik kebo, ke pinggir
apalagi yang naik celeng, ayo,.., menyingkir
sang kaisar baginda, naik onta keliling kota
robb_llee - 09/02/2012 10:57 PM
#19

"Angelina"

lupa sudah kau janjimu dahulu
abdikan hidupmu buat kaum-mu
suara-suara ini kau khianati
kecantikan berbalur misteri kegelapan
semoga yang di atas mau mengampuni
robb_llee - 09/02/2012 11:56 PM
#20

"Berburu Babi"

kumpulan semua kesalahan, kita tumpahkan pada kaumnya
jangan ada kata ampunan, mereka patut kita dosa'kan
gelap terang kita yang punya, kita bisa atur punya
yang penting amarah dan benci tersalurkan
habis siklus ini, kita tobat lagi
Page 1 of 5 |  1 2 3 4 5 > 
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Segerombolan Cerita Sakit Hati