BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > All About Anthony De Mello dan Bukunya
Total Views: 2834 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 17 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

Minibalanar - 05/02/2012 03:24 PM
#1
All About Anthony De Mello dan Bukunya
All About Anthony De Mello dan Bukunya

Anthony de Mello (lahir 4 September 1931, Bombay, India - wafat 2 Juni 1987, New York, Amerika Serikat) adalah seorang imam Yesuit dan psikoterapis yang terkenal luas karena buku-bukunya mengenai spiritualitas.

Ia mengadakan banyak retret rohani dan dianggap bagi sebagian pihak sebagai seorang pembicara publik yang piawai. Beliau seorang pengembara rohani yang tak terikat oleh batas-batas tradisi keagamaan. Ia mengunjungi banyak negara untuk belajar dan kemudian mengajar, terutama di Spanyol dan Amerika Serikat.

Ajaran beliau mengarahkan kita agar "HIDUP DENGAN SADAR", memahami bahwa kesejatian kita jauh lebih besar daripada gambaran diri kita, serta tidak terikat dalam suatu sistem ideologi atau agama. Kitab Suci seperti hari Sabat adalah "untuk manusia". Bukan manusia untuk Kitab Suci.

Ajaran Beliau:
"Jika engkau harus memilih antara suara hati yang penuh belas kasih dan tuntutan ideologi, tolaklah ideologi tanpa ragu-ragu. "Belas kasih tidak bersifat Ideologis"

De Mello mendirikan sebuah pusat doa di India. Ia meninggal secara mendadak pada tahun 1987. Karya-karyanya masih dicerak hingga hari ini dan tulisan-tulisan lainnya diterbitkan setelah kematiannya.

Pada tahun 1998, beberapa opininya dikutuk oleh Kongregasi untuk Doktrin Keimanan. Kardinal Joseph Ratzinger, yang nantinya menjadi Paus Benediktus XVI, menulis bagi kongregasi ini:

"Namun telah terlihat di kalimat-kalimat tertentu dalam karya-karya awalnya dan, dalam jumlah yang lebih besar, dalam terbitan-terbitan selanjutnya, orang bisa memperhatikan sebuah sikap yang menjauhi secara progresif dari isi-isi penting iman Kristiani ... Berdasarkan laporan saat ini, dengan tujuan untuk melindungi kebaikan umat Kristiani, kongregasi ini menyatakan bahwa posisi-posisi yang disebutkan di atas sebagai hal-hal yang tidak sejalan dengan iman Katolik dan bisa menyebabkan kerusakan (iman) yang parah."

Paradigmanya yang cukup kontroversial bagi dogma Katolik sebagian besar karena kebanyakan idenya terpengaruh oleh Ajahn Chah - yang, banyak orang menyebutkan, seperti guru baginya. Terlepas dari kutukan pihak Gereja, karya-karyanya tetap sangat terkenal terutama bagi mereka yang tertarik oada Spiritualitas Ignasian.

Beberapa edisi dari buku-bukunya semenjak itu telah diselipkan peringatan: 'Buku-buku Romo Anthony de Mello ditulis dalam sebuah konteks multi-religius untuk membantu pengikut agama lainnya, kaum agnostik dan ateis dalam usaha pencarian spiritual mereka, dan buku-buku ini tidak dimaksudkan oleh penulis sebagai buku panduan umat Katolik dalam doktrin maupun dogma Kristen.'

Walaupun demikian, tulisan-tulisannya tetap tersedia di beberapa toko-toko buku Katolik.

Karya-karya Anthony de Mello yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia diantaranya:
- Awareness
- Burung Berkicau - Song of the Bird
- Berbasa Basi Sejenak 1 & 2
- One Minute Nonsense
- Dipanggil untuk mencinta - Call To Love
- Hidup Di Hadirat Allah - Contact with God, Retreat Conferences
- Doa Sang Katak 1& 2 - The Prayer OF The Frog 1 & 2
- Sejanak Bijak
- Sadhana
- Sumber Air Hidup

--

Disini akan di isi dengan Buku-buku beliau beserta isinya, akan di update (kalau bisa setiap hari) secara rutin

Selamat Menikmati

shakehand2
Minibalanar - 05/02/2012 05:55 PM
#2

Minibalanar - 05/02/2012 06:21 PM
#3

KASAR ATAU HALUS

"Mengapa banyak orang tidak mendapat pencerahan?"

"Karena bukan kebenaran yang mereka cari, tetapi apa yang
menyenangkan mereka," kata Sang Guru.

Ia menunjukkannya dengan cerita tentang seorang Sufi:

Karena butuh uang, seorang pria bermaksud menjual karpet
kasar di jalan. Orang pertama yang ia tawari berkata, "Ini
adalah karpet kasar dan sangat kumal." Ia pun membelinya
dengan sangat murah.

Semenit kemudian pembeli itu berkata kepada orang lain yang
kebetulan lewat, "Ini karpet halus, sehalus sutra, Pak;
tiada bandingnya."

Kata seorang Sufi yang menyaksikan kejadian itu, "Pak,
masukkan saya ke dalam kotak sulapmu yang dapat mengubah
karpet kasar menjadi karpet halus, kerikil menjadi batu
berharga."

Tambah Sang Guru, "Kotak sulap itu tentu saja bernama
kepentingan diri: alat yang paling efektif di dunia untuk
mengubah kebenaran menjadi tipuan."
Minibalanar - 05/02/2012 06:22 PM
#4

POLITIK DAN SPIRITUALITAS

"Saya pikir, spiritualitas itu tidak ada sangkut-pautnya
dengan politik," kata seorang murid yang terkejut ketika
mengetahui kegiatan-kegiatan politik Sang Guru.

"Itu karena kamu tidak tahu apa-apa tentang spiritualitas,"
jawab Sang Guru.

Pada hari lain, Sang Guru memanggilnya kembali dan berkata,
"Kamu pun tidak tahu apa-apa tentang politik."
Minibalanar - 06/02/2012 08:10 AM
#5

CINTA TANPA PAMRIH

"Adakah cinta tanpa pamrih?" tanya seseorang.

Sang Guru menjawab:

Pak Anu berdiri cemas ketika para malaikat surga memeriksa
catatan hidupnya. Akhirnya, Malaikat Pencatat berkata, "Mana
mungkin?! Belum pernah ada yang seperti ini! Selama hidupmu
kamu belum pernah melakukan dosa ringan apa pun ... yang
lebih kecil dari dosa ringan pun tidak.

Segala hal yang kamu
lakukan adalah perbuatan kasih dan kebaikan semata. Nah,
dalam kategori mana kami dapat memperbolehkan kamu masuk
surga? Tidak bisa sebagai malaikat, karena kamu bukan
malaikat.

Tidak bisa sebagai manusia, karena kamu tidak
punya satu kelemahan. Begini saja, kami akan mengirim kamu
kembali ke bumi selama sehari, sehingga kamu dapat melakukan
sekurang-kurangnya satu dosa.

Lalu kembalilah kepada kami
sebagai manusia." Pak Anu yang tidak berdosa namun malang
itu terdampar di sudut kotanya, sedih dan bingung karena
diharuskan menyimpang sekurang-kurangnya satu langkah kecil
dari jalan hidup yang benar. Satu jam berlalu. Kemudian dua
jam. Lalu tiga jam berlalu.

Pak Anu masih termangu tak
berdaya, bingung apa yang harus ia lakukan. Maka ketika
seorang perempuan bertubuh padat memberikan kerdipan
padanya, ia menanggapinya tanpa pikir panjang lagi.

Perempuan itu tidak muda dan tidak cantik, tetapi ia adalah
paspor ke surga. Maka, Pak Anu tidur dengannya malam itu.
Ketika fajar menyingsing, Pak Anu melihat jamnya. Ia harus
cepat-cepat. Setengah jam lagi ia akan dibawa ke surga.

Ketika ia sedang mengenakan pakaiannya, ia mendadak tertegun
karena perempuan tua itu memanggilnya dari tempat tidurnya,
"Oh ... sayangku, Pak Anu, betapa baiknya yang telah engkau
lakukan padaku malam ini."
Minibalanar - 06/02/2012 08:14 AM
#6

BUKAN REVOLUSI

Yang dikeluhkan Sang Guru terhadap kebanyakan aktivis sosial
adalah ini: yang mereka perjuangkan adalah pembaruan, bukan
revolusi.

Katanya, "Suatu ketika ada seorang raja yang sangat
bijaksana dan baik hati. Pada suatu ketika ia tahu bahwa ada
sejumlah orang yang tak bersalah ternyata dikurung di dalam
penjara negaranya. Maka, ia memerintahkan supaya dibangun
sebuah penjara lain yang lebih nyaman untuk orang-orang yang
tak bersalah itu."
bluecherish2001 - 06/02/2012 03:07 PM
#7

saya pernah baca yang Burung Berkicau...
bagus..
nanti saya quote deh ya story yang paling sreg menurut saya.. \)
Minibalanar - 07/02/2012 06:50 AM
#8

PENJELMAAN ALLAH

Ada seorang murid yang sangat memuja Sang Guru, bahkan
memandangnya sebagai penjelmaan Allah.

"Katakan kepada saya, O... Sang Guru," katanya, "mengapa
Sang Guru datang ke dunia ini?"

"Untuk mengajar orang-orang bodoh seperti kamu, agar tidak
lagi menyia-nyiakan waktu untuk menyembah para Guru," jawab
Sang Guru.
Minibalanar - 07/02/2012 06:51 AM
#9

BULAN DAN JARI

Sang Guru bertekad untuk menghancurkan secara sistematis
setiap doktrin, kepercayaan, dan konsep tentang yang ilahi,
karena hal-hal yang semula dimaksudkan sebagai petunjuk ini
sekarang malah dianggap sebagai penjelasan.

Ia suka mengutip kata-kata bijak dari Timur:

"Bila orang bijak menunjuk bulan, yang dilihat orang bodoh
adalah jari."
Minibalanar - 07/02/2012 06:52 AM
#10

AGAMA DAN JARI

"Kepercayaan agama," kata Sang Guru, "bukanlah pernyataan
akan Realitas, tetapi sebuah petunjuk, yang mengarahkan pada
sesuatu yang tetap merupakan suatu misteri. Misteri itu
melampaui pemahaman akal budi manusia. Pendeknya,
kepercayaan agama hanyalah sebuah jari yang menunjuk pada
bulan.

Beberapa orang beragama tidak pernah beranjak lebih jauh
dari mengamati jari belaka.

Yang lain malah asyik mengisapnya.

Yang lain lagi menggunakan jari untuk mengucek mata. Inilah
orang-orang fanatik yang telah dibutakan oleh agama.

Sangat jarang penganut agama yang cukup mengambil jarak dari
jari mereka untuk dapat melihat apa yang ditunjuk. Mereka
inilah yang, karena melampaui kepercayaan mereka, justru
dianggap sebagai penghujat."
Minibalanar - 08/02/2012 07:03 AM
#11

PERDEBATAN

Sang Guru tak mau berdebat dengan siapa pun, karena ia tahu
bahwa yang dicari oleh "pendebat" adalah pembenaran atas
keyakinannya, bukan Kebenaran.

Suatu ketika Sang Guru menunjukkan kepada mereka nilai
sebuah perdebatan:

"Sepotong roti bermentega jatuh. Yang bermentega di sisi
atas atau bawah?"

"Tentu saja, sisi yang bermentega di bagian bawah."

"Tidak, sisi yang bermentega di atas."

"Ayo kita uji."

Sepotong roti diolesi mentega lalu dilempar ke atas. Jatuh.
Sisi yang bermentega berada di atas!

"Saya menang."

"Hanya karena saya membuat satu kesalahan."

"Kesalahan apa?"

"Saya mengoleskan mentega pada sisi yang salah."
Minibalanar - 08/02/2012 07:04 AM
#12

LAGI-LAGI JARI

Suatu malam Sang Guru membawa murid-muridnya ke alam
terbuka. Langit penuh bintang. Sambil menunjuk ke arah
bintang-bintang, ia melihat ke arah para murid dan berkata,
"Nah, setiap orang pusatkan perhatian pada jari telunjukku."

Mereka pun menangkap maksudnya.
Minibalanar - 09/02/2012 06:57 AM
#13

HAKIKAT MISTIK

Ketika penguasa kerajaan tetangga mengutarakan
maksudnya untuk mengunjungi pertapaan, setiap orang
bergembira. Hanya Sang Gurulah yang biasa-biasa saja.

Sang Raja diantar ke hadapan Sang Guru. Ia menunduk
ramah dan berkata, "Saya percaya bahwa Anda telah
mencapai kesempurnaan mistik. Itu sebabnya saya datang
untuk bertanya tentang hakikat mistik."

"Mengapa?" tanya Sang Guru.

"Saya ingin mendalami hakikat keberadaan kita sehingga
saya mampu mengendalikan keberadaan saya sendiri dan
rakyat saya, serta membawa bangsa ini ke dalam
keselarasan. "

"Baik," kata Sang Guru, "tetapi saya harus
memperingatkan Anda bahwa ketika sudah melangkah cukup
jauh, Anda akan menemukan bahwa keselarasan yang Anda
cari itu tidak dicapai melalui pengendalian, melainkan
melalui penyerahan."
Minibalanar - 09/02/2012 06:58 AM
#14

DOSA TERBESAR

Tanya seorang pengkhotbah yang menganggap dirinya
saleh, "Dalam penilaian Anda, apa dosa terbesar di
dunia ini?"

"Menilai orang lain sebagai pendosa," jawab Sang Guru.
Minibalanar - 09/02/2012 06:59 AM
#15

KRISTUS JAWABAN?

Suatu ketika Sang Guru melihat sejumlah besar orang
yang berkumpul di gerbang biara sambil menyanyikan
himne dan memegang poster yang ditulisi: Christ is the
answer 'Kristuslah jawabannya.'

Ia berjalan dan bertanya pada orang yang tampak muram,
yang memegang poster itu, "Ya, apa sih pertanyaannya?"

Sejenak orang itu kaget, tetapi dengan segera menjawab,
"Kristus bukan jawaban terhadap sebuah pertanyaan,
tetapi jawaban terhadap masalah-masalah kita."

"Kalau begitu, apa masalahnya?"

Kemudian Sang Guru berkata kepada para murid, "Jika
memang Kristuslah jawabannya, maka inilah yang dimaksud
oleh Kristus: pemahaman yang jernih tentang siapa yang
menciptakan masalah dan bagaimana."
Minibalanar - 10/02/2012 09:03 AM
#16

BAHASA ILAHI

Sewaktu mendengar Sang Guru mengidungkan ayat-ayat Sanskrit
dengan merdu, seorang ahli bahasa Sanskrit sangat terpikat.
Lalu ia berkata, "Saya mengetahui bahwa tak ada bahasa di
bumi ini seindah bahasa Sanskrit untuk mengungkapkan hal-hal
yang ilahi."

"Jangan bodoh," kata Sang Guru. "Bahasa yang ilahi bukan
Sanskrit. Bahasanya adalah Keheningan."
Minibalanar - 10/02/2012 09:04 AM
#17

MENCELA DIRI

Sang Guru merasa geli atas jenis pencelaan diri palsu yang
dimaksudkan sebagai kerendahan hati. Ia menceritakan
perumpamaan ini kepada para murid:

Dua orang pergi ke sebuah gereja untuk berdoa. Mereka itu
seorang imam dan seorang koster. Imam itu mulai menepuk dada
dan memohon, "Tuhan, saya adalah orang yang paling rendah.
Saya tidak pantas menerima rahmat-Mu! Saya hampa, bukan
apa-apa, kasihanilah saya."

Tidak jauh dari imam itu sang koster juga menepuk dada dan
memohon, "Kasihanilah saya, ya Tuhan. Saya adalah seorang
pendosa, bukan apa-apa."

Imam itu menoleh dengan angkuh. "Ha!" katanya. "Lihat siapa
itu yang berani-beraninya menyatakan dirinya bukan apa-apa!"
Minibalanar - 13/02/2012 10:41 AM
#18

PENGARUH SPIRITUALITAS

"Sebutkan satu pengaruh praktis dan nyata dari
spiritualitas," kata seorang skeptis yang siap berdebat.

"Salah satunya ialah," kata Sang Guru, "ketika seseorang
menyerang kamu, kamu dapat membangkitkan rohmu ke ketinggian
yang tidak dapat dicapai oleh serangan mana pun."
Minibalanar - 14/02/2012 07:05 AM
#19

DEMI KEBENARAN

"Hanya orang bodohlah yang ragu-ragu untuk menyerahkan
segala sesuatu demi Kebenaran," kata Sang Guru.

Dan ia menceritakan perumpamaan berikut kepada mereka

Ketika ditemukan minyak di suatu kota kecil, para pemilik
tanah dengan senang hati menjual setiap petak tanah mereka
kepada Perusahaan Minyak demi keberuntungan.

Seorang nenek tua menolak menjual tanahnya, berapa pun
harganya.

Tawaran mencapai angka sangat tinggi, sampai satu Perusahaan
Minyak menyatakan bahwa perusahaannya siap untuk memberikan
harga berapa pun yang diminta oleh nenek tua itu. Namun, si
nenek tetap bersiteguh. Oleh karena itu, seorang teman
bertanya mengapa. Kata nenek tua itu, "Tidakkah kamu lihat:
jika saya menjualnya, saya akan kehilangan satu-satunya
sumber pendapatan saya?"
Minibalanar - 14/02/2012 07:07 AM
#20

KAYA NAMUN MALANG

"Saya kaya, namun malang. Mengapa?"

"Karena kamu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mencari
uang dan terlalu sedikit untuk bercinta," kata Sang Guru.
Page 1 of 17 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUKU new > All About Anthony De Mello dan Bukunya