BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > All About Anthony De Mello dan Bukunya
Total Views: 2834 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 14 of 17 | ‹ First  < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 > 

Minibalanar - 07/06/2012 08:27 PM
#261

TEH BIASA YANG PALING ENAK

Orang biasa dikenal dapat membangun kehidupan yang kaya
untuk diri mereka sendiri dan orang lain dengan milik yang
sangat sedikit.

Di Jepang ada sekelompok orang-orang tua yang berkumpul
untuk bertukar berita dan minum teh. Salah satu minat mereka
adalah mencari berbagai jenis teh yang mahal dan membuat
ramuan baru yang memuaskan cita rasa mereka.

Ketika tiba giliran anggota tertua untuk menjamu anggota
yang lain, ia menghidangkan teh dengan upacara yang paling
besar, dengan menghitung lembar-lembar teh dari wadah
terbuat dari emas. Semua orang sangat memuji teh itu dan
ingin tahu ramuan macam apa yang ia buat sampai akhirnya
memberi rasa istimewa.

Orang tua itu tertawa dan berkata, "Teh yang menurut
tuan-tuan sangat istimewa rasanya adalah teh yang diminum
oleh para petani di perkebunan saya. Hal-hal yang paling
baik dalam kehidupan bukanlah hal yang mahal dan sulit
ditemukan."
Minibalanar - 07/06/2012 08:27 PM
#262

TRUK YANG TERJEPIT

Sebuah truk yang besar bergerak melewati jalan di bawah rel
kereta api. Truk itu terjepit diantara jalan dan balok
penyangga di atas. Semua usaha para ahli untuk
membebaskannya tidak berhasil sehingga lalu lintas sama
sekali macet.

Seorang anak kecil berulang kali mencoba menarik perhatian
mandor yang bekerja di situ, tetapi selalu dikesampingkan.
Akhirnya dengan sangat gusar, mandor itu berkata, "Saya kira
engkau datang untuk mengatakan kepada kami bagaimana caranya
menyelesaikan pekerjaan ini?"

"Ya," kata anak itu. "Coba kempeskan sedikit ban truk itu."

Dalam pikiran awam terdapat banyak kemungkinan. Dalam
pikiran ahli hanya ada beberapa saja.
Minibalanar - 07/06/2012 08:28 PM
#263

TUKANG SIHIR DAN NAGA

Pada suatu zaman di negeri Cina adalah seekor naga raksasa
yang berkeliaran dari desa ke desa membunuh sapi, anjing,
ayam dan anak-anak tanpa pandang bulu. Maka orang-orang desa
menemui seorang dukun untuk minta bantuan di dalam kesusahan
mereka. Dukun itu berkata, "Saya sendiri tidak dapat
membunuh naga itu, karena meskipun saya adalah seorang
dukun, saya sangat penakut. Akan tetapi saya akan mencari
orang untuk menolong kalian."

Setelah itu ia mengubah diri menjadi seekor naga dan
menempatkan diri pada suatu jembatan, sehingga semua orang
yang tidak tahu bahwa naga itu sebenarnya adalah sang dukun,
takut untuk lewat. Pada suatu hari, seorang pejalan sampai
ke jembatan itu, dengan tenang menginjak naga itu dan terus
berjalan lewat.

Dengan segera dukun itu berubah lagi menjadi manusia dan
memanggil orang itu, "Kawan, datanglah ke mari. Sudah
berminggu-minggu saya berada di sini menunggumu! "

Orang-orang yang sudah mengalami penerangan batin tahu
bahwa rasa takut terletak pada cara engkau memandang
sesuatu, tidak pada sesuatu itu sendiri.
Minibalanar - 07/06/2012 08:28 PM
#264

SATU KAKI DIJULURKAN KELUAR LINGKARAN

... banyak yang tidak bersungguh-sungguh ...

Sepasang pengantin yang sedang berbulan madu sedang menuju
ke tempat tidur di hotel mereka ketika seorang perampok
bertopeng masuk ke kamar mereka. Perampok itu membuat sebuah
lingkaran di lantai dengan sebuah kapur, memberi isyarat
kepada sang suami dan berkata, "Berdiri di lingkaran ini.
Kalau engkau keluar dari lingkaran ini, saya akan menembak
kepalamu."

Sementara sang suami berdiri di tempatnya, perampok itu
mengambil semua barang yang dapat ia bawa dan memasukkannya
ke dalam kantong. Ketika ia hendak pergi ia melihat
pengantin putri yang cantik yang hanya terbungkus selembar
kain. Ia menghampirinya, membunyikan radio, berdansa
dengannya, memeluk dan menciuminya - dan hampir saja
memperkosanya seandainya pengantin putri itu tidak
melawannya dengan berani.

Ketika akhirnya perampok itu pergi, pengantin putri itu
memandang suaminya dan berteriak, "Lelaki macam apa kau! Kau
hanya diam terpaku di tengah-tengah lingkaran dan tidak
melakukan sesuatu pun sementara saya hampir saja diperkosa!"

"Tidak benar kalau saya tidak melakukan sesuatu," protes si
suami.

"Apa yang kaulakukan?"

"Saya menentang perintahnya. Setiap kali ia membelakangi
saya, saya mengeluarkan kaki saya dari lingkaran!"

Bahaya yang siap kita hadapi adalah bahaya yang dapat kita
hadapi dari jarak yang aman.
Minibalanar - 07/06/2012 08:29 PM
#265

"SAYA BERJANJI AKAN PERCAYA"

Kebanyakan kita memandang mereka dengan kacamata
pertimbangan-pertimbangan yang sudah terbentuk sebelumnya.

Majikan: "Engkau tampak lelah. Ada apa?"

Sekretaris: "Ah, saya ... tidak, bapak tidak akan percaya
kalau saya katakan."

"Tentu saya akan percaya."

"Tidak, bapak tidak akan percaya. Saya yakin."

"Sungguh, saya akan percaya. Saya berjanji."

"Saya bekerja terlalu keras hari ini."

"Saya tidak percaya."
Minibalanar - 07/06/2012 08:30 PM
#266

"SAYA KALAH DUA DOLAR"

Sepasang suami-istri pergi mengunjungi kawannya yang tinggal
di bagian lain suatu negeri dan diajak melihat pacuan kuda.
Karena terpesona oleh kuda-kuda yang saling mengejar berlari
mengelilingi lapangan pacuan, kedua orang itu sepanjang sore
terus bertaruh sampai akhirnya mereka tinggal mempunyai uang
tidak lebih dari dua dollar.

Pada hari berikutnya si suami merayu istrinya supaya ia
dibiarkan pergi ke tempat pacuan sendiri. Pada pertandingan
yang pertama ada kuda yang taruhannya lima puluh dibanding
satu. Ia memasang taruhannya dan menang. Ia mempertaruhkan
seluruh uangnya pada lomba berikutnya dan sekali lagi
menang. Sepanjang sore ia bertaruh dan berhasil mengumpulkan
lima puluh tujuh ribu dollar.

Dalam perjalanan pulang ke rumah ia melewati sebuah tempat
judi. Suatu suara dari dalam yang kedengarannya sama dengan
suara yang telah mendorongnya untuk memilih kuda taruhan,
rasanya berkata, "Berhentilah di sini dan masuklah." Maka ia
berhenti, masuk dan berdiri di depan meja rulet. Suara itu
berkata, "Nomor tiga belas." Orang itu menaruh seluruh
limapuluh tujuh ribu dollar yang ia miliki pada nomor tiga
belas. Roda berputar. Bandar judi mengumumkan, "Nomor empat
belas."

Maka orang itu pulang ke rumah dengan kantong sama sekali
kosong. Istrinya menyapanya dari beranda, "Bagaimana
jadinya?"

Suaminya mengangkat bahu dan berkata, "Yang dua dollar juga
amblas."

Coba pikirkanlah Engkau tidak pernah kehilangan lebih
daripada itu apa pun yang kauhilangkan.
Minibalanar - 07/06/2012 08:30 PM
#267

SEANDAINYA IA MENOLAK?

Samuel sedang tenggelam dalam kesedihan, dan tidak ada yang
dapat menyalahkan. Tuannya telah menyuruhnya keluar dari
rumahnya dan ia tidak tahu harus pergi ke mana. Tiba-tiba ia
melihat titik terang. Mungkin ia dapat hidup dengan teman
baiknya, Moshe. Pikiran ini sangat menenangkan hati Samuel,
sampai suatu pikiran lain datang di benaknya: "Apa yang
membuatmu begitu yakin bahwa Moshe akan memperbolehkanmu
tinggal di tempatnya?" "Mengapa tidak?" kata Samuel
menanggapi pikiran itu dengan sedikit bernafsu. "Sayalah
yang mendapatkan tempat di mana ia sekarang tinggal; sayalah
yang meminjaminya uang untuk membayar uang sewa selama enam
bulan pertama. Pastilah sekurang-kurangnya ia akan
memperbolehkan saya tinggal sekitar seminggu di rumahnya
kalau saya dalam kesulitan seperti ini."

Ini menenangkan hatinya, sampai sesudah makan malam pikiran
serupa datang lagi: "Seandainya dia menolak?" "Menolak?"
kata Samuel. "Demi Allah, mengapa ia sampai menolak? Segala
sesuatu yang dimilikinya adalah berkat jasa saya. Sayalah
yang mencarikan pekerjaan baginya; sayalah yang
memperkenalkannya kepada istrinya yang cantik yang sudah
melahirkan tiga anak yang begitu ia banggakan. Akankah ia
menolak membiarkan saya tinggal barang satu minggu di
rumahnya? Tidak mungkin! "

Ini menenangkan hatinya, sampai ia pergi tidur dan ternyata
ia tak dapat memejamkan mata karena pikiran lain datang
lagi, "Tetapi andaikan saja, andaikan saja ia menolak. Lalu
mau apa?" Ini sangat mengganggu Samuel. "Persetan, bagaimana
mungkin ia dapat menolak?" katanya dengan nada marah. "Orang
itu hari ini masih hidup karena jasa saya. Waktu ia masih
kecil saya menyelamatkannya ketika ia mau tenggelam. Akankah
ia menjadi orang yang begitu tidak tahu terima kasih dan
membiarkan saya di jalanan dalam musim dingin seperti ini?"

Namun pikiran itu terus datang saja. "Andaikan ..." Samuel
yang malang itu bergulat ciengan pertanyaan itu. Akhirnya ia
bangkit dari tempat tidurnya sekitar jam dua pagi, pergi ke
rumah Moshe dan membunyikan bel di rumahnya, panjang sekali.
Moshe yang masih setengah tidur itu membuka pintu dan
berkata setengah terkejut, "Samuel! Ada apa? Mengapa datang
kemari tengah malam seperti ini?" saat itu Samuel menjadi
sangat marah tidak dapat menahan diri dan berteriak, "Akan
saya katakan mengapa saya pergi ke sini pada tengah malam
seperti ini! Kalau kaupikir saya mau minta agar engkau
memperbolehkan saya tinggal barang sehari di rumahmu, engkau
keliru. Saya tidak mau berurusan denganmu, rumahmu, istrimu
atau keluargamu. Persetan dengan semua itu!" Setelah
mengucapkan kata-kata itu ia berbalik dan pergi.
Minibalanar - 07/06/2012 08:37 PM
#268

SEGALA SESUATU ADALAH AGAMA

Seorang pengkhotbah dari Amerika bertanya kepada seorang
pelayan restoran di Beijing arti agama bagi orang Cina.

Pelayan itu mengajaknya ke luar ke balkon dan bertanya, "Apa
yang bapak lihat?"

"Saya melihat jalan, rumah dan orang berjalan serta bus dan
taksi mondar-mandir."

"Apa lagi?"

"Pohon-pohon."

"Apa lagi?"

"Angin yang berhembus."

Orang Cina itu merentangkan tangannya dan berseru, "Itulah
agama!"

Engkau mencarinya dengan cara seseorang mencari penglihatan
dengan mata terbuka! Begitu jelas sampai sulit dilihat.
Minibalanar - 07/06/2012 08:37 PM
#269

PENJAGA YANG BERANI

Seorang calon perwira diserahi tugas untuk menjaga jalan
masuk ke tangsi dan diberi perintah untuk tidak membiarkan
mobil masuk, kalau mobil itu tidak membawa tanda khusus.

Ia menghentikan mobil yang ditumpangi oleh seorang jendral
yang mengatakan kepada sopirnya untuk tidak mempedulikan
penjaga dan terus melarikan mobilnya. Karena itu tentara itu
maju dengan senjata siap ditembakkan dan dengan tenang
berkata, "Maaf bapak, ini baru bagi saya. Siapa yang saya
tembak? Bapak atau sopir?"

Engkau mencapai kebesaran kalau engkau tidak dirisaukan oleh
kedudukan orang-orang yang ada di atasmu dan kalau engkau
membuat orang-orang yang berada di bawahmu tidak merisaukan
kedudukanmu. Kalau engkau tidak sombong terhadap orang-orang
yang rendah dan tidak rendah dengan orang-orang yang
sombong.
Minibalanar - 07/06/2012 08:38 PM
#270

PERBEDAAN DALAM TULANG

Plutaricus menceritakan kisah Aleksander Agung yang berjumpa
dengan Diogenes yang sedang memperhatikan setumpuk tulang
manusia.

"Apa yang sedang kau amati," tanya Aleksander.

"Sesuatu yang tidak dapat saya temukan," jawab filsuf itu.

"Apa itu?"

"Perbedaan antara tulang ayahmu dan tulang budak-budaknya. "

Hal-hal ini sama tidak-terbedakannya: tulang Katolik dengan
tulang Protestan. Tulang Hindu dan tulang Islam. Tulang Arab
dan tulang Israel, tulang Rusia dan tulang Amerika.

Orang-orang yang menerima penerangan batin tidak melihat
perbedaannya bahkan kalau tulang-tulang itu ada dagingnya.
Minibalanar - 07/06/2012 08:38 PM
#271

MEMPERCAYAI KELEDAI

Seorang tetangga datang untuk meminjam keledai Nasruddin.

"Keledai sedang dipinjam," kata Nasruddin.

Pada saat itu binatang itu meringkik dari kandangnya.
"Tetapi saya dengar ringkikannya," kata tetangga itu. "Jadi
siapa yang kaupercaya, keledai atau saya?"
Minibalanar - 07/06/2012 08:39 PM
#272

PERLOMBAAN KERETA

Beberapa serdadu di India selatan sedang pulang ke rumah
naik kereta. Di depan mereka melihat kereta lain ditumpangi
beberapa pelaut.

Dalam beberapa saat saja persaingan antara kedua pihak
berubah menjadi balapan kereta. Pada mulanya pengendali
kereta yang ditumpangi menang.

Ketika sedang melihat ke belakang untuk memastikan
kemenangan, mereka terkejut karena melihat bahwa musuh
mereka mendahului mereka dengan kencang. Mereka lebih
terkejut lagi ketika melihat bahwa pengendali kereta mereka
duduk dan bersorak keras untuk pengendali kereta lain yang
telah mendahuluinya.

Orang-orang yang sudah mengalami penerangan batin lebih
senang merasa bahagia daripada menang
Minibalanar - 07/06/2012 08:39 PM
#273

PERUBAHAN DALAM UNDANGAN PERkawinAN

Seorang wanita muda menilpun suatu percetakan. "Apakah anda
ingat kartu pernikahan yang saya pesan minggu yang lalu.
Saya tidak tahu apakah sekarang sudah terlambat untuk
membuat beberapa perubahan."

"Katakan perubahan-perubahan itu nona, dan saya akan
melihatnya," kata pemilik percetakan itu.

"Baiklah. Waktunya lain, gerejanya lain, calon suami juga
lain."

Sungguh mustahil dapat bahagia menikah dengan orang lain,
kalau ia tidak pertama-tama bercerai dengan dirinya sendiri.
Minibalanar - 07/06/2012 08:39 PM
#274

PETAPA DAN GAJAH

Pada suatu ketika adalah seorang raja di India yang
mempunyai seekor gajah yang mengamuk. Gajah itu berkeliaran
dari desa ke desa sambil menghancurkan segala sesuatu yang
ia jumpai dan tidak seorang pun berani mengganggunya, karena
gajah itu milik raja.

Pada suatu hari seorang yang menyebut diri petapa akan
berangkat dari suatu desa. Orang-orang di desa itu
mencegahnya karena gajah itu tampak di jalan dan menyerang
orang-orang yang lewat.

Orang itu bergembira karena sekarang ia mendapat kesempatan
untuk menunjukkan kebijaksanaannya yang lebih unggul, karena
ia baru saja kembali dari belajar pada seorang guru yang
mengajarnya untuk melihat Rama dalam segala sesuatu. "Oh,
kalian orang bodoh yang malang!" katanya, "Apakah kalian
sama sekali tidak mempunyai pemahaman mengenai hal-hal
rohani? Belum pernahkah kalian diberitahu bahwa kita harus
melihat Rama dalam setiap orang dan dalam segala sesuatu dan
bahwa semua yang berbuat demikian akan memperoleh
perlindungan dari Rama? Biarlah saya pergi. Saya tidak takut
akan gajah."

Orang-orang berpikir bahwa orang ini rohani begitu sama
seperti gajah itu - begitu gila. Mereka tahu, tidak ada
gunanya berbantah dengan seorang suci. Maka ia mereka
biarkan pergi. Ia belum sampai ke jalan ketika gajah itu
lari ke arahnya, mengangkatnya dengan belalainya dan
memukulkannya pada sebatang pohon. Orang itu mulai berteriak
kesakitan. Untunglah pada saat yang genting itu
pengawal-pengawal raja datang, menangkap gajah itu sebelum
ia membunuh petapa yang dipermalukan itu.

Orang itu sembuh sesudah waktu yang lama. Ia mulai bepergian
lagi. Ia langsung menjumpai gurunya dan berkata, "Pengajaran
yang engkau berikan kepadaku keliru. Engkau menyuruh saya
untuk melihat segala sesuatu diresapi oleh Rama. Persis
itulah yang saya lakukan dan engkau lihat apa yang terjadi?"

Guru itu berkata, "Engkau begitu bodoh! Mengapa engkau tidak
melihat Rama dalam diri orang-orang desa yang mengingatkanmu
akan gajah yang berbahaya itu?"
Minibalanar - 07/06/2012 08:40 PM
#275

KEMATIAN SEORANG PILOT KAMIKAZE

Kenji adalah seorang pilot kamikaze Jepang. Ia sudah siap
mati demi tanah airnya. Akan tetapi perang berhenti lebih
cepat daripada yang diperkirakan sehingga ia tidak mendapat
kesempatan untuk mati secara mulia. Oleh karena itu ia
menjadi tertekan. Semangat hidupnya hilang sama sekali dan
ia berjalan mengelilingi kota tanpa gairah dan tanpa tahu
apa yang akan dibuatnya.

Pada suatu hari ia diberitahu bahwa ada seorang penjahat
yang menyandera seorang wanita tua di apartemennya yang
terletak pada tingkat dua suatu gedung. Polisi takut untuk
masuk ke dalam karena penjahat itu bersenjata dan dikenal
berbahaya.

Kenji menerobos masuk ke dalam gedung itu dan menyuruh
penjahat itu melepaskan wanita sanderanya. Terjadilah
perkelahian dengan pisau. Kenji berhasil membunuh penjahat
itu akan tetapi ia sendiri menderita luka parah. Beberapa
waktu kemudian ia meninggal di rumah sakit dengan senyum
bangga di bibirnya. Keinginannya untuk mati secara berguna
sudah dikabulkan.

Hanya orang-orang yang melakukan Yang Baik yang tidak
mempunyai lagi rasa takut untuk mati.
Minibalanar - 07/06/2012 08:40 PM
#276

POLISI DAN RABBI

Pada suatu ketika adalah seorang rabbi yang hidup di suatu
desa di padang Rusia. Setiap pagi, selama dua puluh tahun,
ia menyeberangi lapangan desa untuk berdoa di sinagoga dan
setiap pagi ia diamat-amati oleh seorang polisi yang
membenci orang-orang Yahudi.

Akhirnya, pada suatu pagi polisi itu mendatangi rabbi dan
bertanya ke mana ia akan pergi.

"Saya tidak tahu," jawab rabbi itu.

"Apa maksudmu? Engkau tidak tahu ke mana engkau mau pergi?
Selama dua puluh tahun saya selalu melihatmu pergi ke
sinagoga di seberang lapangan itu, dan sekarang engkau
mengatakan tidak tahu mau pergi ke mane? Saya akan memberi
pelajaran kepadamu!"

Rabbi tua itu ditarik jenggotnya dan diseret ke penjara.
Ketika polisi itu mau mengunci pintu sel penjara, rabbi itu
memandangnya dan dengan mata bersinar, "Lihat, apa yang saya
maksudkan ketika saya tadi berkata 'saya tidak tahu'?"
Minibalanar - 07/06/2012 08:41 PM
#277

POLITIK BURUNG HANTU

Seekor kelabang minta nasihat burung hantu mengenai sakit
yang dirasakan pada kakinya.

Kata si burung hantu, "Kakimu terlalu banyak! Seandainya
engkau menjadi seekor tikus, engkau hanya mempunyai empat
kaki dan rasa sakitnya hanya seperdua puluh empat."

"Gagasan yang baik sekali," kata si kelabang. "Tunjukkan
kepada saya cara untuk menjadi tikus."

"Jangan merepotkan saya dengan detail-detail pelaksanaan,"
kata burung hantu itu. "Saya hanya membuat kebijaksanaan di
sini."
Minibalanar - 07/06/2012 08:53 PM
#278

PUTERA MAHKOTA YANG PANDIR

Karena Putra Mahkota kurang pandai, Raja mempekerjakan
seorang guru pribadi yang khusus buatnya. Pelajaran mulai
dengan penjelasan yang teliti mengenai dalil pertama Euclid.

"Apakah sudah jelas, Sri Paduka?" tanya sang guru.

"Belum," kata Putra Mahkota.

Lalu sang guru mengulangi lagi menjelaskan dalil itu.
"Apakah sekarang sudah jelas?"

"Belum," kata Putra Mahkota.

Sekali lagi sang guru menjelaskan dalil tadi - tanpa hasil.
Sesudah sepuluh kali ia menjelaskan dan Putra Mahkota itu
tetap saja belum menangkap dalil itu, guru yang malang itu
menangis. "Percayalah pada saya Baginda," tangisnya, "Dalil
ini benar dan inilah cara dalil itu dibuktikan. "

Mendengar itu Putra Mahkota berdiri dan berkata sambil
membungkuk hormat, "Guru, saya percaya penuh akan yang anda
katakan. Maka kalau anda menjelaskan bahwa dalil itu benar,
dengan sepenuh hati saya menerimanya. Satu-satunya yang saya
sesalkan, anda tidak meyakinkan saya lebih cepat, sehingga
kita dapat meneruskan dengan dalil yang kedua tanpa membuang
banyak waktu."
Minibalanar - 07/06/2012 08:54 PM
#279

RABBI TIDAK MENCONTOH SIAPA PUN

Ketika seorang rabbi (= guru Yahudi) menggantikan ayahnya,
semua orang mulai mengatakan bahwa ia sama sekali tidak sama
dengan ayahnya dulu.

"Sebaliknya," kata rabbi muda itu. "Saya persis sama dengan
ayah saya. Ia tidak pernah meniru siapa pun. Saya tidak
meniru siapa pun."

Jadilah dirimu sendiri!

Berhati-hatilah kalau meniru tingkah laku orang besar kalau
engkau tidak mempunyai sikap batin yang mendorongnya untuk
bertindak.
Minibalanar - 07/06/2012 08:54 PM
#280

RAJAWALI DAN AYAM

Karena satu dan lain hal sebutir telor burung rajawali
akhirnya sampai ke pojok suatu gudang tempat seekor ayam
sedang mengerami telur-telurnya. Pada waktunya telur burung
rajawali itu menetas bersama telur-telur ayam.

Waktu berlalu, anak rajawali itu dengan sendirinya mulai
mengalami kerinduan untuk terbang, dan berkata kepada
ibunya, sang ayam, "Kapan saya boleh belajar terbang?"

Ayam betina yang malang itu menyadari bahwa ia tidak dapat
terbang dan sama sekali tidak mempunyai gambaran mengenai
yang dilakukan oleh burung-burung dalam melatih terbang
anak-anak mereka. Namun ia malu mengakui ketidakmampuannya,
dan berkata, "Belum waktunya anakku. Saya akan mengajarimu
kalau engkau sudah siap."

Bulan demi bulan berlalu dan burung rajawali muda itu mulai
curiga, ibunya tidak dapat terbang. Namun ia tidak dapat
merasa bebas dan terbang sendiri, karena kerinduannya yang
besar untuk terbang sudah tercampur dengan rasa terima kasih
terhadap burung yang telah menetaskannya.
Page 14 of 17 | ‹ First  < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 > 
Home > CASCISCUS > BUKU new > All About Anthony De Mello dan Bukunya