Dunia Kerja & Profesi
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Dunia Kerja & Profesi > Serba-serbi dunia HRD
Total Views: 41815 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 57 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

zolymaftukh - 19/02/2012 12:46 PM
#21
Berapa Besar Gaji yang Harus Anda Peroleh untuk Bisa Hidup dengan Layak?
Setiap tahun kita berharap gaji yang kita terima atau pendapatan dari usaha yang kita jalankan, bisa terus meningkat. Sebab, hey, harga barang-barang di sekitar kita terus merayap naik. Dan diam-diam tanpa kita sadari, selama ini pendapatan kita secara riil terus merosot gara-gara digerus angka inflasi yang tak kunjung henti.

Lalu, berapa penghasilan atau pendapatan minimal yang harus kita peroleh untuk bisa hidup secara layak, ditengah kepungan angka inflasi yang tak pernah kunjung berhenti menari? 10 juta per bulan? 15 juta? Atau 30 juta? Mari kita sejenak luangkan waktu untuk dengan sungguh-sungguh menghitung berapa banyak kebutuhan hidup kita – demi meraih kehidupan yang penuh sejahtera nan bahagia……

Sebelum menelisik angka demi angka yang tersaji, ada sedikit catatan yang perlu dikedepankan. Hidup layak dalam bayangan saya adalah hidup yang cukup nyaman, mapan, dan tidak kekurangan secara finansial. Sebab dengan itu Anda baru bisa menikmati hidup dan tidur dengan nyenyak. Sebaliknya, jika Anda masih serba kekurangan, atau apalagi tiap bulan dimaki-maki debt collector lantaran tagihan kartu kredit yang macet; maka itu artinya Anda masih belum hidup layak (bahasa kampungnya : financially incompetent).

Perhitungan disini mengambil asumsi bahwa Anda sudah berkeluarga dengan dua anak (kalau Anda belum berkeluarga, maka angka-angka dibawah inilah yang kelak harus Anda penuhi). Mari kita mulai dengan biaya untuk kebutuhan hidup sehari–sehari.

Biaya Kebutuhan Hidup Sehari-hari
Berapa biaya kebutuhan hidup sehari-hari untuk sebuah keluarga dengan dua anak di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya atau Medan? Kebutuhan sehari-hari adalah untuk makan (diselingi sebulan sekali makan sekeluarga di mal); untuk membayar iuran keamanan, bayar listrik, air PAM, langganan koran, beli sabun, rinso, odol, dan juga jajan/uang saku anak-anak serta sumbangan kanan kiri. Estimasi saya, Anda mesti mengeluarkan uang sejumlah Rp 4 juta per bulan untuk kebutuhan ini.

Biaya Pendidikan Anak
Oke, sekarang banyak sekolah SD Negeri yang gratis dan murah meriah (lantaran anggaran pendidikan yang meroket). Namun kalau Anda ingin menyekolahkan anak Anda di sekolah swasta yang kredibel (seperti Al Azhar, Lab School atau sejenisnya), plus kursus ini itu, maka dengan dua anak kita akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 2 juta/bulan untuk investasi masa depan ini.

Biaya Transportasi dan Komunikasi
Tarif tol terus merambat naik dan kemacetan makin membuat penggunaan bensin boros. Dengan asumsi Anda membawa mobil ke kantor, dan biaya bensin ndak ditanggung oleh kantor; maka kita bisa menghabiskan sekitar Rp 1,5 juta per bulan untuk bensin, tol dan biaya parkir. Ditambah pengeluaran pulsa telpon dan langganan internet speedy, kita akan spend sekitar Rp 2 juta untuk pos ini.

Biaya Kredit Mobil
Beruntunglah Anda yang mendapat fasilitas car ownership dari kantor Anda…..Sebab jika tidak, atau kalau ingin menambah mobil sendiri lagi, Anda mesti mengalokasikan anggaran sekitar 130 – 200 jutaan (inilah uang yang mesti kita keluarkan untuk mobil bagi keluarga muda seperti Avanza, Toyota Rush, atau Nissan Grand Livina). Jika Anda membelinya dengan kredit (65 % masyarakat kita membeli mobil dengan kredit) serta dalam jangka 5 tahun; maka itu artinya kita mesti mengalokasikan dana sekitar Rp 4 juta per bulan untuk keperluan ini.

Biaya Kredit Rumah
Anda tidak ingin selamanya tinggal di Pondok Mertua Indah, bukan? Beruntung kalau Anda dapat warisan rumah tinggal dari bokap atau nyokap. Sebab, tempo hari saya melihat iklan sebuah rumah mungil ukuran 4 L (lu lagi lu lagi karena saking kecilnya ukuran rumah) untuk keluarga muda di area BSD (Bekasi Sono Dikit, maksudnya) sudah mencapai harga sekitar 400 juta-an. Dengan jangka waktu 10 tahun, dan dengan suku bunga yang alamak kok makin melangit, maka Anda harus mengeluarkan sekitar Rp 4 juta untuk kredit “istana peristirahatan” Anda yang lu lagi lu lagi ini.

TOTAL : Rp 16 juta per bulan. Ya, angka inilah jumlah total dari rincian pengeluaran diatas. Dan angka inilah yang menurut saya merupakan jumlah minimal yang harus Anda berdua penuhi untuk bisa membangun keluarga yang layak dan kredibel di kota besar. Bagi Anda yang sudah mendapat penghasilan diatas angka 16 juta/bulan – congratulation. Bagi yang belum, maka segeralah berpikir keras dan ambil action untuk mencari cara memperoleh extra income (dengan halal tentunya).

Sebab sebelum Anda mencapai penghasilan sebesar 16 juta/bulan, maka berdasar uraian diatas; rasanya Anda cukup pas dikategorikan “masih hidup dibawah garis kemiskinan”. Sorry to say…….but that’s fact of life, my friends.

sumber: http://strategimanajemen.net/2008/11/17/berapa-besar-gaji-anda-untuk-bisa-hidup-dengan-layak/
Aoi.Cho - 19/02/2012 12:48 PM
#22

ane baru tau tu tentang pertanyaan pas diwawancara
lumayan buat nyiapin jawaban pas nglamar kerja ntar D
gandreas - 19/02/2012 12:53 PM
#23

wah, keren nih gan,
nambah nambah ilmu juga nih..
\)
√ Bebek Ndµ╦ √ - 19/02/2012 12:53 PM
#24

pekiwan dlu gan.. pertanyaan umum bener D
Fusaki_Rac00n - 19/02/2012 12:55 PM
#25

aku izin menyimak ya gan,
kepengen tau juga bagaiman sebenarnya dunia HRD ini linux2:
diearga - 19/02/2012 12:56 PM
#26

bagus ni infone,,, :thumbup
soraryu - 19/02/2012 12:56 PM
#27

kotawa - 19/02/2012 01:04 PM
#28

Oooooo...jadi gtu toh gan HRD tu\)b
Ricardroid - 19/02/2012 01:08 PM
#29

Wahhh nais inpoh banget gan.. Bisa jadi pedoman ane ntr pas mau ngelamar kerja.. Ane ninggalin jejak dlu dahh..
goesanexar - 19/02/2012 01:09 PM
#30

bagus nih infonya tapi yang ane bingungin walau dalam kata2
kurang banget menjelaskan sebuah situasi REAL pas saat HRD di perusahaan.
cuma ini dapat membantu gambaran bahwa mungkin akan seperti ini atau engga.
ane bingung gan gila:
mending tau langsung secara REAL think:
wahyu prasetiyo - 19/02/2012 01:10 PM
#31

joke joke nya keren gan
mohamadnazmi - 19/02/2012 01:12 PM
#32

baru kemarin dapet kesempatan interview, jadwal jam 1.30 siang baru masuk ruangan jam 3 sore capedes
priiat - 19/02/2012 01:14 PM
#33

mantep infonya ...buat referensi ,,buat nglamar kerja bsk :babyboy1:babyboy1:babyboy1:babyboy1
hisky - 19/02/2012 01:14 PM
#34

wah ternyata tugas HRD ribet juga ya...
ane pikir cuma nerima yang maw daftar ke perusahaan itu
ama ngetes interview gitu doank....
Peterl - 19/02/2012 01:21 PM
#35

Nice info gan ... \) :thumbup
4xfun - 19/02/2012 01:22 PM
#36

NICE INPOH GAN

kalo di Kantor ane, HRD tuh tugasnya:

- Ngobrol & Ngegosip Dept.
- Ngejaga Karyawan Kaga Demo
- Nyari karyawan dengan Nyari sodara atau tetangga dari kary yang udah disitu
- Kalo ada Karyawan demo, baru kelebekan
- HRD (Harus Demo)

pokoknya gan, di kantor ane yang katanya mall terbesar di bandung itu
HRD is Nothing and Annoying
LemariBodyCare - 19/02/2012 01:24 PM
#37

Apa yang akan anda lakukan terhadap kekurangan anda ?
cackz - 19/02/2012 01:25 PM
#38

1 yg ane tau, jadi HRD itu ga gampang, walopun teori tentang manusia itu bnyk, manusia itu sendiri yg jadi obyek merupakan makhluk yg ga bisa diprediksi.
harus punya empati n rasa pengertian yg tinggi nih, butuh tanggung jawab tinggi
nupekong - 19/02/2012 01:27 PM
#39

penilaian kinerja itu biasanya lebih susah
karna ada pendekatan individual jg kan amazed:
kiosHPcom - 19/02/2012 01:27 PM
#40

siang gan
udah pada lunch blom nih ???
Page 2 of 57 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Dunia Kerja & Profesi > Serba-serbi dunia HRD