Pisau
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Pisau > Memilih Pisau Survival yang Tepat
Total Views: 6669 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 5 |  < 1 2 3 4 5 > 

catros - 09/03/2012 08:12 AM
#21

Quote:
Original Posted By fasolgasin
kalo itu cari aja yang versi marine atau navy biasanya gaganya ga ada handlenya,. cuma pakai paracord...cendols


jadi mikir gini
kalau gagang pisau buat dilaut berbalut paracord
paracord kan menyerap air dan banyak celah untuk dimasukin air laut
apa nantinya gak numpuk garam2 dari air laut ?
fasolgasin - 09/03/2012 08:28 AM
#22

Quote:
Original Posted By catros


jadi mikir gini
kalau gagang pisau buat dilaut berbalut paracord
paracord kan menyerap air dan banyak celah untuk dimasukin air laut
apa nantinya gak numpuk garam2 dari air laut ?


mungkin agar gripnya lbh kuat?? atau biar ada ikatan supaya di aer nanti ga mudah terlepas dari tangan??? mungkin selain paracord bisa juga bahan berpori lain yang mempunyai permukaan bergaya gesek tinggi..
(asal njawab)hammers
setanis - 09/03/2012 08:42 AM
#23

Quote:
Original Posted By fasolgasin
ane bisa bilang begitu soalnya liat pisau yang dipakai marine italy
Spoiler for ultramarine
Memilih Pisau Survival yang Tepat



pertama pisau ultramarine bukan pisau oficial marine itali. . . cuma kebetulan si extrema ratio itu made in itali.

kedua memang sih pisau di atas memakai scale dari bahan nylon (polyamide) yang bisa di lepas tapi bukan berarti bisa di gantikan dengan paracord. . . sekedar meluruskan aja. . .

Spoiler for ultramarine

Memilih Pisau Survival yang Tepat

Memilih Pisau Survival yang Tepat

Memilih Pisau Survival yang Tepat kondisi scale handlenya di lepas

sumber


Spoiler for cara pake
kozac - 09/03/2012 09:18 AM
#24

om TS tanya dong..

pisau survival companion yang dipakai kopassus buatan jerman medio th 84/85 dan pisau aitor jungle king II buatan spanyol yang dipake TNI medio tahun 95/96.. mengacu pada konsep pisau survival.

design hollow handle yang difungsikan sebagai chamber untuk menyimpan survival kit, design shaw di punggung bilah atau seath yang bisa berfungsi sebagai ketapel, dan berbagai fungsi medical kit mengacu pada konsep tersebut.

kira-kira kekurangan seperti apa sih yang ada di pisau dengan konsep tersebut... secara saya tidak pernah make dan bertahan hidup di hutan jadi pengen pencerahan nih.....
alfin78 - 09/03/2012 10:10 AM
#25

Kalo aku pake ini gan sebagai partner masuk hutan.
Spoiler for Gerber Gator

Memilih Pisau Survival yang Tepat

Ini bisa digolongkan Survival blade nggak? malus
pts652003 - 09/03/2012 11:08 AM
#26

Quote:
Original Posted By kozac
om TS tanya dong..

pisau survival companion yang dipakai kopassus buatan jerman medio th 84/85 dan pisau aitor jungle king II buatan spanyol yang dipake TNI medio tahun 95/96.. mengacu pada konsep pisau survival.

design hollow handle yang difungsikan sebagai chamber untuk menyimpan survival kit, design shaw di punggung bilah atau seath yang bisa berfungsi sebagai ketapel, dan berbagai fungsi medical kit mengacu pada konsep tersebut.

kira-kira kekurangan seperti apa sih yang ada di pisau dengan konsep tersebut... secara saya tidak pernah make dan bertahan hidup di hutan jadi pengen pencerahan nih.....

Coba bantu jawab menurut pendapat pribadi ya,

Kalo membicarakan kekurangan, kayaknya gak afdol kalo gak menyebutkan kelebihan nya, supaya lebih proporsional pembahasannya.

Kelebihan nya mengacu pada konsep multi tool in one package, kelengkapan dan kepraktisan yang terkumpul didalam pisau beserta sarungnya. Dalam konsep survival, semua aspek yang dibutuhkan kurang lebih sudah tersedia disana, siap untuk digunakan. Dengan segala kelebihan nya tersebut terdapat pula kekurangan yang tidakbisa dihindarkan.

Desain hollow handle dengan kelebihan mempunyai tempat untuk meletakan berbagai survival tools tsb, mempunyai kelemahan pada kekuatan pisau secara keseluruhan. Pisau hanya di pin kedalam handle yang berbentuk pipa, yang mengurangi kekuatan pisau secara keseluruhan.

Konsep two pieces handle ini dianggap tidak foolproof alias merupakan suatu kelemahan apabila digunakan oleh tangan yang tidak terlatih.
Contoh simple, apabila digunakan untuk batoning atau membelah dengan memukul punggung pisau dengan kayu atau benda keras lainnya, pisau rentan untuk terlepas dari handle nya karena pin yang oblak atau goyang.

Cara ini sudah saya buktikan dan memang benar. TETAPI, ada cara yang bisa dipakai untuk menghindarinya, yaitu memegang handle hanya sebagai pengontrol arah pisau, bukan digenggam dengan kuat, bahkan cukup dengan menjepit diantara telunjuk dan ibu jari dan hanya menempel di telapak tangan.
Dengan cara ini, impact yang diterima handle sangat jauh berkurang, karena hanya sebagai pengontrol bilah pisau.

Konsep punggung pisau yang mempunyai fungsi gergaji juga menurut beberapa review di luar negeri tidak terlepas dari kelemahan juga, yaitu BISA menjadi titik lemah dari pisau tersebut. Karena kontur dari gergaji tersebut yang bergerigi, sehingga ada kemungkinan untuk patah pada bagian yang bergerigi tersebut.
Tetapi, hal ini bisa dihindari apabila kita sudah mengetahui kelemahan tersebut, dengan tidak menggunakan pisau untuk mencongkel dengan badan pisau, menggali tanah, dll. Bila perlu untuk menggali, ambil batang kayu dengan diameter sekitar 3-5cm, belah dua memanjang, pake buat menggali, lebih aman dan pisau tetap aman juga.

Seinget saya sih begitu ya,...........
TheJapemethe - 09/03/2012 11:28 AM
#27

IMHO ya..
Selama bilah tersebut dapat membantu kita dalam kondisi survival, menurut ane itulah piso survival.. terlepas apapun bentuknya. Mau itu full tang, rat tail, folder, plain edge, serrated, spear point, drop point, dsb. Sekedar pendapat nubitol. Entah bener apa enggak..

Ane kalo masuk hutan biasanya bawa ini gan
Spoiler for piso survival?

Piso besar
Memilih Pisau Survival yang Tepat

Ditemenin sama multitool untuk urusan motong yang ketjil-ketjil.. \)
Memilih Pisau Survival yang Tepat

maap kalo gambarnya repost
Tapi alhamdulillah sampai kini belom sampai dikondisikan harus survival (bertahan hidup) karena SHTF (minjem istilahnya alm. Uwak) malus


Correct Me If I'm Wrong
but
Cendol Me If I'm Right D
kozac - 09/03/2012 11:31 AM
#28

Quote:
Original Posted By pts652003
Coba bantu jawab menurut pendapat pribadi ya,

Kalo membicarakan kekurangan, kayaknya gak afdol kalo gak menyebutkan kelebihan nya, supaya lebih proporsional pembahasannya.

Kelebihan nya mengacu pada konsep multi tool in one package, kelengkapan dan kepraktisan yang terkumpul didalam pisau beserta sarungnya. Dalam konsep survival, semua aspek yang dibutuhkan kurang lebih sudah tersedia disana, siap untuk digunakan. Dengan segala kelebihan nya tersebut terdapat pula kekurangan yang tidakbisa dihindarkan.

Desain hollow handle dengan kelebihan mempunyai tempat untuk meletakan berbagai survival tools tsb, mempunyai kelemahan pada kekuatan pisau secara keseluruhan. Pisau hanya di pin kedalam handle yang berbentuk pipa, yang mengurangi kekuatan pisau secara keseluruhan.

Konsep two pieces handle ini dianggap tidak foolproof alias merupakan suatu kelemahan apabila digunakan oleh tangan yang tidak terlatih.
Contoh simple, apabila digunakan untuk batoning atau membelah dengan memukul punggung pisau dengan kayu atau benda keras lainnya, pisau rentan untuk terlepas dari handle nya karena pin yang oblak atau goyang.

Cara ini sudah saya buktikan dan memang benar. TETAPI, ada cara yang bisa dipakai untuk menghindarinya, yaitu memegang handle hanya sebagai pengontrol arah pisau, bukan digenggam dengan kuat, bahkan cukup dengan menjepit diantara telunjuk dan ibu jari dan hanya menempel di telapak tangan.
Dengan cara ini, impact yang diterima handle sangat jauh berkurang, karena hanya sebagai pengontrol bilah pisau.

Konsep punggung pisau yang mempunyai fungsi gergaji juga menurut beberapa review di luar negeri tidak terlepas dari kelemahan juga, yaitu BISA menjadi titik lemah dari pisau tersebut. Karena kontur dari gergaji tersebut yang bergerigi, sehingga ada kemungkinan untuk patah pada bagian yang bergerigi tersebut.
Tetapi, hal ini bisa dihindari apabila kita sudah mengetahui kelemahan tersebut, dengan tidak menggunakan pisau untuk mencongkel dengan badan pisau, menggali tanah, dll. Bila perlu untuk menggali, ambil batang kayu dengan diameter sekitar 3-5cm, belah dua memanjang, pake buat menggali, lebih aman dan pisau tetap aman juga.

Seinget saya sih begitu ya,...........


:2thumbup

tengkiu om tomo untuk pencerahannya D

beberapa review tentang aitor material hollow nya rentan pecah dan kurang tahan terhadap benturan (seperti yang om tomo bilang cara pakai adalah faktor yang paling menentukan).
survival companion cenderung lebih kuat karena material hollow dari kuningan dan masih dibalut ABS..
kozac - 09/03/2012 11:33 AM
#29

Quote:
Original Posted By TheJapemethe
IMHO ya..
Selama bilah tersebut dapat membantu kita dalam kondisi survival, menurut ane itulah piso survival.. terlepas apapun bentuknya. Mau itu full tang, rat tail, folder, plain edge, serrated, spear point, drop point, dsb. Sekedar pendapat nubitol. Entah bener apa enggak..

Ane kalo masuk hutan biasanya bawa ini gan
Spoiler for piso survival?

Piso besar
Memilih Pisau Survival yang Tepat

Ditemenin sama multitool untuk urusan motong yang ketjil-ketjil.. \)
Memilih Pisau Survival yang Tepat

maap kalo gambarnya repost
Tapi alhamdulillah sampai kini belom sampai dikondisikan harus survival (bertahan hidup) karena SHTF (minjem istilahnya alm. Uwak) malus


Correct Me If I'm Wrong
but
Cendol Me If I'm Right D


saya ndak pernah masuk hutan mas'e... jadi hanya mengandalkan american express untuk survive.. hammer:

Spoiler for

kukri nya ajibbb... :2thumbup:
TheJapemethe - 09/03/2012 12:02 PM
#30

Quote:
Original Posted By pts652003
Spoiler for pencerahan om juragan piso

Coba bantu jawab menurut pendapat pribadi ya,

Kalo membicarakan kekurangan, kayaknya gak afdol kalo gak menyebutkan kelebihan nya, supaya lebih proporsional pembahasannya.

Kelebihan nya mengacu pada konsep multi tool in one package, kelengkapan dan kepraktisan yang terkumpul didalam pisau beserta sarungnya. Dalam konsep survival, semua aspek yang dibutuhkan kurang lebih sudah tersedia disana, siap untuk digunakan. Dengan segala kelebihan nya tersebut terdapat pula kekurangan yang tidakbisa dihindarkan.

Desain hollow handle dengan kelebihan mempunyai tempat untuk meletakan berbagai survival tools tsb, mempunyai kelemahan pada kekuatan pisau secara keseluruhan. Pisau hanya di pin kedalam handle yang berbentuk pipa, yang mengurangi kekuatan pisau secara keseluruhan.

Konsep two pieces handle ini dianggap tidak foolproof alias merupakan suatu kelemahan apabila digunakan oleh tangan yang tidak terlatih.
Contoh simple, apabila digunakan untuk batoning atau membelah dengan memukul punggung pisau dengan kayu atau benda keras lainnya, pisau rentan untuk terlepas dari handle nya karena pin yang oblak atau goyang.

Cara ini sudah saya buktikan dan memang benar. TETAPI, ada cara yang bisa dipakai untuk menghindarinya, yaitu memegang handle hanya sebagai pengontrol arah pisau, bukan digenggam dengan kuat, bahkan cukup dengan menjepit diantara telunjuk dan ibu jari dan hanya menempel di telapak tangan.
Dengan cara ini, impact yang diterima handle sangat jauh berkurang, karena hanya sebagai pengontrol bilah pisau.

Konsep punggung pisau yang mempunyai fungsi gergaji juga menurut beberapa review di luar negeri tidak terlepas dari kelemahan juga, yaitu BISA menjadi titik lemah dari pisau tersebut. Karena kontur dari gergaji tersebut yang bergerigi, sehingga ada kemungkinan untuk patah pada bagian yang bergerigi tersebut.
Tetapi, hal ini bisa dihindari apabila kita sudah mengetahui kelemahan tersebut, dengan tidak menggunakan pisau untuk mencongkel dengan badan pisau, menggali tanah, dll. Bila perlu untuk menggali, ambil batang kayu dengan diameter sekitar 3-5cm, belah dua memanjang, pake buat menggali, lebih aman dan pisau tetap aman juga.

Seinget saya sih begitu ya,...........

Tuh, dah dijawab sama sesepuh & juragan piso..
Makasih mas Tomo, jadi lebih "ngeh" sekarang. Brarti lebih penting menguasai skill menggunakan pisau daripada banyak punya pisau tapi "ngawur" makenya (atau malah eman-eman makenya hammers).. :2thumbup

Quote:
Original Posted By kozac
saya ndak pernah masuk hutan mas'e... jadi hanya mengandalkan american express untuk survive.. hammer:

Spoiler for

kukri nya ajibbb... :2thumbup:

Suwun mas Kozac.. malu

Kalo di belantara kota, saya milih dompet & atm saya buat survive.. Kalo ngandalin piso, ntar malah jadi tukang nodong hammers
Must_Seagate - 09/03/2012 01:10 PM
#31

Pisau ato golok survival buat dihutan ?

Trust me, . . . this stuffs will never let you down . .

Spoiler for

Memilih Pisau Survival yang Tepat

Memilih Pisau Survival yang Tepat


Namanya juga survival, jadi jangan sampai terlalu muluk, survival sebenernya bisa pakai apa saja asalkan tujuannya tercapai, semua syarat di page 1 postingan pertama TS saya setuju, tp untuk prefer pemilihan saya kurang sependapat.

Ada baiknya apabila disertai dengan pengalaman pribadi dalam pemakaian pisau atau golok tersebut untuk survival (tentu saja di hutan ya, outdoor gitu, bukan di perkotaan, kalau di perkotaan pakai ATM pasti bisa survive).
naturalist - 09/03/2012 02:27 PM
#32

Quote:
Original Posted By Must_Seagate
Namanya juga survival, jadi jangan sampai terlalu muluk, survival sebenernya bisa pakai apa saja asalkan tujuannya tercapai, semua syarat di page 1 postingan pertama TS saya setuju, tp untuk prefer pemilihan saya kurang sependapat.

Ada baiknya apabila disertai dengan pengalaman pribadi dalam pemakaian pisau atau golok tersebut untuk survival (tentu saja di hutan ya, outdoor gitu, bukan di perkotaan, kalau di perkotaan pakai ATM pasti bisa survive).

Sepakat Om.
Quote:
Original Posted By naturalist
Koleksi pisau ente ajib bener Bro..
Kayaknya ente harus ngisi kelas survival di next gath-nya forpis nih...
Terlebih kalo ente kemudian bisa share ke kita real survival situation yang pernah ente hadapi dengan pisau ente yang ajib2 itu

Quote:
Original Posted By fasolgasin
[CENTER]assalmamualaikum semua, ane mau bagi bagi pengetahuan ane tentang memilih pisau survival yang tepat buat agan agan yang mungkin lagi atau sudah nyari pisau survival. khususnya buat yang suka naik gunung atau emang hobi mengoleksi pisau.malus
Quote:
Original Posted By fasolgasin
kalo itu cari aja yang versi marine atau navy biasanya gaganya ga ada handlenya,. cuma pakai paracord...cendols

Quote:
Original Posted By fasolgasin
ane bisa bilang begitu soalnya liat pisau yang dipakai marine italy
Spoiler for gambar
Memilih Pisau Survival yang Tepat
maap kalo teori ane salah/ ga sesuai sama ente.Peace: makanya ane jawab sebisa dan seatu ane. secara ane TS:army
handle sama gagang cuma beda bahasa aja gan yang satu inggris yang satu indonesa. tapi kalo yang ane pakai disini cuma buat bedain klo handle itu buat tambahan biar pegangan ya lebih nyaman, sedangkan gagang itu yang ane maksud adalah tak lain tak bukan merupakan bagian pisau dalam maupun luar yang kita pegang waktu memakai yang namanya pisau tersebut, terlepas dari dilapisi handle atua ngga. maklum bukan jurusan bahasaPeace:
Spoiler for sst
ane rasa ente lebih tau dari ane...?malus
cuma berusaha berbagi.

Ini bukan masalah ente jurusan bahasa atau bukan Bro, satu, tidak ada negara indonesa di bumi ini, adanya Indonesia.
Yang kedua, jangan menggunakan istilah dengan rancu dengan pemahaman sendiri atau bahkan berteori untuk sesuatu yang sudah jelas dan dipahami secara umum. Mungkin ente harus buka primbon lagi untuk mendalami apa itu tang, scale, jimping, grind, pesi, sarung, gagang, pin, bolt dll.

Mungkin ketika ada pertanyaan terkait survival di laut, ada dua hal yang terkait: material baja anti korosi dan bentuk. Dalam beberapa pisau selam yang saya lihat beberapa ujungnya tidak lancip, berbentuk segi empat, bahkan ada yang materialnya non-magnetic.

Bagi saya ketika orang berteori dengan asumsi akan menghadapi situasi hidup dan mati dan salah satunya kemudian tergantung pada pisau biasanya berandai2 memiliki pisau superior dengan fitur2 beraneka ragam dengan harapan fitur2 tersebut berdaya guna ketika kondisi yang menentukan hidup dan mati itu tiba. Percaya sama saya, ketika kondisi yang menentukan hidup dan mati (atau keselamatan) itu menjumpai kita yang pertama muncul dibenak orang kebanyakan adalah, kenapa hal ini "menimpa" saya. Akan tetapi sedia payung sebelum hujan itu penting.

Saya nggak mau berteori macem2 seperti bahwa pilot bawa pisau ini, tentara bawa pisau itu, mapala/pecinta alam bawa ini dll.

Spoiler for pengalaman

Satu kali saya mengalami kejadian yang silahkan dinilai sendiri apakah ini termasuk kondisi yang bisa masuk ke kategori survival.
Saat itu saya survei untuk keanekaragaman hayati di hutan Bukit Barisan Selatan (lebih dari sewindu sebelum Kopassus melakukan ekspedisi Bukit Barisan Selatan, dan kemaren saya dikontak oleh salah satu anggota tim pendahulu yang mempersiapkan untuk ekspedisi Kathulistiwa yang rencana mulai April nanti). Daerah itu (sesuai namanya) membuat kami harus naik turun punggungan dan jurang/lembah, bahkan pernah satu kali karena beratnya medan, dari jam 8 pagi hingga jam 6 sore jalan setelah dicek di GPS jarak lurus yang kami tempuh cuma 1.5km. Hal ini karena topografi yang ekstrem yang membuat kami terkadang harus memutar. Di awal keberangkatan kami menemukan beberapa lubang jebakan dengan tombak (kayu dan bambu yang diruncingi).
Ketika pekerjaan selesai, kami pulang dan menemukan satu punggungan yang bagus (walau banyak menemukan tulang belulang beberapa individu gajah yang dibunuh pemburu), tiba-tiba saja dunia menadi gelap dan saya menyadari hanya melihat kotak persegi empat yang cerah. Sebelumnya saya mendengar teriakan dari forest ranger yang bergabung dengan tim saya. Setelah beberapa saat saya menyadari bahwa saya berada pada lobang jebakan dengan ketinggian hampir 3meter. Untungnya berdasarkan pelajaran dari senior di kampus bahwa dalam packing sebaiknya bagian bawah ransel kita diisi dengan benda2 yang lunak seperti sleeping bag, baju, terpal dll baru kemudian alat keras/metal macam trangia dan galon bahan bakarnya di tempatkan di bagian atas. Hal ini berimplikasi ketika saya jatuh ke dalam lobang jebakan tersebut saya tidak merasakan sakit pada pinggang dan punggung . Lubang tersebut bagian bawah berupa lumpur dan juga dindingnya agak miring sehingga proses gesekan ransel dengan dinding jebakan ketika sudah dekat dengan dasar membuat saya jatuhnya tidak keras. Yang paling beruntung adalah tidak ada tombak dalam lubang ini. Jika ada, mungkin saya tidak akan pernah mengetik di kaskus. Pertanyaannya bagaimana kemudian saya bisa naik. Badan saya yang paling berat dibandingkan anggota tim yang lain. Waktu itu saya membawa golok gagang tanduk bahan per baja Toyota Hardtop dengan empu turunan Banten tinggal di daerah Talang Padang, Lampung. Saya kemudian keluarkan golok dari sarungnya, untuk sarungnya tidak pecah dan golok kemudian tidak berpotensi berbahaya ketika saya jatuh. Dalam hal ini pelajaran pertama adalah, gunakan kayu berkualitas untuk sarung golok ada. Kemudian saya gunakan golok tersebut untuk membuat takikan/cekungan pada dinding jebakan, saya gunakan kaki dan punggung untuk saling menekan dinding agar bisa naik keluar dari lobang jebakan. Waktu itu golok saya adalah model golok ujung naik dengan tip rounded melebar pada bagian ujung (yang dekat gagang lebih sempit daripada ujung), model ini ternyata enak banget untuk membuat lobang pada dinding jebakan, tipe gagang tradisional seperti golok umumnya, hal ini juga sangat enak dalam digenggam, bagian ujung gagang berada dibagian tengah telapak tangan saya ketika saya tusukkan golok ke dinding jebakan. Sayangnya bahan tanduk dengan tangan berlumpur agak sedikit licin dan berbahaya jika tangan meleset. Akan tetapi telapak tangan kanan saya tempatkan pada ujung gagang tangan kiri memegang gagang golok. Saya berhasil keluar dengan penampilan seperti monster swamp things. Saya nggak tahu, apakah situasi ini bisa dianggap situasi survival yang diidam2kan para penyuka pisau. Saya sih malas jika harus memiliki pengalaman ini lagi ke depannya hammer
Sewaktu forest ranger tersebut berteriak, ternyata beliau masuk ke lubang jebakan yang lain, akan tetapi dengan posisi kaki terkait kayu yang melintang sehingga tidak terjatuh ke dalam lubang
Jika saya bayangkan kembali kejadian itu:
1. Untung saya nggak bawa pisau komando FS , pasti akan kelamaan dalam membuat lobang [spoiler= sebenarnya] sebenarnya nggak punya sih jadi nggak bawa

2. Untung saya nggak demen ama model jungle king aitor dll, jika bawa itu agak lama juga dalam buat lubang
3. Victorinox saya tersimpan manis di saku, nggak kepake dalam kasus ini
4. Pisau sendok garpu wannabe juga tersimpan manis di dalam ransel
5. Untung golok ada dipinggang bukan di dalam ransel
6. Dalam perjalanan bekerja bertahun2 di rimba tidur di tenda, nggak pernah sekalipun membutuhkan machete macam gator yang punggungnya bergerigi[/spoiler]
Spoiler for jangan sampai

jangan sampai trit ini hilang lenyap dan menjadi ajang bully hammer
Mungkin judulnya saja diganti dengan pengalaman survival yang dihadapi dengan pisaumu dan dirimu, nggak usah comot blog sana sini pengalaman orang diposting dimari
TheJapemethe - 09/03/2012 03:59 PM
#33

Great story mas Nat.. (moga-moga ane gak ngalamin.. hammers)

Poto goloknya dipajang dong mas Nat.. :request
Pasti masih disimpen kan? (biasanya barang yang punya nilai sentimentil disimpen baik-baik) \)

Sekedar buat referensi ane sebagai nubitol yang masih sering ngiler kemakan iklan produsen piso dengan tag2 survival lah.. military lah..tactical lah.. Yang dimana bentuknya indah dimata.. malus

nb:
Buat TS: beliau (mas Nat) itu Forester sejati, kalo masalah survival & blusukan di hutan beliau udah kenyang.. (lha wong sering tinggal sama orang utan hammers) Kabur ah.. ...................................ngacir:
Must_Seagate - 09/03/2012 05:02 PM
#34

@Naturalist : nice share bro, itu yang saya maksudkan juga beer:


@TheJapemethe : mas Nat itu Juragan KingKong dhab hammer:
widjojono - 09/03/2012 05:11 PM
#35

Quote:
Original Posted By fasolgasin
kalo itu cari aja yang versi marine atau navy biasanya gaganya ga ada handlenya,. cuma pakai paracord...cendols

Padahal ya...kalo pake paracord buat kerja lama trus kena air+kringet tanpa sarung tangan kulit, itu kulit tangan bisa mblonyok lho mas \( padahal dah kapalen biasa ngangsuh air sumur pake tambang karet...
Quote:
Original Posted By fasolgasin
ane bisa bilang begitu soalnya liat pisau yang dipakai marine italy
Memilih Pisau Survival yang Tepat maap kalo teori ane salah/ ga sesuai sama ente.Peace: makanya ane jawab sebisa dan seatu ane. secara ane TS:army

handle sama gagang cuma beda bahasa aja gan yang satu inggris yang satu indonesa. tapi kalo yang ane pakai disini cuma buat bedain klo handle itu buat tambahan biar pegangan ya lebih nyaman, sedangkan gagang itu yang ane maksud adalah tak lain tak bukan merupakan bagian pisau dalam maupun luar yang kita pegang waktu memakai yang namanya pisau tersebut, terlepas dari dilapisi handle atua ngga. maklum bukan jurusan bahasaPeace:

Kabar USMC kayane keren juga lho mas, secara dipake di film2 Saving private Ryan, Windtalker, Band of Brother, dll.... nyesel dulu di FJB ada lurah klithikan njual nggak di embat \(
Quote:
Original Posted By kozac
om TS tanya dong..

pisau survival companion yang dipakai kopassus buatan jerman medio th 84/85 dan pisau aitor jungle king II buatan spanyol yang dipake TNI medio tahun 95/96.. mengacu pada konsep pisau survival.

design hollow handle yang difungsikan sebagai chamber untuk menyimpan survival kit, design shaw di punggung bilah atau seath yang bisa berfungsi sebagai ketapel, dan berbagai fungsi medical kit mengacu pada konsep tersebut.

kira-kira kekurangan seperti apa sih yang ada di pisau dengan konsep tersebut... secara saya tidak pernah make dan bertahan hidup di hutan jadi pengen pencerahan nih.....

Itu piso2 keren Om....cendols.... udah jadi barang antik sekarang, tapi kalo kesatuan khusus pake itu buat standard, saya rasa ya bukan tanpa alasan, dan saya rasa sekalipun gak full tang, dalam pemakaian yang wajar dan dilandasi itikad baik serta teknik memadai saya rasa nggak bakal somplak di gagang nya, sekrup ke dalem gagangnya lumayan dalem kan?iloveindonesias
Quote:
Original Posted By Must_Seagate
Pisau ato golok survival buat dihutan ?

Trust me, . . . this stuffs will never let you down . .

Spoiler for

Memilih Pisau Survival yang Tepat

Memilih Pisau Survival yang Tepat


Om Seagate Yth...yang saya malah gagang saya bungkus karet ban dalam truck, supaya peret, nggak licin om...
Spoiler for bendo
Memilih Pisau Survival yang Tepat


Quote:
Original Posted By TheJapemethe
Great story mas Nat.. (moga-moga ane gak ngalamin.. hammers)

Poto goloknya dipajang dong mas Nat.. :request
Pasti masih disimpen kan? (biasanya barang yang punya nilai sentimentil disimpen baik-baik) \)

Sekedar buat referensi ane sebagai nubitol yang masih sering ngiler kemakan iklan produsen piso dengan tag2 survival lah.. military lah..tactical lah.. Yang dimana bentuknya indah dimata.. malus

nb:
Buat TS: beliau (mas Nat) itu Forester sejati, kalo masalah survival & blusukan di hutan beliau udah kenyang.. (lha wong sering tinggal sama orang utan hammers) Kabur ah.. ...................................ngacir:


Sebenernya mungkin para produsen di luar negeri ya pake teknik marketing juga, jadi sering membuat suatu iklan seakan2 pisaunya bener2 memenuhi semua medan di hutan dan bisa menyelamatkan nyawa, jadi ada rasa "gagah" kalau membawa pisau itu. Di dunia modern ini, selain untuk "alat menyelamatkan nyawa, dan alat bantu bekerja" pisau adalah alat "pemuas dahaga nafsu", ya supaya kita bisa "orgasme" akan kebutuhan pisau itu, jadi kalo mas suka pisau militeristik dengan tag survival ya jangan minder, kita semua suka kok, kadang ya pisau itu cuman dipandangi... dilihat, udah seneng, orang seneng itu panjang umur, nah, apalagi kita kenalan di forum, bisa nambah temen, nambah wawasan, jadi apapun seleranya, itu sah saja cendols..... seiring bertambah umur, nanti selera berubah mas, yang dulu seneng piso Rambo, makin uzur, ganti ke multi tool buat benerin mainan anak cucu yg rusak...hehehehe.... piss... bukan ngatain yg ngantongin multitool udah pada uzur lho....iloveindonesias
pts652003 - 09/03/2012 05:13 PM
#36

Quote:
Original Posted By naturalist

Spoiler for jangan sampai

jangan sampai trit ini hilang lenyap dan menjadi ajang bully hammer
Mungkin judulnya saja diganti dengan pengalaman survival yang dihadapi dengan pisaumu dan dirimu, nggak usah comot blog sana sini pengalaman orang diposting dimari


Sangat setuju bro, jangan sampai menjadi ajang bully, yang nantinya malah bikin malas orang untuk membuat thread yang mungkin bermutu.
Mungkin banyak ilmu yang bisa digali dari thread ini, asalkan tetap dalam koridor yang benar.

Soal copas dari tulisan orang lain sah sah saja menurut kaidah tulisan ilmiah, asalkan mencantumkan sumber aseli nya.
Karena, kalau TS tidak membuat thread ini, mungkin teman teman disini juga banyak yang Nggak ngeh mengenai ulasan ini termasuk saya sendiri.
jarumberputar - 09/03/2012 05:39 PM
#37

Quote:
Original Posted By pts652003
Sangat setuju bro, jangan sampai menjadi ajang bully, yang nantinya malah bikin malas orang untuk membuat thread yang mungkin bermutu.
Mungkin banyak ilmu yang bisa digali dari thread ini, asalkan tetap dalam koridor yang benar.

Soal copas dari tulisan orang lain sah sah saja menurut kaidah tulisan ilmiah, asalkan mencantumkan sumber aseli nya.
Karena, kalau TS tidak membuat thread ini, mungkin teman teman disini juga banyak yang Nggak ngeh mengenai ulasan ini termasuk saya sendiri.
Sama. Setuju juga.
Must_Seagate - 09/03/2012 05:50 PM
#38

Quote:
Original Posted By widjojono


Om Seagate Yth...yang saya malah gagang saya bungkus karet ban dalam truck, supaya peret, nggak licin om...
Spoiler for bendo
Memilih Pisau Survival yang Tepat


Bentuk yang mas Widjojono pajang itu juga bentuk favorit saya kalau dihutan mas beer:


Quote:
Original Posted By widjojono

Sebenernya mungkin para produsen di luar negeri ya pake teknik marketing juga, jadi sering membuat suatu iklan seakan2 pisaunya bener2 memenuhi semua medan di hutan dan bisa menyelamatkan nyawa, jadi ada rasa "gagah" kalau membawa pisau itu. Di dunia modern ini, selain untuk "alat menyelamatkan nyawa, dan alat bantu bekerja" pisau adalah alat "pemuas dahaga nafsu", ya supaya kita bisa "orgasme" akan kebutuhan pisau itu, jadi kalo mas suka pisau militeristik dengan tag survival ya jangan minder, kita semua suka kok, kadang ya pisau itu cuman dipandangi... dilihat, udah seneng, orang seneng itu panjang umur, nah, apalagi kita kenalan di forum, bisa nambah temen, nambah wawasan, jadi apapun seleranya, itu sah saja cendols..... seiring bertambah umur, nanti selera berubah mas, yang dulu seneng piso Rambo, makin uzur, ganti ke multi tool buat benerin mainan anak cucu yg rusak...hehehehe.... piss... bukan ngatain yg ngantongin multitool udah pada uzur lho....iloveindonesias


yups saya juga sependapat, salah satu realita yang harus kita hadapi tiap hari D


Quote:
Original Posted By pts652003
Sangat setuju bro, jangan sampai menjadi ajang bully, yang nantinya malah bikin malas orang untuk membuat thread yang mungkin bermutu.
Mungkin banyak ilmu yang bisa digali dari thread ini, asalkan tetap dalam koridor yang benar.

Soal copas dari tulisan orang lain sah sah saja menurut kaidah tulisan ilmiah, asalkan mencantumkan sumber aseli nya.
Karena, kalau TS tidak membuat thread ini, mungkin teman teman disini juga banyak yang Nggak ngeh mengenai ulasan ini termasuk saya sendiri.


Sebenernya udah pernah dibahas beberapa waktu yang lalu, jaman masih ada mendiang, sumber tulisan dari TS juga udah diketahui oleh beberapa member disini kok om, tapi memang bagus TS punya ide bikin trit khusus membahas hal ini D

Quote:
Original Posted By jarumberputar
Sama. Setuju juga.


Mari kita gali dan diskusikan pokok bahasan di trit menarik ini, biar tidak terjadi bullying disini, soalnya arah2nya rada nyrempet D
widjojono - 09/03/2012 06:51 PM
#39

Quote:
Original Posted By Must_Seagate
Bentuk yang mas Widjojono pajang itu juga bentuk favorit saya kalau dihutan mas beer:
yups saya juga sependapat, salah satu realita yang harus kita hadapi tiap hari D
Mari kita gali dan diskusikan pokok bahasan di trit menarik ini, biar tidak terjadi bullying disini, soalnya arah2nya rada nyrempet D


Makasih mas Seagate Yth.

Oiya salah satu piso survival yg beken lewat filem nya Tommy Lee jones itu kan yg waktu itu ada di FJB juga, Tom brown tracker http://www.tombrowntracker.com/
ini juga menimbulkan pro kontra di Forpis disananya ya? konon ada yg menjelekkan, ada yg nge belain,... juga dengan pemakaian Kukri sebagai Survival knife http://www.m4040.com/Survival/Ghurka/Khukri%20Modification.htm
Jadi selain pisau2 yang "lazim" digunakan untuk survival seperti pisau Aitor, ternyata banyak pengembangan pisau survival dari pisau jenis lain.
Pun tokoh2 di media elektronik banyak yg membawa pisaunya yg sesuai dengan mereka masing2 seperti http://www.shtfblog.com/gear-review-the-bear-grylls-survival-knife/

Mengenai bentuk "tang" yang diharuskan full tang, sebenernya saya agak kurang setuju, karena rat tail pun juga lebarnya 1,5cm an, jadi kalau baja dengan lebar 1,5 cm dan tebal 5-6mm itu patah dengan pemakaian yg seharusnya, saya rasa kekuatan tangannya hebat sekali bisa mbacok batang sampe tang nya patah, kecuali dipakai buat mengungkit batu (ini bego nya si pemakai menurut saya) itulah kenapa di THAB (Teknik Hidup di Alam Bebas) yang diajarkan kakak senior dari W*****i & Ma*****a, beliau2 mengajarkan tetap menggunakan akal sehat saat survival, misalnya saat haus, ada air jangan langsung diminum, karena jika kita diare di hutan dipastikan tewas berdukas... juga pemakaian alat harus hati2, termasuk didalamnya pemakaian pisau.....dan beliau2 banyak yang memilih pisau Rat tail ini.....
SteelEnthusiast - 09/03/2012 07:16 PM
#40

Quote:
Original Posted By widjojono
Makasih mas Seagate Yth.

Oiya salah satu piso survival yg beken lewat filem nya Tommy Lee jones itu kan yg waktu itu ada di FJB juga, Tom brown tracker http://www.tombrowntracker.com/
ini juga menimbulkan pro kontra di Forpis disananya ya? konon ada yg menjelekkan, ada yg nge belain,... juga dengan pemakaian Kukri sebagai Survival knife http://www.m4040.com/Survival/Ghurka/Khukri%20Modification.htm
Jadi selain pisau2 yang "lazim" digunakan untuk survival seperti pisau Aitor, ternyata banyak pengembangan pisau survival dari pisau jenis lain.
Pun tokoh2 di media elektronik banyak yg membawa pisaunya yg sesuai dengan mereka masing2 seperti http://www.shtfblog.com/gear-review-the-bear-grylls-survival-knife/

Mengenai bentuk "tang" yang diharuskan full tang, sebenernya saya agak kurang setuju, karena rat tail pun juga lebarnya 1,5cm an, jadi kalau baja dengan lebar 1,5 cm dan tebal 5-6mm itu patah dengan pemakaian yg seharusnya, saya rasa kekuatan tangannya hebat sekali bisa mbacok batang sampe tang nya patah, kecuali dipakai buat mengungkit batu (ini bego nya si pemakai menurut saya) itulah kenapa di THAB (Teknik Hidup di Alam Bebas) yang diajarkan kakak senior dari W*****i & Ma*****a, beliau2 mengajarkan tetap menggunakan akal sehat saat survival, misalnya saat haus, ada air jangan langsung diminum, karena jika kita diare di hutan dipastikan tewas berdukas... juga pemakaian alat harus hati2, termasuk didalamnya pemakaian pisau.....dan beliau2 banyak yang memilih pisau Rat tail ini.....
Ternyata pada berpengalaman survival semua yah. Gak nyangka pak tabib juga ternyata punya pengalaman survival juga. Kalo juragan kingkong sih sudah pasti deh. Saya paling heboh ya kemping sekolah/kuliah aja. hammer
Page 2 of 5 |  < 1 2 3 4 5 > 
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Pisau > Memilih Pisau Survival yang Tepat