Hardware Computer
Home > LOEKELOE > COMPUTER STUFF > Hardware Computer > Overclockers Lounge II - Part 5
Total Views: 64106 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 159 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

250360 - 08/03/2012 07:23 PM
#1

Melanjutkan perjuangan 112358132134 aka opa Indro nomer bin opung togel dan demi kelancaran akses database kaskus.us,Overclockers Lounge II hadir

Overclockers Lounge II - Part 5

Overclockers Lounge II - Part 5 VS Overclockers Lounge II - Part 5

Information :


[*]Overclock tidak selamanya berakibat buruk.Dengan porsi yang tepat,overclock membantu periferal anda bekerja dengan lebih optimal.

[*]Sebelum melakukan overclock,pastikan hardware pendukung sudah siap.Yang paling penting adalah power supply unit (PSU), motherboard dan heat sink fan (HSF) processor.

[*]Batas kemampuan setiap periferal berbeda. Maksudnya,dengan dua periferal yang sama dan identik sekalipun belum tentu clock maximal yang tercapai akan sama.

[*]Jika anda pemula dalam hal OC (overclock) sangat disarankan untuk mengoverclock periferal yang masih tercover warranty,untuk meminimalisir kerugian D

[*]Overclock bukan ilmu pasti,apalagi ilmu ghaib.Butuh keyakinan,usaha,kesabaran,keberuntungan dan yang lebih penting...doa D




ATTENTION !!!

► Untuk kenyamanan bersama,dimohon kepada kaskuser yang post disini untuk tidak melakukan flamming ◄

► Selalu gunakan [B]QUOTE dan MULTI QUOTE (tanda "+" disamping QUOTE ) dalam mereply post.Hindari one liner, double post, triple post apalagi monolog ◄

► Please respect other member ◄

► Baca juga peraturan yang sudah berlaku lama di Hardware Forum (HWF)

► Usahakan untuk tidak beragumen berdasarkan google.Kita disini sama-sama belajar dari pengalaman,karena kemampuan overclock akan berkembang dari pengalaman sendiri (own experience) ,bukan dari membaca apalagi copas ◄

Bagi yang pengen dapet BATA atau di BANNED silahkan berulah.JUNKER AND FLAMMER YOU'VE BEEN WARNED \)

at last but not least..DO IT AT YOUR OWN RISK!!![/B]
hansip - 08/03/2012 07:23 PM
#2
Autolock Thread by Hansip
Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/10045034 yang sudah melebihi batas reply.

Terima kasih.
hansip - 08/03/2012 07:23 PM
#3
Autolock Thread by Hansip
Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/4041586 yang sudah melebihi batas reply.

Terima kasih.
1d10t - 08/03/2012 07:23 PM
#4

Overclockers Lounge II - Part 5
MOTHERBOARD

1. Hindari motherboard dengan type mATX (micro ATX) apalagi ITX.

Spoiler for pic
Overclockers Lounge II - Part 5


Motherboard mATX dan ITX pada umumnya hanya menekankan pada fungsi essential,jadi fungsi overclock terbatas.Terbatas disini maksudnya karena komponen, yang akan mempengaruhi durabilitas, dan BIOS yang dipakai.Hal ini memang tidak bisa dipukul rata.Utk lebih jelasnya bisa ke bawah

2.Hindari penggunaan toroidal coil apalagi open air toroidal untuk power phase processornya.

3. Hindari motherboard yang menggunakan chemical capasitor, cari yang full solid capacitor untuk durability dan kemampuan suplai daya yang stabil.

Toroidal Coil Choke dan Chemical capacitor

Spoiler for pic
Overclockers Lounge II - Part 5


4.TDP AMD dan Intel berbeda.Tapi pada prinsipnya sama-sama membutuhkan daya yang tinggi untuk di overclock.Gunakan motherboard yang memiliki

4 + 1 power phase untuk overclock ringan (maximum 2-3% dari nilai stock vcore)

Spoiler for pic
[CENTER]Overclockers Lounge II - Part 5


6 + 2 power phase untuk overclock medium (maximum 5 - 10 % dari nilai stock vcore)

Spoiler for pic
Overclockers Lounge II - Part 5


8 + 2 power phase untuk overclock expert to suicide (15% and up dari nilai stock vcore)

Spoiler for pic
Overclockers Lounge II - Part 5[/CENTER]


Definisi Power Phase dan PWM yang lebih Advanced

Overclockers Lounge II - Part 5

1.8 pin 12v EPS
Kegunaannya adalah utk menyuplai daya lebih ke processor.8 pin memiliki kemampuan pass-through dari standard 4 pin.
2.I/O Ctl
IC I/O mointoring utk 8 pin EPS
3.Choke EPS
Choke ini utk menjaga suplai 8 pin EPS agar tidak berlebihan
4.Main Choke
Inilah generator utk mensuplai daya ke processor
Tingkatan dari tertinggi sampai terendah sejauh yang saya tahu

[*]Renesas R0, mampu suplai daya 60W effisiensi 75%
[*]Renesas 1R0, mampu suplai daya 50W effisiensi 75%
[*]Renesas 1R1, mampu suplai daya 50W effisiensi 60%
[*]Renesas 1R2, mampu suplai daya 45W effisiensi 65%
[*]Renesas R60 atau Foxconn Magic MC60, mampu suplai daya 40W effisiensi 65%


Jenisnya bisa beragam dari semi alloy,full alloy,ferrite,tantalum.Jenis ini berpengaruh pada OC (operational condition), dimana sesuai standard 80plus berada di 60'C.
5. Mosfet dan Driver
Bentuk bisa terpisah antara driver dan mosfet.Tapi saat ini hampir semua motherboard utk OC menggunakan model DrMOS (Driver MOSfet).Selain utk menyiasati ruang,model DrMOS lebih presisi dan mendukung hybrid (analog-digital) PWM maupun full-digital PWM.
6.2 channel kontroller per choke
PWM diatas menggunakan model 2 channel perchoke,artinya 1 choke di kontrol 2 DrMOS.Kemungkinan besar motherboard ini menganut system hybrid PWM (vcore rendah digital,vcore tinggi analog) karena terdapat 2 IC con-current (7) utk kalibrasi dan MOSFET (8) utk switching.

Dari penjelasan dapat diambil kesimpulan utk motherboard 8+2 diatas

[*]Motherboard mampu memberikan daya 405W
[8 x 60W (R0)] x 75% = 360W
[2 x 60W (R0)] x 75% / 2 (backup) = 45W
[*]Daya 405W mampu continuous pada suhu 60'C (operational condition ferrite choke).
[*]Daya maximum motherboard via main choke adalah 480W (10 x 60W 80% eff 110'C OC) ditambah 1 choke via 8 pin EPS (60W 100%) kurang lebih 540W. artinya mobo ini mampu membakar Phenom II X6 1090T sampe ke vcore 2.0V 6Ghz ++
[*]Mosfet NIKO-SEM PA102FDG akan memberi sinyal utk berpindah dari digital ke analog pada daya 120W
sensitivity 10A x 12V = ~120W
Utk jalan default / stock motherboard ini menggunakan digital PWM,sedangkan utk overclock menggunakan analog PWM.



BIOS Section

]Untuk meningkatkan kestabilan atau dukungan yang optimal terhadap processor,memory dan setingan yg lebih stabil gunakan BIOS terbaru di motherboard.Cara- cara update BIOS antara lain

1. Via integrated flasher yg dimiliki BIOS

Spoiler for screenshot

Overclockers Lounge II - Part 5


2.Via DOS apabila tidak memiliki integrated flasher

Spoiler for step-stepnya

Quote:

1. Download kedua tools ini.HP USB Disk Storage Format Tool dan 98 Boot dari sini

[CODE]http://www.indo*web*ster...com/HP_USB_Disk_Storage_Format_Tool_v218_98_Bootzip.html[/CODE]

Extract kedua file tsb.

2. Install HP USB Disk Storage Format Tool - v2.1.8.
3. Jalankan HP USB Disk Storage Format Tool. Pilih Create Startup DOS Disk. Browse Folder Win98boot. Klik start. klo udah selesai klik Ok.

Awal
Overclockers Lounge II - Part 5

Sukses
Overclockers Lounge II - Part 5

4. Download file bios update versi terakhir dari vendor motherboard. Extract filenya. masukan ke flashdisk.

5. Hidupin komputer. masuk bios. set boot pertama lewat Flashdisk atau biasanya USB HDD.

6. Klo udah komputer bakal boot dari flashdisk. Execute program flashernya,pilih file biosnya.

7. Done.


-Credits to kocak gober-



3. Via Windows atau Auto update Program.
1d10t - 08/03/2012 07:23 PM
#5

Overclockers Lounge II - Part 5
MEMORY

Pemilihan memory untuk AMD susah-susah gampang,karena semua modul RAM dipasaran dibekali fitur XMP (Xtreme Memory Profile),dimana tidak semua motherboard AMD mampu menjalankan profil ini. Sedangkan untuk Intel, semua motherboard terutama kelas menengah ketas sudah mampu menjalankan fitur ini.
Apa itu XMP?
[QUOTE=Wikipedia]
XMP adalah Extreme Memory Profile yang dikembangkan oleh Intel yang sesuai dengan JEDEC SPD extension untuk DDR3.XMP menggunakan byte 176–255 yang tidak dialokasikan oleh JEDEC,agar mampu mengeksekusi timing memory yang lebih kencang
[/QUOTE]

Bagaimana memilih memory untuk overclock malus

Semua memory bisa digunakan untuk overclock,karena semua platform AMD maupun Intel dibekali "divider" di motherboardnya.

Bagaimana dengan modul RAM yang sampai harganya jutaan bingungs

1. Fisik
Perbedaan modul RAM berharga jutaan dengan yang berharga ratusan ribu (generik) terletak di PCB, komponen SMC, heatsink, chipset, konfigurasi bank, konfigurasi LGA (land grid array) dan chip SPD EEPROM.

Overclockers Lounge II - Part 5

Untuk RAM generik,biasanya PCB 4 - 6 layer, PCB buatan vendor sendiri.Komponen SMC menggunakan type kapasitor aluminium fast-release.untuk chipset sendiri type low-binned,adakalanya reject dari vendor memory yang tidak lulus QC ketat. konfigurasi bank biasanya lebih banyak, misal ada 16 banks double sided untuk kapasitas 2048 MByte. Grid array chip memory model micro-pin array atau SMT/SMD biasa. SPD menggunakan IC EEPROM sendiri tanpa memory profile.

Overclockers Lounge II - Part 5

RAM "mahal" biasanya PCB 6 - 8 layer, PCB buatan 3rd party misal Brain Power, atau vendor sendiri.Komponen SMC menggunakan type kapasitor tantalum slow-release.untuk chipset sendiri type high-binned dari vendor ternama.konfigurasi bank "normal", misal ada 8 banks single sided untuk kapasitas 2048 MByte. Grid array chip memory model ball-grid array. SPD sudah di "set" di memory chip, hanya terdapat IC MLP utk menyimpan profile XMP.

2. Timing
Perbedaan yang kedua adalah pada timing. Pada modul RAM kelas generic atau mainstream ,biasanya timingnya longgar, semisal

[*]CAS Latency (CL) 9
[*]RAS to CAS Delay (tRCD) 9
[*]RAS Precharge (tRP) 9
[*]Cycle time Row Active Time (tRAS) 24
[*]Bank cycle time Row Cycle Time (tRC) 33
[*]Command Rate (CR) 2


sering disingkat 9-9-9-24 CL-tRCD-tRP-tRAS

Quote:
CAS Latency
The CAS latency is the delay, in clock cycles, between sending a READ command and the moment the first pice of data is available on the outputs.

tWR - Write Recovery Time:
tWR is the number of clock cycles taken between writing data and issuing the precharge command. tWR is necessary to guarantee that all data in the write buffer can be safely written to the memory core.

tRAS - Row Active Time:
tRAS is the number of clock cycles taken between a bank active command and issuing the precharge command.

tRC - Row Cycle Time:
The minimum time interval between successive ACTIVE commands to the same bank is defined by tRC.
tRC = tRAS + tRP

tRCD - Row Address to Column Address Delay:
tRCD is the number of clock cycles taken between the issuing of the active command and the read/write command. In this time the internal row signal settles enough for the charge sensor to amplify it.

tRP - Row Precharge Time:
tRP is the number of clock cycles taken between the issuing of the precharge command and the active command. In this time the sense amps charge and the bank is activated.

tRRD - Row Active to Row Active Delay:
The minimum time interval between successive ACTIVE commands to the different banks is defined by tRRD.

tCCD - Column Address to Column Address Delay

tRD - Active to Read Delay

tWTR - Internal Write to Read Command Delay:
tWTR is the delay that has to be inserted after sending the last data from a write operation to the memory and issuing a read command.

tRDA - Read Delay Adjust


Terus enaknya merk apabingungs

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa semua memory bisa dioverclock,hanya kemungkinan untuk memperkecil timing dan mencapai clock tinggi agak susah.Sama seperti processor, modul memory yang mahal belum tentu bisa mencapai timing rendah,clock tinggi dan vdimm rendah.Kemampuan memory sendiri akan dikeluarkan oleh motherboard dan "batas maximum" sedikit banyak dipengaruhi IMC Processor.Untuk mempermudah,pilih memory dengan timing "three aces", misal 9-9-9, 8-8-8, 7-7-7 atau kalau ada 6-6-6 CL-tRCD-tRP dengan kisaran vdimm 1,65v.Memory dengan timing ini biasanya lebih mudah dijinakkan.

Saya tertarik dengan Patriot DDR3 Gamer Series Dual Channel PC10600 4GB CL7 - PGS34G1333LLKA AMD Edition.Kira-kira cocok gak dengan motherboard 890GX saya dengan processor AMD 955 BE sayabingungs

Memory jenis special edition sudah di tweaked untuk menyesuaikan dengan designated platform.Biasanya fitur XMP ditiadakan dan diganti fitur SPD fix,jadi hanya ada 1 timing saja.Dibeberapa kasus seperti GSkill Flare masih tersedia beberapa timing SPD.Memory jenis ini sebenernya susah untuk diajak lari lebih kencang karena table SPD nya terbatas dan vdimm nya cukup tinggi.

Kalau begitu saya ambil Gskill DDR3 PC12800 4GB XH Dual Channel F3-12800CL6D-4GBXH gimanacapedes

Sama dengan memory special edition,memory jenis ini merupakan "tweaked edition" karena sudah keluar dari spesifikasi resmi JEDEC untuk DDR3.Karena itu,utk berlari dengan clock lebih tinggi ataupun timing lebih ketat,kalau CL 6 masih dirasa kurang, sangat susah.

Ribet amat sih?Dah ambil memory paling mahal aja Gskill DDR3 PC12800 8GB TDD Dual Channel F3-12800CL7D-8GBTDD batas

Memory dengan kapasitas dense 8 GB kit single DIMM 4 GB juga sama,susah utk menaikkan clocknya dan memperketat timing dikarenakan kapasitas bank banyak.

Ini salah itu salah.Saya mau overclock memory biar timing ketat,clock tinggi, NB FID gede processor ngacir mads

Perlu diketahui tidak selamanya memory ketat,clock gede dan NB FID/QPI tinggi akan menaikkan performa.
1d10t - 08/03/2012 07:23 PM
#6

[B]Stability Test Tools[/B]

OCCT
Spoiler for sekilas setting

Overclockers Lounge II - Part 5


Tes OCCT utk melihat apakah processor stabil sekaligus melihat kemampuan power supply.Apabila terdapat error,kemungkinan processor kekurangan tegangan (vcore) ato PSU bapuk ga bisa kasi daya stabil D



Intel Burn Test (Linpack)
Spoiler for sekilas setting

Overclockers Lounge II - Part 5


Sebuah stability tes terkejam yang pernah dibuat manusia.
Harus benar-benar prepare semua klo mau jalanin ini.Saran aja,simpen nomor kontak tukang kiloan kalo sering banget jalanin tes ini D



Orthos Prime 2004
Spoiler for sekilas seting

Overclockers Lounge II - Part 5


Orthos Prime 2004 digunakan untuk stability tes up to 2 physical processor (single core,single core hyper-threading ato dual core).Small FFT utk tes processor, Blend utk tes processor dan RAM.



Prime95
Spoiler for sekilas seting

Overclockers Lounge II - Part 5


Sama seperti Orthos Prime 2004,hanya Prime95 mendukung diatas 2 physical processor (Triple core and up),serta dual threads per core.Fungsi seting sama dengan Orthos Prime 2004.

Request Update Please PM / VM me \)
.p3ndo3l. - 08/03/2012 07:23 PM
#7
Overclocking Tips dari Newbie untuk Newbie
Part I. Basic Overclocking Tips dari Newbie untuk Newbie

Spoiler for Perkenalan diri

Perkenalkan, saya p3ndo3l. Saya tidak mengklaim bahwa saya ahli dalam hal overclocking hardware computer. Di sini saya hanya berusaha membagi apa yang sudah saya pelajari dalam hal overclocking. Apabila dirasa postingan saya ada yang keliru, mohon koreksi dan bantuannya. Apabila postingan saya bisa membantu agan-agan sekalian, saya hanya merasa senang membagi apa yang sudah saya pelajari dari dunia overclocking. Terimakasih.

Best Regards

Overclockers Lounge II - Part 5



Spoiler for Aturan dalam OC

Menurut saya tidak ada aturan baku dalam OC. Hanya saja, di sini saya mau sharing tentang poin poin penting ketika agan2 akan memulai proses overclocking terhadap rig agan. Tentunya saya harap agan sudah membaca postingan di atas bahwa dalam OC, Power Supply Unit merupakan hal yang vital. Jadi, jangan pernah meremehkan periperal yang satu ini. OK, mari kita lanjut ke poin poin penting dalam OC.

[spoiler=poin penting dalam OC]
[spoiler=pemilihan hardware]
Pemilihan hardware yang tepat dalam OC berpengaruh besar terhadap OC yang nantinya bakal ente lakuin. Pilih procie apa? PSU apa? RAM apa?
Di sini saya mau ngasih opini pendek tentang pemilihan hardware buat rig agan2 sekalian.

[*]Pemilihan Power Supply
Seperti sering dibicarakan di HWF, PSU merupakan organ penting buat kesehatan rig ente. Jangan salah pilih PSU. Pilih PSU yang sudah recommended. Untuk jelasnya langsung saja ke thread Recommended PSU
[*]Pemilihan Motherboard
Motherboard ini merupakan tempat bernaungnya semua periperal komputer ente. Jangan memakai motherboard kelas value dengan alasan apapun. Seringkali kita malah lebih banyak kena masalah daripada dapet harga murahnya.
Pilih motherboard dengan 100% all solid capasitors untuk kelangsungan hidup mobo yang lebih lama. Jangan lupa juga cek power phasenya ada berapa banyak. Semakin banyak semakin bagus (sejauh yang saya tau, power phase berfungsi sebagai penghantar daya untuk procie).
[*]Pemilihan Prosesor
Untuk prosesor itu tergantung budget. Pilih saja prosesor yang manapun, yag sesuai dengan socket motherboard agan2.
[*]Pemilihan RAM
Kualitas RAM akan menentukan kesuksesan RAM yang akan agan2 lakukan. Jangan pilih RAM yang value, agar petualangan OC agan2 seru.
[*]Pemilihan HSF
HSF salahsatu komponen yang akan sangat jarang sekali butuh upgrade. Pilih HSF terbaik menurut budget yang agan punya. Selain itu, usahakan beli HSF yang kompatibel dengan soket yang ada sekarang (775/1156/1336/AMD), jadi kallo suatu ketika ente pindah platform, tidak usah pusing2 pilih HSF lagi. Pilih dengan bijak, jangan hanya karena liat performa, tapi juga liat isi kantong D.
[*]Pemilihan VGA
Untuk VGA, kayaknya tergantung budget agan deh maunya berapa D. Toh akhir2 ini banyak VGA bermunculan. Ini tidak terlalu penting dalam proses OC yang akan agan2 lakukan.
[*]Pemilihan Harddisk
Pilih harddisk yang berani ngasih garansi panjang agar enak buat invest ke depan. Tapi dalam hal OC ini, kayaknya HDD tidak terlalu berpengaruh.
[*]Apabila ada yang dirasa kurang, PM / VM ane.



Spoiler for Hal terpenting dalam OC


[*]OC satu satu, jangan OC sekaligus.
Maksudnya gini gan. Ketika agan OC, usahakan agan fokus OC ke satu periperal dulu. jangan langsung semua rig di OC.
Caranya?
[*]Turunin settingan memory ke angka terendah. Masuk ke BIOS, cari menu OC di mob ente terus masuk ke Bagian Memory Configuration. Pilih DDR yang angkanya paling kecil.
[*]Turunin multiplier prosesor ke angka paling rendah. Masuk ke bagian OC mobo atau Advanced CPU Features.
[*]Untuk AMD, turunin multiplier HT Link dan NB ke x5 (dalam angka biasanya dtulis 1000)
[*]Setelah step di atas dilakukan, barulah naekin ref clock/FSB pelan-pelan sampai mentok mobo ga bisa booting. Kira kira itulah nilai ref clock/FSB maksimal yang bisa dicapai mobo ente.


[*]Hardware yang serupa belum tentu memberikan hasil yang sama.
Misalnya agan2 liat ada procie e7500 yang bisa OC ampe 4 ghz buat daily. Nah, belum tentu kalo ente pake e7500 juga bisa running 4 ghz daily. masih banyak faktor yang harus dipertimbangkan.
[*]Pantang Menyerah
Semangat gan !!!! Jangan menyerah sebelum target tercapai !!!!



[/spoiler]
[/spoiler]

*Isi bisa berubah sewaktu-waktu. Tetap Pantau ya Gan Overclockers Lounge II - Part 5
.p3ndo3l. - 08/03/2012 07:23 PM
#8
Overclocking Tips dari Newbie untuk Newbie
Part II. Overclocking Dari Newbie Untuk Newbie: Overclock secara umum

Spoiler for Overclock in General

[spoiler=Istilah2 Dalam Platform AMD]
[spoiler=Glossary of Terms]
Hyper Transport Reference Clock (HTRef): Bus clock internal dari processor AMD. HTRef clock default adalah 200MHz. CPU, CPU-NB, HT Link dan memory clock berhubungan dengan nilai HTRef clock ini. Kemampuan HTLink untuk berjalan pada frekuensi tinggi sangatlah tergantung dari
motherboard dan BIOS yang digunakan.

CPU: Central Processing Unit aka processor. CPU clock speed memiliki efek terbesar dalam menentukan performa keseluruhan dari sistem. Di sini target utama overclocking.

CPU-NB: CPU-Northbridge. Bukanlah northbridge yang biasa dikenal, yaitu pada chipset motherboard. CPU-NB di sini adalah bus yang menghubungkan CPU dan memory controller yang terintegrasi pada processor. CPU-NB memiliki clock speed maupun voltage sendiri, terpisah dari CPU
clock speed. Frekuensi CPU-NB menentukan kecepatan memory controller.

CPU FID: CPU multiplier. AMD Athlon II X2 240 memiliki nilai multiplier default x14 (14x200MHz = 2800MHz). Nilai multiplier dapat diturunkan, tetapi hanya model Black Edition processor yang dapat dinaikkan nilai multipliernya (unlock multiplier). Contoh AMD Phenom II X2 555 BE.

CPU-NB FID: CPU-NB Clock multiplier. Menentukan frekuensi CPU-NB. Contohnya pada AMD Athlon II X2 240, nilai defaultnya adalah x10 (10x200MHz=2000MHz). Nilai ini juga menentukan nilai maksimum dari frekuensi HT Link, yaitu HT Link multiplier tidak bisa lebih tinggi ketimbang CPU-NB
multiplier. Dalam keadaan default, CPU-NB dan HT Link memiliki nilai yang sama. Nilai multiplier CPU-NB hanya bisa dinaikkan pada model Black Edition processor.

HT Link FID/multiplier: Multiplier ini menentukan frekuensi dari HT Link. Contohnya pada AMD Athlon II X2 240, nilai defaultnya adalah x10 (10x200MHz=2000MHz). Nilai multiplier maximum dari HT Link tidak bisa lebih tinggi daripada multiplier CPU-NB. Nilai HT Link multiplier hanya bisa dinaikkan pada model Black Edition processor.

CPU VID: CPU Voltage Identification Digital. Pendek kata, CPU VID menentukan nilai CPU Core Voltage (vCore). Nilai maksimum CPU VID adalah 1.55v. NOTE: Nilai CPU VID bukan nilai sebenarnya dari vCore (lihat Voltage Offset). Nilai CPU VID hanya bisa diubah pada model Black Edition processor.

CPU-NB VID: CPU-NB Voltage Identification Digital. Pendek kata, CPU-NB VID menentukan nilai CPU-NB Voltage. Nilai maksimum CPU VID adalah 1.55v. NOTE: Nilai CPU-NB VID bukan nilai sebenarnya dari CPU-NB Voltage (lihat Voltage Offset). Nilai CPU-NB VID hanya bisa diubah pada model Black Edition processor.

CPU / CPU-NB Voltage Offset: Voltage Offset berguna untuk mengatur nilai +(positif) dan -(negatif) dari nilai CPU / CPU-NB VID. Nilai voltage sebenarnya adalah nilai dari CPU / CPU-NB VID + Offset.
Contoh: VID 1.35v + Offset 0.1v = 1.45v (nilai yang sebenarnya).

[/spoiler]
Spoiler for istilah istilah dalam Platform Intel Core i7

Oleh: Benny Lodewijk N. Lase

Perbedaan mendasar antara teknologi Core i7 dengan teknologi Core 2 Duo/Core2 Quad terletak pada IMC (Integrated Memory Controller). Pada Core2 Duo/Core 2 Quad, IMC tertanam di dalam chipset (X38, X48, P45, dan sebagainya). Hal ini menyebabkan kemampuan throughput dari memory sangat tergantung dari kemampuan chipset. Sedangkan pada Core i7, IMC dipindahkan ke prosesor sehingga chipset secara teoritis dapat bekerja lebih ringan dan throughput kecepatan memory bandwidth lebih cepat karena tidak perlu lagi melewati chipset (Northbridge).

Perbedaan arsitektur Core 2 Duo/Core2 Quad dengan Core i7
Front Side Bus 1066, 1333 dan 1600 MHz yang dikenal pada prosessor Core2 Duo/Core2 Quad berganti menjadi QPI (Quick Path Interconnect) pada Core i7. Demikian juga kecepatan FSB yang dulunya maksimal 1.6 GT/s berlipat menjadi 6.4 GT/s. Hal ini dikarenakan kecepatan memory controller internal pada CPU lebih efektif dibandingkan memory controller pada Northbridge, belum lagi ditambah implementasi Triple Channel DDR3 pada platform Core i7. Walaupun, manfaat atau efek implementasi Triple Channel DDR3 ini masih belum begitu signifikan pada aplikasi nyata.

QPI (Quick Path Interconnect)
QPI adalah kecepatan bus pengganti FSB, kalau FSB adalah jalur transmisi data antara chipset, prosessor dan memory, QPI lebih sederhana lagi. QPI adalah kecepatan transmisi data dari prosessor ke chipset. Bila sebelumnya kita mengenal Northbridge sebagai chipset yang mengatur prosessor, memory dan jalur PCI-E, maka pada Core i7, chipset dikenal dengan nama IOH (Input-Output Hub) yang bertugas sebagai jalur input dan output dari seluruh sistem.

Bclk (CPU Host Frequency) & CPU Multiplier
Total clock atau total frekuensi sebuah prosessor Core i7 adalah hasil dari perkalian CPU Host Frequency (Bclk) dengan CPU Multiplier (CPU Ratio). Sebagai contoh, sebuah prosessor Core i7-965 Extreme Edition memiliki kecepatan sebesar 3.2 GHz, kecepatan ini berasal dari hasil perkalian 24 (CPU Ratio) dengan 133 MHz (Bclk).

[spoiler=Notes dari saya]
Pada dasarnya, istilah istilah dalam core i series seperti i5 da i3 memakai istilah sama seperti i7. Perbedaan nya menurut ane hanya di mode RAM (i3 dan i5 hanya dual channel, sedangkan i7 triple chanel]

[/spoiler]

[/spoiler]

Spoiler for Overclock LGA 775

Quote:
Original Posted By pascalmichaelis

tutor OC LGA775 ya? Ini dicoba mungkin bermanfaat gan..

[spoiler="step by step OC-ing Intel LGA775 from a newbie"]

Sebelumnya, ada beberapa istilah yang perlu diingat dalam meng-OC di soket LGA775,antara lain :

- FSB (Front Side Bus)
FSB adalah bus yang membawa data dari CPU dan chipset Northbridge (NB). Semakin tinggi nilai FSB,maka data yang dibawa akan semakin besar. Nilai FSB umumnya adalah 4x dari nilai bus speed dari motherboard. (misalnya : E5200 mempunyai nilai FSB 800MHz dan nilai bus speed 200MHz)
Pada umumnya tidak semua mobo bisa support FSB gede,sehingga tidak semua mobo bisa support processor seri Xtreme (contohnya QX9770 yang mempunyai FSB sebesar 1600MHz standar)

FSB inilah yang menghubungkan mobo,RAM dan CPU secara bersaman. Untuk FSB yang mempunyai nilai tinggi,maka RAM juga harus mengikuti frekuensi FSB mobo (tergantung pada jenis RAM yang digunakan ; apabila menggunakan DDR2 maka minimum faktor pengalinya atau SPD adalah 2 dan untuk DDR3 minimumnya faktor pengali adalah 3)

- CPU Multiplier

Selain di FSB, faktor yang mempengaruhi pada overclocking di soket LGA775 adalah multiplier. Multiplier pada setiap processor bervariasi,antara 9 - 12.5 . Umumnya seri quad-core Q8XXX,Q9xxx dan E8xxx mempunyai multiplier yang rendah untuk mengimbangi dengan nilai FSB motherboard.
Contoh :
Intel E8400 mempunyai frek. 3GHz dan multiplier 9 ; jadi FSB yang di-set pada mobo adalah 333 MHz (333x9 = 2.997 atau 3GHz dibulatkan)

Tidak semua processor di soket LGA775 mempunyai fitur multiplier unlocked,jadi ada beberapa tipe yang mengharuskan OC lewat peningkatan FSB mobo.

Oke,sekarang masuk ke bagian OC-nya. Dalam hal ini saya memberikan gambaran pada Intel Dual-core E5200. Dalam keadaan stock,processor ini berjalan di FSB 200MHz,multiplier 12.5 dan FSB 800MHz (clock speed 2.5 GHz) yang dipasang di motherboard Gigabyte GA-G31M-S2C. Untuk mengoverclock,ada baiknya untuk menaikkan voltase pada processor dan menjalankannya di "Manual")

[spoiler="bios"]Overclockers Lounge II - Part 5


Yang saya lingkari pada gambar adalah hal-hal yang perlu diperhatikan.
no. 1 = Multiplier,dari opsi inilah faktor pengali bisa dinaikkan ke maksimum. Untuk mendapatkan clock speed tertinggi tanpa memperhatikan FSB,maka yang perlu difokuskan adalah multiplier dan FSB motherboard. Kali ini saya akan men-setting ke 266 MHz.
no. 2 = CPU Host Frequency. Inilah yang disebut dengan bus speed dari motherboard untuk processor. Semakin tinggi nilai bus,semakin tinggi FSB dan frekuensi memory yang dijalankan. Ada beberapa jenis mobo yang mendukung bus speed tertentu,dan tidak semua tipe chipset mobo LGA775 mempunyai batasan bus speed yang sama. Untuk chipset G31 umumnya mempunyai batas maksimum stabil di 300MHz,sedangkan untuk seri P45 bisa mencapai 600MHz.
no.3 = System Memory Multiplier. Di settingan ini dapat diatur divider antara FSB mobo dan RAM yang dijalankan. untuk pembaginya sudah di-set dari motherboard tersebut,dan saling berkaitan (untuk chipset Intel),sedangkan untuk motherboard LGA775 yang memakai chipset nvidia dapat mengatur FSB dan memory frequency secara terpisah.
no.4 = System Voltage Control. Bagian inilah yang terpenting dari semuanya,karena overclocking kebanyakan tidak berjalan stabil pada voltase standar. Oleh karena itu,voltase pada beberapa peripheral sebaiknya berjalan di "Manual" agar mendapatkan kemampuan maksimal.
no.5 = CPU Voltage Control. Untuk processor,settingan voltase stabil untuk OC pertama kali adalah 1.35V . Apabila sudah berjalan tanpa masalah dan lulus tes kestabilan (OCCT,Orthos dan IntelBurnTest),maka voltasenya diturunkan perlahan-lahan hingga didapat batas minimum voltase untuk processor yang sudah di-OC. Untuk settingan over-voltage pada FSB,hal ini membantu untuk mendapatkan bus speed lebih tinggi,tetapi tidak semua motherboard mempunyai settingan overvoltage.

Setelah semuanya diatur,maka Anda akan mendapatkan kemampuan maksimal dari processor yang sudah di-overclock. Perlu diingat bahwa divider RAM dan FSB perlu diatur agar kecepatannya sesuai dengan spesifikasi maksimum pada RAM. Umumnya frekuensi maksimum RAM yang digunakan untuk OC adalah 1066MHz DDR2 atau 1200MHz DDR3. Perlu diingat bahwa tidak semua RAM juga mampu berjalan di frekuensi berlebih dari spesifikasi pabrikan,jadi ada baiknya untuk mencari RAM yang memiliki heatspreader untuk menjaga suhu RAM.
[/spoiler]

[/spoiler]

Isi bisa berubah sewaktu-waktu. Tetap pantau ya gan Overclockers Lounge II - Part 5
.p3ndo3l. - 08/03/2012 07:23 PM
#9
Overclocking Tips dari Newbie untuk Newbie
Part III. Overclocking Dari Newbie Untuk Newbie: Mari kita overclock AMD platform

Spoiler for Overclocking AMD

Guide overclocking AMD pernah dibahas di thread OCL part II oleh juragan bondhahnmrt85. Di sini saya hanya merepost apa yang pernah dibahas oleh beliau.

Credit to Original Uploader, juragan bondhahnmrt85

[spoiler=Tutorial Overclocking AMD Athlon II / Phenom II untuk pemula]

*Catatan saya
Pada dasarnya guide ini ditujukan untuk keluarga athlon II dan phenom II. tapi, pada pengaplikasiannya ane rasa bisa dilakukan untuk keluarga sempron, athlon dan phenom.

Langkah-langkah Overclocking

Setting BIOS untuk memaksimalkan performa processor:
[*]Disable ‘Cool n Quiet’ – Fitur hemat daya dari processor AMD
[*]Disable ‘C1E’
[*]Disable ‘CPU Fan Control’ – Agar kecepatan fan processor pada kecepatan maksimum.
[*]Memastikan nilai CPU-NB, Memory atau HT Link berkerja stabil pada nilai default.


Overclockers Lounge II - Part 5

Overclocking Test

Sebagai sample, digunakan processor AMD Athlon II X2 215 sebagai processor dual-core termurah dari AMD. Juga akan digunakan AMD Phenom II X2 555 BE yang harganya dua kali lipat, sebagai pembanding hasil dari overclocking.

Overclockers Lounge II - Part 5
Dengan software CPU-Z, terlihat spesifikasi dari processor AMD Athlon II X2 215.
Core Speed = CPU Clock Speed = (CPU FID * HTRef)
Multiplier = CPU FID (CPU multiplier)
Bus Speed = HyperTransport Reference Clock (HTRef). Defaultnya adalah 200MHz
HT Link = (HT Link FID * HTRef). HT Link FID default adalah x10. Jadi frequency HT Link = 2000MHz

Overclockers Lounge II - Part 5
CPU-Z tab memory. Terlihat tipe memory yg digunakan adalah DDR3 dengan kapasitas 2GB. Terpasang dalam modus dual channel unganged, yg berarti lebar busnya adalah 2*64-bit. Selain itu juga terlihat kecepatannya adalah 666.7MHz (real clock) atau 1333MHz (effective clock). Dengan divider 3:10 atau multiplier x6.66 (200MHz x6.66 = 1333MHz). Timing yang tercantum adalah 9-9-9-24-33-1T (CL-tRCD-tRP-tRAS-tRC-CR).

Spesifikasi Tes

AMD Athlon II X2 215
AMD Phenom II X2 555 BE
Biostar TA880GB+
Elixir PC3-1333MHz 2x1GB
VGA onboard HD 4250
CPU stock cooling
PSU Corsair VX550W
Windows 7 Home Basic SP1
[spoiler="pc"]
Overclockers Lounge II - Part 5


Kini menuju layar BIOS, tentunya yang menjadi perhatian penting dalam overclocking.

Overclockers Lounge II - Part 5

Menu overclocking ada pada tab T-Series. Setiap merk motherboard memiliki penamaan sendiri-sendiri. Pada menu ini, ada CPU/HT Reference Clock untuk mengubah nilai dari HTRef. Disinilah kunci overclocking terutama bagi processor yang bukan model Black Edition.

Overclockers Lounge II - Part 5

Pada Sub-Menu Over Voltage Configuration terdapat opsi untuk settingan voltage. Perlu diperhatikan, CPU Vcore dan CPU-NB Over Voltage adalah sebagai Voltage Offset, yaitu sebagai menambah maupun pengurang dari nilai CPU VID dan CPU-NB VID. Selain itu terdapat opsi utk voltage memory, chipset, dan HyperTransport.

Overclockers Lounge II - Part 5

Pada Sub-Menu CPU FID/VID Control terdapat opsi untuk mengubah Core FID (CPU multiplier), Core VID untuk memberikan nilai vCore dan CPU-NB VID, tentunya dikombinasikan dengan Voltage Offset.

Overclockers Lounge II - Part 5

Masih di layar yang sama, CPU-NB FID ada beberapa opsi. Nilai 800MHz dst melambangkan nilai multiplier x4 dst. Nilai 800MHz dst sendiri didapat dari HTRef dikalikan CPU-NB FID. NOTE : Nilai tersebut tidak otomatis berubah, jadi tetap harus dihitung secara manual.

Overclockers Lounge II - Part 5

Sub-Menu Hyper Transport Configuration adalah untuk mengubah settingan HT Link FID (multiplier).

Overclockers Lounge II - Part 5

Sub-Menu DRAM Timing Configuration memberikan opsi pengaturan memory clock speed, divider, dan timing memory. Pada Memclock Value terdapat opsi pengaturan divider memory. Nilai tersebut didapat dari hasil perkalian multiplier memory dan HTRef (Misal: DDR3-1066 yang sama dengan multiplier x5.33 dikalikan HTRef 200MHz).

Overclockers Lounge II - Part 5

Fokus timing memory ada pada CL-TRCD-TRP-TRAS.

[/spoiler]
[/spoiler]

*Isi bisa berubah sewaktu-waktu. Tetap pantau ya gan Overclockers Lounge II - Part 5
.p3ndo3l. - 08/03/2012 07:23 PM
#10
Overclocking Tips dari Newbie untuk Newbie
Part IV. Overclocking Dari Newbie Untuk Newbie: Mari kita overclock INTEL platform
Spoiler for Overclocking INTEL

[spoiler=Overclocking i7]
Guide ini dipost oleh MarleyJr
[spoiler=Part I]
Guide – Overclocking Prosessor Intel Core i7 Part I
Oleh: Benny Lodewijk N. Lase

QPI (Quick Path Interconnect)
QPI adalah kecepatan bus pengganti FSB, kalau FSB adalah jalur transmisi data antara chipset, prosessor dan memory, QPI lebih sederhana lagi. QPI adalah kecepatan transmisi data dari prosessor ke chipset. Bila sebelumnya kita mengenal Northbridge sebagai chipset yang mengatur prosessor, memory dan jalur PCI-E, maka pada Core i7, chipset dikenal dengan nama IOH (Input-Output Hub) yang bertugas sebagai jalur input dan output dari seluruh sistem.

Bclk (CPU Host Frequency) & CPU Multiplier
Total clock atau total frekuensi sebuah prosessor Core i7 adalah hasil dari perkalian CPU Host Frequency (Bclk) dengan CPU Multiplier (CPU Ratio). Sebagai contoh, sebuah prosessor Core i7-965 Extreme Edition memiliki kecepatan sebesar 3.2 GHz, kecepatan ini berasal dari hasil perkalian 24 (CPU Ratio) dengan 133 MHz (Bclk).

24 x 133 MHz = 3192 MHz (dibulatkan menjadi 3200 MHz)

Untuk mengubah settingan ini di dalam BIOS (penulis menggunakan motherboard GIGABYTE EX58-Extreme) masuk ke sub menu M.I.T. Disitu ada pilihan perubahan frekuensi Bclk dari 1 hingga 1200 dan CPU Clock Ratio dari 1x hingga 44x (tergantung dari jenis prosessor yang dipakai). Perubahan pada angka Bclk otomatis akan mengubah frekuensi total prosessor.

Contoh :
24 x 150 MHz = 3600 MHz (3.6 GHz)

Dengan mengubah Bclk (CPU Host Frequency) dari 133 menjadi 150, Anda akan mendapatkan kecepatan prosessor sebesar 3600 MHz (3.6GHz). Nilai ini 400 MHz lebih tinggi dari kecepatan standar prosessor Core i7-965 Extreme Edition.

Khusus untuk Core i7-965 Extreme, overclocking juga dapat dilakukan dengan mengubah nilai CPU Ratio atau CPU Multiplier.

Contoh :

28 x 133 MHz = 3724 MHz (3.724 GHz)

Dengan mengubah nilai CPU Clock Ratio dari 24 menjadi 28, akan didapatkan frekuensi prosessor sebesar 3724 MHz dari kecepatan standar 3200 MHz. Untuk Core i7-920 dan 940, overclocking hanya dapat dilakukan dengan mengubah CPU Host Frequency (Bclk).

Perlu diingat, pada kondisi ter-overclock, faktor kestabilan sistem harus diperhatikan. Ketidakstabilan dapat terjadi karena banyak hal, salah satunya diakibatkan kecepatan QPI yang ikut naik (bila Bclk yang dinaikkan), faktor lainnya adalah kecepatan DDR3 dan Uncore Frequency yang ikut naik dari standarnya.

QPI standar prosessor Intel Core i7-965 Extreme adalah 6.4 GT/s dengan Bclk sebesar 133 MHz, Uncore Frequency 2.66 GHz dan DDR3 pada kecepatan 1333 MHz. Perhatikan gambar di atas, jika Bclk dinaikkan sebesar 150 MHz akan berdampak pada naiknya frekuensi QPI, Uncore dan DDR3, ketiga komponen ini erat dan saling ketergantungan dengan Bclk. Bila salah satu dari ketiga komponen ini bekerja pada kondisi tidak normal atau pada kecepatan lebih tinggi dari standar dan toleransi telah terlewati akan menyebabkan ketidakstabilan pada system. Contoh ketidakstabilan system berupa restart tanpa sebab, tidak dapat masuk ke operating system, aplikasi sering error dan masih banyak lagi. Untuk mengatasi ketidakstabilan system teroverlock, disediakan divider atau ratio pada masing masing komponen QPI, Uncore dan DDR3.

Spoiler for Part II

Guide – Overclocking Prosessor Intel Core i7 Part II
QPI Link Speed.

Nilai QPI Bus diperoleh dari hasil perkalian Bclk dengan QPI Multiplier (QPI Link Speed). Pada kondisi Bclk berjalan pada kecepatan lebih tinggi dari standar (overclock), QPI Bus juga akan ikut teroverclock. QPI Multiplier pada kondisi default untuk Core i7-965 XE adalah 48, dengan Bclk 133 MHz, maka 48 x 133 MHz = 6.384 GT/s (dibulatkan menjadi 6.4 GT/s). Sedangkan pada prosessor Core i7 -920 dan Core i7, QPI Bus lebih rendah, yaitu 4.8 GT/s, diperoleh dari perkalian 36 x 133 MHz, artinya Core i7-920 dan 940 memiliki QPI Multiplier standar sebesar 36.

Ketika melakukan overclock melalui Bclk, dimana kecepatan Bclk dinaikkan dari kondisi normal, misalnya 150 MHz, QPI Bus menjadi 48 x 150 MHz = 7200 (7.2 GT/s), terkadang terjadi ketidakstabilan sistem pada kondisi QPI Bus setinggi ini. Untuk mengatasi masalah tersebut serta meningkatkan kestabilan sistem, bisa Anda dapat menaikkan pasokan tegangan (voltase) pada VTT dan PLL. Ini bisa Anda lakukan dari BIOS, pada submenu MIT pilih QPI PLL Voltage atau QPI VTT.

PERHATIAN: Perubahan tegangan ini hanya dapat dilakukan bila Anda menggunakan cooling non standar Intel atau 3rd party cooling dengan performa tinggi. Naikkan tegangan sedikit demi sedikit dan selalu uji kestabilan sistem dengan benchmark.

Jika pilihan menaikkan tegangan terlalu beresiko, cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan mengubah/menurunkan nilai QPI Link Speed, di BIOS disediakan beberapa multiplier mulai dari AUTO, x36, x44, x48 dan Slow Mode.

Selain itu, dengan menurunkan QPI Link Speed, perolehan Bclk serta total clock prosessor juga akan lebih tinggi karena QPI Bus masih dalam batas toleransi.

Di bawah ini dapat dilihat tabel QPI Bus dengan berbagai kemungkinan Bclk, CPU Ratio dan QPI Link Speed

Overclockers Lounge II - Part 5

Uncore Frequency

Uncore Frequency berhubungan dengan kecepatan L3 Cache sekaligus memiliki ikatan yang erat dengan QPI dan IMC. Semakin tinggi Uncore Frequency maka kinerja akan semakin tinggi, meski pada kecepatan prosessornya sama.

Uncore Frequency diperoleh dari hasil perkalian : Bclk x Uncore Multiplier. Pada kondisi standar, Bclk 133 MHz, Uncore Multiplier bernilai 12, sehingga Uncore Frequency menjadi 1600 MHz. Pilihan Uncore Multiplier disediakan di BIOS dari 12 hingga 30. Jika ingin menaikkan kecepatan Uncore, Anda tinggal ubah nilai Uncore Multiplier ke angka yang lebih besar. Limitasi Uncore untuk pendingin berbasis udara atau air (Heatsink Fan atau Watercooling) sekitar 4000 Mhz sampai 4100 MHz. Sedangkan jika menggunakan pendingin subzero (Dry Ice, Phase Change atau Liquid Nitrogen), limitasi Uncore ada pada angka 4500 MHz sampai 4600 MHz.

Memory Multiplier

Faktor penting terakhir dalam overclocking Intel Core i7 adalah Memory Multiplier. Prosessor berkecepatan tinggi (dibaca : clock), akan memiliki performa yang tidak seimbang bila tidak diikuti dengan kecepatan memory yang tinggi juga. Disini memory multiplier memegang peranan. Dua buah sistem dengan prosesor yang sama dan kecepatan clocknya sama bisa berbeda dalam hal kinerja karena perbedaan frekuensi memory.

Di bawah ini terdapat tabel kalkulasi divider dan kecepatan memory. Motherboard yang digunakan adalah GIGABYTE EX58 Extreme, sehingga tabel ini diperuntukan hanya untuk motherboard tersebut

Overclockers Lounge II - Part 5

Multiplier Memory dapat diubah dari BIOS pada pilihan System Memory Multiplier di dalam sub menu MIT. Multiplier yang disediakan mulai dari 6.0, 8.0, 10.0, 12.0, 14.0, 16.0 dan 18.0. Misalkan Core i7-965XE dengan Bclk 133 MHz berjalan pada kondisi standar, memory berjalan pada kecepatan 1333 MHz. Hal ini berarti multiplier memory bekerja pada 10.0. Jika ingin menaikkan performa sistem tanpa menaikkan kecepatan Bclk atau CPU Ratio, naikkan saja memory multiplier ke angka multiplier yang lebih tinggi. Untuk mencapai hal ini tentu saja dibutuhkan memory DDR3 yang mampu berjalan lebih tinggi.

CONTOH: Sebuah sistem berbasis Intel Core i7 menggunakan memory DDR3 Triple Channel 1600 MHz. Ketika dipasangkan pada kondisi standar, BIOS akan tetap mengenalinya sebagai DDR3-1333, multiplier memory yang bekerja pada multi 10. Alangkah mubazirnya, kecepatan memory setinggi ini hanya berjalan pada 1333 MHz. Untuk dapat memanfaatkan kecepatan 1600 sesuai standarisasi pabrik memory, memory multiplier dapat diubah menjadi 12.00, sehingga kecepatan memory berjalan pada 1600 MHz ( 133 MHz x 12.0). Kecepatan memory juga akan ikut berubah, bila Bclk dinaikkan. Contoh Bclk pada kecepatan 150 MHz dengan memory multiplier 12, total kecepatan memory yang diperoleh akan menjadi 150 Mhz x 12.0 = 1800 MHz.


Spoiler for Part 3

Guide – Overclocking Prosessor Intel Core i7 Part III

Mitos Tegangan Overclocking Intel Core i7

Tegangan atau voltase mutlak diperlukan untuk overclocking. Tegangan tidak hanya berperan dalam pencapaian overclocking, namun juga berpengaruh besar pada kestabilan overclocking itu sendiri. Mitos-mitos menyangkut tegangan seperti tegangan memory jangan lebih dari 1.65 volt, karena dapat merusak prosesor memang ada benarnya. Bila dilihat dari arsitektur Core i7 sendiri, IMC sudah terintegrasi pada prosesor, dampak dari pemberian tegangan memory yang berlebihan akan dapat merusak IMC sekaligus prosessor itu sendiri. Hal ini sebelumnya sudah terjadi pada AMD. Untuk menghindari hal tersebut para produsen motherboard AMD membatasi pilihan tegangan memory untuk menghindari rusaknya IMC pada prosesor. Lalu, bagaimana nasib memory memory DDR3 yang memiliki tegangan operasional diatas 1.65 volt ? Apakah masih bisa digunakan? Dalam percobaan yang dilakukan, penulis pernah menggunakan tegangan hingga 1.8 volt dalam jangka waktu cukup lama dan tidak mengalami degradasi pada prosesor atau hingga prosesor mati. Ternyata pengaruh tegangan memory secara tidak langsung mempengaruhi tegangan lainnya, terutama tegangan IOH (tegangan chipset atau IOH Core Voltage) dan QPI/ VTT Voltage. IOH Voltage memiliki nilai default 1.2 volt dan QPI/VTT Voltage memiliki nilai default 1.1 volt.

[/spoiler]
[/spoiler]

*Isi bisa berubah sewaktu-waktu. Tetap pantau ya gan Overclockers Lounge II - Part 5
.p3ndo3l. - 08/03/2012 07:23 PM
#11
Overclocking Tips dari Newbie untuk Newbie
Part V. Overclocking Dari Newbie Untuk Newbie: Takhayul di dunia OC

Spoiler for Kok AMD gw ga unlock?


Quote:
Original Posted By DiEs

ini gue jawab sekalian buat yg lain2 soal "unlocking" di platform AMD yak...malu:

perlu diketahui dulu kenapa AMD me "lock" / Hidden core di procie nya...
secara garis besar...
untuk neken cost produksi AMD bikin 1 cetakan wafer DIE untuk jajaran processor nya...
contoh gini...
Phenom II X2 / X3 / X4, Athlon II X3 / X4 ( basis Deneb ) itu berasal dari 1 cetakan wafer...

setelah QC

[*]processor yg 100 % perfect akan di jual sebagai X4
[*]processor yg 1 core deffect akan di jual sebagai X3
[*]processor yg 2 core deffect akan di jual sebagai X2


nah core2 yg deffect ini yg sebetulnya kita unlock....
makanya TIDAK ada jaminan hasil unlock akan stable...
tapi QC di AMD cukup tinggi...core yg deffect dibawah 98 % akan di lock...
kalo kita cukup hoki...
dapet core yg 98 % aja udah bisa di OC sampe 3.9 Ghz stable tanpa masalah...\)

dan ada beberapa kasus krn tuntutan pasar di X2 lebih tinggi dari X4
AMD me lock core ( walaupun 100 % normal ) dan dijual sebagai X2...

ini banyak kejadian di Phenom II X2 555 BE...malu:

untuk unlock procie2 AMD ( tertentu ) ada beberapa point yg perlu di perhatiin...

[*]Processor yg digunakan memungkinkan untuk unlock

[*]AMD Sempron 1xx unclokable to Athlon II X2 4xx
[*]AMD Athlon II X3 4xx unlockable to Phenom II x4 B3x / B4x + L3 Cache ( Deneb core based )
[*]AMD Athlon II X3 4xx unlockable to Phenom II x4 B3x / B4x non L3 Cache ( non Deneb core based )
[*]Athlon X2 5000 unlockable to Phenom FX X4 + L3 Cache ( Deneb core based )
[*]AMD Phenom II X2 5xx unlockable to Phenom II X4 B5x / B6x
[*]AMD Phenom II X3 7xx unlockable to Phenom II X4 B2x
[*]AMD Phenom II X4 960T ( OEM ) unlockable to Phenom II X6 ( Thuban core based )


[*]Batch ( karena TIDAK semua batch processor AMD bisa di unlock )
[*]Motherboard yg support unlock ( minimal harus berfitur ACC )
[*]Tambahan Vcore ( Dikasus tertentu )
[*]Faktor Luck dibutuhkan krn memang TIDAK jaminan batch unlock bisa di unlock 100 % tanpa defect.


diluar list diatas...jangan ngarep aneh2 untuk unlock...nohope:
krn belakangan gue liat ada beberapa postingan...
"kok Phenom II X4955 BE / Phenom II X6 1055T gue ngga' bisa di unlock yak ?" hammer:

duhh...nohope:...




*Isi bisa berubah sewaktu-waktu. Tetap pantau ya gan Overclockers Lounge II - Part 5
1w4x - 08/03/2012 07:26 PM
#12

Rumah baru OCL.
Semoga makin mantap..

:selamat

Overclockers Lounge II - Part 5
sesamology - 08/03/2012 07:27 PM
#13

reserved satu kursi :army
davidterano321 - 08/03/2012 07:29 PM
#14

reserved

Semoga Overclockers lounge jadi makin sukses dan rame :addfriends
Hitech.Comp - 08/03/2012 07:33 PM
#15

ikut nyumbang sedikit tips OC memory ya o
dapet diajarin sama eketehe
:matabelo

tipsnya singkat saja, yang penting bro ada basic knowledge tentang BIOS mobonya masing2, cukup seru kok aplikasinya untuk keperluan sehari - hari,.. saya tidak bertanggung jawab atas segala anomali yang mungkin akan terjadi pada RIG anda, sesuai yang tertulis pada post 1 :army

Oke,.. langsung saja

memory speed OC based cool:

Spoiler for
tweak speed memory faktor pendukungnya cukup banyak, mulai dari mobonya, IMC prosesornya, dan memorynya itu sendiri,..

Basic knowledgenya, bro sudah mengerti perbandingan memory ratio (divider memory)

Yg td tu speed base rubah timing di speed yg sama, satu lagi timing base rubah speed di timing yg sama.lbh simpel, misalnya 9-9-9 2t/1600 @1.5v biasanya pertamanya kudu set ms dulu sih jadi 1t.kalo bisa jgn nambah >vdimtes dulu stabil apa engga,biasanya rubah 2t ke 1t aja nambah vdim 2step \(. 9-9-9 1t/1600 @1.6v > 9-9-9 1t/1650-1700 @1.7v. Kalo dah kena,tinggal di mix sama timingnya. Tapi memang ada ram yang suka diketatin >cl8cl7,ada yg suka di cepetin >16002000
kadang emang ada yg rigid/kaku.tapi sekaku kakunya gbnq misalnya, mentoknya dapet kok 8-8-8 1t/1600 @1.65v defaultnya 9-9-9 2t/1600.
Kadang fungsinya jadi kebalik,team ane pc15000 cl8/1866 dipake amd 1600-1800 mhz,sedangkan eco ane pc12800 cl7/1600 malah dipake sb 2000-2133mhz ehehe.


memory timing OC based cool:

Spoiler for
Intinya adalah menaklukan delay + msnya

- tes kemampuan ramnya dulu
- all setting default
- setting memorynya berjalan sesuai XMP
- klo udah bisa set memorynya jalan sesuai XMP, lanjut baca bawah
- klo belum bisa set memory sesuai XMP,.. aduh maaakkk hammers

Lanjut....
- misal stdnya bgini: x-9-x x-x-x-x-2t/1600
- lalu tambahin vdimnya
- diset lagi x-8-x x-x- x-x-1t/1600 .x=auto
- kalau gagal tambahin lagi vdimmnya
- kalau berhasil masuk bios/windows dengan seting a-8-a a-a-a-1t a:value hsl auto
- ratain dulu 8-8-8 tanpa tambah vdim.masuk windows dulu
- tes kestabilan,.. kalau stabil masuk bios lagi turunkan vdimnya
- masuk windows lagi,.. tes kestabilan
- klo stabil,.. tekuk lagi delaynya, tambah dulu Vdimmnya
- diset lagi x-7-x x-x- x-x-1t/1600 .x=auto
- kalau gagal tambahin lagi vdimmnya
- kalau berhasil masuk bios/windows dengan seting a-7-a a-a-a-1t a:value hsl auto
- ratain dulu 7-7-7 tanpa tambah vdim.masuk windows dulu
- tes kestabilan,.. kalau stabil masuk bios lagi turunkan vdimnya
- masuk windows lagi,.. tes kestabilan
- klo stabil,.. tekuk lagi delaynya, tambah dulu Vdimmnya
- diset lagi x-6-x x-x- x-x-1t/1600 .x=auto
- kalau gagal tambahin lagi vdimmnya
- kalau berhasil masuk bios/windows dengan seting a-6-a a-a-a-1t a:value hsl auto
- ratain dulu 6-6-6 tanpa tambah vdim.masuk windows dulu
- tes kestabilan,.. kalau stabil masuk bios lagi turunkan vdimnya
- masuk windows lagi,.. tes kestabilan
- klo stabil,.. tekuk lagi delaynya, tambah dulu Vdimmnya
- diset lagi x-5-x x-x- x-x-1t/1600 .x=auto
- kalau gagal tambahin lagi vdimmnya
- kalau berhasil masuk bios/windows dengan seting a-5-a a-a-a-1t a:value hsl auto
- ratain dulu 5-5-5 tanpa tambah vdim.masuk windows dulu
- tes kestabilan,.. kalau stabil masuk bios lagi turunkan vdimnya
- masuk windows lagi,.. tes kestabilan
- klo stabil,.. tekuk lagi delaynya, tambah dulu Vdimmnya
- diset lagi x-4-x x-x- x-x-1t/1600 .x=auto
- kalau gagal tambahin lagi vdimmnya
- kalau berhasil masuk bios/windows dengan seting a-4-a a-a-a-1t a:value hsl auto
- ratain dulu 4-4-4 tanpa tambah vdim.masuk windows dulu
- tes kestabilan,.. kalau stabil masuk bios lagi turunkan vdimnya
- masuk windows lagi,.. tes kestabilan

=================================================
mentok?? ndak bisa nyampe delay segitu? sama :berbusa
punyaku juga mentok di delay 8 aja kok \(

jangan khawatir bro, itulah kenapa ada memory yang harganya ratusan ribu, ada juga yang jutaan Peace:

kita mainin latencynya, misal klo delay dapet 8, not bad kok itu o

- set ke delay maksimal yang didapat dari dengan voltage serendahnya dan sestabilnya
- naikin dulu Vdimmnya
- tekuk lagi 7-8-8 atau 8-8-7
- ulang lagi tes kestabilannya,kalau berhasil tekuk lagi 7-8-7
- tes kestabilannya
- tekuk lagi 7-8-6,.. tes ketabilannya
- intinya, kudu satu satu
- klo delaynya mentok, mainkan latencynya

berhenti kalau vdim sudah drasa trlalu besar ntar defect lagi ngakaks

Kalu berhasil tekuk satu poin value nomer 4 misal 24,dikurangin 1 juga.misal std 9-9-9-24 > >8-8-8-217-7-7-18 trc/bank=kestabilan, setipisnya kalau 1 tred ie: spi misal: 7-7-7-18-18-1t tp untuk multi tred,set sebesar2nya ie:3dmark,set 7-7-7-18-30-1t. Simpelnya untuk timing,: penambahan vdim hanya untuk taklukin delay+ms. Atur vdim lagi buat speednya \).


Sedikit info buat yang pengen hunting memory cool:

[CODE]
http://ramlist.i4memory.com/ddr3/

Disscussion threadnya disini : Relink ke forum luar
[/CODE]

Oke,.. Have fun kisss
qtu - 08/03/2012 07:35 PM
#16

semoga makin rame :selamat
elfalo - 08/03/2012 07:40 PM
#17

weleh g dpet kursi prtama hammers
gpp lah yg pnting mejeng d page #1
ngakak
kilobyte1023 - 08/03/2012 07:41 PM
#18

Reserved..
Belum di sticky ya?

Overclockers Lounge II - Part 5
ndindi - 08/03/2012 07:41 PM
#19

absen di rumah baru,, moga2 nambah banyak ilmu yang didapet
lalaxx - 08/03/2012 07:45 PM
#20

nyubi mu ngikut absen di awal aah...

mga2 dpet ilmu banyak..

moga2 OCL mkin :2thumbup



btw, dapet page one nggak yaahh...
Page 1 of 159 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > COMPUTER STUFF > Hardware Computer > Overclockers Lounge II - Part 5