SUPRANATURAL
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Indigo, Crystal, Rainbow, & [Majestic] Gold Club
Total Views: 174024 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 461 of 463 | ‹ First  < 456 457 458 459 460 461 462 463 > 

ozzaway - 17/10/2012 06:35 PM
#9201

Quote:
Original Posted By adi7yan
om ozz mau nanya..
apa seseorang yg memang sudah faham atau minimal tertarik dengan dunia supra
itu secara spiritual lebih maju dibandingkan dengan yg tdk tahu dan tidak mau tahu??


kalau dari hasil pengamatan saya,
dunia supranatural adalah alat pembuktian spiritual,
spiritual adalah yg utama dengan alat bantu supranatural,
tapi spiritual juga bisa dibuktikan dengan sains terapan,
supranatural juga bisa dibuktian dengan sains terapan sebagiannya,
sebagian lagi mungkin metode serta alat2nya belom ketemu aja,

kalau saya berangkat dari pengalaman pribadi,
praktisi spiritual juga mendalami supranatural,
tapi kalau konteksnya itu lebih maju mana,
saya terus terang gamang menjawabnya,
karena "maju" secara spiritual itu dari sudut pandang mana dan standarnya apa,
itu khan hal yang boleh dibilang "abstrak",
andaikata boleh misalnya scopenya saya kecilin jadi kasus mungil,
ada praktisi spiritual ingin membuktikan keyakinannya lewat supranatural,
dan hasilnya bahwa keyakinanya jadi bulat dan tambah mantaff, thumbup:
dan menganggap bahwa keyakinannya itu dari teknik supranatural terbukti tidak murni hanya sebatas dogma, absolutisme dan teori.
menurut saya ini lebih maju dari dirinya sebelum membuktikan.
tapi ini khan relatif juga, ada juga yg tidak perlu membuktikannya sendiri,
biarlah dia menyaksikan saja, dan praktisi yg lain yg membuktikan,
karena percaya dengan hasil praktisi lain, keyakinannya jadi bulat.
toh hasilnya sama saja.

kira2 begitu.... D D D
bondink - 17/10/2012 06:41 PM
#9202

Quote:
Original Posted By Wiro.B.B
Salim sama om OZZ :salaman



eeee ada puh bondink, salim dulu sama mbah bondink:salaman

mantab mbahGun



shakehand salim dulu.. sama mbah adi

iloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesias


Salim dulu sama mbah wiro yg unyu, sama mbah adi, makasih puh ozz buat pencerahannya, nanti ane ikut share. Skalian mau tanya puh ozz, mungkin ga ke"indigo"an terbuka seiring pengalaman hidup dan perjalanan spiritual. Atau dr awal kita ndak sadar diri kita indigo.

Matur nuwun sanget, salam salim sungkem slalu shakehand2
jokosutiyoso - 17/10/2012 06:53 PM
#9203

Quote:
Original Posted By ozzaway
kalau dari hasil pengamatan saya,
dunia supranatural adalah alat pembuktian spiritual,
spiritual adalah yg utama dengan alat bantu supranatural,
tapi spiritual juga bisa dibuktikan dengan sains terapan,
supranatural juga bisa dibuktian dengan sains terapan sebagiannya,
sebagian lagi mungkin metode serta alat2nya belom ketemu aja,

kalau saya berangkat dari pengalaman pribadi,
praktisi spiritual juga mendalami supranatural,
tapi kalau konteksnya itu lebih maju mana,
saya terus terang gamang menjawabnya,
karena "maju" secara spiritual itu dari sudut pandang mana dan standarnya apa,
itu khan hal yang boleh dibilang "abstrak",
andaikata boleh misalnya scopenya saya kecilin jadi kasus mungil,
ada praktisi spiritual ingin membuktikan keyakinannya lewat supranatural,
dan hasilnya bahwa keyakinanya jadi bulat dan tambah mantaff, thumbup:
dan menganggap bahwa keyakinannya itu dari teknik supranatural terbukti tidak murni hanya sebatas dogma, absolutisme dan teori.
menurut saya ini lebih maju dari dirinya sebelum membuktikan.
tapi ini khan relatif juga, ada juga yg tidak perlu membuktikannya sendiri,
biarlah dia menyaksikan saja, dan praktisi yg lain yg membuktikan,
karena percaya dengan hasil praktisi lain, keyakinannya jadi bulat.
toh hasilnya sama saja.

kira2 begitu.... D D D


Kalo menurut saya yang masih gini gini saja sih, ya salah satunya kalo gak nyemplung ke supranatural ya nyemplungnya di art. Ketika harus memahami sesuatu yang abstrak, yang gak pasti yang multitafsir.
Background saya kebetulan desain, ya itu tadi, selain itu sebagai desainer atau artist juga harus keep up dan peka sama sekitar, apa yang terjadi di sekitar dan hasilnya ya karya yang kita sulit ungkapkan dengan kata jadi kita cerita dengan bentuk dan warna juga suara, dimana dalam dimensi ini 1+1 tidak melulu 2. Tapi untuk masuk ke spiritualnya sendiri gak semua masuk ke tahap dan ranah itu, seperti halnya supra tadi, ada yang mentok bahwa karya atau kesaktian tujuan akhirnya, kalau menururt saya setiap karya setiap pendalamannya mengantarkan kita kepada suatu dimensi yang lebih dalam lagi lagi dan lagi, di mana ketika orang menganggap itu tujan mereka saya lebih nganggap itu adalah sarana untuk lebih berkembang dan lebih aware, terus terus dan terus... dan menurut saya gak cuman itu aja, ini pengalaman pribadi saya, walau memang ada juga supra di dalamnya yang tergali tak sengaja. dan menurut saya masih banyak juga jalan lain sampe bisa nyampe ke spiritual tersebut, entah kecintaan terhadap nature atau apapun itu yang belum saya sendiri alami.

Jadi curhat sayamalu
rastasep - 17/10/2012 07:15 PM
#9204

udah mau indikasi ya gan
trus cara praktik meditasi & kebajikan gimana gan???

tolong bantuanya newbie ganYbiloveindonesias
Wiro.B.B - 17/10/2012 07:16 PM
#9205

Quote:
Original Posted By ozzaway
kalau dari hasil pengamatan saya,
dunia supranatural adalah alat pembuktian spiritual,
spiritual adalah yg utama dengan alat bantu supranatural,
tapi spiritual juga bisa dibuktikan dengan sains terapan,
supranatural juga bisa dibuktian dengan sains terapan sebagiannya,
sebagian lagi mungkin metode serta alat2nya belom ketemu aja,

kalau saya berangkat dari pengalaman pribadi,
praktisi spiritual juga mendalami supranatural,
tapi kalau konteksnya itu lebih maju mana,
saya terus terang gamang menjawabnya,
karena "maju" secara spiritual itu dari sudut pandang mana dan standarnya apa,
itu khan hal yang boleh dibilang "abstrak",
andaikata boleh misalnya scopenya saya kecilin jadi kasus mungil,
ada praktisi spiritual ingin membuktikan keyakinannya lewat supranatural,
dan hasilnya bahwa keyakinanya jadi bulat dan tambah mantaff, thumbup:
dan menganggap bahwa keyakinannya itu dari teknik supranatural terbukti tidak murni hanya sebatas dogma, absolutisme dan teori.
menurut saya ini lebih maju dari dirinya sebelum membuktikan.
tapi ini khan relatif juga, ada juga yg tidak perlu membuktikannya sendiri,
biarlah dia menyaksikan saja, dan praktisi yg lain yg membuktikan,
karena percaya dengan hasil praktisi lain, keyakinannya jadi bulat.
toh hasilnya sama saja.

kira2 begitu.... D D D



Quote:
Original Posted By jokosutiyoso
Kalo menurut saya yang masih gini gini saja sih, ya salah satunya kalo gak nyemplung ke supranatural ya nyemplungnya di art. Ketika harus memahami sesuatu yang abstrak, yang gak pasti yang multitafsir.
Background saya kebetulan desain, ya itu tadi, selain itu sebagai desainer atau artist juga harus keep up dan peka sama sekitar, apa yang terjadi di sekitar dan hasilnya ya karya yang kita sulit ungkapkan dengan kata jadi kita cerita dengan bentuk dan warna juga suara, dimana dalam dimensi ini 1+1 tidak melulu 2. Tapi untuk masuk ke spiritualnya sendiri gak semua masuk ke tahap dan ranah itu, seperti halnya supra tadi, ada yang mentok bahwa karya atau kesaktian tujuan akhirnya, kalau menururt saya setiap karya setiap pendalamannya mengantarkan kita kepada suatu dimensi yang lebih dalam lagi lagi dan lagi, di mana ketika orang menganggap itu tujan mereka saya lebih nganggap itu adalah sarana untuk lebih berkembang dan lebih aware, terus terus dan terus... dan menurut saya gak cuman itu aja, ini pengalaman pribadi saya, walau memang ada juga supra di dalamnya yang tergali tak sengaja. dan menurut saya masih banyak juga jalan lain sampe bisa nyampe ke spiritual tersebut, entah kecintaan terhadap nature atau apapun itu yang belum saya sendiri alami.

Jadi curhat sayamalu


mantab....:thumbup
monggo di lanjut curhatnya nubie dengerin di pojokan sambil ngupi...coffee:

YbYb
from.mars - 17/10/2012 07:33 PM
#9206

please chek \)

Root: open (25%)
Sacral: open (25%)
Navel: over-active (100%)
Heart: over-active (75%)
Throat: open (50%)
Third Eye: over-active (88%)
Crown: over-active (75%)
adi7yan - 17/10/2012 08:13 PM
#9207

Quote:
Original Posted By jokosutiyoso
Kalo menurut saya yang masih gini gini saja sih, ya salah satunya kalo gak nyemplung ke supranatural ya nyemplungnya di art. Ketika harus memahami sesuatu yang abstrak, yang gak pasti yang multitafsir.
Background saya kebetulan desain, ya itu tadi, selain itu sebagai desainer atau artist juga harus keep up dan peka sama sekitar, apa yang terjadi di sekitar dan hasilnya ya karya yang kita sulit ungkapkan dengan kata jadi kita cerita dengan bentuk dan warna juga suara, dimana dalam dimensi ini 1+1 tidak melulu 2. Tapi untuk masuk ke spiritualnya sendiri gak semua masuk ke tahap dan ranah itu, seperti halnya supra tadi, ada yang mentok bahwa karya atau kesaktian tujuan akhirnya, kalau menururt saya setiap karya setiap pendalamannya mengantarkan kita kepada suatu dimensi yang lebih dalam lagi lagi dan lagi, di mana ketika orang menganggap itu tujan mereka saya lebih nganggap itu adalah sarana untuk lebih berkembang dan lebih aware, terus terus dan terus... dan menurut saya gak cuman itu aja, ini pengalaman pribadi saya, walau memang ada juga supra di dalamnya yang tergali tak sengaja. dan menurut saya masih banyak juga jalan lain sampe bisa nyampe ke spiritual tersebut, entah kecintaan terhadap nature atau apapun itu yang belum saya sendiri alami.

Jadi curhat sayamalu


iya setuju om joko..
kalo saya lebih ke syair art yg sering saya pakai..
dalam nya pemahaman thdp sesuatu itu emang beda2 tiap2 orang tergantung kedalaman penggaliannya dan menikmatinya..
kalo menurut pengalaman, semakin asyik dan mengasyiki itu, semakin dalam yg diperoleh..
walaupun tetap kalo menurut saya itu sebatas tafsir saja..
om FSRD ap STEI sih?? hehe kok nyambungnya ke situ..

ditunggu ceritanya om bondink sama om wiro..Yb
ttg supra dan spiritual..
jokosutiyoso - 17/10/2012 08:20 PM
#9208

Quote:
Original Posted By adi7yan
iya setuju om joko..
kalo saya lebih ke syair art yg sering saya pakai..
dalam nya pemahaman thdp sesuatu itu emang beda2 tiap2 orang tergantung kedalaman penggaliannya dan menikmatinya..
kalo menurut pengalaman, semakin asyik dan mengasyiki itu, semakin dalam yg diperoleh..
om FSRD ap STEI sih?? hehe kok nyambungnya ke situ..

ditunggu ceritanya om bondink sama om wiro..Yb
ttg supra dan spiritual..


saya FSRD, majoring Industrial DesignYb
lah itu dia sih, menikmati proses, tapi jangan terlarut juga karena kita yang pegang kontrol kan, hihihi...
Ya tapi kalo gak di nikmatin ya jadinya berat, ya yang pas saja lah gitu...
Hidup sendiri banyak aspek, setiap satu point aspek kaya titik maya ( yang juga real ) yang berhubungan satu sama lain. Jadi gak ada tuh ilmua yang satu lebih remeh dari yang lain atau lebih ga ada guna dari yang lain. Ya ini masalah cocok cocokan sama individunya aja, karena pathnya toh juga beda beda.
pedro.pie - 17/10/2012 09:18 PM
#9209

Sukses ya gan lapaknya...
ozzaway - 18/10/2012 09:34 AM
#9210

Quote:
Original Posted By bondink
Salim dulu sama mbah wiro yg unyu, sama mbah adi, makasih puh ozz buat pencerahannya, nanti ane ikut share. Skalian mau tanya puh ozz, mungkin ga ke"indigo"an terbuka seiring pengalaman hidup dan perjalanan spiritual. Atau dr awal kita ndak sadar diri kita indigo.

Matur nuwun sanget, salam salim sungkem slalu shakehand2


:salaman dulu

sampai sekarang belum saya bertemu dengan orang yg begitu terlahir langsung aware,
karena konsekuensi hidup di dimensi ini mengalami namanya proses dari sistem biologis seperti dari janin berkemang jadi bayi dalam kandungan kemudian proses kelahiran, kemudian proses belajar, dan seterusnya,
di beberapa web, yang tiba2 ada anak yg aware dia berasal dari galaksi mana bintang sekian, atau ingat pernah punya "hidup" sebelumnya sebagai ini itu,
tapi kalau saya lihat dari sudut pandang spiritual belum mencapai "spiritual awareness"nya,
sebagian besar tidak ada yg aware kalau core chakra spiritualnya berwarna indigo,
kemudian ketika dorongan dasar spiritualnya mencari & berproses bertemu dengan yang lebih aware kemudian diberitahu bahwa chakra spiritualnya indigo,
inipun kembali ke orangnya, apakah dia duduk bermeditasi membuktikan sendiri atau saking percayanya dia langsung melabeli dirinya berchakra indigo,
saya cenderung lebih setuju dengan mbahgun dengan proses spiritual mungkin ditambah main disupranatural, ke'indigo'annya akan terbuka,
tetapi di maqom (pinjam istilah sufi dulu D D D) tertentu,
jangankan supranatural, pencapaiannya pun harus "diletakkan" untuk meneruskan proses spiritualnya,

Quote:
Original Posted By jokosutiyoso
Kalo menurut saya yang masih gini gini saja sih, ya salah satunya kalo gak nyemplung ke supranatural ya nyemplungnya di art. Ketika harus memahami sesuatu yang abstrak, yang gak pasti yang multitafsir.
Background saya kebetulan desain, ya itu tadi, selain itu sebagai desainer atau artist juga harus keep up dan peka sama sekitar, apa yang terjadi di sekitar dan hasilnya ya karya yang kita sulit ungkapkan dengan kata jadi kita cerita dengan bentuk dan warna juga suara, dimana dalam dimensi ini 1+1 tidak melulu 2. Tapi untuk masuk ke spiritualnya sendiri gak semua masuk ke tahap dan ranah itu, seperti halnya supra tadi, ada yang mentok bahwa karya atau kesaktian tujuan akhirnya, kalau menururt saya setiap karya setiap pendalamannya mengantarkan kita kepada suatu dimensi yang lebih dalam lagi lagi dan lagi, di mana ketika orang menganggap itu tujan mereka saya lebih nganggap itu adalah sarana untuk lebih berkembang dan lebih aware, terus terus dan terus... dan menurut saya gak cuman itu aja, ini pengalaman pribadi saya, walau memang ada juga supra di dalamnya yang tergali tak sengaja. dan menurut saya masih banyak juga jalan lain sampe bisa nyampe ke spiritual tersebut, entah kecintaan terhadap nature atau apapun itu yang belum saya sendiri alami.

Jadi curhat sayamalu


mantaffff thumbup: mbahgun,
thankyou sharingnya,
disini emang ajang curhat spiritual dan supra juga kok,
sante aja... linux2: coffee:


Quote:
Original Posted By rastasep
udah mau indikasi ya gan
trus cara praktik meditasi & kebajikan gimana gan???

tolong bantuanya newbie ganYbiloveindonesias


praktik meditasi di kelas meditasi gan,
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9393394

praktik kebajikan dengan berusaha jadi orang baik setiap saat,
walaupun godaaaaaaaanya besar.... D D D
lagipula jadi orang baik gk perlu kek mbahgun einstein kok, D D D

Quote:
Original Posted By Wiro.B.B
mantab....:thumbup
monggo di lanjut curhatnya nubie dengerin di pojokan sambil ngupi...coffee:

YbYb


silahkan mbahgun gantian curhatnya dooong...

Quote:
Original Posted By from.mars
please chek \)

Root: open (25%)
Sacral: open (25%)
Navel: over-active (100%)
Heart: over-active (75%)
Throat: open (50%)
Third Eye: over-active (88%)
Crown: over-active (75%)


belum kedeteksi gan,
usahakan posting pke id yang sering dipake postnya banyakan,
kalau idnya jarang dipake, selaput enerhi dan sisa2 enerhi pribadi agan, tifffissss sekali,
jadi susah kalau mo nembusin... shakehand:

Quote:
Original Posted By adi7yan
iya setuju om joko..
kalo saya lebih ke syair art yg sering saya pakai..
dalam nya pemahaman thdp sesuatu itu emang beda2 tiap2 orang tergantung kedalaman penggaliannya dan menikmatinya..
kalo menurut pengalaman, semakin asyik dan mengasyiki itu, semakin dalam yg diperoleh..
walaupun tetap kalo menurut saya itu sebatas tafsir saja..
om FSRD ap STEI sih?? hehe kok nyambungnya ke situ..

ditunggu ceritanya om bondink sama om wiro..Yb
ttg supra dan spiritual..


:salaman

Quote:
Original Posted By jokosutiyoso
saya FSRD, majoring Industrial DesignYb
lah itu dia sih, menikmati proses, tapi jangan terlarut juga karena kita yang pegang kontrol kan, hihihi...
Ya tapi kalo gak di nikmatin ya jadinya berat, ya yang pas saja lah gitu...
Hidup sendiri banyak aspek, setiap satu point aspek kaya titik maya ( yang juga real ) yang berhubungan satu sama lain. Jadi gak ada tuh ilmua yang satu lebih remeh dari yang lain atau lebih ga ada guna dari yang lain. Ya ini masalah cocok cocokan sama individunya aja, karena pathnya toh juga beda beda.


anda bezzuuul...
saya emang cenderung setuju kata mbahgun si dukun fisika einstein,
seni, agama dan sains adalah cabang pohon yg sama.
adi7yan - 18/10/2012 10:23 AM
#9211

@om ozza.. mulai deh pakai bahasa langit lagi capedes,,
kalau hambatan secara biologis dapat diputus dengan cara meditasi, kaya yg om jelasin lalu dgn memutus indra2 di tubuh..
terus kalau hambatan secara sosial gimana om?? maksudnya dengan hubungan sesama manusia, ya dengan segala kegiatannya lah ya sekolah, ya kerja, ya beranak pinak, dll..
untuk yg sudah aware pasti tau, nah kalau yg belum??

kalau yg core chakra indigo belum aware, terus yg aware apa?
so intinya dari post om ozz,, tugasnya membuktikan sendiri kah?? mencari mencari dan mencari??

maqom tertentu?? apa berarti beda, yg hanya menempuh jalur spiritual dan yg ditambah jalur supranatural?
tzabu - 18/10/2012 10:47 AM
#9212

Quote:
Original Posted By jokosutiyoso
ya, kan terlahir punya banyak kandungan makna, hihihi... Maksudnya sebelomnya saya sama om fred dasarnya dimari dulu dan mungkin ya dari sini juga terlahilah saya dan om fred dengan pemahaman baru.
Kalo emak mah tetep aja, kalo ga ada doi yang memfasilitasi rahimnya, mungkin kisahnya bakalan beda. Jadi tetep kalo emak mah...
hihihi...


hanya mengingat kan om takut lupa hehehe

Quote:
Original Posted By ozzaway
wellcom to the club gan,
:salaman
sering2 posting cerita2 dimarih,
nanya2 juga boleh gan...
sante aja




belum indigo gan,
tetep semanget meditasi & praktek kebaikan iloveindonesias



belum indigo gan,
tetep semanget meditasi & praktik kebajikan



bakat ngaskus gan
hahahah D D D



kalo terlahir jadi batu, kisahnya masi diseputaran kera sakti um... hammer:

ngacir:



kasi tauuu gak yaaa..... malu:


akiakakakka.... jd kaskuser sejati donk ane? hehehe
ozzaway - 18/10/2012 11:14 AM
#9213

Quote:
Original Posted By adi7yan
@om ozza.. mulai deh pakai bahasa langit lagi capedes,,
kalau hambatan secara biologis dapat diputus dengan cara meditasi, kaya yg om jelasin lalu dgn memutus indra2 di tubuh..
terus kalau hambatan secara sosial gimana om?? maksudnya dengan hubungan sesama manusia, ya dengan segala kegiatannya lah ya sekolah, ya kerja, ya beranak pinak, dll..
untuk yg sudah aware pasti tau, nah kalau yg belum??

kalau yg core chakra indigo belum aware, terus yg aware apa?
so intinya dari post om ozz,, tugasnya membuktikan sendiri kah??


hambatan sosial itu tergantung dikamunya lagi,
kalau makan tidur aja masi numpang orang tua,
ya susahlah... mo mengatur sosial,
makanya dari awal saya mendorong semuanya untuk mandiri,
makan dari kerja keringat sendiri, kalao gk bisa buka usaha ya kerja sama orang dulu,
yang penting makan dan tidur dah pisah dari orang tua,
kalau dah jauuuh khan bisa ngatur sosial terserah kamu,
kalau pagi sampe sore kerja buat ngisi perut,
malamnya buat ngurus spiritual,
kalau orang2 diluar khan tergantung gimana ngaturnya aja,
kalao sukanya mendekam dikamar ya menyepi,
kalau sukanya gahul2 kelabing2, kongko2 di kape & mol, ya jalan aja...
semuanya balik ke diri sendiri,
pinter2 ngaturlah,

kalau belum aware dan masih galow khan masih dalam proses tuh,
pada nyari2 info apa dan gimana,
ya gapapa, tetep semanget berjuang,
itu khan proses selamanya gk brenti2 tiada ujungnya,
jalani aja semaksimal mungkin.
gicuuu...

kalow ada yg belum nyambung,
cerita azza...

Quote:
Original Posted By tzabu
hanya mengingat kan om takut lupa hehehe

akiakakakka.... jd kaskuser sejati donk ane? hehehe


D D D
shakehand:
adi7yan - 18/10/2012 12:47 PM
#9214

nggak omm..
saya cuman bingung aja gimana sih seharusnya sistem di dunia berjalan..
kalau manusia seharusnya ngurusin ttg spiritual, apa itu nanti tidak terkesan anti-sosial atau apatis (ini pun juga karena pengosepan jaman sekarang)..
kalau seharusnya ttg spiritual, kenapa mereka bikin negara, kenapa bikin gerakan apa ini itu..
porsi yg sesuai itu kaya apa sih sampai batas dianggap seimbang dan tdk nyeleneh ata sewajar2nya (ini pun juga parameternya apa gak jelas)..
kenapa ada gotong royong, kenapa ada persatuan dan kesatuan, dan berbagai macam idiologi yg tercipta dan berkembang..
dan saya sendiri nulis di atas itu juga nggak ngerti ttg "seharusnya ngurusin ttg spiritual" itu seperti apa.. masih abstrak..
Kiss.By.Refuse - 18/10/2012 01:38 PM
#9215

Quote:
Original Posted By ozzaway

kasi tauuu gak yaaa..... malu:


Ciyusss ??? niaaph ??
asem dah si ozza...
bikin penasaran aja malus
ozzaway - 18/10/2012 01:52 PM
#9216

Quote:
Original Posted By adi7yan
nggak omm..
saya cuman bingung aja gimana sih seharusnya sistem di dunia berjalan..
kalau manusia seharusnya ngurusin ttg spiritual, apa itu nanti tidak terkesan anti-sosial atau apatis (ini pun juga karena pengosepan jaman sekarang)..
kalau seharusnya ttg spiritual, kenapa mereka bikin negara, kenapa bikin gerakan apa ini itu..
porsi yg sesuai itu kaya apa sih sampai batas dianggap seimbang dan tdk nyeleneh ata sewajar2nya (ini pun juga parameternya apa gak jelas)..
kenapa ada gotong royong, kenapa ada persatuan dan kesatuan, dan berbagai macam idiologi yg tercipta dan berkembang..
dan saya sendiri nulis di atas itu juga nggak ngerti ttg "seharusnya ngurusin ttg spiritual" itu seperti apa.. masih abstrak..


ngakak
goalaaaoooowoww wow wow puooooll...

kasi tau gak yaaa...

ngakak



Quote:
Original Posted By Kiss.By.Refuse
Ciyusss ??? niaaph ??
asem dah si ozza...
bikin penasaran aja malus


ngakak
jokosutiyoso - 18/10/2012 06:23 PM
#9217

Quote:
Original Posted By adi7yan
nggak omm..
saya cuman bingung aja gimana sih seharusnya sistem di dunia berjalan..
kalau manusia seharusnya ngurusin ttg spiritual, apa itu nanti tidak terkesan anti-sosial atau apatis (ini pun juga karena pengosepan jaman sekarang)..
kalau seharusnya ttg spiritual, kenapa mereka bikin negara, kenapa bikin gerakan apa ini itu..
porsi yg sesuai itu kaya apa sih sampai batas dianggap seimbang dan tdk nyeleneh ata sewajar2nya (ini pun juga parameternya apa gak jelas)..
kenapa ada gotong royong, kenapa ada persatuan dan kesatuan, dan berbagai macam idiologi yg tercipta dan berkembang..
dan saya sendiri nulis di atas itu juga nggak ngerti ttg "seharusnya ngurusin ttg spiritual" itu seperti apa.. masih abstrak..


kalau menurut saya yang masih gini gini ajaYb
ya kan proses dit, dan hidup itu kompleks dan jalan untuk mencapai ke spiritual sendiri gak gampang. Karena ada perbedaan mulai dari cara pandang, geografis itu mempengaruhi ke cara pandang, adat istiadat, dll. Apalagi sebelom ada internet ya untuk bertahan harus bikin suatu kelompok-kelompok lebih besar besar dan besar, karena kebutuhan pada masa itu.
Sejarahnya puanjaaaaangggg kalo di rentet, manusia ingin order, takut chaos, tapi ternyata setiap order menghasilkan chaos baru, dan akhirnya sampai pada titik bla bla bla..... akhirnya sadar itu sebuah siklus dan nananananananana... oh itu ilusif ohohohohohohoh....
Dan ngurusin spiritual juga gak semua nyampe, wong mikirin menuhin napsu aja gak nyampe ( eh ternyata itu cuman di buat buat sendiri dan ga nyadar juga kan ), tapi intinya segala yang dilakukan manusia itu gak terlepas dari menuju ke sumber dari segala sumber.
Kalo ngeliat orang kenapa masih gini gitu, sama aja kaya kamu udah gede taoi gak pernah kecil ngliat anak kecil ngejar layangan ya kaya gak penting kok di kejar. Sama mereka liat yang tua lah ini orang ngapain dari pagi sampe sore depan komputer, mending ngejar layangan. Lah itu cuman proses, buat saya udah gede ngejar layangan juga tetep asyik sihhhh...
hahahaYb
bielsi - 18/10/2012 06:34 PM
#9218

tidak semua orang harus mengetahui apa yang kita lakukan terhadap orang lain.
nikmati setiap peranmu didunia ini. flower:


selamat sore menjelang malam gan beer:
_Blizzard_ - 18/10/2012 07:24 PM
#9219

Quote:
Original Posted By ozzaway
kalau dari hasil pengamatan saya,
dunia supranatural adalah alat pembuktian spiritual,
spiritual adalah yg utama dengan alat bantu supranatural,
tapi spiritual juga bisa dibuktikan dengan sains terapan,
supranatural juga bisa dibuktian dengan sains terapan sebagiannya,
sebagian lagi mungkin metode serta alat2nya belom ketemu aja,

kalau saya berangkat dari pengalaman pribadi,
praktisi spiritual juga mendalami supranatural,
tapi kalau konteksnya itu lebih maju mana,
saya terus terang gamang menjawabnya,
karena "maju" secara spiritual itu dari sudut pandang mana dan standarnya apa,
itu khan hal yang boleh dibilang "abstrak",
andaikata boleh misalnya scopenya saya kecilin jadi kasus mungil,
ada praktisi spiritual ingin membuktikan keyakinannya lewat supranatural,
dan hasilnya bahwa keyakinanya jadi bulat dan tambah mantaff, thumbup:
dan menganggap bahwa keyakinannya itu dari teknik supranatural terbukti tidak murni hanya sebatas dogma, absolutisme dan teori.
menurut saya ini lebih maju dari dirinya sebelum membuktikan.
tapi ini khan relatif juga, ada juga yg tidak perlu membuktikannya sendiri,
biarlah dia menyaksikan saja, dan praktisi yg lain yg membuktikan,
karena percaya dengan hasil praktisi lain, keyakinannya jadi bulat.
toh hasilnya sama saja.

kira2 begitu.... D D D


soal pembuktian , mau percaya gtu aja gk bisa gw , keraguan itu kerap muncul .

selain itu rupanya masih belum sepenuhnya nerima diri-sendiri dan rasa ini kadang menguat dan ingin away

sepertinya pikiran2 dan sisi negatif gw yg mengendap pada keluar skrg , terasa begitu kuat ingin mendominasi diri ..
balibong - 18/10/2012 10:14 PM
#9220

numpang nimbrung yg lama di gembok :Peace
drtd baca jawaban om ozzaway keren bgt mesti banyak belajar nih saya sepertinya beer:
monggo lanjut terus om
Page 461 of 463 | ‹ First  < 456 457 458 459 460 461 462 463 > 
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Indigo, Crystal, Rainbow, & [Majestic] Gold Club