Malang
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > JAWA TIMUR & BALI > Malang > Konsultasi Gigi Regional Malang
Total Views: 5737 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 11 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

Den.Baguse - 30/03/2012 03:30 PM
#21

Quote:
Original Posted By luxor_wynn88


Nanti per april di Jl. Bromo \) untuk sementara masih di SBY masih urus kepindahan ini \)
salam kenal den baguseeecendolbigcendolbigcendolbigcendolbigcendolbig


sip wess.... mugo² sukses gan.
ojo lali nek pasien e kaskuser, tarip e yo kaskuser pisan lho mas gan... think:
luxor_wynn88 - 30/03/2012 03:36 PM
#22

Quote:
Original Posted By Den.Baguse


sip wess.... mugo² sukses gan.
ojo lali nek pasien e kaskuser, tarip e yo kaskuser pisan lho mas gan... think:


Pastiiii :2thumbup:2thumbup:2thumbup:2thumbup:2thumbup:2thumbup
febjoki - 30/03/2012 03:39 PM
#23

Quote:
Original Posted By luxor_wynn88


halo gan \)
masang behel tuh pada awalnya tujuannya hanya untuk rapikan gigi
tetapi seiring dengan berjalannya waktu banyak yg buat gaya gayaan aja \)
kalau efek samping ga ada gan...... adanya tambah rapi tuh gigi \)
kisskisskisskisskisskisskiss



oalah ngunu ta
la klo udah rapi dipasang jadi gimana hammers

ini agan pa sist
luxor_wynn88 - 30/03/2012 03:46 PM
#24

Quote:
Original Posted By febjoki


oalah ngunu ta
la klo udah rapi dipasang jadi gimana hammers

ini agan pa sist


ini agan ngakak

kalau uda rapi biasanya hanya buat fashion aja gan \) heheh.... ga ada fungsinya see......

febjoki - 30/03/2012 03:50 PM
#25

Quote:
Original Posted By luxor_wynn88


ini agan ngakak

kalau uda rapi biasanya hanya buat fashion aja gan \) heheh.... ga ada fungsinya see......



o gitu ya
trus proses perapia gigi sampe berapa lama p
luxor_wynn88 - 30/03/2012 03:55 PM
#26

Quote:
Original Posted By febjoki


o gitu ya
trus proses perapia gigi sampe berapa lama p


Lama Nya periode pemakaian kawat gigi adalah lebih kurang 3 bulan sampai2 tahun tergantung pada kesulitan kasus dan kerjasama pasien dan drg


berikut adalah sedikit penjelasan mengenai kawat gigi beserta tahapannya \)

FASE Pemasangan Kawat Gigi

Sebaiknya perawatan orto permanen ini dilakukan oleh seorang dokter gigi yang berkompeten di bidang perawatan kawat gigi atau biasa disebut orthodontist, hindari pemasangan kawat gigi dari yang bukan ahlinya.

Ada beberapa tahap dalam pemasangan kawat gigi :

1.Fase sebelum Pemasangan

Dokter gigi akan mengamati dan mengambil data pasien selengkap mungkin, meliputi pemeriksaan klinis geligi,seperti pencatatan gigitan dan ke simetrisan gigi, serta katupan geligi.

Semua masalah seperti gigi bolong, karang gigi, kelainan jaringan gigi, dan perawatan saraf gigi, jika ada, harus ditangani dulu, sehingga gigi benar-benar bersih dan sehat.

Perawatan dengan bantuan kawat ini perlu kedisiplinan tinggi, karena meliputi seluruh gigi. Termasuk mengarahkan gigi yang belum tumbuh, agar mendukung perbaikan tumbuhnya rahang. Kalau perlu Dilakukan pengambilan foto rontgen (Bila Perlu) yang mencakup dua sudut pengambilan, yaitu panoramik (raut seluruh geligi dan tulang) serta chepalometri (kedudukan rahang, tulang muka dan geligi).

Pencetakan geligi untuk mendapatkan model. Penentuan rencana perawatan Dari hasil foto rontgen dan cetakan geligi inilah dilakukan analisis kelainan untuk rencana perawatan. Misalnya, berapa mili-meter ketidaknormalannya? Apakah cukup diasah atau plus pemakaian kawat gigi lepasan? Perlukah mencabut geraham kecil di belakang gigi taring, Pada rahang cakil, perlukah operasi pemotongan tulang bawah oleh orthodontist dan ahli bedah mulut?

Pemasangan kawat gigi Pemasangan kawat gigi ini relatif singkat kurang lebih 1 jam


2. Fase setelah Pemasangan

Kontrol dilakukan setiap seminggu atau dua minggu sekali. Kontrol ini penting dilakukan, semakin sering kontrol, waktu perawatan kawat gigi akan semakin singkat, sebaiknya jika kontrolnya jarang atau lama (sebualan/2 bulan sekali), dapat menyebabkan waktu perawatan bertambah panjang dan mungkin menyebabkan perubahan gigi yang tidak semestinya.

Pada saat kontrol, dokter akan mengamati setiap perubahan posisi gigi, katupan gigi, bentuk rahang, inklinasi gigi, kapan dilakukan, pengasahan, pencabutan (jika ada), penarikan, dsb. Dan yang pasti mengganti karet yang membuat braket tersebut terlihat berwarna warni.

Setelah perawatan orto cekat dinyatakan selesai oleh dokter gigi, maka pasien dianjurkan untuk menggunakan alat penahan agar giginya tidak mudah untuk berubah kembali ke susunan gigi awal, yang disebut dengan space maintainer atau singkatnya retainer , selama minimal 6 bulan sampai 1 tahun.

Hal-hal yang harus diperhatikan setelah pemasangan Kawat gigi
Hal-hal yang sering timbul setelah pemasangan ini antara lain adalah sariawan, ngilu, dan sulit makan, pasien tidak perlu cemas akan hal ini, biasanya masalahnya dapat diatasi oleh pasien sendiri setelah terbiasa. Namun jika, sariawan tidak kunjung sembuh, braket ada yang lepas atau kawat ada yang menusuk, segeralah pergi ke dokter.

Walau tak ada pantangan, sebaiknya hindari makanan yang manis, lengket, liat, dan bersoda, karena makanan macam itu lebih sulit dibersihkan. Untuk makanan padat dan keras, sebaiknya dipotong kecil-kecil. Hindari untuk secara sendiri melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang.

KUNCI KEBERHASILAN

Perawatan ini akan berhasil jika pasien dan dokter gigi dapat bekerjasama dengan baik, karena perawatan berlangsung lama, antara enam bulan sampai tiga tahun (tergantung berat-ringannya kasus), ongkosnya relatif mahal. Pasien pun harus bersedia menandatangani Inform Consent alias persetujuan perawatan, baik untuk perawatan dengan kawat gigi lepasan maupun cekat.

:2thumbup:2thumbup:2thumbup:2thumbup
febjoki - 30/03/2012 04:12 PM
#27

Quote:
Original Posted By luxor_wynn88


[color=blue]Lama Nya periode pemakaian kawat gigi adalah lebih kurang 3 bulan sampai2 tahun tergantung pada kesulitan kasus dan kerjasama pasien dan drg


berikut adalah sedikit penjelasan mengenai kawat gigi beserta tahapannya \)

FASE Pemasangan Kawat Gigi

Sebaiknya perawatan orto permanen ini dilakukan oleh seorang dokter gigi yang berkompeten di bidang perawatan kawat gigi atau biasa disebut orthodontist, hindari pemasangan kawat gigi dari yang bukan ahlinya.

Ada beberapa tahap dalam pemasangan kawat gigi :
Spoiler for

1.Fase sebelum Pemasangan

Dokter gigi akan mengamati dan mengambil data pasien selengkap mungkin, meliputi pemeriksaan klinis geligi,seperti pencatatan gigitan dan ke simetrisan gigi, serta katupan geligi.

Semua masalah seperti gigi bolong, karang gigi, kelainan jaringan gigi, dan perawatan saraf gigi, jika ada, harus ditangani dulu, sehingga gigi benar-benar bersih dan sehat.

Perawatan dengan bantuan kawat ini perlu kedisiplinan tinggi, karena meliputi seluruh gigi. Termasuk mengarahkan gigi yang belum tumbuh, agar mendukung perbaikan tumbuhnya rahang. Kalau perlu Dilakukan pengambilan foto rontgen (Bila Perlu) yang mencakup dua sudut pengambilan, yaitu panoramik (raut seluruh geligi dan tulang) serta chepalometri (kedudukan rahang, tulang muka dan geligi).

Pencetakan geligi untuk mendapatkan model. Penentuan rencana perawatan Dari hasil foto rontgen dan cetakan geligi inilah dilakukan analisis kelainan untuk rencana perawatan. Misalnya, berapa mili-meter ketidaknormalannya? Apakah cukup diasah atau plus pemakaian kawat gigi lepasan? Perlukah mencabut geraham kecil di belakang gigi taring, Pada rahang cakil, perlukah operasi pemotongan tulang bawah oleh orthodontist dan ahli bedah mulut?

Pemasangan kawat gigi Pemasangan kawat gigi ini relatif singkat kurang lebih 1 jam


2. Fase setelah Pemasangan

Kontrol dilakukan setiap seminggu atau dua minggu sekali. Kontrol ini penting dilakukan, semakin sering kontrol, waktu perawatan kawat gigi akan semakin singkat, sebaiknya jika kontrolnya jarang atau lama (sebualan/2 bulan sekali), dapat menyebabkan waktu perawatan bertambah panjang dan mungkin menyebabkan perubahan gigi yang tidak semestinya.

Pada saat kontrol, dokter akan mengamati setiap perubahan posisi gigi, katupan gigi, bentuk rahang, inklinasi gigi, kapan dilakukan, pengasahan, pencabutan (jika ada), penarikan, dsb. Dan yang pasti mengganti karet yang membuat braket tersebut terlihat berwarna warni.

Setelah perawatan orto cekat dinyatakan selesai oleh dokter gigi, maka pasien dianjurkan untuk menggunakan alat penahan agar giginya tidak mudah untuk berubah kembali ke susunan gigi awal, yang disebut dengan space maintainer atau singkatnya retainer , selama minimal 6 bulan sampai 1 tahun.

Hal-hal yang harus diperhatikan setelah pemasangan Kawat gigi
Hal-hal yang sering timbul setelah pemasangan ini antara lain adalah sariawan, ngilu, dan sulit makan, pasien tidak perlu cemas akan hal ini, biasanya masalahnya dapat diatasi oleh pasien sendiri setelah terbiasa. Namun jika, sariawan tidak kunjung sembuh, braket ada yang lepas atau kawat ada yang menusuk, segeralah pergi ke dokter.

Walau tak ada pantangan, sebaiknya hindari makanan yang manis, lengket, liat, dan bersoda, karena makanan macam itu lebih sulit dibersihkan. Untuk makanan padat dan keras, sebaiknya dipotong kecil-kecil. Hindari untuk secara sendiri melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang.

KUNCI KEBERHASILAN

Perawatan ini akan berhasil jika pasien dan dokter gigi dapat bekerjasama dengan baik, karena perawatan berlangsung lama, antara enam bulan sampai tiga tahun (tergantung berat-ringannya kasus), ongkosnya relatif mahal. Pasien pun harus bersedia menandatangani Inform Consent alias persetujuan perawatan, baik untuk perawatan dengan kawat gigi lepasan maupun cekat.

:2thumbup:2thumbup:2thumbup:2thumbup


lama juga yah
trus pernah denger cerita klo dijepang klo mau periksa ke dokter gigi pake difoto segala ya
trus klo disini kok beda banget ya[/COLOR]
buruhcisco - 30/03/2012 09:59 PM
#28

Untuku sing wis bogang metu polip gan, iso diobati?
Black-Kupo - 30/03/2012 10:45 PM
#29

Quote:
Original Posted By buruhcisco
Untuku sing wis bogang metu polip gan, iso diobati?


wani piro sik gan :rate5
buruhcisco - 30/03/2012 10:52 PM
#30

Quote:
Original Posted By Black-Kupo
wani piro sik gan :rate5


ketemu awakmu tak foto, tak gaekno trit neng lounge po p
Black-Kupo - 30/03/2012 10:53 PM
#31

Quote:
Original Posted By buruhcisco


ketemu awakmu tak foto, tak gaekno trit neng lounge po p


polahmu lak ngunu iku ngalah2i sadis'e DP pak nohope:
kaconk10 - 30/03/2012 11:26 PM
#32

kabeh takon kawat gigi..
nek ngeresik i karang gigi sing wes puluan taun aka seumur hidup gak tau diresik i ngakak
kiro² isok gak diresik i sampek resik D
313354 - 31/03/2012 12:05 AM
#33

kosultasi gigi gratis sebelum ke dokter.. malus
gedhang godhog - 31/03/2012 10:22 AM
#34

Quote:
Original Posted By buruhcisco
Untuku sing wis bogang metu polip gan, iso diobati?


jabut ae langsung sam ....gae dongkrak ...o
gautama1984 - 31/03/2012 10:26 AM
#35

Quote:
Original Posted By gedhang godhog


jabut ae langsung sam ....gae dongkrak ...o


mas iki rek.. :matabelo
koyok tau ngerti ndek lounge ijbo.. :matabelo
luxor_wynn88 - 31/03/2012 10:47 AM
#36

Quote:
Original Posted By febjoki


lama juga yah
trus pernah denger cerita klo dijepang klo mau periksa ke dokter gigi pake difoto segala ya
trus klo disini kok beda banget ya


iya gan kalau foto gigi itu seharusnya memang merupakan pro tap dalam perawatan gigi.... terutama untuk kasus kasus seperti perawtaan ortho, karen akalua perawatan ortho ga hanya difokuskan untuk kerapian gigi aja... tetapi harus diperhatikan fungi dan keadaan gigi yang menyeluruh.... hal ini sakah satunya didapatkan dari foto gigi \)
luxor_wynn88 - 31/03/2012 10:50 AM
#37

Quote:
Original Posted By buruhcisco
Untuku sing wis bogang metu polip gan, iso diobati?


bisa banget gan \) melalui perawatan saluran akar

Konsultasi Gigi Regional Malang

berikut beberapa penjelasan:
Perawatan saluran akar dilakukan dengan cara mengangkat jaringan pulpa yang mengalami radang atau terinfeksi. Jaringan pulpa dapat mengalami peradangan atau infeksi karena adanya karies (keropos) gigi yang dalam,tambalan yang sangat dalam sehingga mengiritasi saluran pulpa, gigi pecah/patah sampai mendekati saluran pulpa karena trauma, atau kadang karena peradangan gusi yang sudah parah.

Kerusakan jaringan pulpa dapat ditandai dengan rasa nyeri, sensitif yang berlangsung lama saat makan/minum panas atau dingin,diskolorasi gigi,pembengkakan gusi. Kadangkala tanpa keluhan sama sekali. Dan bila kondisi ini dibiarkan maka akan menimbulkan nyeri dan bengkak serta kerusakan tulang penyangga gigi.

KEUNTUNGAN PERAWATAN SALURAN AKAR
Apabila kerusakan sudah mencapai jaringan pulpa maka daripada harus dilakukan pencabutan ,dokter gigi akan mempertahankan gigi dengan melakukan perawatan saluran akar. Sesudah perawatan, gigi menjadi non vital ( tanpa saluran pulpa), meski demikian masih ada jaringan vital disekeliling gigi seperti gusi,jaringan penyangga gigi dan tulang. Gigi yang telah dirawat akan tetap bisa digunakan berfungsi dan dijaga kebersihannya seperti gigi gigi vital lainnya

BAGAIMANA PENATALAKSANAAN PERAWATAN SALURAN AKAR?
- Langkah pertama adalah pengambilan jaringan pulpa yang terinfeksi. Kadang dilakukan anestesi,apabila
gigi masih vital atau rasa nyeri yang berlebihan. Pembukaan akses dari mahkota ke ruang pulpa
dilakukan untuk membuang jaringan pulpa yang terinfeksi
- Dengan menggunakan instrumen khusus, saluran akar dibersihkan dan dibentuk agar dapat ditutup
dengan bahan pengisi saluran akar. Kotoran di dalam saluran akar dikelurkan dengan cara menyemprot
saluran dengan cairan anti bakteri.
- Saluran akar akan diisi dengan bahan pengisi saluran akar.
- Tambalan sesudah perawatan gigi dapat berupa resin komposit,crown atau onlay dengan atau tanpa
post/pasak tergantung dari sisa jaringan keras gigi yang tersisa agar tidak patah/pecah saat berfungsi
Perawatan saluran akar dapat dilakukan sekali kunjungan atau lebih tergantung dari kondisi gigi. Apabila diperlukan, selama antar kunjungan,saluran akar akar diberi obat/medikasi untuk sterilisasi saluran akar dan lubang ditutup dengan tambalan sementara.
Pengambilan radiograf seringkali diperlukan untuk menentukan panjang akar dan memonitor tahap-tahap perawatan saluran akar.

APAKAH PERAWATAN TERSEBUT MENIMBULKAN RASA SAKIT?
Prosedur perawatan saluran akar diusahakan untuk dilakukan senyaman mungkin bagi pasien, sehingga kadang dilakukan anestesi sebelumnya. Sesudah perawatan kadang timbul rasa sensitive untuk beberapa hari karena peradangan yang sebelumnya telah terjadi. Rasa tidak nyaman ini dapat diatasi dengan mengkonsumsi obat penahan sakit,misalnya Paracetamol. Apabila rasa sakit terus berlanjut,bahkan makin parah dan timbul pembengkakan, maka anda harus menghubungi dokter yang merawat.

PEMELIHARAAN GIGI SESUDAH PERAWATAN SALURAN AKAR.
Selama perawatan,hindari menggigit makanan keras di daerah gigi yang sedang dirawat untuk menghindari gigi pecah/retak kecuali gigi dilindungi dengan mahkota sementara.
Gigi yang telah dirawat,relatiflebih rapuh dari gigi vital,oleh karena itu restorasi gigi yang sesuai dengan kondisi gigi harus segera dilakukan.
Pemeliharaan kebersihan gigi seperti sikat gigi dan flossing pada gigi paska perawatan saluran akar tetap harus dilakukan untuk menghindari infeksi ulang. Lakukan pemeriksaan berkala tiap 6 bulan secara teratur.
luxor_wynn88 - 31/03/2012 10:51 AM
#38

Quote:
Original Posted By 313354
kosultasi gigi gratis sebelum ke dokter.. malus


iya khusus kaskuser gratis kok gan \)ngakakngakakngakak
luxor_wynn88 - 31/03/2012 10:56 AM
#39

Quote:
Original Posted By kaconk10
kabeh takon kawat gigi..
nek ngeresik i karang gigi sing wes puluan taun aka seumur hidup gak tau diresik i ngakak
kiro² isok gak diresik i sampek resik D


bisa banget gan \)

Berikut sedikit penjelasan mengenai pembersihan karang gigi

Karang gigi itu apa sih? Kalau bahasa aslinya sih, disebut calculus, para dokter gigi biasa menyebut dengan kalkulus (setelah di indonesiakan). Seharusnya saya bisa memberikan pengertian kalkulus dari text book, tetapi untuk itu saya harus membuka buku di rumah, jadi sementara saya berikan pengertian kalkulus
dari wikipedia yaitu tumpukan deposit di gigi yang mengalami kalsifikasi, sebagai proses lanjutan dari adanya plak pada gigi. Permukaan gigi yang kasar merupakan empat ideal terbentuknya plak pada gigi dan akhirnya dapat mengancam kesehatan gingiva. Contoh kalkulus pada gigi adalah seperti berikut :

Kalkulus

Perawatan untuk membersihkan karang gigi disebut scaling dan root planning, sering disebut skaling saja karena scaling dan root planning itu satu paket perawatan yang tidak bisa tidak harus dilakukan dalam tingkatan tertentu. Skaling adalah penghilangan jaringan penyakit seperti kalkulus dan lainnya sementara root planing adalah untuk memperbaiki permukaan gigi sehingga tidak terdapat permukaan kasar sebagai tempat untuk mudahnya plak gigi terbentuk. Alat-alat yang digunakan contohnya adalah seperti ini :

scaler

ultrasonic scaler

Sementara cara-caranya seperti ini :
Konsultasi Gigi Regional Malang

Rasa ngilu hingga sensasi gigi goyah yang sering timbul pasca perawatan ini adalah hal yang biasa terjadi karena sebelum perawatan gigi tersebut tertutup oleh kalkulus dan saat kalkulus terbuka maka gigi dan gusi (gingiva) harus menyesuaikan kondisi lagi maka timbullah sensasi gigi goyah dan rasa ngilu. Pada pasien lain mungkin juga akan muncul perdarahan. Apabila setelah perawatan gangguan-gangguan ini tidak berkurang, maka sebaiknya segera konsultasikan lagi ke dokter gigi anda. Nah, berhubung kita tidak mampu membersihkan karang gigi kita sendiri apalagi kalau sudah masuk di bagian subgingiva alias di bawah gusi, jadi sebaiknya mulai saat ini membiasakan untuk ke dokter gigi. Saya yakin akan terjadi banyak penghematan dengan kebiasaan ke dokter gigi secara rutin.
kaconk10 - 31/03/2012 11:06 AM
#40

Quote:
Original Posted By luxor_wynn88


bisa banget gan \)

Berikut sedikit penjelasan mengenai pembersihan karang gigi

Karang gigi itu apa sih? Kalau bahasa aslinya sih, disebut calculus, para dokter gigi biasa menyebut dengan kalkulus (setelah di indonesiakan). Seharusnya saya bisa memberikan pengertian kalkulus dari text book, tetapi untuk itu saya harus membuka buku di rumah, jadi sementara saya berikan pengertian kalkulus
dari wikipedia yaitu tumpukan deposit di gigi yang mengalami kalsifikasi, sebagai proses lanjutan dari adanya plak pada gigi. Permukaan gigi yang kasar merupakan empat ideal terbentuknya plak pada gigi dan akhirnya dapat mengancam kesehatan gingiva. Contoh kalkulus pada gigi adalah seperti berikut :

Kalkulus

Perawatan untuk membersihkan karang gigi disebut scaling dan root planning, sering disebut skaling saja karena scaling dan root planning itu satu paket perawatan yang tidak bisa tidak harus dilakukan dalam tingkatan tertentu. Skaling adalah penghilangan jaringan penyakit seperti kalkulus dan lainnya sementara root planing adalah untuk memperbaiki permukaan gigi sehingga tidak terdapat permukaan kasar sebagai tempat untuk mudahnya plak gigi terbentuk. Alat-alat yang digunakan contohnya adalah seperti ini :

scaler

ultrasonic scaler

Sementara cara-caranya seperti ini :
Konsultasi Gigi Regional Malang

Rasa ngilu hingga sensasi gigi goyah yang sering timbul pasca perawatan ini adalah hal yang biasa terjadi karena sebelum perawatan gigi tersebut tertutup oleh kalkulus dan saat kalkulus terbuka maka gigi dan gusi (gingiva) harus menyesuaikan kondisi lagi maka timbullah sensasi gigi goyah dan rasa ngilu. Pada pasien lain mungkin juga akan muncul perdarahan. Apabila setelah perawatan gangguan-gangguan ini tidak berkurang, maka sebaiknya segera konsultasikan lagi ke dokter gigi anda. Nah, berhubung kita tidak mampu membersihkan karang gigi kita sendiri apalagi kalau sudah masuk di bagian subgingiva alias di bawah gusi, jadi sebaiknya mulai saat ini membiasakan untuk ke dokter gigi. Saya yakin akan terjadi banyak penghematan dengan kebiasaan ke dokter gigi secara rutin.


nais inpo gan kisss
to the point...
biaya rata² tuk pembersihan karang gigi berapa ?
PM aja jawabnya D
Page 2 of 11 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > JAWA TIMUR & BALI > Malang > Konsultasi Gigi Regional Malang