Dunia Kerja & Profesi
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Dunia Kerja & Profesi > Konsultasi Ketenagakerjaan di Indonesia
Total Views: 122975 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 7 of 176 | ‹ First  < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 >  Last ›

tukiwul - 17/02/2009 03:46 PM
#121

wakh... seneng dah dijawab... i'm relieved to hear your answer... makasih pak papa sekar, soalnya kmaren agak2 ga enak ati gara2 pikiran buang ilmu lah, ato omongan org klo bank itu "overwork underpaid", fyuuhh... thx berat pak...

moga2 staon lg baru jadi iso & inget ngirim cendol ke pak papa sekar... ehhehehehe...

@villains
wow utk IT ekspektasi gaji sgitu, ada si, setau gw perush2 oil nyang bonapit... ato konsultan2 engineering luar mumpuni jg gajinya sgitu... tmen gw di anak prusahaan PLN 2 taon kerja + training 3 bulan di kanada dapetnya sgitu... klo mo "gaji gede" ya cari di luar aja mas...

ni ada ni buat anak IT dengan ekspektasi gaji ente:
ht*p://chevron.experd.com/detail_advertisement.php?id=158
deadline 26 feb...
Pathfinder99 - 17/02/2009 05:31 PM
#122

Quote:
Original Posted By peregrinefalcon
saya mencoba menjawab pertanyaan bapak

Pada prinsipnya test recruitment itu terdiri dari beberapa test dan hasil testnya merupakan hasil final yang tidak bisa diganggu gugat. Seyogyanya para HRD menginformasikan kepada para kandidat untuk informasi kelulusan mereka. Ada yang menggunakan surat, ada yang menggunakan email bahkan ada yang hanya berdasarkan informasi awal bahwa apabila tidak ada konfirmasi berarti anda tidak lulus.

untuk problem anda, ada informasi yang kurang jelas, (namun saya asumsikan informasi anda sudah lengkap saja ya....)

1. dalam proses recruitment seharusnya Man Power Planning sudah jelas. Apabila ambur adul, maka hasilnya akan seperti itu, sekarang recruit, besok berubah lagi. Ada juga perusahaan yang Headcountnya (Cost Center / Perhitungan Man Power) nya berada di pusat (Induk Perusahaan). Misalnya perusahaan Asing. maka Induknya (Headquorter-nya) di negara asing itu juga. sehingga kadangkala kebijaksanaanya turun mendadak. Misalnya pada approval Headcount di Region sudah ok, dan dilakukan recruitment, namun pada pelaksanaannya, ternyata headquorter yang awalnya menerima jadi menolak, sehingga proses yang sudah berjalan jadi dibatalkan. dan masih banyak contoh2 lainnya lagi.

Pada prinsipnya hal-hal ini seharusnya tidak akan terjadi apabila Man Power Planning perusahaan tersebut sudah benar

Saya merasa cukup kagum dengan anda karena mau berusaha gigih dan mendatangi perusahaan tanpa dibayar tiket pesawat sekalipun. Ini sudah menunjukkan kualitas anda.

Juga menyangkut Test kesehatan (Medical Test). Tidak ada alasan bagi perusahaan untuk menyatakan hasil testnya terlambat datang. (alasan yang dibuat-buat). saya ulangi. sangat disayangkan seorang HRD seperti itu.

karena hasil test itu dari HR segera bisa di follow up dan tidak sampai terlambat.

Buat Mas TS, jangan patah semangat.
Kejar terus cita-cita anda, pantang menyerah....
teruskan perjuangan anda.

saya yakin dengan kualifikasi anda ini, masih banyak perusahaan yang mau menampung anda.

Semoga Sukses
Salam Sukses Luar Biasa
Salam Outstanding
Salam Super
Salam Dahsyat


Maaf Pak, baru saya baca...

Terimakasih banyak sudah ditanggapi dan dukungannya Pak...
Cukup menambah semangat saya untuk lebih berusaha lagi... DD

Memang benar, banyak test yang harus saya lalui saat proses rekrument tersebut, dimulai dari initial interview, test kemampuan/pengetahuan dasar, psikotest, interview dengan psikolog/HR, dsb, sampai yang terakhir end-user interview.

Untuk 2 perusahaan di awal dan yang terakhir yang saya sebutkan, memang benar seperti yang Bapak katakan, perusahaan tersebut memang menyebutkan adanya perubahan kebijakan dari pihak manajemen dan yang terakhir karena ada perubahan kebijakan dari kantor pusatnya yang ada di luar negeri. Untuk itu bisa saya maklumi.

Tapi untuk kasus nomor 2, jujur saja, saat dikatakan karena berkas test kesehatan yang terlambat diterima saya sangat tidak percaya. Setengah bercanda saya bilang seharusnya laboratorium kesehatan tersebut bisa saya tuntut. HR-nya hanya tersenyum saja.

Maaf Pak saya bertanya lagi, karena masih ada masalah yang mengganjal di hati saya, \)

1. Pada lowongan kerja yang ditampilkan di suratkabar/web/email dsb, dicantumkan tentang usia maksimum, misalnya usia maksimum 27 tahun, dan berhubung saya sudah di atas 27 tahun jika saya tetap kirim lamaran ke perusahaan tersebut apakah berpengaruh terhadap proses seleksi atau bagaimana? Karena untuk ketiga kasus di atas, sebenarnya saya kirim lamarannya di atas usia yang diminta. Tetapi tetap dipanggil dan hasilnya walau dinyatakan lulus pada saat pengumuman final interview tapi akhirnya tidak lulus...

2. pertanyaan yang sama dengan di atas, berpengaruh tidak untuk status belum menikah tetapi yang saya kirim sudah menikah? Ketiga kasus di atas juga mereka meminta yang belum menikah, tapi tetap saya kirim dan tetap dipanggil, padahal saya sudah menikah, di CV/Resume dan surat lamaran saya buat bahwa saya sudah menikah.

3. Ada beberapa interview yang pernah saya jalani, dan saat interview tersebut saya ditanya apakah ada relasi/kenalan/keluarga saya yang bekerja di perusahaan yang meng-interview saya. Apakah ada pengaruhnya bila saya katakan ada atau tidak? Bagaimana jika memang tidak ada kenalan/relasi/keluarga tetapi saya katakan ada dan saya menyebut sembarang nama. Apakah ada pengaruhnya terhadap proses rekrutment?

4. Bolehkah saya mengirim lamaran ke perusahaan yang sama untuk posisi yang sama atau berbeda jika pada saat proses rekrument sebelumnya saya gagal? Apakah menjadi pertimbangan saat proses seleksi apabila saya pernah gagal sebelumnya?

Untuk jawabannya saya ucapkan ribuan terimakasih.
rocketer - 17/02/2009 07:34 PM
#123

Bro.....mo nanya nih...............
Misalnya ada kasus begini:
Suatu perusahaan swasta melakukan peralihan management (pergantian management) oleh karena perusahaan tersebut di jual ke pemilik yang baru. Pertanyaannya adalah...bagaimana dengan status masa kerja/TMK karyawan (Tanggal Masuk Karyawan) yang meutuskan melanjutkan ikut kerja dengan management yang baru, apakah masa kerja dihitung berdasar tanggal pergantian/peralihan ke management yg baru? ataukah masa kerja tetap dihitung mulai karyawan pertama kali bergabung dengan perusahaan sebelum pergantian management.
Mohon jawaban dari orang yang setidaknya mengerti tentang peraturan perburuhan/ketenagakerjaan atau yg berpengalaman dibidangnya.
*********
NoteDalam UU tenaga kerja no.13/2003 pasal 163 hanya di jelaskan karyawan yang menolak bergabung dengan mangement baru (mundur) dan management baru yang menolak karyawan utk bergabung (PHK)
gopeisdead - 17/02/2009 09:27 PM
#124

bapak peregrinefalcon/sekar, thread ini luar biasa, sangat menambah wawasan mengenai dunia kerja yang akan saya masuki hahaha,..(dan sepertinya memang "keras" sekali" haha,.kapan2 saya nanya bole yaa,..
peregrinefalcon - 17/02/2009 09:32 PM
#125

Quote:
Original Posted By tukiwul
wakh... seneng dah dijawab... i'm relieved to hear your answer... makasih pak papa sekar, soalnya kmaren agak2 ga enak ati gara2 pikiran buang ilmu lah, ato omongan org klo bank itu "overwork underpaid", fyuuhh... thx berat pak...

moga2 staon lg baru jadi iso & inget ngirim cendol ke pak papa sekar... ehhehehehe...

@villains
wow utk IT ekspektasi gaji sgitu, ada si, setau gw perush2 oil nyang bonapit... ato konsultan2 engineering luar mumpuni jg gajinya sgitu... tmen gw di anak prusahaan PLN 2 taon kerja + training 3 bulan di kanada dapetnya sgitu... klo mo "gaji gede" ya cari di luar aja mas...

ni ada ni buat anak IT dengan ekspektasi gaji ente:
ht*p://chevron.experd.com/detail_advertisement.php?id=158
deadline 26 feb...



terima kasih.....
saya senang bisa membantu.......
ndak perlu cendol lah......
yang penting semangat sharing dan kebersamaan untuk kemajuan kita bersama.....

betul sekali, biasanya jenis industri oil & gas yang bisa membayar besar namun bekerja di luar negri juga merupakan pilihan tepat.....

thanks for sharing....

shakehandshakehandshakehand
peregrinefalcon - 17/02/2009 10:29 PM
#126

Quote:
Original Posted By Pathfinder99
Maaf Pak, baru saya baca...

Terimakasih banyak sudah ditanggapi dan dukungannya Pak...
Cukup menambah semangat saya untuk lebih berusaha lagi... DD

Memang benar, banyak test yang harus saya lalui saat proses rekrument tersebut, dimulai dari initial interview, test kemampuan/pengetahuan dasar, psikotest, interview dengan psikolog/HR, dsb, sampai yang terakhir end-user interview.

Untuk 2 perusahaan di awal dan yang terakhir yang saya sebutkan, memang benar seperti yang Bapak katakan, perusahaan tersebut memang menyebutkan adanya perubahan kebijakan dari pihak manajemen dan yang terakhir karena ada perubahan kebijakan dari kantor pusatnya yang ada di luar negeri. Untuk itu bisa saya maklumi.

Tapi untuk kasus nomor 2, jujur saja, saat dikatakan karena berkas test kesehatan yang terlambat diterima saya sangat tidak percaya. Setengah bercanda saya bilang seharusnya laboratorium kesehatan tersebut bisa saya tuntut. HR-nya hanya tersenyum saja.

Maaf Pak saya bertanya lagi, karena masih ada masalah yang mengganjal di hati saya, \)

1. Pada lowongan kerja yang ditampilkan di suratkabar/web/email dsb, dicantumkan tentang usia maksimum, misalnya usia maksimum 27 tahun, dan berhubung saya sudah di atas 27 tahun jika saya tetap kirim lamaran ke perusahaan tersebut apakah berpengaruh terhadap proses seleksi atau bagaimana? Karena untuk ketiga kasus di atas, sebenarnya saya kirim lamarannya di atas usia yang diminta. Tetapi tetap dipanggil dan hasilnya walau dinyatakan lulus pada saat pengumuman final interview tapi akhirnya tidak lulus...

2. pertanyaan yang sama dengan di atas, berpengaruh tidak untuk status belum menikah tetapi yang saya kirim sudah menikah? Ketiga kasus di atas juga mereka meminta yang belum menikah, tapi tetap saya kirim dan tetap dipanggil, padahal saya sudah menikah, di CV/Resume dan surat lamaran saya buat bahwa saya sudah menikah.

3. Ada beberapa interview yang pernah saya jalani, dan saat interview tersebut saya ditanya apakah ada relasi/kenalan/keluarga saya yang bekerja di perusahaan yang meng-interview saya. Apakah ada pengaruhnya bila saya katakan ada atau tidak? Bagaimana jika memang tidak ada kenalan/relasi/keluarga tetapi saya katakan ada dan saya menyebut sembarang nama. Apakah ada pengaruhnya terhadap proses rekrutment?

4. Bolehkah saya mengirim lamaran ke perusahaan yang sama untuk posisi yang sama atau berbeda jika pada saat proses rekrument sebelumnya saya gagal? Apakah menjadi pertimbangan saat proses seleksi apabila saya pernah gagal sebelumnya?

Untuk jawabannya saya ucapkan ribuan terimakasih.


buat mas pencari jejak 99 (pathfinder99)

saya coba membantu satu persatu ya.....

1. Pada prinsipnya semua persyaratan yang dibuat itu pada proses recruitment itu bertujuan untuk menyaring para kandidat agar menjadi lebih selektif. Jadi semua persyaratan itu ada toleransinya. Bayangkan jika tidak ada persyaratan. Bisa ribuan bahkan puluhan ribu yang mendaftar. jadi tidak usah takut untuk mendaftar apabila ada persyaratan2 tertentu misalnya anda berusia 27 tahun (persyaratan maksimal 25 tahun) dan anda D3 (persyaratan S1), pengalaman anda 1 tahun (persyaratan minimal 3 tahun). Biarkan saja dengan persyaratan tersebut. Segera kirim CV anda ke perusahaan yang dituju.

Karena setiap Interviewer akan menilai CV anda pertama kali dari uraian lengkap dan jelas serta terstrukturnya kaidah-kaidah yang memperlihatkan kompetensi dan kinerja anda.

So, don't worry, be happy, let's go for it.....!!!!!


2. Sama seperti point.1 diatas, persyaratan dibuat untuk melimitasi kandidat yang masuk. Namun khusus persyaratan menikah/tidak menikah itu sebenarnya cukup sensitif dan melanggar hak asasi manusia dan tidak sesuai dengan EEO (Equal Employment Opportunity). Namun ada beberapa pekerjaan
yang dirasakan lebih baik diperuntukkan kepada karyawan yang belum menikah.

Beberapa pertimbangan yang dilakukan biasanya adalah :
- kandidat yang belum menikah bisa dipindah tugaskan / rotasi ke daerah tanpa ada permasalahan yang berarti (karena bujangan)
- kandidat yang sudah menikah lebih loyal dibandingkan belum menikah
- kandidat belum menikah lebih fleksibel gerakannya keluar kota ataupun bekerja lembur.
- dsb.

Namun pada dasarnya kasus2 persyaratan yang melibatkan EEO adalah :
- Suku
- Agama
- Warna Kulit
- Penampilan (cantik, sexy, dll yang berbau 17 tahun keatas)
- Status
- dll


3. Untuk kasus ini, sebaiknya anda jujur saja dalam penginformasian kepada pihak perusahaan. Karena apabila anda berbohong, maka akan dichek validasinya, sehingga misalnya anda lolos dalam test tersebut, namun karena begitu validasi reference, ternyata si pemberi reference tidak mengenal anda....bahaya khan....?

Pada prinsipnya di perusahaan swasta, KKN itu tidak begitu berpengaruh, oleh karena itu sebaiknya anda jujur saja dalam menginformasikannya. Nmaun di BUMN dan pegawai negri, saya rasa hal ini masih, meskipun sudah sangat berkurang karena penerimaan karyawan yang begitu ketat ditambah dengan makin terbukanya informasi sehingga para birokrat tidak berani sewenang-wenang seperti dahulu.

jadi prinsipnya jujur saja ya pak... ndak usah asal menyebutkan reference... toh juga ndak terlalu penting kok...... just trust me......


4. Mengenai masalah bolehkah mengirim lamaran ke perusahaan yang sama untuk posisi yang sama atau berbeda jika pada saat proses rekrument sebelumnya gagal.

Jawabannya tentu saja boleh dan tidak dilarang........
Namun ada permasalahan berikutnya yaitu apakah anda meet dengan job requirement di perusahaan tersebut. Jika tidak masuk tentu saja menjadi buang-buang CV anda saja.

Namun jika anda tidak diterima untuk sebuah posisi dan anda masuk kualifikasi lebih maka pasti anda akan diberikan opsi2 yang intinya maukah anda untuk bekerja di departemen yang lain di perusahaan ini ?

Yang menjadi pertimbangan adalah kualifikasi dan kompetensi anda sendiri.
Sehingga apabila tidak masuk dalam prosesi sebuah jabatan, dengan kualifikasi yang lebih, anda akan ditawari posisi yang lain.....


mudah-mudahan jawaban ini bisa membantu anda

shakehandshakehandshakehand
peregrinefalcon - 17/02/2009 11:08 PM
#127

-------------delete------------------
peregrinefalcon - 17/02/2009 11:12 PM
#128

Quote:
Original Posted By rocketer
Bro.....mo nanya nih...............
Misalnya ada kasus begini:
Suatu perusahaan swasta melakukan peralihan management (pergantian management) oleh karena perusahaan tersebut di jual ke pemilik yang baru. Pertanyaannya adalah...bagaimana dengan status masa kerja/TMK karyawan (Tanggal Masuk Karyawan) yang meutuskan melanjutkan ikut kerja dengan management yang baru, apakah masa kerja dihitung berdasar tanggal pergantian/peralihan ke management yg baru? ataukah masa kerja tetap dihitung mulai karyawan pertama kali bergabung dengan perusahaan sebelum pergantian management.
Mohon jawaban dari orang yang setidaknya mengerti tentang peraturan perburuhan/ketenagakerjaan atau yg berpengalaman dibidangnya.
*********
NoteDalam UU tenaga kerja no.13/2003 pasal 163 hanya di jelaskan karyawan yang menolak bergabung dengan mangement baru (mundur) dan management baru yang menolak karyawan utk bergabung (PHK)


Begini mas rocketer...........
saya coba menjawab.........

Apabila perusahaan yang baru menerima karyawan lama dari perusahaan yang lama, maka masa kerja karyawan akan dihitung berdasarkan masa kerja perusahaan lama + masa kerja perusahaan baru (yang akan datang)

contoh :
karyawan di PT X (perusahaan lama) dengan masa kerja 12 tahun dan PT X diakuisisi oleh PT Y sehingga karyawan PT X menjadi karyawan baru PT Y dengan masa kerja 12 + N. N = masa kerja yang akan datang.

Permasalahannya sebetulnya tidak hanya disini.
apabila ada kasus seperti ini, seyogyanya dipertimbangkan beberapa hal seperti :
- siapa yang mengakuisisi perusahaan kita. karena jangan sampai terjadi di kemudian hari ternyata PT Y yang kita ikuti bangkrut. Itu artinya kita tidak mendapatkan apapun dari PT Y.
- minta dibuatkan perjanjian kerja yang baru antara karyawan dengan PT Y untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
- perjanjian kerja memuat diantaranya jabatan, masa kerja, gaji dan tunjangan serta kondisi khusus lainnya
- dan juga beberapa kasus khusus lainnya.

semoga mendapatkan manfaat

shakehandshakehandshakehand
peregrinefalcon - 17/02/2009 11:20 PM
#129

Quote:
Original Posted By gopeisdead
bapak peregrinefalcon/sekar, thread ini luar biasa, sangat menambah wawasan mengenai dunia kerja yang akan saya masuki hahaha,..(dan sepertinya memang "keras" sekali" haha,.kapan2 saya nanya bole yaa,..


mas gopeisdead......

terima kasih atas komentarnya.....
baru posting 5 buah sudah mampir kesini.......
thanks brother......

dunia kerja itu antara keras dan lunak kok mas......

oh ya buy the way & busway.....
sekar itu nama anakku
jad panggil saja saya : papanya sekar (ndak usah pake pak....)

shakehandshakehandshakehand
akangBRO - 18/02/2009 05:52 AM
#130

^
papanya sekar maksud na apa bro o ?
peregrinefalcon - 18/02/2009 06:52 AM
#131

Quote:
Original Posted By akangBRO
^
papanya sekar maksud na apa bro o ?


he....he....
Sekar itu nama putriku (anakku). jadi aku ini bapaknya (Sekar Fathers).
Oleh karena itu panggil saja saya dengan sebutan : Papanya Sekar.

Ngono lho oom......

shakehandshakehandshakehand
villains - 18/02/2009 01:53 PM
#132

Quote:
Original Posted By peregrinefalcon
maaf mas baru menjawab....
soalnya kemarin lagi males banget......

begini mas.....
saya globalisasikan....

Jawaban No.1
untuk setiap jabatan yang ada di perusahaan, maka semua memiliki nilai bobot dan kompetensi serta kompensasinya.

oleh karena itu tidaklah serta merta kita bisa menginginkan gaji sekian juta dengan pengalaman xxx tahun.

setiap perusahaan memiliki struktur gaji tersendiri (lihat jawaban saya terdahulu) dengan berbagai rentang. sehingga pada posisi apapun, apabila struktur gaji di perusahaan anda mendukung hal tersebut, maka anda dapat melamar untuk menjadi karyawan di perusahaan tersebut.

pengalaman yang anda miliki itu apakah benar2 pengalaman atau hanya penglamaan saja ? karena kedua hal tersebut adalah beda adanya. anda mungkin merasa memiliki pengalaman selama 1,5 tahun tapi apakah itu pengalaman ? atau mungkin penglamaan ?

untuk itulah anda akan dinilai oleh recruitor apakah anda memiliki kompetensi yang diharapkan untuk posisi tersebut dan layak untuk memperoleh imbalan yang diinginkan.

Pada prinsipnya bisa saja ada perusahaan yang mampu menggaji karyawannya dengan rate 6-7 jt perbulan, namun biasanya ini di bidang IT. Tidak berlaku di bidang lainnya. dan sangat jarang. Bahkan Management Trainee di beberapa perusahaan terkemuka tidak sampai benefitnya seperti itu.

Intinya begini pak..... bapak punya kemampuan yang seperti apa sehinga perusahaan mau menggaji besar dan tidak hanya cuma 6-7 juta saja. bahkan diatas 10 juta pun. yang penting apakah anda punya kemampuan lebih yang bisa membuat profit perusahaan menjadi berlipat-lipat.

contoh : programmer software yang baru lulus wisuda.
sejak awal kuliah dia sudah suka bikin program game mainan seperti Diablo, Age of Empire, Heroes dll. sehingga pada waktu lulus dia sudah bisa buat game program. sudah tentu dia akan dibayar sangat mahal bahkan lebih dari 10 juta.

Jadi jawabannya bisa ya dan bisa tidak..... it's up to you to understand.

Jawaban No.2
Gaji/benefit itu memiliki karakteristik yang berbeda untuk bisnis yang berbeda dan jabatan yang berbeda juga. Tidak bisa kita menyamakan gaji seorang supervisor produksi dengan supervisor finance dan dengan supervisor maintenance. jadi ada perbedaan kompetensi dan bidang pekerjaannya.

saya beri tips untuk anda. sebenarnya 1,5 tahun itu masih termasuk anak bawang untuk ukuran pengalaman. jadi masih miskin pengalaman. pengalaman (yang benar-benar pengalaman dan bukan penglamaan) baru dihitung apabila anda sudah diatas 3 tahun bekerja.


Jawaban No.3
Pada dasarnya semua orang tua itu sama, menginginkan anaknya agar mapan dan tidak ada kendala yang berat menimpa putra-putrinya. oleh karena itu kita sebagai anak harus memilliki kesiapan mental dan fisik dalam berbisnis.

pada hakekatnya mereka (orangtua) takut apabila sang anak terjun ke bisnis dan keluar dari pekerjaannya, ternyata bisnisnya gagal. poin utamanya disitu.

kita wajib mentaati nasehat orang tua, namun kembangkan jiwa bisnis anda dalam berusaha. sering-seringlah bergaul denga rekan2 yang sudah terjun ke bisnis sehingga mental kita bisa terbentuk dengan baik.

dalam bergaul dengan rekan2 yang sudah terjun ke bisnis kita juga WAJIB mempelajari bisnis mereka dan juga kegagala mereka. pelajari kesuksesan dan kegagalan mereka gar kita lebih tough.

apabila mental kita sudah cukup, maka barulah kita keluar dari comfort zone kita.

semoga sharing ini berkenan.

shakehandshakehandshakehand


Thx jawabannya untuk nomor 1 saya setuju, kalau saya yang jadi pemilik juga tentunya tidak akan serta merta membayar kalau tidak dapat profit yang lebih besar dari yang dapat ditawarkan perkerja saya.
Hanya mungkin sekarang ini saya masih bingung perusahaan mana yang cocok dan bagaimana agar kemampuan saya lebih dapat teraktualisasi dan terbukukan gitu lah (maksudnya bisa dilihat buktinya)

Untuk no 2 saya rasa, 1.5 tahun memang anak bawang, tp 3 tahun juga belum tentu lebih hebat dari yang 1.5 tahun kalau hanya sekedar 3 tahun pengLamaan, seperti kata anda..

Nomor 3 masalahnya comfort zone untuk orang lain, untuk saya tidak comfort, terutama dalam masalah penghasilan yang dicapai. Sesegera mungkin ingin memcoba berbisnis, mungkin ada tips2 kecil gitu, sekedar sharing saja untuk mulai dari mana, bukan ide bisnis apa, tp cara melakukannya.

Thx
Regrads, me
haha...
villains - 18/02/2009 01:57 PM
#133

Quote:
Original Posted By tukiwul
wakh... seneng dah dijawab... i'm relieved to hear your answer... makasih pak papa sekar, soalnya kmaren agak2 ga enak ati gara2 pikiran buang ilmu lah, ato omongan org klo bank itu "overwork underpaid", fyuuhh... thx berat pak...

moga2 staon lg baru jadi iso & inget ngirim cendol ke pak papa sekar... ehhehehehe...

@villains
wow utk IT ekspektasi gaji sgitu, ada si, setau gw perush2 oil nyang bonapit... ato konsultan2 engineering luar mumpuni jg gajinya sgitu... tmen gw di anak prusahaan PLN 2 taon kerja + training 3 bulan di kanada dapetnya sgitu... klo mo "gaji gede" ya cari di luar aja mas...

ni ada ni buat anak IT dengan ekspektasi gaji ente:
ht*p://chevron.experd.com/detail_advertisement.php?id=158
deadline 26 feb...


Thx, dulu pernah mencoba mengincar chevron juga, cuma keburu diterima di tempat yang dekat dengan kampung halaman, hahaha...
Sekarang sih lebih mengincar kerjaan di luar negeri, semoga dapat. Amin, hehe..
Pathfinder99 - 18/02/2009 04:32 PM
#134

@Papanya Sekar...

Terimakasih banyak pak atas jawabannya...

Sangat2 membantu dan memotivasi saya dalam menempuh kehidupan ini (halah... DDD)

Sekali lagi terimakasih banyak buat Papanya Sekar... DDD

kapan2 nanya lagi bolehkan pak ???
ariefanda - 18/02/2009 06:27 PM
#135

mau nanya pak ujian ODP dibank2 gt pengetahuan umum nya apa2 aja?apa sama dengan tes potensi akademik......
akangBRO - 19/02/2009 05:45 AM
#136

papanya sekar mau tanya lagi neh malu:

apakah berpengaruh dengan gaji yg diajukan pada perusahaan sekarang dengan gaji di perusahaan sebelumnya ?

soale di pewawancara bilang "berdasarkan basic salary anda maka kami menentukan salary anda menjadi bla bla bla...." hammer:

padahal berdasarkan analisa saya, gaji diperusahaan sebelumnya seharusnya tidak mempunyai pengaruh tetapi berdasarkan kemampuan sang pelamar [sok tau : on] D

menurut papanya sekar gmn neh D
bingung ane gan, apa gara2 yang punya orang c*na kali ya hammer:

bayar murah untung gede (kata nyokap)
peregrinefalcon - 19/02/2009 11:37 AM
#137

Quote:
Original Posted By villains
Thx jawabannya untuk nomor 1 saya setuju, kalau saya yang jadi pemilik juga tentunya tidak akan serta merta membayar kalau tidak dapat profit yang lebih besar dari yang dapat ditawarkan perkerja saya.
Hanya mungkin sekarang ini saya masih bingung perusahaan mana yang cocok dan bagaimana agar kemampuan saya lebih dapat teraktualisasi dan terbukukan gitu lah (maksudnya bisa dilihat buktinya)

Untuk no 2 saya rasa, 1.5 tahun memang anak bawang, tp 3 tahun juga belum tentu lebih hebat dari yang 1.5 tahun kalau hanya sekedar 3 tahun pengLamaan, seperti kata anda..

Nomor 3 masalahnya comfort zone untuk orang lain, untuk saya tidak comfort, terutama dalam masalah penghasilan yang dicapai. Sesegera mungkin ingin memcoba berbisnis, mungkin ada tips2 kecil gitu, sekedar sharing saja untuk mulai dari mana, bukan ide bisnis apa, tp cara melakukannya.

Thx
Regrads, me
haha...


untuk memulai berbisnis, saya hanya menyarankan untuk langkah awalnya, lakukan sesuatu yang memang merupakan kesukaan atau kesenangan anda. Lebih baik itu merupakan hobby anda. Ide bisnis itu ndak perlu jauh2 dan sulit2. Mulailah dari diri anda sendiri, anda kesukaannya apa dan karakter anda apa. Apakah anda cocok di air, darat, laut ...ketik reg spasi...hammer:

Mencontek ide bisnis orang itu perlu tapi jangan dari awal. Maksudnya adalah, anda harus menentukan dulu bisnis apa yang cocok khusus untuk anda, baru setelah mendapatkannya, mulailah mencari siapa saja pemain yang sukses di bidang yang anda minati itu lalu contek..... Jadi jangan nyontek langsung ... nanti ternyata anda ndak suka.....

Contoh paling sederhana misalnya anda suka masak. Mulailah untuk mencoba sesuatu hal yang baru misalnya resep masakan dan dipraktekkan. Lalu apabila enak menurut banyak kalangan, anda sudah bisa membuka lapak.

contoh lainnya seperti anda hobby memelihara ikan hias, tanaman hias.... kembangkanlah sesuai hobby dan apabila anda merasa sudah menguasai ilmunya, bisa anda berbisnis dengan hobby itu.

contoh lainnya seperti warnet, wartel, usaha Play Station. contoh lainnya anda di bagian IT, bisa program dll. Mulailah mencoba melihat peluang2 di perusahaan, kira2 software apa yang bisa dibuatkan secara customize untuk itu.

Tentu saja hal ini tidaklah mudah.... Tidak ada yang instan dan langsung jadi. semua membutuhkan perjuangan dan pengorbanan.

Semoga anda menemukan ide bisnis yang sesuai dengan anda.
Sukses buat anda....

shakehandshakehandshakehand
peregrinefalcon - 19/02/2009 11:43 AM
#138

Quote:
Original Posted By villains
Thx, dulu pernah mencoba mengincar chevron juga, cuma keburu diterima di tempat yang dekat dengan kampung halaman, hahaha...
Sekarang sih lebih mengincar kerjaan di luar negeri, semoga dapat. Amin, hehe..


mas villains,

sukses buat anda...

shakehandshakehandshakehand
peregrinefalcon - 19/02/2009 12:02 PM
#139

Quote:
Original Posted By ariefanda
mau nanya pak ujian ODP dibank2 gt pengetahuan umum nya apa2 aja?apa sama dengan tes potensi akademik......


ODP (Officer Development Program) itu sama seperti Management Trainee.

Pada prinsipnya Test Recruitment untuk Seleksi Karyawan itu sama saja di semua perusahaan. Seperti uraian saya terdahulu pada halaman-halaman sebelumnya, test itu terbagi menjadi :
1. Technical Test, yang dilakukan oleh usernya. Ini juga sering dinamakan Test Potensi Akademik/TPA (buat yang fresh graduate). kalau level senior, sudah tidak ada lagi TPA. Technical Test/TPA bersifat khusus karena sesuai dengan bidang yang anda tekuni. Misalnya untuk posisi seorang Accounting & Tax Officer, yang ditanya adalah perhitungan2 pajak pph21,22,23 AP/AR dsb.
Contoh lagi seorang dengan posisi Process Enginer tentu saja akan ditanya bagaimana menangani Heat Exchanger, Proses Distilasi, Trouble Shouting Product dll. Masih banyak contoh2 lainnya.

2. Behaviour Test, yang dilakukan oleh HRD (kadang-kadang juga melakukan psychotes jka HRDnya adalah seorang Psycholog)

3. Psychological Test, yang biasanya dilakukan oleh lembaga psikologi untuk keperluan tersebut. Banyak sekali provider yang melakukannya. adapun testnya itu sangat beragam macamnya dan buanyak sekali. Oleh karena itu apabila anda melakukan psychotest biasanya dilakukan dalam waktu 1 hari penuh. untuk itu anda diharapkan fit dalam fisik dan mental.

jangan takut dengan psychotest karena semua jawaban yang anda buat adalah benar dan tidak ada yang salah dengan itu. karena disitu akan dinilai prilaku dan behaviour anda sesuai dengan test yang dilakukan.

Semoga sukses dengan interview anda.....
shakehandshakehandshakehand
peregrinefalcon - 19/02/2009 12:15 PM
#140

--------------delete--------------
Page 7 of 176 | ‹ First  < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Dunia Kerja & Profesi > Konsultasi Ketenagakerjaan di Indonesia