Dunia Kerja & Profesi
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Dunia Kerja & Profesi > Konsultasi Ketenagakerjaan di Indonesia
Total Views: 122975 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 8 of 176 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›

peregrinefalcon - 19/02/2009 12:22 PM
#141

------------------delete-------------
peregrinefalcon - 19/02/2009 12:27 PM
#142

Quote:
Original Posted By Pathfinder99
@Papanya Sekar...

Terimakasih banyak pak atas jawabannya...

Sangat2 membantu dan memotivasi saya dalam menempuh kehidupan ini (halah... DDD)

Sekali lagi terimakasih banyak buat Papanya Sekar... DDD

kapan2 nanya lagi bolehkan pak ???


silahkan pak....
senang rasanya bisa membantu.....

shakehandshakehandshakehand
peregrinefalcon - 19/02/2009 01:07 PM
#143

Quote:
Original Posted By akangBRO
papanya sekar mau tanya lagi neh malu:

apakah berpengaruh dengan gaji yg diajukan pada perusahaan sekarang dengan gaji di perusahaan sebelumnya ?

soale di pewawancara bilang "berdasarkan basic salary anda maka kami menentukan salary anda menjadi bla bla bla...." hammer:

padahal berdasarkan analisa saya, gaji diperusahaan sebelumnya seharusnya tidak mempunyai pengaruh tetapi berdasarkan kemampuan sang pelamar [sok tau : on] D

menurut papanya sekar gmn neh D
bingung ane gan, apa gara2 yang punya orang c*na kali ya hammer:

bayar murah untung gede (kata nyokap)


begini mas.....
masalah gaji merupakan masalah utama bagi para kandidat dan perusahaan pada umumnya. adapun mengenai pertanyaan mas sebetulnya suda terjawab pada uraian saya di halaman-halaman awal threat ini.

namun saya coba membuat secara garis besarnya saja ya...
setiap perusahaan mempunyai struktur gaji yang sudah standard bagi perusahaannya sendiri atau mengikuti mekanisme pasar/market yang sesuai dengan industrinya.

oleh karena itu bisa dibilang ada pengaruhnya dan tidak ada pengaruhnya bagi perusahaan tentang gaji di perusahaan awal tersebut.

a. perusahaan yang lebih menekankan pada setiap karyawan baru akan dinilai gajinya setara dengan sekian % dari gaji di perusahaan sebelumnya.

b. perusahaan yang mempunyai struktur gaji dan menempatkan standard gaji karyawan baru sesuai dengan struktur di perusahaan tanpa melihat gaji sebelumnya

c. perusahaan yang memiliki struktur seperti diatas, tapi masih berkutat seperti point (a).

Ketiga poin diatas tersebut sering dijumpai di berbagai perusahaan baik perusahaan lokal maupun multi national company, perusahaan abal-abal maupun perusahaan yang rating imagenya tinggi. Jadi jangan berfikiran bahwa ada permainan SARA ya mas...... (ndak baik berprasangka......)
lebih baik kita berbaik sangka saja.....

Untuk semua permasalahan gaji adalah masalah yang sangat klasik dan membutuhkan ketrampilan anda untuk bernegosiasi dalam penawaran gaji.

Biasanya para kandidat akan memperbesar gajinya dan menuliskan di CV. Ini adalah praktek umum (meskipun bohong) dan biasanya para HRD sudah mengetahui hal ini namun tidak mempermasalahkan sepanjang hal tersebut masih wajar.

Semoga sukses dalam interview..
Sukses Luar Biasa untuk Anda....

shakehandshakehandshakehand
akangBRO - 19/02/2009 01:18 PM
#144

thanx papanya sekar atas jawabannya o

sekarang mau beberapa pertanyaan tentang outsourcing army:
1. seberapa menguntungkannya outsourcing itu disisi karyawan, perusahaan penyedia dan client
2. kalau menurut papanya sekar, lebih pilih mana antara karyawan kontrak, honorer, atau outsourcing mohon penjelasannya ya papanya sekar o

itu dulu deh, ntar ane tanya lagi
jadi enak neh banyak tanya, nubie dunia kerja malu:

thanx beer:
akangBRO - 19/02/2009 01:25 PM
#145

baru gw liat dipage 7, ternyata papanya sekar triple kill D
kek dota aja hammer:
angel130483 - 19/02/2009 03:17 PM
#146

Deat Om TS.

Begini bos gw kerja di sebuah perusahaan swasta di jakarta kalo bos gw ngak jelas kabarnya dan udh 2 mg gw belum dapet uang makan dan tidak ada kejelasan gaji. bagai mana ya...
peregrinefalcon - 19/02/2009 04:40 PM
#147

Quote:
Original Posted By akangBRO
baru gw liat dipage 7, ternyata papanya sekar triple kill D
kek dota aja hammer:


iya bener mas......
kacau nih im2.....lelet....

he....he.....

shakehandshakehandshakehand
peregrinefalcon - 19/02/2009 04:46 PM
#148

Quote:
Original Posted By akangBRO
thanx papanya sekar atas jawabannya o

sekarang mau beberapa pertanyaan tentang outsourcing army:
1. seberapa menguntungkannya outsourcing itu disisi karyawan, perusahaan penyedia dan client
2. kalau menurut papanya sekar, lebih pilih mana antara karyawan kontrak, honorer, atau outsourcing mohon penjelasannya ya papanya sekar o

itu dulu deh, ntar ane tanya lagi
jadi enak neh banyak tanya, nubie dunia kerja malu:

thanx beer:


oke mas....
begini ya, untuk permasalahan yang pembahasannya panjang akan saya jawab di malam hari saja ya....

kalau untuk yang bisa saya uraikan singkat akan saya jawab segera mungkin......

khusus untuk outsourcing ini merupakan sebuah materi yang biasanya diterangkan dalam 1 hari training. karena saya sering mengajar tentang outsourcing dan permasalahannya. (mudah2an saya bisa bikin buku tentang itu....)

jadi agak rumit jka diterangkan dalam paparan sederhana. nanti malam saja ya mas.... semoga berkenan
pamit pulang dulu.......

shakehandshakehandshakehand
Oddisey - 19/02/2009 05:33 PM
#149

dibawah \)
Oddisey - 19/02/2009 05:34 PM
#150

papanya sekar minta tolong bantu nubi ya, belom pernah lamar, tp tadi baru aja kirim cv D
kan aku kul cm sampe semester 6, cabut aja dari kampus, buat merit. nah kl di cv or resume di bagian education backgroundnya sebaiknya ditulis atau ngga ya?
trus untuk menjelaskannya bagaimana?

makasi yaa...\)
akangBRO - 19/02/2009 05:52 PM
#151

Quote:
Original Posted By peregrinefalcon
oke mas....
begini ya, untuk permasalahan yang pembahasannya panjang akan saya jawab di malam hari saja ya....

kalau untuk yang bisa saya uraikan singkat akan saya jawab segera mungkin......

khusus untuk outsourcing ini merupakan sebuah materi yang biasanya diterangkan dalam 1 hari training. karena saya sering mengajar tentang outsourcing dan permasalahannya. (mudah2an saya bisa bikin buku tentang itu....)

jadi agak rumit jka diterangkan dalam paparan sederhana. nanti malam saja ya mas.... semoga berkenan
pamit pulang dulu.......

shakehandshakehandshakehand


ditungguin kok jawabannya o

beer:
ZagitaKayla - 21/02/2009 09:54 AM
#152

Maaf Pak mau ikut nanya yah,
Sy baru saja diangkat jd pekerja tetap pada sebuah perush perseorangan.
Di tempat kerja sy yg baru ini, ngotot ga' mau kasih sy uang kesehatan (medical).
Mereka beralasan bahwa mereka tidak ada asuransi kesehatan.
Gmn yah pak sy harus bersikap, padahal sy sebelumnya di perush lain dapat uang kesehatan.
makasih... D
peregrinefalcon - 21/02/2009 12:02 PM
#153

---------------delete-----------------
peregrinefalcon - 21/02/2009 12:08 PM
#154

Quote:
Original Posted By akangBRO
thanx papanya sekar atas jawabannya o

sekarang mau beberapa pertanyaan tentang outsourcing army:
1. seberapa menguntungkannya outsourcing itu disisi karyawan, perusahaan penyedia dan client
2. kalau menurut papanya sekar, lebih pilih mana antara karyawan kontrak, honorer, atau outsourcing mohon penjelasannya ya papanya sekar o

itu dulu deh, ntar ane tanya lagi
jadi enak neh banyak tanya, nubie dunia kerja malu:

thanx beer:


maaf, baru sekarang baru sekarang menjawab.
capek sekali soalnya....

saya akan berusaha untuk untuk pertanyaan mas akangBRO,

Pada dasarnya outsourcing itu adalah sebuah "pendelegasian tugas dan wewenang pekerjaan dari si pemberi jasa kepada si penerima jasa" dan kegiatan ini sudah berlangsung di seluruh dunia dengan berbagai pertimbangan yang matang dan rasional.

sehingga outsourcing atau "alih daya" ini sudah lebih optimum di dunia industri dewasa ini.

Praktek-praktek outsourcing ini bertujuan agar perusahaan lebih fokus pada industrinya dan tidak terbebani dengan biaya, problem ketenagakerjaan, investasi dan lain-lainnya yang tidak perlu sehingga costnya lebih optimum.

Di berbagai negara, praktek outsourcing sudah sedemikian jauh majunya dibanding dengan Indonesia. Namun sayang sekali praktek-praktek di Indonesia pada umumnya (tidak semuanya) berpretensi dan nyaris mendekati pada penguasaan dan pemutarbalikan fakta tentang kebaikan dari outsourcing.

Berbagai macam kasus sudah sering dijumpai di Indonesia yang tentu saja sudah sering kita dengar, namun ini adalah efek dari berbagai macam pihak yang tidak bertanggung jawab.

Fakta di Luar Negeri
- Outsourcing lebih diminati dan disukai.
- Bersifat pekerjaan yang prestisius.
- Wajib memiliki strong skill & knowledge
- Gaji dan benefit yang luar biasa besar

Fakta di Negara Tercinta Indonesia Raya- Outsourcing sangat dibenci oleh para karyawan
- Cenderung "alergi" mendengar kata karyawan kontrak / outsourcing
- Bersifat pekerjaan kasar dan buruh upahan
- Tidak perlu memiliki ketrampilan, yang penting bisa kerja
- Gaji dan benefit yang seadanya (paling tidak setara UMP)

Kedua kondisi diatas memang tidak selalu, namun kebanyakan seperti itu.
Hal ini memang disebabkan oleh berbagai macam kondisi di negara kita yang masih membutuhkan lapangan pekerjaan.

Supply Tenaga Kerja (Jumlah Tenaga Kerja > (lebih besar dari) Demand (Kebutuhan akan Tenaga Kerja)

Hal ini menyebabkan banyaknya terjadi penyelewengan2 oleh perusahaan outsourcing dan juga oleh usernya. Banyak sekali yang bisa bermain disini.

Hal yang sering dilupakan oleh perusahaan adalah seringkali perusahaan bernegosiasi dengan perusahaan outsourcing dan menekan perusahaan outsourcing tersebut agar bisa menekan cost dimana impact dari perbuatan tersebut membuat perusahaan outsourcing itu juga menekan karyawan outsourcing itu juga.

Jadi seyogyanya para owner dan praktisi pengguna outsourcing serta perusahaan outsourcing sudah mulai mau memperhatikan perkembangan ini dengan baik.

Mohon maaf jika pembahasannya diplomatis, namun kenyataan yang ada memang demikian. Sehingga, saya tidak bisa berpendapat apapun mengenai hal ini kecuali mengelus dada.........

HAL-HAL YANG SAYA SARANKAN UNTUK KARYAWAN OUTSOURCING !!!!
1. Bekerjalah dengan penuh kejujuran dan kesabaran
2. Ikhlas dan bekerja dengan penuh semangat bahwa masa depan ada di tangan anda
3. Sering-seringlah menggali informasi tentang lowongan kerja dari berbagai sumber
4. Bergaulah dengan rekan2 yang sudah bekerja untuk mencari informasi lowongan kerja dan peluang bisnis
5. Hindari pertengkaran dan keributan dalam pekerjaan karena mengurangi nilai anda di mata pencari kerja.
6. Banyak berdoa dan berusaha sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing2
7. Minta maaf dan mohon ampun dan mohon doa restu kepada kedua orang tua anda, karena mereka adalah pembuka gerbang pintu rejeki anda.

Semoga bermanfaat
shakehandshakehandshakehand
ZagitaKayla - 21/02/2009 03:38 PM
#155

Quote:
Original Posted By ZagitaKayla
Maaf Pak mau ikut nanya yah,
Sy baru saja diangkat jd pekerja tetap pada sebuah perush perseorangan.
Di tempat kerja sy yg baru ini, ngotot ga' mau kasih sy uang kesehatan (medical).
Mereka beralasan bahwa mereka tidak ada asuransi kesehatan.
Gmn yah pak sy harus bersikap, padahal sy sebelumnya di perush lain dapat uang kesehatan.
makasih... D


pak tolong masukannya utk kasus sy ini.
urgent nih...
soalnya bosku nunggu ak TTD surat perjanjiannya Peace:
peregrinefalcon - 21/02/2009 04:45 PM
#156

Quote:
Original Posted By ZagitaKayla
Maaf Pak mau ikut nanya yah,
Sy baru saja diangkat jd pekerja tetap pada sebuah perush perseorangan.
Di tempat kerja sy yg baru ini, ngotot ga' mau kasih sy uang kesehatan (medical).
Mereka beralasan bahwa mereka tidak ada asuransi kesehatan.
Gmn yah pak sy harus bersikap, padahal sy sebelumnya di perush lain dapat uang kesehatan.
makasih... D


begini mbak......

setiap perusahaan wajib memberikan asuransi kesehatan (minimal sama seperti Jamsostek JPK - Jaminan Pemeliharaan Kesehatan) apabila tidak memberikan jaminan / uang kesehatan bagi karyawannya.

Seharusnya pada awal recruitment / wawancara, anda sudah harus menanyakan hal ini dan mengkonfirmasi dengan benar akan kejelasan hal itu sehingga kasus ini tidak terjadi.

Melihat dari informasi anda, saya melihat bahwa anda tidak mengetahui / menanyakan hal ini pada waktu recruitment sehingga terjadi hal seperti ini.

Apabila anda belum masuk ke perusahaan, anda bisa menolak dan tetap bekerja di perusahaan yang lama. Namun apabila sudah terlanjur masuk ke perusahaan yang baru, maka tidak ada jalan lain kecuali memenuhi permintaan perusahaan.

Anda bisa saja menolak dan memperkarakan ke PHI (Pengadilan Hubungan Industrial), namun hal ini "SANGAT TIDAK SAYA SARANKAN !!!!!!"

Karena posisi anda sangat lemah dan pasti sedang menjalani masa percobaan 3 bulan sehingga secara hukum perusahaan dan anda sendiri bisa memutuskan hubungan kerja kapanpun...

jadikan pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam recruitment di masa yang akan datang. semoga berkenan

shakehandshakehandshakehand
ZagitaKayla - 21/02/2009 05:06 PM
#157

Quote:
Original Posted By peregrinefalcon
begini mbak......

setiap perusahaan wajib memberikan asuransi kesehatan (minimal sama seperti Jamsostek JPK - Jaminan Pemeliharaan Kesehatan) apabila tidak memberikan jaminan / uang kesehatan bagi karyawannya.

Seharusnya pada awal recruitment / wawancara, anda sudah harus menanyakan hal ini dan mengkonfirmasi dengan benar akan kejelasan hal itu sehingga kasus ini tidak terjadi.

Melihat dari informasi anda, saya melihat bahwa anda tidak mengetahui / menanyakan hal ini pada waktu recruitment sehingga terjadi hal seperti ini.

Apabila anda belum masuk ke perusahaan, anda bisa menolak dan tetap bekerja di perusahaan yang lama. Namun apabila sudah terlanjur masuk ke perusahaan yang baru, maka tidak ada jalan lain kecuali memenuhi permintaan perusahaan.

Anda bisa saja menolak dan memperkarakan ke PHI (Pengadilan Hubungan Industrial), namun hal ini "SANGAT TIDAK SAYA SARANKAN !!!!!!"

Karena posisi anda sangat lemah dan pasti sedang menjalani masa percobaan 3 bulan sehingga secara hukum perusahaan dan anda sendiri bisa memutuskan hubungan kerja kapanpun...

jadikan pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam recruitment di masa yang akan datang. semoga berkenan

shakehandshakehandshakehand


Terima kasih atas penjelasannya shakehand:
ariefanda - 21/02/2009 07:31 PM
#158

bos yg gw pm kemaren....hehehehe
peregrinefalcon - 21/02/2009 08:54 PM
#159

Quote:
Original Posted By angel130483
Deat Om TS.

Begini bos gw kerja di sebuah perusahaan swasta di jakarta kalo bos gw ngak jelas kabarnya dan udh 2 mg gw belum dapet uang makan dan tidak ada kejelasan gaji. bagai mana ya...


mohon koreksi jika salah dengan pertanyaan anda. lain kali, mohon gunakan bahasa indonesia dengan titik dan koma yang baik agar tidak salah tafsir.

anda bekerja di perusahaan swasta dan boss anda tidak jelas kabarnya dan sudah 2 minggu anda belum dapat uang makan dan tidak ada kejelasan gaji.

pada dasarnya, pada saat kita bekerja di sebuah perusahaan, mintalah surat perjanjian kerjanya, struktur organisasi perusahaan sudah jelas, siapa boss anda dan hubungan antar department juga sudah jelas.

dari pertanyaan anda terus terang saya sudah bingung duluan, karena :
1. Gaji diterima setiap akhir bulan (biasanya tanggal 25-30)
2. Uang makan ada yang langsung diberikan makannya atau diberikan uang makan setiap bulannya dalam slip gaji atau setiap minggu (karyawan borongan/harian)
3. Atasan seringkali bepergian untuk keperluan bisnis, jadi bisa saja berminggu-minggu atau bulanan.
4. Aset perusahaan di kantor itu milik perusahaan, atau sewa atau bagaimana
5. Alamat rumah atasan anda, istri/suami atasan anda dimana ?

Informasi yang anda berikan kurang lengkap faktanya untuk menyatakan seorang atasan / boss kita kabur atau melarikan diri.

mudah-mudahan berkenan
shakehandshakehandshakehand
peregrinefalcon - 21/02/2009 09:00 PM
#160

-----------------delete------------------
Page 8 of 176 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Dunia Kerja & Profesi > Konsultasi Ketenagakerjaan di Indonesia