BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > Perkenalan & Berbagi - Bedanya Pencerita dan Penulis
Total Views: 12619 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 8 of 14 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›

farhanfonfabre - 09/04/2012 09:38 PM
#141
farhanfonfabre say:
Kiraiin Raditya Dika. wkwk..
TOP lah gan. hhe cendols
hosrico - 09/04/2012 09:40 PM
#142

Ninggalin jejak dolo ya gan. Komeng belakangan ____ngacir:
Basandewa - 09/04/2012 09:41 PM
#143

nice thread, btw, tolong seseorang kasih tau TS tentang fitur quote or spoiler yang dikaskus ini. coz kalo quote pake cara manual, berasa ga lagi ngaskus gitu,.shakehand2
dejavuyuk - 09/04/2012 09:52 PM
#144

kk gmn caranya agar motivasi kita utk nulis tuk selalu ada,,,,
bangjoyo - 09/04/2012 09:55 PM
#145

Quote:
Original Posted By adhitya.mulya
Gajah mengandung selama 22 bulan. Sama sekali tidak ada hubungannya dengan gajah, perkenalkan nama saya Adhitya Mulya. Biasa dipanggil Adit. Tahun ini umur saya 35 (penting!) dan pelanggan tetap onclinic.

Buku pertama saya adalah Jomblo (fiksi 2003). Alhamdulillah terbit (nyaris nggak). Abis itu ada Gege mengejar Cinta (fiksi 2004). Abis itu skrip film Jomblo (fiksi 2005). Abis itu Travelers Tale (fiksi 2007) abis itu catatan mahasiswa gila (non fiksi 2011) dan terakhir skrip film Testpack (fiksi 2012) yang saya adaptasikan dari novel istri saya sendiri, Tamara Blezinsky.

Nggak deng, istri saya, Ninit Yunita.

Anyway. Di posting pertama ini saya ingin sebuah persepsi tentang bedanya penulis dan pencerita. Ada banyak mispersepsi akan profesi dari keduanya. Banyak yang mengira sama padahal beda. Kepada semua grasshoppers (halaaah) yang pernah meminta ilmu dari saya (yang mana gak banyak, beneran deh, gue gak gitu-gitu amat juga). Gue selalu menekankan agar mereka menjadi pencerita dan bukan penulis.

Pencerita
Pencerita adalah profesi yang lebih multiguna dari penulis. Bagaimana kita dapat membedakan seorang pencerita dari seorang penulis? Atau dari seorang pelukis? Atau dari seorang kartunis? Seorang pencerita adalah teman kita yang setiap kali mereka bercerita teman-temannya selalu ngumpul di sekeliling dia. Duduk atau jongkok (optional tergantung selera dan berat badan) mendengar pencerita ini dengan seru. Itu, pencerita.

Pencerita adalah salah satu profesi yang paling tua di dunia, setelah penggembala dan petani. Manusia-manusia gua cro-magnon dulu bercerita dengan memakai lukisan. Di dinding gua di Perancis, merka menggambar bison, gajah dan aktifitas perburuan mereka. Dari gambar itu, mereka rekam cerita kehidupan mereka dan lestari puluhan ribu kemudian untuk kita lihat. Mahabarata ditulis pujangga Hindu dalam sebuah buku untuk dibaca oleh umat sesudahnya. Seorang kakek tua di setiap suku di Indonesia menyanyikan lagu dan mereka turunkan secara turun temurun agar Cerita dan pesan dari masa lalu yang terkandung di dalamnya tidak hilang. Itu lah cerita. Cerita melalui bentuk apa saja. Lagu, gambar, film, animasi, dan tulisan.
Seorang penulis, belum tentu seorang pencerita. Namun seorang pencerita cenderung memiliki potensi untuk dapat bercerita dengan apa saja. Sodorkan sebuah kertas pada seorang pencerita, dia akan menulis cerita. Sodorkan sebuah kamera, dan dia akan memotret cerita kehidupan seseorang. Sodorkan dia sebuah kamera film, dan dia akan mennyutradari sebuah film. Sodorkan dia sebuah organ (ginjal, limpa) dan dia akan bercerita dari musiknya.

Dan ini bukan teori. Ini adalah fakta yang saya sarikan dari 9 tahun menulis dan bercerita dan bergaul dengan pencerita lain. Hanung Bramantyo adalah seorang yang jenius. Dia senang teater dari dulu. Dia mulai men-direct teater. Bakat musiknya juga ada. Suatu hari dia pernah men-direct sebuah FTV. Ternyata piñata musiknya jatuh sakit dan Hanung menghadapi deadline. Dia ambil organ dan dia mulai scoring sendiri musik untuk FTV dia sendiri. Hasilnya? FTVnya gak juara, malah scoringnya yang mendapat penghargaan.

Monty Tiwa adalah bukti satu lagi pencerita yang andal. Film Mendadak Dangdut itu dia yang direct dan dia juga yang mengarang lagu-lagunya. Hebat kan? Itu lah pencerita, sodorkan mereka apa saja,dan mereka akan gunakan alat itu untuk bercerita.

Nah gue sendiri? Well gue gak se-ekstrim mereka. Tapi sebenarnya gue bukan seorang penulis yang baik. Waktu kecil gue senengnya gambar, Gue punya 1 rim A4 tentang cerita 5 jagoan dan petualangannya. Di saat kuliah, gambar menjadi boring dan gue mulai fotografi. Gue mulai sering cari duit dari bikin foto esai. Di saat kerja, foto gak bisa dilakukan karena kerja. Akhirnya saya bercerita dengan cara menulis.

Bagaimana membedakan seorang pencerita dan penulis ketika membaca novel?
Seorang pencerita yang menulis, rata-rata memiliki visi akan novelnya di kala dia menulis novel itu. Itu sebabnya untuk beberapa novel, oleh kita dapat terbayang dengan sangat jelas apa yang penulis ingin gambarkan. Ini karena pencerita tersebut di kala menulis, dia membayangkan bagaimana cerita tersebut mengalirdalam bentuk visual (film). Di beberapa novel lain, gelap gulita.

Bagaimana Melatih Diri Kita Untuk Menjadi Seorang Pencerita?
Syaratnya ada 3. Pertama, latihan. Kedua, latihan. Ketiga latihan. Intinya sih latihan. Pertama, biasakan diri berdiam, pejamkan mata dan bayangkan bagaimana cerita mengalir dalam bentuk visual. Kedua, biasakan bercerita dengan kamera juga. Bikin essay foto. Itu sangat membantu. Jika kita bisa main gitar atau alat musik, ga ada salahnya coba bercerita dengan lagu.

Baiklah, ini udah larut dan gue masih harus nimba. Well terima kasih atas kesepatan yang serapers berikan pada saya. Semoga postingan ini membantu. Kalo saya baca-baca dari postingan di forum ini, bacaannya udah canggih ya. Saya mah lewat euy. Banyak juga ya yang sudah menerbitkan buku, yang mana menujukkan bahwa level kemampuan bercerita serapers sudah tinggi. Makanya saya jadi bingung mau berbagi apa, udah pada jagoan di sini.

Sampai sini dulu dari saya. Jika ada pertanyaan, mohon kiranya direply aja di thread. Mohon maaf juga, saya kalo siang kerja dan kalo malem, harus menidurkan kedua anak di jam 8. Jadi waktu saya untuk membalas pertanyaan (jika ada) adalah lewat jam 8-9 malam.

Terima kasih sebelumnya, semoga sharing ini berguna dan semoga saya juga bsia belajar dari para serapers.

Terima kasih, wassalamu’alaikum.
Rgds/ Adhitya
@adhityamulya


wah, rubrik baru nieh?

boleh juga nih, makasih bro
rahaari - 09/04/2012 09:58 PM
#146

oo gituuu pencerita lebih ke pengalaman pribadi penulis lebih k imajinasi
verryflops - 09/04/2012 10:10 PM
#147

Quote:
Original Posted By paraparadox
om caranya biar gak males nulis gimana yah :mewek

angan2 ada ide bejubel tapi males banget buat nulis \(


sama gan
Darmalfc - 09/04/2012 10:13 PM
#148

Quote:
Original Posted By dafiyuddin


Kalo menurut ane sih, coba amati dan tiru tingkah laku anak dalam bermain, berbicara, ngobrol sm teman sebayanya, -karena biasanya anak kecil itu lebih tinggi tingkat imajinasinya, segala sesuatu yang tidak mungkin secara nalar tapi anak kecil "berani" untuk membayangkannya/berimajinasi.

Dan ciri2 anak seperti itu adalah:
1. Polos
2. Apa adanya / jujur
3. Berani tampil.
4. enerjik

Kurang lebih kyk gitu, -ini hanya opini ane aja lho, jgn sepenuhnya percaya kalo sekiranya ga masuk akal.

Dan yang sering ane denger dari para penulis/bloger senior2, bahwa kalo mau nulis itu harus jadi diri sendiri, tulis apa adanya, jadi selain menulis kita juga bercerita. \)


Good opinion gan..tapi nampaknya ane masih belum sreg..kurang masuk gan... :sorry
Siapa tau nemu pencerahan dari agan yang lain...
Thanks... \)
Lazard - 09/04/2012 10:14 PM
#149

Gara-gara trit agan, pengetahuan ane bertambah gan. Thanks, share/infonya.
surya.asyari - 09/04/2012 10:19 PM
#150
ngakak...
asli gan, ane ngakak n senyum-senyum sendiri pas baca Jomblo n Gege mengejar cinta... kl menurut ane sih agan adhit ini type pencerita karena selama baca buku beliau ane selalu bisa membayangkan serunya jalan cerita dan aksi yang diceritakan dalam novel si agan...:2thumbup:2thumbup
grizkiawan - 09/04/2012 10:21 PM
#151

JOMBLO film keren yg ceritanya mirip banget ama ada di sekitar ane gan
:matabelo
hardenjo - 09/04/2012 10:26 PM
#152

ow jadi tau ane membedakannya.
LawlietFun - 09/04/2012 10:29 PM
#153

tetap menembar manfaat gan:thumbup
wartamlg - 09/04/2012 10:30 PM
#154

Quote:
Original Posted By Primatour.WebId
Hebat euy..

terkadang pencerita mampu menceritakan sesuatu yg abstrak


iya, setuju sama agan ini
itulah jagonya pencerita
tapi penulis juga bukan sembarang orang kok
xxx_19 - 09/04/2012 10:40 PM
#155

sebenenrya sih dari segi Aktivitas sih pencerita ama penulis secara logika emang bisa dibedakan o
ketrok - 09/04/2012 10:49 PM
#156

kagak bisa ngarang tulisan tp byk pengalaman .... :genits
emon21 - 09/04/2012 11:00 PM
#157

hmhm nice thread gan malus
Ryot4 - 09/04/2012 11:09 PM
#158

Keep buat buku baru n tentunya bagus agan Adith :thumbup
ane suka baca buku" ny :thumbup
bismilahi - 09/04/2012 11:14 PM
#159

sekuelnya jomblo donk agan adhit :toast:toast



Posted with kaskusBetaQR
sherloyyy - 09/04/2012 11:17 PM
#160

wah sepertinya sang TS lagi sibuk banget jadi lama gak mampir dimari malus inspiratif sekali mas, kita emang kadang susah ngebedain antara pencerita dan penulis. Kalau orang yang menyadur novel dari luar ke bahasa setempat, apakah itu penulis ya mas ?
Page 8 of 14 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUKU new > Perkenalan & Berbagi - Bedanya Pencerita dan Penulis