SUPRANATURAL
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > **[CLUB] PBKA - Pengisian Ilmu Kontak, Beladiri, & Metafisika **
Total Views: 75664 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 8 of 260 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›

FORBIDEND - 20/04/2012 03:34 PM
#141

Quote:
Original Posted By mr.pram19
:matabelo
Hihihihih........ ditinggal kerja sebentar dah rame pisan euy.
Semoga saja, ramainya di Forum bisa seramai juga pas Gath.
Jadi Ilmunya Dapat, Silaturahminya juga Dapat. :thumbup
:2thumbup


ngiringan gantri cendol na kang ngakaks
drake22 - 20/04/2012 03:35 PM
#142

Quote:
Original Posted By mr.pram19
:matabelo
Hihihihih........ ditinggal kerja sebentar dah rame pisan euy.
Semoga saja, ramainya di Forum bisa seramai juga pas Gath.
Jadi Ilmunya Dapat, Silaturahminya juga Dapat. :thumbup
:2thumbup


cihuyy nih, jgn lupa kalo ada pembagian sembako name ane cantumin list ya mbah ngakak ^_^, dah ga sabar tgl 6 buat ketemu sepuh2 dan foto2 yg lagi senam / lari pagi p
mr.pram19 - 20/04/2012 03:37 PM
#143

Quote:
Original Posted By Orang.Buta


hehehe jadi malu ke TS ane ngejunk dimari o
hampura D


xixixixixixi............ abdi adukeun nih ke abah.... ngakaks
MyEyes - 20/04/2012 03:45 PM
#144

Quote:
Original Posted By mr.pram19

Terkadang dimulai dari pengajaran dan bimbingan. Kemudian selalu mencoba dan terus melakukan. Sehingga dihati menemukan kemana arah keyakinan akan melangkah. (pahami ya gan kalimat yang ane tulis ini), siapa tahu disanalah letak dari apa yang selama ini agan cari. shakehand





terimakasih wejangannya ki....
mr.pram19 - 20/04/2012 03:58 PM
#145

Quote:
Original Posted By MyEyes


terimakasih wejangannya ki....


sama-sama gan shakehand
naturalalam - 20/04/2012 04:03 PM
#146

Quote:
Original Posted By mr.pram19
sama-sama gan shakehand


wejangan untuk saya mana nih kang,hehehehehe
mr.pram19 - 20/04/2012 04:08 PM
#147

Quote:
Original Posted By naturalalam


wejangan untuk saya mana nih kang,hehehehehe


Nanti kang.... Terpisah dengan ini kang... biar Jelas dan tidak salah persepsi nantinya ... malus

*siang kerja, tengah malem mantengin PM ... ngakaks
naturalalam - 20/04/2012 04:24 PM
#148

Quote:
Original Posted By mr.pram19
Nanti kang.... Terpisah dengan ini kang... biar Jelas dan tidak salah persepsi nantinya ... malus

*siang kerja, tengah malem mantengin PM ... ngakaks

woke kang
ngakak iya nih saya perhatiin, buka trit jam 2 malam, bls PM jam 2 malam, busyet deh ini TS kagak pernah tidur apahammers

......................................ngacir2
belumsesepuh - 20/04/2012 04:52 PM
#149

Quote:
Original Posted By mr.pram19
:matabelo
Hihihihih........ ditinggal kerja sebentar dah rame pisan euy.
Semoga saja, ramainya di Forum bisa seramai juga pas Gath.
Jadi Ilmunya Dapat, Silaturahminya juga Dapat. :thumbup
:2thumbup


aye ga bisa ngikut...
padahal aye pengen banget ilmu yang kaya gini...
buat jaga-jaga dari orang jahat
mr.pram19 - 20/04/2012 04:54 PM
#150
Mengulas Sejarah
Ini merupakan sebuah Sejarah yang ane pernah dulu pelajari ketika menjadi warga Kang Prabu.

Namun untuk Gath ini, tidak ada kaitanya tentang pembabaran ini. Hanya sedikt mengupas saja, bahwa pondasi dasar pada saat mendalami Supranatural adalah di Sini.

Mangga disimak ya sesepuh dimari.
Spoiler for Pondasi ane dalam supranatural

·
Gunung Jati Cirebon

Gunung Jati Cirebon, disamping merupakan sumber / pusat pengembangan agama Islam di jaman para wali khususnya di Jawa Barat, juga merupakan cikal bakal / asal mula Ilmu Pencak Silat dibawa oleh para ulama / santri yang mengemban tugas didalam pengembangan syiar agama Islam yang sengaja dibekali untuk melengkapi dan melindungi diri dengan beladiri, yang pada saar itu disebut Gerak Gulung Budi Daya. Adapun para wali yang membawa misi pada waktu itu antara lain :


[*]Pangeran Jaka Sembung,
[*]Pangeran Gagak Lumayung,
[*]Pangeran Sake, dan
[*]Pangeran Surapati.



Mulai saat itu Ilmu Pencak Silat sangat dikenal dikalangan masyarakat Jawa Barat, dan akhirnya bermunculan perguruan-perguruan / aliran pencak silat, antara lain : Aliran Sera, yang pada dasarnya mengambil dari gerakan-gerakan yang senantiasa lebih banyak menunggu, yang artinya Tumamprah atau pasrah diri.

Kemudian muncul juga aliran yang disebut Cimande, adapun arti dan pengertian asal kata Cimande adalah Cai Iman Anu Hade. Asal kata tersebut disebabkan setiap para santri yang akan berlatih pencak silat, diwajibkan / diharuskan mengambil air wudhu.

Dari tahun ke tahun semakin pesatlah perkembangan pencak silat tersebut, bahkan betul-betul membudaya secara turun temurun sampai saat ini. Hal ini dapat dibuktikan setelah kita coba mencatatnya antara lain :
? Masih berdirinya Perguruan Pencak Silat Pusaka Karuhun, sampai pada tanggal 12 Desember 1928 oleh Almarhum Eyang Guru K.H.Rd. Ahmad Karta Kusumah dirubah dan berganti nama menjadi Perguruan Pencak Silat Padjadjaran yang berpusat di Bogor.

Setelah Eyang Guru wafat, Perguruan Pencak Silat Padjadjaran diturunkan kepada Almarhum Eyang Guru H.Rd. Abdullah, dan berikutnya kepada Kakek Guru Almarhum Rd.Moch.Yusuf, untuk kemudian sebagai penerusnya yang juga merupakan pewaris sekaligus sebagai Guru Besar adalah Bapak Tubagus Mochammad Sidik Sakabrata (Abah Sidik).

Sejak masa inilah Perguruan Pencak Silat Padjadjaran mengalami jaman keemasan, serta mengikuti arus perkembangan jaman modern.

Karena telah menjamurnya perguruan-perguruan pencak silat di seluruh pelosok tanah air, maka pemerintah membentuk suatu wadah dinamakan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI), hal ini dimaksudkan untuk penanggulangan dalam mengatasi bentrok-bentrokkan / perkelahian-perkelahian diantara perguruan-perguruan. Dengan adanya IPSI sebagai wadah dari seluruh perguruan yang ada di Indonesia, dan dibuatnya ketentuan-ketentuan dan peraturan pertandingan, maka perkelahian sesama perguruan dapat disalurkan melalui event-event resmi yang diadakan oleh IPSI dengan peraturan tertentu. Dan semua perguruan dapat bersaing secara sehat untuk menunjukkan prestasinya.

Dengan dibentuknya suatu wadah oleh Pemerintah, dan Perguruan Pencak Silat Padjadjaran masuk didalamnya, maka mulai saat itu Perguruan Pencak Silat Padjadjaran mempunyai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, serta 7 (tujuh) butir janji setia perguruan, dan mengandung 4 (empat) unsur / aspek, yaitu :

[*]Budaya,
[*]Olahraga,
[*]Beladiri,
[*]Mental Spiritual.



Juga mempunyai kepengurusan pusat dan membuka cabang-cabang yang tersebar diseluruh propinsi Indonesia, sampai pada akhirnya Perguruan Pencak Silat Padjadjaran mendapat predikat Nasional, yang pada waktu itu satu-satunya di Bogor yang berpredikat Nasional tersebut.

Namun walaupun Perguruan Pencak Silat Padjadjaran sudah bertarap Nasional, tapi kitapun tidak lepas dari motto : Asih - Budi - Bakti - Sakti. Dan tidak melupakan Siloka dari Sri Paduka Maharaja Padjadjaran,
yaitu : Teu Padjauh Ku Paanggang, Urang Silih Dedengekeun Ngaran, Tuh… Molongpong Djalan Ka Padjadjaran Geusan Mulang Di Mangsa Datang. (Bahasa Siloka ini merupakan bahan untuk kita kaji).

Apabila ditelusuri silsilah dan menurut keterangan dari para Guru, tokoh-tokoh persilatan, para leluhur, serta karuhun / nenek moyang terdahulu gerakan yang lima pusaka / panca pusaka (Cimande, Sera, Sahbandar, Cikalong, Depokan) ini sangat agung dan mulia serta manfaat untuk mendapatkan keselamatan lahir batin, sebab apabila kita kaji dan hayati secara seksama, sesungguhnya Pencak Silat tidak terpisahkan dengan ilmu ketauhidan, selalu pasrah dan beribadah kepada Allah SWT dan Rasulnya dalam mencapai kesempurnaan lahir batin.

Sedangkan tujuan dari Pencak Silat itu sendiri adalah : Pencak artinya Panca Indera, Empat Ka lima Pancer, kenyataannya :

[*]Jalannya pernapasan,
[*]Jalannya pengucapan,
[*]Jalannya penglihatan,
[*]Jalanya pendengaran. Keempat kenyataan inilah yang senantiasa harus kita jaga setiap saat, jangan terpengaruh oleh berbagai hawa napsu yang bisa mengakibatkan celakanya diri kita, akhirnya kita akan ingkar dari ketauhidan, kepada Allah dan Rasulnya. Kelima pancer, pancernya hidup kita geraknya jasmani dan rohani karena Allah SWT. Tanpa ridho dari yang Maha Kuasa, kita tidak bisa apapun, tiada daya dan upaya.



(Disunting dari catatan Bpk. Amirullah Sudarman / Kang Emen (Ketua DEWAN PENDEKAR) dalam laporan Team 17 Hariangbanga).


*NB. Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada para sesepuh PDJ. Izin mengulas disini. Peace:
belumsesepuh - 20/04/2012 05:01 PM
#151

Quote:
Original Posted By mr.pram19
Ini merupakan sebuah Sejarah yang ane pernah dulu pelajari ketika menjadi warga Kang Prabu.

Namun untuk Gath ini, tidak ada kaitanya tentang pembabaran ini. Hanya sedikt mengupas saja, bahwa pondasi dasar pada saat mendalami Supranatural adalah di Sini.

Mangga disimak ya sesepuh dimari.
Spoiler for "Pondasi ane dalam supranatural"
·
Gunung Jati Cirebon

Gunung Jati Cirebon, disamping merupakan sumber / pusat pengembangan agama Islam di jaman para wali khususnya di Jawa Barat, juga merupakan cikal bakal / asal mula Ilmu Pencak Silat dibawa oleh para ulama / santri yang mengemban tugas didalam pengembangan syiar agama Islam yang sengaja dibekali untuk melengkapi dan melindungi diri dengan beladiri, yang pada saar itu disebut Gerak Gulung Budi Daya. Adapun para wali yang membawa misi pada waktu itu antara lain :

[*]Pangeran Jaka Sembung,
[*]Pangeran Gagak Lumayung,
[*]Pangeran Sake, dan
[*]Pangeran Surapati.


Mulai saat itu Ilmu Pencak Silat sangat dikenal dikalangan masyarakat Jawa Barat, dan akhirnya bermunculan perguruan-perguruan / aliran pencak silat, antara lain : Aliran Sera, yang pada dasarnya mengambil dari gerakan-gerakan yang senantiasa lebih banyak menunggu, yang artinya Tumamprah atau pasrah diri.

Kemudian muncul juga aliran yang disebut Cimande, adapun arti dan pengertian asal kata Cimande adalah Cai Iman Anu Hade. Asal kata tersebut disebabkan setiap para santri yang akan berlatih pencak silat, diwajibkan / diharuskan mengambil air wudhu.

Dari tahun ke tahun semakin pesatlah perkembangan pencak silat tersebut, bahkan betul-betul membudaya secara turun temurun sampai saat ini. Hal ini dapat dibuktikan setelah kita coba mencatatnya antara lain :
? Masih berdirinya Perguruan Pencak Silat Pusaka Karuhun, sampai pada tanggal 12 Desember 1928 oleh Almarhum Eyang Guru K.H.Rd. Ahmad Karta Kusumah dirubah dan berganti nama menjadi Perguruan Pencak Silat Padjadjaran yang berpusat di Bogor.

Setelah Eyang Guru wafat, Perguruan Pencak Silat Padjadjaran diturunkan kepada Almarhum Eyang Guru H.Rd. Abdullah, dan berikutnya kepada Kakek Guru Almarhum Rd.Moch.Yusuf, untuk kemudian sebagai penerusnya yang juga merupakan pewaris sekaligus sebagai Guru Besar adalah Bapak Tubagus Mochammad Sidik Sakabrata (Abah Sidik).

Sejak masa inilah Perguruan Pencak Silat Padjadjaran mengalami jaman keemasan, serta mengikuti arus perkembangan jaman modern.

Karena telah menjamurnya perguruan-perguruan pencak silat di seluruh pelosok tanah air, maka pemerintah membentuk suatu wadah dinamakan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI), hal ini dimaksudkan untuk penanggulangan dalam mengatasi bentrok-bentrokkan / perkelahian-perkelahian diantara perguruan-perguruan. Dengan adanya IPSI sebagai wadah dari seluruh perguruan yang ada di Indonesia, dan dibuatnya ketentuan-ketentuan dan peraturan pertandingan, maka perkelahian sesama perguruan dapat disalurkan melalui event-event resmi yang diadakan oleh IPSI dengan peraturan tertentu. Dan semua perguruan dapat bersaing secara sehat untuk menunjukkan prestasinya.

Dengan dibentuknya suatu wadah oleh Pemerintah, dan Perguruan Pencak Silat Padjadjaran masuk didalamnya, maka mulai saat itu Perguruan Pencak Silat Padjadjaran mempunyai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, serta 7 (tujuh) butir janji setia perguruan, dan mengandung 4 (empat) unsur / aspek, yaitu :
[*]Budaya,
[*]Olahraga,
[*]Beladiri,
[*]Mental Spiritual.


Juga mempunyai kepengurusan pusat dan membuka cabang-cabang yang tersebar diseluruh propinsi Indonesia, sampai pada akhirnya Perguruan Pencak Silat Padjadjaran mendapat predikat Nasional, yang pada waktu itu satu-satunya di Bogor yang berpredikat Nasional tersebut.

Namun walaupun Perguruan Pencak Silat Padjadjaran sudah bertarap Nasional, tapi kitapun tidak lepas dari motto : Asih - Budi - Bakti - Sakti. Dan tidak melupakan Siloka dari Sri Paduka Maharaja Padjadjaran,
yaitu : Teu Padjauh Ku Paanggang, Urang Silih Dedengekeun Ngaran, Tuh… Molongpong Djalan Ka Padjadjaran Geusan Mulang Di Mangsa Datang. (Bahasa Siloka ini merupakan bahan untuk kita kaji).

Apabila ditelusuri silsilah dan menurut keterangan dari para Guru, tokoh-tokoh persilatan, para leluhur, serta karuhun / nenek moyang terdahulu gerakan yang lima pusaka / panca pusaka (Cimande, Sera, Sahbandar, Cikalong, Depokan) ini sangat agung dan mulia serta manfaat untuk mendapatkan keselamatan lahir batin, sebab apabila kita kaji dan hayati secara seksama, sesungguhnya Pencak Silat tidak terpisahkan dengan ilmu ketauhidan, selalu pasrah dan beribadah kepada Allah SWT dan Rasulnya dalam mencapai kesempurnaan lahir batin.

Sedangkan tujuan dari Pencak Silat itu sendiri adalah : Pencak artinya Panca Indera, Empat Ka lima Pancer, kenyataannya :
[*]Jalannya pernapasan,
[*]Jalannya pengucapan,
[*]Jalannya penglihatan,
[*]Jalanya pendengaran. Keempat kenyataan inilah yang senantiasa harus kita jaga setiap saat, jangan terpengaruh oleh berbagai hawa napsu yang bisa mengakibatkan celakanya diri kita, akhirnya kita akan ingkar dari ketauhidan, kepada Allah dan Rasulnya. Kelima pancer, pancernya hidup kita geraknya jasmani dan rohani karena Allah SWT. Tanpa ridho dari yang Maha Kuasa, kita tidak bisa apapun, tiada daya dan upaya.


(Disunting dari catatan Bpk. Amirullah Sudarman / Kang Emen (Ketua DEWAN PENDEKAR) dalam laporan Team 17 Hariangbanga).


*NB. Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada para sesepuh PDJ. Izin mengulas disini. Peace:

:2thumbup
Gerak gulung budidaya tuh, kalo dulu mah namanya gerak gulung maung atau apa yah ??
dulu pernah baca-baca gitu kang....
empeldhem3 - 20/04/2012 05:02 PM
#152

pengen ikutag tapi ko jauh
mr.pram19 - 20/04/2012 05:08 PM
#153

Quote:
Original Posted By belumsesepuh

:2thumbup
Gerak gulung budidaya tuh, kalo dulu mah namanya gerak gulung maung atau apa yah ??
dulu pernah baca-baca gitu kang....


Disebut gerak gulung budidaya (diperhalus), karena gerakan ini lebih mengarah kepada seni berkelahi Jarak Dekat, seperti Maung (Baku) yang siap menahan serangan musuh. Peace:
mr.pram19 - 20/04/2012 05:09 PM
#154

Quote:
Original Posted By empeldhem3
pengen ikutag tapi ko jauh


ngakak
xixixixixi...... sempat di edit ya kang... kapan UN nya ... shakehand
belumsesepuh - 20/04/2012 05:16 PM
#155

Quote:
Original Posted By mr.pram19
Disebut gerak gulung budidaya (diperhalus), karena gerakan ini lebih mengarah kepada seni berkelahi Jarak Dekat, seperti Maung (Baku) yang siap menahan serangan musuh. Peace:


kang yang Pengisian Ilmu Kontak (menjatuhkan lawan tanpa sentuhan) termasuk silat gerak gulung budidaya kah ?
maklum kang ane newbie jadi banyak nanya o
mr.pram19 - 20/04/2012 05:26 PM
#156

Quote:
Original Posted By belumsesepuh


kang yang Pengisian Ilmu Kontak (menjatuhkan lawan tanpa sentuhan) termasuk silat gerak gulung budidaya kah ?
maklum kang ane newbie jadi banyak nanya o


Sangat berbeda kang....
*ane ulas versi silat ya kang.

gerak gulung budidaya, lebih ke arah penguasaan jurus" yang dapat mematikan Lawan kang. Karena disini setiap warga yang lebih tinggi tingkatanya diajarken memahami Titik" saraf lemah seseorang.

Nah Kalo Ilmu Kontak, merupakan Satu Pondasi dimana ketika Jurus sudah dikuasai dengan benar, barulah merambah ke bagian enih. Dan di dalam pencak silat ini, hanya orang" terpilihlah yang bisa memilikinya dan orang yang "khusus" untuk mengijazahkanya. malus


belumsesepuh - 20/04/2012 05:29 PM
#157

Quote:
Original Posted By mr.pram19
Sangat berbeda kang....
*ane ulas versi silat ya kang.

gerak gulung budidaya, lebih ke arah penguasaan jurus" yang dapat mematikan Lawan kang. Karena disini setiap warga yang lebih tinggi tingkatanya diajarken memahami Titik" saraf lemah seseorang.

Nah Kalo Ilmu Kontak, merupakan Satu Pondasi dimana ketika Jurus sudah dikuasai dengan benar, barulah merambah ke bagian enih. Dan di dalam pencak silat ini, hanya orang" terpilihlah yang bisa memilikinya dan orang yang "khusus" untuk mengijazahkanya. malus


berarti kita musti belajar Jurus sebelum bisa melakukan ilmu kontak o
ane paling tertarik ama ilmu kaya gini, kalo kata bahasa sunda mah ilmu jejeblagan
mr.pram19 - 20/04/2012 05:34 PM
#158

Quote:
Original Posted By belumsesepuh


berarti kita musti belajar Jurus sebelum bisa melakukan ilmu kontak o
ane paling tertarik ama ilmu kaya gini, kalo kata bahasa sunda mah ilmu jejeblagan


Nah itulah sebabnya Dengan adanya Gath ini, ane mau memberikan sedikit gambaran mengenai Ilmu jejeblagan ini.

Dan sesuai dengan Topik abdi, Pengisian ini (tanpa khodam) diluar dari koridor silat yang ane pelajari. , Peace:
Orang.Buta - 20/04/2012 05:35 PM
#159

Quote:
Original Posted By mr.pram19
Sangat berbeda kang....
*ane ulas versi silat ya kang.

gerak gulung budidaya, lebih ke arah penguasaan jurus" yang dapat mematikan Lawan kang. Karena disini setiap warga yang lebih tinggi tingkatanya diajarken memahami Titik" saraf lemah seseorang.

Nah Kalo Ilmu Kontak, merupakan Satu Pondasi dimana ketika Jurus sudah dikuasai dengan benar, barulah merambah ke bagian enih. Dan di dalam pencak silat ini, hanya orang" terpilihlah yang bisa memilikinya dan orang yang "khusus" untuk mengijazahkanya. malus


boleh dong minta bocorannya sedikit tentang jurus2nya D
belumsesepuh - 20/04/2012 05:37 PM
#160

Quote:
Original Posted By mr.pram19
Nah itulah sebabnya Dengan adanya Gath ini, ane mau memberikan sedikit gambaran mengenai Ilmu jejeblagan ini.

Dan sesuai dengan Topik abdi, Pengisian ini (tanpa khodam) diluar dari koridor silat yang ane pelajari. , Peace:


:mewek
kenapa harus di Jakarta \( \(
semoga ada kesempatan, umur, dan jodoh genit: untuk mempelajari Ilmu jejeblagan
hatur nuhun sudah menjelaskan panjang lebar kang o
Page 8 of 260 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > **[CLUB] PBKA - Pengisian Ilmu Kontak, Beladiri, & Metafisika **