BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > We Read Banned Books - Intellectual Freedom Thread-
Total Views: 1245 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 3 |  < 1 2 3 > 

daninoviandi - 11/05/2012 12:00 PM
#21

Quote:
Original Posted By komandan123
tapi kalo aku mau review buku itu boleh gak pooh? malu:

sebenernya aku dah niat mau review sebelum heboh-heboh bukunya Manji

waktunya aja yang belum ada hammer:

bukunya gak vulgar kok D

emang siapa yg ngelarang?bingung
takut digrebek ya?siul:
eclips3 - 11/05/2012 01:26 PM
#22

Quote:
Original Posted By komandan123
Buku-buku yang dibanned itu yang cukup kontroversial ya?

Tapi sepertinya novel-novel yang isinya tentang kisah kaum lesbian tidak termasuk buku yang kontroversial ya? Buktinya metropop berjudul 20, 30, 40 (Club Camilan) yang isinya tiga cerita dari tiga blog lesbian bisa diterbitkan PT. GRAMEDIA.

Apa ini pengaruh dari isu transgender dan pernikahan satu gender yang sedang marak dan booming saat ini? Sekarang saja banyak bermunculan buku dan bahkan ada film tentang itu.


isu2 LGBT ini memang lagi marak banget ya nohope: sampai2 saat sensus, petugas sensus harus menulis jenis kelamin menurut apa yang dijawab oleh objek yang di sensus. misal ada waria, dia bilang jenis kelaminnya wanita.. maka harus ditulis wanita nohope: nanti sebaiknya di KTP gitu jangan ditulis "jenis kelamin :..." karena udh gak jelas. tulis saja "terlahir sebagai :..."
baheula - 11/05/2012 01:48 PM
#23

Tentang buku manji saya ga mau komentar, kebetulan belum baca bukunya D

Orang bebas menulis apa saja, tapi siapapun juga punya hak untuk "membredel" tulisan orang lain, sejauh kekuasaan yang dia punya. Contohnya orang tua pasti perlu membatasi bacaan anak2nya, demikian juga guru terhadap murid2nya, atau pemimpin terhadap rakyatnya.

Kalo ga setuju dengan pemimpin yang melarang tulisan2 kita, ya tinggal ganti aja pemimpinnya atau nunggu ganti rezim Peace:
bima2bima - 11/05/2012 02:16 PM
#24

*langsung teringat masa2 kuliah*

curcol dikit ah malus

Kebetulan saya punya temen - temen yang sekelas sama saya waktu kuliah dan punya paham berbeda - beda soal agama. Dua temen saya itu JIL, dan satu-nya FPI. Yang FPI ini keren abis, diajar langsung ama Habib Riziek. o keren kan, cewe pula. Yah mereka suka adu argumen di kelas dan gak jarang offensive dalam menyerang argumen satu sama lain. Pas wisuda malah ketawa bareng liat serunya debat di kelas waktu itu.

Saya lebih memilih setiap buku gak di banned. Apaan coba, era kebebasan kayak gini main banned2an. Inilah yang mereka ( gw masih kelas 6 SD jadi gak ikut berjuang \( ) perjuangkan saat reformasi dulu, kebebasan untuk mengeluarkan pendapat. begitupun dengan buku.

Buku apa aja yah silakan aja masuk. Toh gak bakalan ngaruh kalo filternya kuat. Itu 3 temen saya berusaha ngasih influence melalu debatnya toh gak ngaruh buat saya. Lagian, takut kok sama pemikiran yah, takut sama Tuhan gt. Buku yah lawan sama buku bukan dengan perang kayak gt, apalagi pake pemberedelan. bikin keliatan bodoh aja.

Memahami sebelum membenci. Lah gimana mau memahami kalo bukunya di bakar duluan. diskusinya di acak2 duluan. Kita harus menerima semua pemkiran yang masuk, lalu kalo gak suka yah tinggal buang, debat ide-nya. Tesis vs anti-tesis = Ilmu.

Saya prefer semua buku masuk ke Indonesia tanpa kecuali. Toh kalo isi bukunya gak masuk akal kan tinggal ngakaks aja. Lama2 juga ditinggalin idenya. Yang membuat semua pemikiran dan agama bertahan menurut saya adalah ide.

Iman saya kuat kok dterjang ide2 yang merusak keimanan kayak gitu. Percaya diri aja sama diri sendiri. Kalo masalah anak, biarkan anak mencari apa yang ia inginkan, tanggung jawab kita yah mengawasi dan memberikan arahan dengan benar bukan dengan melarangnya. Seperti kata Batman bilang " kenapa kita jatuh, agar kita belajar untuk berdiri".

Buka semua keran pemikiran, gak peduli itu mau komunis kek, mau atheis kek, mau Nazi kek. Biarkan memilih, mana yang terbaik, lalu lawanlah pemikiran2 itu dengan pemahaman kita.

pikiran itu seperti parasut, baru berguna apabila ia "terbuka"

nambah quote favorit demokrasi ah malu:

" Saya menentang pemikiran - pemikiran anda tapi saya akan membela habis - habisan hak anda berpendapat - Voltaire "


Lawan buku dengan buku, lawan pemikiran dengan pemikiran, lawan ideologi dengan ideologi. Bukan dengan kekerasan.

Gitchu aja kissmouth
eclips3 - 11/05/2012 02:35 PM
#25

^
^
^

apakah anda menjamin semua orang yang membaca buku itu dalam kondisi yang matang sama seperti anda ? tak semua yang anti JIL itu FPI, tapi saya bersama mereka dalam hal menolak beredarnya buku ini.. saya tak ambil pusing terhadap buku2 yang berbicara masalah ideologi karena tidak ada parameter yang jelas.

Kebebasan itu harus diiringi tanggung jawab, kalau kebebasan sudah menyakiti hati orang lain itu namanya bukan kebebasan lagi.

Klo ini, dia menggugat isi Al Quran.. Al Quran yang Rasulullah saw bilang adalah Firman Allah swt, dimana Allah swt sendiri yang akan menjaganya. Manji mengaku beriman Islam, tapi dia mencoba menyebar pemikirannya yang menggugat Al Quran ini, main comot ayat sana sini tanpa perhatikan konteks ayat itu turun, tanpa perhatikan sebab musabab nya.. Itu sama saja Manji menuduh Rasulullah saw dan Allah swt berbohong. Sebagai Muslim, saya sakit hati!

Abu bakar ra, pada suatu ketika menghadapi sekelompok masyarakat yang tidak mau membayar zakat.. Abu bakar ra tidak mengajak mereka beradu argumen karena perintah tentang zakat sudah jelas, nisab nya jelas.. tak perlu ijtihad lagi. Maka Abu Bakar ra memerangi mereka.


-sepertinya saya gak akan bisa ngendaliin emosi saya klo berada di thread ini terus. Saya out ya malu: mohon maaf klo ada salah2 kata..- We Read Banned Books - Intellectual Freedom Thread-
baheula - 11/05/2012 04:19 PM
#26

Quote:
Original Posted By bima2bima


Saya lebih memilih setiap buku gak di banned. Apaan coba, era kebebasan kayak gini main banned2an. Inilah yang mereka ( gw masih kelas 6 SD jadi gak ikut berjuang \( ) perjuangkan saat reformasi dulu, kebebasan untuk mengeluarkan pendapat. begitupun dengan buku.



berarti cerita "Bang Maman dari Kali Pasir" yang ada di buku kelas 2 SD ga boleh di protes ya, kan tinggal guru milih buku mana yang mau dipake D
daninoviandi - 11/05/2012 05:02 PM
#27

Quote:
Original Posted By baheula
berarti cerita "Bang Maman dari Kali Pasir" yang ada di buku kelas 2 SD ga boleh di protes ya, kan tinggal guru milih buku mana yang mau dipake D

kalo buat dongeng2 gitu kayanya mesti dibanned semua ngakak

- Sangkuriang: Anak jatuh cinta sama ibunya
- Malin Kundang: Orang bisa dikutuk jadi batu
- *nanti cari lagi dulu ngacir:*
ApakanSaya - 11/05/2012 05:08 PM
#28

Quote:
Original Posted By baheula
berarti cerita "Bang Maman dari Kali Pasir" yang ada di buku kelas 2 SD ga boleh di protes ya, kan tinggal guru milih buku mana yang mau dipake D


Quote:
Original Posted By daninoviandi
kalo buat dongeng2 gitu kayanya mesti dibanned semua ngakak

- Sangkuriang: Anak jatuh cinta sama ibunya
- Malin Kundang: Orang bisa dikutuk jadi batu
- *nanti cari lagi dulu ngacir:*


lho, itu semua kan masuk cerita (dari) daerah ngakak

ngacir:
komandan123 - 11/05/2012 05:12 PM
#29

Quote:
Original Posted By daninoviandi
emang siapa yg ngelarang?bingung
takut digrebek ya?siul:

kalo gitu secepatnya aku review ah malu:
Quote:
Original Posted By eclips3
isu2 LGBT ini memang lagi marak banget ya nohope: sampai2 saat sensus, petugas sensus harus menulis jenis kelamin menurut apa yang dijawab oleh objek yang di sensus. misal ada waria, dia bilang jenis kelaminnya wanita.. maka harus ditulis wanita nohope: nanti sebaiknya di KTP gitu jangan ditulis "jenis kelamin :..." karena udh gak jelas. tulis saja "terlahir sebagai :..."

bold setuju shakehand

ngakak
Quote:
Original Posted By daninoviandi
kalo buat dongeng2 gitu kayanya mesti dibanned semua ngakak

- Sangkuriang: Anak jatuh cinta sama ibunya
- Malin Kundang: Orang bisa dikutuk jadi batu
- *nanti cari lagi dulu ngacir:*


kalo dongeng2 dan legenda2 gitu dibanned semua, dunia perdongengan bakal hambar dan gak seru

walah bahasaku hammer:
bima2bima - 11/05/2012 05:28 PM
#30

Quote:
Original Posted By baheula
berarti cerita "Bang Maman dari Kali Pasir" yang ada di buku kelas 2 SD ga boleh di protes ya, kan tinggal guru milih buku mana yang mau dipake D


ngakak ngakak keinget gebleknya itu pemerintah bikin buku bikin gw ngakak ngakak

iya gan tinggal pilih aja ngakak ngakak

gak disarankan tapinya yang si bang maman ngakak
baheula - 11/05/2012 06:06 PM
#31

Quote:
Original Posted By daninoviandi
kalo buat dongeng2 gitu kayanya mesti dibanned semua ngakak

- Sangkuriang: Anak jatuh cinta sama ibunya
- Malin Kundang: Orang bisa dikutuk jadi batu
- *nanti cari lagi dulu ngacir:*


betul ngacir:

Quote:
Original Posted By bima2bima
ngakak ngakak keinget gebleknya itu pemerintah bikin buku bikin gw ngakak ngakak

iya gan tinggal pilih aja ngakak ngakak

gak disarankan tapinya yang si bang maman ngakak


ngakak
vitawulandari - 11/05/2012 06:10 PM
#32

Daftar Buku-buku yang Dilarang di Indonesia

Di data diatas ada sekitar 262 judul buku (update tahun 2010).

Pem-banned-an buku ga cuman ada di Indonesia aja kok, negara2 tertentu jg punya standart dan kebijakan masing2 utk ngelarang peredaran buku di negaranya. Berbagai alasan tsb diajukan sbg pertimbangan dlm upaya pelarangan sebuah buku baik dr alasan ideologi, politik, militer, SARA, sampai pada usaha untuk membatasi pornografi.

Honestly, semakin dilarang beredar semakin penasaran pingin tau kek apa isinya D Tapi ane ga interest baca buku yg berat2 gitu, otak ga nyampe hammer:

Buku paling berat dan mahal yg pernah ane baca itu Soeharto The Untold Story, tp kayanya buku itu ga masuk black list ya p
Posted with [COLOR="orange"]kaskusBetaQR[/COLOR]
baheula - 11/05/2012 06:50 PM
#33

Quote:
Original Posted By vitawulandari
Daftar Buku-buku yang Dilarang di Indonesia



kebanyakan musuh2 politik suharto, dan ternyata sebagian buku pram dilarang juga pada masa orde lama

Quote:
224.Soe Hok Gie, Di Bawah Lentera Merah (1990), dilarang oleh Kejaksaan Agung pada 1991


yang ini skripsinya soe hok gie?
kalo ga salah ebooknya banyak beredar
Mukidi - 11/05/2012 10:50 PM
#34

lawankah pemikiran dengan pemikiran...
tulisan ya dilawan dengan tulisan..
kedepankan dialog jangan kekerasan...

pelarangan terhadap buku merupakan tindakan yang percuma, karena semakin dilarang, ide/pemikiran tersebut akan semakin membuat orang penasaran, dan akan semakin banyak dicari orang. Pemikiran 'kontroversial' yang sebenarnya mungkin biasa2 saja akan semakin berkibar dan seolah menjadi sebuah pemikiran yang hebat, seperti bukunya mbak Manji ini..
tidak suka dengan Manji dan pemikirannya? lawan dengan dialog..jangan dengan kekerasan apalagi dengan melarang bukunya..karena akan percumah..

btw, bicara soal banned book, jadi inget jaman buku2nya Pram masih dilarang pada masa orde baru, ayah saya cerita dulu bacanya sembunyi2, ndapetin buku2nya Pram dalam bentuk kopian stensilan kayak buku porno jadul D. untung ga ketahuan, kalo ketahuan bisa dikarungin..haha..
Minibalanar - 12/05/2012 11:06 AM
#35

Yang saya tau, buku di banned 80% adalah karena unsur SARA terutama masalah Agama, walau saya sering mencari softcopy/ dalam bahasa lain buku itu diterbitkan malu:

Sisanya biasanya karena tidak sesuai dengan ketentuan umum suatu negara atau daerah itu sendiri, karena tidak semua orang dapat membaca dengan pikiran terbuka. Kebanyakan justru mudah terprovokasi tanpa membaca buku itu terlebih dahulu ( dengar isu kanan kiri).

Tapi jangan nanti forum buku muncul thread-thread share buku dibanned lho ngakak
InRealLife - 12/05/2012 11:18 AM
#36

Quote:
Original Posted By Retrostock

gw si pgn bgt bgt baca bukunya Michael J Behe " Darwin's Black Box"


Cari di perpustakaan jurusan Biologi UI. Waktu saya kuliah dulu, ada senior yang menyumbang buku itu ke perpus. Saya sendiri punya bajakannya (tapi ditaruh di mana ya...?)

Michael Behe sendiri udah berubah pandangannya sesudah dia nulis Darwin's Black Box (1996).

http://en.wikipedia.org/wiki/Michael_Behe
InRealLife - 12/05/2012 11:24 AM
#37

Orde Baru juga pernah melarang peredaran semua buku dan materi cetakan yang menggunakan aksara Cina. Karena dianggap bisa menjadi bahan penyebaran paham komunis.
Minibalanar - 12/05/2012 11:30 AM
#38

Quote:
Original Posted By InRealLife
Orde Baru juga pernah melarang peredaran semua buku dan materi cetakan yang menggunakan aksara Cina. Karena dianggap bisa menjadi bahan penyebaran paham komunis.


Kalau era 1950~

Memang rata-rata banned karena unsur politik
neo_leopard - 13/05/2012 07:20 AM
#39

buku apapun bisa dibaca. buku enny arrow juga lumyan pas ane baca waktu smp gan. tapi sekarang buku di banned itu gak keren. tapi memang pembredelan buku itu juga perlu. meminimalisir efek. kalau dibaca oleh orang" yang tak jelas malah akan menghancurkan mereka sendiri. saya muslim tapi saya baca kok salman rushdie jelas saya gak bisa selesai. mual banget bacanya.
buku irshad manjie bebas dibaca tapi di diskusikan kayaknya gak perlu. buat apa? ngasih garam ke laut percuma lagi. sekarang yang lebih baik adalah bagaimana agar mereka yang mudah gamang dan belum dewasa tidak terpengaruh apabila memang buruk. karna logika manusia memang jelas bisa menentukan kalau sesuatu itu salah atau benar. tapi nilai salah dan benar itu dipengaruhi oleh hati yang sering berubah" sesuai kondisi.



Posted with [color=orange]kaskusLiveBetaQR[/color]



Posted with [color=orange]kaskusLiveBetaQR[/color]
bestariano - 13/05/2012 05:34 PM
#40

ilovekaskus nice thread mod!
semoga ga jadi ajang 'pertempuran ideologi' di sini nosara
beda pendapat mah biasa, yang penting gimana kita menyingkapinya
apalagi sesuai dengan nama threadnya, ane simpulkan yang masuk kesini berarti Intellectual Freadom Kaskuser kiss
yuk lanjut D


Quote:
Original Posted By komandan123

Tapi sepertinya novel-novel yang isinya tentang kisah kaum lesbian tidak termasuk buku yang kontroversial ya? Buktinya metropop berjudul 20, 30, 40 (Club Camilan) yang isinya tiga cerita dari tiga blog lesbian bisa diterbitkan PT. GRAMEDIA.

Apa ini pengaruh dari isu transgender dan pernikahan satu gender yang sedang marak dan booming saat ini? Sekarang saja banyak bermunculan buku dan bahkan ada film tentang itu.


CMIIW, buku2 bertema gitu (atau paling tidak memuat unsur itu) bukannya banyak gan? dulu ada buku Dicintai Jo, terus Gerhana Kembar, dll
belum ke-blow up aja mungkin gan, jadi ga jadi perhatian massa
tau kan gimana karakter masyarakat kita yang selalu rame ngomongin apa yang diangkat media, hehe

atau seperti kata agan daninoviandi..
Quote:
Original Posted By daninoviandi
mungkin gara2 gak diadain bedah bukunya, makanya jadi gak rame D



oia, share yuk gan, darimana agan2 bisa dapet banned books itu?
and what is your most favorite banned book?
:request
Page 2 of 3 |  < 1 2 3 > 
Home > CASCISCUS > BUKU new > We Read Banned Books - Intellectual Freedom Thread-