BERITA DAN POLITIK
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > [UPDATE!] Kerusuhan di Yogyakarta
Total Views: 13278 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 3 of 10 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›

sayapernahgagal - 10/05/2012 09:58 AM
#41

nek aku oleh komentar,, ak wong jogja kul ning y*pn sturan kang.
mnrtku kita yo ra isa nyalahke wong timor . nek tak waca mau mhswa sek ra glem mbyar parkir isa nganti nesu trs ngundang balane nganti mbacok barang, brti lak tukang parkire "kebangetaaan" ngomong ato mlakukan ssuatu sek marai sakit ati po pie.. la pie kui?
ak ra mbelo sopo2 gor go logika wae
jancikowe - 10/05/2012 09:59 AM
#42

Malu ane gan secara pernah kuliah di jogja... bukannya pada tekun belajar...iloveindonesias iloveindonesias
toekidjan - 10/05/2012 10:08 AM
#43

weladalah ...jogja iso geger genjik yo po???
mamaevan - 10/05/2012 10:08 AM
#44

Quote:
Original Posted By Kabei.ImpoteN
Kemana tuh Ormas-Ormas Islam yang biasa jadi SATPAM???

malah, pada sibuk siapkan demo pembubaran diskusinya IM ya???????

cd cd cd cd cd cd


lagi sibuk demo anti lady gaga tuh
centaur87 - 10/05/2012 10:09 AM
#45

Quote:
Original Posted By sayapernahgagal
nek aku oleh komentar,, ak wong jogja kul ning y*pn sturan kang.
mnrtku kita yo ra isa nyalahke wong timor . nek tak waca mau mhswa sek ra glem mbyar parkir isa nganti nesu trs ngundang balane nganti mbacok barang, brti lak tukang parkire "kebangetaaan" ngomong ato mlakukan ssuatu sek marai sakit ati po pie.. la pie kui?
ak ra mbelo sopo2 gor go logika wae


Logika utek mu sowak?!
jeneng e rusuh sampe mbacok iku wes ga iso dibenerke..

Emak mu lek tak bacok gara2 cangkem e mak mu bosok,piye?!
LOGIKA?!
ResidivisBaned - 10/05/2012 10:10 AM
#46

jarene gara2 miras yah bingung

tau sendiri lah kalo otak udah kemasukan tuh minuman cd

moga gek ndank kelar wae ki kasusunya D

yang bikin rusuh jogja SILAHKAN ANGKAT KAKI dari ngayogjokarto army:
ndutzy - 10/05/2012 10:10 AM
#47

kek nya perlu didatangin ormas putih...
tabakpan - 10/05/2012 10:14 AM
#48

menunggu sri sultan turun ke jalan
rock97jr - 10/05/2012 10:18 AM
#49

lek pendatang model ngono kuwi di usir wae wes

polisi ra onok tindakan blas, polisine ruwet2 kabeh
Deny.Eno - 10/05/2012 10:23 AM
#50

pie to ki pace2 kok ra berubah pikirane tetep liar, padakke koyo ning alas ae.nek ra iso menghormati warga setempat mending ra sah kuliah ning kene.jogja ra rugi nk kwe2 ora podo kuliah ning kene
yuli_wong79 - 10/05/2012 10:26 AM
#51

jangan2 gak ada visa pelajar tuhh
TheWhites - 10/05/2012 10:31 AM
#52

kayanya lbh parah dari solo capedes

ini orang dari negara kere aja gayanya

negara kere rakyat barbar usir ajah
biometal - 10/05/2012 10:36 AM
#53

ceritane kok panas ding,
1412i - 10/05/2012 10:39 AM
#54

ah kan udah ga wilayah indo lagi...di labrak aja biar jadi peringatan juga buat yg lain....dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.
endhema - 10/05/2012 10:47 AM
#55

wah, yen nganti mbacok i yo kebangeten...mending yen gur gelut siji lawan siji tangan kosong...kalah yo wis...hammers

walopun gelut i sakjane yo gak apik...hammers
pendatang sing kurang berbudi luhur ki...kanca2ne oknum mahasiswa timor ki yo pancen rodo rak mutu og...ckckckck..

yen ketemu, jebloske penjara trus diusir....
azkaff - 10/05/2012 10:48 AM
#56

siapa nih? indonesia timur vs warga lokal yah kagets:

pastilah penyebabnya akibat mabuk2an lagi capedes
Peritonium - 10/05/2012 10:50 AM
#57

Nunggu rusuh kayak dayak hajar madura
baru pada kalem nie orang timor.

Sangkanya orang Jogja gak becus ilmu kanuragan kali ya
the omen - 10/05/2012 10:51 AM
#58

Quote:
Original Posted By Kabei.ImpoteN
Kemana tuh Ormas-Ormas Islam yang biasa jadi SATPAM???

malah, pada sibuk siapkan demo pembubaran diskusinya IM ya???????

cd cd cd cd cd cd


Guobblog tenan nih uwong..ra tau situasi no..malah bikin rusuh ..musuhe sopo nuduhe sopo....guobblog tenan...
AmierRuddin - 10/05/2012 10:55 AM
#59

Pernyataan Irshad Manji, perihal penyerangan terhadap diskusinya di LKis Yogya

Media Statement Oleh Irshad Manji

Berikut pernyataan Irshad Manji dalam dua bahasa, perihal penyerangan terhadap diskusinya di kantor LKiS, Yogyakarta, Rabu, 9 Mei 2012, pkl 19.00

Media Statement Oleh Irshad Manji, 10 Mei

Empat tahun yang lalu, saya datang ke Indonesia dan merasakan sebuah negara yang penuh dengan toleransi, keterbukaan dan pluralisme. Karena itu, saya menyebutkan di dalam buku baru saya, "Allah, Liberty and Love", bahwa Indonesia adalah contoh yang patut ditiru negara-negara muslim lainnya.

Namun sekarang banyak hal berubah. Seperti yang terjadi tadi malam, di kantor LkiS, sekelompok preman berjubah agama menyerang 150 peserta diskusi sampai terluka, termasuk di antaranya asisten saya, Emily Rees. Ia dipukuli berkali-kali dengan besi panjang dan harus dilarikan ke rumah sakit. Lengannya terluka dan harus dibalut perban. Dua peserta diskusi lainnya mengalami luka cukup parah di kepala. Dan saya mengatakan kepada mereka bahwa, dengan rahmat Allah, mereka akan segera pulih.

Tapi tidak demikian dengan para kriminal yang menyembunyikan wajah mereka di balik masker dan helm, sambil memukuli orang-orang tak bersalah dan melakukan perusakan. Mereka adalah pengecut!

Sebaliknya, ada juga para pemberani yang rela berkorban menyelamatkan nyawa saya. Di saat para kriminal tersebut berteriak-teriak, "Mana Manji? Mana Manji?", orang-orang berjiwa pemberani tersebut menjadikan tubuh mereka sebagai perisai yang melindungi saya. Saya sangat terharu dengan keberanian mereka. Mereka telah memperlihatkan bahwa orang-orang Indonesia bisa bersatu demi martabat dan nilai-nilai kemanusiaan.

Tidak sedikit yang mengatakan kepada saya bahwa polisi dan pemerintah Indonesia tunduk begitu saja kepada para preman tersebut. Tapi masyarakat Indonesia tidak boleh ikut tunduk kepada mereka! Semoga seluruh masyarakat Indonesia bangga dengan—dan belajar kepada—para pahlawan perdamaian mereka.

Irshad Manji
Penulis "Allah, Liberty and Love" dan Direktur Moral Courage Project, New York
University

Media statement by Irshad Manji - 10 May

Four years ago, I came to Indonesia and experienced a nation of tolerance, openness and pluralism. In my new book, I describe Indonesia as a model for the Muslim world.

Things have changed. Last night at LKiS community center, religious gangsters attacked about 150 citizens of Yogyakarta, as well as my team. My colleague, Emily Rees, was struck with a metal bar and had to be rushed to hospital. Her arm is now in a sling. Two other attendees sustained head injuries. I have spoken with them both and, by God's grace, they will recover.

But the reputation of the criminals should never recover: They hid behind masks and helmets while beating up ordinary people and destroying property. These men are cowards.

In sharp contrast, the courage of several citizens saved my own life. As the gangsters shouted, "Where is Manji?," citizens shielded my body with theirs. I am immeasurably grateful for, and humbled by, their bravery. They have shown that Indonesians can unite for human dignity.

Citizens have reported to me that their police and government are capitulating to the thugs. But the people need not capitulate. May all Indonesians take pride in their peaceful heroes -- and learn from them.

Irshad Manji
Author,
Allah, Liberty & Love and Director, Moral Courage Project, New York University
seeroon - 10/05/2012 11:02 AM
#60

Bantai Timor Leste apa perusuh Jogja sampai ke akar2nya dan usir dari Jogja, bersatulah rakyat Jogja ,,,kubur mereka di kali code
Page 3 of 10 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > [UPDATE!] Kerusuhan di Yogyakarta