BERITA DAN POLITIK
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > Ini nih alasan pemerintah menutup praktik tukang gigi
Total Views: 7103 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 6 |  < 1 2 3 4 5 6 > 

edy tansil - 12/06/2012 11:04 PM
#21

Gak apapa gw sih D bayak kasus kok tukang gigi pake behel akhirmya temporo modular jointnya geser atau kebalik D akhirnya gak bisa nutup atau saraf madibularnya kena akhirnya saraf matanya narik kekiri atau kekana kaya orang ayan D D


Lanjut aja mang tukang gigi o
ajichristian - 12/06/2012 11:05 PM
#22

Quote:
Original Posted By diverboy

Spoiler for kawat ortodontik ala tukang gigi

Ini nih alasan pemerintah menutup praktik tukang gigi

bracket hanya dipasang pada geligi depan. Tidak ada molar band sebagai penjangkaran kawat. Mau buat apa kawat model begini???



Wah ngeri gan, ngeliatnya...Amburadul banget ya buat bekhel-nya takut
edy tansil - 12/06/2012 11:05 PM
#23

Quote:
Original Posted By ajichristian
setuju gan. biaya di dokter gigi juga kalah bersaing ama tukang gigi. Makanya banyak dokter gigi yang khawatir kalo ladangnya gagal panen alias kagak ada pasiennya ngacir2



Siapa bilang?

Dipuskesmas pemerintah dokter gigi jelas lebih murah ketimbang tukang gigi D
pandu.purnomo - 12/06/2012 11:05 PM
#24

Quote:
Original Posted By mirrors
baguslah kalau memang tujuannya tuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat (serem juga ane ama tukang gigi yang berani tanem akar gigi palsu bisa mencelakakan masyarakat padahal tuh tukang gigi tidak punya pendidikan formalistas tentang dunia kesehatan), cuma perlu pemerintah pertimbangkan solusi untuk pemasangan gigi palsu yang murah di dokter gigi bagi masyarakat sebagai alternatif pelarangan tukang gigi.


mungkin harusnya ada verifikasi keahlian nih gan, biar dokter gigi tradisional bisa lanjut buka prakteknya.
boyz85 - 12/06/2012 11:16 PM
#25

Quote:
Original Posted By BanMoge2nd
alasanya banyak dokter gigi yang udah sekolah mahal mahal dapat saingan ama tukang gigi yang bukan dokter...


hehe betul gan asal cabut juga tuh tukang nya
diverboy - 12/06/2012 11:39 PM
#26

Quote:
Original Posted By pandu.purnomo
mungkin harusnya ada verifikasi keahlian nih gan, biar dokter gigi tradisional bisa lanjut buka prakteknya.


Ente mau apabila ente atau saudara ente operasi usus buntu dilakukan oleh dukun, ketimbang dilakukan dokter bedah? Mau juga melakukan pencabutan gigi di tukang gigi ketimbang di praktik dokter gigi? Begitu pula dg gigi tiruan, penambalan gigi, perawatan ortodontik yang merupakan kompetensi dari dokter gigi.

Perlu dicermati pula, bahwa masyarakat cenderung kritis dan cepat memvonis bila ada kasus (dugaan) malpraktik yang dilakukan dokter.
Bagaimana dg praktik2 medis yg dilakukan oleh orang2 yg bukan tenaga medis?

Sekarang, pemerintah mau melalukan langkah perlindungan bagi masyarakat, dengan menertibkan praktik2 (seolah-olah seperti medis) yg dilakukan oleh individu yang bukan tenaga medis, seperti tukang gigi, koq banyak jg yg menentang langkah pemerintah???
Yuuko - 12/06/2012 11:58 PM
#27

Quote:
Original Posted By diverboy
Ente mau apabila ente atau saudara ente operasi usus buntu dilakukan oleh dukun, ketimbang dilakukan dokter bedah? Mau juga melakukan pencabutan gigi di tukang gigi ketimbang di praktik dokter gigi? Begitu pula dg gigi tiruan, penambalan gigi, perawatan ortodontik yang merupakan kompetensi dari dokter gigi.

Perlu dicermati pula, bahwa masyarakat cenderung kritis dan cepat memvonis bila ada kasus (dugaan) malpraktik yang dilakukan dokter.
Bagaimana dg praktik2 medis yg dilakukan oleh orang2 yg bukan tenaga medis?

Sekarang, pemerintah mau melalukan langkah perlindungan bagi masyarakat, dengan menertibkan praktik2 (seolah-olah seperti medis) yg dilakukan oleh individu yang bukan tenaga medis, seperti tukang gigi, koq banyak jg yg menentang langkah pemerintah???


ane setuju sama pak dokter..
tapi tukang gigi yang sudah buka praktik puluhan tahun harus dibantu dicari sumber penghasilan lainnya.

mungkin dengan bekerjasama dengan para dokter gigi misalnya \)
chodhote - 13/06/2012 12:06 AM
#28

Quote:
Original Posted By diverboy
hmmm.... ud sering ane dapet pasien 'korban' gigi.

macem2 kasusnya, kebanyakan sih yang mengalami infeksi gusi berat, bahkan sampai jaringan gusinya mati (nekrosis). Jadi tukang gigi (yang gak ada sekolahnya itu) membuat gigi palsu lepasan dari bahan "self-curing acrylic" yang langsung ditempelkan permanen di gusi.

Padahal bahan "self-curing acrylic" hanya dipakai untuk membuat peralatan yg bersifat sementara pemakaiannya (misalnya: gigi tiruan sementara atau pun sendok cetak perseorangan).

Karena langsung menjepit gusi, maka aliran darah jaringan gusinya akan terhambat, selain itu sisa makanan akan tertahan dan membusuk di celah antara gigi palsu dan gusi. Akibat lebih lanjut adalah infeksi gusi, dan bahkan jaringan gusinya bisa membusuk dan mati.

Ud sering ane bongkar2in gigi palsu yg kacau setengah mampus buatan tukang gigi.

Tukang gigi sekarang juga semakin berani terang-terangan melakukan tindakan yg jelas2 hanya wewenang dokter gigi. Banyak juga yg sekarang melakukan perawatan ortodontik.
Ya, sama2 pake kawat sih, tapi prosedurnya banyak yg ngaco dan asal2an bgt capedes

Ini ane share foto pasien ane, dia pasang kawat gigi di tukang gigi:

Spoiler for kawat ortodontik ala tukang gigi

Ini nih alasan pemerintah menutup praktik tukang gigi

bracket hanya dipasang pada geligi depan. Tidak ada molar band sebagai penjangkaran kawat. Mau buat apa kawat model begini???


Tukang gigi, gak sekolah, tapi melakukan praktik kedokteran gigi. Tidak ada kompetensinya, jelas melanggar hukum, dan merugikan bagi masyarakat.





Gak bisalah dibandingin apple to apple gitu... Yang satu ada sekolahnya (dan gak sebentar), yang satu gak pake sekolah. Yang satu pendekatannya ilmiah, yg satu gak jelas.

Sebagai dokter gigi, gak bakal khawatir gak ada pasien. Gigi tiruan buatan Drg jelas beda jauh bgt dg buatan gigi palsu. Dalam mendesain gigi tiruan Drg mempertimbangkan faktor medis umum pasien, struktur tulang rahang dan gusinya, usia, dan biaya.

Lagi pula, kerjaan Drg bukan cuma bikin gigi tiruan aja. Termasuk dalam cakupan kompetensi Dokter Gigi adalah tindakan promotif & preventif, kuratif, dan rehabilitatif di bidang kesehatan gigi & mulut. Gigi tiruan masuk dalam upaya rehabilitatif.


walaupun ane orang teknik, tapi ane setuju dengan pendapat agan, klo memang praktek tukang gigi di legalkan, trus buat apa tuh fakultas kedokteran gigi, dimana untuk masuk sekolahnya aja mahal, belum lagi pusing dengan kuliahnya, belum lagi susah lulusnya, dan butuh waktu untuk mendapatkan gelar dokter gigi, nah coba bayangkan dengan profesi agan masing2,,,agan sekolah tinggi2 untuk menjadi engineer , eh kerjaan agan terang2an di sikut dengan lulusan anak SD atau SMP dengan jual murah dan dikerjakan asal2an yang pada akhirnya pekerjaan itu menjadi mengecewakan bagi konsumen dan akhirnya konsumen menganggap bahwa profesi yang agan geluti itu jelek?
chodhote - 13/06/2012 12:10 AM
#29

Quote:
Original Posted By Yuuko
ane setuju sama pak dokter..
tapi tukang gigi yang sudah buka praktik puluhan tahun harus dibantu dicari sumber penghasilan lainnya.

mungkin dengan bekerjasama dengan para dokter gigi misalnya \)



sebenernya klo mereka gak ngelunjak, kerjaan mereka tetep eksis kok,,,kerjaan itu pasti ada dari dokter gigi, untuk pembuatan gigi palsu, hanya saja design dan cetakan tetep dari dokter gigi, dia hanya masuk wilayah tukang gigi alias buat gigi,

layaknya seperti kita seorang engineer sipil, kita yang merancang sebuah bangunan, d2an pelaksananya ya tukang bangunan, nah disini engineer sipil seperti layaknya dokter gigi, dan tukang bangunan disini sebagai tukang gigi.

Nah analogi itu yang harusnya di pegang, bukan tukang bangunan tapi ngaku2 sebagai engineer sipil.

nah gak ada yang dirugikan kok sebenarnya, klo tukang gigi mau tau diri pada ranah dan tugasnya masing2,,,
diverboy - 13/06/2012 12:30 AM
#30

Quote:
Original Posted By chodhote
walaupun ane orang teknik, tapi ane setuju dengan pendapat agan, klo memang praktek tukang gigi di legalkan, trus buat apa tuh fakultas kedokteran gigi, dimana untuk masuk sekolahnya aja mahal, belum lagi pusing dengan kuliahnya, belum lagi susah lulusnya, dan butuh waktu untuk mendapatkan gelar dokter gigi, nah coba bayangkan dengan profesi agan masing2,,,agan sekolah tinggi2 untuk menjadi engineer , eh kerjaan agan terang2an di sikut dengan lulusan anak SD atau SMP dengan jual murah dan dikerjakan asal2an yang pada akhirnya pekerjaan itu menjadi mengecewakan bagi konsumen dan akhirnya konsumen menganggap bahwa profesi yang agan geluti itu jelek?


Mantap analoginya. Agan ini ngerti bgt maksud ane. shakehand2
Selain itu, sebagai Dokter Gigi, memiliki tanggungjawab moral dan tanggungjawab profesi, serta ada kode etik tersendiri dalam memberikan perawatan kepada pasien. Dengan demikian, tidak asal2an dlm melakukan tindakan.

Quote:
Original Posted By chodhote
sebenernya klo mereka gak ngelunjak, kerjaan mereka tetep eksis kok,,,kerjaan itu pasti ada dari dokter gigi, untuk pembuatan gigi palsu, hanya saja design dan cetakan tetep dari dokter gigi, dia hanya masuk wilayah tukang gigi alias buat gigi,

layaknya seperti kita seorang engineer sipil, kita yang merancang sebuah bangunan, d2an pelaksananya ya tukang bangunan, nah disini engineer sipil seperti layaknya dokter gigi, dan tukang bangunan disini sebagai tukang gigi.

Nah analogi itu yang harusnya di pegang, bukan tukang bangunan tapi ngaku2 sebagai engineer sipil.

nah gak ada yang dirugikan kok sebenarnya, klo tukang gigi mau tau diri pada ranah dan tugasnya masing2,,,


Analogi yg juga masuk. Tapi, ane koreksi sedikit. Dokter gigi akan mengorder gigi tiruan dengan desain yg ditentukan oleh dokter itu sendiri kepada Lab-Dental atauTekniker Gigi/ Dental Tekniker, bukan tukang gigi. Dental tekniker sendiri ada sekolahnya, setingkat D3.

Quote:
Original Posted By Yuuko
ane setuju sama pak dokter..
tapi tukang gigi yang sudah buka praktik puluhan tahun harus dibantu dicari sumber penghasilan lainnya.

mungkin dengan bekerjasama dengan para dokter gigi misalnya \)


hmm.. kalo kerja sama dg dokter gigi sepertinya sulit, gak bisa ketemu, gan. karena tukang gigi gak ada sekolahnya. malah nanti dokter giginya justru yg menyalahi kode etik dan UU ttg praktik kedokteran.
Farid2000 - 13/06/2012 12:33 AM
#31

Setuju banget ama alasan pemerintah, krn sudah banyak kasus yg mengakibatkan gigi makin hancur setelah ketukang gigi, orang2 yg giginya rusak krn tukang gigi ga bisa nuntut krn salahnya sendiri knp berobat ketenaga yg jelas2 ga profesional, semoga pemerintah bisa menurunkan harga para drg. agar rakyat bisa memperbaiki giginya yg rusak..........
miss...afet - 13/06/2012 12:34 AM
#32

Quote:
Original Posted By Right99
kynya proyek pasang behelny berkurang gan,,bnyk dicatut dokter aspal pinggir jalan,,secara alay jaman sekarang pda pke pger semua,,, capedes


pakai behel di drg aja bahaya ... apalagi di tukang gigi capedes

pakai behel harus di spesialis orthodonti nya langsung.

mungkin ini alasan kenapa tukang gigi gak boleh praktek
sora112 - 13/06/2012 01:14 AM
#33

ane mau kedokter gigi gan dah enam bulan lebih ane gak periksa gigi .. terakhir cabut gigi gusi ane... :addfriends
lemon.water - 13/06/2012 02:04 AM
#34

urusan kesehatan memang sensitif, apalagi sampai dilakukan oleh orang yg tidak mempunyai latar belakang pendidikan medis, standar tidak jelas dan tidak ada perlindungan jika terjadi malpraktik.
setuju dengan langkah pemerintah yang melakukan penertiban terhadap tukang gigi, tapi bagaimana dengan nasib para tukang gigi nantinya..??
siMaul - 13/06/2012 07:05 AM
#35

tapi dokter gigi mahalnya itu loh nohope:
di puskesmas? nohope:
kampretluw - 13/06/2012 08:47 AM
#36

iya setuju gan
kudu ada regulasinya
sekolah dokter kan susah
capedes
Superde_GAN - 13/06/2012 09:02 AM
#37

hmmm.. memang beda kualitasnya kok..

bini saya sebelumnya nambal di tukang gigi (dikira ama dia dokter, maklum di daerah)... ternyata malah tetep sakit... akhirnya ke dokter dan ditreatment, 3 kali gitu... terus sembuh dan gak sakit lagi..

---
Quote:
Original Posted By diverboy

Analogi yg juga masuk. Tapi, ane koreksi sedikit. Dokter gigi akan mengorder gigi tiruan dengan desain yg ditentukan oleh dokter itu sendiri kepada Lab-Dental atauTekniker Gigi/ Dental Tekniker, bukan tukang gigi. Dental tekniker sendiri ada sekolahnya, setingkat D3.

hmm.. kalo kerja sama dg dokter gigi sepertinya sulit, gak bisa ketemu, gan. karena tukang gigi gak ada sekolahnya. malah nanti dokter giginya justru yg menyalahi kode etik dan UU ttg praktik kedokteran.


wah kalo gitu, tukang gigi kerjaannya apa donk sebenarnya... ?
agan ada solusi?
dibawahlangitku - 13/06/2012 09:36 AM
#38

Quote:
Original Posted By mirrors
baguslah kalau memang tujuannya tuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat (serem juga ane ama tukang gigi yang berani tanem akar gigi palsu bisa mencelakakan masyarakat padahal tuh tukang gigi tidak punya pendidikan formalistas tentang dunia kesehatan), cuma perlu pemerintah pertimbangkan solusi untuk pemasangan gigi palsu yang murah di dokter gigi bagi masyarakat sebagai alternatif pelarangan tukang gigi.


siip gan ane juga setuju klo alasan'ya untuk peningkatan pelayanan kesehatan, :2thumbup, tp klo ini persaingan'y dr sisi apa sih?toh klo org sakit gigi atau gusi kan ke dokter gigi, bukan ke tukang gigi yak :nohope.
tukang gigi kan cm buat gigi palsu doank
bung.kus - 13/06/2012 09:37 AM
#39

Quote:
Original Posted By surajayaNETcell
apakabar dengan bidan tradisional ya.....
MangAjaywowcantik
bidan tradisional sekarang sudah bertranformasi menjadi bidan modern berpendidikan D3

kalau tukang gigi sampai sekarang tidak ada pendidikannya

SMK perawat gigi pun sekarang sudah gak ada

jadi memang harus ditertibkan gan.....kalau mau bisa buka harus ada sertifikasi tukang gigi

soalnya memang ada banyak kasus tukang gigi prakteknya ngawur, walopun ada juga yg bagus

pemerintah memang harus melindungi rakyatnya
bung.kus - 13/06/2012 09:49 AM
#40

Quote:
Original Posted By Superde_GAN

wah kalo gitu, tukang gigi kerjaannya apa donk sebenarnya... ?
agan ada solusi?
kalau masih mau praktek memang harus ambil pendidikannya, kita tidak bisa mempercayakan sesuatu kepada orang yg tidak punya pendidikan dibidang itu, terlalu berbahaya, gigi lubang main tambal aja tanpa dibersihin kan gawat gan, ada juga gigi makin busuk bukannya sembuh

kalo tukang gigi masih tetep boleh buka praktek harus ada sertifikasi keprofesiannya ....supaya kualitasnnya terjamin (dokter aja ada sertifikat profesi, apalagi tukang gigi)
Page 2 of 6 |  < 1 2 3 4 5 6 > 
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > Ini nih alasan pemerintah menutup praktik tukang gigi