TANAMAN
Home > LOEKELOE > TANAMAN > ALL about hidroponik
Total Views: 45884 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 38 of 39 | ‹ First  < 33 34 35 36 37 38 39 > 

kurmalegit - 15/08/2012 04:47 PM
#741

Quote:
Original Posted By ALHADDAD1030
Gan...
Posisi nt sama ame ane gan...he he he...

ane jg lg pengen belajar nanem sayuran hidroponik..
ada YM bro ? kali aja bisa sharing..

ane ada ebook yg bagus bgt bro buat belajar hidroponik..

udah punya ebook How to Hydroponics 4th edition ?

ane baca buku itu bagus bgt bro...


gan bagi donk bacaanya, ane newbie lagi pengen nyoba juga
trims sblumnya..
gilanghakimp - 15/08/2012 05:04 PM
#742

Ijin share gan :

media hidroponik ada beberapa macem, bukan cuman air aja, ada media agar (jelly) berbentuk bola jelly (hidrojel), ada dari media arang sekam, ada dari bahan media batu bata, Arang kayu, Serbuk sabut kelapa ( kokopit ).

sebenarnya hidroponik diciptakan untuk memanfaatkan lahan yang sempit untuk kegiatan bertanam secara maksimal, mengingat lahan di perkotaan sekarang mulai mnurun luasannya dikarenakan pembangunan kota yang Over.

hidroponik merupakan cara bercocok tanam dengan media lain selain dengan menggunakan tanah, bisa dengan bahan media lain sperti yang ane jelasin tadi D

d1ntha - 15/08/2012 05:52 PM
#743

Quote:
Original Posted By gilanghakimp
Ijin share gan :

media hidroponik ada beberapa macem, bukan cuman air aja, ada media agar (jelly) berbentuk bola jelly (hidrojel), ada dari media arang sekam, ada dari bahan media batu bata, Arang kayu, Serbuk sabut kelapa ( kokopit ).

sebenarnya hidroponik diciptakan untuk memanfaatkan lahan yang sempit untuk kegiatan bertanam secara maksimal, mengingat lahan di perkotaan sekarang mulai mnurun luasannya dikarenakan pembangunan kota yang Over.

hidroponik merupakan cara bercocok tanam dengan media lain selain dengan menggunakan tanah, bisa dengan bahan media lain sperti yang ane jelasin tadi D


salkendul gan shakehand

sudah isi buku tamu? think:
lareusing - 15/08/2012 07:19 PM
#744

Quote:
Original Posted By pdo3004
Saya belum lama belajar hydroponic juga, baru belajar menanam sayuran dan cabai ..... hasil lumayan bisa untuk konsumsi sendiri dan mengurangi uang belanja.
Dengan memperhatikan tetangga kanan-kiri yang kondisi ekonominya pas2an
saya ingin mengajarkan ilmu yg baru saya peroleh ini dan direspon antusias
(ya jelas ada janji mau kasih peralatan sederhana, nutrisi dan biji2an hehe)
permasalahannya saya juga ingin menyampaikan "teorinya" sedikit tapi
saya tidak punya bahan presentasinya (soal laptop dan OHP sudah ada),
kalau ada teman2 yang mempunya materi power point untuk pelatihan
hydroponik (khususnya tanaman sayuran & cabai) saya berharap kemurahan
hati untuk memberi ke saya, semoga ilmunya bermanfaat bagi yg membutuhkan.

Bila file tidak besar bisa dikirim ke email [email]pdo3004@gmail.com[/email]
bila file besar, mungkin bisa diupload dulu ke 3share, saya diberi
link dan passwordnya (bila dipassword), biar saya download sendiri.

Mohon kerelaan mastab2 dan pakar hydroponic disini.

Terimakasih atas bantuannya.

:2thumbup


Quote:
Original Posted By kurmalegit
gan bagi donk bacaanya, ane newbie lagi pengen nyoba juga
trims sblumnya..


Semoga membantu
[spoiler=PDF+PPT][B]http://www.4%2Ashared.com/office/WNdCZXQd/how-to_hydroponics_4th_edition.html
gilanghakimp - 16/08/2012 10:58 AM
#745

Quote:
Original Posted By lareusing




Semoga membantu




Link.nya ora kenek mas bro...
lareusing - 16/08/2012 11:24 AM
#746
rangessedusci
Quote:
Original Posted By gilanghakimp
Link.nya ora kenek mas bro...


maap2, smalem ga dicek dulu. link atas sudah ane benerin shakehand

http://www.4%2Ashared.com/office/WNdCZXQd/how-to_hydroponics_4th_edition.html
mamang.koprol - 26/08/2012 10:58 AM
#747

buat baca-baca....
cara bertanam tanpa menyiram
mamang.koprol - 26/08/2012 11:00 AM
#748

[QUOTE=lareusing;739932051]maap2, smalem ga dicek dulu. link atas sudah ane benerin shakehand

http://www.4%2Ashared.com/office/WNdCZXQd/how-to_hydroponics_4th_edition.html
mamang.koprol - 26/08/2012 11:21 AM
#749

dopos
SeTECH - 27/08/2012 12:45 AM
#750

Quote:
Original Posted By mamang.koprol
buat baca-baca....
cara bertanam tanpa menyiram


Wah bagus, info tambahan \)
Tapi saya lebih sreg seandainya lobang di tengah (yg utk lobang hawa + ngisi nutrisi) diilangin aja, diganti dengan beberapa lobang kecil di sisi kotak (kira2 2 cm dr atas)
Jadi biar ga kemasukan air hujan
Utk nambah nutrisi, tinggal angkat pot cup nya
lareusing - 03/09/2012 09:17 AM
#751

gan n sis

ane udah coba 30 cabai besar dengan fertigasi manual
nutrisi AB mix yang masing2 ane larutkan ke 5 Liter air
ane belum nemu dokumen/info (google+kaskus) soal berapa ppm dan berapa x penyiraman yang ideal (untuk cabe)
kinan.andra - 03/09/2012 07:53 PM
#752

[QUOTE=lareusing;000000000000000744967406]gan n sis

ane udah coba 30 cabai besar dengan fertigasi manual
nutrisi AB mix yang masing2 ane larutkan ke 5 Liter air
ane belum nemu dokumen/info (google+kaskus) soal berapa ppm dan berapa x penyiraman yang ideal (untuk cabe)
cl0v1r - 03/09/2012 08:44 PM
#753

salam kenal suhu disini...
ane kebetulan petani tomat sama cabe tapi masih konventional pake tanah di daerah sukabumi, pengen coba blajar hidroponik... ilovekaskus

ane mau tanya..
- kalo pake ab mix larutan yang dipake sampe berapa ppm yah untuk masa pembibitan, vegetatif dan generatif?

- ada yang udah pernah coba membandingkan produktivitas sayuran konventional sama hidroponik blm yah??
haberbross - 03/09/2012 09:14 PM
#754

ada agan2 yang pernah nanem hidroponik dengan cara vertikultur?
lareusing - 03/09/2012 10:55 PM
#755

Quote:
Original Posted By kinan.andra
maap om, mau nanya tentang ppm dong...
maksudnya, definisi ppm...thx ya om


ane baca disini : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=3852816
Spoiler for isinya
Alat untuk mengukur TDS

ALL about hidroponik
klik disini untuk liat cara pemakaian TDS meter


Apa itu TDS?

Total Dissolved Solids (TDS) atau Total zat Padat terlarut adalah jumlah muatan ion bebas yg terdapat dalam air , termasuk mineral, garam atau logam yang dilarutkan dalam air dengan volume tertentu, dinyatakan dalam satuan mg per unit volume air (mg / L), juga disebut sebagai bagian per sejuta (ppm).

TDS berkaitan langsung dengan kemurnian air dan kualitas sistem pemurnian air

Padatan terlarut (dissolved solid) mengacu pada mineral, garam, logam, kation atau anion yang dilarutkan dalam air.
Hal ini meliputi semua zat yang ada di dalam air, selain molekul air murni (H20) dan padatan yang tersuspensi(limbah padat).(Limbah padat adalah setiap partikel / zat-zat yang tidak terlarut atau menetap di air, seperti pulp kayu.)

Dari mana asalnya Zat padat terlarut?

Beberapa padatan terlarut berasal dari sumber organik seperti daun, debu, plankton, dan limbah industri dan limbah lain. Sumber-sumber lain berasal dari limpasan dari daerah perkotaan, garam, pupuk dan pestisida yang digunakan pada rumput dan peternakan.

padatan terlarut juga berasal dari bahan anorganik seperti batu karang dan udara yang mungkin mengandung bikarbonat kalsium, nitrogen, fosfor besi, belerang, dan mineral lainnya.

Banyak dari bahan-bahan bentuk garam, adalah senyawa yang mengandung logam dan non logam . Garam biasanya larut dalam air membentuk ion. Ion adalah partikel yang memiliki muatan positif atau negatif.

Air juga bisa menyerap logam seperti timah atau tembaga saat melalui pipa yang digunakan untuk mendistribusikan air kepada konsumen.

Perlu diketahui bahwa efektivitas sistem pemurnian air dalam menghilangkan padatan total terlarut akan berkurang seiring waktu, sehingga sangat direkomendasikan untuk memantau kualitas filter atau membran reverse osmosis dan menggantinya bila diperlukan.

Mengapa Harus mengUkur Tingkat TDS dalam Air Anda?

Peraturan EPA Sekunder merekomendasikan tingkat kontaminasi maksimum (MCL) dari TDS adalah 500mg/liter (500 bagian per se juta (500ppm)).Ketika tingkat TDS melebihi 1000mg / L itu umumnya dianggap tidak layak untuk dikonsumsi manusia. Paling sering, tingginya tingkat TDS disebabkan oleh adanya kalium, klorida dan natrium. Ion-ion memiliki efek jangka pendek sedikit atau tidak ada, tetapi ion beracun (arsen, timbal, kadmium, nitrat dan lain-lain) juga dapat larut dalam air.

Bahkan sistem penyaringan air terbaikdi pasaran membutuhkan pengawasan TDS untuk memastikan filter dan atau membran yang secara efektif menghilangkan partikel yang tidak diinginkan serta bakteri dari air Anda.


atau :

http://lcwcu.um.ac.id/?p=2413
Spoiler for Atau ini saja
Parts Per Million Conversions

PPM conversion values and serial dilutions : How to dilute and calculate ppm concentrations
and volumes, and how to convert ppm to molarity and percentage amounts.

ppm = parts per million

PPM is a term used in chemistry to denote a very, very low concentration of a solution. One gram in 1000 ml is 1000 ppm and one thousandth of a gram (0.001g) in 1000 ml is one ppm.

One thousanth of a gram is one milligram and 1000 ml is one liter, so that 1 ppm = 1 mg per liter = mg/Liter.
PPM is derived from the fact that the density of water is taken as 1kg/L = 1,000,000 mg/L, and 1mg/L is 1mg/1,000,000mg or one part in one million.

OBSERVE THE FOLLOWING UNITS

1 ppm = 1mg/l = 1ug /ml = 1000ug/L
ppm = ug/g =ug/ml = ng/mg = pg/ug = 10 -6
ppm = mg/litres of water

1 gram pure element disolved in 1000ml = 1000 ppm

PPB = Parts per billion = ug/L = ng/g = ng/ml = pg/mg = 10 -9


Making up 1000 ppm solutions

1. From the pure metal : weigh out accurately 1.000g of metal, dissolve in 1 : 1 conc. nitric or hydrochloric acid, and make up to the mark in 1 liter volume deionised water.

2. From a salt of the metal :
e.g. Make a 1000 ppm standard of Na using the salt NaCl.

FW of salt = 58.44g.
At. wt. of Na = 23
1g Na in relation to FW of salt = 58.44 / 23 = 2.542g.
Hence, weigh out 2.542g NaCl and dissolve in 1 liter volume to make a 1000 ppm Na standard.

3. From an acidic radical of the salt :
e.g. Make a 1000 ppm phosphate standard using the salt KH2PO4

FW of salt = 136.09
FW of radical PO4 = 95
1g PO4 in relation to FW of salt = 136.09 / 95 = 1.432g.
Hence, weigh out 1.432g KH2PO4 and dissolve in 1 liter volume to make a 1000 ppm PO4 standard.
Click this link for Atomic absorption standards


Dilution Formula = M1V1 = M2V2
req is the required value you want.

req ppm x req vol
-------------------------- = no of mls for req vol
stock

e.g. Make up 50 mls vol of 25 ppm from 100 ppm

25 x 50 / 100 = 12.5 mls. i.e. 12.5 mls of 100 ppm in 50 ml volume will give a 25 ppm solution


Serial dilutions
Making up 10-1 M to 10-5 M solutions from a 1M stock solution.

Pipette 10 ml of the 1M stock into a 100 ml volumetric flask and make up to the mark to give a 10-1 M soln.
Now, pipette 10 ml of this 10-1 M soln. into another 100 ml flask and make up to the mark to give a 10-2 M soln.
Pipette again, 10 ml of this 10-2 M soln. into yet another 100 ml flask and make up to mark to give a 10-3 M soln.
Pipette a 10 ml of this 10-3 M soln. into another 100 ml flask and make up to mark to give a 10-4 M soln.
And from this 10-4 M soln. pipette 10 ml into a 100 ml flask and make up to mark to give a final 10-5 M solution.


Molarity to ppm

conc. in mg/l
Molarity = ------------------------
gram mol solute x 1000

Example : What is the Molarity of Ca in a 400 ppm solution of CaCO3.
Solute = 1 gram mole Ca = 40 (At. Wt.) = 40g/liter = 40 x 1000 = 40,000 mg/liter = 40,000 ppm.
Solution = 400ppm (given)
Hence Molarity = 400 divided by 40000 = 0.01M
And ppm is 0.01 x 40 x 1000 = 400 ppm.(cross multiply)

The FW of an ion species is equal to its concentration in ppm at 10-3M. Fluoride has a FW of 19, hence a 10-3M concentration is equal to 19ppm, 1M is equal to 19,000 ppm and 1ppm is equal to 5.2 x 10-5M.
Go here for ISE molarity/ppm conversions shown in Table III.


Ppm (parts per million) to % (parts per hundred)

Example:

1 ppm = 1/1,000,000 = 0.000001 = 0.0001%
10 ppm = 10/1,000,000 = 0.00001 = 0.001%
100 ppm = 100/1,000,000 = 0.0001 = 0.01%
200 ppn = 200/1,000,000 = 0.0002 = 0.02%
5000 ppm = 5000/1,000,000 = 0.005 = 0.5%
10,000 ppm = 10000/1,000,000 = 0.01 = 1.0%
20,000 ppm = 20000/1,000,000 = 0.02 = 2.0%


(Parts per hundred) % to ppm

Example:

0.01% = 0.0001
0.0001 x 1,000,000 = 100 ppm


Ppm (parts per million) to % (parts per hundred)

Example:

1 ppm = 1/1,000,000 = 0.000001 = 0.0001%
10 ppm = 10/1,000,000 = 0.00001 = 0.001%
100 ppm = 100/1,000,000 = 0.0001 = 0.01%
200 ppn = 200/1,000,000 = 0.0002 = 0.02%
5000 ppm = 5000/1,000,000 = 0.005 = 0.5%
10,000 ppm = 10000/1,000,000 = 0.01 = 1.0%
20,000 ppm = 20000/1,000,000 = 0.02 = 2.0%

diambil dari : delloyd.50megs.com
lareusing - 11/09/2012 11:08 PM
#756

* duh, kok sepi ya?

ane pernah baca ebook fertigasi cabe dan ane masih bingung dengan pengukuran PH+EC, disana ditulis :

Permulaan ( Vegitatif )

[*]pH 5.8 – 6.3
[*]EC 1.5 – 1.8
[*]3 – 5 kali sehari ( 8.00 pagi hingga 5.00 petang ) Siang hari sahaja



Selepas 3 – 4 minggu

[*]pH 6.0 – 6.3
[*]EC 1.8 – 2.5
[*]4 – 6 kali sehari ( 8.00 pagi hingga 5.00 petang ) Siang hari sahaja



Spoiler for Berdasarkan tabel ini
ALL about hidroponik

Nah, kalo misal ane pake Hanna dengan EC (Vegetatif) = 1.5 - 1.8
berarti ppm-nya : 750 - 900

Begitu juga masa Generatif-nya, EC = 1.8 - 2.5
ppm-nya Hanna : 900 - 1250


ane pake sistem fertigasi
ane siapin dulu stok di ember 14 liter dan sesuaikan seperti aturan di atas, eh...ternyata kata agan Loeb, ppm-nya ketinggian capedes

sepertinya ane salah pemahaman soal ini capedes
help gan/sis \(
L0eb - 11/09/2012 11:49 PM
#757

Quote:
Original Posted By lareusing
* duh, kok sepi ya?

ane pernah baca ebook fertigasi cabe dan ane masih bingung dengan pengukuran PH+EC, disana ditulis :

Permulaan ( Vegitatif )

[*]pH 5.8 – 6.3
[*]EC 1.5 – 1.8
[*]3 – 5 kali sehari ( 8.00 pagi hingga 5.00 petang ) Siang hari sahaja



Selepas 3 – 4 minggu

[*]pH 6.0 – 6.3
[*]EC 1.8 – 2.5
[*]4 – 6 kali sehari ( 8.00 pagi hingga 5.00 petang ) Siang hari sahaja



Spoiler for Berdasarkan tabel ini
ALL about hidroponik

Nah, kalo misal ane pake Hanna dengan EC (Vegetatif) = 1.5 - 1.8
berarti ppm-nya : 750 - 900

Begitu juga masa Generatif-nya, EC = 1.8 - 2.5
ppm-nya Hanna : 900 - 1250


ane pake sistem fertigasi
ane siapin dulu stok di ember 14 liter dan sesuaikan seperti aturan di atas, eh...ternyata kata agan Loeb, ppm-nya ketinggian capedes

sepertinya ane salah pemahaman soal ini capedes
help gan/sis \(


Quote:
Original Posted By lareusing
* duh, kok sepi ya?

ane pernah baca ebook fertigasi cabe dan ane masih bingung dengan pengukuran PH+EC, disana ditulis :

Permulaan ( Vegitatif )

[*]pH 5.8 – 6.3
[*]EC 1.5 – 1.8
[*]3 – 5 kali sehari ( 8.00 pagi hingga 5.00 petang ) Siang hari sahaja



Selepas 3 – 4 minggu

[*]pH 6.0 – 6.3
[*]EC 1.8 – 2.5
[*]4 – 6 kali sehari ( 8.00 pagi hingga 5.00 petang ) Siang hari sahaja



Spoiler for Berdasarkan tabel ini
ALL about hidroponik

Nah, kalo misal ane pake Hanna dengan EC (Vegetatif) = 1.5 - 1.8
berarti ppm-nya : 750 - 900

Begitu juga masa Generatif-nya, EC = 1.8 - 2.5
ppm-nya Hanna : 900 - 1250


ane pake sistem fertigasi
ane siapin dulu stok di ember 14 liter dan sesuaikan seperti aturan di atas, eh...ternyata kata agan Loeb, ppm-nya ketinggian capedes

sepertinya ane salah pemahaman soal ini capedes
help gan/sis \(


Pemahamannya udah bener kok om... 1 EC = 500 ppm dgn tds merk hm-3/hanna

Untuk ppm cabe itu bener, memang tetap bisa diaplikasikan disini sesuai yang om baca.. Tapi masukan dari saya liat dulu temperatur sekitar. Patokan saya, pada musim kemarau nan galau sekarang karena panasnya terlalu tinggi.. maka jika memakai ppm dengan kepekatan tinggi, bisa mengakibatkan akumulasi nutrisi akibat penguapan. Nutrisi itu kan water soluble (larut dalam air) dan tidak terbawa proses penguapan.. alhasil jika penguapan lebih cepat daripada penyerapan tanaman, maka yang terjadi adalah penumpukan2 zat2 nutrisi tsb pada media ataupun wadah nutrisi. Pengalaman sih tanaman sempet over nuts. Nah, sedikit tips jg.. PPm untuk cabe yang biasanya di pdf2 itu kebanyakan untuk bell pepper/paprika dan itu sedikit berbeda untuk aplikasi ke rawit, cabe merah atau cabe2 lain non-bell. Hanya berdasarkan pengalaman dan baca sana-sini. cmiiw as always \)
lareusing - 13/09/2012 07:07 AM
#758

Quote:
Original Posted By L0eb
Pemahamannya udah bener kok om... 1 EC = 500 ppm dgn tds merk hm-3/hanna

Untuk ppm cabe itu bener, memang tetap bisa diaplikasikan disini sesuai yang om baca.. Tapi masukan dari saya liat dulu temperatur sekitar. Patokan saya, pada musim kemarau nan galau sekarang karena panasnya terlalu tinggi.. maka jika memakai ppm dengan kepekatan tinggi, bisa mengakibatkan akumulasi nutrisi akibat penguapan. Nutrisi itu kan water soluble (larut dalam air) dan tidak terbawa proses penguapan.. alhasil jika penguapan lebih cepat daripada penyerapan tanaman, maka yang terjadi adalah penumpukan2 zat2 nutrisi tsb pada media ataupun wadah nutrisi. Pengalaman sih tanaman sempet over nuts. Nah, sedikit tips jg.. PPm untuk cabe yang biasanya di pdf2 itu kebanyakan untuk bell pepper/paprika dan itu sedikit berbeda untuk aplikasi ke rawit, cabe merah atau cabe2 lain non-bell. Hanya berdasarkan pengalaman dan baca sana-sini. cmiiw as always \)


bener mas, ppm aku turunin jadi 800-900. hasilnya, daun2 cabe rawit mulai normal. ditambah dengan paranet di atas polybag, maklum saja akhir2 ini panasnya sangat terik. maturnuwun shakehand
Waterfalls - 21/09/2012 02:24 PM
#759

[youtube]_cK5cVIZRiA[/youtube]

dalam video ini juga menjelaskan tentang penggunaan lampu LED. dijelaskan bahwa lampu LED lebih hemat dalam penggunaan listrik dan lebih dingin. Lampu LED yang dipakai berwarna merah dan biru yang sangat optimal untuk fotosintesis tumbuhan.

semoga membantu kiss
kinan.andra - 24/09/2012 02:47 AM
#760

Quote:
Original Posted By lareusing


ane baca disini : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=3852816
Spoiler for isinya
Alat untuk mengukur TDS

ALL about hidroponik
klik disini untuk liat cara pemakaian TDS meter


Apa itu TDS?

Total Dissolved Solids (TDS) atau Total zat Padat terlarut adalah jumlah muatan ion bebas yg terdapat dalam air , termasuk mineral, garam atau logam yang dilarutkan dalam air dengan volume tertentu, dinyatakan dalam satuan mg per unit volume air (mg / L), juga disebut sebagai bagian per sejuta (ppm).

TDS berkaitan langsung dengan kemurnian air dan kualitas sistem pemurnian air

Padatan terlarut (dissolved solid) mengacu pada mineral, garam, logam, kation atau anion yang dilarutkan dalam air.
Hal ini meliputi semua zat yang ada di dalam air, selain molekul air murni (H20) dan padatan yang tersuspensi(limbah padat).(Limbah padat adalah setiap partikel / zat-zat yang tidak terlarut atau menetap di air, seperti pulp kayu.)

Dari mana asalnya Zat padat terlarut?

Beberapa padatan terlarut berasal dari sumber organik seperti daun, debu, plankton, dan limbah industri dan limbah lain. Sumber-sumber lain berasal dari limpasan dari daerah perkotaan, garam, pupuk dan pestisida yang digunakan pada rumput dan peternakan.

padatan terlarut juga berasal dari bahan anorganik seperti batu karang dan udara yang mungkin mengandung bikarbonat kalsium, nitrogen, fosfor besi, belerang, dan mineral lainnya.

Banyak dari bahan-bahan bentuk garam, adalah senyawa yang mengandung logam dan non logam . Garam biasanya larut dalam air membentuk ion. Ion adalah partikel yang memiliki muatan positif atau negatif.

Air juga bisa menyerap logam seperti timah atau tembaga saat melalui pipa yang digunakan untuk mendistribusikan air kepada konsumen.

Perlu diketahui bahwa efektivitas sistem pemurnian air dalam menghilangkan padatan total terlarut akan berkurang seiring waktu, sehingga sangat direkomendasikan untuk memantau kualitas filter atau membran reverse osmosis dan menggantinya bila diperlukan.

Mengapa Harus mengUkur Tingkat TDS dalam Air Anda?

Peraturan EPA Sekunder merekomendasikan tingkat kontaminasi maksimum (MCL) dari TDS adalah 500mg/liter (500 bagian per se juta (500ppm)).Ketika tingkat TDS melebihi 1000mg / L itu umumnya dianggap tidak layak untuk dikonsumsi manusia. Paling sering, tingginya tingkat TDS disebabkan oleh adanya kalium, klorida dan natrium. Ion-ion memiliki efek jangka pendek sedikit atau tidak ada, tetapi ion beracun (arsen, timbal, kadmium, nitrat dan lain-lain) juga dapat larut dalam air.

Bahkan sistem penyaringan air terbaikdi pasaran membutuhkan pengawasan TDS untuk memastikan filter dan atau membran yang secara efektif menghilangkan partikel yang tidak diinginkan serta bakteri dari air Anda.


atau :

http://lcwcu.um.ac.id/?p=2413
Spoiler for Atau ini saja
Parts Per Million Conversions

PPM conversion values and serial dilutions : How to dilute and calculate ppm concentrations
and volumes, and how to convert ppm to molarity and percentage amounts.

ppm = parts per million

PPM is a term used in chemistry to denote a very, very low concentration of a solution. One gram in 1000 ml is 1000 ppm and one thousandth of a gram (0.001g) in 1000 ml is one ppm.

One thousanth of a gram is one milligram and 1000 ml is one liter, so that 1 ppm = 1 mg per liter = mg/Liter.
PPM is derived from the fact that the density of water is taken as 1kg/L = 1,000,000 mg/L, and 1mg/L is 1mg/1,000,000mg or one part in one million.

OBSERVE THE FOLLOWING UNITS

1 ppm = 1mg/l = 1ug /ml = 1000ug/L
ppm = ug/g =ug/ml = ng/mg = pg/ug = 10 -6
ppm = mg/litres of water

1 gram pure element disolved in 1000ml = 1000 ppm

PPB = Parts per billion = ug/L = ng/g = ng/ml = pg/mg = 10 -9


Making up 1000 ppm solutions

1. From the pure metal : weigh out accurately 1.000g of metal, dissolve in 1 : 1 conc. nitric or hydrochloric acid, and make up to the mark in 1 liter volume deionised water.

2. From a salt of the metal :
e.g. Make a 1000 ppm standard of Na using the salt NaCl.

FW of salt = 58.44g.
At. wt. of Na = 23
1g Na in relation to FW of salt = 58.44 / 23 = 2.542g.
Hence, weigh out 2.542g NaCl and dissolve in 1 liter volume to make a 1000 ppm Na standard.

3. From an acidic radical of the salt :
e.g. Make a 1000 ppm phosphate standard using the salt KH2PO4

FW of salt = 136.09
FW of radical PO4 = 95
1g PO4 in relation to FW of salt = 136.09 / 95 = 1.432g.
Hence, weigh out 1.432g KH2PO4 and dissolve in 1 liter volume to make a 1000 ppm PO4 standard.
Click this link for Atomic absorption standards


Dilution Formula = M1V1 = M2V2
req is the required value you want.

req ppm x req vol
-------------------------- = no of mls for req vol
stock

e.g. Make up 50 mls vol of 25 ppm from 100 ppm

25 x 50 / 100 = 12.5 mls. i.e. 12.5 mls of 100 ppm in 50 ml volume will give a 25 ppm solution


Serial dilutions
Making up 10-1 M to 10-5 M solutions from a 1M stock solution.

Pipette 10 ml of the 1M stock into a 100 ml volumetric flask and make up to the mark to give a 10-1 M soln.
Now, pipette 10 ml of this 10-1 M soln. into another 100 ml flask and make up to the mark to give a 10-2 M soln.
Pipette again, 10 ml of this 10-2 M soln. into yet another 100 ml flask and make up to mark to give a 10-3 M soln.
Pipette a 10 ml of this 10-3 M soln. into another 100 ml flask and make up to mark to give a 10-4 M soln.
And from this 10-4 M soln. pipette 10 ml into a 100 ml flask and make up to mark to give a final 10-5 M solution.


Molarity to ppm

conc. in mg/l
Molarity = ------------------------
gram mol solute x 1000

Example : What is the Molarity of Ca in a 400 ppm solution of CaCO3.
Solute = 1 gram mole Ca = 40 (At. Wt.) = 40g/liter = 40 x 1000 = 40,000 mg/liter = 40,000 ppm.
Solution = 400ppm (given)
Hence Molarity = 400 divided by 40000 = 0.01M
And ppm is 0.01 x 40 x 1000 = 400 ppm.(cross multiply)

The FW of an ion species is equal to its concentration in ppm at 10-3M. Fluoride has a FW of 19, hence a 10-3M concentration is equal to 19ppm, 1M is equal to 19,000 ppm and 1ppm is equal to 5.2 x 10-5M.
Go here for ISE molarity/ppm conversions shown in Table III.


Ppm (parts per million) to % (parts per hundred)

Example:

1 ppm = 1/1,000,000 = 0.000001 = 0.0001%
10 ppm = 10/1,000,000 = 0.00001 = 0.001%
100 ppm = 100/1,000,000 = 0.0001 = 0.01%
200 ppn = 200/1,000,000 = 0.0002 = 0.02%
5000 ppm = 5000/1,000,000 = 0.005 = 0.5%
10,000 ppm = 10000/1,000,000 = 0.01 = 1.0%
20,000 ppm = 20000/1,000,000 = 0.02 = 2.0%


(Parts per hundred) % to ppm

Example:

0.01% = 0.0001
0.0001 x 1,000,000 = 100 ppm


Ppm (parts per million) to % (parts per hundred)

Example:

1 ppm = 1/1,000,000 = 0.000001 = 0.0001%
10 ppm = 10/1,000,000 = 0.00001 = 0.001%
100 ppm = 100/1,000,000 = 0.0001 = 0.01%
200 ppn = 200/1,000,000 = 0.0002 = 0.02%
5000 ppm = 5000/1,000,000 = 0.005 = 0.5%
10,000 ppm = 10000/1,000,000 = 0.01 = 1.0%
20,000 ppm = 20000/1,000,000 = 0.02 = 2.0%

diambil dari : delloyd.50megs.com


makasih om pencerahannya...detil bgt...
klo boleh, sekalian nanya dong om...klo utk sawi hijau brp ppm ya?

Page 38 of 39 | ‹ First  < 33 34 35 36 37 38 39 > 
Home > LOEKELOE > TANAMAN > ALL about hidroponik