SURAT PEMBACA
Home > CASCISCUS > SURAT PEMBACA > hati2 penipuan telepon berkedok polisi
Total Views: 1679 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 

pyopyolshop - 15/07/2012 11:29 AM
#1
hati2 penipuan telepon berkedok polisi
Penipuan Berkedok Kasus Narkoba

Benar sekali, saya sekeluarga hampir saja menjadi korban dari tindak pidana penipuan melalui telepon. Penipuan yang saya alami menggunakan kasus narkoba sebagai kedoknya. Kasus penipuan dengan modus operandi tersebut jelas bukan yang pertama kali terjadi dan kaskuser bisa jadi merupakan salah korban dari tindakan kriminal itu juga. Namun ada baiknya saya sharing disini agar kalian dapat terhindar dari hal sejenis. Dan berikut ini adalah detail kronologi dari kejadian tersebut.



Kronologi Kasus

Tepat pada tanggal 14 juli 2012 pukul 22.30 WIB, saya dan istri sedang menonton televisi tiba2 ada telp msk dari mama saya, ternyata mama sy berteriak menanyakan saya ada dimana ? " hadi, dimana ...? ada yang telp ktnya ditangkap karena narkoba, istri sy menjawab hadi dirumah baik2 saja kok. dan sy langsung bergegas menuju rumah orangtua saya untuk menenangkan mereka.


menurut mama saya yg mengangkat telepon :
Yang pertama kali dia dengar adalah suara seorang wanita yang sedang sesengukan menangis dan meronta-ronta. Saya berusaha sedapat mungkin untuk menyimak suara tersebut. Disela-sela tangisan dan suara meronta wanita tersebut, terdengar bahwa dia memanggil-manggil sebutan papa/mama atau kakak (mama saya kurang pasti). Masih dalam kondisi ngantuk, mama saya pun mencoba menebak-nebak suara siapakah itu. Dengan setengah menebak, mama saya menyebutkan nama istri saya dan kemudian menanyakan saya, namun pria tersebut hanya membalas dengan mengatakan bahwa dia sedang berada didalam sebuah mobil dan sedang dipukili oleh polisi. Suara itu berkali-kali menyebutkan bahwa saya saat ini sedang bingung, kesakitan karena sedang dipukuli polisi dan ketakutan sembari tetap menangis. Akhirnya wanita itupun (yang mengaku istri saya) menyerahkan telepon dia ke seorang pria lain-nya.



Pria itu mengaku sebagai Aiptu yang bertugas di unit 2 Reskrim Polda Metro jaya. Setelah dia mengucapkan salam dan memperkenalkan diri, sang ‘Aiptu’ itupun menjelaskan situasi dan maksud dia menelepon saya. Dia menanyakan apakah saya kenal dengan suara wanita yang sebelumnya itu? Mungkin karena masih 1/2 sadar dan limbung, mama saya menjawab seadanya saja. Saya bilang seperti itu suara anak saya, lantas diapun menjelaskan bahwa mereka baru saja menangkap 3 orang pria karena telah tertangkap tangan menggunakan narkoba jenis shabu-shabu. Dan salah satunya saya.
sontak mama saya menangis dan papa saya jg panik.




Sang ‘Aiptu’ menjelaskan bahwa saya itu tertangkap tangan bersama dengan 2 orang lain sedang memakai shabu-shabu. Sang ‘Aiptu’ menjelaskan apakah orangtua saya ingin menempuh jalur damai atau membiarkan kasus tersebut dilanjutkan ke jalur hukum dan ‘adik’ saya itu digelandang ke tahanan polda. Dia menjelaskan bahwa pihak keluarga dari kedua orang lain-nya itu telah memilih jalur damai dengan memberikan dana sebesar 60 juta rupiah kepada para petugas. Bagaimana dengan bapak, ujarnya? kepada ayah saya



Dengan maksud untuk memastikan apakah pria yang dimaksud adalah benar saya, ayah saya minta sang ‘Aiptu’ memberikan telepon itu ke 'saya' atau paling tidak sang ‘Aiptu; dapat membacakan identitas diri 'saya' , agar saya dapat memastikan bahwa itu benar 'saya'. Sang ‘Aiptu’ menolak dengan alasan 'saya' sedang berada didalam mobil satunya lagi dan sedang dalam proses interogasi untuk pengembangan kasus tersebut. Semakin ayah saya berusaha memastikan kebenaran informasi mengenai identitas 'saya' itu, semakin sang ‘Aiptu’ menekan saya dengan menanyakan keputusan ayah saya; damai atau lanjut ke jalur hukum.



Ditengah kebingungan ayah saya menyanggupi untuk mengirim dana sebesar 20 juta rupiah ke rekening komandan sang ‘Aiptu’ itu. Saya diberi waktu 45 menit untuk segera mengirimkan dana tersebut ke nomor rekening yang nanti akan diinformasikan oleh sang ‘Aiptu’ ketika ayah saya sudah berada didepan mesin ATM. Selain itu, demi menjaga kerahasiaan dan agar dia dapat memastikan bahwa saya tidak menghubungi orang lain (wartawan, polisi, LSM, dll) dia meminta saya untuk tetap mengaktifkan ponsel saya sampai dengan transaksi berhasil dilakukan.


mama saya mencoba menghubungi saya menggunakan ponselnya yang satunya lagi. Namun saat itu, panggilannya kesemua nomor saya, sama sekali tidak dijawab (karena hp sy mati). Hal ini yang membuatnya masih bimbang, jangan-jangan hal ini benar adanya, bahwa saya itu benar-benar ditangkap. Untung dia menelp istri saya dan hpnya aktif jd terbongkarlah modus penipuan itu.



Ketika masih saya tiba di rumah ortu saya coba mengaktifkan nomor telepon mama saya, dan mendapatkan 1 sms dari sang ‘Aiptu’ tadi. Berikut adalah isi dari pesan singkat dari sang ‘Aiptu’ itu:

Knp telpon dr km tdk bpk angkt? y sdh pak kit btlkn prjanjian kt, bpk krmkn sj no REK bpk! biar kami cek uang yang bpk dn anak bpk trpksa km bw k polda, akn km lumphkn k 2 kakiny krn mlwn dn mencoba mlrikn diri swkt km tangkp !!!!



Pelajaran Berharga.

Selalu ada hal positif dalam segala masalah yang kita hadapi. Dengan mencoba untuk meyakini hal tersebut, saya berusaha sedapat mungkin untuk melupakan kejadian (membuat panik) tersebut. gimana klo ada anggota keluarga yang terkena serangan jantung( apa ga repot)

Namun demikian, agar hal semacam ini tidak terjadi lagi kepada anda juga, berikut ada beberapa catatan saya mengenai hal ini:



- Jangan gampang panik. Karena menurut pihak berwajib, modus operandi penipuan seperti ini, memang selalu terjadi tengah malam atau dini hari. Apabila orang yang mengaku sebagai petugas itu tidak dapat membacakan identitas lengkap orang yang mereka tangkap, maka besar kemungkinkan itu adalah penipuan.



- Sedapat mungkin segera melaporkan hal itu ke polisi. Apabila anda sempat mendapatkan telepon seperti itu dimana sang penipu meminta anda untuk tetap meneruskan sambungan telepon-nya, segeralah kekantor polisi dan minta petugas untuk dapat berkomunikasi langsung dengan sang penipu. Karena mereka terlatih dan memiliki metode mereka sendiri dalam menghadapi hal-hal semacam ini.



- Apabila anda sudah terlanjur mengirimkan dana kepihak penipu, segera hubungi bank anda melalui nomor telepon call-center resmi bank anda. Mintalah kepada petugas call-center bank anda, untuk segera memblokir nomor rekening anda dan juga nomor rekening sang penipu.



- Selalu simpan berkas-berkas komunikasi anda dengan sang penipu (bukti transfer, sms, nomor telepon, nama sang penipu, dll) agar memudahkan proses penyelidikan dikemudian hari.



- Kasus penipuan dengan modus sejenis juga terjadi dengan menggunakan cerita korban tabrak lari, harus dioperasi segera, dll.



- Pastikan anda atau saudara anda untuk tetap dapat dihubungi setiap saat. Atau paling tidak, anda memiliki nomor telepon kawan/relasi dekat saudara anda. Sehingga ketika anda tidak dapat menghubungi saudara anda, paling tidak anda memiliki nomor telepon kawan/relasi dia.



- Sedapat mungkin mencari alasan-alasan agar anda dapat mengulur-ulur waktu sehingga dapat memberikan waktu kepada anda untuk berpikir jernih.



Saya tidak menyalahkan 100% pelaku penipuan tersebut, karena dia telah dapat menggunakan kelemahan dan kelengahan keluarga saya. Demikianlah yang dapat saya sharing kepada anda mengenai hal ini. Semoga kita semua tidak mengalami hal semacam ini lagi dikemudian hari.
tytnium - 15/07/2012 11:35 AM
#2

nice share gan...
pengalaman mantep ne...
pyopyolshop - 15/07/2012 11:55 AM
#3

Quote:
Original Posted By tytnium
nice share gan...
pengalaman mantep ne...


iya gan dan oleh karenanya ane mau share ke kaskuser biar ga panik jika ada kejadian seperti ini.
jarnoko - 15/07/2012 01:09 PM
#4

mudah2an para penipu mendapatkan balasan yg setimpal. kalo ga di dunia, pasti di akhirat nanti bakal diadili oleh Allah swt....
Latvuska - 15/07/2012 01:38 PM
#5

capedes semalem juga ada orang ngaku polishit nelp hape saya...


dan nanya saya di mana ?
saya balik tanya "ini siapa ?"

org itu jawab "saya polisi, apa bapak tidak simpan nomor saya?"

saya bingung "bapak polisi cari siapa?"

dia jawab "begini pak... bla-bla-bla... *ga ngeh saya dia ngomong apa*"

saya tanya balik "bapak salah org rasanya, saya ga ada urusan sama polisi"
*dah mulai males saya, krn saya pada dasarnya ga respek gan sama polisi*

dia bilang "loh, begini, bapak sedang kami..... *Entah ga ngeh saya ...signalnya jelek*"

akhirnya saya bilang "Bapak polisi gila... saya ga takut sama anda, jangan telpon saya lagi kalo lagi mabok... saya ga kenal anda, anda datang langsung saja ketemu saya di kantor" Tittt... saya matiin.

Gak nelpon lagi tuh D D

Saya yakin itu bukan polisi... tapi karena no hp saya nomor cantik makany diincer.






pyopyolshop - 15/07/2012 01:39 PM
#6

Quote:
Original Posted By jarnoko
mudah2an para penipu mendapatkan balasan yg setimpal. kalo ga di dunia, pasti di akhirat nanti bakal diadili oleh Allah swt....


amin.....
pyopyolshop - 15/07/2012 01:41 PM
#7

Quote:
Original Posted By Latvuska
capedes semalem juga ada orang ngaku polishit nelp hape saya...


dan nanya saya di mana ?
saya balik tanya "ini siapa ?"

org itu jawab "saya polisi, apa bapak tidak simpan nomor saya?"

saya bingung "bapak polisi cari siapa?"

dia jawab "begini pak... bla-bla-bla... *ga ngeh saya dia ngomong apa*"

saya tanya balik "bapak salah org rasanya, saya ga ada urusan sama polisi"
*dah mulai males saya, krn saya pada dasarnya ga respek gan sama polisi*

dia bilang "loh, begini, bapak sedang kami..... *Entah ga ngeh saya ...signalnya jelek*"

akhirnya saya bilang "Bapak polisi gila... saya ga takut sama anda, jangan telpon saya lagi kalo lagi mabok... saya ga kenal anda, anda datang langsung saja ketemu saya di kantor" Tittt... saya matiin.

Gak nelpon lagi tuh D D

Saya yakin itu bukan polisi... tapi karena no hp saya nomor cantik makany diincer.




hati2 gan memang skrg ini makin bnyak modus2 penipuan, jgn langsung percaya
aries_park - 15/07/2012 02:08 PM
#8

ane penjual pulsa gan...

sudah 2x ane ngelayanin 2 org pelanggan yg kasusnya sama spt TS

yg pertama, ada yg baeli pulsa sampe lebih kurang 1 juta untuk nyogok yang katanya polisi. adik si pembeli katanya terkena kasus narkoba. sampe panik pembelinya...

yang kedua baru bbrp hari ini kejadian. ceritanya, ada supir angkot yang kena razia, trus dia telp temannya sesama supir angkot. nah kebetulan temannya itu beli di tempat ane gan. yang awalnya minta 50rb meningkat jadi 100rb. setalah ane ini kan pulsa ke nomor yang katanya polisi. dari situ awalnya ane udah curiga gan. langsung ane ksh kode tuk mattin hp nya gan. begitu hp dimatiin ane bilang itu penipuan. gak lama kemudia si penipu itu nelp lagi gan, dia minta pulsa lagi. tp krn si korban gak ada duit lagi, dia gak bisa nanggapin. trs si penipu ngomong sama ane, dia minta kirim pulsa, katanya dia lagi di ATM. yah krn ane dr awal sudah gak percaya, ane gak kasih gan. begitu telp di tutup lagi, ane suruh si korban telp temennya yg katanya ketangkep atau temennya yg lain yang kenal dengan temannya yg ketangkep itu.
setelah di telp, ternyata temennya yang katanya ketangkep itu ternyata lagi tidur.

cuma share untuk penjual pulsa, kalau ada yang datang mau isi pulsa sambil bertelponan dan membeli pulsa dengan nominal yang besar, patut di curigai.
jimz889 - 15/07/2012 03:47 PM
#9

nice share...ia gan parah uda makin menjadi jadi maraknya penipua sekarang....saya juga uda merasakan penipuan kek yg agan ceritakan...modus saya sam persis yg di share sama ts ini,,

tapi yg saya pertanyakan sampai sekarang ini,
kok org yg mao nipu sama target pas y..gk di dekat sama orang tua...
misalnya kek saya org nipunya pas x targetny lagi pigi gitu..
pyopyolshop - 15/07/2012 03:58 PM
#10

Quote:
Original Posted By jimz889
nice share...ia gan parah uda makin menjadi jadi maraknya penipua sekarang....saya juga uda merasakan penipuan kek yg agan ceritakan...modus saya sam persis yg di share sama ts ini,,

tapi yg saya pertanyakan sampai sekarang ini,
kok org yg mao nipu sama target pas y..gk di dekat sama orang tua...
misalnya kek saya org nipunya pas x targetny lagi pigi gitu..


para penipu biasanya tidak menelpon 1x biasanya random dr telp yg didpt dr buku telpon ataupun google dll. klo yg ditelp pas dan panik mk berlanjutlah aksi >mrk seperti orang dihipnotis. oleh karenanya jgn langsung percaya apabila mendapatkan telp seperti itu.
adm.n.strator - 16/07/2012 12:59 AM
#11

Ikutan share:

Malam ini 11:56 PM
16 / Juli / 2012

Ada yang ngaku-ngaku adik saya, sambil nangis-nangis terisak-isak, minta dibantu karena ditangkap polisi, lalu dia menyerahkan hapenya kepolisi tersebut,

Polisi itu saya suruh menyebutkan nama dan pangkat,

Dia menyebutkan nama: iptu perlin hidyat sh , dari polda jabar , dengan , nrp: 82091225 dan no hp: 08132934xx22

Mohon di cross cek sesama kaskuser.

Jika nomor hape sama, mohon kiranya pihak provider ikut membrantas

pyopyolshop - 16/07/2012 09:51 AM
#12

Quote:
Original Posted By adm.n.strator
Ikutan share:

Malam ini 11:56 PM
16 / Juli / 2012

Ada yang ngaku-ngaku adik saya, sambil nangis-nangis terisak-isak, minta dibantu karena ditangkap polisi, lalu dia menyerahkan hapenya kepolisi tersebut,

Polisi itu saya suruh menyebutkan nama dan pangkat,

Dia menyebutkan nama: iptu perlin hidyat sh , dari polda jabar , dengan , nrp: 82091225 dan no hp: 08132934xx22

Mohon di cross cek sesama kaskuser.

Jika nomor hape sama, mohon kiranya pihak provider ikut membrantas







hampir sama kejadiannya gan tp klo ane si penipu telpnya ke no telp rumah
cimutzz - 16/07/2012 12:58 PM
#13

sama gan modusnya , 1bulan yg lalu nyokap ane jd sasaran. di tlp katanya kk ipar ane ketangkep narkoba, tp ketauan gelagat boong nya awalnya bilang nya kk ane yg cwo, tp ujung2nya blh kk ipar. padahal kk ane yg cwo lg drmh. tp malah d tantangin sm nyokap, yaudah bawa ke polisi aja proses.
hade modus jaman skrg ada2 aja, waspada aja. cuma kasian sm ortu kn pasti panik dluan.
supertramp - 16/07/2012 01:16 PM
#14

Wah..ini memang lagi trend sekarang. Beberapa saat lalu juga ada yg telp ke rumah malam2 sambil nangis2 ( suara wanita ). Yang angkat kebetulan Ibu istri saya....dia panik karena disangka anak perempuannya yg lainnya.
setelah saya yg bicara, telp ditutup. Beberapa saat kemudian ada telp lagi..kali ini siang...bawa2 nama saya capedes. Modus juga sama...nangis2 ngga jelas.

Jadi yg saya tangkap modusnya adalah :

1) Mereka mencari korban yg sdh lanjut usia....karena dalam hal ini mudah panik. Begitu yg bicara org lbh muda, telp segera ditutup

2) Nama...jgn pernah memberikan bocoran kepada mereka. Misal..ini A yah? Atau panggil2 nama org di telp kencang2 sehingga kedengaran oleh mereka. Nama ini yg dieksploitasi oleh mereka nantinya.


Memang parah orang penipu ini, yg penting jgn terpancing dan panik.
delvecchio - 16/07/2012 01:17 PM
#15

Bener gan. Yg kayak gini buat mereka iseng2 berhadiah, klo ketemu ibu2 gampang panik pasti da ga pikir panjang. Makanya kalo bisa ingetin ke temen2 dan kerabat gan ada kasus kyk gini, biar setidaknya mereka bs cek dulu kebenerannya..
surroundblast - 16/07/2012 02:53 PM
#16

nice share gan :2thumbup
3dpurple - 16/07/2012 04:25 PM
#17

dalam keluarga saya sudah dilatih untuk bertanggung jawab dan ksatria,papa saya pernah ditipu macam itu,ditelp oleh sang penipu bilangnya saya ketangkap basah make cimeng,n ditawari damai asal bayar 30jt.apa jawaban papa saya,beliau bilang biarkan anak saya dihukum klo memang make narkoba n saya tidak mau mengotori rejeki saya dengan menyogok buat damai
si penipu itu marah2x n mengancam mo menmbak saya dgn alasan melawan,jawaban papa juga dengan santainya,klo memang anak saya melanggar hukum dan melawan silakan tembak,tapi klo anak saya diperlakukan tidak adil,sy akan kejar anda dimanapun anda berada,ga peduli pangkat n jabatan anda,langsung ditutup deh telpnya
saya jamin sang penipu nangis bombay deh
purple.lady - 16/07/2012 07:54 PM
#18

mohon untuk agan2 kaskuser,klo ada kaya gitu langsung aja tanya pangkat sama nama jelas + dinasnys dmn,biar langsung kroscek,
yg terpenting kita cari tau dulu a.n yg d pura2 ditangkap itu ada dimana,diharapkan jgn pannik agan2 semua..
nice share gan
pengamenmusiman - 17/07/2012 02:19 AM
#19

emak ane juga pernah dapat tilpun kayak beginian gan...

dia ngakunya nangkep ane lagi maen judi di sebuah kost2an...

sialnya dia nilpun pas ane lagi dikerokin ama emak ane... hammer
kaisez - 17/07/2012 10:43 AM
#20

Nice share gan. Ane jd lebih waspada nantinya.
Uda mau lebaran pasti bnyak cara2 yang lbih nekad dan smart lg buat ngejahatin orang.:matabelo
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 
Home > CASCISCUS > SURAT PEMBACA > hati2 penipuan telepon berkedok polisi