ALL ABOUT DESIGN
Home > LOEKELOE > ALL ABOUT DESIGN > We Need More Appreciation..
Total Views: 956 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 2 |  1 2 > 

LambOfGod - 23/07/2012 06:06 PM
#1
We Need More Appreciation (Masa Depan Desain Di Indonesia Akan Seperti Apa?)
Dear All,,

Sebelumnya jangan anggap tulisan ini sebuah ancaman, bualan, anjuran, atau apapun tapi cobalah untuk melihat tulisan hanya sebuah wacana yang mungkin menjadi hal positif untuk kalian yang membaca dan mengerti apa yang saya ingin sampaikan..

Saya seorang Graphic Designer yang sedang memulai usaha sendiri dengan membuat Creative House bersama teman-teman saya, yah lumayan kami sedang mengangani sebuah klien dari sebuah perusahaan elektronik ternama (yang saya ga akan sebutkan namanya), hubungan kerjasama kami cukup lancar walaupun klien kami tersebut tersebut suka telat membayar quotation yang sudah kami berikan (Tipikal standar seorang klien).. hehehehe. Namun bukan itu yang ingin saya share ke kalian semua tetapi lebih kepada "PENGHARGAAN" TERHADAP PENJUAL JASA DESAIN saya melihat banyak sekali Designer-Designer yang sangat handal dan telah menciptakan karya-karya terbaik untuk para klien masing-masing. Akan tetapi saya melihat apresiasi konsumen terhadap penjual jasa design itu sangat minim, saya bertemu seorang klien yang menganggap sebuah design itu adalah pekerjaan gampang yang tidak membutuhkan otak (suatu pemikiran mendalam) untuk membuat suatu karya design. Namun jangan salah setiap karya design itu mempunyai filosofi atau penceritaan tentang sesuatu, seharusnya para konsumen atau calon konsumen mengerti tentang ini.. Oooohh iya saya pernah dianggap tukang cetak karena saya seorang Graphic Design (Ya Tuhan..) bengong saya mendengar itu namun dengan langsung saya bilang "tidak", namun saya tertawa setelah peristiwa tersebut namun saya berpikir terus apakah sebuah jasa design itu masih sangat murah atau masyarakat belum mengetahui tentang arti sebenarnya tentang Design itu apa atau bagaimana.. Namun saya melihat banyak juga penjual jasa design mematok harga yang sangat murah, sebagai contoh harga sebuah pembuatan logo hanya di patok harga < Rp.500.000 itu sangat "WOW" bagi saya itu INCREDEBLY CHEAP untuk sebuah pembuatan logo (tapi ini hanya pendapat).. Sebuah logo bagi saya adalah sebuah identitas dari apa yang akan diwakilkan, bukan hanya sekedar bagus untuk dipandang mata. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan saya karena mata pencaharian utama saya dan saya sangat mencintai pekerjaan saya ini.

Saya melihat masih banyak non-pelaku design dan pelaku design yang menganggap design adalah sesuatu yang murah, C'mon guys kita patut di beri penghargaan lebih dari peran kita berbeda dari tukang cetak atau apapun itu kita dan tukang cetak mempunyai peran masing masing dalam sebuah dari sebuah struktur kreatif yang melibatkan banyak pihak..

Here's the deal..

Kita (penjual jasa desain) harus lebih mendalami apa peran yang kita jalankan, apa yang kita lakukan ini adalah sesuatu yang "gampang", "murah" atau "rendah"?? renungkan pertanyaan ini pada diri anda..

Bagi saya sebuah karya, artwork or what ever we call it adalah karya berdasarkan hak intelektual..

Demikian sesuatu yang sangat ingin saya sampaikan dan terima kasih atas perhatiannya. Semoga tulisan ini menjadi sesuatu yang berguna dan saya mohon maaf sebesar-besarnya bila ada sesuatu yang salah dengan tulisan ini, sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya..

oh iya Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

TERUS BERKARYA

iloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesias
icalupit - 23/07/2012 08:50 PM
#2

PERTAMAX ???
konsumen banyak yang tidak menghargai karya seorang Designer, klo Logo 500 rebu tergantung cara pandang client memandang Design kita secara subyektif. cmiiw
iloveindonesia
LambOfGod - 23/07/2012 10:26 PM
#3

Apakah masalahnya hanya datang dari konsumen atau calon kunsumen??
Akan tetapi para penjual jasa desain itu sendiri yang terkadang menciptakan persepsi "murah" tersebut..
akriem - 24/07/2012 12:51 PM
#4

iya gan,,, salah satu yg saya sesalkan itu gan,,huhuhu capedes
ad juga logo yg dihargai cmn 50.000 duank,, capedes capedes
LambOfGod - 24/07/2012 04:42 PM
#5

itu lah ini bisa membuat sebuah jasa desain di anggap murah dan bukan sebuah mata pencaharian yang potensial nantinya..

Quote:
Original Posted By akriem
iya gan,,, salah satu yg saya sesalkan itu gan,,huhuhu capedes
ad juga logo yg dihargai cmn 50.000 duank,, capedes capedes


einald - 24/07/2012 11:41 PM
#6

perkiraan ane sih indonesia butuh waktu 20 tahun ++ supaya desain lebih dan lebih di hargai. dimana ekonomi negara sudah cukup kuat, masyarakat mulai mengerti kebutuhan teknologi informasi, branding dll.

sekarang aje udah mulai tuh lomba2an TOP BRAND TOP BRAND TOP BRAND tau dah dpt dr mana, di produk tertentu, sudah mulai masuk ke tahap menjual brand bukan sekedar produk, kualitas dan manajemen yang baik saja. CMIIW
purevil - 24/07/2012 11:56 PM
#7

Quote:
Original Posted By
saya bertemu seorang klien yang menganggap sebuah design itu adalah pekerjaan gampang yang tidak membutuhkan otak (suatu pemikiran mendalam) untuk membuat suatu karya design. Namun jangan salah setiap karya design itu mempunyai filosofi atau penceritaan tentang sesuatu, seharusnya para konsumen atau calon konsumen mengerti tentang ini.. Oooohh iya saya pernah dianggap tukang cetak karena saya seorang Graphic Design (Ya Tuhan..)


menurut ane kalo kliennya memang ga tau gimana sebuah proses desain sebaiknya kita jelaskan ke mereka gan, karena ga semua orang well informed tentang proses desain, tapi kalo udah dijelasin masih tetep juga nganggap remeh mending di drop aja klien yg kayak gitu (biasanya yg kayak gitu pelit ato ga ada duit tapi maunya seabrek gan wkwkwkw)

hanya pendapat newbi saja CMIIW malus
LambOfGod - 25/07/2012 12:48 AM
#8

siapa yang bakal kasih knowledge seluk beluk tentang desain kepada konsumen klo bukan kita (penjual jasa desain) yang kasih infomarsi ke mrk.. ya kan?? saya sih berusaha untuk menjelaskan kepada klien perbedaan peran seorang desainer dan printing specialist..

jujur sih saya agak kaget dengan jasa desain di kaskus ini yang menjual jasa desain amat sangat murah.. tapi saya ga akan nge-judge apa pun tentang hal tersebut itu adalah sepenuhnya hak sang penjual jasa..

apakah hal ini dapat mempengaruhi persepsi konsumen tentang arti sebenarnya dari dunia desain atau tidak??

ini hanya pendapat loh mungkin aja saya salah..

iloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesias
Quote:
Original Posted By purevil


menurut ane kalo kliennya memang ga tau gimana sebuah proses desain sebaiknya kita jelaskan ke mereka gan, karena ga semua orang well informed tentang proses desain, tapi kalo udah dijelasin masih tetep juga nganggap remeh mending di drop aja klien yg kayak gitu (biasanya yg kayak gitu pelit ato ga ada duit tapi maunya seabrek gan wkwkwkw)

hanya pendapat newbi saja CMIIW malus


tamtambun - 26/07/2012 05:33 PM
#9

Masa depan DG ya masbro?
masi suram masbro, apalagi untuk fresh graduate shakehand

Oversupply masbro shakehand

Profesi ini buat ngidupin keluarga? sama suramnya. Jangan liat orang2 yang beken di dunia DG, bermimpi seperti mereka ga da yang ngelarang, cuma sekali2 harus hempaskan kembali ke bumi dan lihat kondisi sekitar D

Belajar manajemen ama marketing, its a must shakehand
Dare to say NO, its a must shakehand

contra ama pernyataan ane? bring it on! D
LambOfGod - 27/07/2012 04:35 PM
#10

Quote:
Original Posted By tamtambun
Masa depan DG ya masbro?
masi suram masbro, apalagi untuk fresh graduate shakehand

Oversupply masbro shakehand

Profesi ini buat ngidupin keluarga? sama suramnya. Jangan liat orang2 yang beken di dunia DG, bermimpi seperti mereka ga da yang ngelarang, cuma sekali2 harus hempaskan kembali ke bumi dan lihat kondisi sekitar D

Belajar manajemen ama marketing, its a must shakehand
Dare to say NO, its a must shakehand

contra ama pernyataan ane? bring it on! D



Emg masih suram klo gw liat krn byk penjual jasa desain yg "memurahkan" bidang ini.. sbnrnya gw bikin ini buat pesan tersirat untuk para penjual jasa tersebut.. bayangin aja bikin logo cuma 150rb.. C'mon man give some more appreciation to urself and then ppl will more appreciate u..

iloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesias

ubigs - 01/08/2012 12:29 AM
#11

sebagai pengamat jasa desain, saya pernah melihat logo yang bahkan gratis di kaskus berduka
Syalalalala - 02/08/2012 04:46 PM
#12

Quote:
Original Posted By
Dear All,,

Sebelumnya jangan anggap tulisan ini sebuah ancaman, bualan, anjuran, atau apapun tapi cobalah untuk melihat tulisan hanya sebuah wacana yang mungkin menjadi hal positif untuk kalian yang membaca dan mengerti apa yang saya ingin sampaikan..

Saya seorang Graphic Designer yang sedang memulai usaha sendiri dengan membuat Creative House bersama teman-teman saya, yah lumayan kami sedang mengangani sebuah klien dari sebuah perusahaan elektronik ternama (yang saya ga akan sebutkan namanya), hubungan kerjasama kami cukup lancar walaupun klien kami tersebut tersebut suka telat membayar quotation yang sudah kami berikan (Tipikal standar seorang klien).. hehehehe. Namun bukan itu yang ingin saya share ke kalian semua tetapi lebih kepada "PENGHARGAAN" TERHADAP PENJUAL JASA DESAIN saya melihat banyak sekali Designer-Designer yang sangat handal dan telah menciptakan karya-karya terbaik untuk para klien masing-masing. Akan tetapi saya melihat apresiasi konsumen terhadap penjual jasa design itu sangat minim, saya bertemu seorang klien yang menganggap sebuah design itu adalah pekerjaan gampang yang tidak membutuhkan otak (suatu pemikiran mendalam) untuk membuat suatu karya design. Namun jangan salah setiap karya design itu mempunyai filosofi atau penceritaan tentang sesuatu, seharusnya para konsumen atau calon konsumen mengerti tentang ini.. Oooohh iya saya pernah dianggap tukang cetak karena saya seorang Graphic Design (Ya Tuhan..) bengong saya mendengar itu namun dengan langsung saya bilang "tidak", namun saya tertawa setelah peristiwa tersebut namun saya berpikir terus apakah sebuah jasa design itu masih sangat murah atau masyarakat belum mengetahui tentang arti sebenarnya tentang Design itu apa atau bagaimana.. Namun saya melihat banyak juga penjual jasa design mematok harga yang sangat murah, sebagai contoh harga sebuah pembuatan logo hanya di patok harga < Rp.500.000 itu sangat "WOW" bagi saya itu INCREDEBLY CHEAP untuk sebuah pembuatan logo (tapi ini hanya pendapat).. Sebuah logo bagi saya adalah sebuah identitas dari apa yang akan diwakilkan, bukan hanya sekedar bagus untuk dipandang mata. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan saya karena mata pencaharian utama saya dan saya sangat mencintai pekerjaan saya ini.

Saya melihat masih banyak non-pelaku design dan pelaku design yang menganggap design adalah sesuatu yang murah, C'mon guys kita patut di beri penghargaan lebih dari peran kita berbeda dari tukang cetak atau apapun itu kita dan tukang cetak mempunyai peran masing masing dalam sebuah dari sebuah struktur kreatif yang melibatkan banyak pihak..

Here's the deal..

Kita (penjual jasa desain) harus lebih mendalami apa peran yang kita jalankan, apa yang kita lakukan ini adalah sesuatu yang "gampang", "murah" atau "rendah"?? renungkan pertanyaan ini pada diri anda..

Bagi saya sebuah karya, artwork or what ever we call it adalah karya berdasarkan hak intelektual..

Demikian sesuatu yang sangat ingin saya sampaikan dan terima kasih atas perhatiannya. Semoga tulisan ini menjadi sesuatu yang berguna dan saya mohon maaf sebesar-besarnya bila ada sesuatu yang salah dengan tulisan ini, sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya..

oh iya Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

TERUS BERKARYA

iloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesias


yoi bro.. ane pikir,, seorang professional designer indonesia harusnya punya 'standard' untuk semua yang juragan lakukan sebagai professional, yang mungkin harus disetujui sama seluruh desainer di Indonesia

entah standard tariff atau standar pelayanan untuk para calon pemakai jasa
bisa untuk pelayanan pembuatan logo atau jasa lainnya sehingga mereka para calon/ pemakai jasa pun akan berpikir kalo kerjaan kita sebagai Desainer pun ADA HARGANYA/ BERHARGA/ HARUS DIHARGAI

kalo ga punya 'standard' ini
mungkin ampe 50 taun kedepan gakan maju2 prospek profesi sebagai GD ini dan terus hidup dengan dipandang "murah" hahahah

kuatkan standar ini sampai waktu yang tak terhingga
sampe suatu saat nanti insyaallah mereka para calon pengguna jasa akan berfikir jika ingin mendapatkan suatu jasa GD itu ga semurah yang mereka pikirkan.. toh kebutuhan akan graphic design tu gakan mati kok,, ane yakin

tinggal kitanya aja,, mau jadi Desainer murahan atau mau jadi Desainer yang punya standar dan juga kualitas ;)

cmiiw ya
cuman ikut curhat aja hehehhee
peluks
LambOfGod - 07/08/2012 11:26 AM
#13

Quote:
Original Posted By Syalalalala


yoi bro.. ane pikir,, seorang professional designer indonesia harusnya punya 'standard' untuk semua yang juragan lakukan sebagai professional, yang mungkin harus disetujui sama seluruh desainer di Indonesia

entah standard tariff atau standar pelayanan untuk para calon pemakai jasa
bisa untuk pelayanan pembuatan logo atau jasa lainnya sehingga mereka para calon/ pemakai jasa pun akan berpikir kalo kerjaan kita sebagai Desainer pun ADA HARGANYA/ BERHARGA/ HARUS DIHARGAI

kalo ga punya 'standard' ini
mungkin ampe 50 taun kedepan gakan maju2 prospek profesi sebagai GD ini dan terus hidup dengan dipandang "murah" hahahah

kuatkan standar ini sampai waktu yang tak terhingga
sampe suatu saat nanti insyaallah mereka para calon pengguna jasa akan berfikir jika ingin mendapatkan suatu jasa GD itu ga semurah yang mereka pikirkan.. toh kebutuhan akan graphic design tu gakan mati kok,, ane yakin

tinggal kitanya aja,, mau jadi Desainer murahan atau mau jadi Desainer yang punya standar dan juga kualitas ;)

cmiiw ya
cuman ikut curhat aja hehehhee
peluks



SETUJU BRO..!!

LambOfGod - 19/09/2012 04:46 PM
#14

sundulganssundulganssundulganssundulganssundulganssundulganssundulgans
soocax - 19/09/2012 07:08 PM
#15

setuju gan...
beli gambar di pinggir jalan yang 1000an buat anak sd
sama beli lukisan yang 500jutaan sama-sama beli gambar. bedanya semua juga bisa ketebak.
konsep dan teknik membentuk gambar itu yang membuat mahal.

namanya juga design graphic (perancangan gambar) semua harus dirancang. Mulai dari filosofis, historis, psikologis semua ada harga yang tidak murah. Dan efek design graphic nya pun harus bersifat lama dan mencapai tujuan konsumen.

dari designer : sebuah gambar berharga 50juta terkadang tidak terasionalkan lewat penjelasan yang baik kepada konsumen kenapa harganya bisa segitu. Banyak juga designer yang masih kebingungan dengan harganya sendiri.

dari konsumen : mereka tidak teredukasi dengan baik. gambar yang tepat bisa menaikan nilai jual produknya. logo yang baik dan bisa dipakai hingga 50 tahun mendatang adalah investasi jangka panjang. logo dgn harga 100jt sama saja investasi 2juta untuk 50 tahun. dibandingkan dengan logo yang 500ribuan, yang mungkin hanya bisa dipake 1 tahun atau tidak bisa dipakai dalam kondisi tertentu atau bisa juga sama sekali tidak bisa dipakai, itu tandanya gambar yang gagal. untuk membuat lagi, maka perlu dan dan waktu lagi dan brand perusahaan dipertaruhkan lalu ujung2nya adalah kenaikan hasil bisnis yang tidak tercapai.

mulailah menghargai keindahan dan kekonsistenan dari konsep pemikiran yang tercurah dalam gambar. Jika sudah menghargai design, saya yakin orang2 bangga pake produk Indonesia iloveindonesias iloveindonesias

maaf panjang..
armutq - 19/09/2012 09:06 PM
#16

selama berfikir selalu make dan tidak berusaha membuat, mereka tidak akan tahu apa arti art work sebenarnya gan....


dikira buat design gampang apa yak?
kountop - 21/09/2012 12:08 AM
#17

agak malas sebenarnya ngebahas ini... tapi gak papa lah sekedar sharing...

kenapa murah...?
- kalo kita pasang harga tinggi klien pindah, coz sekarang banyak saingan (terlalu banyak malah) apa yang terjadi kalo saingan terlalu banyak...? anggap design dengan saingan sama bagusnya, artinya cuman bisa perang harga... kadang cuman gara-gara selisih 300 rb bisa pindah...capedes

- klien gak terlalu peduli dan mengaggap penting pekerjaan design grafis... (di mata masyarakat awam yang pantas dibayar mahal itu kerjaan semacam pengacara, dokter, pilot, artis, ustadz, dll...) so design grafis gak ada di dalam list... (dari pengalaman, mau perusaan kecil ampe yang gede rata-rata mindset-nya kayak gitu)

- klien gak terlalu peduli dengan promosi usahanya sendiri... ada juga ketemu klien kayak gini, nego untuk naikin budget promosinya dikiiiiiitt aja susahnya minta ampun (kita gak minta dana jutaan rupiah, cuman beberapa ratus ribu agar finishing produk lebih bagus) yang ada malah pengen diskon harga lagi...berdukas, lucunya setelah meeting si klien ini dengan bangganya memamerkan gadget yang baru dia beli... gak habis pikir, buat begituan aja dia bisa keluar banyak dana, ini untuk promosi dagangan dia (yang notabenya untuk ningkatin pemasukan dia juga) susahnya minta ampun capedes

salah satu tips mengindari klien nawar harga murah...

"tampil elite"
kalo ditanya kantornya dimana ? kantor kita harus di sudirman, tamrin, kemang, etc...etc... (pokoknya kawasan elit)
kalo ditanya emang klien sebelumnya siapa aja ? kita harus bisa/punya klien perusahaan besar...
dengan demikian si klien biasanya/umumnya sadar sendiri kalo kita gak mungkin di tawar murah... (rada minder juga kalo nawar murah, takut harga diri jatoh) dan kalo kita mau pasang harga tinggi dia juga gak terlalu protes/masih dianggap wajar...

sayangnya ane gak kerja di agency terkenal yang berkantor di tempat elit... jadi kalo kita kasih harga agak mahal dikit sama klien, di pikiran klien itu kurang lebih kayak gini..."emang loe siapa sih, job gini doang kok bisa mahal..." kita kasih harga yang murah pun, tetap aja dianggap masih mahal, kayak kita ngambil untung miliaran dari dia... capedes
merpiss - 21/09/2012 06:18 PM
#18

apa yg ditakutin????
ngadepin idup itu gak perlu takut....
dari pertama kita lahir, kita tidak bisa membuat nafas sendiri, bukan kita sendiri yg membuat kita bisa merangkak, berjalan dan berlari....



intinya:
jalanin aja dengan maksimal, totalitas, ikhlas dan jangan ngeluh....
apa yg kita tanam itu yg kita petik...


:travel:kr
gravatar. - 21/09/2012 06:59 PM
#19

Quote:
Original Posted By merpiss
apa yg ditakutin????
ngadepin idup itu gak perlu takut....
dari pertama kita lahir, kita tidak bisa membuat nafas sendiri, bukan kita sendiri yg membuat kita bisa merangkak, berjalan dan berlari....



intinya:
jalanin aja dengan maksimal, totalitas, ikhlas dan jangan ngeluh....
apa yg kita tanam itu yg kita petik...


:travel:kr


om merpis mantap :thumbup

ini kan trit yg bulan puasa kemarin masih ada hihihi... D

masa depan indonesia ada di tangan kita , jadi masa depan desain ada di tangan designer . ngacir:
scarlettnation - 22/09/2012 02:24 PM
#20
:)
Quote:
Original Posted By merpiss
apa yg ditakutin????
ngadepin idup itu gak perlu takut....
dari pertama kita lahir, kita tidak bisa membuat nafas sendiri, bukan kita sendiri yg membuat kita bisa merangkak, berjalan dan berlari....



intinya:
jalanin aja dengan maksimal, totalitas, ikhlas dan jangan ngeluh....
apa yg kita tanam itu yg kita petik...


:travel:kr



thumbup:thumbup:thumbup
Setuju Gan...
Semua Ada fase nya
Page 1 of 2 |  1 2 > 
Home > LOEKELOE > ALL ABOUT DESIGN > We Need More Appreciation..