DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [HOLY] Anda Bertanya, Muslim Menjawab - Part 26
Total Views: 120009 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 4 of 222 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›

cah_mancab - 07/08/2012 02:04 PM
#61

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Emang patung apa yang punya nyawa gan? ngakaks

Lho, ente berarti mau bilang kalo Tuhan itu plin-plan gitu? dengan membuat bermacam-macam syariat bagi penyembah-Nya tergantung ama masanya? serta terkadang kontradiksi satu dengan lainnya? atau mungkin emang Tuhan dari dulu konsisten tidak melarang umatnya buat membuat patung, selama tidak untuk disembah seperti nabi Sulaiman?

Dan ane lagi bahas tentang nabi Sulaiman yang diceritakan oleh Tuhan mempunyai patung dirumahnya Q.S 34:13 di situ jelas ga ada larangan Tuhan, sedangkan dalam Q.S 4:163-169 larangan Tuhan atas hari sabtu pada kaum musa tergambar jelas. beer:


ane mau tanya,sebenernya Quranist itu punya konsep tertentu tidak sih dalam menafsirkan dan mengambil kesimpulan hukum dari sebuah ayat?

contoh nya,ketika menemukan ungkapan2 yang tidak biasa,atau ungkapan2 dalam Al Quran yang sekilas bertentangan,bagaimana Quranis mengambil kesimpulan?

apa semua orang bebas menafsirkan dan mengambil kesimpulan sekemauan dia?

di dalam Al Quran disebutkan bahwa Nabi Musa pernah memerintahkan untuk bertaubat dengan cara bunuh diri,apakah masih berlaku bagi Quranist?
the.D.roger - 07/08/2012 02:10 PM
#62

Quote:
Original Posted By black.minded
mainan anak2 dikecualikan

robot tersebut apakah merepresentasikan makhluk hidup ?? nggak... \)

contoh tersebut hanya pendekatan masalah, bukan mau gw bahas lebih detil

kalau mau dibahas ya silahkan \)
bukannya sama2 patung gan?
mohon babarannya kalo tidak keberatan, maklum ane gak tau D
black.minded - 07/08/2012 02:20 PM
#63

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
@ bold, apa yang kita pelajari dari Q.S 34:13 adalah bahwa nabi Sulaiman mempunyai patung di rumahnya, dan Tuhan pun tidak melarangnya, bagi orang yang berakal dan beriman pasti akan bisa menilai kalo patung tidaklah diharamkan oleh Tuhan.

Dan masih Q.S 12:111 malah menguatkan absennya larangan Tuhan akan patung. Atau ente mau menafsikkan Quran atas hadist yang berkontradiksi ama Quran? ane ga ingkar hadist, namun ente juga jangan menabaikan titah Tuhan dalam Quran dong gan. beer:


terakhir, kalau gak akan muter2

Kisah tersebut bukan syari'at bagi umat Muhammad, jadi bagi orang yang berakal dan beriman tentu dapat membedakan mana syari'at yang ditetapkan bagi dirinya dan mana yang tidak, mana yang merupakan syari'at bagi dirinya untuk dilaksanakan mana yang hanya merupakan ibrah tapi bukanlah ketentuan yang harus dijalankan.

jadi gak ada yang kontradiksi antara Al Qur'an dengan hadits, karena ayat tersebut bukanlah pembolehan umat Muhammad untuk membuat patung, gak ada amr ataupun nahyi disitu

Surah Yusuf ayat 111 menyebutkan "pengajaran" yang maknanya bisa kita lihat adalah pengajaran mengenai agama yang dibawa oleh para Rasul yaitu agama tauhid, apa yang terjadi terhadap umat2 terdahulu kalau menaati dan melawan perintah Allah, bukan syari'at yang turun atas mereka kemudian diwajibkan juga atas kita
Auxitcapital - 07/08/2012 02:23 PM
#64

Quote:
Original Posted By black.minded
mainan anak2 dikecualikan

robot tersebut apakah merepresentasikan makhluk hidup ?? nggak... \)



gan black, apa bedanya mainan anak yang bentuk2 patung buat koleksi kaya patung2 the avengers, superman, spiderman dll,, sama patung2 ukiran dari batu ..

kan bisa juga kalo pemikirannya begini :
patung2 hanoman/jatayu dll itu dibuat untuk mainan anak2 di taman..
atau patung komodo yang kayak di taman mini dibuat sebagai tempat bermain anak-anak,,
dengan kondisi begitu.. patung2 tsb jadi boleh dipajang ya?
semak.belukar - 07/08/2012 02:35 PM
#65

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Yang ane liat tu hadist sekarang udah seperti Injil PB gan, sama-sama biografi yang belum punya acc pemiliknya, dan apa yang terjadi? Ane ga ingkar hadis gan, sepanjang ga kontradiksi ama isi Quran, namun yang terjadi adalah pembenaran atas pelecehan titah Tuhan vs buku yang tidak ditulis oleh Tuhan atau nabi-Nya.

Ane bukan Quranist gan, ane ga ingkar sunah nabi, namun ane pertanyakan hadis yang kontradiksi ama Quran, seperti hukum negara, dalam hukum agama juga sebaiknya pake hirarki biar ga saling salib dan bikin umat bingung, dan IMHO rasul itu ga mungkin melanggar titah Tuhan, berarti cuma tinggal pertanyain perawi beserta isi hadis itu doang kan? apa yang salah ama keraguan ane gan? coba ente renungkan lagi deh. beer:


mungkin maksud anda kurang lebih seperti ini yah,penolakan Al-Quran bukan disebabkan oleh patungnya, melainkan karena kemusyrikan dan penyembahannya.

maaf kalau salah menyimpulkan
black.minded - 07/08/2012 02:43 PM
#66

Quote:
Original Posted By the.D.roger
bukannya sama2 patung gan?
mohon babarannya kalo tidak keberatan, maklum ane gak tau D


riwayat mengenai Aisyah yang bermain dengan mainan patung kuda bersayap dan Rasulullah tidak melarangnya

Quote:
Original Posted By Auxitcapital
gan black, apa bedanya mainan anak yang bentuk2 patung buat koleksi kaya patung2 the avengers, superman, spiderman dll,, sama patung2 ukiran dari batu ..

kan bisa juga kalo pemikirannya begini :
patung2 hanoman/jatayu dll itu dibuat untuk mainan anak2 di taman..
atau patung komodo yang kayak di taman mini dibuat sebagai tempat bermain anak-anak,,
dengan kondisi begitu.. patung2 tsb jadi boleh dipajang ya?


dilihat apakah itu memang mainan anak2, patung besar di taman tentunya bukan untuk mainan walaupun ada di taman anak2



Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Itu kan menurut ente, yang ane liat udah jelas kok kalo nabi Sulaiman aja ga dilarang punya patung, berarti Tuhan tidak melarangnya dong! asal tidak untuk disembah. keep it simple gan! beer:


gak ada yang menurut gw karena gw gak punya kebiasaan seperti lo untuk menafsirkan sendiri ayat2 Allah, gw gak punya kemampuan untuk itu \)
cah_mancab - 07/08/2012 02:47 PM
#67

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa

Ane bukan Quranist gan, ane ga ingkar sunah nabi, namun ane pertanyakan hadis yang kontradiksi ama Quran, seperti hukum negara, dalam hukum agama juga sebaiknya pake hirarki biar ga saling salib dan bikin umat bingung, dan IMHO rasul itu ga mungkin melanggar titah Tuhan, berarti cuma tinggal pertanyain perawi beserta isi hadis itu doang kan? apa yang salah ama keraguan ane gan? coba ente renungkan lagi deh. beer:


sory ane edit..ane membahas hadits aja.

berarti ente mengakui hadits ya..

nah ketika sebuah hadits dikatakan sahih,bisa dikatakan bahwa Rosul memang benar2 telah mengatakan hal tersebut..

nah ketika teks hadit itu terlihat bertentangan dengan ayat,sedangkan Rosul tidak mungkin menentang ayat..maka yang salah itu bisa saja bukan hadits sahih nya,bisa jadi pemahaman kita yang kurang tepat,bisa jadi sebenernya tidak bertentangan tetapi kita menganggap nya bertentangan..

dan menurut ane,hadits itu tidak bertentangan dengan ayat kisah Nabi sulaiman.

kecuali kalo hadits tersebut sudah bener2 gak bisa dikompromikan lagi,gak bisa dipahami dan ditakwil dengan makna lain lagi.

sebenernya dalam ilmu hadits sudah ada,bagaimana para ulama menyikapi pertentangan teks antara hadits dengan hadits,hsdits dengan Al Quran,dsb.

cmiiw
sandibatu - 07/08/2012 03:03 PM
#68

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa


Itu kan menurut ente, yang ane liat udah jelas kok kalo nabi Sulaiman aja ga dilarang punya patung, berarti Tuhan tidak melarangnya dong! asal tidak untuk disembah. keep it simple gan! beer:

Cool deh Agan ini, inilah masalah terbesar saat ini, Gan, saya agak heran juga kenapa teman2 kita kebingungan bikin standar mana, kadang pake quran, kadang pake hadits, kok suka suka saja bikin standar, padahal teman2 di kita di lapak sini orang2 yang sekolahan tinggi semua. Pintar-pintar lagi, eh kok bikin acuan tentang ajaran Allah sendiri pada tidak konsisten. Jelas Alquran itu furqan, batu ujian. Kenapa tidak digunakan saja. Simple kok gan.
Islam itu milik Allah (rujuk QS 5:3), Gan, bukan milik rasul, jadi standarnya ya kitabullah, bukan kitab karya Bukhari dkk.

Di sekolah teman2 kita ini belajar bahwa standard itu harus ada satu dan harus konsisten.
Meskipun di lapangan mencapai standar itu sulit, tapi tahu mana yang dijadikan standar utama
Contoh 1 meter (versi 1983) adalah
The metre is the length of the path travelled by light in vacuum during a time interval of 1/299 792 458 of a second (http://www.bipm.org/en/si/base_units/metre.html).

Hal yang sama juga pada sapi, Gan.. Sapi yang disembelih untuk sesajen jelas haram dimakan meskipun disembelih baca bismillah. Sapi jelas halal, tapi karena telah terjadi penyimpangan tauhid, maka barang halalpun jadi haram.

Balik kepada patung, buat apa patung itu dibikin? Kalau sekedar aksesori, tugu peringatan, seni dan sebagainya tentu saja patung itu bukanlah masalah besar, karena tidak terjadi penyimpangan tauhid. Anda lihat sendiri patung Jenderal Sudirman, tidak ada yang datang minta berkah, minta ini minta itu, kan? Semua tahu patung itu cuma tanda peringatan untuk beliau.

Senasib patung dengan sapi, sepanjang tidak ada tujuan penyimpangan tauhid, tak ada alasan untuk melarang patung atau lukisan.

Dengan konklusi ini, saya kira kita tidak kebingungan lagi menjawab pertanyaan yang macam2, yang patung batman lah, superman lah, patung apa lagi ya? heheheheh
black.minded - 07/08/2012 03:32 PM
#69

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Siapa yang baca Q.S 34:13 pasti udah tau apa yang Tuhan coba ungkapkan kok gan, ente alah menafsirkan hadis tentang boneka milik Aisyah untuk pembenaran ente.


sekali lagi... gw gak pernah menafsirkan sendiri, apalagi mencari pembenaran D

jangan samakan apa yang lo lakukan dengan yang orang lain lakukan \)
riosamboja - 07/08/2012 03:39 PM
#70

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Sebenarnya ane ga ingkar hadis gan, karena sesungguhnya hadis itu pula warisan Rasul kepada kita umatnya, dan hadispun bersifat detil yang melengkapi Quran, namun ada beberapa hadis yang unik dan kontradiksi aja yang ane pertanyain di sini. beer:


tafsiran darimana tuh
itukan qur'an lagi berbicara dizaman nabi sulaiman beda sama zaman sekarang dasar ngakaks

kalo nte qur'anis coba artiin ayat ini

Dan Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun, tabut itu dibawa oleh Malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman."(QS. Al-Baqarah: 248)
riosamboja - 07/08/2012 03:54 PM
#71

mana nih si quranis suruh nerangin ayatnya ngakaks
tolong terangin jangan pake hadis atau kitab lain
riosamboja - 07/08/2012 04:03 PM
#72

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Coba ente kasih dasar argumen ente tentang berakhirnya hukum Tuhan atas kaum terdahulu pada muslim sekarang!

Ane bukan quranist gan, mengapa ente ga coba belajar Quran beserta tafsirnya gan? biar pengetahuan ente lebih terbuka, karena sesungguhnya kitab suci kita adalah Quran. \)


Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu (Al Maidah 48)

Islam dikatakan relevan untuk setiap masa, tempat dan umat, maksudnya adalah bahwa berpegang teguh pada Islam tidak akan menghilangkan kemaslahatan umat di setiap waktu dan tempat. Bahkan dengan Islam, umat akan menjadi baik. Tetapi bukan berarti Islam tunduk pada waktu, tempat dan umat, seperti yang dikehendaki sebagian orang. (yah contohnya seperti kamu suruh miara patung ngakaks)

hadis kalo nte percaya ngakaks

Demi Tuhan yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidak seorang pun dari umat ini, Yahudi maupun Nasrani, yang mendengar tentang aku, kemudian mati tidak mengimani sesuatu yang aku diutus karenanya kecuali dia termasuk penghuni Neraka. (HR. Muslim)
riosamboja - 07/08/2012 04:07 PM
#73

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Coba ente kasih dasar argumen ente tentang berakhirnya hukum Tuhan atas kaum terdahulu pada muslim sekarang!

Ane bukan quranist gan, mengapa ente ga coba belajar Quran beserta tafsirnya gan? biar pengetahuan ente lebih terbuka, karena sesungguhnya kitab suci kita adalah Quran. \)


coba nte terangin maksud ayat ini dan berbicara tentang apa

Dan Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun, tabut itu dibawa oleh Malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman."(QS. Al-Baqarah: 248)

nb: jangan bawa2 hadis kalo nte ga percaya hadis atau kitab2 lain
coba terjemahkan menurut quran
cah_mancab - 07/08/2012 04:18 PM
#74

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Ok, ente berargumen kalo syariat nabi Sulaiman ga lagi berlaku bagi muslim, sekarang ane mau ente ngasih dasar argumen ente itu, entah pake Quran ataupun hadist! jangan pembenaran opini pribadi mulu. beer:

Coba ente kasih surat dan ayat mana yang ente maksud tentang tobat nabi Musa yang bunuh diri? atau ente meragukan keotentikan Quran yang merupakan titah Tuhan dan mengkultuskan biografi nabi yang belum ada ACC beliau?


bukan opini pribadi,dalam ushul fiqh dibahas dengan judul syar'un man qablana(syariat umat-umat terdahulu)

beberapa kesimpulan nya :

- Syariat umat terdahulu yang tidak tercantum dalam Al Quran dan Hadits,maka tidak berlaku

- Syariat umat terdahulu yang tercantum dalam Al Quran atau hadits,akan berlaku jika ada keterangan jelas bahwa syariat tersebut berlaku bagi Umat islam

contoh : hai orang-orang yang beriman diwajibkan kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu”(Al-baqarah :183

- Syariat Umat terdahulu yang tercantum dalam Al Quran dan Hadits,lalu ada Syariat baru yang berlaku untuk Umat islam,maka syariat umat terdahulu di hapus oleh syariat yang baru

contoh : cara pertaubatan yang diajarkan Nabi musa dengan bunuh diri (Al baqarah 54)
Allah mengharamkan hewan berkuku bagi Yahudi ( al an'am 146)
syariat nabi musa dalam masalah najis,bahwa cara menghilangkan najis di pakaian adalah memotong bagian yang terkena najis itu (ane belom nemu ayat nya)


nah untuk dalil-dalil nya :

- Dahulu seorang Nabi diutus khusus untuk kaumnya, dan aku diutus untuk seluruh umat manusia (HR al-Bukhari, an-Nasa’i, Ahmad dan ad-Darimi)

- Seandainya Musa masih hidup lalu kalian mengikutinya dan meninggalkan aku, maka kalian pasti tersesat. (HR. Ahmad)

- Nabi Isa nanti akan turun ke Bumi dan akan tunduk kpd Syariat nabi Muhammad

- Khidr tidak mengikuti Syariat Nabi Musa karena beliau bukan Bani Israil(silakan lihat kisah Khidr dalam Al Quran)


nah karena Nabi-nabi sebelum nya hanya diutus kpd kaum nya,maka syariat nya pun hanya berlaku bagi kaum nya saat itu..dan nabi sulaiman diutus kpd bani israil.


untuk poin2 diatas semua ulama sepakat..

Ulama berbeda pendapat dalam masalah Syariat umat terdahulu yang tercantum Dalam Al Quran tetapi tidak dijelaskan apakah diwajibkan atau dihapus..

cmiiw

Quote:
Original Posted By Pribumi.Jawa
Coba ente kasih dasar argumen ente tentang berakhirnya hukum Tuhan atas kaum terdahulu pada muslim sekarang!

Ane bukan quranist gan, mengapa ente ga coba belajar Quran beserta tafsirnya gan? biar pengetahuan ente lebih terbuka, karena sesungguhnya kitab suci kita adalah Quran. \)


ente sudah belajar tafsir juga?tafsir nya siapa?
sandibatu - 07/08/2012 04:19 PM
#75

Quote:
Original Posted By riosamboja


Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu (Al Maidah 48)

Islam dikatakan relevan untuk setiap masa, tempat dan umat, maksudnya adalah bahwa berpegang teguh pada Islam tidak akan menghilangkan kemaslahatan umat di setiap waktu dan tempat. Bahkan dengan Islam, umat akan menjadi baik. Tetapi bukan berarti Islam tunduk pada waktu, tempat dan umat, seperti yang dikehendaki sebagian orang. (yah contohnya seperti kamu suruh miara patung ngakaks)

hadis kalo nte percaya ngakaks

Demi Tuhan yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidak seorang pun dari umat ini, Yahudi maupun Nasrani, yang mendengar tentang aku, kemudian mati tidak mengimani sesuatu yang aku diutus karenanya kecuali dia termasuk penghuni Neraka. (HR. Muslim)


Alhamdulillah ente percaya Alquran gan...

Sampean cuma mengalihkan isu belaka, tipikal sekali, dari patung melompat pula ke tabut, belum selesai satu melompat pula ke yang lain, apa Agan setelah ini tanyapula shalat ane kagak? heheheh ... Ternyata, Gan... tanpa melihat buku hadits pertanyaan tentang patung dengan menggunakan kitabullah bisa dijawab dengan tuntas tanpa menyisakan pertanyaan detil2.

Pantas kalau macam begini energi dihabiskan untuk membahas barang2 yang sudah jelas tapi dibuat bertele2. Inilah akibat memakai standar ganda, Gan! Saya melihat sendiri betapa Anda gamang dengan kitabullah.

Sampean membingungkan saya, topik yang dibahas di atas sudah sampai pada konklusi dengan pertimbangan konsistensi ayat2 Allah tentang patung.
1. Nabi Ibrahim menghancurkan patung (QS. 21:58) --> ini terkait dengan pelanggaran tauhid
2. Nabi Sulaiman membikin patung (QS 34:13) --> ini jelas2 untuk hiasan belaka, tidak ada kaitan dengan pelanggaran tauhid.

Dua ayat itu selintas bertentangan, satu menghancurkan satu membikin, tapi ketika kita lihat tujuan dari pembuatan patung itu, maka menjadi jelaslah kenapa satu dihancurkan satu malah dibikin. Apakah keterangan ayat2 Allah itu sulit dimengerti untuk orang seperti Anda, Gan?

Lalu demi konsistensi nilai2 kitabullah, kita dapat menarik konklusi bahwa masalah patung itu bukan terletak pada materinya, tapi pada tujuan dari pembuatan patung tersebut. Indikasi pelanggaran tauhid lah yang menjadi pokok persoalan.

Selesaikan satu-satu, Gan, Nabi Muhammad cuma dikasih wahyu Allah, gan, tidak dikasih seribu algojo, pesawat canggih, tidak dikasih nuklir, torpedo, pemindai jarak jauh, beliau mampu menjadikan bangsa bersuku-suku itu jadi bangsa kuat dan disegani berbekal kitabullah sebagai landasan beliau mengambil kebijakan. Jika masih juga kebingungan pakai standar apa, ya jangan harap kebangkitan itu muncul lagi. Tetaplah berputar2 melulu kayak komidi putar atau kejar2an kayak Tom and Jerry.

riosamboja - 07/08/2012 04:34 PM
#76

Quote:
Original Posted By sandibatu
Alhamdulillah ente percaya Alquran gan...

Sampean cuma mengalihkan isu belaka, tipikal sekali, dari patung melompat pula ke tabut, belum selesai satu melompat pula ke yang lain, apa Agan setelah ini tanyapula shalat ane kagak? heheheh ... Ternyata, Gan... tanpa melihat buku hadits pertanyaan tentang patung dengan menggunakan kitabullah bisa dijawab dengan tuntas tanpa menyisakan pertanyaan detil2.

Pantas kalau macam begini energi dihabiskan untuk membahas barang2 yang sudah jelas tapi dibuat bertele2. Inilah akibat memakai standar ganda, Gan! Saya melihat sendiri betapa Anda gamang dengan kitabullah.

Sampean membingungkan saya, topik yang dibahas di atas sudah sampai pada konklusi dengan pertimbangan konsistensi ayat2 Allah tentang patung.
1. Nabi Ibrahim menghancurkan patung --> ini terkait dengan pelanggaran tauhid
2. Nabi Sulaiman membikin patung --> ini jelas2 untuk hiasan belaka, tidak ada kaitan dengan pelanggaran tauhid.

Dua ayat itu selintas bertentangan, satu menghancurkan satu membikin, tapi ketika kita lihat tujuan dari pembuatan patung itu, maka menjadi jelaslah kenapa satu dihancurkan satu malah dibikin. Apakah keterangan ayat2 Allah itu sulit dimengerti untuk orang seperti Anda, Gan?

Lalu demi konsistensi nilai2 kitabullah, kita dapat menarik konklusi bahwa masalah patung itu bukan terletak pada materinya, tapi pada tujuan dari pembuatan patung tersebut. Indikasi pelanggaran tauhid lah yang menjadi pokok persoalan.

Selesaikan satu-satu, Gan, Nabi Muhammad cuma dikasih wahyu Allah, gan, tidak dikasih seribu algojo, pesawat canggih, tidak dikasih nuklir, torpedo, pemindai jarak jauh, beliau mampu menjadikan bangsa bersuku-suku itu jadi bangsa kuat dan disegani berbekal kitabullah sebagai landasan beliau mengambil kebijakan. Jika masih juga kebingungan pakai standar apa, ya jangan harap kebangkitan itu muncul lagi. Tetaplah berputar2 melulu kayak komidi putar atau kejar2an kayak Tom and Jerry.


tetep aja beda zaman beda syariat ngakaks
baca makanya sejarah penyembahan patung, niat mereka dulu bukan untuk menyembah tapi menghormati tapi lama2 ngakaks (Wad, yaghuts, Ya’uq, Nasr, dan Laat)

makanya itu sebelum terjadi sesutu islam lebih safety dulu menutup pintu2 menuju ke arah yang tidak bener

bukan soal untuk hiasan atau apa, kalo jatuhnya sudah mengagumi bisa gawat ntar kaya yang ane sebutin diatas ngakaks

kalo tentang sulaiman dan nabi2 lain lagi dia nabi terjaga dari dosa seorang nabi di kasih kekususan sama Allah seperti miara jin, mengumpulkan emas dan semua perabotannya dari emas, menghiasi istananya dengan patung....
cah_mancab - 07/08/2012 04:36 PM
#77

Quote:
Original Posted By sandibatu
Alhamdulillah ente percaya Alquran gan...

Sampean cuma mengalihkan isu belaka, tipikal sekali, dari patung melompat pula ke tabut, belum selesai satu melompat pula ke yang lain, apa Agan setelah ini tanyapula shalat ane kagak? heheheh ... Ternyata, Gan... tanpa melihat buku hadits pertanyaan tentang patung dengan menggunakan kitabullah bisa dijawab dengan tuntas tanpa menyisakan pertanyaan detil2.

Pantas kalau macam begini energi dihabiskan untuk membahas barang2 yang sudah jelas tapi dibuat bertele2. Inilah akibat memakai standar ganda, Gan! Saya melihat sendiri betapa Anda gamang dengan kitabullah.

Sampean membingungkan saya, topik yang dibahas di atas sudah sampai pada konklusi dengan pertimbangan konsistensi ayat2 Allah tentang patung.
1. Nabi Ibrahim menghancurkan patung (QS. 21:58) --> ini terkait dengan pelanggaran tauhid
2. Nabi Sulaiman membikin patung (QS 34:13) --> ini jelas2 untuk hiasan belaka, tidak ada kaitan dengan pelanggaran tauhid.

Dua ayat itu selintas bertentangan, satu menghancurkan satu membikin, tapi ketika kita lihat tujuan dari pembuatan patung itu, maka menjadi jelaslah kenapa satu dihancurkan satu malah dibikin. Apakah keterangan ayat2 Allah itu sulit dimengerti untuk orang seperti Anda, Gan?

Lalu demi konsistensi nilai2 kitabullah, kita dapat menarik konklusi bahwa masalah patung itu bukan terletak pada materinya, tapi pada tujuan dari pembuatan patung tersebut. Indikasi pelanggaran tauhid lah yang menjadi pokok persoalan.

Selesaikan satu-satu, Gan, Nabi Muhammad cuma dikasih wahyu Allah, gan, tidak dikasih seribu algojo, pesawat canggih, tidak dikasih nuklir, torpedo, pemindai jarak jauh, beliau mampu menjadikan bangsa bersuku-suku itu jadi bangsa kuat dan disegani berbekal kitabullah sebagai landasan beliau mengambil kebijakan. Jika masih juga kebingungan pakai standar apa, ya jangan harap kebangkitan itu muncul lagi. Tetaplah berputar2 melulu kayak komidi putar atau kejar2an kayak Tom and Jerry.


agan Quranist ya?

ane mau tanya tentang tafsir ayat berikut :

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)

12 belas bulan itu ada nama nya gak bulan apa saja?
lalu 4 bulan haram yang dimaksud itu bulan apa saja?

lalu ayat tentang haji (albaqarah 97)

disitu diebutkan bulan-bulan haji..nah bulan apa?
riosamboja - 07/08/2012 04:40 PM
#78

Quote:
Original Posted By cah_mancab
agan Quranist ya?

ane mau tanya tentang tafsir ayat berikut :

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)

12 belas bulan itu ada nama nya gak bulan apa saja?
lalu 4 bulan haram yang dimaksud itu bulan apa saja?

lalu ayat tentang haji (albaqarah 97)

disitu diebutkan bulan-bulan haji..nah bulan apa?



percuma nte nanya gan ngakaks
pertanyaan ane aja belom dijawab ngakaks
lubeguka - 07/08/2012 04:46 PM
#79

Quote:
Original Posted By riosamboja
coba nte terangin maksud ayat ini dan berbicara tentang apa

Dan Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun, tabut itu dibawa oleh Malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman."(QS. Al-Baqarah: 248)

nb: jangan bawa2 hadis kalo nte ga percaya hadis atau kitab2 lain
coba terjemahkan menurut quran


biar ane yang ladenin gan
terjemahkan menurut Qur'an?

وَقَالَ لَهُمْ نَبِيُّهُمْ إِنَّ آيَةَ مُلْكِهِ أَن يَأْتِيَكُمُ التَّابُوتُ فِيهِ سَكِينَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَبَقِيَّةٌ مِّمَّا تَرَكَ آلُ مُوسَى وَآلُ هَارُونَ تَحْمِلُهُ الْمَلآئِكَةُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً لَّكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ


لَهُمْ-
بَنِي إِسْرَائِيلَ مِن بَعْدِ مُوسَى إِذْ قَالُواْ لِنَبِيٍّ لَّهُمُ ابْعَثْ لَنَا مَلِكًا نُّقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللّهِ

مُلْكِهِ -
( اسم مجرور والهاء ضمير متصل في محل جر بالاضافة )
طَالُوتَ =

Sampe situ dulu mahfum?
ShinHouin - 07/08/2012 04:48 PM
#80

Wah udah ganti peki, padahal kemaren mau menanggapi yang postingan agan dominictero

Quote:
gini ya gan,...adakah jawaban yng bisa masuk logika,..
mengapa kita sholat?
mengapa kita puasa?
mengapa ga boleh makan babi?
mengapa zakat?
semuanya bisa dijawab dengan LOGIS,.....

klo orang bikin gambar/patung kayak orang jaman dulu utk diagung-agungkan dan disembah,..saya setuju itu ga boleh karna mengarah ke syirik,..

nah,.klo jaman sekarang gimana gan,.
gimana dengan kartunis,.animator,..pembuat film animasi yang bikin karakter2 dalam animasi dan sebagainya,.

itu kan pekerjaan gan, mereka bukan membuat utk di agung2kan ato disembah,.tp untuk pekerjaan dan menghidupi anak istri,..mereka ga korupsi,.nyolong, ngerampok dll

saya disini butuh jawaban yang paling ga bisa diterima secara akal pikiran,..


Mungkin maksudnya adalah: "Adakah hikmah yang bisa dipetik dari pelarangan manggambar makhluk?" karena bukankan setiap hal di dunia ini ada hikmah dibaliknya? Yang bisa diambil menggunakan akal pikiran manusia yang telah Allah anugerahkan?

Btw, tentu saja ada, dan bukan hanya masalah kemusyrikan atau pornografi belaka, tapi ada hikmah yang jauh lebih dalam daripada itu. Yang ini menyangkut alam pikiran manusia. Setiap agan liat gambar makhluk, baik sadar maupun tidak sadar, agan telah menganggap bahwa gambar makhluk tersebut adalah hidup. Gak percaya? Pernah baca komik/manga? gambar2 karakter di komik tersebut adalah tiada lebih dari sekadar goresan tinta di atas kertas, namun secara tidak sadar, kita telah menganggap bahwa itu adalah hidup (Ex: Tokoh Naruto yang hanyalah khayalan dan tiada lebih dari goresan tinta di atas kertas, namun berapa banyak orang yang percaya bahwa "Naruto" tersebut itu adalah bisa bergerak dan bernafas? Padahal gambar2 tersebut tiadalah hidup atau bernafas) Dan inilah yang menyebabkan bahwa orang yang menggambar makhluk bakal disuruh untuk meniupkan ruh ke dalamnya di akhirat kelak.

Namun, ada pertanyaan: Bagaimana dengan para2 pembuat gambar atau patung yang digunakan untuk pembelajaran (ilmu yang bermanfaat)? Apakah mereka juga bakal di-azab? (Read: Buku anatomi, buku ilmu bedah, Alat peraga tubuh manusia, dst)

Gimana tanggapan agan2 sekalian? \)
Page 4 of 222 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [HOLY] Anda Bertanya, Muslim Menjawab - Part 26