Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Menitipkan rasa ke semesta, berharap dia kan membacanya
Total Views: 4962 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 11 of 17 | ‹ First  < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 >  Last ›

Rentamama - 30/09/2012 07:01 PM
#201

Quote:
Original Posted By hadiahterindah
aku, atau matahariku ?
aku adalah aku, yang ada di avatar itu

tanya yang sama, menyeruak didada
siapa kah dirimu sebenarnya


KAMU..
yang dibalik semua tutur indah
setiap bait yang tertulis disini

jika ditanya siapa aku ?
seperti yang sudah ku katakan sebelumnya
aku adalah penulis gagal dari masa lalu seseorang
yang masih menjadi mahasiswa tingkat akhir
AbdChaniago - 01/10/2012 01:40 AM
#202

Senandung





saat kata - kata sudah habis dimakan rayap
yang tersisa cuma debu
dan sarang laba - laba memenuhi mulut
entah bisa kita saling memanggil
dalam menggigil
bila awan menghujani mu dan ku dengan madu



tidakkah rindu itu lucu
dan menggelitik urat - urat di hati mu dan ku



terantarkankah risau
saat pilu tertiup angin September di malam
pertanyaan dan cemburu berarak bersama awan mengatup di atap kota
begitu nelangsa dan tak berdosa

nada - nadanya tersusun atas semua rasa yang dikubur dibawah gelisah


bisa apa kita

mu dan ku

kadang ingin aku menyusun kerikil kecil
satu persatu
menjadi tangga buat kita ke angkasa

setapak dan terus maju kesana
menyapa bulan
melintasi andromeda
sampai kau bisa memilih sendiri galaksi yg kau suka



lalu kita bisa bercinta disana
dimana hanya ada hampa
malayang menuju galaksi pilihanmu
melucuti segala ragu
menautkan orgasme dalam erat romansa purnama



tapi kalau kau malas
lebih baik kita bersandar di balkon lantai dua
menatap langit sambil bercerita seperti biasa





tidakkah lucu

betapa senandung rindu mu dan ku saling bersahut
berdansa di panggung gelisah yang tak bisa dilihat mereka

memainkan orkestra dan membiarkan kita tercabik memeluk kekosongan yang seberat dunia

dalam ketidak-jemuan yang menyiksa
dalam sepi


mu dan ku
hadiahterindah - 01/10/2012 11:21 AM
#203

Quote:
Original Posted By Rentamama
KAMU..
yang dibalik semua tutur indah
setiap bait yang tertulis disini

jika ditanya siapa aku ?
seperti yang sudah ku katakan sebelumnya
aku adalah penulis gagal dari masa lalu seseorang
yang masih menjadi mahasiswa tingkat akhir


Ah kamu
Nyata nyata telah membuatku malu
Bagaimana kata indah pantas untukku,
Jika aku mempunyai sang matahari, para pujangga, dan kamu
Yang sungguh sungguh lebih mampu menyuarakan itu....

Apanya yang gagal duhai pemuda
Kau sungguh pandai bermain kata

Saat semua sesi matahariku usai kulontarkan ke angkasa
Saat itulah aku akan menemuimu tuk berkata

Inilah aku, yang menulis untukmu
hadiahterindah - 01/10/2012 11:38 AM
#204

Quote:
Original Posted By AbdChaniago
Senandung





saat kata - kata sudah habis dimakan rayap
yang tersisa cuma debu
dan sarang laba - laba memenuhi mulut
entah bisa kita saling memanggil
dalam menggigil
bila awan menghujani mu dan ku dengan madu



tidakkah rindu itu lucu
dan menggelitik urat - urat di hati mu dan ku



terantarkankah risau
saat pilu tertiup angin September di malam
pertanyaan dan cemburu berarak bersama awan mengatup di atap kota
begitu nelangsa dan tak berdosa

nada - nadanya tersusun atas semua rasa yang dikubur dibawah gelisah


bisa apa kita

mu dan ku

kadang ingin aku menyusun kerikil kecil
satu persatu
menjadi tangga buat kita ke angkasa

setapak dan terus maju kesana
menyapa bulan
melintasi andromeda
sampai kau bisa memilih sendiri galaksi yg kau suka



lalu kita bisa bercinta disana
dimana hanya ada hampa
malayang menuju galaksi pilihanmu
melucuti segala ragu
menautkan orgasme dalam erat romansa purnama



tapi kalau kau malas
lebih baik kita bersandar di balkon lantai dua
menatap langit sambil bercerita seperti biasa





tidakkah lucu

betapa senandung rindu mu dan ku saling bersahut
berdansa di panggung gelisah yang tak bisa dilihat mereka

memainkan orkestra dan membiarkan kita tercabik memeluk kekosongan yang seberat dunia

dalam ketidak-jemuan yang menyiksa
dalam sepi


mu dan ku


senandung mu gelisahkan ku
adakah kau benar tahu, atau hanya meraba raba
apa yang telah ku rasa

terimakasih, untuk "bernyanyi"di rumahku
hadiahterindah - 01/10/2012 11:41 AM
#205

SKYPE, last night

Aa: Assalamualaikum
Me: walaikumsalam. Subhanallah Aa....lama sekali baru accept request adiek
Aa: maaf, mulanya ragu ragu, benarkah itu kamu diek.... Kenapa memilih nama skype hadiahterindah? Kalau bukan emailmu barusan (yang lagi lagi kusangka spam karena aku tidak mengenali addressnya), mana tahu Aa itu adiek. Kenapa ganti semua begini? Adiek 'lari' ?
Me:bisa ndak sih Aa tidak menebakku dengan benar? Kenapa sih Aa bisa membaca aku seperti layaknya buku?
Aa: kau sejelas itu diek...dari dulu. Sejak adiek menemui Aa pertama kali, dengan ramput dikepang dua!
Me; hahahaha, masa sih?
Aa: adiek selalu jujur, hati dan muka sama.
Me:masa? Karena itukah Aa tidak perlu mengatakan apa apa, karena telah terbaca adiek mempunyai rasa yang sama?
Aa: sekarang atau dulu?
Me: dulu.....sekarang kan beda...
Aao,ya? Karena rasa Aa ke adiek masih sama....
Me;dusta....
Aa:tidak ada yang memaksamu percaya adiek...tenang saja... Selesaikan dahulu babak mataharimu, lalu berlarilah padaku
Me:Aa...maafkan aku. Jika matahari itu benar hilang, maka menurut Aa, bagaimana bumi bisa bertahan.... Bumi akan hancur kan Aa..perlahan lahan...ketiadaan cahaya, tumbuhan tidak bisa fotosintesa....plankton akan mati, dan rantai makanan akan terhenti
Aa:diek, berhenti! Jika itu terjadi, Aa akan menemui si mataharimu karena membuatmu seperti itu! Aa tidak perlu menjadi matahari yang lain buatmu, tapi Aa akan pinjami nyawa ini padanya, biar dia selalu bisa menghidupi bumimu! Jelas diek? Jika bersamanya satu satunya alasan kamu bahagia, percaya pada Aa, akan Aa kembalikan dia padamu!
Me: tidak bisa Aa.... Dia memang matahari di hatiku. Tapi Aa kan tahu, ada matahari lain yang menguasaiku....
Aa: Masya Allah diek.....jadi....ada dua matahari ? Matahari yang mana ini? Kau mengorbit yang mana? Fisik dan hati berbeda cahaya?
Me: ya Aa...
Aa: angkat teleponnya, itu Aa!

Sign off
rookie12 - 01/10/2012 11:42 AM
#206

Kini aku tau kenapa kau sebut aku bintang
Karena bintang akan hilang dikala siang datang

Benar saja, ini Siang.. Aku hilang

Ku ingin hari cepat malam
Agar aku bisa kembali menerangi

Malam mu yang Gelap..

C'mumu ^_^
hadiahterindah - 01/10/2012 01:06 PM
#207

Quote:
Original Posted By rookie12
Kini aku tau kenapa kau sebut aku bintang
Karena bintang akan hilang dikala siang datang

Benar saja, ini Siang.. Aku hilang

Ku ingin hari cepat malam
Agar aku bisa kembali menerangi

Malam mu yang Gelap..

C'mumu ^_^


tidak tidak
jadilah bintang untuk galaksimu sendiri
berjanjilah padanya
kau akan setia

aku, dan semestaku
hanya punya satu
bintang
dan tak tergantikan

terimakasih sudah "menerangi" tatasuryaku
tapi tetaplah di posisimu
viejar - 01/10/2012 02:07 PM
#208

Quote:
Original Posted By hadiahterindah
Dear tuan muda di sana
Bagaimana jika kau mulai ikut berdansa dengan pena
Untaikan apa aja
Yang terlintas di kepala
Satu satu, hingga terbentuk prosa


GOLD MORNING Vieee


taukah engkau, yg aku tau merangkai kata itu sulit, tak pernah trbayangkan ktika kita hrs berkutik dengan pena yg berduri,, tp smnjak aku mlihat huruf"mu menyala - nyala, berkilauan, N mmancarkan ke indahan, rasa'y tak ada salahnya mncari sebuah silet untuk mncukur peba yg berduri tersebut ....
karena sesungguhnya pena dapat melukis, mngukir, serta berdansa ....
jadi katakanlah bahwa kita tetap bisa melukis kata - kata seindah lukisan, mengukir kata - kata secantik ukiran, dan membuat kata - kata menari gemulai seperti tarian ...
terimakasih krn sudah mmberikan banyak inspirasi, bnyak kata yg tak harus di tuturkan, dan bnyak kalimat yg tak harus dinyanyikan ..
cukup menitipkan rasa ini ke semesta, N berharap dia kan mmbacanya cukup dengan seperti itu bukan Mba ... \)

udah rame ajah disini,, yaa smoga ajah yg lain bsa mmbantu mnmani 1 bintang yg tlah lama mnghuni galaxi ini ...
hehee .. D

Gold afternoon Mbaaaa .. siul:
hadiahterindah - 01/10/2012 02:14 PM
#209

Text Message Starting 05:00AM

sent
Cumi, jemput gue sekarang!
Gue pengen MATI !!!!!!!

received
Astaghfirullah, non! Gue bukan supir ambulan, salah sms loe!

sent
Cumiiiiii, buruan! Kalo elo ndak kesini bawa pil loe, gue pilih nabrak kreta nih

received
Pil KB? Monyong loe! Gue dah bersih non! Gue ndak ♍∂ŵ kasus sama elo! Istigfar non!

sent
Bunuh gue kalo gitu! Jadi gue ndak salah mati, elo yang dipenjara! Gimana?

received
Loe stress!

sent
Hahahaha, gue becanda monyet! Mana ♍∂ŵ gue take off sekarang.....rugi bandar.....

received
Kenape non?

sent
Kejahatan hati gue terbongkar cumi....

received
Kejahatan hati? Ndak ngerti! Pake bahasa awam aja, sama gue ndak usah mutar muter!

sent
Nyoto yuk...pak Gareng depan stasiun Tugu yaaa

received
Siap, kujemput setengah jam lagi!
hadiahterindah - 01/10/2012 02:23 PM
#210

Quote:
Original Posted By viejar
taukah engkau, yg aku tau merangkai kata itu sulit, tak pernah trbayangkan ktika kita hrs berkutik dengan pena yg berduri,, tp smnjak aku mlihat huruf"mu menyala - nyala, berkilauan, N mmancarkan ke indahan, rasa'y tak ada salahnya mncari sebuah silet untuk mncukur peba yg berduri tersebut ....
karena sesungguhnya pena dapat melukis, mngukir, serta berdansa ....
jadi katakanlah bahwa kita tetap bisa melukis kata - kata seindah lukisan, mengukir kata - kata secantik ukiran, dan membuat kata - kata menari gemulai seperti tarian ...
terimakasih krn sudah mmberikan banyak inspirasi, bnyak kata yg tak harus di tuturkan, dan bnyak kalimat yg tak harus dinyanyikan ..
cukup menitipkan rasa ini ke semesta, N berharap dia kan mmbacanya cukup dengan seperti itu bukan Mba ... \)

udah rame ajah disini,, yaa smoga ajah yg lain bsa mmbantu mnmani 1 bintang yg tlah lama mnghuni galaxi ini ...
hehee .. D

Gold afternoon Mbaaaa .. siul:


hai Vieeeee

senang sekali kamu akhirnya menari bersamaku disini
lega sekali bisa berbagi kan Vie..
memang alam semestalah tempat paling tepat
padanya aku selalu merapat
dia tidak pernah mencela
dia selalu menerima
semua kata kata kita
dia mengerti
tanpa berbalik menyakiti

dia pandai menyimpan rahasia
bahkan untuk kejahatan dan dusta

semestaku dan semestamu
sama
viejar - 01/10/2012 02:38 PM
#211

Quote:
Original Posted By hadiahterindah
hai Vieeeee

senang sekali kamu akhirnya menari bersamaku disini
lega sekali bisa berbagi kan Vie..
memang alam semestalah tempat paling tepat
padanya aku selalu merapat
dia tidak pernah mencela
dia selalu menerima
semua kata kata kita
dia mengerti
tanpa berbalik menyakiti

dia pandai menyimpan rahasia
bahkan untuk kejahatan dan dusta

semestaku dan semestamu
sama


aku kan belum berbagi Mba,, baru mngikutimu menari jg mrsapi apa yg engkau rasakan .. D
yaaa mudah"an ajah slalu sprti itu Mbaa ...
hehee ...

ciee cieeee, yg udah baikan sama si cumi ... siul:
hadiahterindah - 01/10/2012 02:50 PM
#212

(session finale edition)


From: me
To: you
Sent: Tuesday, July 10, 2012 1:51 PM
Subject: Re: Bls: Bls: selasakah ini?

Jadi kita ketemuannya di sana ya dear...di surga seperti kau bilang...jika tiada takdir kita di masa sekarang?



From: you
Date: Mon, 9 Jul 2012 22:15:34 -0700 (PDT)
To: me
Subject: Re: Bls: Bls: selasakah ini?

Aku ingin ketemu dulu di dunia ini denganmu...
meski cuma sebentar...
paling tidak..diujung hidupku..
aku kan temukan orang yg sunggu aku cintai

seperti yg aku bilang...
bertemu denganmu adalah target besar dalam hidupku..



to be continue.........
hadiahterindah - 01/10/2012 03:27 PM
#213

Quote:
Original Posted By viejar
aku kan belum berbagi Mba,, baru mngikutimu menari jg mrsapi apa yg engkau rasakan .. D
yaaa mudah"an ajah slalu sprti itu Mbaa ...
hehee ...

ciee cieeee, yg udah baikan sama si cumi ... siul:


coba Vie bilang
apa yang Vie resapi
saat mem"baca" ku di sini

kadang aku ragu menulis lagi Vie
apakah benar benar rasa ini dipahami
sebagai hati yang bicara
bukan perasaan semata


(ya, baikan sama cumi, tiga hari sekali....hehehehe....)
hadiahterindah - 01/10/2012 04:12 PM
#214

Aku pernah mengorbit padanya diam diam
Dulu sekali
Saat itu dia tidak menyadari
Aku hanyalah planet kecil yang tidak terdeteksi

Saat itu matahariku tengah terluka
Dia senantiasa bermuram durja,
dan sesekali amukannya memuncah ke jagat raya
Aku bisa apa

Kemudian matahariku hilang
Dan langitku menjadi gelap tanpa bintang

Lama berselang..............
aku berkelana tanpa tujuan
sesekali aku mengikuti arah pelangi
berharap melihat matahariku lagi

Lalu.........
Sebuah dentuman terjadi
Aku terlempar ke jagatraya kembali
Dan tepat bertahta di galaksinya lagi

Semua bukan kebetulan
Itu adalah ketentuan

Aku dan kamu
Sudah digariskan di satu lintasan waktu




(dear, belum cukupkah aku menulismu? bangun sayang..........)
viejar - 01/10/2012 07:09 PM
#215

Quote:
Original Posted By hadiahterindah
coba Vie bilang
apa yang Vie resapi
saat mem"baca" ku di sini

kadang aku ragu menulis lagi Vie
apakah benar benar rasa ini dipahami
sebagai hati yang bicara
bukan perasaan semata


(ya, baikan sama cumi, tiga hari sekali....hehehehe....)


uwmmmmm ....
rasanya "pedas" Mba ... D

emang gag malu apah Mba, mbeberkan smua yg Mba rasain, smua pristiwa" yg udah di laluin, smua yg hrsnya hanya mba yg tau tp diketahui orang lain ...
klo 1 or 2 orang mah takapa, tp ini .... everybody can see you Mba, bknya Aa prnah bilang ...
Don't tease me! Aku bisa menculikmu sekarang juga! Satu lagi sayang, aku bahkan tidak akan sudi membiarkan bulan melihat tubuhmu! Hanya aku!
bukankah hal ini sama aja ???

laahhh, itu baikan apa minum obat Mba ???
ckckc hammer:
Rentamama - 02/10/2012 07:01 AM
#216

Quote:
Original Posted By hadiahterindah
Ah kamu
Nyata nyata telah membuatku malu
Bagaimana kata indah pantas untukku,
Jika aku mempunyai sang matahari, para pujangga, dan kamu
Yang sungguh sungguh lebih mampu menyuarakan itu....

Apanya yang gagal duhai pemuda
Kau sungguh pandai bermain kata

Saat semua sesi matahariku usai kulontarkan ke angkasa
Saat itulah aku akan menemuimu tuk berkata

Inilah aku, yang menulis untukmu


Aku telah membuatmu malu ?
Maaf jika kata-kataku telah melukaimu
tak bermaksud untuk menyakiti
bagaimana aku yang hanya orang baru dalam tulisanmu
biar menyuarakanmu

Apa yang gagal ?
jawabannya sudah tertulis jelas dirumahku
tak perlu ku ungkapkan lagi disini \)
hadiahterindah - 02/10/2012 08:26 AM
#217

Quote:
Original Posted By Rentamama
Aku telah membuatmu malu ?
Maaf jika kata-kataku telah melukaimu
tak bermaksud untuk menyakiti
bagaimana aku yang hanya orang baru dalam tulisanmu
biar menyuarakanmu

Apa yang gagal ?
jawabannya sudah tertulis jelas dirumahku
tak perlu ku ungkapkan lagi disini \)


duh, pagi sekali kau datang
belum sempat aku berbenah agar rumah mungilku ini nyaman
aku telah membaca di halaman rumahmu
namun sungguh, hanya sampai di taman depan
bagaimana jika kita duduk di teras dan mulai berbincang?
hadiahterindah - 02/10/2012 08:38 AM
#218

Membelah pagi yang terusik oleh hujan
Hancurkan harapan embun bertandang pada terang
Perlahan
Sangat pelan
Aku sematkan namamu di padang ilalang
Berharap rindu ini tersampaikan




(lagi lagi, memulai hari tanpa matahari....hiks....)
hadiahterindah - 02/10/2012 08:58 AM
#219

(session finale edition)


From: me
To: you
Sent: Tuesday, July 10, 2012 2:56 PM
Subject: Re: Bls: Bls: selasakah ini?

Bukannya kau sudah sering 'datang' ke padaku?
Atau itu bukan kamu?


From:you
Date: Mon, 9 Jul 2012 23:17:29 -0700 (PDT)
To :me
Subject: Re: Bls: Bls: selasakah ini?

ah sayang.......i love u..i love u.. aku cinta padamu
bagaimana nanti jika sinarku tak lagi menaungi langitmu dan tertutup awan….


From: me
To: you
Sent: Friday, July 20, 2012 2:04 PM
Subject: too late to love me more

tidak tidak tidak
bagaimana aku bertahan jika hanya ada mendung diatas awan
janganlah jatuh hujan jika itu membuatmu hilang dari pandangan
atau gerimis jika itu artinya tangis

begini saja
apapun aku bisa
asal itu memaknaimu dengan bahagia
hadiahterindah - 02/10/2012 07:03 PM
#220

(session finale edition)


From: you
Date: Thu, 19 Jul 2012 22:11:24 -0700 (PDT)
To: me
Subject: Re: Bls: too late to love me more?

Aku tidak mintamu utk jadi apapun...aku inginkan kau sehat...karena sejak lama aku sudah titipkan kebahagiaanku di pojokan hatimu....aku sungguh tidak mau tercecer di padang air mata


From: me
To: you
Sent: Friday, July 20, 2012 2:37 PM
Subject: Re: Bls: too late to love me more?

dear, jangan ditaro disitu.... Kebahagiaamu adalah hakmu,
engkau berhak bahagia, meski bukan aku yang menjadi alasanmu bahagia....
aku adalah penggembira, yang bersorak sorak di pinggir lapangan hatimu, memberi semangaat, memintamu memacu langkah lebih cepat....

Jika langkahmu telah sampai di ujung lintasan, kau tinggal menoleh dan melambai.....ada aku di sana,di tempat yang sama, di pinggir lapangan hatimu....yang akan membalas senyummu....selalu

Go go dear go go....


to be continue......
Page 11 of 17 | ‹ First  < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Menitipkan rasa ke semesta, berharap dia kan membacanya