Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Menitipkan rasa ke semesta, berharap dia kan membacanya
Total Views: 4962 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 15 of 17 | ‹ First  < 10 11 12 13 14 15 16 17 > 

hadiahterindah - 14/10/2012 02:50 AM
#281

Quote:
Original Posted By aal93sans
dinginnya malam ini dan sejuknya esok hari
semoga dapat membawaku menemanimu hingga akhir nanti


terimakasih telah datang


aku menyimpan pagiku di hati
karena aku tak lagi mengenali
arti 'pagi' jika tak ada mentari

selamat meninggalkan malam
selamat menjelang malam
hadiahterindah - 14/10/2012 02:52 AM
#282

Aku mewakili diriku sendiri sekarang
Sendirian di galaksi tak bernama
Dimana tiada lagi sang mega cahaya bertahta

Merunduk dalam besutan sisa luka semalam
Harusnya aku menepati sumpahku
Meledak bersamamu

Kini
Kisahmu telah usai kutitipkan ke semesta sayang
Tidak ada lagi alasan

Jemput aku sekarang!
hadiahterindah - 14/10/2012 03:00 AM
#283

Quote:
Original Posted By viejar
tak perlu lah engkau mlakukan apa", aku sudah mngrti, krn aku mrasakan hal yg sama sprti slayaknya dirimu, sakit meski badan trasa ringan, perih mski tak ada luka, merasa mati mski aku msh bsa bernafas ....
jika kau butuh kepastian ...
berikan 1 kalimat apa yg harus kulakukan agar kau mngrti engkau aku butuhkan .... \)




miss you to Mbaa, huaaaa jauuuhhhh ....
aku ajah di jakarta Mba ... nohope:
tp mau donk gudeg cekernya Mba ?? pst enak yah ??? D




vie
jika ada bahasa
yang bisa mewakili rasaku
mungkin hanya satu

.

na, itu lah , tidak ada
bahkan mensejajarkan tanda baca titik itu pun tiada habisnya kan memenuhi ruang hampa di sini
di hati



bangun Vie, tahajut dulu yuk....
di mana ni ya...
di suro kecil, perbatasan sukoharjo....
hadiahterindah - 14/10/2012 03:12 AM
#284

ini dimana?
aku bahkan tak peduli
mau disini
atau di sana
sama saja
gelap
pekat
mana tahu aku dimana
biarkan saja
mengakhiri malam tadi
lalu hari ini
kapan ada pagi
sudah jam segini

ya Allah, mana matahariku
aku sudah menuju ke Timur, menjadi embun
berharap kau angkat aku ke pelukMu
tempat yang sama
kau tempatkan matahariku




in the middle of nowhere
Rentamama - 14/10/2012 09:00 AM
#285

Quote:
Original Posted By hadiahterindah
Kau tahu Rent
Rasanya seperti dihempaskan
Dalam jurang tak berdasar
Melayang layang tanpa benang
Tak seputus sekalipun aku merapal namanya
Berharap dia kembali terjaga

Rasanya rent
†ăќ terperikan
Saat kau †ăќ berdaya
Menggapainya tuk bertahan
Saat kau tahu
Sesaat lagi kau akan sendirian


selamat pagi kembali, lagi lagi kujemput pagiku tanpa sang matahari


Ragumu lelah namun ku yakin dirimu kuat
karena mataharimu selalu bersamamu
memberikan hangat sebagai semangat
berjuanglah untuk senyumnya disana
meskipun tak terlihat lagi untuk saat ini \)

Simpanlah sampai kau yang ada disana
merajut bahagia bersama DIA



sun:Minggu pagi yang diliputi wilayah abu-abu \)
hadiahterindah - 14/10/2012 05:31 PM
#286

Quote:
Original Posted By Rentamama
Ragumu lelah namun ku yakin dirimu kuat
karena mataharimu selalu bersamamu
memberikan hangat sebagai semangat
berjuanglah untuk senyumnya disana
meskipun tak terlihat lagi untuk saat ini \)

Simpanlah sampai kau yang ada disana
merajut bahagia bersama DIA



sun:Minggu pagi yang diliputi wilayah abu-abu \)


telah kusimpan Rent
di tempat paling mustahil yang aku miliki
namun aku tidak akan merajutnya menjadi bahagia
karena bahagiaku, adalah kala dia ada

ah, hujan Rent...
sepertinya wilayah abu abumu menular padaku





bergelimang hujan, dan rindu yang kian mencekam
hadiahterindah - 14/10/2012 05:32 PM
#287

Quote:
Original Posted By akuadalahputri
duh, mbak....jadi berdebar debar baca ini
mbak beneran tidak sih
merinding mbak!


beneran kok put
mau ikut?
hayukkkk...
hadiahterindah - 14/10/2012 05:43 PM
#288

text messages, yesterday, Agung and me

Received

Cungkring, keluar dari akuariummu...aku ada di lobby kantormu, di samping operatormu yang tergagap gagap melihatku.


send

Kamu pasti pake seragam polisimu!


Received

iya, cepatlah, aku tunggu di luar aja, avanza hitam!


Send

Siaaap pak polisi, bawa surat penangkapan?


Received

Ya! Ada borgol juga kalo kamu macam macam! Cepat!
hadiahterindah - 14/10/2012 05:47 PM
#289

skype, 15:15 WIB, yesterday

Via: siapa barusan?

Me: siapa siapa?

Via: pak polisi ganteng barusan.....kencanmu ya?

Me: masya Allah vie, tadi tu Agung! Agung! Itu lo, guardian angelku yanh pernah kuceritakan padamu itu.....

Via: yang menemukanmu saat ilang di gunung? Yang nangkap tanganmu kaya di film film action? Yang "itu" ?

Me: apaan sih, gosip banget! Dia udah punya istri tauuu!

Via: dan kamu? Hahahahaha...

Me: sebentar, darimana kamu tahu aku dijemput pak polisi? Kamu kan di Jakarta say!

Via: aku tlp kantor, minta disambungin ke kamu. Operator bilang, barusan kau keluar, sama pak polisi ganteng! Hahaha, sepertinya ganteng banget ya, sampai operatormu bersemangat sekali ceritanya.

Me:lumayan sih, kalo pas pake seragam....

Via:kenapa kalian ndak pacaran?

Me:dulu kan udah....

Via: jawaban apa itu! Hahahaha

Me:udah udah, aku harus beresin laporanku ke Andrew , Via....

Via: hm, kau harus cerita! Pak polisimu bawa berita apa!

Me: berita buruk. Sangat buruk......


Sign off
Rentamama - 14/10/2012 06:30 PM
#290

Quote:
Original Posted By hadiahterindah
telah kusimpan Rent
di tempat paling mustahil yang aku miliki
namun aku tidak akan merajutnya menjadi bahagia
karena bahagiaku, adalah kala dia ada

ah, hujan Rent...
sepertinya wilayah abu abumu menular padaku





bergelimang hujan, dan rindu yang kian mencekam


Aku berbagi sedikit ::

Pernah ku tuliskan diselembar kertas
sebuah nama dengan semua kenangan
yang ku simpang rapih,ditempat yang jauh
setiap lipatannya bercerita tentang DIA
dan setia goresannya menggambarkan tentang DIA
semua orang tak akan membacanya








Karena hujan pernah menahamu disini untukku [size="1"]*lirik lagu[/size]
akuadalahputri - 15/10/2012 08:35 AM
#291

Quote:
Original Posted By hadiahterindah
Aku mewakili diriku sendiri sekarang
Sendirian di galaksi tak bernama
Dimana tiada lagi sang mega cahaya bertahta

Merunduk dalam besutan sisa luka semalam
Harusnya aku menepati sumpahku
Meledak bersamamu

Kini
Kisahmu telah usai kutitipkan ke semesta sayang
Tidak ada lagi alasan

Jemput aku sekarang!


ini juga mbak
walau diungkapkan dengan gagah dan tabah
tetap serasa putus asa
putri lagi rangkum semua percakapan dan puisi puisi mbak dan si matahari
AFD itu inisial nama matahari mbak kan yaa
kalian sama indahnya, senada
semangat mbak
seperti di avatar mbak yang tertawa
hadiahterindah - 15/10/2012 04:52 PM
#292

Quote:
Original Posted By Rentamama
Aku berbagi sedikit ::

Pernah ku tuliskan diselembar kertas
sebuah nama dengan semua kenangan
yang ku simpang rapih,ditempat yang jauh
setiap lipatannya bercerita tentang DIA
dan setia goresannya menggambarkan tentang DIA
semua orang tak akan membacanya








Karena hujan pernah menahamu disini untukku [size="1"]*lirik lagu[/size]


Hujan bertandang tadi malam
Tidak terlalu deras
Tapi bagiku tetap menakutkan

Dan pagi tadi Rent
Terbit pelangi
Samar saja, didominasi warna Jingga
Mungkin ini halusinasiku saja
Tapi sungguh, aku melihatnya!

Allah mengirim pelangi itu untukku kan Rent?


Hujan yang mana yang menahanku, hujan itu luruhkanku….
Rentamama - 15/10/2012 11:11 PM
#293

Quote:
Original Posted By hadiahterindah
Hujan bertandang tadi malam
Tidak terlalu deras
Tapi bagiku tetap menakutkan

Dan pagi tadi Rent
Terbit pelangi
Samar saja, didominasi warna Jingga
Mungkin ini halusinasiku saja
Tapi sungguh, aku melihatnya!

Allah mengirim pelangi itu untukku kan Rent?


Hujan yang mana yang menahanku, hujan itu luruhkanku….



Ku dapati pagiku tak seperti pagimu
yang lebih indah dari malammu
namun pelangi yang kau lihat pagi ini
adalah hadiahterindah dari mataharimu
aku turut bahagia setelah ku baca pernyataanmu
tentang pagimu dikota itu \)








Hujan dihatiku *eeeaaaa
hadiahterindah - 16/10/2012 08:51 AM
#294

Dear

Kumenemukan mu lagi

Betapa dasyatnya untaian kata katamu
Bahkan deklarasi hati yang kau tulis padaku
Tertera di sana



Tapi lagi lagi
Kuingat katamu
Bahwa semua karyamu
Adalah milik semesta…



Andaikan aku bisa egois dan berkata

Kau boleh ambil semua, asal jangan yang ítu’

Karena apa lagi yang bisa kumiliki, bahkan kalimatmu pun diakuisisi?



Dear,

Buatkan aku lagi
Deklarasi hati
Kali ini, tidak akan kubagi dengan mereka
Kan kusimpan dalam isi kepalaku saja
Dan kulafalkan dari jiwa





makasi jafarshodiq.tumblr.com
hadiahterindah - 16/10/2012 08:55 AM
#295

Quote:
Original Posted By Rentamama
Ku dapati pagiku tak seperti pagimu
yang lebih indah dari malammu
namun pelangi yang kau lihat pagi ini
adalah hadiahterindah dari mataharimu
aku turut bahagia setelah ku baca pernyataanmu
tentang pagimu dikota itu \)








Hujan dihatiku *eeeaaaa



jika kau mau
mari berbagi pelangi denganku
jika malam aku berburu bintang
hingga pagi sirna buramkan kelam
saat saat seperti itulah, sebenarnya........aku butuh teman


pagi keemasan, cahayanya kilaukan aku.......
hadiahterindah - 16/10/2012 08:57 AM
#296

Quote:
Original Posted By akuadalahputri
ini juga mbak
walau diungkapkan dengan gagah dan tabah
tetap serasa putus asa
putri lagi rangkum semua percakapan dan puisi puisi mbak dan si matahari
AFD itu inisial nama matahari mbak kan yaa
kalian sama indahnya, senada
semangat mbak
seperti di avatar mbak yang tertawa


I'm the center of positive energy Put
don't worry
terimakasih telah menyimpan 'kami'
tetaplah datang
hadiahterindah - 16/10/2012 09:02 AM
#297

SKYPE dini hari tadi



Aa:assalamualaikum adiek

Me:walaikumsalam Aa

Aa: Aa akan pulang

Me: o,ya, kapan....

Aa: soon diek

Me: ada sesuatu ya Aa?

Aa: ya, kamu diek

Me: kenapa adiek? Adiek baik baik aja kok! Satu satunya yang belum beres hanya hati adiek Aa

Aa: itu diluar kuasaku diek, sekuat apapun aku bisa, tetap tidak akan sampai kesana kan

Me: iyaa.... tinggal remah remah aja di sini, di hati

Aa: sebenarnya itupun cukup, kalo memang harus cuma segitu untuk Aa.....tapi sudahlah, ada yang harus Aa urus secepatnya

Me: bingung ah, maunya Aa apa sih? Kalo Aa khawatir adiek hilang kendali, trus bunuh diri, berarti Aa tidak kenal adiek!

Aa: adiek tidak mungkin begitu, tapi adiek akan mengarahkan semesta untuk ke arah itu!

Me: apa maksud Aa.....?

Aa: apa maksud adiek nyetir sendiri hampir tiap malam, Aa ulangi hampir tiap malam, ke jalan jalan yang jarang dilalui orang.....yang jelas jelas adiek tahu di situ adalah daerah rawan? Sendirian!

Me: eits.....sapa yang crita Aa?

Aa: iyaa, atau tidak?

Me: iyaaa, tapi apa hubungannya? Adiek cuma menenangkan diri kok....

Aa: terlalu menenangkan diri, berjalan pelan pelan.....berharap ada begal yang akan membereskanmu dengan sekali tebas, mungkin akan sedikit heroik jika ada tanda tanda perlawanan....tapi endingnya akan sama kan diek? Kau menjemput .......damn!

Me:............

Aa: kau butuh alasan untuk mati kan diek? Kau takut mati, tapi kau sungguh sungguh ingin segera mati! Kau egois sekali diek! Kau pikir apa jadinya dunia ini tanpamu? Dunia mamamu, kakak kakakmu, teman temanmu, duniaku?

Me:..........

Aa: aku harap aku bisa mengatakan ini langsung padamu. Tapi kupikir jika KUTULIS, kau akan bisa membacanya setiap saat, karena hanya bahasa pena saja yang akan bisa menyentuhmu! Jadi diek, akan kutulis berulang ulang, jika perlu akan kupenuhi wall fb mu, akan kuingatkan kamu selalu, bahwa mataharimu benar cuma satu, tapi cobalah memandang dari versi kami yang telah memandangmu sebagai matahari kami! At least, aku!

Me:.......Aa, takuttt.....

Aa:yaa, sudah sewajarnya kamu takut diek! Ini sudah terlalu dalam, sudah tidak masuk akal!

Me:......Aa galak sekali....

Aa: ya diek, karena Aa khawatir sekali padamu..... Aa akan pulang, dan mengatakan kembali padamu, apa yang seharusnya Aa katakan dan perjuangkan 12 tahun lalu!


Sign off
hadiahterindah - 16/10/2012 09:43 PM
#298

just shared.............
sebuah pembelajaran di suatu senja, kutulis di atas kereta malam



Udah kali kesekian, orang ini pasti sengaja!

Sepele aja sih, dan tidak ada alasan untuk marah...... Masa diajak sholat berjamaah nolak...... kan pahalanya lebih banyak....

Tapi yakin deh, pasti sengaja!

Maksudku, dia kan bisa sholat sendiri atau kalopun hendak berjamaah, bisa bareng dengan yang laen..... Pahalanya kan tetep sama, mau berjamaahnya sama aku ato sama OBku, atau sama bosku......valuenya kan sama.....

Tapi dia selalu duduk di depan mushola, udah wudhu, tapi malah megang ipadnya, pernah kulihat sekilas, dia ngaji pake ipadnya.....jadi ada Al Qur'an di ipadnya...lirih, kaya bergumam....

Mushola kantor jogja memang kecil, jika berdesakan pun hanya cukup 6 orang aja....

Aku paling sering jam 6.15 atau mendekati setengah tujuh....krn biasanya jam jam segitu mushola sudah lengang....

Nah, tiap aku selesai wudhu.....taraaaaaaa, dia udah berdiri ambil posisi imam! Awal awal kupikir hanya kebetulan, tapi kok lama lama......pasti sengaja ni!

Kalo saja ada satuuuu aja yang bisa buat alasan dia tidak qualified jadi imam .....tapi apanya coba? .Bacaannya bagus, pake irama gitu..... Hafalannya banyak , walo kadang aku pengennya mbok surat pendek pendek aja kaya Al Ikhlas ato An Naas..... Pokoknya tidak ada alasanku menolak di 'imam'mi dia kan ....

Ya cuma satu itu, pasti sengaja deh ngepas ngepasin jam magribku......! Huuufftt!!!

Sebenarnya sih, dia cukup komunikatif.....sering bertanya hal hal tidak penting (belum pulang?) , ritoris(mau sholat sekarang?), yang lebih sering aku memilih mengernyitkan dahi daripada harus menjawabnya. Jika aku lagi mood baik, kutambah seulas senyum basa basi...

Pernah sengaja aku melambatkan magribku.... Hari itu senin, dan aku memilih berbuka puasa dulu, yang lama ngunyahnya, sambil membuktikan dugaanku bahwa dia menungguku untuk sholat.......

Tiba tiba dia nongol di pantry, yang tentu saja seharusnya masuk area staff only, dan itu artinya dia tdk boleh ada disana. Tapi dia langsung mengambil duduk di sebelahku, mengamatiku makan....

"Tadi siang sibuk sekali sampai tidak sempat makan ya?"

Aku mengangguk. Bagian sibuk sekali, itu benar.

OBku yang sedang membuatkanku minum, menimpali "Mbaak kan puasa mas.....tiap senen kamis......"

"O,ya?" Mukanya langsung senyam senyum. Dasaar freak, aneh.

"Kalo langsung makan sebanyak itu, lambungnya kaget..... Sholat dulu yuk....."

Tuh, kan ! Aku mendengus, membanting sendokku, lalu berdiri, mendorong tubuhnya...

"Eeee, aku dah wudhu! Batal deh......"

"Kalo dah wudhu ya sholat! Tidak usah ngurusin orang lain makan!"

"Berjamaah lebih baik,"

"Kenapa tidak ikut kloter yang tadi sholat?"

"Kamu tidak perlu imam?"

Deg!!!!!

Rasanya kaya disiram air dingin di ubun ubun.

Kalimatnya yang terakhir seperti menamparku keras keras..... Segitu tinggikah aku menilai diriku sendiri, sampai bahkan di level ibadahpun, aku merasa sanggup sendiri? Sombongnya aku, yang hanya hafal beberapa surat pendek, hanya itu itu aja, sampai tidak mau di 'imam'mi seseorang dgn hafalan lebih sempurna? Aku beralasan sholat sendiri lebih khusuk, lebih 'mesra' dengan Allah, sehingga tanpa sadar, aku lebih sering sholat sendiri daripada menunggu barengan. Luar biasa, betapa sombongnya aku yaaaa

Saat kemudian aku lagi lagi di'imam'mi olehnya, tiba tiba aja semua terasa masuk akal. Aku jadi penasaran surat apalagi yang di baca, aku ternyata bisa tuma'ninah saat sujud bersamanya, berzikir bersamanya, mendengarkan doanya yang ku amien amien ......

Bahkan ketika dia tidak muncul lagi di magrib magribku berikutnya, aku merasa sebagian petangku hilang seketika. Tak bisa kugantikan hanya dengan menjadi makmum, siapapun imamnya.....

Aku tidak tahu siapa namanya....jangankan nama, mengingat ingat seperti apa wajahnya pun aku sudah tidak bisa. Hanya gostur tubuhnya yang tinggi, kurus dan kulitnya yang pucat(karena aku pernah membatin, putih banget sih!)

Kalau saja aku saat itu cukup rendah hati bertanya namanya, dan meluangkan sedikit berbincang dengannya......kalau saja......karena seperti episode episode sebelumnya, babak dramaku berakhir, bahkan sebelum dimulai...

Siapapun kamu, terimakasih ya......
olicjanuar - 16/10/2012 10:33 PM
#299

Pusinnya bagus-bagus gan malus
Numpang bikin tenda sembari nunggu lanjutannya bingung:
hadiahterindah - 16/10/2012 10:53 PM
#300

Quote:
Original Posted By olicjanuar
Pusinnya bagus-bagus gan malus
Numpang bikin tenda sembari nunggu lanjutannya bingung:


salamat datang
masuklah ke dalam
jangan di luar
tenda tidak akan lindungimu dari dingin dan gelap malam
lapakku bukan istana empati
namun kuharap ketulusan dan tulisan ini
mampu hangatkan hati
Page 15 of 17 | ‹ First  < 10 11 12 13 14 15 16 17 > 
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Menitipkan rasa ke semesta, berharap dia kan membacanya