Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5
Total Views: 7141 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 110 of 110 | ‹ First  < 105 106 107 108 109 110

Kifarin - 20/10/2012 10:01 AM
#2181

LELAKI PULANG

bulan di senggamai awan
malam jadi temaram
pada bayangan dirimu
kutemukan senyummu
mengalirkan belerang
semua merugi. langit,
tak mungkin bawa pelangi
dan embun tak lagi basahaku bawa senyummu
pulang melalui semak api
kegelapan menyedot bayanganmu: lelaki pulang,
hatinya tak sampai masuk
ke dalam.

Depok, 2011

by Gita Nuari
Kufur - 20/10/2012 10:02 AM
#2182

Dari Tepi Laut

Laut biasanya dilalui kapal
tapi kali ini tidak
juga tak ada gitar dipetik
di bawah rindang nyiur
pasir jadi bara
di telapak kaki
dan mentari membakar apa saja
yang menentangnya

lambaian nyiur menggapai lunglai
melenggok hampa
kadang kadang segunduk ombak kecil
datang mengantar riak
kadang kadang pula sepi
yang datang mencekik
dari tengah laut

aku telah pulang
dan kembali lagi kemari
telah pula datang
mengurai mimpi mimpi
sebuah teluk tenang teduh
sebatang nyiur lapuk
setia menunggu

pasir berbercak bercak
putih memanjang menyilaukan
siang malam
riak air asin berlarian
O laut
bila kau ramah
kau buat aku terlena
tapi bila kau gila
O laut
aku tak mau
bertanya tentang kau lagi

* Pelabuhan Ratu, 10122011

by Hery Firyansyah
Kifarin - 20/10/2012 10:02 AM
#2183

Hati Nelayan

Ah, angin tak mau
menegurku lagi
kurindu himbaunya dulu
kucba raih, tapi menghindar

angin,
aku berteriak
dari tengah samudera
berlarikususuri panjang gelombang
ditertawai bulan tergantung
disumbat napas di tenggorokan

angin,
kau kuikuti
dari teluk teluk gelap
kukejar merambati sisi malam
dimana wangimu
dalam puing bahteraku

aku menggeluti nasibku
jari jariku
juga ulet di hatiku
berdarah

angin,
akankah kau sebar
wangimu
bila mentari mengecup
pasir laut
aku dengan keluh dalam hatiku
bukalah jalan dan rejekiku

* Pelabuhan Ratu, 11122011

by Hery Firyansyah
Kufur - 20/10/2012 10:03 AM
#2184

Cirebon

anak anak penjual krupuk
mengapa engkau belum tidur?
malam begini larut
besok...
apakah engkau bersekolah?
apakah kau pandai?
sudahlah kau tahu
tentang hukum Pascal?
Boyle?
atau garis garis lurus
pada matematika
ah, tahukah kau betapa
hatiku remuk?
dimanakah orang tuamu?
sedang tidurkah mereka?
gembirakah, engkau
bisa mencari uang?

keretaku maju perlahan
banyakkah yang terjual
krupukmu kali ini?

dan aku memandangmu
bagai mata kanak-kanak dunia
aku pangling

* Cirebon, 15122011

by Hery Firyansyah
Kifarin - 20/10/2012 10:04 AM
#2185

Cerita Pendek

mengapa kau tak datang,
katanya setengah menangis
sorry saja, toh sekarang datang,
kataku pula
lalu aku dan dia
bertuduh-tuduhan
adu otot adu emosi
(tapi bukan berantem)
dia menagis
aku terharu
matanya basah
mataku merah
tolong lupakan peristiwa itu
kataku merayu
sorry aku tak bisa,
kau sungguh kejam dan keji,
katanya
lalu aku dan dia
tuding tudingan
adu mulut
(tapi bukan ciuman)
aku terpojok
dia menanghatinya tertawa
hatiku redam

tak adakah hari lain
untuk bertengkar, batinku
tidak. aku akan bunuh diri
dalam menit ini, dugaku
lalu aku dan dia
menangis peluk pelukan
aku memandang
dia menunduk adu batin
(tapi bukan sihir sihiran)

alu akan bunuh diri,
katanya kemudian
nah, sudah kuduga,
kataku bangga
lalu aku dan dia keheranan
aku menang
dia tak tahu
hatiku tertawa
hatinyatak tahu

sekarang kita tamatkan saja
terserah kau, mau bunuh diri
atau bunuh bersamasemoga kau
terserah juga
nanti akau mati
atau dapat rejeki
yuk kita pulang, kataku
dia termangu, lalu perg
aku termangu,lalu pergi.

* Bekasi, Okt 2011

by Y Alpriyanti
Kufur - 20/10/2012 10:05 AM
#2186

Ulang Tahun Poppy

Poppy manis
usiamu adalah
tujuh buah lilin
yang menyala
yang diletakkan melingkar
di atas kue tart
lantas engkau meniupnya
serentak dengan
satu hembusan nafas
searang bertanyalah pada Tuhan:
hendak berapa lilin lagikah
yang akan diberikanNya
kepadamu?

* Cikarang, Nop 2010

by Y Alpriyanti
Kifarin - 20/10/2012 10:05 AM
#2187

Sebuah Pementasan

Untuk Hetty, Netty, Betty
Melly, Retty, Sissy

ketika layar ditutup
lampu lampu dipadamkan
dan para penonton
beranjak pulang
maka: itulah saatnya
kita membuka topeng
kepura puraan
sebab satu kehidupan manusia
telah selesai
kita perankan

* Cikarang, Des 2010

by Y Alpriyanti
Kufur - 20/10/2012 10:06 AM
#2188

Kepada Ramelya

telah kutulis
sebuah sajak cinta
yang manis untukmu, Ramelya
sebab dalam kesendirianku
wajahmu senantiasa
membangkitkan rinduku
tapi, adakah kau sisakan
sepotong hati
untuk kuisi
dengan segenap cintaku?

* Cikeas, Des 2011

by Y Alpriyanti
Kifarin - 20/10/2012 10:07 AM
#2189

Aku Datang

dulu kakek pernah berceloteh
lewat bibirnya
kusan penuh cerutu
bahwa kau
bukanlah sahabat baik
dan bukan pula
kekasih sejati
sebab abang abang becak
mengeluh akan himpitan
hutang dan sewa gubuknya
di tepi rel
atau mengenai daerah
bebas becak

namun
pagi ini
aku akan coba
datang dari dusunku
penuh angan-angan
untuk menyapamu
lewat desah puisiku.

* Bekasi, Des 2010

by Hery Firyansyah
Kufur - 20/10/2012 10:07 AM
#2190

Puisi Mu

selembar daun jambu
jatuh
lalu
berlembar lembar
bersama angin
kali ini tiada
yang tercatat
kecuali
sebuah puisi
yang gagal
puisi Mu?

* Pekayon, Nop 2010

by Hery Firyansyah
Kifarin - 20/10/2012 10:08 AM
#2191

Stasiun Kebumen

Kereta malam
yang kutumpangi
membunyikan peluit
di luar jendela
kutampak
ibuku
melambaikan tangan
tiba-tiba cemas
menjalar rasa:
takut aku
menjadi
Malinkundang!

* Kebumen, Mei 2010

by Hery Firyansyah
Kufur - 20/10/2012 10:09 AM
#2192

Kepada Ibu

Ibu
aku bukan
malinkundang
aku bukan
malinkundang
ibu
jangan datangkan badai
di lautku
jangan karamkan perahuku
jangan kutuk peteramu

aku tak hendak khianat
aku tak hendak ingkar
aku tak hendak dusta

aku kan berlabuh
menengokmu di kampung halaman.

* Kebumen, Mei 2010

by Hery Firyansyah
Kifarin - 20/10/2012 10:10 AM
#2193

Yes dan No

Kalau kubilang: yes
kamu bilang : no
kalau kupilih :
Luna Maya
kamu pilih : Ariel
Di antara kita
hanya ada
yes dan no
tapi kita selalu
abadi dan sejalan
aneh, ya?

* Kebumen, Mei 2010

by Hery Firyansyah
Kufur - 20/10/2012 10:10 AM
#2194

Rumah Makan

seorang pengemis
berdiri di depan rumah makan
ia lapar
dan menatap daging ayam
di atas meja tapi ia tak ingin
mencuri dan tiba-tiba
ia membayangkan
daging ayam itu
bergerak ke arahnya
dan berkata:
"Kamu tentu lapar
makanlah saya
karena saya milik Tuhan juga"

Ia diam menggeleng
dan berkata:
"tidak, kalau segalanya
diluar kehendak.
pergilah sebelum tuanmu
hilang seleranya"
ingin benar
daging ayam itu berkata:
saya telah kehilangan
hak-hak hidup"
tapi pengemis itu telah pergi
dan memang
ia lapar
tapi tak ingin mencuri

* Tangerang, 01122011

by Evi Melyati
Kifarin - 20/10/2012 10:11 AM
#2195

Kepada Kekasihku

Burung-burung yang terbang
dari matamu
hinggap di pohon jambu
ada yang merasakan
kegelisahan yang panjang
dari hari ke hari
membayang diammu dalam senyap
kerinduan makin mendesak
dalam debar hatinya
adakah kau sempat bertanya
dan mengerti akan sepi
sebelum waktu bergegasdan menghampiri

* BSD, 15112011

by Evi Melyati
Kufur - 20/10/2012 10:12 AM
#2196

Di Ruang Tunggu

Bunyi kucing
itu mencurigakan?
tengok
mungkin ada sesuatu
telah terjadi hari ini
sudah lama
kau sakit
dan batuk batuk
napas sesak
di dadamu
tak ada lagi sajak
mungkin kucing itu
merasakan hal yang sama
sepeertimu
sebelum ia mengerti
akan kemana hari

* Serpong, 17102011

by Evi Melyati
Kifarin - 20/10/2012 10:12 AM
#2197

Selamat Tinggal

Terima kasih kepadamu
guruku
cintaku untukmu
sekolahku
tak dapat kulukiskan

hanya berupa jabatan tangan
diiringi airmata keharuan
sebagai salam perpisahan

selamat tinggal guruku semua
selamat tinggal
sekolahku tercinta
perpisahan
bukanlah akhir segalanya

* Tangerang, 10102010

by Evi Melyati
Kufur - 20/10/2012 10:13 AM
#2198

Pengemis Itu

belangku sayang
hari ini
kembali lapar
kitatak menemui batas
seperti hari-hari
yang kelewat
sementara mimpimu
bertemu ikan

tinggalkan sejenak
mungkin esok
perut kita kenyang
mungkin pula
kita kian terlentang

* BSD, 01122011

by Evi Melyati
Kifarin - 20/10/2012 10:14 AM
#2199

Saat Mandi

Saat aku mandi
Seekor cecak memandangku
dengan sorotan mata tajam
kuambil segayung air
kusiram cecak itu
cecak pun lari
Aku tak tahu
mengapa cecak kusiram
mungkin aku malu
karena aku telanjang

* Sby, 25122010

by Chairul Abshar
Kufur - 20/10/2012 10:15 AM
#2200

Gumam Bocah

kepak sayap burung dara
adalah langkahku
dibawah langit
kebiruan cakrawala
arus darah
burung dara
adalah lintasan
kembara menujuMu
tatap mata
burung dara
adalah senyum
yang dalam
saat memandangMu

burung dara adalah rindu
ku menikmati langkahMu
yang langka

* Nganjuk, 23102010

by Chairul Abshar
Page 110 of 110 | ‹ First  < 105 106 107 108 109 110
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5