Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5
Total Views: 7141 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 12 of 110 | ‹ First  < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 >  Last ›

Kifarin - 15/10/2012 04:01 PM
#221

Pengendali Mesin

Hai ....

Dialah perempuan perkasa tak berdaya yang dilalap kekasihnya
kekasihnya adalah durjana bermuka tuhan manusia dan ia menyembahnya
dialah perempuan miskin yang sanggup digerogoti hartanya
dari sejengkal daging yang durjana perguna dia menyulap sang perkasa
menjadi lemah tak berdaya mempropaganda anak kandung dengan ibunya
durjana berstatus duda beristri lima

pondasi rumah yang segera jadi dirubuhkan dengan sejuta ilusi
membelenggu matanya mengikat bhatinya memperkosa raganya
perempuan perkasa menjadi setengah gila dan ia menutupi kegilaanya
dengan berpura waras atas segala, ia tergila-gila oleh sang durjana
anak kandung di rajam linglung sebab hidup cerminkan wajahnya yang murung

anak kandung berhati sunyi,anak kandung seputih kapur
menggambarlah si anak kandung di papan tulis berwarna hitam
menggambar kontol vagina milik durjana dan ibunya
gambarnya semirip kenyataannya garisnya semirip lakunya
gambarnya ia bingkai dengan kepala,

anak kandung sisipkan surat dendam pada sang durjana
berisikan kasih sayang yang membelenggunya
si anak kandung menjadi ilusi yang nyata
ilusi yang sanggup mengasah batu menjadi pisau tajam sekeras permata
anak kandung mencari untung menyusupi sepi dengan belati
menggores makna di hati
melangkahi sepi

DAN IA MENJADI NERAKA YANG ABADI
MEMBUNUH SANG DURJANA DENGAN TANGANYA SENDIRI
MENAMPAR MULUT IBU KANDUNG RAGAWI
MENCONGKEL MATA SANG DURJANA
MENYULAMNYA MEMBINGKISNYA MENJADI BINGKISAN KADO ULANG TAHUN BAGI IBUNYA

anak kandung tak pernah lega
dan ia berkata

DURJANA ADALAH NERAKA YANG BERWUJUDAN SURGA
MAKA AKU MENGULITI WAJAHNYA
MEMOTONG KEMALUANYA DAN AKU MENGGORENGNYA
BERSAMA REMUKAN JANTUNG SANG DURJANA

anak kandung berkata kepada ibunya
ibu kumasakan engkau obat sakit Jiwa
semoga ibu lekas sembuh dari gila


by Aspal_panasku
Kufur - 15/10/2012 04:02 PM
#222

ibumu itu batu

Kenapa ibu mu begitu batu!
Dia tega berdiri dengan teriakan lantang memblokade mimpi2 kita. .
Kenapa ibumu begitu primitif?
Berpikir pasif, dan memaksakan semuanya. .
Andai tak ada lagi surga di kakinya, tak akan ada bendera putih ini, kau akan kusanding di depan nya. .
Di depan Ibu mu yg memuja dunia. .


by Kakashi hatake
Kifarin - 15/10/2012 04:03 PM
#223

Cerita Sependek Cerita Pendek


Bau lembab udara kemarin,

Masih mendung, belum terlalu hangat tuk membuka mata.

Sementara mentari terlambat melangkah naik,

Kakinya lumpuh sebelah.

Sayu...

Aroma busuk sisa semalam

Rahasia apa?

Tetap saja genangan airmata menjadi penutup hari-harimu.

Tak ingin bangun lagi.

Apa lagi yang kurang dari caraku mencintaimu?



by agito_wanijima
Kufur - 15/10/2012 04:04 PM
#224

Aku mencintai Ibu dan Kau


Pagi hari itu sehari setelah ulang tahunku

Berdua kita berjalan ke rumah ibu yang telah membisu sejak 5 tahun lalu

Ibu seorang yang sangat aku cintai dan kurindu

Dalam dekapnya biasa aku berbagi kisahku


Teringat aku akan dirimu Ibu

Tangis kecil pertamaku adalah kebahagiaanmu

Kau beri aku segala milikmu

Tubuhmu yang lemah tak kau hiraukan saat itu


ketika aku pergi jauh, ibu selalu mendoakanku

Tak lekang waktu berdoa untukku

Dan akhir aku bertemu denganmu

Kau sudah membisu dalam ragamu


Ingin ku menangis saat itu

Namun aku tegar dihadapan saudara-saudaraku

Karena aku yakin itu yang ibu mau

Agar semua tahu bahwa aku puteramu sama dengan dirimu


5 tahun berlalu ku datang kepada mu ibu

Bersama kau sahabatku

Kau perkenalkan dirimu kepada ibu yang membisu

Diam, kau dan aku di tempat ibu


Sujudku kepada Ibu bersama kau sahabatku

Melantunkan kata-kata bagimu ibu

Sekumpulan doa pada Dia yang lebih mencintai Ibu


Kau beli bunga-bunga bagi ibuku

Yang kau kenal setelah membisu

Ku menangis menatap ibu

Dan kau diam menatapku


Dua tahun lebih kenangan itu berlalu

kau dan aku beberapa kali datang ke rumah ibu

Ibu yang ku cinta dan kau yang kucinta

Dua wanita yang ku cinta tempat aku berbagi kisahku


Kini Aku ingin berkunjung kembali pada Ibu

Tapi kau tak temaniku

Akan ku beli bunga bagi Ibu

Dan akan kukatakan bunga ini dari Sahabatku

Seorang yang kau kenal saat kau telah membisu


Ibu...

aku mencintaimu

dan.....

aku mencintai kau....sahabatku



by la casa de amor
Kifarin - 15/10/2012 04:04 PM
#225

Panas Hati Terobati


Pagi .....

ini Hari Minggu


rumahku dibantaran sungai

ceritaku puisiku belajur alami


sungai aku suka warna dari setiap airmu

rumput engkau harga dari setiap hidup yang melebihi emas

ketika embun dibias matahari warnamu pelangi

permata surga dipagi hari


tinja tinja terapung disungai bening

ikan ikan memanjakan diri sebab makanannya terapung

dari bawah meloncat keatas, pesta pora tinja terapung

aku senang aku senang


hijau-hijau anti polusi

jantung desa hidup kami

sriti sriti walet walet

air terjun


aku bermandikan sinar matahari

kakiku basah mengembun

dingin menyejukan

segar menentramkan

lega



by Aspal_panasku
Kufur - 15/10/2012 04:05 PM
#226

MUNGKINKAH?

Mungkinkah?
Ketika semilir angin
Menyapaku
Memeluku
Kau yang mengutusnya Menggantikan mu

Mungkinkah?
Setiap awan menaungi
Menjaga
Melindungi
Kau menitahnya
Menggantikanmu

Mungkinkah?
Setiap sinar Mentari
Bulan dan Bintang.
Menyentuhku
Menaungiku
Kau pinta
Menggantikanmu...

Mungkinkah?
Rindu ini tetap terjaga
Cinta ini tak binasa
Sampai kau kan datang
Menjupainya.


by Kaze seimaru
Kifarin - 15/10/2012 04:06 PM
#227

cerita karangan


bukankah itu kebohongan

bukankah itu kepalsuan

bukankah itu khayalan


lupakan kenyataan

larikan diri dari keadaan

luapkan realita kehidupan


seperti komik manga jepang

di persembahkan kepada komikus yang lupa cara berjalan pulang

berharap mengeluarkan pedang panjang

tebaskan ke kepala musuh bebuyutan


berkata inilah yang meng-inspirasi

inilah yang nge-trend masa kini

inilah yang di dambakan setiap orang

cerita yang ber-akhir dengan kebahagiaan

dengan mengorbankan sedikit darah peperangan


serang ! hajar ! hancurkan !

kata yang sering ku dapatkan

cari ! sergap ! perang !

bahkan tak terlupakan


bunuh mereka semua !

bagi pengarang cerita adalah hal biasa


ah..paling-paling berapa harganya nyawa manusia


cinta

tak lepas dari konsep karya-nya

dengan embel-embel memperindah konsep cerita

bumbu-bumbu nafsu syahwat tak luput dari cinta-nya


ah..masa bodoh

inikan buku pertama saya

(ha...suara tawa ku terdesak melihat tingkah-nya)


kenapa ?

salah ?

tidak suka ?


maaf membutakan mata anda

maaf mengganggu kinerja otak anda

maaf menaikan tensi darah anda


maaf

apakah ini kata-kata untuk menutupi kemunafikan ku ?

bukan

aku hanya mencoba meluapkan isi hati ku


mungkin anda terlalu banyak begadang

sampai lupa waktu untuk memikirkan kenyataan

sadarlah

ini realita kehidupan

yang tak bisa anda rubah dengan tinta noda hitam

lihatlah

pagi tak selalu cerah

dan hidup tak selalu indah

dan cinta bukan hanya cerita karangan

bila anda merasakan

jangan berlebihan

malam tak selalu kelam menakutkan

gelap dan suram



by pengelana
Kufur - 15/10/2012 04:07 PM
#228

Lagu ini


Setiap kudengarkan lagu ini....

Aku kembali membayangkan kenangan di kota itu...

Dimana masa remaja adalah masa yang paling membanggakan untuk dikenang...


Dimana muncul cinta-cinta lugu yang dengan gampangnya membangkitkan nafsu...

Menolak realita bahwa masih terlalu cepat mengucap janji sehidup semati kepada cinta....

Menerima dengan terpaksa pupusnya cinta....


Setiap kudengarkan lagu ini...

Aku tersenyum... setelah apa yang aku alami.....

Memiliki pertemanan di kota itu.... menoreh kanvas perjalanan hidup ku...


Apa jadinya bila aku tanpa mereka.... walau terkadang aku membencinya...

Tapi hidup ini tak sempurna tanpa kehadiran mereka....

Walau perlahan... satu persatu mulai menghilang....

Mereka teman-teman ku....


Setiap kudengarkan lagu ini..

Aku memohon pada sang waktu..

Putar kembali masa-masa itu... dimana aku menangis dan tertawa karenanya....


Sedih rasanya.. jika ternyata satu persatu kenangan ini mulai terlupakan...

Bagaimana pun pasti akan terlupakan...

Suatu saat potongan demi potongan akan terlepas... berganti dengan potongan yang baru...

Suatu saat aku akan melupakan mu...



by adrikl
Kifarin - 15/10/2012 04:08 PM
#229

Haru Rindu

: Lusy

Dalam birama ketukan langkah aku merangkai pilar-pilar mimpi bersamamu dengan berjuta ilusi yang aku dapat ketika kamu berpaling kearahku dan memanjakan mataku karena potongan surga dari wajahmu yang bening memadu rindu biru itu tak akan habis sampai kita bertemu lagi disuatu waktu kita yang tak akan abadi karena dunia telah habis masa namun tidak untuk cinta atau rindu yang menderu dari haru yang terharu.



by zearrock
Kufur - 15/10/2012 04:08 PM
#230

SEMALAM DALAM IMAGI


Jauh kita yang sekarang

Begitu luruh dalam rindu-rindu bisu

Setangkup doa ini menjelma magis disana

Lelahlah kau pada sanubariku, rebahlah

Terluka lagi kau disana cinta yang kukasihi

Airmata kita tumpah...

Matamu begitu redup penuh matinya amarah

Kau punggung tempat dewi-dewi memintamu berlari

Cambukan hidupmu menusuk kedua mataku

Darah ini semalam tumpah ruah karenamu

Sekeras itu rupanya imagiku terbayar nestapa

Kumaafkan kau...

Dalam tiap malam-malam kubasuh kedua kakimu dengan air mataku

Kusayangi kau,

Pada setiap pelukanku pada punggungmu yang lelah bernanah darah

Kurajakan kau,

Laki-laki pemasung hatiku demi tegak kepalamu yang memaksamu renta

Biar kita bertemu pada malam-malam penuh imagi

Saat tak banyak lagi ceritamu yang kudapati dari tubuhmu yang lara

Diamlah disini,

Kan kubenamkan kau pada surga yang tak pernah mau kau mimpikan

Aku mencintaimu laki-laki yang mencintaiku



by yayagyp
Kifarin - 15/10/2012 04:09 PM
#231

Ngaben Massal


tujuh alur

putaran ombak bergulung

dalam pasir kecoklatan

keindahan terpendam diam


lagu pantai

redwine

hamparan samudera telanjang


rombongan

dupa sembahyang

pengantar abu massal

mantra dimulai


aku tengah memunguti harta diantara sesaji

yang dicampak ke lautan...



by skizoid
Kufur - 15/10/2012 04:10 PM
#232

perasaan q pda mu


Bagi ku kau yang terindah diantara yang lain

Bagi ku kau cahaya terang dalam malam gelap ku

Penunjuk arah ketika sesat ku

Tiada yang dapat mengantikan mu di sisiku

Mencintaimu membuatku selalu hidup

Aku mencintai mu bukan karna kelebihanmu

Tapi aku mencintaimu karna kekurangan mu

Jika aku mencintai kelebihanmu...

Aku tak bisa terima jika kamu mempunyai kekurangan

Tapi jika kau mencintai mu karna kekurangan mu

Aku pasti bisa lebih terima kelebihan mu

Cinta bukan sesuatu yang untuk di ceritakan

Tapi hanya bisa dirasakan oleh hati



by ip_23
Kifarin - 15/10/2012 04:11 PM
#233

Apa kau tak melihat? (Wahai Pembuat Rasa)

Apa kamu tak mendengar?
Wahai pembuat rasa....
Bahwa aku menegurmu...
Dengan kataku...
Sayup sayup malu...
Menjelajah rambut...
Agar sampai bisikanku...
Ke telingamu..

Apa kamu tak melihat?
Wahai pembuat rasa...
Gerak kaku bibirku...
Meminta mu menanggalkannya?
Tapi aku tak pernah jadi...
untuk meminta...
Karna aku tak punya hak..
Untuk meminta..

Apa kau tak meraba?
Wahai pembuat rasa...
Detak jantungku yang kemudian ramai...
Menyoraki aku yang malu...
Karna hina nya aku...
Di hadapmu...

Apa kau tak merasa?
Wahai pembuat rasa...
Aku yang letih dengan abaian-mu..
Berusaha meminta...
Tak pernah jadi meminta...
Aku ingin kau menyadari kalau aku meminta..

Apa kamu tak mencium?
Wahai pembuat rasa....
Aroma tintaku...
Di atas kertas kecil di selatan kamarmu...
Aku menegurmu?


by zearrock
Kufur - 15/10/2012 04:15 PM
#234

Aku Ngak Ngerti Maksudmu

Apa maksudmu?
Masa kita bersama
Sebagai sahabat
Kau seolah mencintaiku

Memang benar aku mencintaimu
Sahabatku pun juga
Karna kau biangnya
Kami jadi terpisah

Apa maksudmu?
Saat ku menyatakan cintaku
Kau bilang tak ada rasa.
Tapi kenapa ketika ku mencintai yang lain
Kau seolah cemburu

Apakah kau tak mau
Aku dan dia bertengkar
Hingga kau menolaku

Tapi kini
Ketika sebuah cinta Datang menyapaku
Kau seolah tak suka

Apa maksudmu?
Kini kau nyatakan cintamu
Pada sahabat ku

Apa kau memang tak ingin ada yang sakit hati
Sehingga kau membohongi dirimu.
Atau ini memang rencanamu?

Sungguh aku tak peduli.
Karena sekarang
Sebuah cinta yang indah
Telah bersemayam di hati.


by Kaze seimaru
Kifarin - 15/10/2012 04:15 PM
#235

Aku Takut


Aku takut aku sakit kuning

Sekujur tubuh ini berubah kuning dan aku tak mau

Kenapa semua ini terjadi

Aku takut aku tak bisa sembuh

Setiap detik rasa sakit menggerayangi ku

Dalam ruangan yang serba putih pucat ini

Aku semakin takut jika berfikir tentang kematian

Aku takut aku akan segera mati

Aku masih muda aku masih ingin berkarir

Punya suami dan

anak-anak yang cantik dan tampan

namun aku akan merasa bahagia nanti

sebab ku akan bertemu tuhan di surga sana

dan menjadi anak emasnya

ataukah

aku harus masuk dalam neraka yang menyakitkan

aku takuuut

malaikat maut berhentilah mendatangiku

berhentilah terbang ke arahku

aku takut, aku tak mau bertemu dengan mu

dan tuhan saat ini

ambillah jarak di antara kita

aku ingin sembuh

aku ingin sembuh

akuuu hanyaa ingin sembuh …



by sangpemimpi
mIniInMe - 15/10/2012 11:53 PM
#236

Lekas Sembuh..
Hari ini kamu sakit. Aku ada di sampingmu.
Tidak berbuat apa apa selain hanya memandang wajah yang terpulas lelah.
Ah, ingin sekali aku mengelus rambutmu, tapi aku takut itu akan membuatmu terbangun.
Tidurlah, aku akan tetap di sini...

Sebenarnya aku sudah berencana, di ujung bulan ini
aku akan mengajakmu berkelana,
berlari diantara kabut, menghirup rasa embun, berada dalam kedamaian
(tentang tempatnya, aku belum memikirkan itu).
Lalu, di bawah sinar mentari kita masih bersama.
Haha, aku juga belum merencanakan tentang apa yang akan kita lakukan.

Engkau yang sakit, kenapa aku yang mengigau..

Kamu, semoga lekas membaik ya. Nanti kalau kau sudah sembuh,
aku akan mengajakmu kesana.
Tidur merdeka di rerumputan sambil memandangi awan yang berarak.

Ow, aku semakin mengigau dan engkau masih tertidur lelap..
Begini saja, bagaimana bila nanti (saat kau sudah membaik) kita saling bercerita?
Setelahnya petiklah gitar dan akan aku nyanyikan sebuah lagu untukmu. Bagaimana?
Engkau diam saja, semakin terlelap.
Aku menganggapnya itu adalah sebuah persetujuan yang manis.

Lekas sembuh yaa....
pradiska - 16/10/2012 12:40 AM
#237

gan ni kumpulan puisi ane,masuk
Spoiler for penna keriing
Kufur - 16/10/2012 02:12 AM
#238

Oktober

Kepada episode yang datang tiba tiba
kau telah mengekalkan sebuah cerita
tentang rindu yang teranyam syahdu
juga tentang hati yang hanya ingin mengisi
biarkan kata kata yang hilang itu berguguran di sela sela pelukan
lalu di dekap dadanya itu kau rebah...
: semoga detak jantungnya takkan pernah melupakanmu


by anthalogy
Kifarin - 16/10/2012 02:13 AM
#239

Timbang menimbang

Kepadamu, masih kubacakan setiap peritiwa soal lapar, agar resahmu menjadi hening, sebab percuma menimbang peluh dalam keluh, jika pilihan di telingamu, masih pada antara amarah atau menangis.


by bakhsayanda
Kufur - 16/10/2012 02:14 AM
#240

Sajak Basi Dalam Desakan Melankoli

Barangkali malam belum jauh meninggalkan asmara
Lengang rumah dengan rindu pada ramai
Dan sajak basi ditulis dalam desakan melankoli

Kamu hirab kemana, kekasih?
Aku mencarimu ke dalam kata
hati tak dapat kuakali untuk mengamsal garik waktu
Sesudahnya, lidah terbiasa membahasakan kehilangan

"Perindu kerap takjub pada alunan rebab,
selalu pandai menyisakan gema dari kesedihan"
Malam ini alangkah kasmaran,
Aroma tubuhmu, kubayangkan seperti bau kopi robusta,
ganih matamu menyimpan harapan sedalam-dalamnya
sampai rindu semakin melubuk
di palung, di jantung

Barangkali asmara telah bertukar nama
menjadi rahasia yang dimiliki patahan bunyi
dari geletar sajak
dari gemetar jarak


by zasdar
Page 12 of 110 | ‹ First  < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5