Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5
Total Views: 7141 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 17 of 110 | ‹ First  < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 >  Last ›

Kifarin - 16/10/2012 03:19 AM
#321

kisah sang korban


gelap.

aku hanya ditemani oleh bintang yang gemerlap.

tiada satu orang pun.

aku berjalan dengan hati tidak tenang.

aku berjalan, dan terus berjalan.

dan aku tertidur.

***

aku terbangun.

saat itu,

aku sadar terjadi sesuatu pada ku.

pinggang terasa linu,

kepala terasa berat.

aku hanya mendengar sirene mobil yang sangat bising di telingaku.

dan aku kembali tertidur.

***

tak lama,

aku terbangun lagi.

kali ini ku lihat keluargaku.

aku berbicara dengan mereka,

dengan merasakan sakit dikepalaku.

satu yang mengejutkanku,

aku harus dibedah secepat mungkin.

jika tidak,

segala kemungkinan buruk akan terjadi padaku.

dan aku tertidur lagi.

***

dan kali ini,

aku benar-benar terbangun dari mimpi burukku.

aku merasakan sesuatu yang tak biasa di kepala bagian kananku.

terasa sangat dan amat berat.

tetapi tidak kurasakan sakit.

***

lima hari sudah aku tergeletak tak berdaya.

hari-hari terasa lambat sekali,

tapi juga terasa cepat.

susah sepertinya untuk diperjelaskan.

***

dan dari inilah aku berbicara, bahwa

kecelakaan itu seperti cinta.

susah untuk diperjelaskan.

hari-hari senang bersamanya, begitu cepat sekali.

hari-hari buruk bersamanya, terasa begitu lambat.

dan cinta itu sangat menyakitkan seperti mengalami kecelakaan.

dan menjadi korban atas cinta.



by jec.tian
Kufur - 16/10/2012 03:20 AM
#322

Yup


Yup,

Enyah kau gelisah

Enyah kau resah

Sudah sepuluh berhasil kubuat.



by just_hammam
Kifarin - 16/10/2012 03:20 AM
#323

Dia dan Rindu


Dia tetesan air yang dirindukan kilau pasir di terik siang

Dia hujan berkah yang turun di tengah kemarau

Dia hamparan sabana para perumput

Dia perapian hangat di musim dingin

Ia pesona sejuta kerlip

Kapas lembut penutup luka

Ia kota tua berjuta peradaban

Mutiara bening beralaskan beludru

Mencari cacat wajahnya

Adalah berenang di lautan duri

Mengintai noktah dosanya

Bagai menelan kobaran api

Tapak kakinya tinggalkan taman bunga

Lambaian tangannya hadirkan kepak merpati

Walau kepalku sekuat baja

Biar kejamku seperti singa

Ku ‘tak mampu membencinya

Jauh di dalam, hanya ada rindu

Ingin ‘ku berbalik melawan waktu, meneropong masa lalu

Sungguh perih, luka tanpa penyembuh

Benar pahit, racun tak berpenawar

Deritaku memuncak, di kelam sendu 12 Rabiul Awal


(untukmu, jiwa yang damai, duhai Rasulullah..)



by naftsa
Kufur - 16/10/2012 03:21 AM
#324

genting


do'a mengiring langkah

yang tertatih


engkau ada

namun tiada,

entah...


waktu meruncing

di kala asa dan hati

meng-genting


ini gejolak rasa

tak bernama



by RIf
Kifarin - 16/10/2012 03:22 AM
#325

laku


ku lelah pada laku

yang tak menentu


rindu kan dekap erat dirimu

di hati dan raga ku


ingin ku rupa

apa yang ku rasa

agar kau mengerti ini semua


fatamorgana ;

terjebak ilusi gurun hati



by RIf
Kufur - 16/10/2012 03:22 AM
#326

Meraih Kemilau-mu


Demi langkahmu yang mendekat,

Jiwaku bak genderang ditabuh…

Demi wajahmu yang ranum,

Hatiku merenangi Kautsar…


Rasa malu menguasaiku

Memperjelas dua muka di satu tubuh

Membongkar paksa kebiadaban naluri

Aku malu, melihat raut di balik topengku…


Duhai malam-malam indah berhias jubah para malaikat,

Sudikah engkau menatapku yang disesaki keropeng busuk?

Engkau anugerah suci berkalungkan tasbih,

Yang dinanti setiap raga di terik sahara,

Dapatkah kumeraihmu yang berkemilau hidayah?


Sungguh, hadirmu ciptakan jutaan harapan

Menumbuhkan tunas baru di batang yang mati


Gema takbir menyambutmu, duhai Ramadhan

Menggetarkan tiang-tiang galaksi ‘tak terlihat,

Menyeranta relung-relung jiwa yang gundah,

Syahdu…



by naftsa
Kifarin - 16/10/2012 03:23 AM
#327

Akulah Si Tolol


Kesinilah kau kusembelih

Anjing

Kesinilah mari bicara ngerokok sembari ngopi

Bajingan

Bajingani . . . Anjingi

lain pikiran


wahai~

Pembohong !!!

imajiner palsu

merasa senang

dengan senandung tersandungnya


sayang matanya buta

dicakar singa


aku akan bertanya kepada mereka berdua

wahai :

Kartini dan Hamka

Kartini seperti apa engkau dulu mengaji

Hamka bicaralah

Hamka: ada pendusta dan rasa malu munafik


Aku : aku mencium bau bangkai

kurasa aku memang jahat

Kau bangkainya.



by Aspal_panasku
Kufur - 16/10/2012 03:24 AM
#328

Depresiku

gagak yang telah hilang sebelah sayapnya
seperti bola hitam yang jatuh
seperti anak hati yang telah busuknya busuk
selalu terjatuh dilubang itu dan terus merasakan terjatuh

hanya sedih dan terus meneriakinya
sampai aku merasakan kehilangan keheningan diantara dua mataku
begitu jauh sampai tidak ada perasaan lagi
hingga akhirnya semua ini menjadi sesal dan beranjak merasuk belulang
hingga tak perlu lagi jatuh dan jatuh
terbang dengan sayap
ku butuhkan alat-alat dan membuatnya


by rip8
Kifarin - 16/10/2012 03:25 AM
#329

hanya bersenandung


tiap-tiap ruang penting dalam hidupku adalah awal dan akhir dari dirimu

Saat aku bersenandung dan berbicara dengan setetes air hujan di teras rumahku

atau terbaring mengumbar senyuman di sudut kamarku yang hening

maka dirimu adalah sebab dari segala akibatx.

Kesungguhanku berucap adalah nyata,

dasarnya adalah tidak berbatas karena percayalah kau adalah satu dari semua.

hanya bersenandung



by ahmad amril
Kufur - 16/10/2012 03:26 AM
#330

dyan part 1


aku adalah cahaya yang akan terus menyala

walau matahari tak terbit, walau bulan keluar orbit

aku adalah bunga..

..paling wangi di semesta

tercium dari sudut belantara sampai ke surga


di lidahku empedu terasa manis..

di inderaku panas terik begitu asyik..

semua rasa, semua warna dariNya bagiku adalah nikmat


aku tak kenal duka,

aku akan terus tertawa disaat seharusnya mengiba

karena Dia telah ciptakan kau untukku..

dan aku untukmu


by dyan_passkid
Kifarin - 16/10/2012 03:27 AM
#331

kisah sang pen-cinta pertama


hari itu tiba.

bukan rencana aku untuk bertemu dengan dia.

murni sebuah kecelakaan yang tidak pernah aku bisa jelaskan sampai sekarang.

aku tak tahu apa yg ada dipikiranku saat itu,

susah sepertinya untuk dijelaskan.

yang aku rasakan hanyalah gugup,

dan hanya bisa terdiam

bukan aku yang biasanya.

***

sejak hari itu,

dia mengisi pikiran ku di hari-hari seterusnya.

***

kami tidak sering bertemu,

apalagi berbicara.

tapi rasa gugup itu masih tetap ada setiap kali aku bertemu dia,

sama seperti hari itu.

***

seorang pengikat yang terus memungkinkan aku untuk bertemu dengan dia.

tapi, apa artinya seorang pengikat itu jika aku sendiri yang telah memutuskan untuk pergi.

jauh.

jauh sekali.

tempat yang memungkinkan aku tidak pernah bertemu dengan dia lagi.

***

sekarang,

aku hanya bisa menatap wajah dia lewat layar yang selalu menemani aku setiap harinya.

melihatnya berbahgia.

***

apa dia masih mengingat aku? biarpun hanya nama aku saja yang dia ingat,

aku akan sangat menghargai.

paling tidak,

enam tahun perasaan yang telah ada sejak hari itu untuk dia

tidak akan sia-sia begitu saja.



by jec.tian
Kufur - 16/10/2012 03:28 AM
#332

kembalikan apa yang sepatutnya dikembalikan kepadaku


siapa aku

aku tak tahu

untuk apa aku

aku tak tahu

dimana aku

aku tahu

hendak kemana aku

aku tak tahu

yang aku rasa sekarang

aku ingin pulang

pulang

pulang

pulang

pulang

pulang

pulang

pulang


Duhai malam

rengkuh aku dengan kesadaranmu

aku gontai ditipu angin

dia melambai bagaikan kekasih

mengikisku hingga kedalam


ruanganku dipenuhi kebohongan

rinduku tercampakan


duhai ~

engkau kekasih

rengkuh aku peluk aku

dekap aku

biarkan seutuhnya aku

aku memilikimu


duhai ~

wahai ~

engkau

dirimu

kamu


dalam tasbihku

kuhanyutkan asinnya samudra cinta

dikedalaman qolbumu


aku bisu

aku buta


rengkuh aku

rengkuhlah

tolong aku

tolonglah


wahai ~

duhai ~

Angin

Api

Air

Bumi

Semesta

Tuhan

Mudahkanlah aku dalam segala macam perkara

yang tak kumengerti asalmulanya

kabulkanlah

mudahkanlah

terangkanlah

jadikanlah

agar sepatutnya

kesejatian itu berada pada tempatnya

mutlak sebagaimana aku adanya

jadikanlah

jadikanlah

mudahkanlah

mudahkanlah

terangkanlah

terangkanlah

kabulkanlah

kabulkanlah


bismilahhirohmanirohim

alhamdulilahirobilngalamin

arohmanirohim maliki yaumidhin

iyakanaq'budu' wa 'iya' kanas ta in

ihdinas sirotol mustaqim

sirotol ladzina an amta ngalaihim

ghoiril maagdhubi ngalaihim

wallhadz dzolin

amin



by Aspal_panasku
Kifarin - 16/10/2012 03:28 AM
#333

Puasa


gemerlap surya

jadi atap cuaca

nyanyian angin

jadi nyanyian cinta

sengguh jiwa puasa


Agustus 2011 (Ramadhan 1432H)



by laila
Kufur - 16/10/2012 03:29 AM
#334

Sekejap

Sekejap...
Kelam pun datang
Pesona kian menghilang
Semua menghitam
Takut menggerang
Menembus dinginnya angin malam

Sekejap...
Tubuh pun kaku
Dingin membelenggu
Mengharap kasih
Dari siksa yang tak kunjung menentu
Yang datang sewaktu-waktu

Sekejap...
Teringat benang hitam diudara
Hampa tak ada daya
Putih tak lagi putih
Hitam semakin hitam
Sesal yang tak beraturan
Dalam kerasnya roda kehidupan

Harap...
Menemukan koma sebelum titik
Mencari arah baru
Menemukan pemandu
Ke puncak kebenaran
Yang penuh keridhaan
Dari sang 'Dalang'

Tapi...
Waktu memasuki injury time
Vonis mengatakan tinggal menanti
Sebab dikau telah bersilaturahmi
Ke istanaku sendiri
mengerogoti pondasi
Tumbang...
Ambrug...
Rata...
Tak tersisa...
Tenggelam dalam tanah...


by isal rabbanie
Kifarin - 16/10/2012 03:30 AM
#335

tutup langit mak

emak nanya kenapa aku sering mendongak
semenjak kanak-kanak kini sampai beranak

tutup langit mak, aku nyari tutup langitnya
di mana mak? aku ingin menutup langitnya
ingatanku rasanya bagaikan kabut subuh
aku tak ingin ia menguap terlalu menjauh

emak bilang langit nggak punya tutup
dianya terbuka tapi hatiku yang mengatup

(Palembang, Aug '11)


by OrangMalas
Kufur - 16/10/2012 03:31 AM
#336

Kau !!!


Berhembuslah ~ ~ ~

Masukilah ruangan ini dengan menundukan kepala sebentar

dan busungkan dadamu

tidak boleh menangis

boleh asal tepat waktunya

menangis

lihat itu kolam !!!!

ingin?

mengendaplah jangan kau keruhkan air yang sedang membening

Jangan terikat apa lagi terpikat biarkan apa adanya

lihat itu Koi Liar

Aku Koinya



by Aspal_panasku
Kifarin - 16/10/2012 03:31 AM
#337

Anak kemarin sore

Baru saja menjejaki
Baru saja registrasi


by rizkypico
Kufur - 16/10/2012 03:32 AM
#338

Merinding

aku merinding hebat
ketika berpikir bahwa kau adalah bunga krisanku
yang hilang semenjak terbakarnya rumahmu


by ElvaCarey69
Kifarin - 16/10/2012 03:33 AM
#339

kisah sang pemimpi


tanpa ku ketahui,

dia datang dengan begitu cepat

tak tahu membawa cerita baik atau buruk

dia masuk dalam pikiranku seenaknya

***

saat dia membawa cerita buruk,

aku diam

seperti gagu

menerimanya dengan pasrah

meski hati terasa takut

***

saat dia membawa cerita baik,

aku tersenyum sejenak

tak lama kemudian,

aku bangun

belum sempat aku mengenang semuanya

dia telah pergi

pergi jauh

sampai aku tidak mungkin lagi mengingatnya


by jec.tian
Kufur - 16/10/2012 03:34 AM
#340

Santai


Frustasi

Mak aku kangen Emak

doaku untuk Emak

Dari beta teruntuk Emak


Aku bosan Menyebut Ibu

Emak lebih menyenangkan

mak aku setress


Mak sunggh aku kangen Emak

Hidupku Gak indah-indah Mak

kadang mau nyantai gak bisa Mak


ini coba lihat Mak

semoga Emak tahu aku menulis kayak begini buat Emak

Aku sayang Emak


Aku kangen masakanmu Mak


TTD

Anakmu

IPUL


by Aspal_panasku
Page 17 of 110 | ‹ First  < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5