Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5
Total Views: 7141 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 18 of 110 | ‹ First  < 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 >  Last ›

Kifarin - 16/10/2012 03:35 AM
#341

Aku begini


deklarasi cintaku


I love You

Semenit lalu

tulisan tanganku terbakar

hangus mengabu

aku lupa

dia menghilang begitu saja


aku tahu ini

percuma

kita ulangi

sepenuhnya dengan suara bisu dengan tema

seperti lagunya souljah yang judulnya

"ku...ku...ku...ku... ingin kau mati saja

mungkin bisa berguna selagi ada.


sudah

hei aku lupa

aku ingin membaginya

setengah dan setengah

agar tak nampak gontai kaki-kaki

tunggu mungkin aku yang mati terlebih dahulu

agar engkau tahu

sesalku dalam pecahan cermin diujung diantara ditengah jamban

ketika ingin membuang isi pikiranku

DAN LIHAT INI SEONGGOK TINJA

T.A.I


by Aspal_panasku
Kufur - 16/10/2012 03:36 AM
#342

Aku Merindu Bayang


Aku Merindumu saat bercerita berdua

mengurai satu kisah dengan tawa dan canda


Aku Merindumu mengajarkan tentang hidup

Tidak selamanya buram, ada warnanya


Tapi kamu hilang dan pergi dengan kosong

Malam ini sama dengan malam aku menunggu


Melihat sebuah nama dalam sebuah layar kecil

Aku Merindumu, menggapai sebuah rasa dengan maya


Tapi

Aku ingin sebuah Kisah Nyata


Aku Merindumu dengan waktu

Yang Engkau buat seolah palsu


Aku merindumu

Tapi yang kudapat bayang



by iin_blue_girlz
Kifarin - 16/10/2012 03:37 AM
#343

singsot


Rembulan terbit sekeping

sembunyi di balik dahan di ujung ranting

ku lempar pandang sekeliling..

..ku dapati kau berkerling


alamaakk.. cantik nian tiada banding

hatiku girang..

..gembira bukan kepalang

sepertinya langit tanpa belang

malam di sinari kunang-kunang

memandang bintang jadi tiada halang


perempuan tetaplah perempuan..

..tapi bukan sekedar perempuan

melihatnya sekedipan..

..satu purnama masih terbayang


by dyan_passkid
Kufur - 16/10/2012 03:38 AM
#344

suatu hujung senja


Kelelawar baru saja keluar dari bunker persembunyian

adzan maghrib berkumandang

langit samar kekuningan

syahdu bertoping kelelawar

bintang dan rembulan menerawang

disini aku...

menikmati hujung senja di beranda rumah

menatap kosong semesta

mungkin ku gila...

bermandi tembakau menanti disetubuhi

pujuk setan malaikat tunggang-langgang

sekedar menyapa mungkin mengancam

aku yang lebih kuat sekarang

ku katakan:

kau butuh lebih sekedar senapan tuk menikam

kau butuh lebih berjuta setan tuk menidurkan


by Sampah Kota
Kifarin - 16/10/2012 03:39 AM
#345

isi otak


cobalah kau sisiri jalan pikiranku!!

siang dan malam serempak menggiring lamunanku akan engkau,

tak peduli fajar tak peduli senja..

matahari dan bulan sehati merubung khayalanku akan engkau,

tak peduli mendung tak peduli gerhana..

panas dan ketiadaan suhu sekongkol menggenggam hatiku untuk engkau,

tak peduli terik tak peduli beku..

terang dan ketiadaan cahaya sepakat selimuti bayanganmu di pelupuk mataku,

tak peduli silau tak peduli redup..

cobalah kau cerna isi otakku!!


by dyan_passkid
Kufur - 16/10/2012 03:39 AM
#346

Masa Kontrakmu Telah Habis


Saat pemilik bumi menagih semua milikNya

Penghuni bumi kehabisan masa kontraknya

Jaminan sudah tak berlaku lagi


Yang lebih akan dibawa pada tempatnya

Sesuai dengan apa kelebihannya

Yang kurang pun juga diberikan tempatnya

Sedikit berbeda memang.


Terlambat jika penghuni bumi

Ingin perpanjang masa kontraknya

Karena mereka telah sia-siakan

Waktu kontraknya dahulu.


Dan kini, waktunya penghuni bumi menggadai

Apa-apa yang dimilikinya

Bagi yang tidak membuang masa kontraknya

Berbahagialah kalian.


Dan sebaliknya,

Yang dahulu sia-siakan masa kontraknya

Kumpulkanlah semua keberanian kalian.



by warnakelabu-hitam
Kifarin - 16/10/2012 03:40 AM
#347

Dari yang Abadi


Mataku mungkin setia merapat,

tanpa sepercik cahaya-Nya yang maha Magfirah.

Bawakanlah aku sekepal senyuman

di tiap jilid nada dalam relung kehidupan


Waktu mungkin terlalu tua, untuk kita

mengais-ngais ilmu yang ada dilembar halaman.

Mungkin di dunia lainlah, tempat aku

dan tempatmu..

Abadi menetap satu menahutkan rindu


Lengan-lengan hujan yang mengantarkan aku

di kesunyian.. Membakar dada-dada dosa.

melangkah dari batang yang telah jatuh

dari anaktangga raka’at. Sujud yang bersimpuh

seluruh, menggelepar..

Pada-Nya semua jadi satu yang sama.


Agustus 2011


by Affrilia
Kufur - 16/10/2012 03:41 AM
#348

kisah cinta Kami


Kami,

berjalan menuju gunung untuk didaki

hidup menghadapi hal baru

makan dan mencerna semuanya

Angin, hujan, gunung, batu adalah milik kami

Mereka adalah saksi perjalanan langkah kaki kami

Setiap detik adalah nafas,

dan setiap desahan nafas adalah nyawa cinta kami

Setiap waktu kami belajar,

belajar mempercayakan diri kami,

belajar mengerti perasaan masing-masing,

belajar untuk mendewasakan diri kami,

Dan tiba saatnya untuk kami saling percaya

Sulit membangun itu,

tapi rasa sayang kami tak ternilai besarnya

Kami ingin bersama untuk waktu yang sangat lama



by m3ntarinda
Kifarin - 16/10/2012 03:42 AM
#349

Tuk


Ku tak pernah menuntutmu

sedikitpun

tuk tetap di sampingku

(bersamaku)


: benci aku semaumu

dan ku takkan pernah membencimu


Sayangi aku dibalik hatimu

dan ku kan s'lalu

menyayangimu


: diantara hati dan jantungku:



by xentra
Kufur - 16/10/2012 03:42 AM
#350

Akhir


aku merdeka dalam kataku

bebas dalam angan

menang dalam hidupku

mudah dalampencarianku

senang dalam susahku

segala yang menyeluruh

kumerdekakan atas kemauanku

kutarik atas ketertarikanku

aku adalah Tuan dari hidupku

Aku adalah Tuan dari segala benih pikiranku

Aku adalah Tuan dari jiwa dan ragaku

aku bebas dalam kebabasanku

akulah ketentuan dari segala apa yang aku mau


Aku adalah Tuan dari hidupku.

Bebas Merdeka



by Aspal_panasku
Kifarin - 16/10/2012 03:43 AM
#351

Diam

aku diam
bulan pun begitu
kami diam bersama waktu yang membeku

teras rumah mu gelisah
di sisimu aku kehilangan kata

Juli 2011


by ninozulfikar
Kufur - 16/10/2012 03:44 AM
#352

Ada Apa di Dalam Hati

unyil ingin tahu ada apa di dalam hati
maka ditusuknya hatinya dengan peniti
jika kau kira kau tahu apa yang dari dalam tumpah meruah
kau salah

unyil malang
dia mencari jawaban yang keliru
dari pertanyaan yang benar

19 Mei 2011


by Rektyfikowany
Kifarin - 16/10/2012 03:45 AM
#353

Untuk Kawan


ketika hujan tak menghampirimu

ketika gelap tak mampu menutup matamu

ketika bunga layu digenggammu

ketika air matamu tak lagi basahi pipimu

biarlah sang mentari memelukmu

menerangi sisimu

memastikan segala langkahmu

mengibarkan semua simpul senyummu


---teruntuk segala yang disebut "kawan" di tempat yang dicipta Sang Tuhan ini---


by flainst
Kufur - 16/10/2012 03:45 AM
#354

JALANG


01 Agustus 2011

Mungkinkah malang yang membuatnya gamang?

Kalau tiap remuk dia redam

Dan tangis hanya membangunkan dendamnya

Teriaki dia sundal kampung yang jalang

Biarkan satu cerita terbuka kala malam

Hujatkan semua jijikmu dalam-dalam padanya

Relakan dia menikmati pekikmu yang lantang,

"Bapakku-kah yang mekangkang diatas tubuhmu yang telanjang?"


by yayagyp
Kifarin - 16/10/2012 03:46 AM
#355

Mimpi

Aku ingin mencintaimu di dunia nyata
Tapi cuma di dunia mimpi aku mampu mencuri
Segala yang kau miliki yang membuat aku tergetar itu

Alangkah indah ini cinta
Yang merasuk menusuk tepat di bilik jantungku
Jantung yang cuma tahu tergetar oleh kehilangan demi kehilangan
Yang cuma tahu arti kesunyian

Adalah kau kehidupan yang membuat aku ingin terlahir kembali

Tetapi sekali lagi, cuma di dunia mimpi aku mampu mencuri
Kebahagiaan yang terasa tak ada itu
Sederhana, sesederhana aku bermimpi

Inilah kenyataan tentang sunyi
Tentang kepergian, kesendirian
Dan malam-malam muram

Adalah kau yang menyadarkan aku
Cuma di dunia mimpi aku mampu mencuri kenyataan.


by zilly
Kufur - 16/10/2012 03:47 AM
#356

Teman Kecilku


Melihat senyum manismu seakan aku tak percaya

Bahwa itu engkau

Teman kecilku yang lugu

Rasanya bertahun-tahun kita berpisah

Tak tau arah

Lupa akan wajah

Tapi guratan wajahmu tak akan hilang dalam ingatanku

Terpatri dalam, walau hanya bayang-bayang

Yah, aku yakin seyakin-yakinnya

Itu engkau

Teman kecilku dulu

Gadis lugu tak banyak tingkah

Gadis lugu dengan senyum memanah

Aahhh.. aku masih tak percaya

Walaupun dengan sikapmu itu

Aku tak begitu dekat denganmu

Tapi justru itulah yang menggoda hatiku

Sikapmu yang lugu


*hanya sebuah catatan untuk seorang teman kecil yang masih aku kagumi
by Pengemis_Malam
Kifarin - 16/10/2012 03:48 AM
#357

Urat Nadi


Sekeping-keping

Dijalar menjalar

urat nadi memerah wajah


setaji

ceker-ceker

eker-eker

thothol


Sesiang tadi mungkin kalau toh diteruskan

kita mungkin tidak sanggup mengenal arti pertemanan

aku tidak budek

telingaku normal

aku masih waras


kalau toh kamu ingin punya nama

Pajang Namamu dispanduk baliho terbesar yang sanggup kau tetel di pinggiran jalan

terus kau pajang namamu

KEPLE LANANG



by Aspal_panasku
Kufur - 16/10/2012 03:49 AM
#358

Ku Bangun Nisanku di Sini


Aku ingin tetap disini malam ini

Membuang ngilunya hari yang tak kunjung hengkang

Mengusir penat yang lekat tak mau mencelat


Ah....

Bagaimana bisa manisnya kata tak lagi berasa

Sudah matikah aku?

Ataukah terkena lepra akut hatiku


Oh....

Aku telah menjadi pecundang hari ini

Lari rikat tanpa henti

Meninggalkan rasa yang ku kubur mati


Zaman.....

Izinkan aku membangun nisan ku di sini

Karna aku telah di haramkan dari rasa

Sedih...

Bahagia...

Dan cinta....



by pratminiwidyana
Kifarin - 16/10/2012 03:49 AM
#359

BEKU


Apa yang bisa ku lakukan

Jika dendamku tak kunjung menipis


Apa yang harus aku teriak kan di telingamu

Ketika tak ada lagi suara yang bisa keluar dari rongga mulutku


Dan apa pedulimu?

Ketika aku hanya bisa jadi manekin takdir

Takdir persinggahan laknatmu


Teritip mulai memenuhi liang sanggurdiku kini

Memenuhi ulir-ulir saluran setengah lingkaran

Memekatkan manisnya kata cinta

Sayang

Dan rindu



by pratminiwidyana
Kufur - 16/10/2012 03:51 AM
#360

Kupu-kupu siang


melayu parasmu diterpa angin

sejuk dalam qolbumu


Seperti udara engkau ada dimana-mana

kuhirup engkau meredup

kutenggak engkau menggertak


Melayang pasti

benih beterbangan kemana-mana

di terpa angin jatuh dikubangan air


tumbuh-tumbuh

engkau tumbuh bersama redupan hidup yang engkau jaga

ingat kita masih di balut purnama



by Aspal_panasku
Page 18 of 110 | ‹ First  < 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5