Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5
Total Views: 7141 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 9 of 110 | ‹ First  < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 >  Last ›

Kifarin - 15/10/2012 03:10 PM
#161

Bunuh Aku dengan Cinta !

Bunuh aku dengan waktu !
Tak bisa mengingatmu
Lupa sosokmu
Hilang kasihmu
Tidak
Kamu ada
Kamu waktu
Kamu membunuhku

Tuhan aku meminta
Kata
yang sebenarnya
Kata
yang tak tersembunyi
Katakan !
Aku tak mengerti

Tuhan aku mengemis
Jawab
yang sebenarnya
Jawab
yang tersembunyi
Jawablah !
Aku tak mengerti

Bunuh aku dengan rasa !
Tak bisa menyentuhmu
Haus cintamu
Jauh ragamu
Tidak
Kamu ada
Kamu rasa
Kamu membunuhku !

Bunuh aku dengan cinta!
Merindu melepas jiwa
Merindu hilang raga
Merindu lupa dunia
Merindu tanpa kata
Merindumu dalam sunyi
Merindumu
Cinta lama yang pergi
Hingga aku mati
kebas
dingin
hilang
Kamu bunuh aku berkali kali, sahabat lama !


by aoriarcyan
Kufur - 15/10/2012 03:10 PM
#162

Bunga Ternodai

Bulan enggan menyinari
Bintang palingkan muka memunggungi
Bening kristal muncul lagi
Di pelupuk mata bunga mati
Di tinggal pergi

Bunga rapuh tanpa tiang tinggi
Si kumbang lari sendiri
Tanpa beban terbang tinggi
Tak mau menggauli bunga lagi

Bunga tertunduk malu rugi
Memikul perbuatan nista sendiri
Buah nafsu tumbuh sehari-hari
Akhirnya dibawa mati
Sendiri

Lagi
Sendiri

Malang, 856 120411


by Shin Elqi
Kifarin - 15/10/2012 03:11 PM
#163

senyum terdahsyat


Dengan senyuman kau tanamkan rindu dihatiku...

Dengan senyuman kau tumbuhkan cinta dijiwaku...

Dengan senyuman kau tunjukan indahnya dunia padaku...

Begitu ''DAHSYATKAH'' senyummu itu...


by b.
Kufur - 15/10/2012 03:12 PM
#164

Suara Pasir dari Botol Plastik Yakult


kami juga ingin punya mimpi dan cita cita

gelora semangat bersaing menempuh hidup yang cemerlang


kami juga ingin

bersepatu mengenakan seragam menempuh jenjang pendidikan

dari sekolah dasar sekolah menengah pertama sekolah menengah keatas

dan mahasiswa


coba kau tanya mereka

coba


sedang ini jawabku

dari rerimbunan warna warni hidup manusia

kami dipaksa liar dalam setiap kalanya

kami panjati wajah wajah hidup dengan menundukan kepala

untuk ini

untuk ini

ini

yang setiap kali

mengusik ketenangan hidup

yang meraung dari setiap renungan

yang dibalas dengan bongkahan senyum kecut


pengaduan kami

disini

dirayuan ramah

gitar kecrek kencrung

dan alat apa saja yang sanggup menimbulkan suara


kami berani

untuk hidup

bukan cuma kamu yang punya hidup



by Aspal_panasku
Kifarin - 15/10/2012 03:13 PM
#165

tahukah kau?


sungguh malam ini bukanlah hal itu yang aku mau

bukan itu yang mau aku dengar

bicaramu bagai tamparan angin di pipiku

terluka batin ini

tahukah kau di sini aku gundah?

tahukah kau di sini aku waswas?

mengapa tak jua kau datang padaku?

mendekapku dengan asamu


by Esti Sofyan
Kufur - 15/10/2012 03:13 PM
#166

Mimpi Kekupu Luka

di atas katil renta
tebar kesuma layuh
tatapmu menyusut pada kelambu usang dari serat sayap kekupu luka

kekasih, itu mimpimimpiku; kekupu
yang menua di dadaku dengan sayap rapuh mengepak tak terbang
; kubiarkan kering memumi berbalur balsam dari ludah banaspati

simpan saja dalam peti nala
kelak kan kuurug dengan seonggok nyali memasir

ah, biar biarlah!
nafas tuamu kan mengemas namaku yang pecah merarai di sisi keranda
: jika sempat harus menjadi tiada


by migarangle
Kifarin - 15/10/2012 03:14 PM
#167

Nama


andaikan saja ada pendamping hati yang menyertaiku

buah rasa hati dan hak kasih sayang


laki laki

perempuan


sejoli menggandeng perasaan

saling mengisi kekosongan


Aku kesepian

aku berjalan di ladang sunyi

meratap dari bekas langkah

hilang tak membekas


sayang susah aku menepis rasa

aku sendiri di tikungan jalan

mencari damai di remang malam


Duh Gusti .....

aku salah menerima rasa

pahit

sadar aku wis kalah



by Aspal_panasku
Kufur - 15/10/2012 03:15 PM
#168

Tuk kaka Q dalam tidur panjangnya


Ka...kini kau tlah pergi ke alam yang membebaskan mu dari penderitaan duniawi

Saat terakhir melihatmu tak kuasa air mata ini mengalir deras jatuh di pipiku

Karna aku tahu kau sedang berjuang melawan sakratul maut

Ku dengar tangis di mana-mana,saat mendengar berita kematian mu....

Ka...kini kau hanya terdiam dalam pembaringan tidur panjang mu....

hari itu kau di makamkan,perlahan tubuh mu di tutup tanah

semua pergi meninggalkan mu,kau sendirian di tempat gelap yang tak pernah terbayang

sendiri menunggu keputusan.....

dan ku hanya terdiam sendiri saat melihat pusara mu,

dalam doa ku memohon agar kau mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya....Amien.


29/06/2011


by ip_23
Kifarin - 15/10/2012 03:15 PM
#169

Harapan dan Impian

Kali ini harapanku telah pupus
Karena hanya tinggal dalam kenangan
Kali ini mimpiku adalah mimpi
Bukan lagi impian

Kini harapan itu
Telah kutenggelamkan ke dasar laut
Telah kubakar di nyala matahari
Telah kuterbangkan bersama badai

Kini impian yang indah itu
Hanya kutemukan di dalam tidur
Hilang dalam kenyataan
Kuingin tertidur selamanya
Agar ku bisa merasakan mimpi itu untuk selamanya

Bagiku
Bintang bukan lagi teman malam
Tapi hantu yang mengerikan
Langit biru bukan lagi pemandangan indah
Tapi pengekang yang sangat menakutkan

Aku hanya tinggal raga
Jiwa ku telah hilang dengan pupusnya harapan
Hati ku telah mati dalam impian
Rasa ku hanyalah sebuah kenangan


by pandekaapi
Kufur - 15/10/2012 03:16 PM
#170

Nyanyian Burung Hantu

Langit membiru pantulkan cahaya
Awan berarak teduhkan bumi
Angin bertiup Sejukkan dunia
Air mengalir memberi kehidupan

Kita berjalan di tempat berliku
Tegarkan diri hadapi hati
Jiwa teguh tak akan runtuh
Genggam harapan dalam semangat

Api membara sisakan arang
Ombak beriring menerpa karang
Pasir bertabur di tepi pantai
Pohon berayun nikmati hembusan angin

Bintang disemai di langit malam
Bulan bercahaya pantulkan mentari
Burung hantu bernyanyi nada duka
Akan kebrutalan umat manusia

Sarangku hilang seiring jalan
Anak-anakku berkurang seiring waktu
Alamku sepi hampir mati
Aku sendiri diusia tua ini


by pandekaapi
Kifarin - 15/10/2012 03:17 PM
#171

dan jawab-mu


dan jawabmu ;

mimpiku mimpimu di hari lalu

terlupa


imaji yang melangkah jauh

dari fana


tak perlu airmata

sekalipun cerita ini penuh duka


aku kau tapaki

jalan dengan sisa asa

yang terbakar amarah hampa


by RIf
Kufur - 15/10/2012 03:17 PM
#172

Air Terjunku


Kau pernah lihat air terjunku?

Letaknya tersembunyi jauh di dalam hutan lebat yang dihuni beragam makhluk

Kau tidak akan bisa melihatnya bila aku tidak menunjukkannya padamu

Kau hanya akan bisa merasakannya ada.

Dan perasaanmu terhadap air terjunku, belum tentu tepat.


Air terjunku adalah air terjun yang tidak terlalu tinggi, tidak terlalu rendah.

Alirannya sempat kering karena musim kemarau panjang yang kuciptakan,

Ia sempat akan mati karena tidak kuinginkan lagi.

Kini alirannya kembali deras menghidupi sekitarnya.


Aku adalah tuan dari air terjunku sendiri.

Bila aku ingin ia mengalir dalam warna cinta, aku akan mencintai

Bila aku ingin ia mengalir dalam warna bahagia, aku akan bahagia

demikian pula dengan warna-warna lainnya,

situasi tidak akan bisa lama mempengaruhi warna air terjunku.


by Canon Bender
Kifarin - 15/10/2012 03:18 PM
#173

damai dalam cermin


dibagi kecap rasa

lapar .........


menusuk berpasang pasang mata

lihat .......

lihat .......


meraung dengung

berulang ulang

berganti


huuuu .......

huuuu .......



by Aspal_panasku
Kufur - 15/10/2012 03:19 PM
#174

Buah Bibir


Guntur menggelegar siang

Riak menggelombang

Kursi disinar

Sampahpun disebar



by Tetes Embun Pagi
Kifarin - 15/10/2012 03:19 PM
#175

Tuhan,,, Aku Kau ciptakan SEMPURNA


bukan cinta bila tak berbagi

bukan sayang bila tak mengerti

ketahuilah bahwa aku memang begini

dan akan selalu begini


jangan kau satukan antara hati dan logika

hati hanya akan memberikan sesuatu yang disebut "sakit"

sementara logika, dia yang akan menuntunmu ke kunci kehidupan

maka jangan kau nilai aku dengan hati


Tuhan, kau ciptakan aku dengan semua kesempurnaan

tapi mengapa dimata ciptaanMu aku sama sekali tak sempurna???


lihat aku,,,

kecerdasan ini tak membawakan bangga pada keluargaku

ketelitian ini hanya menjadikanku jauh dari teman-temanku

dan kearogananku ini makin menjadikanku musuh bagi masyarakat disekitarku


jika Kau memiliki rencana yang sangat besar padaku Tuhan,

segeralah Kau tunjukkan

agar mereka mengerti, memahami, dan mau menerimaku sebusuk apapun diriku,

karena dimataMu aku, kami, manusia adalah makhluk paling sempurna yang Pernah Kau ciptakan...



by bedhu
Kufur - 15/10/2012 03:20 PM
#176

Deretan Panjang


bara api rokok

bull

kebull


seperti itu

ketika muara sungai dipenuhi bakung dan enceng gondok


bening hingga kedasar

lumpur endapan


aliran air sungai ini bersifat tenang

riak kecipak air


terdengar

bergelombang

kakiku basah



by Aspal_panasku
Kifarin - 15/10/2012 03:21 PM
#177

The nafsu


Hari ini kita di jajah nafsu

itu karna kemarin kita biasa pasrah pada nafsu


Hari ini kita melampiaskan nafsu

itu karna kita sudah kecanduan nafsu


Hari ini kita menikmati nafsu

itu karna hukum dan hati tidak padu



by oning
Kufur - 15/10/2012 03:21 PM
#178

Ketahuilah


Ketahuilah..

Bahwa ketika pagi ini datang

bersama sinar matari yang membangunkanmu

Ditingkahi nyanyian swara alam menggema,

maka saat itu juga hati terus menemanimu lewati hari panjang

Mengikuti hingga kau bosan dengan igauan tengah malamku

tentang bagaimana teramat sangat

bahwa aku ada hingga kini untuk terus mengatakan

bahwa sayang ini kutujukan padamu dalam pengharapan

Dan kenyataan tentang hati adalah faktaku


Ketahuilah..

Ketika malam ini kembali mengiring bintang dan bulan sabit merah

Menjaga setiap desah nafasmu

aku selalu ada

Demikian, hingga masa penantian ada akhiran.


Khatulistiwa, 260911



by wkeyfh
Kifarin - 15/10/2012 03:22 PM
#179

Pulang

pulang
kemana mesti pulang
jika selalu hilang
sepi saja yang membayang

adakah rumah
tempat singgah
jika hati terlalu lelah


by nazokagi
Kufur - 15/10/2012 03:23 PM
#180

Gelap

Terang bebanku. .
Riwayat hitamku. .
Mata membuta. .
Hampa terasa. .

Ku nikmati sepi gelapku. .
Indahnya kesendirian. .
Ku detaki jantung hampaku. .
Detaknya kematian. .

Lingkaran medan tanpa ujung. .
Dimensi waktu tanpa renung. .
Rendahnya bukit kejujuran. .
Tekanan hitam kegelapan. .

Kurindu cahaya. .
Memutih memecah luka. .
Merintih membuka lara. .


by Ryan Madha
Page 9 of 110 | ‹ First  < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Berbagi Puisi Ngumpul Disini - Part 5