Papua
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > INDONESIA TIMUR > Papua > PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Total Views: 43274 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 5 of 8 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 > 

beben lapar - 16/01/2010 03:57 AM
#81

indah banget ya papua,,
sayang banget kalo di lewatin,,

tapi sayang kenapa pemerintah pusat seperti kurang perhatian pada sleuruh warga ny,,khusus ny aderah timur..
padahal sayang banget kan...alam dan budaya yg segitu indah dan keren banget..kalo kita lewatin gitu aja,,

makasih atas semua info..
jika ada rezki pasti saya sempatkan datamng melihat ke indahan papua yang megah....
crystaleye - 16/01/2010 02:19 PM
#82

Quote:
Original Posted By ?n?????²
KOTEKA

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

koteka adalah : lambang atau logo dari pada orang papua, bahan dasarnya dari tumbuh-tumbuhan, nama dalam bahasa daerah suku dani disebut {horim. orang papua yang berada di pengunungan memakai koteka/horim.

Koteka, horim, atau zakar sarung secara tradisional dipakai oleh beberapa penduduk pria yang asli papua (sebagian besar highland) kelompok-kelompok new Guinea untuk menutupi kemaluan mereka. Mereka biasanya dibuat dari labu kering ke luar, walaupun lain spesies, seperti Nepenthes mirabilis, juga dipakai. Mereka dipegang di tempatnya di samping ikalan kecil serat yang disambungkan ke pangkalan koteka dan ditempatkan seputar kantung kemaluan. Ada putaran sekunder yang ditempatkan seputar dada atau perut dan lekat pada kumpulan utama koteka. Laki-laki pilih koteka mirip yang dipakai oleh laki-laki lain di kelompok kebudayaan mereka. Misalnya, laki-laki Yali mendahulukan panjang, tipis koteka, yang menolong mengangkat gelindingan rotan lipat ganda yang dipakai seputar pinggang mereka. Laki-laki dari daerah kabupaten jayawijaya distrik Tiom memakai labu ganda, yang diangkat dengan sehelai tarik kain, dan penggunaan angkasa di antara kedua labu karena memajukan barang kecil seperti uang dan tembakau.

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Masyarakat papua new gunea dengan masyarakat papua barat yang berada di daerah pengunungan pada umumnya laki-laki memakai pakaian koteka (horim), kenapa masyarakat papua itu cenderung memakai koteka, soalnya orang papua itu sudah menjadi budaya untuk memakai dengan koteka, tidak pernah masyarakat papua itu merasa malu ketika memakai koteka (horim). masyarakat merasa nyaman memakai koteka dari pada memakai pakaian.

Sumber : Link

_________________________________________________
NB : Terjemahan Kacau.. sedang sa cari sumber yg lain

Pingin punya gan...
Pm y kalau ada yg jual..
Saya d medan..PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
ReaktoRX - 19/01/2010 12:19 AM
#83

Nais inpo gan PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
antarnisti - 25/01/2010 07:16 PM
#84

Quote:
Original Posted By crystaleye
Pingin punya gan...
Pm y kalau ada yg jual..
Saya d medan..PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


ukurannya brp,gan? ngakak
ɐnʇɐʞɐʞ² - 28/01/2010 08:34 PM
#85
Tradisi Potong Jari khas papua
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Apakah ungkapan kesedihan yang dipertunjukkan oleh seseorang yang kehilangan anggota keluarganya. Menangis, barang kali itu yang paling sering kita jumpai. Bagi umumnya masyarakat pengunungan tengah dan khususnya masyarakat Wamena ungkapan kesedihan akibat kehilangan salah satu anggota keluarga tidak hanya dengan menangis saja.

Biasanya mereka akan melumuri dirinya dengan lumpur untuk jangka waktu tertentu. Namun yang membuat budaya mereka berbeda dengan budaya kebanyakan suku di daerah lain adalah memotong jari mereka.

Hampir sama dengan apa yang dilakukan oleh para Yakuza (kelompok orangasasi garis keras terkenal di Jepang) jika mereka telah melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh organisasi atau gagal dalam menjalankan misi mereka. Sebagai ungkapan penyesalannya, mereka wajib memotong salah satu jari mereka. Bagi masyarakat pengunungan tengah, pemotongan jari dilakukan apabila anggota keluarga terdekat seperti suami, istri, ayah, ibu, anak, kakak, atau adik meninggal dunia.
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Pemotongan jari ini melambangkan kepedihan dan sakitnya bila kehilangan anggota keluarga yang dicintai. Ungkapan yang begitu mendalam, bahkan harus kehilangan anggota tubuh. Bagi masyarakat pegunungan tengah, keluarga memiliki peranan yang sangat penting. Bagi masyarakat Balim Jayawijaya kebersamaan dalam sebuah keluarga memiliki nilai-nilai tersendiri.

pemotongan jari itu umumnya dilakukan oleh kaum ibu. Namun tidak menutup kemungkinan pemotongan jari dilakukan oleh anggota keluarga dari pihak orang tua laki-laki atau pun perempuan. Pemotongan jari tersebut dapat pula diartikan sebagai upaya untuk mencegah 'terulang kembali' malapetakayang telah merenggut nyawa seseorang di dalam keluarga yang berduka.

Seperti kisah seorang ibu asal Moni (sebuah suku di daerah Paniai), dia bercerita bahwa jari kelingkingnya digigit oleh ibunya ketika ia baru dilahirkan. Hal itu terpaksa dilakukan oleh sang ibu karena beberapa orang anakyang dilahirkan sebelumnya selalu meninggal dunia. Dengan memutuskan jari kelingking kanan anak baru saja ia lahirkan, sang ibu berharap agar kejadianyang menimpa anak-anak sebelumnya tidak terjadi pada sang bayi. Hal ini terdengar sangat eksrim, namun kenyataannya memang demikian, wanita asal Moni ini telah memberikan banyak cucu dan cicit kepada sang ibu.

Pemotongan jari dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang memotong jari dengan menggunakan alat tajam seperti pisau, parang, atau kapak. Cara lainnya adalah dengan mengikat jari dengan seutas tali beberapa waktu lamanya sehingga jaringanyang terikat menjadi mati kemudian dipotong.

Namun kini budaya 'potong jari' sudah ditinggalkan. sekarang jarang ditemui orang yang melakukannya beberapa dekade belakangan ini. Yang masih dapat kita jumpai saat ini adalah mereka yang pernah melakukannya tempo dulu. Hal ini disebabkan oleh karena pengaruh agama yang telah masuk hingga ke pelosok daerah di Papua.

Thread : http://kask.us/3248307
TS : widiz1312
SehoManado - 11/02/2010 07:50 PM
#86

Quote:
Original Posted By ɐ
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Apakah ungkapan kesedihan yang dipertunjukkan oleh seseorang yang kehilangan anggota keluarganya. Menangis, barang kali itu yang paling sering kita jumpai. Bagi umumnya masyarakat pengunungan tengah dan khususnya masyarakat Wamena ungkapan kesedihan akibat kehilangan salah satu anggota keluarga tidak hanya dengan menangis saja.

Biasanya mereka akan melumuri dirinya dengan lumpur untuk jangka waktu tertentu. Namun yang membuat budaya mereka berbeda dengan budaya kebanyakan suku di daerah lain adalah memotong jari mereka.

Hampir sama dengan apa yang dilakukan oleh para Yakuza (kelompok orangasasi garis keras terkenal di Jepang) jika mereka telah melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh organisasi atau gagal dalam menjalankan misi mereka. Sebagai ungkapan penyesalannya, mereka wajib memotong salah satu jari mereka. Bagi masyarakat pengunungan tengah, pemotongan jari dilakukan apabila anggota keluarga terdekat seperti suami, istri, ayah, ibu, anak, kakak, atau adik meninggal dunia.
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Pemotongan jari ini melambangkan kepedihan dan sakitnya bila kehilangan anggota keluarga yang dicintai. Ungkapan yang begitu mendalam, bahkan harus kehilangan anggota tubuh. Bagi masyarakat pegunungan tengah, keluarga memiliki peranan yang sangat penting. Bagi masyarakat Balim Jayawijaya kebersamaan dalam sebuah keluarga memiliki nilai-nilai tersendiri.

pemotongan jari itu umumnya dilakukan oleh kaum ibu. Namun tidak menutup kemungkinan pemotongan jari dilakukan oleh anggota keluarga dari pihak orang tua laki-laki atau pun perempuan. Pemotongan jari tersebut dapat pula diartikan sebagai upaya untuk mencegah 'terulang kembali' malapetakayang telah merenggut nyawa seseorang di dalam keluarga yang berduka.

Seperti kisah seorang ibu asal Moni (sebuah suku di daerah Paniai), dia bercerita bahwa jari kelingkingnya digigit oleh ibunya ketika ia baru dilahirkan. Hal itu terpaksa dilakukan oleh sang ibu karena beberapa orang anakyang dilahirkan sebelumnya selalu meninggal dunia. Dengan memutuskan jari kelingking kanan anak baru saja ia lahirkan, sang ibu berharap agar kejadianyang menimpa anak-anak sebelumnya tidak terjadi pada sang bayi. Hal ini terdengar sangat eksrim, namun kenyataannya memang demikian, wanita asal Moni ini telah memberikan banyak cucu dan cicit kepada sang ibu.

Pemotongan jari dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang memotong jari dengan menggunakan alat tajam seperti pisau, parang, atau kapak. Cara lainnya adalah dengan mengikat jari dengan seutas tali beberapa waktu lamanya sehingga jaringanyang terikat menjadi mati kemudian dipotong.

Namun kini budaya 'potong jari' sudah ditinggalkan. sekarang jarang ditemui orang yang melakukannya beberapa dekade belakangan ini. Yang masih dapat kita jumpai saat ini adalah mereka yang pernah melakukannya tempo dulu. Hal ini disebabkan oleh karena pengaruh agama yang telah masuk hingga ke pelosok daerah di Papua.

Thread : http://kask.us/3248307
TS : widiz1312


wew nice inpo gan beer: shakehand
THe saVIouRz - 16/02/2010 08:59 AM
#87
Minta info peta papua lengkap...
agan-agan saya minta peta papua yang lengkap terutama peta kecamatan,bisa ngak saya minta info nya???? karena perusahaan tempat saya kerja dapet project USO dari pemerintah untuk pemasangan internet ke seluruh kecamatan di papua karena search di google hanya sebatas kabupaten.thanx atas bantuannya.
iloveindonesiailovekaskus
RafifTravianers - 24/02/2010 08:20 PM
#88

mantab bener gan...
ɐnʇɐʞɐʞ² - 02/04/2010 08:02 PM
#89

Quote:
Original Posted By SehoManado
wew nice inpo gan beer: shakehand


Quote:
Original Posted By RafifTravianers
mantab bener gan...


Thanks gan shakehand2

sup2:
teterugga.jr - 13/04/2010 12:36 AM
#90

Gelang dari akarbahar sama gelang dari kulit teterugga...tara ada kah??
karena sa tau itu adanya cuma di Irian!! dikota lain sa tara ketemu!!
linux2:
madfox - 17/04/2010 05:41 PM
#91
Re: Pohon Kapiak dari Papua
Saya pecinta tanaman,
Mencari cangkokan pohon kapiak 1 meter saja sekitar 10 cangkokan. Bisa dilihat di link http://en.wikipedia.org/wiki/Ficus_dammaropsis , detail daun bisa dilihat.
Buah bisa dimakan juga.
Saya ingin membeli dengan harga pantas atau persahabatan. Terimakasih ( bisa PM saya)
KakatuaX1 - 04/05/2010 01:39 AM
#92
tradisi barapen
"We, ayo ktong ikut barapen"
Kalimat penggalan di atas adalah kalimat ajakan untuk mengikuti upacara barapen dalam dialek logat Papua yang artinya mari mengikuti acara barapen.

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Upacara Barapen ini adalah sala satu budaya tertua di Papua yang diturunkan oleh nenek moyang turun-temurun. Upacaranya adalah membakan daging-dagingan (biasanya daging yang digunakan adalah daging babi), dan sayur-sayuran (singkong, petatas, dll) dan berbagai macam ketela pohon. Semua daging, sayur dan umbi-umbian untuk Barapen dibawa oleh seluruh sanak saudara. Jadi, tidak ada yang tidak ikut berpartisipasi dalam acara ini. Semuanya ambil bagian. Yang membuatnya berbeda adalah cara memasaknya. Yah secara umum biasanya saat kita ingin memasak daging atau sayur-sayuran maka kita lebih cenderung menggunakan kompor atau kayu bakar. Dalam upacara Barapen, semua daging, sayur dan umbi-umbian dimasak dengan cara ditindih dengan batu-batu yang sudah dibakar selama satu jam. Bisa dibayangkan betapa panasnya.
Seperti gambar di atas ini bisa teman-teman lihat bahwa semua batu dibakar dalam sebuah lubang tanah yang sengaja dibuat dengan ditindis oleh daun-daun pisang. Tujuan dari dilapisi dengan dain pisang ini adalah supaya setiap daging yang nanti akan dibarapen, lemak-lemaknya bisa diserap oleh daun-daun pisang dan sayuran lainnya. Saat batu dirasa sudah panas maka tumpukan batu itu kembali dibuka sebagian. lalu semua sayu-sayuran dimasukkan lalu ditengah-tengahnya ditaruhlah daging babi dan umbi-umbian. Kembali lagi ditutup dengan sayur dan lapisan terakhirnya ditutup dengan batu untuk menjaga suhunya tetap panas dan dapat memasak semua sayur dan daging yang telah dimasukkan.
Saat menunggu sayuran, daging dan umbi-umbian masak, semua orang yang ikut dalam upacara barapen akan bernyanyi dan menari bersama diiringin lagu-lagu daerah. Semua orang, entah yang paling tua hingga yang muda bersama-sama menari dan bersukaria mengelilingi tumpukan batu Barapen.Salah satu lagu daerah yang biasanya dinyanyikan:

"Woa mombrobarya
Naike irian supine mombronarya
Woa mombrobarya
naike supine mombrobarya..."

Penggalan lagu di atas menceritakan tentang semangat dan daya juang nenek moyang yang tidak lelah naik turun lembah saat mereka berburu. Lagu-lagu yang dinyanyikan secara garis besar selalu menceritakan tentang suka cita dan perjuangan.

Untuk hasil makanannya? Jangan kuatir. Dijamin kalau daging yang dibakar dan sayur-sayurannya enak untuk dinikmati. Daging yang tadinya masih mentah menjadi masak karena ditutupi oleh sayur-sayuran dan umbi-umbian. lemaknyapun sudah tidak ada karena saat dimasak, lemak daging telah terserap ke sayur-sayuran yang menutupinya.

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Tidak jarang bila upacara ini sering digunakan menjadi objek pariwisata mancanegara yang datang ke Papua. Penulispun sering mengikuti upacara Barapen ini bila sedang berlibur ke kampung halaman di Papua. Baisanya upacara ini dilakukan pada saat kedukaan (saat ada ysanak saudara yang meninggal dan dibuat upacara syukuran), syukuran hasil panen kebun. dan syukuran suksesasnya dan kembalinya sanak saudara yang merantau. Upacara barapen ini akan banyak sekali ditemukan dalam setiap kegiatan syukuran. namun tergantung juga dengan pemilik acara. Apakah dananya mencukupi atau mereka ingin membuat acaranya sederhana saja.

Sebagai generasi penerus bangsa, penulis harapkan agar melalui tulisan ini banyak teman-teman yang tergerak untuk menulis tentang budayanya. Selain untuk menjadi pengetahuan umum, hal ini bisa penjadi salah satu cara pelestarian budaya daerah kita. Tidak lucu kan bila budaya-budaya yang unik seperti ini hilang dalam jangka waktu lima tahun ke depan karena kita, generasi penerus tidak mengindahkannya?

Jadi bila teman-teman berkunjung ke Papua, jangan lupa untuk menghadari acara Barapen. Dijamin seru! Ayo, berpartisipasi dalam melestarikan budaya indonesia!

Source
ɐnʇɐʞɐʞℬℬ+ - 04/05/2010 01:57 AM
#93
Daun Bungkus Papua [BB17++]
@tete : sa tra dapat inpo akar bahar dan kulit teterugga D
Sa ganti ini saja ya Peace:
Cekidot Peace: Sapa tau ada yang butuh mahos p






[COLOR="#ff0000"]Daun Bungkus Papua [BB17++][/COLOR]

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Gambar Ilustrasi PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Daun bungkus banyak terdapat di manokwari papua, sebagai ramuan khas masyarakat sana. Daun bungkus yang digunakan akan sedikit menyebabkan efek gatal pada Mr.P, dimana lama pemakaian tergantung dari besar dan panjang yang diinginkan dan tentunya tahannya fisik dan batin dalam menahan gatal yang diakibatkan pemakaian. Dan cek boleh cek juga dari cerita yang ada, selama pemakaian si Mr.P tidak boleh terkena air karena jika terkena air akan menyebabkan pembesaran tidak max dan efeknya kalo ga salah akan bikin bernanah....

Cara Memperbesar Penis dengan Daun Bungkus PAPUA :

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Daun bungkus menjadi buah bibir karena mampu memperbesar alat kelamin pria. Hampir sebagian besar lelaki di Papua tahu bagaimana menggunakan daun ‘ajaib’ ini. cara penggunaan bubuk basah daun bungkus terbilang sederhana dan mudah. Caranya:

1. Cukup ambil bubuk daun bungkus seujung sendok teh lalu ditaruhkan pada selembar tisu agar lebih mudah membungkusnya.
2. Tisu yang sudah ada daun bungkusnya dibalutkan pada batang penis bagian atas atau ujungnya saja dan tidak boleh keseluruhan.
3. Jika sudah terasa hangat segera angkat tisu yang berisi daun bungkus dan penis diurut untuk diratakan.

“Jika kandungan air di daun bungkus tidak terlalu banyak, maka dalam waktu 3-5 menit saja sudah terasa hangat. Tapi kalau kandungan airnya masih agak banyak dibutuhkan waktu yang lebih lama. Dan jangan membalut seluruh bagian penis, karena kulit daerah bawah penis sangat sensitif sehingga lebih mudah lecet,”

Jika terlalu lama membalutkan daun ini akan menyebabkan penis membengkak dan melepuh. Kalau sudah membengkak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengembalikan kulit ke bentuk normal dan biasanya bisa mencapai 2 minggu waktu pemulihan.

Untuk tahap awal, biasanya orang-orang mengulanginya setiap 2 hari sekali tidak perlu tiap hari agar memberikan waktu pada kulit berada dalam kondisi normal.

Reaksi yang diberikan dari daun bungkus ini terbilang cepat, karena dalam waktu beberapa menit setelah digunakan maka penis akan menegang.

Namun untuk mencapai hasil yang maksimal tidak bisa didapatkan dalam waktu singkat, karena untuk mendapatkan bentuk penis yang permanen harus diulang beberapa kali tergantung kondisi orang tersebut.

“Bukan permanen sekali, tapi setidaknya bentuk yang sudah maksimal tidak terlalu ada perubahan. Kalau mau cepat atau instant sebenarnya juga bisa, tapi menurut saya nanti ukurannya bisa kembali lagi ke bentuk normal. Karena menurut saya cara kerja dari daun ini hanya merangsang pembesaran dari pembuluh darah,”

Daun ini berasal dari alam dan terbebas dari penggunaan bahan kimia apapun. Selain itu hingga kini efek samping yang ditimbulkan hanya rasa tak nyaman dan bengkak atau melepuh jika memakainya terlalu lama.

Quote:
Tapi menurutnya, khasiat daun bungkus yang tumbuhnya merayap di hutan ini ada pada trikoma atau rambut daun. Made juga mengingatkan agar hati-hati menggunakan daun bungkus karena belum ada penelitiannya sehingga jangan sampai si pemakai mengalami masalah karena tidak ada petunjuk yang jelas. ngakaks


Link : darimana mana
rajinbekerja - 04/05/2010 08:20 AM
#94

Quote:
Original Posted By ɐ
@tete : sa tra dapat inpo akar bahar dan kulit teterugga D
Sa ganti ini saja ya Peace:
Cekidot Peace: Sapa tau ada yang butuh mahos p






[COLOR="#ff0000"]Daun Bungkus Papua [BB17++][/COLOR]

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Gambar Ilustrasi PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Daun bungkus banyak terdapat di manokwari papua, sebagai ramuan khas masyarakat sana. Daun bungkus yang digunakan akan sedikit menyebabkan efek gatal pada Mr.P, dimana lama pemakaian tergantung dari besar dan panjang yang diinginkan dan tentunya tahannya fisik dan batin dalam menahan gatal yang diakibatkan pemakaian. Dan cek boleh cek juga dari cerita yang ada, selama pemakaian si Mr.P tidak boleh terkena air karena jika terkena air akan menyebabkan pembesaran tidak max dan efeknya kalo ga salah akan bikin bernanah....

Cara Memperbesar Penis dengan Daun Bungkus PAPUA :

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Daun bungkus menjadi buah bibir karena mampu memperbesar alat kelamin pria. Hampir sebagian besar lelaki di Papua tahu bagaimana menggunakan daun ‘ajaib’ ini. cara penggunaan bubuk basah daun bungkus terbilang sederhana dan mudah. Caranya:

1. Cukup ambil bubuk daun bungkus seujung sendok teh lalu ditaruhkan pada selembar tisu agar lebih mudah membungkusnya.
2. Tisu yang sudah ada daun bungkusnya dibalutkan pada batang penis bagian atas atau ujungnya saja dan tidak boleh keseluruhan.
3. Jika sudah terasa hangat segera angkat tisu yang berisi daun bungkus dan penis diurut untuk diratakan.

“Jika kandungan air di daun bungkus tidak terlalu banyak, maka dalam waktu 3-5 menit saja sudah terasa hangat. Tapi kalau kandungan airnya masih agak banyak dibutuhkan waktu yang lebih lama. Dan jangan membalut seluruh bagian penis, karena kulit daerah bawah penis sangat sensitif sehingga lebih mudah lecet,”

Jika terlalu lama membalutkan daun ini akan menyebabkan penis membengkak dan melepuh. Kalau sudah membengkak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengembalikan kulit ke bentuk normal dan biasanya bisa mencapai 2 minggu waktu pemulihan.

Untuk tahap awal, biasanya orang-orang mengulanginya setiap 2 hari sekali tidak perlu tiap hari agar memberikan waktu pada kulit berada dalam kondisi normal.

Reaksi yang diberikan dari daun bungkus ini terbilang cepat, karena dalam waktu beberapa menit setelah digunakan maka penis akan menegang.

Namun untuk mencapai hasil yang maksimal tidak bisa didapatkan dalam waktu singkat, karena untuk mendapatkan bentuk penis yang permanen harus diulang beberapa kali tergantung kondisi orang tersebut.

“Bukan permanen sekali, tapi setidaknya bentuk yang sudah maksimal tidak terlalu ada perubahan. Kalau mau cepat atau instant sebenarnya juga bisa, tapi menurut saya nanti ukurannya bisa kembali lagi ke bentuk normal. Karena menurut saya cara kerja dari daun ini hanya merangsang pembesaran dari pembuluh darah,”

Daun ini berasal dari alam dan terbebas dari penggunaan bahan kimia apapun. Selain itu hingga kini efek samping yang ditimbulkan hanya rasa tak nyaman dan bengkak atau melepuh jika memakainya terlalu lama.



Link : darimana mana





matabelo: matabelo:

ternyata.... kaka yakob..... malu:
The^Afro - 07/05/2010 07:18 AM
#95

Quote:
Original Posted By ɐ
@tete : sa tra dapat inpo akar bahar dan kulit teterugga D
Sa ganti ini saja ya Peace:
Cekidot Peace: Sapa tau ada yang butuh mahos p






[COLOR="#ff0000"]Daun Bungkus Papua [BB17++][/COLOR]

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Gambar Ilustrasi PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Daun bungkus banyak terdapat di manokwari papua, sebagai ramuan khas masyarakat sana. Daun bungkus yang digunakan akan sedikit menyebabkan efek gatal pada Mr.P, dimana lama pemakaian tergantung dari besar dan panjang yang diinginkan dan tentunya tahannya fisik dan batin dalam menahan gatal yang diakibatkan pemakaian. Dan cek boleh cek juga dari cerita yang ada, selama pemakaian si Mr.P tidak boleh terkena air karena jika terkena air akan menyebabkan pembesaran tidak max dan efeknya kalo ga salah akan bikin bernanah....

Cara Memperbesar Penis dengan Daun Bungkus PAPUA :

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Daun bungkus menjadi buah bibir karena mampu memperbesar alat kelamin pria. Hampir sebagian besar lelaki di Papua tahu bagaimana menggunakan daun ‘ajaib’ ini. cara penggunaan bubuk basah daun bungkus terbilang sederhana dan mudah. Caranya:

1. Cukup ambil bubuk daun bungkus seujung sendok teh lalu ditaruhkan pada selembar tisu agar lebih mudah membungkusnya.
2. Tisu yang sudah ada daun bungkusnya dibalutkan pada batang penis bagian atas atau ujungnya saja dan tidak boleh keseluruhan.
3. Jika sudah terasa hangat segera angkat tisu yang berisi daun bungkus dan penis diurut untuk diratakan.

“Jika kandungan air di daun bungkus tidak terlalu banyak, maka dalam waktu 3-5 menit saja sudah terasa hangat. Tapi kalau kandungan airnya masih agak banyak dibutuhkan waktu yang lebih lama. Dan jangan membalut seluruh bagian penis, karena kulit daerah bawah penis sangat sensitif sehingga lebih mudah lecet,”

Jika terlalu lama membalutkan daun ini akan menyebabkan penis membengkak dan melepuh. Kalau sudah membengkak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengembalikan kulit ke bentuk normal dan biasanya bisa mencapai 2 minggu waktu pemulihan.

Untuk tahap awal, biasanya orang-orang mengulanginya setiap 2 hari sekali tidak perlu tiap hari agar memberikan waktu pada kulit berada dalam kondisi normal.

Reaksi yang diberikan dari daun bungkus ini terbilang cepat, karena dalam waktu beberapa menit setelah digunakan maka penis akan menegang.

Namun untuk mencapai hasil yang maksimal tidak bisa didapatkan dalam waktu singkat, karena untuk mendapatkan bentuk penis yang permanen harus diulang beberapa kali tergantung kondisi orang tersebut.

“Bukan permanen sekali, tapi setidaknya bentuk yang sudah maksimal tidak terlalu ada perubahan. Kalau mau cepat atau instant sebenarnya juga bisa, tapi menurut saya nanti ukurannya bisa kembali lagi ke bentuk normal. Karena menurut saya cara kerja dari daun ini hanya merangsang pembesaran dari pembuluh darah,”

Daun ini berasal dari alam dan terbebas dari penggunaan bahan kimia apapun. Selain itu hingga kini efek samping yang ditimbulkan hanya rasa tak nyaman dan bengkak atau melepuh jika memakainya terlalu lama.



Link : darimana mana


hoohoho naisinpo gan.....

tapi kk coba cari info lagi k tentang tradisi 'toki', mirip fungsi seperti 'Daun Bungkus', cuman lebih cepat kerjanya. malu malu
ZBlackList - 30/06/2010 04:49 PM
#96

Papua : Ritual Bakar Batu

Pekatnya kabut di Kanero, Distrik Bokoneri, Kabupaten Tolikara, Papua, pada pagi terusir hangatnya semangat pesta dan kepulan asap tungku pembakar batu. Ratusan orang berkumpul, menyiapkan pesta menyambut para tamu yang akan berkunjung ke wilayah tersebut.

Lubang digali, batu dibakar, babi dipanah. Ratusan lelaki berlarian berkeliling memanggul babi, ratusan lelaki dan perempuan lain berlarian membawa daun singkong, daun pakis, dan dedaunan lain. Para perempuan, sanak saudara, yang lama tak bersua melepas rindu dengan bersenda-gurau. Para gadis saling menggoda, sementara ibu-ibu mengupas ubi atau menjaga bayi mereka. Persiapan pesta yang riuh.

Bakar batu adalah cara khas masyarakat tradisional Papua memasak babi dengan batu yang dibakar dalam tungku perapian besar, biasanya berukuran 2 x 8 meter. Seluruh isi perut babi dikeluarkan, menyisakan daging dan lemak tebal yang menempel di kulit babi. Beberapa anak segera berebut usus babi yang biasa mereka tiup layaknya balon.

Dari tungku pembakaran, batu dipindahkan ke dalam galian yang dialasi dedaunan itu, kemudian ditutup dedaunan lagi. Daging dan lemak babi yang masih menempel di kulitnya dimasukkan ke dalam galian itu, ditimbun dengan daun singkong, umbi-umbian, dan dedaunan. Batu panas kembali diletakkan di atas ”adonan” itu dan galian pun ditutup rapat. Selepas itu, mereka tinggal menyambut tamu, sementara daging babi pun matang.

Bakar batu adalah salah satu acara adat terpenting di Papua, menyertai pesta kegembiraan menyambut kelahiran, merayakan kematian, atau mengumpulkan prajurit untuk berperang. Bakar batu juga jadi sarana memulihkan keharmonisan hidup manusia yang terganggu dendam peperangan atau kematian.

Prosesi itu juga bisa untuk menghimpun dukungan politik atau sekadar mengumpulkan massa menyambut pejabat dan petinggi negeri. Maka, tak jarang politisi di Papua berkampanye dengan menyelenggarakan bakar batu. Namun, keindahan sesungguhnya prosesi bakar batu adalah persaudaraan, kebersamaan, dan berbagi kebahagiaan.(kul/ir)

Spoiler for gambarnya
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for persiapan
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for persiapan
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for batunya dibakar
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for sayuran dan ubi ubian
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for babi nih gan
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for proses
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for masukan semua hasil alam
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for mateng
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for kebersamaannya
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


Spoiler for videonya
[youtube]K5Oh-aBydDg[/youtube]


Spoiler for sumbernya
http://potensidaerah.ugm.ac.id/?op=berita_baca&id=173


Spoiler for dan
dari berbagai sumber


Source : Lounge
https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=4550620
TS : wikiwijaya
Baiiu - 22/07/2010 07:47 PM
#97

mau minta tolong nih .

ada info2 mengenai tarian-tarian nya ga ?
saya lg nyari tarian-tarian yg ada di irianjaya . \)
ɐnʇɐʞɐʞ² - 22/07/2010 09:01 PM
#98

Quote:
Original Posted By Baiiu
mau minta tolong nih .

ada info2 mengenai tarian-tarian nya ga ?
saya lg nyari tarian-tarian yg ada di irianjaya . \)


Silahkan baca terlebih dahulu thread ini gan \)
ask seni tari daerah papua ?
https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=3656307

Jika ada yang ingin ditanyakan kembali silahkan bertanya disini o

Untuk Lagu2 pengiring tarian bisa streaming disini :
http://www.4shared.com/audio/k4u4hJwU/Lagu_Tari_Pergaulan_Rakyat_Iri.html
http://www.4shared.com/audio/DcrdYrjz/Lagu_Tari_Pergaulan_Rakyat_Iri.html

2 part hilangkan tanda *
ZBlackList - 08/08/2010 02:58 PM
#99
Cendrawasih - 10 burung terindah dari surga
Ada lebih dari tiga lusin spesies dalam keluarga Paradisaeidae, atau lebih dikenal dengan bird of paradise. Ada sekitar 13 Genus dari burung-burung ini dan yang paling terkenal adalah anggota genus Paradisaea.

Di Indonesia kita menyebutnya dengan burung cendrawasih. Bercirikan dengan warna yang mencolok dan cerah, bulu berwarna kuning, biru, merah, dan hijau. Dengan warna-warna yang demikian mereka menjadi burung paling indah dan menarik di dunia, sehingga disebut sebagai burung dari surga.

Burung cendrawasih banyak ditemukan di Papua atau Papua Nugini dan pulau-pulau sekitarnya, termasuk juga Australia Timur. Sayangnya keberadaan burung ini semakin berkurang seiring dengan banyaknya perburuan liar yang tidak bertanggung jawab.

PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 1
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

1. Lesser bird of paradise (Paradisaea minor)
The Lesser bird of paradise dikenal dengan nama Cendrawasih kuning kecil. Burung ini berukuran sedang dengan panjang sekitar 32 cm, berwarna merah-coklat dengan mahkota kuning dan punggung atas kuning kecoklatan.



PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 2
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

2. Raggiana bird of paradise (Paradisaea Raggiana)
The Raggiana bird of paradise dikenal juga dengan nama Count Raggi’s bird of paradise. Burung ini juga yang paling dikenal sebagai burung Cendrawasih. Habitat burung ini terdistribusi secara luas di Pulau Irian selatan dan timur laut.Memiliki panjang 34 cm panjang, berwarna merah-coklat keabu-abuan, iris kuning dan kaki berwarna cokelat keabu-abuan. Burung jantan memiliki mahkota kuning, tenggorokan zamrud-hijau tua dan kerah kuning di antara tenggorokan.
Warna bulu sayap bervariasi dari merah ke jingga tergantung subspesies. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna coklat dan tidak punya bulu-bulu hiasan.



PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 3
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

3. Astrapia Ribbon-tailed (Astrapia mayeri)
Ini adalah salah satu burung cendrawasih yang paling spektakuler. Namanya Astrapia Ribbon-tailed dan memiliki bulu ekor terpanjang dalam kaitannya dengan ukuran tubuh, panjangnya mencapai lebih dari tiga kali panjang tubuhnya. Panjang burung dewasa mencapai 32 cm dengan ekor burung jantan yang bisa mencapai 1 meter. Burung jantan memiliki warna hitam dan hijau zaitun sedangkan burung betina berwana coklat. Burung jantan memilki ekor panjang berbentuk pita berwarna putih. Daerah penyebarannya ada di bagian tengah Pulau Irian.


PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 4
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

4. Blue bird of paradise (Paradisaea rudolphi)
Namanya mengingatkan nama salah satu angkutan Taksi di Indonesia ngakakngakak. Burung ini berukuran sekitar 30 cm, berwarna hitam, iris warna coklat gelap, kaki abu-abu. Burung jantan dihiasi dengan bulu sayap dengan dominasi warna ungu biru . Sehingga disebut juga dengan Cendrawasih Biru. Blue Bird of Paradise adalah burung endemik Papua Nugini. Daerah penyebarannya meliputi pegunungan tenggara Papua Nugini.


PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 5
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

5. Riflebird Paradise (Ptiloris paradiseus)
Kalau anda pernah melihat film Planet Earth, maka anda akan melihat burung ini. Burung ini memiliki panjang sekitar 30 cm dengan burung jantan berwarna hitam dengan warna-warni mahkota biru kehijauan, kaki hitam, iris coklat gelap dan mulut kuning. Burung betina jenis ini berwarna coklat zaitun. Merupakan endemik di Australia timur, Riflebird juga tersebar di hutan hujan di New South Wales dan pusat Queensland. Burung jantan dapat mengembangkan sayapnya dan memamerkannya seraya bergerak ke kanan dan ke kiri di hadapan burung betina untuk memikat mereka.


PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 6
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

6. Red bird of paradise (Paradisaea rubra)
Ane namain Cendrawasih Merah, panjang sekitar 33cm berwarna kuning dan coklat, serta berparuh kuning. Burung jantan dewasa bisa mencapai 72cm termasuk bulu-bulu hiasannya yang berwarna merah darah dengan ujung berwarna putih pada bagian sisi perutnya. Bulu muka berwarna hijau zamrud gelap dan diekornya terdapat dua buah tali yang panjang berbentuk pilin ganda berwarna hitam. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna coklat tua dan tidak punya bulu-bulu hiasan.

Merupakan endemik dari Indonesia, Cendrawasih Merah hanya ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Waigeo dan Batanta di kabupaten Raja Ampat, provinsi Irian Jaya Barat.


PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 7
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

7. Lawes’s Parotia (Parotia Lawesii)
Parotia lawesii berukuran sedang sampai dengan 27 cm). Daerah penyebarannya meliputi hutan pegunungan di tenggara dan timur Papua Nugini. Burung jantan memiliki warna hitam dengan kening putih, warnawarni tengkuk biru ungu dan emas bulu dada hijau. Dihiasi dengan tiga kawat hias kepala dari belakang setiap mata dan memanjang mengapit bulu yang berwarna hitam. Burung betina berwarna coklat dengan kepala burung gelap, iris kuning dan gelap.


PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 8
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

8. King of Saxony bird of paradise (Pteridophora alberti)

King of Saxonyi adalah sejenis burung pengicau berukuran kecil, dengan panjang sekitar 22cm. Burung jantan dewasa mempunyai bulu berwarna hitam dan kuning tua, dikepalanya terdapat dua helai bulu kawat bersisik biru-langit mengilap seperti panji yang panjangnya mencapai 40cm dan dapat ditegakkan pada waktu memikat betina. Oleh karenanya burung ini dimakan Cendrawasih Panji. Bulu mantel dan punggung tumbuh memanjang berbentuk tudung berwarna hitam. Iris mata berwarna coklat tua, kaki berwarna abu-abu kecoklatan dan paruh berwarna hitam dengan bagian dalam mulut berwarna hijau laut.

Burung betina berwarna abu-abu kecoklatan dengan garis-garis dan bintik gelap. Betina berukuran lebih kecil dari burung jantan dan tanpa dihiasi mantel atau bulu kawat hiasan. Daerah penyebarannya ada di hutan pegunungan pulau Irian.


PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 9
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

9. Wilson’s Bird of Paradise (Cicinnurus respublica)
Wilson’s Bird of Paradise berukuran lumayan kecil sampai dengan 21 cm. Burun jantan adalah berwarna merah dan hitam dengan jubah kuning di leher, mulut hijau muda, kaki biru dan dua bulu ekor berwarna ungu yang melengkung. Semetara itu betina berwarna kecoklatan dengan mahkota biru. Merupakan endemik Indonesia, dengan daerah penyebaran di bukit dan hutan hujan dataran rendah Kepulauan Waigeo dan Batanta dari Papua Barat.


PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)
Spoiler for 10
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

10. Princess Stephanie’s Astrapia (Astrapia stephaniae)
Stephanie Astrapia berukuran sekitar 37 cm, burung ini berwarna hitam dengan warna-warni kepala biru-hijau dan ungu, disamping itu memiliki bulu ekor panjang hitam keungunan. Burung betinanya berwarna coklat gelap dengan kepala hitam kebiruan. Habitat aslinya ada di pegunungan di pusat dan timur Papua Nugini.



Source : https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=4402647
ɐnʇɐʞɐʞ² - 08/09/2010 02:06 PM
#100
Keindahan Bawah Laut Raja Ampat Papua
Selain keindahan alamnya, ternyata Raja Ampat memiliki keindahan bawah laut yang sangat indah dan tak kalah dengan keindahan bawah laut di Bunaken. iloveindonesia
langsung saja kita lihat penampakannya.

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)

Spoiler for Raja Ampat
PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)


bagai mana gan, indah bukan. :matabelo
ane malah ingin liburan kesana.
klo naik PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated) bisa sampai kesana kgk ya D


Source : https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=5208189
Page 5 of 8 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 > 
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > INDONESIA TIMUR > Papua > PAPUAPEDIA | Ensiklopedia Papua !!! (Updated)