Minangkabau
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > SUMATERA > Minangkabau > ????Fenomena VGMC di Sumatera Barat????
Total Views: 2281 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 5 |  < 1 2 3 4 5 > 

UnIts749 - 14/10/2012 11:09 AM
#21

Spoiler for "tipe tipe investor VGMC"


Berita terbarunya, skema ‘investasi’ yang dikembangkan ECMC telah jelas-jelas ambrol. Sementara itu, segelintir dari saudara-saudara kita Tuan, tetap keukeuh meyakini itu VGMC adalah model yang berbeda dan bisnis emasnya itu real.

Dalam kesempatan ini, saya bukan ingin membongkar lagi bagaimana system VGMC ini bekerja, sudah banyak saudara-saudara kita yang peduli yang ngasih pandangan logis, selogis-logisnya bisnis dan investasi yang wajar, tentang ketidaklogisan model bisnis VGMC.

Ibaratnya seribu pembenaran dari VGMC, maka seribu itu pula justru alasan dari para saudara-saudara yang peduli tadi untuk VGMCers menghindari bisnis VGMC tersebut.
Jadi gitu, kalau untuk bahas apa VGMC itu, silakan membaca (disertai logika dan hati) untuk mencernai tulisan-tulisan di atas yang sudah lebih paham tentang dunia keuangan, atau paling nggak, bisa membahasakannya secara lebih ‘halus’, untuk lebih mudah dimengerti.

Saya sendiri sudah beberapa kali juga ngobrol dengan VGMCers dari berbagai tipe, ada yang mengakui sampai sekarang pun ragu dengan VGMC, tapi ikut cuman demi ‘deviden’ yang dijanjikan, ada yang ikut karna ga tau dan hanya diajak rekannya, dan mostly, kebanyakan yang saya ngobrol, diujung-ujung diskusi orangnya ngeyelan atau ngototan. He.

Sampai saya kemudian sadar sendiri, memang susah untuk menyadarkan saudara-saudara yang sudah terlanjur bergabung itu. Kenapa, karena pada hakikatnya mereka berargumen dengan BUKTI. Berupa hasil dari ‘investasi’nya tersebut. Ya nggak heran makanya kalau mereka jadi haqul yakin.

Jadi Tuan-Nyonya, kenapa niatan baik untuk mencoba mengingatkan, membagi pengalaman, dan pandangan logis tentang VGMC, dengan gampang terbantahkan. Semata karna ya tak bisa memberi ‘bukti nampak’ yang berlawanan dengan yang mereka dapatkan. Bukti kita ya hanya akan datang ketika system VGMC sudah kehabisan downline dan kolaps.

Meski begitu, dari beberapa kali diskusi itu, saya jadi tertarik untuk sedikit memilah-milah tipe-tipe investor yang ada di VGMC tersebut. Bukan hanya VGMC sih, tapi mungkin juga berlaku untuk fitur investasi dengan skema serupa (ECMC, Speedline, Koperasi-koperasian, Q-Sar, dll) Paling nggak sekarang saya baginya jadi empat tipe dulu.

Pertama, masyarakat awam investasi. Biasanya dan kebanyakan yang ikut ini adalah pihak-pihak yang jauh dari sentuhan produk investasi financial (sekali lagi, investasi financial, maka asuransi bukan termasuk didalamnya, karena asuransi itu proteksi). Dalam pandangan tipe ini, mereka percaya bahwa yang diperdagangkan itu adalah emas, kalaupun dijelaskan bahwa yang diperdagangkan itu adalah sahamnya, maka mereka akan menyamakan dengan transaksi saham-saham perusahaan publik yang listing di bursa efek Indonesia (terbukti dari beberapa calon VGMCers yang nyasar ke kantor).

Umumnya, umumnya ya, untuk tipe pertama ini terdiri dari pegawai-pegawai pemerintahan, guru-guru, karyawan-karyawan perusahaan skala daerah, pengusaha-pengusaha di daerah yang jauh dari akses informasi, dan lainnya. Dalam hal ini, saudara-saudara kita inilah yang jadi target utama oleh perancang perdana system-sistem ponzi pada umumnya karena jumlahnya yang masiv. Dan untuk tipe ini cendrung ikut-ikutan saja dan kemudian akan mengajak rekan-rekannya yang lain (dengan maksud baik, karena kekurangtahuan) dan menambah selalu porsi investasinya karena merasa mendapat wahana investasi yang istimewa.

Kedua, saya sebut istilahnya oportunis market. Yang kedua ini mungkin jumlahnya lebih sedikit dari tipe yang pertama, tapi paling nggak mereka memang hanya ‘penumpang-penumpang oportunis’ dalam skema investasi ini. Kenapa berbeda dengan tipe pertama, karena mereka telah bisa melihat investasi semacam ini dari sudut pandang atau perspektif yang berbeda.

Jika tipe pertama bener-bener yakin bahwa VGMC ini betul berinvestasi emas, saham emas, ventura emas, offshore emas, atau apalah, maka tipe kedua ini sudah bisa memandang VGMC dari pure skema asli bisnisnya dengan struktur yang member get member itu. Mereka tau bahwa tipe pertama itu pasarnya masih banyak, mereka akan ikut. Ketika pertambahan member baru mulai melambat, mereka akan segera cabut. (Meski, ah, baru bisa liquid 45 hari? Sangat nggak liquid untuk ukuran investasi yang katanya online).

Kadang tipe kedua ini juga ajak-ajak orang lain, tapi ya supaya marketnya makin banyak aja sih, dan lihatlah, mereka akan jarang mengajak kerabat, karena mereka nggak mau kerabatnya kena jebak semacam ini.

Dan biasanya pula, tipe oportunis ini hanya menyertakan sedikit dari portofolio investasi mereka pada bisnis ponzi ini, karena ya itu, mereka hanya cari-cari peluang sampingan karena tau kondisi sebenernya. Yang tipe semacam ini biasanya pihak-pihak yang paham dengan jenis-jenis instrument investasi financial, yang mana sah di pasaran dan mana yang nggak, baik itu secara akademik ataupun praktiknya. Seperti staf-staf ahli perbankan, pelaku pasar keuangan, dosen-dosen ekonomi, dll.

Yang ketiga, tipe yang saya kasih istilah public person aja deh. Sesuai istilah, tipe-tipe ini terdiri dari pihak-pihak yang secara umum dikenal oleh masyarakat, bisa pemimpin suatu daerah, pejabat-pejabat penting, petinggi-petinggi militer, artis-artis, ustad bahkan, dan yang lainnya.

????Fenomena VGMC di Sumatera Barat????

Public person inilah salah satu umpan yang disodorkan pada tipe pertama tadi. Biasanya dengan jualan pokok: “Itu pak gubernur sama walikota ikut, masak masih ragu!” Hayoo.. jujur… gitu kan ya jualannya? He.

Biasanya para public person ini juga karena memang banyak harta, sekali ikut langsung besar. Bisa buat insentif/’dividen’ para upline untuk dijualkan lagi pada calon, “ni liat yang dari awal ikut, sudah punya ini itu.” Calon yang banyak masuk kemudian yang dijadikan sebagai insentif pada public person sebagai imbal hasil.
Tipe ketiga ini kadangkala sama sekali nggak paham dengan investasi ini. Ya kerjaan banyak, jadwal padat, mana sempet ngecek ini bisnis bener atau nggak, tapi selama asetnya nambah ya juga ga bakal musing mikirin. Manggut-manggut aja mah.

Untuk Tuan-tuan ya, memang public person ini punya pamor sebagai orang yang ahli. Tapi perlu diketahui, ya mereka ahli dibidangnya saja. Gubernur misalnya, ya mereka ahli dalam pemerintahan, mereka paham seluk beluk politik, memiliki latar belakang yang kuat dan berpengalaman menata daerah serta mengatur penduduk, tapi untuk dunia keuangan? Tanpa mengurangi rasa hormat, saya yakin beliau nggak terlalu paham.

Karena kalau memang ahli dengan bisnis atau pun investasi, toh tokoh-tokoh yang jelas-jelas sudah berhasil dalam bidang bisnis seperti Harry Tanoe, Ciputra, Sandiaga Uno, Bakrie, Jusuf Kalla, CT, dll. nggak serta merta ikut bisnis serupa yang beredar ini kan? Kenapa, karena mereka sadar dari pengetahuan dan pengalaman, VGMC ini nggak logis dari segi legal aspek, maupun model bisnis.

Jadi, gitu, pemimpin Tuan itu nyebur ke jurang Tuan ikut serta kah? Segera. Keluar. Sekarang.
Tipe keempat, yaitu pemegang obor. Inilah pentolan-pentolan dalam skema bisnis ini. Latar belakang lebih bervariasi, tapi tetap pada umumnya, yang kerap menjadi pemegang obor ini adalah pihak-pihak yang sudah ikut sejak awal dan sudah merasakan semua manisnya hasil dari investasi tersebut.

Pengalaman manis itulah yang jadi marketing tools tipe ini. Sudah beroleh ini itu dari bisnis ini. Sebagai pemegang obor, yang mesti di depan, merekalah yang ngajak-ngajak pihak-pihak lain tadi.

Saya samasekali nggak menyalahkan tipe ini karena ngajak orang-orang lain untuk investasi. Bener. Karena bisa jadi tipe ini adalah termasuk jadi korban juga. Tapi karena sudah ikut semenjak awal-awal, dan karena sudah beroleh BUKTI nyata hasil investasi seperti yang seperti saya ulas di atas, mereka jelas tidak merasa dikorbankan. Dan kemudian cendrung membenarkan secara kacamata kuda apa yang sudah dilakukan oleh VGMC, yang itu tadi, ujung-ujungnya kadang jadi ngeyel dan ngotot.

Yang jelas patut disalahkan adalah pihak yang peeeeeeeertama kali merancang system ini di awal, mereka menggunakan pihak-pihak tipe ke empat sebagai ‘volunteer’, karena target atau korban utama mereka adalah pihak pertama tadi dengan jumlahnya yang banyak sifatnya yang gampang ikut-ikutan karena ada contoh nyata sukses di awal.

Saya rasa cukup empat tipe ini saja ya. Saya menggolongkan menjadi empat karena saya sudah ketemu dengan masing-masing percontohan dari empat tipe tersebut. Tipe pertama ada banyak guru-guru saya dan orang tua teman yang ikut, bener-bener ga ngerti apa-apa tentang investasi, tipe kedua ada seorang trader saham dan seorang rekan sesama broker yang seperti itu.

Tipe ketiga ada saya tau seorang pejabat pemda yang ikut yang jelas-jelas dia sama sekali nggak tau menau bagaimana system kerja bisnis ini tapi yang dia tau duitnya nambah terus, dan yang keempat waktu saya datang berkunjung langsung ke kantor trader VGMC di padang.

Mungkin ada beberapa tipe lain yang Tuan tau, silakan tambahkan, ataupun mungkin tipe-tipe tersebut kombinasi di antara keempat tipe yang saya gambarkan?

Demikian tipe-tipe nasabah VGMC versi on the spot, halahhh.. versi saya laaa...
sumber : http://goo.gl/DhNr1

itulah tipe2 investor yang berinvestasi berujung scam, dima kiro2 posisi sanak ? bingungs
UnIts749 - 14/10/2012 11:37 AM
#22
Kalau Benar Runtuh, Bagaimana Tanggapan dari VGMCers?
Spoiler for "tipe tipe investor di VGMC"

Alkisah, tidak lama setelah saya posting tentang tipe-tipe nasabah investasi bodong, dimana dalam kasus yang sedang hot yaitu VGMC, keluar beritanya kalau VGMC ini akan begini begitu yang bermuara pada satu simpul: Dividen tidak akan dibagikan dalam beberapa bulan mendatang ...jatuh... Jangankan dividen, modal yang tertanam sekarang juga ga bisa ditarik sementara waktu. ...tertimpa tangga... Dan malahan disuruh top up investasi ke platinum apa gitu. ...ditiban badak...

Sekalian saja dalam kesempatan ini saya lanjutkan mengenai keempat tipe tersebut. Kalau kemaren itu tentang karakter masing-masing tipe, yang ini mungkin kira-kira tentang bagaimana tanggapan dari keempat tipe tersebut jika bener-bener sistem ini jebol.

Langsung aja tipe pertama itu Tuan, jelas karena jumlahnya yang massiv dan awam, akan menjadi yang paling ribut. Dan kemudian akan ada berbondong-bondong masyarakat meminta penindakan yang jelas terhadap nasib dana mereka.

Yang sudah keluar dari awal akan merasa sangat bersyukur. Yang ikut belakangan, yang ketagihan ikut di puncak tamak, dan yang sampai-sampai minjem dana dari bank, menggadaikan sawah, SK pegawai... Naudzubillah, jelas akan panik.


Pada tipe nasabah yang kedua, si oportunis market tersebut, akan tenang-tenang aja. Karena seperti yang telah dibahas sebelumnya, mereka paham bagaimana skema ini berjalan dan bagaimana sistem ini akan berakhir. Mungkin yang akan nyesel-nyesel dikit yang belum keluar aja. Tapi ya mereka sudah paham aja sih.

Pada tipe ketiga, si Public Person itu Tuan? Mereka juga cendrung akan tenang-tenang saja. Paling nggak, akan terkesan tenang. Perilaku mereka ini sudah sejak kasus Q-Sar, Speedline, dan Koperasi-koperasian yang saya amati.
Ada beberapa hal yang menyebabkan mereka akan terlihat tenang begitu:
1. Sebagai tokoh publik, mereka malu ketauan begonya. Bisa-bisanya kejebak investasi bodong.
2. Takut dana yang diikutkan untuk investasi tersebut ditanya-tanyai darimana asalnya. Maklumlah.

Pada tipe keempat, para pentolan-pentolan tersebut, lakon-lakon dalam event gathering, ini saya yang penasaran, kira-kira bagaimana tanggapannya seandainya sistemnya beneran telah jebol, piramid telah ambruk.

Mungkin panik juga dikejar-kejar downline, mungkin akan diam aja nggak se vokal sebelumnya karena ketauan pula bisa ketipu mentah-mentah seperti itu, malah pakai ngajak-ngajak warga sekampung.

Ah ya, paling nggak yang saya ingin amati, jika seandainya beneran sistem bisnis yang jelas-jelas secara regulasi melenceng dan metode bisnis diluar kewajaran tersebut ambrol, dan sementara sudah banyak pula pihak-pihak yang mengingatkan mereka, akankah mereka dengan takzim mengakui kalau mereka telah khilaf?

http://goo.gl/EH5of


itulah macam2 tipe investor yang berujung scam.kira2 dima posisi sanak ? bingungs
UnIts749 - 14/10/2012 11:47 AM
#23

Quote:
Original Posted By braindoctor
takah itulah kalo urang nio cari pitih sanang sajo. ambo heran lo mah. ado kawan kuliah dulu tiok sabanta nyo pelegakan masalah vgmc ko. alah sato lo kawan-kawan nan lain deknyo. dulu ambo nio lo ka sato mah. tapi pas macaliak jo alexa.com ndak basobok urang panama nan maakses situs ko doh. iko yo lah sabana ganjia mah. malah urang indonesia nan banyak main. Baa ndak ka ganjia, latak tambang ameh nyo di panama. tapi ndak ado surang alah juo nan mancigok situs ko doh. dari sinan ambo maambiak kesimpulan. iko alah sabana mangicuah ko maaah..... alhamdulillah lai indak jadi sato doh... ko indak tantu alah sato lo manangih bombay kiniko ....:sorry



Badantiang tali layang-layang
Putuih ka kabun Bandaharo
Dilapeh raso ka sayang
Ditahan apo kagunonyo?

Tidak guno dirangguangkan
Bao ka Pulau Bilang-bilang
Tidak guno dimanuangkan
Lawan jo gurau nak nyo hilang
Stark.inc - 14/10/2012 01:01 PM
#24

izin ikuik nyimak juo Da \)
anankarancak - 14/10/2012 01:50 PM
#25

^^ ANGGOTA bata
UnIts749 - 14/10/2012 03:46 PM
#26

Spoiler for "pertanyaan2 kritis ttg VGMC"

Beberapa bulan lalu saya tertegun membaca surat kabar lokal yang (entah iklan, entah apaan) menghadirkan profil acara Virgin Gold Mining Corporation di kota Padang. Acaranya sih tak penting tapi bunyi-bunyi investasinya ‘kelewat’ menggiurkan. Saya yakin bagi yang berduit pasti banyak yang menginvestasikan uang mereka di situ.

Belakangan saya dengar bisnis investasi serupa bernama ECMC (East Cape Mining Corporation) sudah terbukti bisnis tipu menipu dengan perputaran uang yang macet, dan saya membaca langsung di grup FB-nya kalau banyak yang berkeluh kesah, mencaci maki, menuntut keadlian, karena sudah tertipu habis-habisan. Rata-rata banyak yang (terutama bermental filistin) berdoa-doa, meminta laknat Tuhan, berharap hukum karma, dan sebangsanya entah agar uang kembali atau menginginkan ‘leader’ yang menipu mereka mendapat bencana. Saya cuma bisa geleng-geleng karena di mana-mana yang namanya keteledoran sendiri ya agama akan gagal menghibur. Leceh jadinya agama dijadikan excuse untuk hal-hal yang sebenarnya akibat manusia sendiri.

Tentang VGMC, saya jelas sangat terganggu dengan jor-jorannya iming-iming menggiurkan yang ditawarkan. Rasanya dari dulu sudah banyak metode-metode sejenis yang ujung-ujungnya menipu sudah terjadi sebelumnya di Indonesia (dan Malaysia, karena memang rata-rata orang serumpun yang pemalas, serakah, dan tak cerdas, gampang tertipu). Tengok saja Swisscash, speedline, dan lain-lain. Dan iklannya banyak bertaburan di segala sudut. Padahal metode VGMC ini terang-terangan merupakan permainan uang dengan skema Ponzi (silahkan cek Wikipedia apa itu skema Ponzi, dan jangan kaget kalau rada mirip-mirip dengan MLM, apalagi kalau sudah ketemu pula dengan skema piramid). Teman dekat saya pernah menjadi korban penipuan metode ini.

Pertanyaan saya soal VGMC adalah sebagai berikut:

- Di mana tambang emasnya beroperasi? Mana foto-foto operasional? Mana data-data produksinya?

- Siapa-siapa orang penting di balik manajemennya? Mana foto-foto mereka?

- Mana laporan keuangan tahunannya?

- Mana perusahaan-perusahaan lain yang bekerjasama dengannya?

- Kenapa mengambil dana dari masyarakat kalau meminjam dari Bank lebih aman?

- Kenapa di Panama dan Dubai? Takut pajak? Kalau di Indonesia yang berinvestasi tetap kena pajak dong?

- Kenapa tidak terdaftar di Bapepam?

- Kenapa tidak terdaftar di berbagai bursa saham manapun? 2015? Kenapa tidak dari dulu?

- Keuntungan tetap apanya bukan RIBA itu?

- Kalau VGMC perusahaan ternama, kok tidak ada profilnya minimal di Wikipedia?

Setelah bolak-balik buka-buka situs tentang VGMC, scam, moneygame, ECMC, tidak ada satupun jawaban yang memuaskan saya soal ini. Yang jelas saya benar-benar mendapat pelajaran berharga dan sedikit banyak belajar ilmu ekonomi dan investasi karena hal ini. Saya merasa bertanggung jawab perlu berbagi informasi ini.

Kenapa saya menganggap itu penipuan sebenarnya sederhana saja. Kalau saya mau investasi emas, maka saya menginginkan emasnya langsung, bukan ‘pernyatan’ saya punya emas. Saya akan beli ke toko emas langsung, kalau perlu bongkahan-bongkahan emas besar itu yang saya beli kalau saya punya uang banyak (baca: modal). Saya pusing membuka situs VGMC yang kontradiktif antara bahasa Indonesia dengan bahasa Inggrisnya.

Bahasa Inggrisnya:

There is no reason to regret the fact that Virgin Gold has yet to own a gold mine outright, even after a decade in this business

Versi Bahasa Indonesianya:

Tidak ada alasan untuk menyesali fakta bahwa Virgin Gold perlu memiliki tambang emas sendiri, bahkan setelah satu dekade berkecimpung dalam bisnis ini

Kok jauh ya artinya? Tidak percaya silahkan buka:

http://www.vgmc.com/operations_gold_mining.aspx

dan baca dulu versi bahasa Inggris-nya lalu pilih opsi Bahasa Indonesia di kanan atas situsnya.

Bahkan, kalimat yang saya kutip di atas sangatlah bermasalah mengingat katanya perusahaan ini adalah perusahaan tambang sementara katanya ‘belum memiliki pertambangan sendiri’. Yang konyol, deskripsi mengenai tambang di Afrika dan Amerika Selatan-nya sangat membingungkan dan tidak jelas. Bukannya memberikan foto-foto atau video operasional tambang lengkap dengan data-data penting, tapi malah menjelaskan kesulitan yang harus ditempuh. Kalau saya jadi investor itu sudah cukup buat saya untuk tidak berinvestasi di situ. Kalaupun tulisan saya ini tidak memuaskan, silahkan merujuk ke referensi yang sudah saya tuliskan di bawah.

Apa tujuan saya menulis ini? Menjelek-jelekkan VGMC?

Tidak tujuan saya hanya memberi peringatan bagi siapapun yang terkoneksi dengan saya. Seperti yang sering digembar-gemborkan oleh orang-orang VGMC sendiri: kalau tidak yakin tidak usah bergabung. Saya juga tidak melarang orang untuk bergabung, tapi saya hanya merasa terpanggil untuk menulis tentang ini. Bisnis seperti ini tidak pernah bertahan lebih dari lima tahun. ECMC saja yang baru satu tahun sudah kolaps sekarang. Apalagi ini berbasis penipuan yang membahayakan siapapun.

Jika ada yang menjadi anggota VGMC dan marah karena tulisan saya ini maka mereka tak pantas marah. Yang boleh marah dengan tulisan saya ini adalah perusahaan VGMC langsung dan memberikan bukti-bukti jelas untuk membantah tulisan saya .Saya hanya mengulang-ulang dengan bahasa saya sendiri apa yang dipermasalahkan oleh yang lainnya.
Seorang pedagang dijelek-jelekkan oleh seseorang di depan pembelinya maka si pedagang lah yang harus marah, bukan pembelinya (dikutip dari 2ears2eyes).

Sebagai tambahan, saya memberikan kesimpulan sederhana. Keberhasilan itu adalah hasil usaha dan kerja keras, ketekunan, dan kesabaran. Cara-cara instan selalu terbukti tidak menghasilkan. Kontes bakat instan, produk makanan instan, apalagi ingin kaya secara instan tidak pernah menghasilkan hal-hal yang baik. Sejarah sudah membuktikan.

sumber:
http://goo.gl/rlEJs

jika sanak menanya, siapa salah satu VG Premier di Kota Padang, maka inilah orangnya http://goo.gl/sa6N2 cobalah tanya pada beliau, siapa tahu bisa mengobati hati yang galau.. ngakak
TapaiMasam - 14/10/2012 05:34 PM
#27

Quote:
Original Posted By UnIts749
Badantiang tali layang-layang
Putuih ka kabun Bandaharo
Dilapeh raso ka sayang
Ditahan apo kagunonyo?

Tidak guno dirangguangkan
Bao ka Pulau Bilang-bilang
Tidak guno dimanuangkan
Lawan jo gurau nak nyo hilang



Nak Duo Pantun Sa Iriang Sanak a ...

Pai makan ka batang Harau ,
Samba nyo Dendeng jo gulai Talua ..
Di Caliak Kini Banyak Nan Galau ,,
Dek Ulah Deviden ndak Kalua ...

heeeepppp ....... Tambuah ciek lai sanak ,,

Ka Ladang Mamatiak Lado ...
Tibo di rumah di buek Samba ..
Dima lah hati indak ka Ibo ..
Pitih di baok dek urang Panama ..


*ado lai tu sanak ?????
kemucenk_2784 - 14/10/2012 07:58 PM
#28

Mokasi VGMC
ampo dapek pitih agas saketek dari VGMC
modem jo tablet ambo laku...hahahhaaa
apak2 tu bali modem utk mangecek harago amehngakak

sampai2 urang tukang ameh dianggapnyo remeh
tau lo inyo harago ameh dari pado urang jua ameh lai
geovaniii - 14/10/2012 09:48 PM
#29

VGMC apo tu sanak?
baru mandanga ambo. apo samo kaeq MLM yo?

UnIts749 - 14/10/2012 10:53 PM
#30

Quote:
Original Posted By TapaiMasam



Nak Duo Pantun Sa Iriang Sanak a ...

Pai makan ka batang Harau ,
Samba nyo Dendeng jo gulai Talua ..
Di Caliak Kini Banyak Nan Galau ,,
Dek Ulah Deviden ndak Kalua ...

heeeepppp ....... Tambuah ciek lai sanak ,,

Ka Ladang Mamatiak Lado ...
Tibo di rumah di buek Samba ..
Dima lah hati indak ka Ibo ..
Pitih di baok dek urang Panama ..


*ado lai tu sanak ?????


Manyurek di ateh kaco
Kaco nan jangan dipacahkan
Surek Ambo mintak dibaco
Rasio jangan disorakkan

Sikajuik batang sikajuik
Tumbuah di tangah padang lapang
Adiak datang dengan mukasuik
Kalau buliah janganlah malang

tangkok pamatang kandang manateh
tibonyo samba si asam padeh
baharok pulang ka bagalang ameh
kironyo batuka galang karateh
o
r0nal - 14/10/2012 11:10 PM
#31

wew..vgmc, ambo tapaso galak se D
TapaiMasam - 14/10/2012 11:18 PM
#32

Quote:
Original Posted By r0nal
wew..vgmc, ambo tapaso galak se D


Tapaso Galak , Tapi koq Lamak bana Galak uda nampak nyo .. hahahahaha ngakaksngakaksngakaks
TapaiMasam - 14/10/2012 11:21 PM
#33

Quote:
Original Posted By kemucenk_2784
Mokasi VGMC
ampo dapek pitih agas saketek dari VGMC
modem jo tablet ambo laku...hahahhaaa
apak2 tu bali modem utk mangecek harago amehngakak

sampai2 urang tukang ameh dianggapnyo remeh
tau lo inyo harago ameh dari pado urang jua ameh lai


Elok2 se bisuak banyak lo nan mambaliak'an Modem jo Tablet ka sanak baliak , dek Apak2 tu ndak ka mamantau hargo ameh lai , tapi untuak mambayia Hutang di BANK .. thumbup:thumbup:thumbup
TapaiMasam - 14/10/2012 11:34 PM
#34

Quote:
Original Posted By UnIts749
Manyurek di ateh kaco
Kaco nan jangan dipacahkan
Surek Ambo mintak dibaco
Rasio jangan disorakkan

Sikajuik batang sikajuik
Tumbuah di tangah padang lapang
Adiak datang dengan mukasuik
Kalau buliah janganlah malang

tangkok pamatang kandang manateh
tibonyo samba si asam padeh
baharok pulang ka bagalang ameh
kironyo batuka galang karateh
o



Rami nyo si Pasa Tanjuang ..
Rami dek Anak Mudo Mudo ..
Usah di Ikuik Lenggang Urang ,
Koq akhirnyo ka Tabedo ..

Ambiak Buluah mano nan panjang ...
ka pamateh di tapi ladang ..
Di sangko lai ka Sanang ,,
Kironyo takicuah di nan Tarang ..

Banyak kapatabang di jakarta ,,
Mambaok urang barangkek ka Makah ..
Baliak lah sanak Ka Kehidupan Nyata ..
Bia Saketek Tapi Baroqah ..

*Baa Kati tu sanak , ado nan ka pa uleh nyo dek sanak lai tu ??

UnIts749 - 15/10/2012 12:01 AM
#35

Quote:
Original Posted By TapaiMasam



Rami nyo si Pasa Tanjuang ..
Rami dek Anak Mudo Mudo ..
Usah di Ikuik Lenggang Urang ,
Koq akhirnyo ka Tabedo ..

Ambiak Buluah mano nan panjang ...
ka pamateh di tapi ladang ..
Di sangko lai ka Sanang ,,
Kironyo takicuah di nan Tarang ..

Banyak kapatabang di jakarta ,,
Mambaok urang barangkek ka Makah ..
Baliak lah sanak Ka Kehidupan Nyata ..
Bia Saketek Tapi Baroqah ..

*Baa Kati tu sanak , ado nan ka pa uleh nyo dek sanak lai tu ??


Iyu pari tanggiri pari
Kasumbo bao baranang
Tau kami di diri kami
Bagai suto tumbok jo banang

Balam timbago patah kapak
Bulu tatabua di tapian
Dalam nan tarang tidak tampak
Alang kamabuak paratian

Rang Guguak macah galanggang
Tampaklah tirai kulambunyo
Dimalah lubuak nan tapanggang
Kami baniaik di abunyo
wowcantik

nb.
jika membaca takicuah di nan tarang , teringatlah ambo jo Ratu Sikumbang :genit
Tapi kok mangana akhir taun.. teringat pula dengan Yuni Shara..Desember Kelabu.. hammer: ngakak
TapaiMasam - 15/10/2012 12:32 AM
#36

Quote:
Original Posted By UnIts749
Iyu pari tanggiri pari
Kasumbo bao baranang
Tau kami di diri kami
Bagai suto tumbok jo banang

Balam timbago patah kapak
Bulu tatabua di tapian
Dalam nan tarang tidak tampak
Alang kamabuak paratian

Rang Guguak macah galanggang
Tampaklah tirai kulambunyo
Dimalah lubuak nan tapanggang
Kami baniaik di abunyo
wowcantik

nb.
jika membaca takicuah di nan tarang , teringatlah ambo jo Ratu Sikumbang :genit
Tapi kok mangana akhir taun.. teringat pula dengan Yuni Shara..Desember Kelabu.. hammer: ngakak



Atah taserak ateh lantai,
intan tasisiah dalam lunau urang ,
inyo tabang uleklah tingga,
tingga badan balangau surang.

Bilalang indak ka manjadi alang,
picak-picak indak jadi kuro-kuro.
Walau disapuah jo ameh lancuan,
Kilek loyang kan tampak juo.

Bukik putuih rimbo kaluang,
dirandang jaguang dihanggusi.
Hukum putuih piti tabuang,
dipandang gunuang ditangisi.

Jatuah mumbang jatuah kalapo,
jatuah bairiang di tapian .
Di baok duduak hati taibo
Kandak anak indak tabalian



#bonus untuak sanak , foto uni Ratu nan kamek :angel

????Fenomena VGMC di Sumatera Barat????
UnIts749 - 15/10/2012 02:07 AM
#37

RATU SIKUMBANG dengan takicuah di nan tarang kisss
????Fenomena VGMC di Sumatera Barat????

Spoiler for "RATU SIKUMBANG"

Sekadar penjelasan apa yang dimaksud dengan skema ponzi, saya ringkasan dan terjemahkan dari wikipedia di bawah ini:
Skema ponzi adalah sebuah investasi dengan operasi yang mengandung tipuan yang membayarkan return kepada investor menggunakan uang para investor itu sendiri atau uang yang berasal dari investor di bawahnya atau yang berinvestasi setelahnya. Return tersebut bukanlah dari laba yang diperoleh oleh orang atau organisasi yang menjalankan operasinya. Skema ponzi biasanya menggiurkan bagi investor yang baru dengan menawarkan return yang LEBIH TINGGI dibandingkan dengan investasi lain, dalam bentuk return jangka pendek. Ciri-ciri returnnya SANGAT TINGGI atau SANGAT KONSISTEN. Jaminan kelancaran aliran return yang tinggi tersebut membutuhkan aliran kas yang terus-menerus meningkat yang uangnya berasal dari investor baru agar skema ini bisa terus berjalan.

Sistem ini akan RUNTUH karena laba, jika memang ada, lebih rendah daripada pembayaran kepada investor. Biasanya skema ini akan dihentikan oleh pemerintah (dalam hal maksudnya adalah pemerintah AS, alasan pemerintah AS menghentikannya bisa dilihat di artikel saya yang lain di akun ini) karena sebuah skema tersebut dicurigai sebagai skema ponzi atau karena perusahaan tersebut menjual sekuritas yang tidak teregister–yaitu saham yang tidak terdaftar di bursa manapun dan, oleh sebab itu, tidak dilindungi oleh undang-undang manapun.

Sekarang mari kita lihat dua gambar di bawah ini yang saya buat untuk keperluan ilustrasi. Gambar pertama menunjukkan contoh piramida skema ponzi empat level. Gambar yang kedua adalah ilustrasi skenario aliran kas jika skema ponzi tersebut seperti pada gambar yang pertama. File worksheet untuk gambar yang kedua bisa diperoleh di tautan yang ada di bawah gambar tersebut. Gambar worksheet tersebut tidak lengkap, jadi anda butuh membaca/membuka file tersebut di Google Docs untuk mendapatkan gambaran utuh.

Sumber gambar 1: Pribadi
????Fenomena VGMC di Sumatera Barat????

Kita misalkan skema ini memiliki empat level: A, B, C, dan D. Tuan A adalah orang yang membuat skema ini. Ia yang sekaligus mengendalikan semua aliran kas skema ini. Skema itu kemudian berjalan sebagai berikut:

Tuan A merekrut dua orang: Tuan B1 dan Tuan B2. B1 dan B2 berada di level 2

Tuan B1 dan B2 masing-masing merekrut dua orang baru untuk di level 3: Tuan C1, C2, C3, dan C4.

Tuan C1 hingga C4 masing-masing kembali merekrut dua orang di bawah mereka: D1 dan D2 direkrut oleh C1; D3 dan D4 direkrut oleh C2, dan seterusnya.

Asumsi untuk kepentingan penjelasan. Catatan, praktik yang sebenarnya berjalan tidak sesederhana ini. Asumsi-asumsi ini telah disederhanakan:

Tuan A merekrut Tuan B1 dan B2 pada tanggal 1 Januari. Sebulan kemudian, tanggal 1 Februari, Tuan B1 dan B2 merekrut level di bawahnya: C1 hingga C4. Lalu, tanggal 1 Maret Tuan C1 hingga C4 merekrut level keempat: D1 hingga D8.

Tuan A menawarkan saham preferen (ingat saham preferen adalah saham berwujud hutang, sehingga bunganya tetap) 10% dan dibayar setiap bulan setelah tanggal investasi. Artinya, jika B1 berinvestasi pada tanggal 1 Januari, maka ia akan menerima dividen tanggal 1 Februari, 1 Maret, 1 April, dst hingga tak hingga.

Tuan A juga menawarkan bonus bagi setiap investor yang bisa merekrut investor baru. Besar bonusnya adalah 10% dari investasi yang ditanamkan oleh masing-masing investor di bawah si perekrut. Bonus ini hanya dibayarkan sekali untuk setiap satu investor yang bisa ia rekrut. Semakin banyak investor baru yang bisa direkrut dan semakin besar investasi yang ditanamkan oleh investor baru tersebut, maka semakin besar bonus yang ia dapat.

Dalam contoh ini nilai investasi adalah $1000 dan disetor langsung ke rekening Tuan A. Tuan A lalu mendistribusikan dividen dan bonus dari rekeningnya. Pentransferan dilakukan langsung ke rekening dan langsung bisa dicairkan oleh investor pada tanggal jatuh temponya.

Sumber gambar: Pribadi
Untuk citra ilustrasi aliran kas yang lebih lengkap di http://bit.ly/Q8lkQ2
????Fenomena VGMC di Sumatera Barat????

Berikut ini adalah penjelasan tentang transaksi yang terjadi setiap bulan, sejak tanggal 1 Januari.
Tanggal 1 Januari.

[*]Tuan A menerima setoran dana investasi dari Tuan B1 dan B2, masing-masing $1,000.



[*]Kas Tuan A (kiri atas) bertambah (debit) menjadi $2,000.



[*]Kas Tuan B1 dan B2 (dirangkum di kanan atas) berkurang (kredit), $2,000. Rincian: Tuan B1 $1,000, Tuan B2 $1,000



Tanggal 1 Februari dan di sepanjang bulan Februari

[*]Tuan B1 berhasil merekrut dua investor baru, yaitu C1 dan C2; Tuan B2 berhasil merekrut C3 dan C4. Masing-masing investor baru menyetor dana $1,000 ke rekening Tuan A.



[*]Kas Tuan A bertambah $1000 x 4 orang = $4,000. Saldo kas total menjadi $6,000 (= $2,000 + 4,000).



[*]Atas keberhasilan mereka mendapatkan investor baru, maka Tuan B1 dan B2 berhak atas komisi 10% dari nilai investasi yang berhasil mereka dapatkan. Rinciannya, Tuan B1 mendapat 10% x $1,000 x 2 orang = $200. Nilai yang sama juga didapatkan oleh Tuan B2. Tuan A mentransfer uang sebanyak $400 ke rekening Tuan B1 dan B2 (di dalam gambar kanan atas kedua rekening digabung).



[*]Investasi Tuan B1 dan B2 telah jatuh tempo karena saham preferen memang mensyaratkan pembayaran tetap, dalam hal ini 10%. Oleh sebab itu, Tuan A mentransfer uang senilai $200 ke rekening Tuan B1 dan B2 (digabung).



[*]Tidak ada pengeluaran lain yang harus dilakukan hingga akhir Februari. Saldo kas Tuan A telah berkurang menjadi $5,400, yaitu $[6,000 - (200 +400)].



[*]Saldo kas bersih Tuan B1 dan B2 adalah minus $1,400, atau $700 untuk masing-masing Tuan B1 dan B2, karena investasi minus dividen dan komisi = (- 1,000 + 100 + 200) = minus $700.



Tanggal 1 Maret dan di sepanjang bulan Maret

[*]Tuan C1 hingga C4 masing-masing berhasil merekrut dua investor baru, yaitu D1 hingga D8. Masing-masing investor menyetor dana $1,000 langsung ke rekening Tuan A.



[*]Kas Tuan A bertambah karena investasi baru ini sebanyak $8,000. Ditambah saldo akhir Februari sebanyak $5,400 saldonya menjadi $13,400.



[*]Tuan A harus membayar Tuan C1, C2, C3, dan C4 komisi 10% dari nilai investasi masing-masing investor baru yang mereka rekrut. Nilai komisi yang dibayarkan kepada Tuan C1 hingga C4 adalah 10% x $1,000 x 8 orang = $800.



[*]Tuan A harus membayar dividen 10% kepada seluruh investornya (6 orang): Tuan B1, B2, C1, C2, C3, dan C4. Totalnya = 10% x $1,000 x 6 orang) = $600.



[*]Saldo akhir bulan Tuan A saat ini adalah $13,400 - (800 + 600) = 13,400 - 1,400 = $12,000.



[*]Saldo akhir Tuan B1 dan B2, masing-masing minus $600 atau minus $1,200 jika digabung.



[*]Saldo akhir Tuan C1 hingga C4 masing-masing minus $700 atau minus $2,800 jika digabung.



[*]Tuan D1 hingga D8 masih belum mendapatkan return apapun dari investasinya, sehingga saldo mereka masing-masing minus $1,000.



Tanggal 1 April dan di sepanjang bulan April

[*]Tidak ada rekrutmen baru yang bisa diperoleh oleh investor D. Oleh sebab itu tidak ada tambahan uang masuk ke dalam rekening Tuan A.



[*]Dividen Tuan B1, B2, C1 hingga C4, dan D1 hingga D8 telah jatuh tempo. Nilai yang harus dibayar oleh Tuan A = 10% x $1,000 x 14 orang = $1,400.



[*]Saldo akhir kas Tuan B1 dan B2 masing-masing minus $500; Tuan C1 hingga C4 masing-masing minus $600; Tuan D1 hingga D4 masing-masing minus $900.



[*]Saldo akhir kas Tuan A setelah pembayaran seluruh dividen di atas $12,000 - (200 + 400 + 800) = $10,600.



1 May sampai dengan akhir November

[*]Tuan A harus membayar dividen setiap bulan kepada Tuan B1 hingga D8 (14 orang) sebesar $1,400 sehingga total selama May-November (7 bulan) adalah $1,400 x 7 bulan = $9,800.



[*]Saldo kas bersih Tuan A di akhir bulan Oktober ini, setelah dikurangi dengan seluruh dividen selama 6 bulan, adalah $10,600 - 9,800 = $800.



[*]Saldo kas bersih Tuan B1 dan B2 masing-masing di akhir November adalah minus $1,00 + (200 x 7 bulan) = -$1,000 + 1,400 = $400. Jadi masing-masing Tuan B1 dan B2 telah surplus $200. Sebagai informasi, mereka telah balik modal pada bulan September. Jadi, dividen yang mereka terima di bulan Oktober dan November telah melebihi nilai investasi mereka.




[*]Saldo kas bersih Tuan C1 hingga C4 di akhir November bernilai $400 atau masing-masing mendapat surplus $100. Mereka sudah balik modal di bulan Oktober.



[*]Saldo kas bersih Tuan D1 hingga D8 di akhir November bernilai minus $1,600 atau masing-masing masih minus $200.



Lanjut Di Bawah ada Yuni Shara dengan Desember Kelambunya .. Sanak
UnIts749 - 15/10/2012 02:13 AM
#38

Nah ini dia Yuni Shara dgn Desember Kelabunya gan..
????Fenomena VGMC di Sumatera Barat????

Spoiler for "YUNI SHARA"

Mari kita perhatikan baik-baik apa yang terjadi pada Tuan A pada akhir November. Di akhir bulan itu, uang kas di tangan Tuan A hanya tersisa $800. Padahal, ia harus membayar dividen sebesar $1,400 setiap bulan kepada 14 orang investornya.

Mengapa uangnya hanya tersisa senilai itu? Jawabannya adalah karena piramidanya yang gagal berkembang. Level ke-5 di bawah investor D tidak lagi bisa mendapatkan jaringan baru atau dalam istilah mereka downliner baru. Padahal, skema ponzi ini hanya akan bisa hidup kalau jaringan baru terus terbentuk.


Jika di bumi ini ada 7 milyar penghuni, bukankah jejaring itu akan tidak terbatas? Nanti dulu. Perhatikan peningkatan eksponensial pertambahan jaringan itu. Dari 2 jadi 4, kemudian 8, lalu 16, dst. Saya pinjam ilustrasi dari sebuah blog milik Probo Drijarkara. Di blog tersebut masing-masing investor menggaet 5 orang. Pada level ke-15 dari piramida tersebut total anggota telah mencapai 7,6 milyar. Lebih tinggi daripada populasi manusia hari ini, jika tidak dikatakan sama.

Para pendukung skema ponzi sangat yakin bahwa piramida itu akan bisa mencapai level tidak terhingga. Namun, mereka tidak menghitung faktanya.

Contoh sederhana saya di atas membuktikan bahwa skema ini hanya akan bisa berjalan terus JIKA DAN HANYA JIKA level terendah bisa terus mencari investor baru.

Jika saya adalah Tuan A dan sedang dalam kondisi ini, apa yang akan saya lakukan?


[*]Saya ubah peraturan investasi yang telah saya buat. Di atas saya buat asumsi bahwa transfer dividen dan komisi atas perekrutan langsung bisa diambil di bulan dividen dan komisi itu jatuh tempo. Maka, untuk menjaga aliran kas saya agar saldo kas saya tidak cepat mengering dan piramida tidak langsung roboh, aturan penarikan uang diubah. Misalnya, dividen dan komisi tidak bisa dicairkan langsung pada tanggal 1 tersebut. Harus menunggu apa yang saya akan sebut dengan “proses administrasi” selama n hari, bisa 30, 60, atau 90 hari.




[*]Saya ubah aturan jumlah minimum dana yang boleh dicairkan. Kalau di atas setiap kali investor menerima $100 ia bisa langsung di hari jatuh tempo, aturan yang baru akan melarang investor untuk menarik sebelum dananya mencapai jumlah tertentu. Berarti saya bisa menunda hingga beberapa bulan lagi.



S
[*]Saya ubah nilai investasi minimum calon investor baru. Misalnya jika investor di level D berhasil mendapatkan investor baru, E, maka ia baru boleh berinvestasi minimum, misalnya, $200 atau 2 kali lipat, atau lebih tinggi lagi, daripada nilai investasi level di atasnya. Alasan kenaikan bisa beragam.



Bukankah itu yang terjadi di dalam bisnis-bisnis seperti ini? Anda yang telah di dalamnya bisa mengoreksi saya jika saya keliru.

Tulisan-tulisan orang-orang yang memberi peringatan tentang kemungkinan ambruknya piramida seperti yang sedang dibangun oleh VGMC dan para investornya sangat dibenci oleh mereka. Mengapa mereka sangat tidak suka dengan tulisan-tulisan tersebut?


[*]Kami memberi peringatan kepada siapapun yang sedang “diprospek” oleh para investor VGMC bahwa sebagai orang di level terendah, mereka hanya akan memberi makan kepada orang di atas mereka. Anda bisa lihat di contoh saya bahwa investor D1 hingga D8 memberi makan C1 hingga C4–dengan asumsi A tidak memperoleh keuntungan apapun. Dan anda perhatikan bahwa ketika Tuan A hanya memiliki rekening sebesar $800 pada akhir November, ia sudah tidak bisa membayar siapapun lagi. Pada saat itu ia akan bisa melarikan diri–dan sangat mungkin itu akan terjadi karena bagaimanapun uang telah ada di tangannya dan memang ini telah direncanakan dari awal, termasuk berapa sisa uang yang ia bisa ambil. Tuan B dan C sudah aman karena total imbalan mereka telah mengembalikan seluruh modal mereka. Yang belum kembali adalah modal awal, masing-masing $1,000. Walaupun itu yang terjadi ini adalah saat untuk “bersyukur” modal telah kembali, walau masih ada investasi awal yang tidak kembali. Dan, yang paling menyedihkan adalah investor D1 hingga D8. Di akhir November itu modal mereka masih minus $200. Makanya, seandainya saat ini anda berada di posisi seperti Tuan D, dan anda membaca tulisan saya atau orang lain, lalu anda takut orang lain yang sedang anda prospek akan percaya kepada tulisan-tulisan kami, anda sangat tidak senang dengan tulisan-tulisan kami

.


[*]Kami memberikan peringatan bahwa bisnis ini mengandung RIBA. Mengapa riba? Dividen yang diberikan kepada anda karena kepemilikan saham preferen adalah sebuah janji pengembalian yang ditentukan di muka. Para ulama Islam bersepakat bahwa janji yang seperti ini riba dan hukumnya haram. Mari kita lihat besar bunga 10% per bulan atau 120% per tahun. Sangat jauh di atas bunga bank. Kalaupun orang-orang yang menanamkan uang di bank demi bunga juga memakan riba, riba yang dimakan investor skema ponzi, VGMC, jauh lebih besar. Padahal, lihat saja berapa bunga bank setahun lalu kurangkan dengan inflasi setahun. Paling baik hanya bisa menutupi inflasi. Satu lagi, dan ini yang paling penting. Jika saja pengembalian 10% itu berasal dari sebuah operasi yang nyata, jelas, berwujud, maka jangankan 10% per bulan, 100% pun boleh. Namun, syaratnya tidak ada janji di muka, VGMC berjanji di muka, dan perusahaan beroperasi sebagai sebuah perusahaan normal. Semua orang yang mau meluangkan waktu memeriksa kesamaan bisnis VGMC dengan skema-skema ponzi yang lain paham betul bahwa uang yang dinikmati di level atas adalah uang dari level bawah. [B]TIDAK LAIN DAN TIDAK BUKAN. Itulah yang menjadikannya haram.

[/B]


[*]Banyak investor VGMC dan skema ponzi yang lain adalah muslim. Mereka sebenarnya [B]SANGAT KETAKUTAN seandainya peringatan kami ini benar dan mereka terjerumus ke dalam dosa yang akan membawa mereka ke neraka. Mereka percaya bahwa bunga bank haram, buktinya mereka mengajukan pertanyaan itu dan mempertanyakan mengapa saya tidak mengkritik keharaman bunga bank. Namun, karena aliran uang yang tetap dan besar setiap bulan yang mereka terima, mereka tetap berusaha menutupi ketakutan akan riba itu dengan terus menyerang kami. Seandainya kami berhenti menjawab, maka seakan-akan berhentilah keraguan mereka bahwa dividen mereka haram. Saya sangat yakin bahwa di dalam lubuk hati mereka, para investor VGMC ini, mereka ragu-ragu. Namun, iblis memang lebih berkuasa, saat ini. Dan mereka sangat benci kepada saya setiap kali saya mengingatkan ada Iblis laknatullah di setiap dividen yang mereka bawa pulang lalu suapkan ke dalam perut istri/suami dan anak-anak mereka.

[/B]

saya memang memerintahkan agar siapapun yang masih punya keberanian untuk menanggung rugi untuk segera keluar. Mengapa? Gelembung ini akan pecah. Piramida itu akan runtuh. Kapan? Wallahu ‘alam, tapi segera karena tidak mungkin ia bertahan terus-menerus.

Sekali lagi, saya bukan satu-satunya yang telah memperingatkan anda. Baik sekali untuk tidak mempercayai satu tulisan yang seandainya anda baca dengan hati terbuka maka anda akan melihat mana yang lebih benar: kami saudara anda atau orang-orang Panama atau yang lain dari seberang lautan sana.

sumber : http://goo.gl/dDC3H


ngakaks
dioputraaa - 15/10/2012 07:15 AM
#39

Ambo alah partamo danga dari urang, a
Ah yakin bkal bntuak iko jadinyo.

Hasil yang wak raih itu ssuai dengan jarih payah dan kerja keras wak sanak,
Ma bisa nio dapek pitih banyak, tpi nda ado usaho kini.
Tolong ralistis lah para vgmcLover

[Ask & share] http:// www.kaskus.co.id/showthread.php?p=760361279#post760361279] ssuatu yang sanak nio ado d padang
june019 - 15/10/2012 10:49 AM
#40

VGMC bukannyo SF nyo lah ado think:
Page 2 of 5 |  < 1 2 3 4 5 > 
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > SUMATERA > Minangkabau > ????Fenomena VGMC di Sumatera Barat????