BERITA DAN POLITIK
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > Besok (Rabu, 17/10/2012) Wartawan Akan Demo Atas Penganiayaan yang dilakukan TNI AU
Total Views: 3814 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 6 of 10 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > 

wiry - 17/10/2012 12:44 PM
#101

Panglima sudah minta maaf atas kelakuan bawahannya kok :

Quote:

http://news.detik.com/read/2012/10/17/112133/2064783/10/panglima-tni-sampaikan-permintaan-maaf-pada-w artawan-atas-insiden-di-riau?9922032

Panglima TNI Jenderal Agus Suhartono menyampaikan permintaan maaf atas aksi kekerasan yang dilakukan oleh anak buahnya kepada wartawan. Agus memerintahkan agar TNI AU segera menyelesaikan permasalahan tersebut dan mencari sebab terjadinya kekerasan tersebut.

"Panglima TNI sudah sampaikan atas nama panglima TNI, beliau menyampaikan maaf kepada seluruh pihak yang kena aksi kekerasan," ujar Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul saat berbincang dengan detikcom, Rabu (17/10/2012).

Permintaan maaf Panglima TNI itu disampaikan usai mengikuti latihan antiteror di Pulau Sangiang, Banten. Menurut Iskandar, Panglima TNI meminta
agar TNI AU dapat menyelesaikan kasus pemukulan kepada wartawan Riau Pos dan mencaritahu penyebab kekerasan itu terjadi.

"Nah tentunya kita tunggu AU untuk melaksanakan instruksi panglima tersebut," kata Iskandar.

"Biar AU yang selesaikan secara tegas," imbuhnya.

Perwira TNI AU Letkol Robert Simanjuntak menganiaya fotografer Riau Pos, Didik Hermanto. Robert dalam video yang beredar di youtube, menendang, memiting, kemudian memukul Didi untuk merampas kameranya. Peristiwa itu dilakukan di lokasi jatuhnya Hawk 200 di Riau pada Selasa (16/10/2012).
arthoprov - 17/10/2012 02:14 PM
#102

Quote:
http://news.detik..com/read/2012/10/1...i-riau?9922032

Panglima TNI Jenderal Agus Suhartono menyampaikan permintaan maaf atas aksi kekerasan yang dilakukan oleh anak buahnya kepada wartawan. Agus memerintahkan agar TNI AU segera menyelesaikan permasalahan tersebut dan mencari sebab terjadinya kekerasan tersebut.

"Panglima TNI sudah sampaikan atas nama panglima TNI, beliau menyampaikan maaf kepada seluruh pihak yang kena aksi kekerasan," ujar Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul saat berbincang dengan detikcom, Rabu (17/10/2012).

Permintaan maaf Panglima TNI itu disampaikan usai mengikuti latihan antiteror di Pulau Sangiang, Banten. Menurut Iskandar, Panglima TNI meminta
agar TNI AU dapat menyelesaikan kasus pemukulan kepada wartawan Riau Pos dan mencaritahu penyebab kekerasan itu terjadi.

"Nah tentunya kita tunggu AU untuk melaksanakan instruksi panglima tersebut," kata Iskandar.

"Biar AU yang selesaikan secara tegas," imbuhnya.

Perwira TNI AU Letkol Robert Simanjuntak menganiaya fotografer Riau Pos, Didik Hermanto. Robert dalam video yang beredar di youtube, menendang, memiting, kemudian memukul Didi untuk merampas kameranya. Peristiwa itu dilakukan di lokasi jatuhnya Hawk 200 di Riau pada Selasa (16/10/2012).


Tuh kan, Agus Suhartono aja menyesalkan ko... kenapa yg dimari bak FPI semua dimana setuju ada penganiayaan? Munafik?
trampers - 17/10/2012 02:29 PM
#103

wartawannya yang nyolot duluan sih, udah dibilang jangan mendekat masih aja bandel batas
wartawan and warga yang digebukin ga mikir apa kalo di pesawat terpur itu banyak bahan peledak yang berbahaya gila:

tapi TNI nya juga berlebihan menurut ane
DJ_BX - 17/10/2012 02:38 PM
#104

Quote:
Original Posted By arthoprov
Tuh kan, Agus Suhartono aja menyesalkan ko... kenapa yg dimari bak FPI semua dimana setuju ada penganiayaan? Munafik?


dengan begitu wartawannya gak cuap cuap lagi, demikian juga berita berita mahos dan sebagainya.

lu liat kan berita belakangan ini kaya gimana gitu menyudutkan TNI hammer:

ibarat anak kecil daripada rewel mending dikasih kueh atau duit.. beres dah shakehand:
murdockk - 17/10/2012 02:58 PM
#105

Quote:
Original Posted By wiry
Panglima sudah minta maaf atas kelakuan bawahannya kok :


minta maaf untuk kali ini, next time kalo ada kejadian serupa trus di piting lagi gk di tanggung yee...dasar wartawan bandel batasbatas
YoDawg - 17/10/2012 03:02 PM
#106

Ciyus ? Miapah ?

Ah Wartawan mah sampah semua, Nonton di tipi tadi nyudutin TNI banget..

Tipikal wartawan giliran berita kayak gini seneng banget di blow-up, giliran yang baik-baik tentang TNI dikit banget kalo ada nanti bisa disangka propaganda hammer:

Udah kebaca dari awal berita pesawat jatuh, pasti yang rame cuma kasus pemukulannya...
Christian89 - 17/10/2012 03:10 PM
#107

apa salah wartawan kalau meliput dan memberikan berita yang sebenarnya kepada Rakyat Indonesia ?? Kenapa TNI yang harusnya melindungi Rakyat malah mengancam Rakyat, bagaimana nanti Rakyat Indonesia dapat percaya terhadap TNI ??? iloveindonesia
arthoprov - 17/10/2012 03:11 PM
#108

Quote:
Original Posted By DJ_BX
dengan begitu wartawannya gak cuap cuap lagi, demikian juga berita berita mahos dan sebagainya.

lu liat kan berita belakangan ini kaya gimana gitu menyudutkan TNI hammer:

ibarat anak kecil daripada rewel mending dikasih kueh atau duit.. beres dah shakehand:


gua rasa sih wartawannya ga bakal semurah itu... apalagi udah pada ngadu ke pusat. kita tunggu aja updatenya
blue_danube - 17/10/2012 03:16 PM
#109

yang teriak2 munafik muter mulu bahas ASAP tapi gak mau peduli APInya...

tipikal sampah...

jelas2 pemukulannya SALAH, tapi yang satu GAK MAU NGACA...

gak heran media di indonesia makin kacrut...
alergipagi - 17/10/2012 03:17 PM
#110

bagus ini..

tar kalo ada perang jadi rada gampanganlah untuk tentara kita..

kirim duluan aja wartawan kita ke fasilitas militer rahasia musuh..perintahin mereka poto poto alutsista musuh..kalo pun apes ketauan, terus wartawannya ditahan, disiksa ato mati ditembak ya tinggal aduin tu musuh kita ke dewan pers..yakin dah, bakal repot musuh kita didemo wartawan..

daripada mahal mahal bikin drone kan..? D
boyalex - 17/10/2012 03:19 PM
#111

ah ane mah mantaw ajah kga mw ikut''an,PEACE...
arthoprov - 17/10/2012 03:58 PM
#112

Yang koar-koar ngomong "SAMPAH" sepertinya malu sama berita permohonan maaf di atas.. tipikal FPI, selalu berdebat soal api, bukan asap o

paling ga, ada yg ngaku kalo pemukulan itu salah
sebelumnya jg ngaku ber-opini hebat

o
boy 867 - 17/10/2012 04:06 PM
#113

saya ikut omongan wartawan senior aja ah....

wartawan senior lebih bijak #kalo emang ga boleh ngeliput ya ga usah nyolot
tinggalin aja

masih untung ga di "dor"
coba noh wartawan indo dikirim ngeliput kecelakaan pesawat tempur milik US
coba aja merangsek masuk kalo ga di "dor" ama US army p
blue_danube - 17/10/2012 04:17 PM
#114

Quote:
Original Posted By boy 867
saya ikut omongan wartawan senior aja ah....

wartawan senior lebih bijak #kalo emang ga boleh ngeliput ya ga usah nyolot
tinggalin aja

masih untung ga di "dor"
coba noh wartawan indo dikirim ngeliput kecelakaan pesawat tempur milik US
coba aja merangsek masuk kalo ga di "dor" ama US army p


emang banyak temen2 wartawan yang cuma modal nyali doang, tapi isi kepala gak dipake...

emang bener kayaknya... gak usah dilarang2.. toh baik kena ledakan munisi ataupun kena toyor POM, hasilnya sama2 disalahkan...

wartawan kayak alm hendro subroto itu yang mantep.. tau mana yang aman mana yang bahaya... gak perlu diingatkan udah sadar sendiri.. punya otak, punya kesadaran.. giliran diingatkan gak usah pake nyolot... jadi gak perlu ada yang kena tabok...

sekarang solidernya cuma kalo merasa dizholimi, padahal sering menzholimi orang lain...
1ung - 17/10/2012 04:17 PM
#115

Pemukulan kalau sesuai prosedur tidak salah... kalau udah di perintahkan mundur msh maju ya tonjok dan gebukin aja. mau dia wartawan kek atau atau dukun anti peluru etc..

kecuali bukan area jatuh pesawat tempur tp pemukulan di mal sih ya harus di tindak siapapun..

kasus ini mau di lanjutkan di meja hijau. ya kita tunggu liat saja.
CarcaJou - 17/10/2012 04:23 PM
#116

Masih aja ada aparat yang berpikiran pendak, nggak pada mikir akibatnya apa?
DamnBusteR - 17/10/2012 04:25 PM
#117

Quote:
Original Posted By kountop
yah udah wartawan bikin "black campaign" aja terhadap TNI AU... sorot terus jenderal-jenderal TNI AU...

emang sengaja di tutup-tutupi biar gak ketahuan kalo TNI AU gak pernah merawat pesawat milik mereka...


Ngomong asal jeplak aja, emangnya melihara pesawat ky melihara bajaj gila:


Klo ga pernah dirawat, uda ga terbang itu pesawat2 TNI AU

Uda ga bs cegat lg peswat2 asing yg suka maen jalan2 ke wilayah orang

tolol dipiara
hakimjoe - 17/10/2012 04:30 PM
#118

Quote:
Original Posted By Pongasi
sry, kebebasan pers di mata TNI itu cmn omong kosong belaka D

cmn berlaku buat aparat kepolisian, kalo bwt TNI sory2 aj yee,...D, emangnya elu dan elu2 yg dukung wartawan bakal di garis paling depan klo negara ini di serang? atau elu yg tiap hari harus patroli udara darat dan air buat ngamanin wilayah negara ini? hajar aj pak...D

kalo gw liad videonya emang wartawannya yg nantangin, modal kamera gayanya udah nyolot petantang petenteng mau nantangin TNI gitu...ngakak


setoejoe
Pinkycutez - 17/10/2012 04:33 PM
#119

memang hrs dibuat undang-undang yg jelas ttg batas2 peliputan kl aj ada kecelakaan...
sterling12 - 17/10/2012 04:33 PM
#120

Quote:
Original Posted By pantaimerah
Mantep gan... Setujuuu.... Semoga keadilan bisa ditegakkan....

Ane bukan mau berpihak pada wartawan...
Tapi koq seenaknya aja TNI AU menganiaya Wartawan seperti di tayangan Televisi....
Gimana kalo oknum itu diserahkan ke rakyat untuk digebukin aja ya gan???

Hehehee...



ane jg setuju nih...yg salah hrs tetap mendapat ganjaran..
Page 6 of 10 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > 
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > Besok (Rabu, 17/10/2012) Wartawan Akan Demo Atas Penganiayaan yang dilakukan TNI AU