BERITA DAN POLITIK
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan
Total Views: 15883 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 17 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

pak0gah - 19/10/2012 12:34 PM
#1
DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan
DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kegiatan Gubernur DKI Jokowi yang selama tiga hari ini turun ke lapangan dinilai hanya kegiatan jalan-jalan oleh Komisi B DPRD DKI.

Menurut Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selamat Nurdin, pihaknya meminta Jokowi memperhatikan nasib Blok A Pasar Tanah Abang. Dikatakannya, persoalan Blok A Tanah Abang lebih krusial ketimbang jalan-jalan ke lokasi permukiman warga.

"Jangan sampai Blok A Pasar Tanah Abang jatuh ke tangan swasta. Ini persoalan bisnis dan Blok A itu aset Pemprov DKI. Kalau bisa, kurangi sedikit jalan-jalannya, lihat berkas lama PD Pasar Jaya," ujar Selamat, Jumat (19/10/2012).

Politisi PKS ini pun mendesak Jokowi untuk segera mengambil langkah nyata demi menyelamatkan Blok A Pasar Tanah Abang. Menurutnya Jokowi harus memberikan opininya sehingga bisa menyelamatkan Blok A.
Sebagai informasi, Blok A Pasar Tanah Abang terancam terlepas dari tangan Pemprov DKI karena sudah diajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur oleh PT Priamanaya Djan International.

Jokowi yang sempat ditanya mengenai persoalan ini pun mengaku belum mempelajari permasalahannya dan tak tahu soal sengketa kepemilikan Blok A Tanah Abang. "Saya tidak tahu. Masalah di Jakarta banyak sekali. Saya harus pelajari satu-satu, baru saya bisa komentar," tandasnya.

SUMBER

Nasehat beneran atau sudah mulai intervensi nih cd
poni.aneh - 19/10/2012 12:37 PM
#2

nah ente yang notabene-nya wakil rakyat napa duduk manis aja di kebon sirih???
dataman - 19/10/2012 12:39 PM
#3

Quote:
Original Posted By poni.aneh
nah ente yang notabene-nya wakil rakyat napa duduk manis aja di kebon sirih???


duuuuaaaaaaaaghhh!!

jawaban tabokan

nice one
pak0gah - 19/10/2012 12:40 PM
#4
Baru Kerja Empat Hari, PKS Mulai Serang Jokowi
Baru Kerja Empat Hari, PKS Mulai Serang Jokowi

DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan

itoday - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta Jokowi yang akan meremajakan Metromini dan Kopaja dengan pola hibah. Gagasan itu muncul usai meninjau angkutan umum yang ada di terminal Kampung Melayu.

Menurut politikus PKS ini, rencana hibah tersebut belum tentu ada dasar hukumnya.

"Itu belum tentu ada dasar hukumnya. Kecuali hibah untuk BUMD," ujar Triwisaksana, Jumat (19/10).

Selain menurut pria yang akrab disapa Sani ini menilai bila toh ada dasar hukumnya sebaiknya hibah tidak diberikan kepada perusahaan, tetapi kepada masyarakat langsung.

"Kalau ada dasarnya sebaiknya hibah diberikan kepada lembaga sosial, atau kepada masyarakat langsung seperti halnya subsidi tarif. Tarif TransJ itu harusnya Rp 6 ribu tetapi disubsidi jadi Rp 3.500," terangnya.

Menurutnya, hibah kepada perusahaan Metromini atau Kopaja hanya akan menguntungkan perusahaan tersebut. Padahal masih banyak lembaga atau masyarakat yang lebih membutuhkan dana hibah tersebut.

"Mereka kan perusahaan sudah untung, di sisi lain masih banyak masyarakat yang lebih butuh. Kenapa dihibahkan kepada perusahaan," sergahnya.* (mrdk)

SUMBER

Yang ini juga dari fraksi PKS malu
VIRUZLine - 19/10/2012 12:45 PM
#5

:cystg

kyknya mereka pengen ikut diajak jokowi jalan" nih...

atau takut kerjaan mereka terbongkar semua...
pak-sopri - 19/10/2012 12:44 PM
#6

Cuma jalan2 ketemu rakyat aja di komplen .

bener2 ini Partai Pkshit.
kontrolBESAR - 19/10/2012 12:46 PM
#7

Quote:
Original Posted By pak0gah

Jokowi yang sempat ditanya mengenai persoalan ini pun mengaku belum mempelajari permasalahannya dan tak tahu soal sengketa kepemilikan Blok A Tanah Abang. "Saya tidak tahu. Masalah di Jakarta banyak sekali. Saya harus pelajari satu-satu, baru saya bisa komentar," tandasnya.


gentle juga nih, si pakde joko
mengakui kalo emang dia belum tahu
tidak asal ngomong tanpa tahu masalahnya

gak seperti si pengkritik, yang langsung ngomong 'jalan-jalan' untuk apa yang dilakukan jokowi
padahal dia gak tahu sebenernya apa yang ada di pikiran jokowi
agung.yudianto - 19/10/2012 12:47 PM
#8

Waduh, banyak banget warisan masalah dari gubernur sebelumnya.. capedes
ApeLoeLiat2 - 19/10/2012 12:48 PM
#9

gilaaa ni partai t*ik.. corong nya ga bisa disumbat yah??

apa udah yakin bakal gugur di 2014, jd sekrg mo eksis se-eksis2nya ???
coffee man - 19/10/2012 12:49 PM
#10

baru tiga hari kerja nyet..

lu dah berapa lama? ngapain aja?
y0g4 - 19/10/2012 12:52 PM
#11

Quote:
Original Posted By poni.aneh
nah ente yang notabene-nya wakil rakyat napa duduk manis aja di kebon sirih???


ga cuma duduk2 aja kok gan, tapi jalan2 juga...... ke mall tapinya ngakak
cuangede - 19/10/2012 12:52 PM
#12

Baru bbrp hari udah ngoceh,pencitraan buat 2014,biar rakyat lihat PKS ada kerja.
Jalan trus Jokowi biar nanti mereka berhadapan ma rakyat.lebih penting rakyat kecil drpd Blok A
pak0gah - 19/10/2012 12:52 PM
#13
Langkah Jitu Catur PKS
Jokowi Didesak Segera Selamatkan Pasar Blok A Tanah Abang

DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan

“Ini memang persoalan bisnis ke bisnis. Tetapi Pasar Blok A Tanah Abang ini merupakan aset Pemprov DKI yang paling berharga."

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, yang selama tiga hari ini hanya jalan-jalan mengunjungi masyarakat, tetapi akhirnya melupakan masalah krusial yang sedang dihadapi Pemprov DKI Jakarta, yaitu Pasar Blok A Tanah Abang. Pasar itu terancam terlepas dari tangan Pemprov DKI, karena sudah diajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur oleh PT Priamanaya Djan International.

SUMBER

Yang bersengketa dengan Pemda DKI adalah perusahaan milik Djan Faridz yang isunya sewaktu pilkada adalah pendukung Jokowi-Ahok, sehingga PKS ingin melihat reaksi Jokowi-Ahok yang serba salah

malu
capunkfly - 19/10/2012 12:54 PM
#14

yang kerja cuman gubernur nya aja...ngacir:
yang jadi wakil rakyat malah duduk sante..ngakak
firewallshop - 19/10/2012 12:54 PM
#15

Quote:
Original Posted By pak-sopri
Cuma jalan2 ketemu rakyat aja di komplen .

bener2 ini Partai Pkshit.


buat mereka blusukan kampung kumuh dan denger keluhan warga itu = JALAN2
kalo ke LUAR NEGERI,NAIK PERAHU WISATA,BELANJA2 trus LEMPAR WACANA GANTI LOGO PALANG MERAH itu= KERJA
neotoon - 19/10/2012 12:55 PM
#16

dasar tukang jilat pantatnya foke nih orang..

baru 3 hari aja uda dikomentarin macem2...persoalan jkt banyak cuy bukan cuma tanah abang..dan setau ane jokowi memang lebih ngurusin persoalan yg dihadapi rakyat sehari hari, bukan bisnas bisnis pemprov dll,..kliatan banget nih orang tukang maen proyek pemerintah, tukar guling dengan swasta/investor..capedes
barzul - 19/10/2012 12:59 PM
#17

ini partai galau kepengen bener exist D


kenapa baru sekarang teriak2 soal tanah abang, waktu si kumis masih menjabat situ kemana aj? fuck2:
pak0gah - 19/10/2012 01:00 PM
#18
Kasus Kios Tanah Abang Blok A Bernuansa Politis
Kasus Kios Tanah Abang Blok A Bernuansa Politis

DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kerugian Pemprov DKI dalam kerja sama pengelolaan Blok A Pasar Tanah Abang dengan perusahaan milik Menpera Djan Faridz diduga lebih dari Rp 300 miliar. Angka itu didapat dari hitungan untuk periode 2008-2010, padahal kontrak kerja sama diteken sejak 2003.

Pengamat politik ibukota Amir Hamzah, mengatakan kasus Blok A Tanah Abang bisa bernuansa politis karena pemilukada DKI, namun bisa juga tidak. Menurutnya tindakan Pemprov DKI yang melaporkan kasus tersebut pada Presiden SBY dikarenakan ulah dari Djan Faridz sendiri yang menunjukkan sikap kebencian pada calon incumbent Fauzi Bowo.

"Sebagai anggota kabinet, dia (Djan) seharusnya berkewajiban menyelamatkan aset negara. Dirut PD Pasar Jaya hampir terjebak, tetapi setelah tunjukkan bukti-bukti, sebenarnya kesalahan bukan pada PD Pasar Jaya. Djan dilindungi kepentingannya, karena itu satu-satunya jalan dilaporkan ke SBY," ujar Amir, Jumat (27/7/2012) saat ditemui di Balai Kota.

Amir menyatakan uang dari hasil penyewaaan toko-toko di Blok A Tanah Abang itu bisa saja digunakan untuk mencetak sajadah maupun baju kotak-kotak untuk pasangan calon tertentu dalam pemilukada DKI. "Itu tidak ada uang Djan keluar, uang Pemda DKI juga," cetusnya.

Seperti diketahui, Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis, memutus kontrak PT Priamanaya Djan International dalam kerja sama pengelolaan Blok A Pasar Tanah Abang pada 2011 kemarin.
Djangga memutuskan hal itu berlandaskan laporan evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Jakarta yang menilai perjanjian waktu penyerahan pengelolaan Blok A tidak tegas, bahkan tak jelas.

Salah satu klausul dalam perjanjian itu mengatur bahwa pengelolaan Blok A Tanah Abang akan diserahkan kepada PD Pasar Jaya bila penjualan kios melampaui 95 persen. Namun, hingga pemeriksaan berjalan, BPKP melaporkan kios yang terjual baru 42 persen.

Priamanaya adalah perusahaan milik Menpera Djan Faridz. Karena klausul 95 persen tak kunjung terpenuhi, itu berarti pengelolaan masih merugi. Karena masih merugi, PD Pasar Jaya hanya mendapat jatah bagi hasil Rp 100 juta per bulan, dan Priamanaya terus memegang hak pengelolaan pasar.

SUMBER

Hati-hatilah dalam melangkah Jokowi-Ahok, banyak ranjau politik di Jakarta iloveindonesia
htarmor - 19/10/2012 01:01 PM
#19

Wahai anggota dprd kebon sirih jangan duduk saja disana dan banyak komplain. Seharusnya u bikin masukan kepada pak jokowi jgn mengkritik terus. Dprd dipilih oleh rakyat dan digaji oleh rakyat seharusnya u juga turun ke lapangan membantu gubernur.
riezt.cm - 19/10/2012 01:01 PM
#20

kalah , trs siriiik ...
pengen ikut jalan2 ...
biar dapet jatah proyek ... :shutups
Page 1 of 17 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan