BERITA DAN POLITIK
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan
Total Views: 15883 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 17 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

wisnubali - 19/10/2012 01:03 PM
#21

Quote:
Original Posted By firewallshop
buat mereka blusukan kampung kumuh dan denger keluhan warga itu = JALAN2
kalo ke LUAR NEGERI,NAIK PERAHU WISATA,BELANJA2 trus LEMPAR WACANA GANTI LOGO PALANG MERAH itu= KERJA


ngakak

dari sekian banyak komen kocak, komen ente buat ane ketawa abis.....

mereka harusnya ngaca, udah lama tau masalah, ekh malah duduk manis di kantor ber AC D
^SKY^ - 19/10/2012 01:03 PM
#22

baru berjalan sebentar kasih waktu dololahhh
kalau udah sampai kita2 6 bulan atau satu tahun gk ada perbaikan barulah boleh berkoar2..
lagian jalan2nya juga bukan studi banding yang menghambur2kan duit rakyat sampai banyak tapi hasilnya apa???
kensama - 19/10/2012 01:03 PM
#23

Quote:
Original Posted By poni.aneh
nah ente yang notabene-nya wakil rakyat napa duduk manis aja di kebon sirih???


Siapa bilang wakil rakyat cuma duduk manis, itu fitnah mad:
ente gk pernah liat berita apa? tiap tahun wakil rakyat selalu menyempatkan diri jalan-jalan keluar negeri dan dalam negeri terutama ke tempat-tempat wisata seperti Harrods di Inggris, mereka selalu mengecek harga bahan2 kebutuhan pokok wakil rakyat seperti produk2 Dior, Dolce Galbana, Rolex, Alexander Mcqueen dll
Semua itu dilakukan untuk wakil rakyat, demi wakil rakyat, dan pake uang Rakyat.

Ente jangan ngomong sembarangan ya! "ANDA MATANYA KEMANA" klo kata Foke ngakak ngakak
wisnubali - 19/10/2012 01:05 PM
#24

Quote:
Original Posted By pak0gah
Jokowi Didesak Segera Selamatkan Pasar Blok A Tanah Abang



“Ini memang persoalan bisnis ke bisnis. Tetapi Pasar Blok A Tanah Abang ini merupakan aset Pemprov DKI yang paling berharga."

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, yang selama tiga hari ini hanya jalan-jalan mengunjungi masyarakat, tetapi akhirnya melupakan masalah krusial yang sedang dihadapi Pemprov DKI Jakarta, yaitu Pasar Blok A Tanah Abang. Pasar itu terancam terlepas dari tangan Pemprov DKI, karena sudah diajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur oleh PT Priamanaya Djan International.

SUMBER

Yang bersengketa dengan Pemda DKI adalah perusahaan milik Djan Faridz yang isunya sewaktu pilkada adalah pendukung Jokowi-Ahok, sehingga PKS ingin melihat reaksi Jokowi-Ahok yang serba salah

malu


Berita itu pakai isi gan, bukan isu D
Buktikan kalo isinya fakta p
WXH - 19/10/2012 01:07 PM
#25

Quote:
Original Posted By poni.aneh
nah ente yang notabene-nya wakil rakyat napa duduk manis aja di kebon sirih???


Betul banget tuh gan... Sekali nya jalan2 abisin duit rakyat aja dengan dalih studi banding ke luar negeri :nohope
Icelus - 19/10/2012 01:08 PM
#26

kalau dilihat dari komeng2 diatas ternyata ada politis nya juga nih....hati2 pak jokowi....
ayo kawan2 bantu kawal gubernur kita ini....
ada yang mencoba menyudutkan rupanya....

kalau sekedar mengkritik untuk membangun kita dukung, tapi kalau ada sesuatu dibaliknya kita LIBAS!!!!!
Muak dengan politisi yang peduli akan kepentingan pribadi dan kelompoknya !!!!
kometjozz - 19/10/2012 01:10 PM
#27

bukannya bersatu saling kerja sama ngedukung demi rakyat malah nyuruh seenaknya, jokowi gak jalan2 tau...kamprettt
marah marah marah marah
pak0gah - 19/10/2012 01:11 PM
#28

Quote:
Original Posted By wisnubali
Berita itu pakai isi gan, bukan isu D
Buktikan kalo isinya fakta p


Dukung Jokowi-Ahok, Djan Faridz Pengkhianat

DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan

itoday – Pengamat politik Iberamsjah mengkritik manuver politik Djan Faridz yang sibuk dalam Pilgub DKI dan mendukung calon lain yang tidak didukung partai Djan bernaung, PPP. Sikap politisi yang juga Menteri Perumahan Rakyat itu, dinilai sebagai pengkhianatan terhadap partai.

Hal itu dikemukakan Iberamsjah, Kamis (9/8).

Oleh karenanya, Iberamsjah menyarankan baik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono maupun Ketua PPP Suryadharma Ali supaya mengambil tindakan tegas terhadap Djan Faridz.

Sebab, sebagai seorang menteri atau pejabat negara dan kader partai, Djan Faridz dinilai melanggar etika politik. "PPP harus mengambil tindakan, kalau perlu ditarik dari kabinet. Masa kader partai seperti itu. Itu sudah menghina Ketua Umum DPP Partai Suryadharma Ali (SDA) sendiri," katanya.

Iberamsjah mengatakan sebagai seorang kader Djan Faridz bisa dianggap sebagai penghianat karena secara diam-diam mendukung pasangan lain yang tidak didukung PPP.

Selain itu dari segi etika politi, Djan Faridz juga menghianati Presiden SBY karena ternyata dirinya lebih disibukkan untuk berpolitik di Pilgub DKI dari pada menjalankan tugasnya sebagai pembantu presiden.

"Menteri seperti itu patut di-reshuffle, karena dia tidak setia kepada presiden dan partainya," katanya.* (inlh)

SUMBER

Menurut si profesor Iberamsyah begitu bro malu
topigagmiring - 19/10/2012 01:12 PM
#29

Gaya2an tu anggota dprd mads
nubiee.co.id - 19/10/2012 01:12 PM
#30

ndasaar.. jalan2nya kan buat warga juga,,,buat masyarakat banyak.. emangnya elo2 pade yang suka ngabisin duit negara yang rakyat bayar dari pajak buat jalan2 keluar negeri.. mana bawa keluarga pula lagi...

NGACA LO...!! dasaarr poliTIKUS ababil
carlanox - 19/10/2012 01:13 PM
#31

bener bener deh partai sampah. ketakutan dana hibahnya tidak sampai ke yayasan mereka...
saint nikkolas - 19/10/2012 01:14 PM
#32

LAKNAT emang nih orang2 busuk anti rakyat!!! Sebelumnya ane masih gak mau bela Jokowi sebelum dia melaksanakan janji2 dia. Tapi skg ane udah boleh bela dia karena tadi ane baca, kali pademangan udah mulai dibersihin. Dari hal kecil gini aja udah dilaksanain, yang gede pasti jalan.

Wahai PKS, kemaren ente2 baru dapet suara 11% aja lagak udah kenceng bener, terus berkoalisasi dengan foke yang bikin gaya lo tambah kenceng. Terus kalah. Sekarang, kenapa gaya u tetep kenceng???? sapa sih looooooo, orang2 kek u yang bikin Indonesia lari di tempat!!!
cozymind - 19/10/2012 01:16 PM
#33

salah oranglah kalo kerja Jokowi untuk melihat kedaan Jakarta secara langsung dibilang jalan-jalan,,,,kalo jalan-jalan tuh "studi banding" kayak anggota DPR...hammers
bienagie - 19/10/2012 01:17 PM
#34

ya gak apa2 dong, jalan buat ketemu rakyat ini
kecuali jalan ngabisin uang negara
bonchu88 - 19/10/2012 01:19 PM
#35

maju terus jokowi, untuk jakarta yang lebih baik
Icelus - 19/10/2012 01:19 PM
#36

lihat konsepnya beliau gan
jalan jalan karena bisa melihat langsung, benar tidak kenyataan dengan yang dilaporkan
atau dalam hal ini, beliau melihat apa yang harus dikerjakan dahulu sesuai dengan kondisi di lapangan dan aspirasi dari masyarakat langsung. BUKAN dari laporan2 pegawai, staf dll

setelah melihat, merumuskan baru pelaksanaan. secara NYATA sesuai di lapangan!
my130589 - 19/10/2012 01:21 PM
#37

buseet partai cebok tangan kiriiii terus aje bekoaarrr

Menjijikkan partai satu ini D

lu kerjan ngentot ama plesiran aja kaga bisa bedain mana turun ke lapangan mana ngaso di kantor
vidici.motoshop - 19/10/2012 01:22 PM
#38

lho ane banget ,org lage terjun lapangan mala dibilang jalan2
goenaone - 19/10/2012 01:22 PM
#39

Quote:
Original Posted By firewallshop
buat mereka blusukan kampung kumuh dan denger keluhan warga itu = JALAN2
kalo ke LUAR NEGERI,NAIK PERAHU WISATA,BELANJA2 trus LEMPAR WACANA GANTI LOGO PALANG MERAH itu= KERJA


demen gw sama komen kaya gini, andai aja jokowi ngomong kaya gini, bakal merah muka tuh yang pada duduk di kursi empuk disana.
felix.vendition - 19/10/2012 01:22 PM
#40

patut diapresiasi gan
seenggany ud laporan k pakdhe

cm jalan2 kn jg biar pakdhe tau pmasalahan
mg2 cpt dpt solusi n eksekusi dg speed yg tinggi
DDD
Page 2 of 17 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > DPRD PKS: DPRD Minta Jokowi Kurangi Jalan-jalan