KASKUS PEDULI
Home > KASKUS CORNER > KASKUS PEDULI > ►►► Info dan rikues baksos diluar KASKUS silahkan masukan disini ◄◄◄
Total Views: 13955 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 4 of 8 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 > 

PolisiBendera - 03/01/2010 10:15 PM
#61

Quote:
Original Posted By terrakaze
Dear Kaskuser,

Perkenalkan, nama gw Ivan Christanto di Jakarta. Saat ini gw bekerja sebagai karyawan Bank. Sebelumnya gw adalah mahasiswa S1 jurusan management di IBII, dan saat ini sedang meneruskan studi S2 gw di tempat yang sama. Berkat bantuan Tuhan, gw menyelesaikan pendidikan S1 dengan nilai yang sangat memuaskan, serta bekerja dengan penghasilan yang cukup.

Teman-teman, gw merasa masih banyak adik-adik kita yang gak bisa mendapatkan pendidikan seperti apa yang gw dapatkan...gw sering melihat banyak anak-anak mengemis di jalanan, dan gw sangat prihatin akan hal itu.

Gw mau mencoba untuk berbuat sesuatu bagi mereka, khususnya dalam hal pendidikan...dan sangat gw sadari, gw gak mungkin bisa kerja sendiri. I need ur help guys.

Gw berencana membuka tempat pengajaran informal gratis untuk level SD SMP. Berikut ini respon yang gw harapkan dari teman-teman yang punya visi sama dg gw :

1. Gw butuh sumbangan buku pelajaran...baru atau bekas
2. Butuh juga promosi program ini ke teman-teman bro...dari mulut ke mulut
3.Butuh tempat untuk dipakai mengajar
4.Butuh pekerja2 sosial yang mau mengajar
5.Butuh tim untuk mengajak anak2 tsb untuk mau belajar
6.Anything else u wanna add?...ur welcome

Gw mau mencoba melakukan ini, karena gw percaya..Tuhan memberi kita kemampuan dan keberhasilan, untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Rumah cita-cita...untuk membantu mewujudakan cita2 adik2 kita.

Untuk sementara itu aja yang gw sampaikan di thread ini.

Diskusi lebih lanjut bisa di :
[email]ruichimaster@yahoo.com[/email]
92001336/5407513
jl. Masjid 4/30, cengkareng barat, jakarta
============================================
MOHON BANTUAN UNTUK DISHARE BROSUR PENDIDIKAN SOSIAL INI KE TEMAN2 LAIN
►►► Info dan rikues baksos diluar KASKUS silahkan masukan disini ◄◄◄

http://www.friendster.com/photos/16331155/1/560740105#pic=01560740105


Bro, aku mao dunk join, gimana bisa contact bro ni? ama apa2 aja syaratnya.
Berhubung bekerja, bisanya cuma malem + sabtu minggu, reply bozilovekaskus
w0nw0n - 05/01/2010 10:59 PM
#62
[ask] sumbang baju bekas
halo kaskuser dan kaskuser wati \)
coba deh pada rapiin lemari baju kalian, pasti ketemu deh baju-baju yang udah ga pengen kalian pake (tp dalam keadaan layak yaahh), mgkin krn udah punya baju baru, atau cuma karena ga gt suka modelnya, dsb. nah gw jg mngalami hal yg sama. hasil beres-beres gw dapet deh 1 kardus baju-baju yg ga diinginkan.

dari sini gw bepikir, kan bagus juga tuh klo kita bisa sumbangin ke orang-orang yang membutuhkan. tp jujur aja gw jarang ikut acara-acara baksos, paling banter ya ikutan nyumbang duit di sekolahan klo lg ada penggalangan dana bwt korban bencana alam.

kira-kira, para kaskuser ada yg tau ga, kemana baju-baju ini bisa gw sumbangkan? sapatau ada yg laen juga yg mau ikutan nyumbang kan bisa dapet banyak tuh baju-bajunya. bagus kan klo kita bisa berbagi \)

sorry klo ud ada thread sperti ini sblmnya, pny gw dihapus aja
ilovekaskusilovekaskusilovekaskus
zukilover - 07/01/2010 04:04 PM
#63
Derita Mbok Katiyem yang Mengidap Penyakit Aneh
KasKus News - Baru saja saya menemukan berita ini, tentang mbok Katiyem yang menderita penyakit aneh. Mohon kiranya rekan-rekan kaskuser, berkenan mengulurkan bantuan, baik berupa pikiran, tenaga, materi, maupun yang lainnya. Barangkali ada yang tau jenis penyakit yang diderita mbok Katiyem ini. Sebagai bentuk solidaritas bersama, mari kita mengulurkan bantuan seikhlasnya. Bagi yang ingin menyalurkan bantuan bisa melalui rekening berikut:

Bank BRI No. Rekening 3595-01-000442-50-7 a.n. Lina Kurniawati, Gondang, Purwantoro.


Beritanya:
Quote:

TANGAN Katiyem (46) langsung menarik kaos suaminya, Laman (59), begitu ada banyak orang yang datang. Ada kesan takut yang teramat sangat. Ya, ia seperti ketakutan dengan orang lain.

Padahal sesungguhnya orang yang mendatangi bermaksud menjenguknya. Tak hanya lewat tangan, roman perempuan tersebut juga cukup mengungkap akan kesan takutnya.

’’Ini saja sudah mendingan. Sebelum dibawa ke rumah sakit, ibu malah tidak bisa lepas dari keinginan untuk selalu ditindihi,’’ kata Tukini, putri pertama Katiyem dengan Laman.

Begitulah, Katiyem memang mengidap penyakit aneh. Menurut Laman, dokter puskesmas pernah mendiagnosa istrinya mengidap sakit kelumpuhan. Namun bukan itu saja yang membuat lelaki tersebut merasa prihatin. Tapi juga karena sejak sakit, istrinya punya kebiasaan selalu ingin ditindihi tubuhnya. Terutama di dadanya.

Sejak saat itu, berbagai pengobatan ditempuh. Mulai dari Puskesmas hingga pergi ke dokter. Namun hingga sekarang penyakit Katiyem masih belum juga sembuh.
Sejak Rabu (6/1) siang, perempuan tersebut dirawat di Rumah Sakit (RS) Daerah Moewardi Solo. ’’Tapi untuk membawa ke RS Moewardi juga bukan pekerjaan mudah. Sebab ibu selalu menolak ketika diajak mondok (rawat inap),’’ kata Tukini yang semalam ikut menunggui ibunya.


Sakit Pinggang

Apa yang membuat Katiyem menderita sakit seperti itu? Cukup panjang sejarahnya, sebagaimana yang diceritakan oleh Laman dan Tukini. Siapa sangka jika sebenarnya bermula dari sakit pinggang delapan tahun lalu.
Lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu kemudian menarik kembali kenangan tentang awal mula dari masa keprihatiannya. Menurut dia, istri tercintanya itu hanya mengeluh pusing dan sakit pinggang. Maka, dia pun tak terlalu khawatir.

Tapi lambat laun, Katiyem merasakan bahwa penyakitnya bertambah parah. Tak tahu apa penyebabnya, tubuhnya pun akhirnya ambruk dan tak berdaya. Ya, setelah dua tahun merasakan pusing dan pinggang selalu sakit, perempuan itu pun kemudian menderita seperti apa yang didiagnosa dokter yakni terserang lumpuh. Ia pun tak bisa ke mana-mana kecuali hanya tergolek di tempat tidur.

Yang membuat Laman semakin sedih adalah ketika penderitaan istrinya itu tak hanya menerpa fisik, tetapi juga psikisnya. Dia mengaku seperti ada yang menarik-narik tubuhnya, meski sebenarnya tak ada yang melakukan itu.
“Lalu tiba-tiba istri saya selalu minta ditindih dengan kaki dan ndhangkol. Kebiasaan itu terus berlangsung hingga sekarang karena itu katanya bisa mengurangi rasa sakit,’’ jelas dia.

Akibatnya, Laman beserta anggota keluarga yang lain tak bisa jauh dari Katiyem. Selama enam tahun sejak 2003, secara bergantian dari pagi hingga malam hari, Laman dengan ketiga putrinya (Tukini, Puji dan Sundari) menindih. Mereka bergantian mengurusi kebutuhan Katiyem, mulai dari makan, minum, termasuk saat buang air kecil dan besar.

’’Karena keterbatasan tenaga, kami bahkan sering meminta bantuan saudara hingga tetangga untuk menindih istri saya,’’ katanya.
Lantas tidakkah diupayakan pengobatan yang lebih maksimal? Menurut Laman, berbagai upaya sudah dilakukan. Mulai dari berobat ke alternatif hingga medis. Namun semua usaha itu sia-sia, karena hingga sekarang belum ada tanda-tanda kesembuhan.

’’Padahal, biaya yang dikeluarkan sudah cukup banyak. Rumah dan tanah sudah habis terjual,’’ tandas Laman. Tentu kondisi yang demikian sangat memberatkan. Apalagi keluarga Laman tergolong keluarga dengan ekonomi yang pas-pasan.
Ironisnya lagi, pekerjaan sebagai petani belakangan juga harus sering ditinggalkan karena Katiyem tak bisa ditinggal jauh. Praktis pendapatannya nyaris tak ada kecuali berharap bantuan dari para dermawan.

’’Kami sering menerima bantuan beras dari tetangga sebelah. Selain itu kami juga pernah mendapat bantuan dari Dinas Sosial Wonogiri berupa uang Rp 300 ribu per bulan selama satu tahun (2009),’’ kata Tukini.
Semalam, setelah mendapat perawatan di RS Moewardi, ada perkembangan yang lumayan baik dari Katiyem. Ia agak lama tak lagi ditindih. Meski tangannya masih tak mau jauh dari tubuh suami dan istrinya.

Meski pula acap kali perempuan yang badannya sedemikian kurus itu terus saja meminta untuk ditindihi. ’’Atas saran dokter, kami memang diminta diam saja jika istri saya minta ditindih. Ini sudah berlangsung selama 6 jam sejak masuk rumah sakit,’’ kata Laman.
Itulah penyakit yang diderita oleh Katiyem. Boleh jadi ia memang terserang penyakit lumpuh. Tapi apa yang membuat dia selalu ingin ditindih? Hingga semalam masih belum juga terjawab.

Sementara hasil cek medis yang dilakukan pihak rumah sakit juga belum keluar hasilnya. Kasubag hukum & humas RSUD Moewardi Mulyanti AMK SH MKes mengatakan pihaknya masih menangani lebih lanjut penyakit yang diderita pasien tersebut. (Muhamad Nurhafid, Wisnu Kisawa-60)


Spoiler for "Dari Wawasan"
Quote:
KATIYEM (46) warga Pojok, RT 03 RW 04, Desa Gedong, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri sudah delapan tahun belakangan ini menderita penyakit aneh, yakni seluruh badannya terasa sakit bila tidak memegangi badan suaminya. Bahkan kini kondisinya kian parah, karena tidak bisa beringsut dari tempat tidur. Sedangkan Laman (50), suaminya, tidak dapat berbuat banyak, dan tidak dapat mencari nafkah secara maksimal, karena harus selalu berada di samping istrinya itu. Tempat tinggal Katiyem berada sekitar 60 kilometer dari Wonogiri kota.

Ketika Wawasan berkunjung ke sana tidak sulit menemukan rumahnya. Hampir seluruh warga Desa Gedong tahu kalau Katiyem menderita penyakit yang tak lazim.

’’Itu rumahnya, yang dindingnya terbuat dari anyaman bambu,” kata seorang warga sambil menunjuk rumah yang ditempati Katiyem sekeluarga ketika mengantar Wawasan.

Kondisi rumah Katiyem termasuk kumuh. Berlantaikan tanah dan tidak ada jendelanya, rumah berukuran 6 X 8 meter itu hanya ada satu pintu depan dan satu pintu belakang.

Masuk ke dalam rumah, akan dijumpai sebuah sekat dari kain yang sudah kumal. Di belakang kain itu terhampar tikar di atas lantai tanah yang dipakai untuk tempat tidur Katiyem. ’’Assalamualaikum...,” sambut Laman, suami Katiyem, kemarin ketika menyambut tamu.

Di sebelah tikar itu terdapat rak yang berisikan seperangkat alat makan. Ada tiwul yang belum sempat dimakan dan ada pula air putih dalam wadah.

Kesakitan
Laman kemudian bercerita kalau istrinya menderita suatu penyakit sejak delapan tahun lalu. "Pada awalnya, istri saya ini merasakan pusingpusing, disertai punggungnya terasa pegal. Dua tahun kemudian mulai sulit beraktivitas walau masih bisa berjalan sakadar keluar rumah. Namun seiring berjalannya waktu, penyakitnya kian parah sampai sekarang," jelas pria beranak empat itu.

Anehnya, lanjut Laman, tangan kanan istrinya harus selalu menyekap bagian perut Laman. "Kalau sekapan ini saya lepas, dia merasakan kesakitan dan badannya jadi panas," kata Laman.

Tak hanya itu, anaknya juga diminta menindih dadanya dengan kaki. "Bila kaki anak saya diangkat dari dada, istri saya langsung mengerang kesakitan. Jadi setiap hari harus ditunggui dua orang seperti ini," jelasnya.

Sebenarnya Laman telah mengobatkan istrinya ke puskesmas hingga rumah sakit. Saking seringnya ke puskesmas sampai dia menyebut instansi itu sebagai penyembuh pusing, kesel dan masuk angin.

Karena tidak sembuh-sembuh, akhirnya Katiyem dibawa ke sebuah rumah sakit di Ponorogo. Di rumah sakit itu istrinya dironsen dan menjalani rawat inap, tapi tetap tidak ditemukan jenis penyakitnya. "Akhirnya saya bawa pulang," jelas Laman. Lebih jauh Laman mengungkapkan, upaya medis telah diupayakan semaksimal mungkin bahkan sampai ke pengobatan alternatif. Namun toh tetap tidak bisa menyembuhkan penyakit yang diderita istrinya.

Kini Laman telah pasrah, karena telah kehabisan uang untuk berobat. "Istri saya selalu minta ditunggui hingga saya nyaris tidak dapat mencari nafkah. Untuk makan sehari-hari, setahun ini mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp 300.000 per bulan, dan bantuan itu akan berakhir pada bulan Desember 2009 ini," katanya.

Disinggung soal masa depan anakanaknya, Laman menjelaskan dari empat anaknya - Tukini, Puji, Nurwati dan Sundari - salah satunya yakni Puji sudah berkeluarga dan tinggal bersama suami. Sedangkan Nurwati ikut famili di Jakarta.

"Jadi anak tinggal di rumah hanya Tukini dan Sundari. Untuk Sundari masih sekolah di SMP," katanya sambil berharap ada dermawan yang peduli kepadanya, sehingga dapat mengobatkan istrinya.

Rebutan tanah
Sementara itu, Sutardi (47) tokoh masyarakat setempat ketika ditemui di tempat terpisah menjelaskan, seingat dia, Katiyem menderita seperti itu berawal dari rebutan tanah dengan saudaranya. "Setelah peristiwa itu, Katiyem kemudian sakit-sakitan hingga akhirnya keadaannya seperti itu," jelas Sutardi.

Guna pengobatan penyakit istrinya itu, Laman telah menjual tanah miliknya. "Jadi rumah yang ditempati sekarang ini merupakan pembelian baru, setelah menjual tanahnya yang jauh lebih luas dan lebih strategis," tutur Sutardi



Mohon yang sudah transfer untuk konfirmasi, Nama dan jumlah bantuan ke nomor HP: 085293325058 atau 08170527145

Ada ladang amal seperti ini, jangan disia-siakan Gan, ilovekaskus
jidoy - 07/01/2010 06:05 PM
#64

Quote:
Original Posted By PolisiBendera
Bro, aku mao dunk join, gimana bisa contact bro ni? ama apa2 aja syaratnya.
Berhubung bekerja, bisanya cuma malem + sabtu minggu, reply bozilovekaskus


gan ane tertarik,, mungkin bs bantu dikit2.
soalnya masih sekolah ane
online5tore - 10/01/2010 09:36 AM
#65
Bingun ....
ane punya budget 350rb rencana ane pengen nyumbangin tp maseh bingun.
menurut agan2 lebih bagus nyumbang makanan ke anak2 jalanan apa ke panti asuhan gan ..
kl ke panti asuhan ane takut gak kebagian semuanya hix2...
thank 4yg ngasih coment ....
yoseful - 10/01/2010 12:26 PM
#66
kalau mau sumbang buku2 sekolah ke mana ya?
Ane punya beberapa buku yang masih layak pakai bisa buat pendidikan..........nice info gan..............ilovekaskus
petak9 - 31/01/2010 11:23 AM
#67

sumbangan buat haiti kg ad yah gan??
coolizious - 08/02/2010 02:31 AM
#68
belas kasihan
barangkali kalo diantara agan2 ada yg mo bantu donatur buat biaya bokap gw operasi pembengkakan pada bagian paha.saya mengharap belas kasian sama agan2 yg mau bantuin saya ngumpulin dana untuk dana operasi tersebut minggu depan,saya orang susah yg mugkin sedang diberi cobaan berat.
bayangkan untuk makan saja saya sehari-hari susah apalagi jika dtambah dengan biaya operasi yg sangatlah ga masuk akal saya bayar.
saya sangat sayang ma bokap gw karena jika beliau tidak dioperasi pada minggu ini akan fatal akibatnya .pada saat ini saya mempunyai 1 orang adik yg tidak dapat mneruskan sekolah karena terbentur biaya.
saya mohon maaf bila sebelumnya saya lancang mnulis di forum ini.
saya mohon bantuanya daripada kaskuser yg lain untuk dapat membantu beban saya tersebut,jika ingin membantu hub. 085740603933.
ATAS PERHATIANYA SAYA UCAPKAN TERIMAKASIH \(
Quote - 08/02/2010 02:13 PM
#69

halo juragan semua, saya lagi liburan nih dan ga ada kerjaan, sempat terlintas ingin jadi relawan pokonya yg sifatnya positif, kalo ada tolong beritahu ya,,thx
cahyowahyu4869 - 11/02/2010 03:17 PM
#70

►►► Info dan rikues baksos diluar KASKUS silahkan masukan disini ◄◄◄

Belajar Ketabahan dari Keluarga Emilkamilatun, Warga Lampung Tengah

Ketabahan Emilkamilatun (44) perlu diteladani. Warga Kampung Karangendah, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah, itu sendirian membesarkan tiga dari empat anaknya yang menderita tunagrahita (lemah pikiran) sejak kecil.
Emilkamilatun merupakan satu di antara ratusan warga yang mengalami cobaan dari Allah Swt. Ketiga anaknya menderita keterbelakangan mental. Bahkan, ketiganya tak bisa berdiri, apalagi berbicara dengan normal.
Hanya satu anak Emil yang sehat, yakni Agustin Nur’aida. Dia adalah anak pertamanya yang berusia 22 tahun. Sedangkan ketiga adiknya, yakni Lutfi Fadli Ramdhani (17), Mutia Artiana (12), dan Diah Arum Kamala (10), semuanya tunagrahita.

Kepada Radar Lamteng (grup Radar Lampung), Agustin menjelaskan, kelainan pada ketiga adiknya tersebut terjadi sejak mereka berusia satu hingga dua bulan.

’’Lahirnya normal. Tetapi, setelah satu hingga dua bulan, mereka mulai begitu. Tidak bisa mengangkat kepala dan tubuh, termasuk berdiri,” ujarnya, kemarin.

Menurut Emil, mereka sudah berusaha membawa ketiganya ke sana-sini, baik medis maupun nonmedis. Tetapi, hingga kini upaya itu belum ada hasilnya. ’’Kata dokter, kelainan terjadi pada syaraf sehingga motoriknya tidak berfungsi,” ujar istri Sofyan ini.
Sofyan adalah suaminya yang kedua. Suami pertama Emil, yakni Ranto, meninggal dunia akibat kecelakaan beberapa tahun silam.
Emil kemudian mencontohkan kondisi Lutfi yang hanya bisa duduk dan tidur.

’’Kalau malam, ia tidur di kamar. Tetapi, kalau siang, saya taruh di amben ruang belakang. Sedangkan anak ketiga saya, yakni Mutia, masih bisa duduk dan ngesot,” bebernya.

Anak bungsunya Diah pun begitu. Ia baru beberapa hari ini tinggal bersamanya. Sebelum itu, Diah diasuh kakaknya di Kalimantan untuk meringankan beban keluarga Emil yang tidak memiliki pendapatan pasti ini. Ia dan suaminya bekerja serabutan. Siapa yang butuh bantuan, mereka tolong, dan mendapatkan uang dari situ.

Emil mengaku sejak tiga tahun lalu, dirinya sudah tidak lagi berusaha mengobati ketiga anaknya tersebut. ’’Mungkin, ini cobaan dari Allah, dan tidak diizinkan untuk sembuh,” pasrahnya.

Ia mengungkapkan pada 2004, satu anaknya pernah mendapat bantuan berupa satu kursi roda dari Departemen Sosial. Lalu, pada 2009, Lutfi dan Mutia mendapat bantuan dari Depsos berupa santunan dana senilai Rp300 ribu per bulan selama satu tahun.

’’Kalau anak bungsu saya (Diah, Red) tidak mendapatkan. Soalnya, dia diasuh kakak saya di Kalimantan. Sejauh ini, saya melakukan pengobatan dengan dana pribadi. Bahkan, kartu jamkesmas hingga kini saya belum dapat. Padahal, sudah diusulkan sejak enam bulan lalu,” ungkap Emil.

Saat ini, Lutfi dan Mutia tak bisa lagi melihat. Sebab, mereka sering memukul kepala dan wajah mereka sendiri. ’’Padahal, sudah kami cegah, namun apa daya mereka tetap bandel,” ungkap Emil.

http://radarlampung.co.id/web/lampung-raya/lamteng-metro/7957-tiga-anak-tunagrahita-tak-dapatkan-jamk esmas.html
kowek - 15/02/2010 09:04 PM
#71
Urgently Required : Buku Bekas Untuk Taman Bacaan Posko KKN Undip Semarang 2010
Kami dari Tim 1 KKN PPM Undip Semarang 2010 membutuhkan bantuan berupa buku. Buku yang bersifat pendidikan baik buku pelajaran ataupun buku lainnya. Kami masih sangat membutuhkan buku pelajaran untuk pelajar setingkat SD. Soalnya kami berencana membuat Taman Bacaan alias Perpustakaan Kecil di tempat KKN kami. Lokasi KKN kami berada di Desa Pidodo Kec. Karangtengah Kab. Demak. So, bagi kaskuser yg berbaik hati ingin menyumbangkan buku baik bekas maupun baru, silahkan menghubungi kami secepatnya dikarenakan KKN kami selesai tanggal 25 Februari 2010.

Contact Person :
Erliza Syahrani (icha) 08566544346

Mohon bantuannya thanx 4 the attention^^
"Sedikit uluran tangan anda, sangat berarti bagi kemajuan pendidikan anak bangsa"

iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailovekaskusilovekaskusilovekaskus
ydmami - 20/02/2010 10:52 AM
#72
Gradika
info chususnya bwt solo lovers nih gan
beasiswa SMA/K, tahun ini udah tahun ketiga
open this site
http://www.paspilo.org/

nuwun

ilovekaskus
LiliLeng - 25/02/2010 06:20 PM
#73
Baksos Green Movement sambil Bazaar di awal Maret 2010 by beeZmommas n Friends
►►► Info dan rikues baksos diluar KASKUS silahkan masukan disini ◄◄◄

Come, See, Join, Buy, Eat...you name it....See Y'all there..^^
d43m0n5 - 11/03/2010 01:01 AM
#74
Baksos untuk panti asuhan sidoarjo
Assalamu'alaikum...
kawan - kawan mohon maaf jika tag ini mengganggu...kalo tidak berkenan di hapus saja ^_^

Kami dari KJI Jatim, akan mengadakan BAKTI SOSIAL di salah satu panti asuhan di sidoarjo :

Pondok Pesantren "Milinium" Roudlotul Jannah
Jl. Raya Tenggulunan Rt.18 Rw.06
Candi - Sidoarjo - Jawa Timur

Telp : (031) 7017 4500
HP : 081 230 6000 90

Pembina : Ust. Ali Suaidi (1 orang)

Jumlah anak asuh :
usia 3,5thn - ke bawah = 56 bayi
usia 3,5thn - ke atas = 175 anak

Pesantren ini bersifat global, menampung siapa saja yg membutuhkan tempat berteduh yg benar2 dlm kondisi tdk mampu...

ada yg bayi / anak di buang, ada wanita hamil di luar nikah yg kehilangan semangat hidup, para dhu'afa yg tdk memiliki tempat berteduh, dll...
mereka (anak asuh) yg dewasa (usia max.25thn) rata2 sekaligus menjadi pengurus disana....

Yg paling mereka butuhkan, bahkan sampai sering kehabisan stok:
(urutan berikut adalah mulai dr kebutuhan primer, sekunder, hingga tersier) antara lain :

1. Detergen (tiap hari buat cuci popok bayi bs smp 1-2kg/hr)
2. Susu SGM LLM (susu khusus tuk bayi yg mengalami gangguan pencernaan/ diare, karena musim hujan)
3. Mama Lemon (buat cuci botol bayi)
4. Wipoll/ pembersih lantai (karena lantai adalah tempat mereka tidur, nonton TV, makan, mainan, sampai buang air kecil/ngompol)
5. Pampers (jika ada yg Sweety karena harga terjangkau)
6. Peralatan mandi (pasta gigi + sikat gigi)
7. Bahan Makanan ( Mie dll )
8. Pakaian layak pakai
9. Uang tunai berapa pun nilai nya....

Uluran tangan dr teman2 sungguh sangat berarti bagi mereka.....

karena keterbatasan dari kami, mungkin kawan2 bersedia berbagi bersama kami :

Acara BAKTI SOSIAL akan diadakan pada :
Hari : Minggu
Tanggal : 14 Maret 2010

Untuk persiapan nya mulai dari survei lokasi dan pengumpulan dana serta komoditas yang akan di sumbangkan telah terkumpul
beberapa. Jika ada yang mau berkenan untuk menyusul silahkan.

Untuk daerah surabaya - Sidoarjo SIAP AMBIL....
SMS ke 0857.30.633.423 (SAPTA)

Jazakumulloh khairan katira

Wassalamu'alaikum


NB : Via Transfer
No. rekening : BENDAHARA
* BCA
50 65 000 722
An. Rahayu Hidayati

* Bank Mandiri
14 0000 6833 140
An. Ernie Chorilijah M

Setelah Transfer mohon konfirmasi (0857.30.633.423)
Dana diterima sebelum Hari Pelaksanaan BAKSOS


facebook. :http://www.facebook.com/photo.php?pid=30694820&id=1588937670
kidd83 - 15/03/2010 11:07 PM
#75

sy ingin membantu dan blm pernah sbg sukarelawan.
ingin blajar.mgkn ada yg daerah jakarta utara atau pusat atau timur yg ingin mengadakan baksos,. sy mau blajar mmberi tenaga.
trims
MBN - 16/03/2010 05:20 PM
#76
Butuh info rumah singgah or panti asuhan please..
Gan,ane n tmen2 mau ngadain bakti sosial di wilayah angke. Sekalian penanaman mangrove. Nah,ane butuh info rumah singgah atau panti asuhan di wilayah angke nih. Mohon bantuannya ya..►►► Info dan rikues baksos diluar KASKUS silahkan masukan disini ◄◄◄
chomosphere - 21/03/2010 10:11 PM
#77
ФФ [HOT] Baksos HUT YPAC Surabaya ФФ
DALAM RANGKA HARI ULANG TAHUN YPAC TGL 24 April 2010


DIMOHON UNTUK TEMAN-TEMAN KASKUSER REGIONAL SURABAYA MEMBERIKAN SEDIKIT SUMBANGSIH DEMI KELANCARAN ACARA TERSEBUT


RANCANGAN ACARA SEMENTARA YANG DIBUAT OLEH GMS(GERAKAN MAHASISWA SURABAYA)
1. PEMUTARAN DOKUMENTASI YPAC
2. CERITA INTERAKTIF (dari PSIKOLOG UNAIR)
3. NYANYI
i ) DARI KASKUS
ii) DARI GMS
4. PEMBERIAN BINGKISAN
5. TARI-TARIAN DARI GMS

MATERIAL YANG DIBUTUHKAN :
1. PEMUTARAN DOKUMEN YPAC
a) LCD PROJEKTOR
b) LCD
c) PC atau LAPTOP

2. CERITA INTERAKTIF
a) BONEKA
b) ORANG dari PSIKOLOGI UNAIR

3. NYANYI
a) ALAT MUSIC
b) MIC
c) ORANG DARI KASKUS DAN GMS

4. PEMBERIAN BINGKISAN
a) Untuk anak YPAC(+- 80 orang)
- 21 orang siswa TK
- 30 orang siswa SD
- 15 orang siswa SMP
- 10 orang siswa SMA
b) Untuk guru dan pegawai(100 orang)

5. TARI-TARIAN DARI GMS
a) ORANG DARI GMS


Bagi tmn² yg mau menyisihkan sedikit hartanya, bisa ditransfer ke rekening dibawah ini

Quote:
[SIZE="5"]Bank BCA
Acc. No. : 6730154711
Atas Nama : Mia Zurmiati p
(Jangan lupa sertakan "Baksos HUT YPAC + ID kaskusnya")[/SIZE]


Batas pengumpulan dana tanggal 11 April 2010



NB:
- Untuk yg sudah transfer ke rek. BCA tolong konfirm lewat sms ke 08563079875 atau PM saya, jangan lupa sertakan nama rekening (yang menstransfer), jumlahnya, serta id kaskus


TRIT INI JUGA DIBUAT DI REG.SURABAYA
Faries24 - 24/03/2010 04:54 PM
#78
Mohon Bantuan untuk Korban banjir Karawang
Dear all.. numpang sebar info..

Karawang (KarIn) - Saat ini para korban khususnya di tenda pengungsian masih sangat membutuhkan bantuan, terutama berupa obat-obatan, air bersih, makanan dan kebutuhan logistik lainnya. Walaupun berbagai bantuan saat ini sudah masuk dan diterima para korban, namun mengingat banjir terus meluas kebutuhan bantuan pun menjadi bertambah.

Para korban banjir tersebut sangat membutuhkan bantuan bahan makanan. di posko posko karawang, pesediaan bantuan sudah mulai menipis (laporan dari kawan kawan di karawang). Karena aksesnya yang sulit untuk membeli bahan makanan juga jadi faktor penyebabnya
Oleh karena itulah, kami dari jejak petualang community ingin menggalang bantuan untuk korban banjir Karawang.

Bagi rekan2 yg hendak menyalurkan bantuannya. Baik itu dalam bentuk uang atau barang. Bisa menghubungi sdr. Rudy "Idur" Rahadian.
Hp : 0812-13617100
YM : clapton_cool
Kebetulan teman kita ini berdomisili di Karawang, jadi setidaknya mungkin lebih bs meng update keadaan di sana.

Untuk bantuan dalam bentuk uang bisa di transfer ke rek :
Bank Mandiri 115-00-0300285-6 a.n Epik Wasilah, dan bisa menghubunginya di nomer 081310649932

Atau kalau teman2 ingin menyalurkan langsung bantuannya (baik berupa makanan atau pakain bekas layak pakai) bisa langsung datang ke Pasar Festival ( GOR soemantri brojonegoro) hari Sabtu Sore tanggal 27 maret 2010, dengan menghubungi nomer 081311373647 (Yosep) atau bisa menghubungi saya di nomer 085697386475.

Atas perhatiannya saya mengucapkan banyak2 terima kasih..
Pookonyang - 30/03/2010 01:01 PM
#79

[COLOR="Blue"][SIZE="5"][FONT="Comic Sans MS"]LIONS CLUB bekerja sama dengan [B]PERDAMI adakan Operasi Mata Katarak Gratis (bg yg tidak mampu) di RSCM pada tanggal 17 April s/d 22 Mei.
Syarat : KTP,Kartu Keluarga,Surat Keterangan Tidak Mampu dari Lurah atau RTdan lebih bagus lagi jika disertakan juga Surat Pernyataan dari Puskesmas bahwa Positif Katarak.
Hubungi : Ellen / Pres LCJ Menteng di 08161910085,,[/B][/FONT][/SIZE][/COLOR]
[IMG]►►► Info dan rikues baksos diluar KASKUS silahkan masukan disini ◄◄◄[/IMG]
gregorius_algon - 05/04/2010 03:53 PM
#80

Halo Teman-teman, kemarin ini saya baru pertama kali Baksos ke namanya YAYASAN DOA EMBUN KASIH (YADEKI) , [B]yayasan ini Merawat dan Melayani Orang Stress, Gila, Narkoba dan anak jalanan serta Okultisme [/B], ane baru cuma bsa bantu sedikit aja, tapi begitu ane sampe disana ane sama temen2 benar2 trenyuh liat kondisi mereka gan, istri ane dan temen ane sampe pada nangis liat mereka, jumlah mereka ada sekitar 80 org. YADEKI ini di pimpin oleh PAK TIMO , beliau seorang rohaniwan, ane sangat salut sama org ini gan, kalo agan2 liat kondisi disana pasti ane jamin setuju sama ane gan, PAK TIMO ini ngangkutin anak jalanan, org2 gila dan stress TANPA MEMUNGUT BIAYA gan!! , bahkan org2 yg sudah sembuh dari yayasan ini yg sudah bisa keluar tapi ga diterima sama keluarganya tetep di rawat sama PAK TIMO, ane bener2 salut gan, sumpah pasti org ini masuk surga!!! , BENAR2 KASIH yg TULUS gan!!

Kondisi mereka:

1. Dalam 1 hari mereka membutuhkan 50 kg beras! (buat temen2 yg tergerak hatinya sangat di butuhkan untuk membantu di sektor ini)

2. Ruangan tempat tidur mereka menurut kami tidak layak karena sempitnya ruangan, sebagian dari mereka harus tidur di lantai berdukas: (kalo mau kasi bantuan mungkin dapat berupa tiker, tapi tolong ditanya ke Pak TIMO)

3. Mereka membutuhkan tambahan ruangan untuk tempat tidur karena mulai tidak memadai lagi

4. Lantai mereka sering sekali kotor dikarenakan org gila disana suka buang air kecil dan besar tidak pada tempatnya (mereka butuh pembersih lantai yg wangi)

5. Sabun dan sampo juga sangat dibutuhkan karena tiap hari ada sekitar 80 org gan!

6. Mereka membutuhkan dana juga untuk listrik, air dan operasional mereka gan.


Saran ane:

Sebelumnya ane minta maaf gan atas perkataan ane ini, menurut ane hal ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita untuk membantu sesama gan, daripada kita beli barang atau buat duit buat sesuatu yg kurang berguna lebih baik kita sisihkan untuk mereka gan, percaya deh sama gue, agan akan ngerasain DAMAI SEJAHTERA dengan bantu mereka gan, please dateng ke tempat mereka gan untuk liat langsung kondisi mereka , baru agan putuskan apakah agan saat ini layak tidak bersyukur kepada Tuhan atas keadaan kita yg ane yakin lebih baik dari mereka gan. please think about it. They Need US!

Alamat YADEKI:

Jln.Ratna Gg.Albarokah/ Jl.H. Nalin no.128/6 Rt.004/01
Kelurahan Jatikramat-Jatiasih
Bekasi-Jawa Barat

[B]PAK TIMO (no hp: 0812-9399-725)[/B]
Page 4 of 8 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 > 
Home > KASKUS CORNER > KASKUS PEDULI > ►►► Info dan rikues baksos diluar KASKUS silahkan masukan disini ◄◄◄