HEALTH & MEDICAL
Home > LOEKELOE > HEALTH & MEDICAL > Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Kawat Gigi (pesawat orthodonti)
Total Views: 312264 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 215 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

zusans imran - 09/06/2009 02:43 AM
#1
Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Behel (pesawat orthodonti cekat/fix)
Dear teman2 kaskus..
Sekarang ini marak sekali pemakaian kawat gigi, mulai dari yang bertujuan memperbaiki fungsi dan kosmetik/estetik, sampai yang hanya sekedar ikut trend saja.

Terlepas dari hal di ats, menurut Sy, ada baiknya Teman2 kaskus berhati-hati dengan promosi behel murah yang belum tentu bisa dipertanggunjawabkan kualitas & efek ke depannya. Tujuan utama thread ini lebih menekankan pada dental education, bukan promosi pribadi atau sejawat, dan untuk mengimbangi promosi2 mengenai "pemasangan behel dengan biaya murah"
Spoiler for Waspada penawaran behel murah di kaskus, thanksfull to Riaddenoe
[SIZE="3"]Sebelumnya, trims untuk teman2 yang sudah merespon positif terhadap thread ini, tidak nge"junk"dan tidak berpromosi di thread ini. Kalau seandainya ada teman2 yang ingin merespon teman lain yang minta rekomendasi dokter Sp. Ortho, silakan PM-PMan dan [COLOR="Red"]please do not abuse another user in this thread by using rude words or labeling,keep respect each other. If you want to abuse, just make your own thread.[/COLOR]

Sedikit gambaran bagi Anda sebelum memutuskan untuk memakai kawat gigi cekat/fix orthodontic appliance:
Spoiler for Siapa yang paling berkompeten merawat ortho dengan behel/pesawat fix?
Yang berkompeten dan memiliki lisensi untuk merawat dengan kawat gigi cekat/fix adalah dokter gigi spesialis orthodonti (Sp.Ort) dan/atau drg PPDGS ortho di RSGM di bawah pengawasan langsung drg Sp.Ort . Harap dibedakan antara dokter gigi umum (drg)+gelar master dengan drg spesialis. Spesialis berbeda dengan yang kuliah master. Spesialis bukan cuma teori/knowledge yg bermain, tapi juga skill. Dokter gigi umum non Sp.Ort tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk memasang behel, apalagi tukang gigi-tekniker dll. Tentu kita bisa membedakan dengan jelas, kompetensi drg umum yang hanya ikut kursus/pelatihan singkat dalam hitungan jam dibandingkan dengan kompetensi dokter gigi yang memang mendapatkan ilmu dan skillnya benar2 melalui pendidikan spesialis.[spoiler=case report]https://www.kaskus.co.id/showthread.php?p=145128164#post145128164
https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=154574546&postcount=666
[/spoiler]
Spoiler for Tahapan2 yang akan dilalui pasien sebelum dipasang behel
Tahapan bila datang ke dokter gigi Sp Ort:
(1) Pembuatan rekam medis
Mulai dari pencatatan identitas, riwayat medis, kebiasaan buruk, dan data2 lainnya. Dilanjutkan pemeriksaan objektif gigi geligi dan rongga mulut: ada lubang apa tidak? Ada impaksi apa tidak? Ada radang gusi atau tidak? Ada karang gigi atau tidak? Ada gejala penyakit sistemik atau tidak? dst.. Setelah data2 didapat, dokter dan pasien membicarakan tentang rencana perawatan. Kalau pasien setuju dirawat kemudian dilanjutkan pembuatan model kerja dan foto rongen.

(2) Pembuatan model kerja sebagai duplikat rongga mulut
Di model inilah dokter gigi menganalisa berapa ukuran gigi dibandingkan dengan ruangan yang tersedia.
Selain itu, perlu juga dibuat foto rontgen, panoramik dan cephalometri. Ada perhitungan yg harus diukur, sehingga bisa dilihat apakah ada faktor skeletal/pertumbuhan tulang yang berpengaruh, dari sini bisa diperkirakan prognosa perawatan dan perlu atau tidaknya retainer pasca perawatan.

Setelah analisa model dan foto rontgen selesai, pesawat juga selesai, baru dipasang ke mulut pasien. Biasanya pada masa awal penyesuaian, timbul sariawan di bibir.

Tahap prosedur standar ini, mulai dari anamnese, pembuatan rekam medik, pencatatan status gigi geligi, pembicaraan rencana perawatan dengan pasien, pencetakan-pengisisan model-menunggu gips model kering-pembuatan rontgen foto-analisa foto rontgen-analisa model-pembuatan desain pesawat-pemasangan, tidak bisa selesai dalam 1 jam pada kunjungan pertama. Satu lagi, prosedur standar pemakaian pemasangan pesawat pada tahap awal adalah pemasangan karet di gigi penjangkar untuk mendapat space tempat memasang cincin behelnya, jadi kawat gigi bukan cuma "ditempel" saja di permukaan gigi. Memang terkadang ada drg Sp.Ort tidak memasang separator/molar band/cincin di gg penjangkar dengan alasan insiden karies menjadi tinggi karena sering sisa makanan tidak terjangkau ketika menyikat gg, namun cara ini beresiko pergeseran gg penjangkar ke arah depan/pipi dan lepasnya kawat gigi

Spoiler for lebih cepat selesai lebih baik?
Perawatan secara orthodonti, lebih bagus yang kekuatannya optimal tapi konstan dan kontinu, daripada tekanan yang besar dengan perubahan yang cepat. Tekanan yang besar terhadap gigi, dapat menyebabkan kematian saraf gigi, gigi bisa mati/non >vital--tidak tersuplai nutrisi lagi, berubah warna, goyang, timbul kista di bawah akar, dll. jadi, yang instant2 juga tidak berlaku di sini.

Spoiler for Mengapa perlu kontrol?
Kontrol biasanya terjadwal per 2 mgu, 3 mgu maksimal 4 mgu sekali. Tekanan yang diberikan pada gigi akan mulai berkurang setelah 2 >mgu--pesawat sudah mulai berkurang keaktifannya. Supaya efek tetap berjalan, perlu reaktivasi kawat supaya dicapai force yang sama seperti yang diharapkan semula untuk mendorong gigi. Selain itu, dengan adanya behel, pasien seringkali tidak maksimal dalam membersihkan giginya, melalui kontrol juga bisa diketahui, apakah sudah ada deposit karang gigi yang bisa mengarah pada peradangan gusi. Melalui kontrol juga dicek apakah ada perubahan2 patologis yg terjadi, apakah terbentuk dental carries yg baru, white spot, dll.

Spoiler for Biaya
Mengenai biaya: relatif. Tergantung bahan yang dipakai, skill dan reputasi dokter gigi serta area praktik, sejauh mana apresiasi masy terhadap gigi dan mulut, baik dari segi kesehatan-fungsional sampai segi estetik/kosmetik.

Secara umum pesawat fix/behel lebih mahal karena dikerjakan oleh drg Sp. Ort (mulai dari 5/7 jt belum termasuk biaya kontrol); drg PPDGS ortho di RSGM di bawah pengawasan langsung drg Sp.Ort (mulai 3,5 jt an blm termasuk biaya kontrol). Kalau pesawat ortho lepasan boleh sama drg umum, biaya mulai dari 500 rb an belum termasuk biaya kontrol. Biaya kontrol berkisar mulai dari Rp 50.000 per kunjungan.

Spoiler for Minta rekomendasi dong...?
Berhubung banyak sekali yang minta rekomendasi dokter gigi / klinik kepada Saya via PM atau thread, untuk rekomendasi, mohon maaf sebelumnya, Saya tidak akan merujuk kepada praktik pribadi maupun sejawat, melainkan hanya merujuk kepada institusi yaitu RSGM, bisa di Universitas negeri maupun swasta, searching bisa dimulai dari sana, silakan pilih mana yang lebih dekat. Tapi Saya pribadi lebih menyarankan di RSGM universitas negeri, Fakultas Kedokteran Gigi Departemen Orthodonsia.
[spoiler=info dari kaskuser yg pernah dirawat ortho di RSGM UI]
Quote:
Original Posted By ToyCam
[FONT="Century Gothic"]FYI : di FKG UI - Salemba ada RSGM yang ada dokter Sp. Ort (tapi dokter ini adalah dokter dalam masa pendidikan),, disana bisa pasang kawat gigi kok (soalnya gw juga pasang disana),, klo untuk biaya menurut gw standar sih (Rp. 4jt pasang atas bawah, Rp. 500rb untuk biaya awal cetak gigi, rontgen, dan segala macem, trus Rp. 75rb untuk kontrol tiap bulan)..lebih lanjut di https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=143340702&postcount=540
Spoiler for testimony temen kaskus mengenai RSGM UNPAD
Quote:
Original Posted By vie0762
buat di bandung bisa dateng ke RSGM Unpad juga.. kisaran biaya perawatan sekitar 2,5 jt..
walopun waiting listnya sekarang udah panjang. untuk di bandung rata2 biaya perawatan sekitar 4-7 jtan.. dengan biaya kontrol mulai dari 100 rb.

Kalau ada teman2 lain yang mau memberi referensi klinik ortho/drg. Sp. Ort, boleh saja, tetapi Saya tidak bertanggungjawab untuk referensi tersebut.

[/spoiler] Keterangan2 di atas adalah SOP untuk perawatan orthodonti dengan bracket konvensional, berhubung banyak sekali yang menanyakan soal invisalign dan damon system, berikut link nya
Spoiler for invisalign dan damon system
Demikian sedikit gambaran mengenai hal2 yang perlu dipertimbangkan dan diketahui sebelum teman2 memutuskan untuk pakai kawat gigi/merawat gigi dengan pesawat orthodonti.
Harapan Saya, dengan adanya gambaran ini bisa membantu dan memandu teman2 kaskus sebagai pasien yang cerdas, peduli dan pandai memilah kualitas drg yang akan dipercaya untuk merawat giginya. Trims perhatiannya, semoga bermanfaat dan dapat dipahami.

Special thanks to my colleagues: Music_healing, Riaddenoe and Natsuki_kawai, for the contributions in maintaining this thread.
[/SIZE][/FONT]
anakuper - 09/06/2009 06:39 AM
#2

Well said...
satumawarmerah - 09/06/2009 08:47 AM
#3

setuju banget....
gw udah 1thn pake beghel nih. biarpun udah uzur.

muka jadi lebih ramping.
bibir makin imut.
pokoknya top deh dokter gigi gw.
dia bilang salah cabut gigi, muka jadi menyong.
eh bener. hasilnya org2 bilang muka gw yg dulu gemuk, keliatan makin langsing skrg.
hehehe
beghel emang TOP dah.
Aaronspark - 09/06/2009 12:47 PM
#4

Quote:
Original Posted By satumawarmerah
setuju banget....
gw udah 1thn pake beghel nih. biarpun udah uzur.

muka jadi lebih ramping.
bibir makin imut.
pokoknya top deh dokter gigi gw.
dia bilang salah cabut gigi, muka jadi menyong.
eh bener. hasilnya org2 bilang muka gw yg dulu gemuk, keliatan makin langsing skrg.
hehehe
beghel emang TOP dah.


Oh, jadi mirip kayak Masayu yah sekarang? D Mantep juga... Peace:

@Zusans Imran
Nice info! thumbup:
Sis, kalo pasang behel itu liat2 usia nggak? Usia berapa yang paling ideal dan paling tua usia brp?
zusans imran - 09/06/2009 03:54 PM
#5

[FONT="Comic Sans MS"]
Quote:
Original Posted By Aaronspark
Oh, jadi mirip kayak Masayu yah sekarang? D Mantep juga... Peace:

@Zusans Imran
Nice info! thumbup:
Sis, kalo pasang behel itu liat2 usia nggak? Usia berapa yang paling ideal dan paling tua usia brp?


Pemakaian kawat gigi/pesawat orthodonti sudah bisa dimulai sejak masa gigi bercampur/masa pergantian gigi, sekitar usia 8 tahun OK, jadi gigi serinya sudah tumbuh semua sehingga analisa model lebih mudah dilakukan. Kalau paling tua, sebenarnya tidak bisa diberi batasan pasti juga, karena di jurnal ilmiah (di luar negeri) pernah memakai subjek usia 58 tahun, researchnya mengenai pemakaian implan sebagai penjangkar kawat gigi. hasilnya keren banget, udah kakek2, sisa giginya tinggal yang depan, jadi gigi belakang dipasang implan sebagai tempat penjangkar (seperti cincin yang dipasang di gigi geraham). setelah gigi depannya terkoreksi/rapi, baru mahkota implannya dipasang. Hasilnya KEREN.

Hanya saja, seperti yang saya tulis di pembuka trit, pada usia di atas 40 tahun, proses pembentukan tulang lebih lambat dibandingkan proses penghancuran, jadi lebih banyak penghancuran daripada pembentukan kembali. yang ada nantinya malah jadi kacau, karena kalau tidak seimbang bisa jadi perubahan profil/penampakan wajah. Jadi perlu dipertimbangkan lagi baik buruknya. sejauh yang ada sih memang masih relatif aman2 saja, namun tentu masih ada resiko yang perlu dipertimbangkan seperti yang saya sebutkan di atas. Detailnya panjang nih kalau mau diketik semua..coba deh bro Aaron googling dengan keyword: remodelling-resorpsi-aposisi-orthodonti appliances mechanism.[/FONT]
mantazaka99 - 10/06/2009 09:24 PM
#6

nice inpobeer:
icaal - 11/06/2009 12:33 AM
#7

pake behel paling murah harganya berapa sih?
zusans imran - 11/06/2009 04:27 PM
#8

Quote:
Original Posted By icaal
pake behel paling murah harganya berapa sih?


3,5 jt sama PPDGS Sp Ort.
chester83 - 11/06/2009 11:13 PM
#9

yupp..bener banget tuh..emang prosesnya panjang.. gw aja dulu gitu,, dr proses awal ke pemasangan bisa sampe 2 bulan kayanya..

gw juga heran ya,, sekarang ini byk juga tukang2 gigi yg di (sorry ya)..pinggir jalan gitu nawarin pasang behel... itu bener ga ya??
zusans imran - 12/06/2009 01:54 AM
#10

Quote:
Original Posted By chester83
yupp..bener banget tuh..emang prosesnya panjang.. gw aja dulu gitu,, dr proses awal ke pemasangan bisa sampe 2 bulan kayanya..

gw juga heran ya,, sekarang ini byk juga tukang2 gigi yg di (sorry ya)..pinggir jalan gitu nawarin pasang behel... itu bener ga ya??


kembali ke pembuka thread, yang punya lisensi untuk memasang behel/pesawat ortodonti cekat hanya dokter gigi spesialis orthodonti. jangankan tukang gigi, dokter gigi umum saja tidak punya lisensi untuk itu...
ToyCam - 12/06/2009 01:59 PM
#11

saya pasangnya sama dokter gigi yang lagi pendidikan spesialis ortho sis. gpp kan? hahaha.. D tapi prosedurnya sama kayak yang udah sis tulis di postingan pertama. sama banget kok. cek sana cek sini. ronsen sana ronsen sini. dan untung aja gw non ekstraksi. soalnya aku takut dicabut giginya. kayaknya sakit deh klo gigi dicabut. jadi gw pake teknik slicing. tapi ngilu juga klo gigi lagi di slicing gitu. ckckck..
zusans imran - 12/06/2009 02:33 PM
#12
Pasang kawata gigi sama drg yang lagi pendidikan Sp.Ort
Quote:
Original Posted By ToyCam
saya [B]pasangnya sama dokter gigi yang lagi pendidikan spesialis ortho sis. gpp kan? hahaha.. D tapi prosedurnya sama kayak yang udah sis tulis di postingan pertama. sama banget kok. cek sana cek sini. ronsen sana ronsen sini. dan untung aja gw non ekstraksi. soalnya aku takut dicabut giginya. kayaknya sakit deh klo gigi dicabut. jadi gw pake teknik slicing. tapi ngilu juga klo gigi lagi di slicing gitu. ckckck..


Gpp, karena PPDGS ortho juga harus banyak latihan dan mereka juga di bawah pengawasan dokter gigi spesialis ortho. tapi tetap, secara legal di praktik hanya yang sudah Sp. ortho, kalau sama yang lagi pendidikan spesialis, legalnya di RSGM tempat dia mengikuti pendidikan. Untuk tingkat crowded yang ringan memang hanya perlu slicing saja, tidak sampai ekstraksi/pencabutan gigi.

Perawatan gigi ada dasar pikiran yang melandasi mengapa kalau kasus A maka penatalaksanaannya begini, kalau kasusnya B maka penatalaksanaannya begitu. Ada standar prosedur operasionalnya, bukan asal2an/suka2 dokternya yang penting cepat selesai. oleh karena itu saya buat thread ini, supaya kaskuser (yang bukan orang kedokteran gigi) bisa jadi pasien yang cerdas, punya dental minded yang bagus dan pandai memilah kualitas dokter gigi, mengingat perawatan gigi dan mulut masih suatu hal yang oleh kebanyakan orang Indonesia dinilai mahal. Tentu Anda tidak mau kan, sudah bayar mahal tapi tidak mendapat kepuasan yang setimpal..? [/B]
hanie - 12/06/2009 07:32 PM
#13

jadi pengen pake behel \(
psych0boy - 12/06/2009 09:07 PM
#14

2 gigi seri atas saya yang paling depan, punya ukuran yang agak besar, jadinya posisnya agak maju....

klo keadaanya seperti itu, apa bisa dipasang behel?
trus gimana prosesnya?
apakah gigi yg kegedean itu dipotong dulu atau dipaksa masuk sehingga gigi2 yg lain2 tergeser semua atau gmn?

mohon pencerahannya gan...
zusans imran - 12/06/2009 11:58 PM
#15
Gigi depan ukuran agak besar dan posisi agak maju, bisa pakai behel?
Quote:
Original Posted By psych0boy
2 gigi seri atas saya yang paling depan, punya ukuran yang agak besar, jadinya posisnya agak maju....

klo keadaanya seperti itu, apa bisa dipasang behel?
trus gimana prosesnya?
apakah gigi yg kegedean itu dipotong dulu atau dipaksa masuk sehingga gigi2 yg lain2 tergeser semua atau gmn?

mohon pencerahannya gan...


Jawabannya: bisa banget.
prosesnya: persis seperti yang Saya tulis di pembuka thread.
rencana perawatan: dianalisa dulu sama drg Sp.Ort nya dari duplikat rongga mulut (model) dan foto rontgennya, berapa kekurangan ruangnya, dengan membandingkan ruang rahang yang tersedia dengan ukuran gigi yang ada.

kalau kekurangan ruangnya cuma sedikit bisa dengan mengasah sedikit permukaan gigi, baru susunan giginya diatur sesuai kaidah oklusi ideal.

kalau kekurangan ruang di atas 4 mm bisa dengan ekspansi rahang (rahangnya dipacu supaya tumbuh meluas agar diperoleh ruang kosong) atau dengan pencabutan gigi geraham kecil (di belakang gigi taring, sebelah kiri dan kanan), setelah diperoleh ruangan yang cukup untuk tempat giginya berbaris rapi sesuai dengan analisis yang sudah dilakukan sebelumnya, baru gigi geliginya diatur sesuai dengan kaidah oklusi gigi yang ideal. semoga membantu dan dapat dipahami.
kogini - 13/06/2009 10:00 AM
#16

Gan, kalo behel yg tipe Damon mx bagus ngga? Kira2 harganya brp ya? Pengen bgt nh pasang behel.
qocciniO - 13/06/2009 10:44 AM
#17

nice info gan

gw dulu sempat pasang kawat gigi
mmg bener yang dibilang...
lama proses masangnya

btw fontnya bikin sakit mata Peace:
zusans imran - 13/06/2009 04:13 PM
#18

Quote:
Original Posted By kogini
Gan, kalo behel yg tipe Damon mx bagus ngga? Kira2 harganya brp ya? Pengen bgt nh pasang behel.


Kalau bicara tipe, pesawat orthodonti cuma ada dua tipe, lepasan dan fix. lepasan yang bisa dibuka sendiri oleh pasien dan tipe fix yang harus dipasang dan dilepas oleh drg dan tidak bisa oleh pasien sendiri.

Kalau merek klamer/kawat yang digunakan, karet warna-warni dsb, semua punya kelebihan dan kekurangan masing2, yang perlu lebih difokuskan bukan mereknya melainkan: kasusnya apa? tujuan perawatan ini untuk apa? bagaimana prosedur yang harus dilakukan? hasil yang diharapkan sejauh mana? maintenance pasca perawatan ,perlu retainer/tidak.
kenapa harus pilih yang 20 juta kalau yang 7 juta bisa menghasilkan efek perawatan yang sama sesuai dengan yang diharapkan (dengan asumsi dokter yang merawat kompetensinya sama walau beda tarif, atau 1 dokter menawarkan bermacam merek kawat gigi). pernah dengar sih dari salah satu pengasuh thread, katanya krisdayanti pakai kawat gigi seharga puluhan juta. tapi coba perhatikan efeknya, apa ada perubahan yang signifikan? perasaan begitu2 aja deh..Kalau cuma untuk ikut tren, untuk apa sih..mendingan uangnya dipakai untuk meningkatkan knowledge, skill dan kepribadian yang lebih baik...
zusans imran - 13/06/2009 04:47 PM
#19

Quote:
Original Posted By qocciniO
[B]nice info gan

gw dulu sempat pasang kawat gigi
mmg bener yang dibilang...
lama proses masangnya

btw fontnya bikin sakit mata Peace:


hmmm...[/B]
Kageyoshi - 13/06/2009 10:49 PM
#20

@zusans imran

gw mo ikutan nanya juga, gigi gw rada ga teratur dan cenderung maju (rahang bawah gw juga maju o) dan ada 1 gigi taring yang tumbuhnya di atas barisan gigi lain (gingsul istilah kerennya o) pertanyaannya:

kalo mau pake kawat gigi apakah gw harus cabut gigi? jujur aja gw takut banget giginya dicabut apalagi klo ada suntik menyuntik \( tapi gigi taring gw ini kayaknya udah nancep banget di gusi.. jadi seperti vampir gt tapi taringnya cuma 1 dan g panjang hammer:

benernya sakit ga sih kalo pake kawat? sesakit apa? banyak banget gw denger cerita temen2 yang habis pake behel.. katanya sakit sampe ga ada napsu makan, malah ada sodara gw yang sampe bibirnya bengkak abu2 gt.. serem liatnya o ada juga yang kawatnya nancep ke dalam gusinya o jd trauma juga gw liat itu...

menurut sis sendiri lebih bagus pake yang lepasan atau yang fix & apa kelebihan & kekurangan masing2? dari harga juga ya o

makasih atas jawabannya... maap klo gw banyak nanya D sukses selalu
Page 1 of 215 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > HEALTH & MEDICAL > Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Kawat Gigi (pesawat orthodonti)