HEALTH & MEDICAL
Home > LOEKELOE > HEALTH & MEDICAL > Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Kawat Gigi (pesawat orthodonti)
Total Views: 312264 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 35 of 215 | ‹ First  < 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 >  Last ›

Riaddenoe - 19/01/2010 11:51 AM
#681

Quote:
Original Posted By kelapkelip


ohh begitu yah, hmm berarti ane gigi nongolny yg bawah dong dok?

trus untuk kasus saya, kira2 perlu dikawatin atas bawah kah? atau salah satu?


Nentuin perlunya pake pesawat ortodontik di kedua rahang atau hanya di salah satu rahang saja perlu analisis klinis, model dan rontgen. Nanti dokter gigi ortodontisnya yg menentukan langkah perawatannya sesuai kebutuhan...

Seringkali, gigi yg susunannya tidak tepat hanya di salah satu rahang tapi kedua rahang harus dirawat karena keseimbangan susunan gigi juga sangat dipengaruhi kontak antara gigi rahang atas dan gigi rahang bawah...

Jadi misalnya gigi yg susunannya kurang baik rahang bawah, lalu dirawat hanya rahang bawah itu tapi rahang atas tidak diperhatikan, setelah perawatan sangat terbuka kemungkinan susunan gigi rahang bawah susunannya kacau kembali dan bahkan bisa merusak susunan gigi rahang atas bila kontaknya tidak seimbang...Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Kawat Gigi (pesawat orthodonti)
RRalDy - 19/01/2010 05:31 PM
#682

Quote:
Original Posted By zusans imran
selongsong gimana ya maksudnya? boleh upload foto?[/SIZE][/FONT][/B]


Jadi kaya dibuat jacket gitu, cuma transparan. kaya susunan gigi geligi bagian depan yg saling nyambung berupa bahan transparan, dipakenya jadi gigi kita dimasukkin ke alat itu..
Bedanya pake itu sama retainer apa ya dok

Gambar ga ada dok.
Tapi kaya invisilign gitu dok..
Bedanya sama retainer apa ya dok?
HanXnaH - 19/01/2010 10:39 PM
#683

Dok, maw tanya nih kalau gigi bawah dan rahang bawah lebih maju daripada gigi atas, berarti gigi yang bawah harus dicabut 2 yah ? D Atau malah gigi atas yang harus di besar in lengkung rahangnya ? Makasi dok iloveindonesia
marbuzzi - 19/01/2010 11:46 PM
#684

dok, maw tanya nih..klo kita pasang behel yg fix (bkn lepasan) itu pncabutan gigi kita itu di lakukan di awal pemasangan behel atau stelah beberapa bulan pemsangan behel nya ?
Riaddenoe - 20/01/2010 12:12 AM
#685

Quote:
Original Posted By HanXnaH
Dok, maw tanya nih kalau gigi bawah dan rahang bawah lebih maju daripada gigi atas, berarti gigi yang bawah harus dicabut 2 yah ? D Atau malah gigi atas yang harus di besar in lengkung rahangnya ? Makasi dok iloveindonesia


perlutidaknya pencabutan gigi baru bisa ditentukan melalui analisa perbandingan panjang lengkung gigi dan panjang lengkung rahang dari model rahang agan. tidak bisa dipastikan dari pemeriksaan klinis saja...
Riaddenoe - 20/01/2010 12:15 AM
#686

Quote:
Original Posted By marbuzzi
dok, maw tanya nih..klo kita pasang behel yg fix (bkn lepasan) itu pncabutan gigi kita itu di lakukan di awal pemasangan behel atau stelah beberapa bulan pemsangan behel nya ?


tergantung kondisi gigi dan mulut agan, dan rencana perawatan dokter gigi ortodontisnya...
gilzjid - 20/01/2010 10:08 AM
#687

dok mau nanya nih,,bentuk rahang gw cenderung miring ke kiri.. nah kalo misalnya pke kawat gigi itu bisa ngebantu gak??
greenmint - 20/01/2010 11:02 AM
#688

Quote:
Original Posted By zusans imran
Dear kaskuser..
Sekarang ini marak sekali pemakaian kawat gigi, mulai dari yang bertujuan memperbaiki fungsi dan kosmetik/estetik, sampai yang hanya sekedar ikut trend saja.
Terlepas dari hal di ats, its may keep in mind : ada baiknya Teman2 kaskus berhati-hati dengan promosi behel murah yang belum tentu bisa dipertanggunjawabkan kualitas dan efek ke depannya dan jangan diam saja kalau ada keluhan, sakit-perdarahan-atau bengkak pasca perawatan, hubungi drg yg merawat segera.
[SIZE="3"]Sebelumnya, trims untuk teman2 yang sudah merespon positif terhadap thread ini, dan trims untuk tidak nge"junk"dan tidak berpromosi di thread ini. Kalau seandainya ada teman2 yang ingin merespon teman lain yang minta rekomendasi dokter Sp. Ortho, silakan PM-PMan, atau VM-VMan..^_^

Sedikit gambaran bagi Anda sebelum memutuskan untuk memakai kawat gigi cekat/fix orthodontic appliance:
Spoiler for Siapa yang paling berkompeten merawat ortho dengan behel/pesawat fix?
Yang berkompeten dan memiliki lisensi untuk memasang kawat gigi cekat/fix adalah dokter gigi spesialis orthodonti (Sp.Ort) dan/atau drg PPDGS ortho di RSGM di bawah pengawasan langsung drg Sp.Ort . Harap dibedakan antara dokter+gelar master dengan drg spesialis. Spesialist beda dengan yang kuliah teori melulu. Di sini bukan cuma teori/knowledge yg bermain, tapi juga skill. Dokter gigi umum non Sp.Ort tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk memasang behel, apalagi tukang gigi-tekniker dll. Tentu kita bisa membedakan dengan jelas, kompetensi dokter gg umum yang hanya ikut kursus/pelatihan singkat dalam hitungan jam dibandingkan dengan kompetensi dokter gigi yang memang mendapatkan ilmu dan skillnya benar2 melalui pendidikan spesialist.[spoiler=case report,kalau bandel]https://www.kaskus.co.id/showthread.php?p=145128164#post145128164
https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=154574546&postcount=666
[/spoiler]
Spoiler for Tahapan2 apa sih yang akan dilalui pasien sebelum dipasang behel?
Tahapan bila datang ke dokter gigi Sp Ort:
(1) Pembuatan rekam medis
Mulai dari pencatatan identitas, riwayat medis, kebiasaan buruk, dan data2 lainnya. dilanjutkan pemeriksaan objektif gigi geligi dan rongga mulut: ada lubang apa tidak? Ada impaksi apa tidak? Ada radang gusi atau tidak? Ada karang gigi atau tidak? Ada gejala penyakit sistemik atau tidak? dst.. Setelah data2 didapat, baru ngobrol deh dokter dan pasien tentang rencana perawatan. Kalau pasien setuju dirawat kemudian dilanjutkan pembuatan model kerja dan foto rongen.

(2) Pembuatan model kerja sebagai duplikat rongga mulut
Di model inilah dokter gigi menganalisa berapa ukuran gigi dibandingkan dengan ruangan yang tersedia. Pengukuran harus teliti, lalu dianalisis dengan tabel analisa, bisa Moyers, Barendonk, dll.
Selain itu, perlu juga dibuat foto rontgen, panoramik dan cephalometri. Ada perhitungan yg harus diukur, sehingga bisa dilihat apakah ada faktor skeletal/pertumbuhan tulang yang berpengaruh, dari sini bisa diperkirakan prognosa perawatan dan perlu atau tidaknya retainer pasca perawatan.

Setelah analisa model dan foto rontgen selesai, pesawat juga selesai, baru dipasang ke mulut pasien. Biasanya pada masa awal penyesuaian, timbul sariawan di bibir.

Tahap prosedur standar ini, mulai dari anamnese, pembuatan rekam medik, pencatatan status gigi geligi, pembicaraan rencana perawatan dengan pasien, pencetakan-pengisisan model-menunggu gips model kering-pembuatan rontgen foto-analisa foto rontgen-analisa model-pembuatan desain pesawat-pemasangan, tidak bisa selesai dalam 1 jam pada kunjungan pertama. So..kalau ada yang (mengaku) bisa pasang dalam 1 jam kunjungan pertama? keputusan ada di tangan Anda. Satu lagi, prosedur standar pemakaian pemasangan pesawat pada tahap awal adalah pemasangan karet di gigi penjangkar untuk mendapat space tempat pasang cincin behelnya, jadi kawat gigi bukan cuma "ditempel" saja di permukaan gigi. Memang terkadang ada drg Sp.Ort tidak memasang separator/band/cincin di gg penjangkar dengan alasan insiden karies menjadi tinggi karena sering sisa makanan tidak terjangkau ketika menyikat gg, namun cara ini juga beresiko pergeseran gg penjangkar ke arah depan dan beresiko lepasnya buccal tube, braches dan kawat NiTi

Spoiler for lebih cepat selesai lebih baik?
Perawatan secara orthodonti, lebih bagus yang kekuatannya optimal tapi konstan dan kontinu, daripada tekanan yang besar dengan perubahan yang cepat. Tekanan yang besar terhadap gigi, dapat menyebabkan kematian saraf gigi (pulpa), gigi bisa mati/non >vital--tidak tersuplai nutrisi lagi, berubah warna, goyang, timbul kista di bawah akar, dll. jadi, yang instant2 juga tidak berlaku di sini.

Spoiler for Kenapa perlu kontrol?
Kontrol biasanya terjadwal per 2 mgu, 3 mgu maksimal 4 mgu sekali. Tekanan yang diberikan pada gigi akan mulai berkurang setelah 2 >mgu--pesawat sudah mulai berkurang keaktifannya. Supaya efek tetap berjalan, perlu reaktivasi kawat supaya dicapai force yang sama seperti yang diharapkan semula untuk mendorong gigi. Selain itu, dengan adanya behel, pasien seringkali tidak maksimal dalam membersihkan giginya, melalui kontrol juga bisa diketahui, apakah sudah ada deposit karang gigi yang bisa mengarah pada peradangan gusi. Melalui kontrol juga dicek apakah ada perubahan2 patologis yg terjadi, apakah terbentuk dental carries yg baru, white spot, dll.

Spoiler for Biaya
Mengenai biaya: relatif. Tergantung bahan yang dipakai, skill dan reputasi dokter gigi serta area praktik, sejauh mana apresiasi masy terhadap gigi dan mulut, baik dari segi kesehatan-fungsional sampai segi estetik/kosmetik.

secara umum pesawat fix/behel lebih mahal karena dikerjakan oleh drg Sp. Ort (mulai dari 5/7 jt belum termasuk biaya kontrol); drg PPDGS ortho di RSGM di bawah pengawasan langsung drg Sp.Ort (mulai 3,5 jt an blm termasuk biaya kontrol). Kalau pesawat ortho lepasan boleh sama drg umum, biaya mulai dari 500 rb an belum termasuk biaya kontrol. Biaya kontrol berkisar mulai dari Rp 50.000 per kunjungan.

Spoiler for Minta rekomendasi dong...?
Berhubung banyak sekali yang minta rekomendasi dokter gigi / klinik kepada Saya via PM atau thread, untuk rekomendasi, mohon maaf sebelumnya, Saya tidak akan merujuk kepada praktik pribadi maupun sejawat, melainkan hanya merujuk kepada institusi yaitu RSGM, bisa di Universitas negeri maupun swasta, searching bisa dimulai dari sana, silakan pilih mana yang lebih dekat. Tapi Saya pribadi lebih menyarankan di RSGM universitas negeri, Fakultas Kedokteran Gigi Departemen Orthodonsia.
[spoiler=info dari kaskuser yg pernah dirawat ortho di RSGM UI]
Spoiler for testimony temen kaskus mengenai RSGM UNPAD

Kalau ada teman2 lain yang mau memberi referensi klinik ortho/drg. Sp. Ort, boleh saja, tetapi Saya tidak bertanggungjawab untuk referensi tersebut.

Tujuan utama thread ini lebih menekankan pada dental education, bukan promosi pribadi atau sejawat, dan untuk mengimbangi promosi2 mengenai "pemasangan behel dengan biaya murah". [/spoiler]
Demikian sedikit gambaran mengenai hal2 yang perlu dipertimbangkan dan diketahui sebelum kaskuser memutuskan untuk pakai kawat gigi/merawat gigi dengan pesawat orthodonti.
Harapan SAya, dengan adanya gambaran ini bisa membantu dan memandu teman2 kaskus sebagai pasien yang cerdas, peduli dan pandai memilah kualitas drg yang akan dipercaya untuk merawat giginya. Trims perhatiannya, semoga bermanfaat dan dapat dipahami.
Special thanks to my colleagues: Music_healing, Riaddenoe and Natsuki_kawai, for the contributions in maintaining this thread.
[/SIZE]


Nice infoh.. jadi banyak tambahan ilmu. Makasih gan ilovekaskus
GreenBurn - 20/01/2010 05:47 PM
#689

ikut nyimak gann D
zusans imran - 20/01/2010 07:43 PM
#690

Quote:
Original Posted By RRalDy
Jadi kaya dibuat jacket gitu, cuma transparan. kaya susunan gigi geligi bagian depan yg saling nyambung berupa bahan transparan, dipakenya jadi gigi kita dimasukkin ke alat itu..
Bedanya pake itu sama retainer apa ya dok

Gambar ga ada dok.
Tapi kaya invisilign gitu dok..
Bedanya sama retainer apa ya dok?
oh..iya-iya...ngerti saya. itu namanya invisible retainer. sebenarnya tujuannya sama dengan retainer kawat yaitu untuk fiksasi gigi sesuai dengan susunan yang telah terkoreksi..mungkin drg ortho memilihkan kamu retainer jenis itu supaya kamu ada suasana baru, tidak bosan dengan kawat2 terus dan kelihatan lebih estetis karena sekilas tidak kelihatan..Tapi kalau menurut saya, lebih bagus retainer dengan klamer/kawat, karena lebih akurat dengan kontur gigi dan lebih rigid, sementara kalau yang terbuat dari shellac seperti yang kamu pakai, itu bisa berubah bentuk karena pengaruh dari panas/temperatur tubuh kita. Kalau sudah berubah bentuk, tentu tidak akurat lagi..
RRalDy - 20/01/2010 08:12 PM
#691

Quote:
Original Posted By zusans imran
oh..iya-iya...ngerti saya. itu namanya invisible retainer. sebenarnya tujuannya sama dengan retainer kawat yaitu untuk fiksasi gigi sesuai dengan susunan yang telah terkoreksi..mungkin drg ortho memilihkan kamu retainer jenis itu supaya kamu ada suasana baru, tidak bosan dengan kawat2 terus dan kelihatan lebih estetis karena sekilas tidak kelihatan..Tapi kalau menurut saya, lebih bagus retainer dengan klamer/kawat, karena lebih akurat dengan kontur gigi dan lebih rigid, sementara kalau yang terbuat dari shellac seperti yang kamu pakai, itu bisa berubah bentuk karena pengaruh dari panas/temperatur tubuh kita. Kalau sudah berubah bentuk, tentu tidak akurat lagi..


Oh, gitu ya dok.. Tapi kalo bentuk berubah, ga bisa dibenerin lagi ya dok invisible retainernya, kalo retainer biasa kan bisa dikencengin.. Maaf banyak nanya, soalnya dokter ortho saya di surabaya, tapi saya kuliah di jakarta. Jadi ga bisa sering ketemu konsul.

Eh iya dok.
Dalam tahap pelepasan fix bracket menuju ke retainer itu kan ada waktunya. Nah selama waktu itu apakah gigi dibiarkan saja??
Apa ga gerak2 lagi..
Soalnya saya yg udah tahap dipasifkan saja masih sering merasa gigi agak berubah2, gerak dikit,, akhirnya ditarik lagi pake karet yg buat narik itu..
Takutnya ntar gigi ada renggangnya gitu dok..
ancurminah - 21/01/2010 08:55 AM
#692
behel transparan
bu dokter...
tanya dong.
kalo misalnya mau pasang behel yg transparan itu kekurangannya apa ya?

1. dari segi bahan, kan dari keramik/porselen ya katanya...
nah itu warnanya bisa kelunturan dari makanan/minuman kita sehari2 gak sih?
lama2 dia jadi menguning gitu...?

2. ada di website/blog mana gitu, yg pasang harga pasang behel transparan itu 6 jt untuk atas bawah, sedangkan udah survey di bbrp tempat, paling murah nya aja 8 jt... jadi agak2 curiga mengenai kualitas bahannya. Gimana cara kita make sure bahannya itu OK ya ? toh baru akan ketahuan kalo udah mau dipasang di gigi...

3. kekuatan dorongan behel transparan itu lebih lemah ya daripada yg behel metal?

mohon pencerahannya...
ayoeni - 21/01/2010 02:36 PM
#693

Aq bru psg kwt gigi beberapa hari yang lalu, kok giginya sekarang terasa sakit banget ya? Qr2 lama ga sakitnya?
ir2brothers - 21/01/2010 02:41 PM
#694

Misi numpang tanya....ada yang tau harga standar pemasangan kawat gigi yang damon system bracket g?

mohon bantuannya...
zusans imran - 21/01/2010 02:55 PM
#695

Quote:
Original Posted By RRalDy
Oh, gitu ya dok.. Tapi kalo bentuk berubah, ga bisa dibenerin lagi ya dok invisible retainernya, kalo retainer biasa kan bisa dikencengin.. Maaf banyak nanya, soalnya dokter ortho saya di surabaya, tapi saya kuliah di jakarta. Jadi ga bisa sering ketemu konsul.

Eh iya dok.
Dalam tahap pelepasan fix bracket menuju ke retainer itu kan ada waktunya. Nah selama waktu itu apakah gigi dibiarkan saja??
Apa ga gerak2 lagi..
Soalnya saya yg udah tahap dipasifkan saja masih sering merasa gigi agak berubah2, gerak dikit,, akhirnya ditarik lagi pake karet yg buat narik itu..
Takutnya ntar gigi ada renggangnya gitu dok..
Gpp, kita di sini senang kok kalau bisa membantu,
itulah kekurangan dari shellac..shellac ini dimanipulasi dengan cara pemanasan sehingga bentuknya mengikuti kontur gigi-geligi, kalau bentuknya berubah, bisa diperbaiki lagi, akan tetapi dikhawatirkan akibat perubahan tadi sudah menghasilkan perubahan susunan gigi, mengingat keadaan gigi dan tulang rahang yang belum stabil pada posisi susunan yang baru... jd sebelum diperbaiki shellacnya, dicek dulu gigi-geliginya, ada perubahan/tidak. Mengeceknya bisa dengan pencetakan ulang dan dibuat model, kalau OK, tinggal dibuat saja inv retainernya sesuai model tsb. Inilah repotnya kalau memakai bahan ini. Kalau pakai kawat manipulasinya jauh lebih mudah..dan lagi, kalau pemanasan berulang, bahan shellac sudah berkurang kebeningannya, jadi berkurang deh estetisnya..lama2 namanya berubah, dari inv retainer jadi visible retainer..hehehe....
Sudah dipasifkan gigi masih bergerak? Mungkin posisi kawat waktu dipasifkan tidak rapat sesuai kontur gigi. Dipasifkan bukan berarti gigi dibebaskan dari kawat..kawat tetap menyentuh gigi, tapi hanya sebatas mengikuti kontur, tidak diaktifkan, sehingga tidak memberi gaya lagi. Dalam keadaan ini, diharapkan kawat tadi memfiksasi gigi tetap pada posisinya yang baru itu.. \)
zusans imran - 21/01/2010 03:01 PM
#696

Quote:
Original Posted By ancurminah
bu dokter...
tanya dong.
kalo misalnya mau pasang behel yg transparan itu kekurangannya apa ya?

1. dari segi bahan, kan dari keramik/porselen ya katanya...
nah itu warnanya bisa kelunturan dari makanan/minuman kita sehari2 gak sih?
lama2 dia jadi menguning gitu...?

2. ada di website/blog mana gitu, yg pasang harga pasang behel transparan itu 6 jt untuk atas bawah, sedangkan udah survey di bbrp tempat, paling murah nya aja 8 jt... jadi agak2 curiga mengenai kualitas bahannya. Gimana cara kita make sure bahannya itu OK ya ? toh baru akan ketahuan kalo udah mau dipasang di gigi...

3. kekuatan dorongan behel transparan itu lebih lemah ya daripada yg behel metal?

mohon pencerahannya...

Hmm..sifat2 porselen/keramik antara lain:
*menyerap warna, lama2 warnanya berubah.
*britel sehingga beresiko pecah.

elastisitas kawat tentu jauh lebih bagus daripada keramik, untuk perawatan ortho diperlukan elemen yang cukup lenting, kuat, aman dan cukup estetik.

Cara make sure?tanya saja sm labnya langsung, but I dont think so if they would like to tell you about this \) Kalau pun mereka bilang "kami pakai bahan dengan komposisi...bla..bla..who can gv you a guaranty? atau mau nongkrongin keramik dicor? ga khan..hehehe..
caranya, tanya sama customer2 yang sudah memakai jasa yg bersangkutan, bukan sm pemberi jasa \) karena merekalah yang merasakan bukti dari si penjual jasa. Tidak ada penjual kecap yang bilang kecap saya no 2, pasti semuanya bilang kecap saya no 1 \) OK darling?

Jujur, Saya sebenarnya tidak terlalu paham dengan behel keramik yang kamu maksud, tp kalau bracket yang dilapisi enamel sehingga nyaris tidak terlihat karena warnanya mirip dengan warna gigi, Saya mengerti. Memang braches jenis ini lebih baik estetisnya, tapi efeknya tidak jauh beda..malah menurut saya, aplikasinya lebih sulit? Kalau tidak salah, si marcella zalianti dulu pakai braches model ini
RRalDy - 21/01/2010 03:42 PM
#697

Quote:
Original Posted By zusans imran

Sudah dipasifkan gigi masih bergerak? Mungkin posisi kawat waktu dipasifkan tidak rapat sesuai kontur gigi. Dipasifkan bukan berarti gigi dibebaskan dari kawat..kawat tetap menyentuh gigi, tapi hanya sebatas mengikuti kontur, tidak diaktifkan, sehingga tidak memberi gaya lagi. Dalam keadaan ini, diharapkan kawat tadi memfiksasi gigi tetap pada posisinya yang baru itu.. \)


Udah rapet kok dok dipasifinnya..
Tapi seringnya kalo ga jadi ada celah dikit gitu, ya gigi jadi kemiringannya berubah. Jadi kalo dulu waktu bracketnya aktif gigi seri atas ama bawah nyentuh, abis dipasifin lama2 gigi seri yg atas jadi agak kedepan. Tetep rapet, cuma jadi ga nyentuh lagi sama gigi seri bawahnya..
Itu wajar ya dok?

Soalnya kan gara2 saya kuliah di jakarta dan gigi udah bener, jadi dokter ortho saya mempasifkan bracketnya.. Biar ga gerak2, secara kontrol yg awalnya 3 minggu sekali jadi bisa 1-2 bulan sekali..
Tapi ya itu, pasti saya ngerasanya walau udah dipasifin, lama2 maju lagi.. Tapi tetep rapet sih.. Terutama gigi seri rahang atas..
Itu masih dalam tahap wajar ngga dok?

Makanya. Saya takut kalo ntar lepas behel, balik lagi kaya dulu..
ancurminah - 21/01/2010 03:49 PM
#698

Quote:
Original Posted By zusans imran



Jujur, Saya sebenarnya tidak terlalu paham dengan behel keramik yang kamu maksud, tp kalau bracket yang dilapisi enamel sehingga nyaris tidak terlihat karena warnanya mirip dengan warna gigi, Saya mengerti. Memang braches jenis ini lebih baik estetisnya, tapi efeknya tidak jauh beda..malah menurut saya, aplikasinya lebih sulit? Kalau tidak salah, si marcella zalianti dulu pakai braches model ini


Wah... braches yg dilapisi enamel itu mahal ya dok..? D
Btw, aku sih udah pake kawat gigi 2 taon nih... mau dilepas... tapi takut maju lagi sama kaya RRaldy, dan inipun kayanya masih belum maksimal...
Oia, tanya juga kalo di RSGM UI yg sore itu katanya lebih mahal ya tarif dokternya..?
zusans imran - 21/01/2010 06:55 PM
#699

Quote:
Original Posted By RRalDy
Udah rapet kok dok dipasifinnya..
Tapi seringnya kalo ga jadi ada celah dikit gitu, ya gigi jadi kemiringannya berubah. Jadi kalo dulu waktu bracketnya aktif gigi seri atas ama bawah nyentuh, abis dipasifin lama2 gigi seri yg atas jadi agak kedepan. Tetep rapet, cuma jadi ga nyentuh lagi sama gigi seri bawahnya..
Itu wajar ya dok?

Soalnya kan gara2 saya kuliah di jakarta dan gigi udah bener, jadi dokter ortho saya mempasifkan bracketnya.. Biar ga gerak2, secara kontrol yg awalnya 3 minggu sekali jadi bisa 1-2 bulan sekali..
Tapi ya itu, pasti saya ngerasanya walau udah dipasifin, lama2 maju lagi.. Tapi tetep rapet sih.. Terutama gigi seri rahang atas..
Itu masih dalam tahap wajar ngga dok?

Makanya. Saya takut kalo ntar lepas behel, balik lagi kaya dulu..
Jarak vertikal tepi gigi seri atas dan bawah masih ada toleransi 1-2 mm, kalau jarak horizontalnya masih normal pada 2-4 mm. seharusnya pesawat ortho dalam keadaan pasif bisa bertindak sebagai retainer.. aktivitas sel2 pertumbuhan-penghancuran tulang dan gigi pada masa perawatan ortho lebih dinamis dibandingkan dengan yg tidak sedang dalam perawatan, jadi masih labil makanya untuk bisa cukup menahan gigi supaya tetap pada posisinya, digunakan kawat dengan diameter lebih besar (0,8 mm) dalam keadaan pasif. Udah pernah cerita belum soal keluhan ini ke dokter orthonya?

Quote:
Original Posted By ancurminah
Wah... braches yg dilapisi enamel itu mahal ya dok..? D
Btw, aku sih udah pake kawat gigi 2 taon nih... mau dilepas... tapi takut maju lagi sama kaya RRaldy, dan inipun kayanya masih belum maksimal...
Oia, tanya juga kalo di RSGM UI yg sore itu katanya lebih mahal ya tarif dokternya..?
Tgu perawatan benar2 selesai dan lanjutkan dengan pemakaian retainer 3 bulan, selanjutnya kalau memang ada faktor genetik/skeletal, untuk mencegah relaps/balik lagi bisa minta dipakaikan retainer cekat yang disemen di belakang gigi..\)
metalchar - 21/01/2010 07:10 PM
#700

saya mau tanya dok apakah kawat saya yang dulu bekas pke
bisa d pake lagi?
secara tu gigi saya uda bergerak lagi renggang2 gitu
tu dokter gue tanyain ni bisa d pke lagi gak
dia bilang g bisa uda rompal tu kawat

parah dah dokter gue
gigi gue d rusak mpe terpaksa tambal gigi trus seumur idup
lobang gede banget pas pasang ring dia maen bor aja
klo yang laen kan dipakein karet dulu
Page 35 of 215 | ‹ First  < 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 >  Last ›
Home > LOEKELOE > HEALTH & MEDICAL > Sedikit Gambaran sebelum Memutuskan Memakai Kawat Gigi (pesawat orthodonti)