Malaysia
Home > Kaskuser Regional > ASIA > Malaysia > info mengenai PPI Malaysia masuk sini
Total Views: 10397 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 6 |  1 2 3 4 5 6 > 

klise17 - 10/06/2009 01:07 AM
#1
Majalah PPI
Kabar gembira!!

Buat kawan-kawan pelajar yang suka menulis, desain, punya cerita-cerita menarik, sebentar lagi PPI Malaysia bekerjasama dengan ANTARA akan menerbitkan majalah PPI! Tentunya majalah kami akan ditujukan untuk segmen pelajar dan mahasiswa yang ingin beraktualiasasi diri melalui tulisan-tulisan menarik! Untuk saat ini kami sedang membutuhkan :

1. Desainer,
2. Kontributor tetap.

Majalah ini akan dicetak dan didistribusikan kepada kawan-kawan di cabang-cabang PPI yang ada.

Bagi yang berminat menjadi tim manajemen, silahkan bergabung dengan mengirimkan identitas + ID Yahoo messenger/MSN anda melalui email [email]ppi.malaysia@yahoo.com[/email]
Jangan lewatkan kesempatan ini. Kenalkan diri anda melalui tulisan yang menarik!
ciputat - 10/06/2009 02:27 AM
#2

Mandiri Sejahtera SDN BHD mengucapkan SELAMAT atas Terpilihnya Saudara Abdullah Abbas sebagai Ketua Persatuan Pelajar Indonesia periode 2009/2010

Semoga dapat mengemban Amanah sebaik mungkin...

mscargo.com
Hentian Kajang sebelah UKM
ajaibman69 - 10/06/2009 02:40 AM
#3

Ucapan Tahniah setinggi2nya di elu2 kan kepada En. Abdullah Abbas kerna telah berjaya menjadi Ketua PPI Periode 09/10.

Semoga Wadah Silahturahmi antara sesama Anggota PPI dapat disalurkan melalui Kaskus Regional Malaysia..

PS: Saya sudah menambahkan link PPI di dalam Index- RMAS.
klise17 - 10/06/2009 11:56 AM
#4
Pernyataan Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia
Assalamualaikum Wr.Wb dan salam sejahtera kepada seluruh pelajar, masyarakat dan elemen pemerintahan Indonesia di Malaysia

Baru-baru saja kita dikejutkan oleh kejadian yang menimpa salah satu saudara kita di Malaysia, Siti Hajar, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, dimana dia mendapatkan penganiayaan dan penyiksaan yang dilakukan oleh majikan yang seharusnya memberikan perlindungan kepada orang yang dipekerjakannya.

Kami dari Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia, merasa perlu mengambil tindakan-tindakan untuk menyelesaikan hal ini dan menyatakan :

1. Merasa prihatin dan mengecam tindakan yang dilakukan majikan Siti Hajar yang kami anggap tidak berperikemanusiaan.
2. Mendukung upaya-upaya hukum yang dilakukan oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia untuk menyelesaikan kasus ini dan mengharapkan ditegakkannya keadilan sehingga tidak akan terulang kejadian sejenis di masa yang akan datang.
3. Meminta kepada pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk lebih memperhatikan nasib Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia khususnya sektor pembantu rumah tangga.

Kami harap pernyataan diatas dapat ditanggapi dengan semestinya dan kami menghimbau kepada seluruh pelajar dan masyarakat Indonesia untuk tidak segan-segan melaporkan kejadian-kejadian seperti ini kepada pihak yang berwenang ataupun kedutaan/konsulat Republik Indonesia di Malaysia.

Kuala Lumpur, 10 Juni 2009

Ttd

Abdullah Abbas
Ketua Umum
Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia
klise17 - 12/06/2009 09:46 PM
#5
Press release kbri-siti hajar
PRESS RELEASE
Kasus Penyiksaan TKI a.n. Siti Hajar oleh Majikannya

1. Pada hari Senin tanggal 8 Juni 2009 pukul 08.30 seorang TKI a.n. Siti Hajar datang ke KBRI Kuala Lumpur untuk meminta perlindungan atas penyiksaan fisik (disiram air panas) yang dialaminya dari majikannya. Data TKI a.n. Siti Hajar adalah sbb.:

Nama TKI : Siti Hajar
Tempat/Tgl Lahir : Garut, 1 Januari 1976
Alamat : Desa Limbang Barat, RT 02/RW 05, Kecamatan BL Limbangan, Garut, Jawa Barat
Nomor Paspor : AB 281503
Nama Majikan : Hau Yuan Tyng (Michele) (+6012 980 0299)
Alamat Majikan : 1-19-01 Lanai Kiara Condominium, Jalan Kiara 3, Mont Kiara, Kuala Lumpur 50480
Nama Agensi : A.P. Venture Provision Sdn. Bhd.
Nama PPTKIS : PT. Mangga Dua Mahkota

2. KBRI Kuala Lumpur, pada hari Senin 8 Juni 2009 memanggil majikan a.n. Hau Yuan Tyng (Michele), Mr. Mark Neo dari Agensi Pekerja Venture Provision dan Sdri. Tanti, Wakil dari PT. Mangga Dua Mahkota di Kuala Lumpur. KBRI Kuala Lumpur menyampaikan 2 hal kepada majikan, yaitu akan meneruskan kasus ini melalui jalur hukum dan meminta pembayaran gaji Siti Hajar selama 34 bulan sebesar RM. 17.000 (gaji: RM. 500/bulan).

3. KBRI Kuala Lumpur, telah membawa Siti Hajar membuat laporan Polisi di Balai Polis Mont Kiara, Sri Hartamas. Selanjutnya kasus Siti Hajar ditangani oleh Investigation Officer/IO Inspektur Zul dari Ibu Pejabat Polis Daerah/IPD (setingkat Polres) Brickfields.

4. Setelah membawa Siti Hajar membuat laporan polisi, KBRI Kuala Lumpur kemudian telah membawa Siti Hajar ke Pusat Perubatan Universitas Malaya (PPUM) untuk dilakukan visum et repertum dengan didampingi IO dan saat ini Siti Hajar dirawat/diopname di PPUM guna mendapatkan rawatan lebih lanjut.

5. Majikan Siti Hajar pada hari Senin, 8 Juni 2009 pukul 19.00 telah diserahkan oleh KBRI Kuala Lumpur kepada Polisi Malaysia untuk proses penahanan. Majikan terancam dikenai hukuman atas pelanggaran seksyen 326 Kanun Keseksaan (dalam istilah hukum di Indonesia disebut sebagai KUHP).

6. Setelah penyerahan tersebut, Duta Besar RI kemudian menyelenggarakan konferensi pers mengenai peristiwa yang menimpa Siti Hajar dan mendapat liputan dari media massa di Malaysia maupun Indonesia.







7. KBRI Kuala Lumpur selanjutnya berkoordinasi dengan Polres Garut dan Polsek Limbangan untuk dapat melacak keluarga Siti Hajar. KBRI Kuala Lumpur kemudian telah berbicara langsung dengan Ibu Iyah (kakak kandung Siti Hajar) untuk menyampaikan peristiwa yang dialami oleh Siti Hajar.

8. Pada tanggal 9 Juni 2009, Duta Besar RI menjenguk Siti Hajar di PPUM. Dalam kesempatan tersebut, Siti Hajar dihubungkan untuk berbicara langsung dengan keponakannya bernama Asep. Duta Besar RI juga berbicara langsung dengan keluarga Siti Hajar di Indonesia untuk menginformasikan keadaan Siti Hajar saat ini, dan langkah-langkah yang dilakukan KBRI Kuala Lumpur untuk melakukan pendampingan terhadap Siti Hajar.

9. Pihak kepolisian saat ini tengah mengumpulkan informasi terkait dengan proses penempatan Siti Hajar pada majikannya yang dilakukan oleh AP Venture Provision Sdn Bhd, dan juga masih menunggu hasil visum et repertum untuk tindakan selanjutnya.

10. KBRI Kuala Lumpur akan memfasilitasi Siti Hajar dalam melakukan upaya penuntutan terhadap masjikannya, termasuk menyiapkan pengacara untuk mendampingi Siti Hajar dalam proses hukum yang akan dijalaninya.

11. KBRI Kuala Lumpur akan terus memantau dan mengikuti perkembangan dari kasus ini.


Kuala Lumpur, 9 Juni 2009


Assalamu Alaikum Wr.Wb



Kepada seluruh pelajar dan anggota PPI Malaysia,



Kami dari PPIM yang telah mengeluarkan pernyataan PPIM mengenai permasalahan TKI Siti Hajar, kemudian melanjutkan amanah teman-teman dan memberikan peryataan resmi dari perwakilan atase penerangan KBRI, seperti yang kami lampirkan melalui milis ini.



Kami telah membicarakan hal ini dengan atase penerangan, dan mereka akan selalu memberikan update-update terbaru mengenai perkembangan kasus ini, baik dari keadaan Siti hajar sendiri, dan upaya-upaya hukum yang telah dilakukan KBRI untuk melindungi tenaga kerja Indonesia di Malaysia.



Sebagai update terbaru, hari ini Jumat 12 Juni 2009, Siti Hajar telah keluar dari rumah sakit PPUM, dan berada di shelter KBRI untuk menunggu proses hukum yang akan dilaksanakan oleh pemeritah Malaysia. Untuk selanjutnya kemungkinan besar akan dipulangkan ke Indonesia apabila proses hukum dikhawatirkan terlalu lama.



Untuk majikan sendiri saat ini telah di reman (diamankan) di kantor polisi, namun majikannya tidak mengakui telah melakukan tindakan kekerasan dan penganiyaan (meskipun pada saat pengakuan di KBRI dia mengatakan memang melakukan penyiksaan dan penganiyaan) sehingga saat ini sedang diadakan penyelidikan dan rekonstruksi mengenai hal ini.



Kami menghimbau kepada teman-teman untuk peduli, apabila hal seperti ini terjadi di sekitar kita. Segera melaporkan ke KBRI/KJRI/PPI atau kantor polisi terdekat.



Demikian informasi dan himbauan dari kami.



ttd



PPI Malaysia
jaya28inside - 18/06/2009 03:47 AM
#6
wah sepi nih?
ini dia nih yg nyebelin, udah mah syukur ada yg bantuin kerja
jadi pembantu.... e maen siram aja
emang dikira kucing garong kelahi apa yak?

tapi skrg gimana lagi tuh latest keadaanya victim td?
emang sih, bahaya juga klo kerja di majikan level atas
gt, sala dikit, buerrrr... aer panas...

na'udzubillahimin dzaalik daaaah.... \(

Abbas ni Dolli, MMU yak?
klise17 - 24/06/2009 11:22 PM
#7
Hari keluarga!
sekarang mbaknya masih di KBRI, sedang menunggu peradilan soalnya dia kan saksi kunci...
yup saya doli D

okeh another pengumuman :

Assalamu alaikum wr. wb dan salam sejahtera,

Dengan ini kami menyampaikan undangan dari KBRI Kuala Lumpur dan mengajak teman-teman mahasiswa serta masyarakat Indonesia di Malaysia untuk meramaikan acara "Hari keluarga". Acara akan dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Malaysia dan berbagai acara menarik yang tentunya sayang untuk anda lewatkan.

Tempat : Taman Tasik Titiwangsa
Tanggal : 28 Juni 2009
Waktu : 07.30 - selesai

Adapun acara yang disuguhkan diantaranya :
1. Senam
2. Jalan Santai
3. Sosialisasi PEMILU PRESIDEN oleh PPLN
4. Kuiz TKI
5. Hiburan

Acara juga akan diisi oleh berbagai persembahan musik dan door prize menarik. Mari kita meramaikan acara ini sebagai salah satu wadah untuk bersilaturahmi dengan teman-teman sebangsa setanah air.

Abdullah Abbas

Ketua Umum
Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia 2009/2010
Candidate of Bachelor in Security Technology(Hons).
Faculty of Information Science and Technology
Multimedia University.
klise17 - 26/06/2009 01:55 AM
#8
Harapan Mahasiswa untuk 2009-2014
Ada hal yang menarik ketika saya menyaksikan debat presiden tahap pertama yang disiarkan berbagai televisi swasta beberapa hari lalu. Ketiga calon pemimpin bangsa yang memaparkan rencana kebijakan dengan tema “tata pemerintahan yang bersih dan supremasi hukum di Indonesia” tampak begitu menggebu-gebu dan berusaha sebaik mungkin mendapat simpati rakyat. Namun sebaliknya, debat capres tersebut justru tampak membosankan, terlalu teoritis dan tidak presisi. Langkah-langkah pasti untuk memperbaiki keadaan Negara kita tidak dijelaskan secara detail, meskipun saya sadar bahwa itu juga tidak memungkinkan mengingat waktu yang sangat singkat. Namun dari debat capres dan kampanye-kampanye yang telah dilakukan, saya yakin rakyat Indonesia sudah bisa menilai tujuan calon presiden kita, untuk rakyat atau hanya untuk kekuasaan mengendalikan rakyat?

Bukan main-main, suara kita pada tanggal 8 juli nanti tidak hanya menentukan calon pemimpin bangsa Indonesia, namun juga nasib Negara kita 5 tahun kedepan. Perlu kita tanyakan, adakah harapan cerah yang diajukan capres-cawapres untuk melakukan transformasi kebijakan untuk perubahan dan perbaikan bangsa di masa yang akan datang? Janji mereka adalah amanah, dan apapun yang mereka janjikan adalah harapan seluruh rakyat Indonesia. Sudah cukuplah kita mendengar teriakan saudara-saudara TKI yang ada di luar negeri, yang seharusnya menjadi devisa kebanggaan Negara kita, bukan menjadi objek penyiksaan dan perlakuan tidak adil dari Negara lain. Tindakan-tindakan pemerintah seakan-akan timbul tenggelam. Ketika kasus penyiksaan terjadi, barulah pemerintah bersuara kembali, kemudian hilang sampai kasus serupa terjadi kembali. Kami merasa perlu adanya langkah nyata dari pemimpin di masa yang akan datang yang tidak hanya mengayomi rakyat yang ada di Indonesia, tapi juga memperhatikan kesejahteraan rakyat utamanya TKI di luar negeri.

Tidak hanya kesejahteraan rakyat, tentunya perbaikan dan peningkatan mutu di bidang pendidikan sangatlah penting, karena pendidikan menyokong kemajuan teknologi yang secara tidak langsung akan menyokong ekonomi Negara kita. Kami merasa peningkatan dibidang pendidikan ini sangat penting agar bangsa kita tidak hanya terkenal dengan sumber daya alam yang melimpah, tapi juga sumber daya manusia yang berkualitas. Saya pribadi yakin, apabila perbaikan mutu pendidikan di Indonesia bisa ditingkatkan, maka pelajar-pelajar Indonesia tidak perlu lagi berbondong-bondong mengejar pendidikan tinggi di negara orang. Perlu kita ingat bahwa negara kita bukan negara kecil, bukan juga Negara miskin, sehingga harapan kami adalah munculnya seorang pemimpin yang bisa menunjukkan identitas bangsa kita, identitas Indonesia sebagai bangsa yang bisa mempertahankan kedaulatannya, mensejahterakan rakyatnya, dan juga memberikan sumbangsih di kancah Internasional.

Siapapun nanti presiden kita, yang pasti kami membutuhkan pemimpin bangsa yang dapat memberi harapan yang lebih baik dan bermartabat lima tahun ke depan. Pemimpin yang mampu menghasilkan pemerintahan yang bersih dan memberi ekspektasi (harapan) kepada rakyatnya, serta dapat melakukan perubahan-perubahan signifikan untuk bangsa kita, juga tidak tunduk kepada intervensi Negara asing
Kami dari Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia menghimbau kepada teman-teman mahasiswa dan rakyat Indonesia di Malaysia, untuk mempergunakan hak suara pada tanggal 8 juli nanti. Jika kita bisa menegakkan bendera reformasi beberapa tahun silam, mari kita tunjukkan bahwa kita bisa menentukan nasib bangsa 5 tahun kedepan melalui PEMILU 2009.

Akhir kata saya mengutip kalimat pledoi Bung Hatta di pengadilan Den Haag, Belanda 1928. “Hanya ada satu negara, yang pantas menjadi negaraku, ia tumbuh dengan perbuatan, dan perbuatan itu adalah perbuatanku.”

Hidup Mahasiswa!

Ttd

Abdullah Abbas
Ketua Umum PPI Malaysia
comelboy - 26/06/2009 11:30 AM
#9

Cuma mw ngucapin selamat buat ketua PPIM terpilih...
semoga bisa ngejalanin amanatnya dan bisa bikin PPIM makin asik ajaa (kok kayak slogan TPI yakk)...

Lanjut Gan...!!!!
cucaXrowo - 27/06/2009 03:04 PM
#10

salute buat doli aka abdullah abas,,
generasi muda yg kyk gini ini yg perlu di pertahankan,,pemuda yg muncul di tengah2 kerumunan generasi 'senior'...

moga PPIM dbawah pimpinan doli bisa berbuat lebih,lebih ke arah yg lbh baik tentunya..
klise17 - 27/06/2009 07:27 PM
#11
jangan lupa datang hari keluarga
hehe...terima kasih gan..besok jangan lupa datang hari keluarga yaa....kalo bisa baju merah putih,,,
klise17 - 10/07/2009 10:34 PM
#12
Pendaftaran Temus
Assalamu Alaikum Wr.Wb

Seperti informasi yang telah kami berikan, sampai saat ini kami masih terus berupaya agar TEMUS (Tenaga Musim Haji) untuk tahun ini tetap diberikan kepada kawan-kawan mahasiswa Indonesia di Malaysia. Kami telah menempuh berbagai upaya , mulai dari KBRI Kuala Lumpur, KJRI Jeddah, Urusan haji Jeddah, Dirjen Haji dan Umroh, Komisi VIII DPR, baik melalui kontak langsung dan juga Surat resmi. Namun harus dipahami bahwa PPI Malaysia bukan dalam posisi menentukan keputusan.

Tapi kami dan Negara-negara lain (India, Pakistan, Bangladesh) sampai saat ini masih terus mengusahakan agar kita bisa mendapat jatah seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami sudah menghubungi pihak urusan haji Jeddah dan mereka mengatakan siap membuka apabila ada keputusan dari Departemen Agama. Untuk mengantisipasi apabila keputusan sudah keluar, maka kami dari pengurus PPI Malaysia sepakat untuk membuka pendaftaran sementara. Syarat-syarat umum antara lain :

Persyaratan Umum:

1. Warga negara Indonesia beragama Islam dan berakhlak baik.

2. Laki-laki.

3. Mahasiswa program S2 atau program S3.

4. Diutamakan pernah haji.

5. Tidak disertai keluarga (istri / anak).

6. Mampu berbahasa Arab dan atau Ingrris.

7. Memiliki kondite baik bagi yang pernah bertugas sebagai Tenaga Muslim.

8. Berumur minimal 25 tahun dan maksimal 50 tahun.

9. Bersedia ditempatkan di daerah kerja (Jeddaa, Makkah dan Madinah).

10. Bersedia menandatangani perjanjian kerja.

Syarat- syarat diambil dari surat tembusan perekrutan Kairo.



Untuk mendaftar sementara ini kami hanya memerlukan data-data sebagai berikut :

1. Nama Lengkap

2. Kampus Asal

3. Email

4. No HP yang bisa dihubungi

Silahkan dikirim melalui email ke [email]ppi.malaysia@yahoo.com[/email] sebelum 17 Juli 2009. Adapun, apabila keputusan sudah kami terima, akan segera kami sampaikan melalui SMS atau milis ini. Tes akan kami selenggarakan apabila keputusan resmi sudah keluar. Kami juga membuka pendaftaran sementara ini sebagai bukti bahwa kawan-kawan di Malaysia memang selalu bersedia dan berpotensi untuk membantu dalam hal tenaga maupun waktu untuk membantu pemerintah dalam hal penyelenggaraan haji.

Sekali lagi kami mohon pengertian kawan-kawan bahwa keputusan ada tidaknya TEMUS bukan berasal dari pengurus, sehingga apabila nanti diputuskan bahwa Negara-negara diatas masih tidak mendapatkan jatah, maka kawan-kawan yang telah mendaftar kami harap bisa memaklumi hal ini. Usaha-usaha yang sudah dilakukan tidak terlepas dari bantuan pengurus-pengurus sebelumnya dan kawan-kawan mahasiswa Indonesia di Malaysia. Kami yakinkan, bahwa kami selalu mengusahakan agar TEMUS ini masih dapat diselenggarakan dengan bantuan teman-teman dari Malaysia.



Wassalam



Depkominfo
uQie - 12/07/2009 01:03 PM
#13

up up
sup2:
freezee - 21/07/2009 02:28 PM
#14

bantu up aj dh ga....

sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:
tembikai laici - 26/07/2009 06:22 PM
#15

salam buat doli aka abdullah abbas...
lanjutkan juragan.... kami dukung anda..
kita buktikan kalo anak muda bisa bergerak lebih cepat..
gnarly - 27/07/2009 01:41 AM
#16

MANTAP GAN.....! MAJU JAYA PPI-M

D
iloveindonesia
napster - 27/07/2009 02:04 AM
#17

aduh ketua PPI-M paling edan!!
Kapan tidur bareng lagi??? hahahahahahaha kiss


LANJUTGAN!!!
luthfifi - 28/07/2009 10:56 PM
#18

sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:sup2:
HIDUP PPI M
c4tchmeIFy0ucAn - 31/07/2009 01:31 AM
#19

PPI UIA (universitas islam antara bangsa) lagi sibuk pemilihan nih, dukung ya gan iloveindonesia
SkuTT69 - 06/08/2009 07:04 PM
#20

PPI KLMU mana nie suaranya D
Page 1 of 6 |  1 2 3 4 5 6 > 
Home > Kaskuser Regional > ASIA > Malaysia > info mengenai PPI Malaysia masuk sini