Home > CASCISCUS > SEPUTAR PEMILU 2009 > 13 Fakta Keberhasilan SBY dan Antitesanya
Total Views: 8765 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 15 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

dhvala - 19/06/2009 02:44 PM
#1
13 Fakta Keberhasilan SBY dan Antitesanya
Ini postingan menarik bagi referensi pembaca.
Berikut adalah 10 klaim-klaim keberhasilan SBY (Demokrat) dalam berbagai iklan kampanye, yang mana di setiap klaim terdapat antitesanya baik berdasarkan UUD 1945, UU yang berlaku, janji-janji kampanye SBY pada 2004 atau realitas force majoure.

Klaim 1 : Harga BBM diturunkan hingga 3 kali (2008-2009), pertama kali sepanjang sejarah.
Antitesa : 1#Dalam sejarah harga BBM, untuk pertama kali sepanjang sejarah Indonesia, pemerintah menjual BBM dengan termahal yakni Rp 6000 per liter.
2#Tidak hanya itu, pada Desember 2008, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Indonesia, harga premium yang ditetapkan pemerintah lebih tinggi daripada harga premium di Amerika Serikat. Pada minggu I dan II, harga BBM Indonesia adalah Rp 5500 padahal di AS dibawah Rp 5335 per liter. Dan pada minggu III dan IV, harga BBM Indonesia Rp 5000 padahal di AS kecil Rp 4892 per liter.

Klaim 2 : Perekonomian terus tumbuh di atas 6% pertahun, tertinggi setelah orde baru.
Antitesa : 1#Pertumbuhan diatas 6% hanya terjadi pada tahun 2007 dan 2008, sedangkan pada tahun 2005 (5.6%), 2006 (5.5%), dan 2008 dibawah 5%. Jadi, pernyataan perekonomian terus tumbuh diatas 6% merupakan suatu kebohongan publik.
2# Padahal dalam kampanye pilpres 2004, SBY memiliki janji angin surga yang dituangkan dalam RPJM bahwa pertumbuhan ekonomi dari tahun 2005-2009 adalah 5.5%, 6.1%, 6.7%, 7.2% dan 7.6%. Merujuk pada janji yang tersebut, maka fakta pertumbuhan yang rata-rata dibawah 6% selama 5 tahun merupakan kegagalan janji angin surga.

Klaim 3 : Cadangan devisa pada tahun 2008 US$ 51 miliar, tertinggi sepanjang sejarah.
Antitesa : Jika cadangan devisa tertinggi sepanjang sejarah, maka jumlah utang negara tertinggi sepanjang sejarah yakni mencapi 1667 Triliun pada awal tahun 2009 atau 1700 triliun per 31 Maret 2009. Inilah pembengkakan utang terbesar sepanjang sejarah.

Klaim 4 : Pemerintah Bersih/Baik
Antitesa : Hal ini bertolak belakang dengan jabatan para menteri dan pejabat presiden yang menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye seperti iklan Koperasi, sekolah gratis, hingga masuknya pejabat BUMN dalam Timkamnas SBY-Boediono

Klaim 5 :Rasio hutang negara terhadap PDB terus turun dari 56% pada tahun 2004 menjadi 34% pada tahun 2008
Antitesa : #1 Secara relatif jumlah utang negara turun, tapi secara absolut utang negara naik 33% dari Rp 1275 T pada 2004 menjadi Rp 1700 triliun pada Maret 2009.
#2 Sampai hingga saat ini, pemerintah masih setia membayar utang najis serta pengelolaan penarikan utang luar negeri (ULN) yang bermasalah seperti dilaporkan BPK & KPK.

Klaim 6 :Utang IMF lunas
Antitesa : Utang IMF 9 miliar USD bersifat nonlikuid. Keputusan menghentikan kontrak dgn IMF telah dilakukan pada 2004. Ketika utang IMF lunas, utang luar negeri kepada ADB meningkat dan disisi lain utang dalam negeri naik 50% selama 4 tahun dan tertinggi sepanjang sejarah.

Klaim 7 :CGI dibubarkan.
Antitesa : IGGI/CGI merupakan grup lembaga keuangan dan negara asing yang menjadi kreditor utang Indonesia. Negara-negara anggota CGI adalah ADB, IMF, UNDP, Bank Dunia, Australia, Belgia, Inggris, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Selandia Baru, Swiss dan Amerika Serikat. Jadi, meksipun CGI dibubarkan, negara-negara kreditor seperti Amerika, Australia, Inggris, Jepang dan lembaga keuangan ADB atau Bank Dunia masih menjadi negara kreditor Indonesia. Pencitraan pembubaran CGI hanyalah kedok pencitraan atas sebuah lembaga institusi, padahal anggotanya CGI masih eksis. Istilahnya, ular berbisa yg ganti kulit. CGI bubar, tapi negara kreditor masih hidup & berkembang pada ULN Indonesia.

Klaim 8 :Mengadakan program-program pro-rakyat seperti: BLT, BOS, Beasiswa, JAMKESMAS, PNPM Mandiri, dan KUR tanpa agunan tambahan..
Antitesa : Dengan terbuktinya bahwa hampir 52% dana BLT digunakan penduduk miskin untuk membeli rokok, maka program ad hoc BLT merupakan program yg tidak memiliki dampak positif jangka panjang bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Padahal pada awalnya BLT hanya digunakan untuk mengkompensasi kenaikan BBM. Sehingga pemberian BLT di tahun 2009 (bukan dalam agenda kenaikan BBM) menyedot penambahan utang negara. Program BOS, beasiswa, Jamkesmas merupakan program implementasi yang diwajibkan/amanah dari UU 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. Sehingga tim iklan SBY harus dengan jujur mengatakan mana kewajiban/amanah UU, mana pula hasil kreatifitas pemimpin. Sebagai contoh : BLT merupakan program yang tidak diamanahkan melalui UU.

Klaim 9 :Anggaran pendidikan naik menjadi 20% dari APBN, pertama kali sepanjang sejarah.
Antitesa : Peningkatan anggaran pendidikan hingga 20% merupakan amanah yg harus dilaksanakan secepat mungkin setelah UU 20 tahun 2003 disahkan pada Juli 2003. Namun, meski SBY telah memimpin selama 4 tahun, namun tidak ada niatnya untuk menganggarkan pendidikan sebesar 20%. Tiap tahun sejak 2005, gugatan demi gugatan yang dilakukan PGRI atas kebijakan pemerintah SBY yang melanggar amanat konstitusi UU 20/2003. Akhirnya, perjuangan dan semangat pantang menyerah para guru dalam wadah PGRI akhirnya pertengahan 2008, suara para guru menang atas kebijakan SBY bersama DPR yang tidak merealisasikan anggaran 20% untuk pendidikan. Atas jerih payah dan gugatan para guru, tiba-tiba SBY dan Demokrat mengklaim 20% adalah keberhasilannya. Suatu hal yang sangat bertolak belakang, dengan fakta yang sesungguhnya. Justru keberhasilan anggaran pendidikan 20% merupakan keberhasilan perjuangan guru melawan ketidakpatuhan pemerintah atas amanah UU Sisdiknas. Aneh..

Klaim 10 :Pelayanan kesehatan gratis bagi rakyat miskin. Anggaran kesehatan naik 3 kali lipat dari sebelumnya, tertinggi sejak orde baru.
Antitesa : Biaya rata-rata kesehatan terus meningkat. Meningkatnya biaya kesehatan dan minimnya ketersediaan layanan kesehatan gratis di berbagai rumah sakit telah menjadi isu yang hangat pada tahun 2007-2008. Bahkan, mahalnya biaya kesehatan menyebabkan masyarakat lebih percaya pada dukun cilik Ponari. Jika dikatakan anggaran kesehatan naik 3 kali, maka kita tanyakan kembali apakah layanan kesehatan meningkat tiga kali? Ternyata tidak. RS Cipto tetap menolak pasien untuk rawat inap di RS dan meminta pasien tinggal di luar RS. Hal ini lebih terkait dengan inflasi. Sebagai contoh. Pada tahun 1997, UMR rata-rata sekitar Rp 220 000. Tapi pada tahun 2009 sudah naik hampir 3.5 kali yakni Rp 800.000 per bulan. Dengan pikiran sempit, maka SBY(Demokrat) akan mengklaim bahwa ini prestasi tertinggi sepanjang sejarah dalam hal UMR. Tapi, ingat beban masyarakat. Tahun 1997, dengan UMR Rp 220.000 seorang KK dapat membeli sekitar 300 kg beras (harga beras Rp 700 per kg). Tapi, di tahun 2009 dengan UMR Rp 800.000, seorang KK hanya mampu membeli sekitar Rp 160 kg beras (harga beras Rp 5000 per kg). Daya beli sembako turun 53%. Artinya apa? Kenaikkan pendapatan jauh dibawah kenaikan inflasi.

Klaim 11 :Korupsi diberantas tanpa pandang bulu. Lebih dari 500 pejabat publik diproses secara hukum, tertinggi sejak merdeka.
Antitesa : Sampai saat ini, kasus korupsi dana non-budgeter DKP 2004 tidak diselesaikan secara menyeluruh Berdasarkan pengakuan terpidana Rokhmin Dahuri dan tersangka Amien Rais bahwa pasangan capres-cawapres 2004 menerima aliran dana dari Rokhmin Dahuri. Dan salah satunya adalah SBY-JK yang menerima dana korupsi non-budgeter DKP sebesar Rp 225 juta. Namun kasus ini dihentikan setelah SBY berjabat tangan dengan Amien Rais di Bandara Halim tahun 2007. Bagaimana kasus aliran dana korupsi yang membawa nama para capres (termasuk SBY) dpt dihentikan begitu saja? Dan ironisnya hanya Rokmin Dahuri menjadi tumbal. Inikah pemberantasan korupsi tanpa bulu? Belum lagi kita berbicara mengenai penanganan kasus royalti batubara, BLBI, suspensi saham BUMI dan luapan lumpu Lapindo.
#2 Perlu diketahui bahwa keberhasilan pemberantasan korupsi lebih diperankan oleh lembaga KPK. KPK dapat eksis melalui UU 31 tahun 1999 di Pem. BJ Habibie yang kemudian direvisi kembali dalam UU 30 tahun 2002 tentang Tipikor oleh Pem. Megawati. Ingat, KPK adalah lembaga independen yg dibentuk untuk memberantas korupsi.

Klaim 12 :Pengangguran terus menurun. 9,9% pada tahun 2004 menjadi 8,5% pada tahun 2008.
Antitesa: Melalui klaim ini, justru sebenarnya menunjukkan pemerintahan SBY gagal dalam merealisasi janji angin surga pada tahun kampanye 2004 yang dituangkan dalam RPJM. Dalam RPJM, janji akan mengurangi angka pengangguran dari 9.9% pada tahun 2004 menjadi 5.1% pada tahun 2009. Tapi, faktanya, meskipun anggaran naik dengan program PNPM atau KUR, jumlah penduduk yang menganggur tidak kunjung berkurang sesuai dengan janji angin surganya. Dan data tahun 2008 mencatat angka pengangguran adalah 8.4% jauh dibawah angan-angan surga.

Klaim 13 :Kemiskinan terus turun 16,7% pada tahun 2004 menjadi 15,4% pada tahun 2008.
Antitesa: Jika tim iklan SBY-Demokrat mau jujur, fakta angka kemiskinan justru menunjukan kegagalan janji SBY dalam pilpres 2004 yang dituangkan dalam RPJM 2005. Janji angka kemiskinan dalam RPJM di tahun 2009 adalah 8.2%, tapi hingga tahun 2008, angka kemiskinan masih diatas 15.4% tidak jauh bergeser dengan tahun 2004. Meskipun adanya program andalan seperti PNPM atau KUR, jumlah penduduk miskin tidak mengalaimi pengurangan signifikan. Bayangkan meskipun anggaran naik 300%, angka kemiskinan pada 2004 berjumlah 36.1 juta jiwa hanya turun 35 juta jiwa pada Maret 2008 dan meningkat kembali menjadi 40 juta jiwa pada Des 2008 (data survei UI).

Jadi, iklan-iklan selama ini hanya pencitraan publik secara sepotong-potong.

Sumber : http://nusantaranews.wordpress.com/2009/06/19/13-fakta-keberhasilan-sby-dan-antitesanya
c_minor - 19/06/2009 02:53 PM
#2

Kok banyak NGIBULNYA ya SBY... amazed:
steamratz - 19/06/2009 02:56 PM
#3

untuk Korupsi
ini baru indikasi....silahkan KPK masuk

BPK memberi Rapot Merah untuk laporan keuangan Pemerintah Pusat selama 5 tahun berturut-turut

Quote:
Badan Pemeriksa Keuangan baru saja mengeluarkan hasil audit terhadap laporan keuangan pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2008. Hasilnya, lagi-lagi disclaimer, istilah audit yang berarti tidak pantas memberikan pendapat. Itulah disclaimer kelima berturut-turut dalam lima tahun terakhir. Aduhai....

BPK mencatat, setidaknya, 12 perkara penggunaan keuangan negara yang tidak cukup jelas pertanggungjawabannya.
Piutang pajak,
hibah, dana,
rekening liar,
dana alokasi khusus,
pengakuan utang,
dan pengelolaan aset eks Badan Penyehatan Perbankan adalah contoh perkara yang masih saja menjadi wilayah gelap.

Yang juga mengejutkan adalah perbedaan angka tentang sisa lebih pembiayaan anggaran atau silpa. Menurut audit BPK terdapat Rp79,95 triliun silpa tahun lalu. Tetapi menurut hitungan pemerintah, silpa 2008 cuma Rp51,3 triliun. Berarti terdapat selisih silpa Rp28,65 triliun. Ke manakah dan telah diapakan uang sebanyak itu?


http://www.mediaindonesia.com/read/2009/06/06/80760/70/13/Lima-Tahun-Disclaimer

dan juga saat itu BPK merasa dihalang-halangi buat memeriksa DITJEN PAJAK
mungkin sampai sekrang ada apa gerangan kenapa Pajak tidak boleh diperiksa?

Ditjen Pajak Belum Beri BPK Ruang untuk Periksa Pajak
http://economy.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/01/12/277/181801/ditjen-pajak-belum-beri-bpk-ruan g-untuk-periksa-pajak
jacktampan - 19/06/2009 03:03 PM
#4

Quote:
Original Posted By c_minor
Kok banyak NGIBULNYA ya SBY... amazed:


emang tukang ngibul kok gan
https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=2062906

13 Fakta Keberhasilan SBY dan Antitesanya
dahsyatdahsyat - 19/06/2009 03:55 PM
#5

Hampir saja saya termakan iklan.. o
Uwa Semar - 19/06/2009 03:57 PM
#6

Wow salut gw sama Prestasi SBY berhasil ngibulin Rakyat.

makanya udah lah STOP dukungan SBY vote for MEGA PRO
Brakop - 19/06/2009 04:02 PM
#7

Kasi tau Admin dong... biar postingan TS diatas ini dipublikasikan di Kaskus...

Biar melek tuh mata SBY Fans' CLub
dhvala - 19/06/2009 04:45 PM
#8

Quote:
Original Posted By Brakop
Kasi tau Admin dong... biar postingan TS diatas ini dipublikasikan di Kaskus...

Biar melek tuh mata SBY Fans' CLub


Tunggu dipublikasi dulu, sebelum kita mendapat jawaban dari para SFC.
chielini - 19/06/2009 05:14 PM
#9
???
Quote:
Original Posted By Brakop
Kasi tau Admin dong... biar postingan TS diatas ini dipublikasikan di Kaskus...

Biar melek tuh mata SBY Fans' CLub


tenang aja bung pilihan orang beda beda jangan menggiring opini ente aja dong orang juga punya hak untuk memilih kok hahahaha itu namanya demokrasi.jangan mewek aja ama admin,be gentle hahahah ketawan neh tkg mewek dan neken admin hahahahah
lanjutkannnn
jacktampan - 19/06/2009 06:18 PM
#10

Quote:
Original Posted By chielini
tenang aja bung pilihan orang beda beda jangan menggiring opini ente aja dong orang juga punya hak untuk memilih kok hahahaha itu namanya demokrasi.jangan mewek aja ama admin,be gentle hahahah ketawan neh tkg mewek dan neken admin hahahahah
lanjutkannnn


emang sesembahan lu dewa bemo nggak suka nggiring opini opo????fuck2:

yang gue tau kalo dewa bemo itu sukanya nipu !!!!cd:
v1nc9 - 19/06/2009 06:27 PM
#11

Quote:
Original Posted By jacktampan
emang sesembahan lu dewa bemo nggak suka nggiring opin opo????fuck2:

yang gue tau kalo dewa bemo itu sukanya nipu !!!!cd:



gw sih ude tau gan...dan yakin gak bakal milih sby...

hancurkan..!!
dhvala - 19/06/2009 10:09 PM
#12

Quote:
Original Posted By chielini
tenang aja bung pilihan orang beda beda jangan menggiring opini ente aja dong orang juga punya hak untuk memilih kok hahahaha itu namanya demokrasi.jangan mewek aja ama admin,be gentle hahahah ketawan neh tkg mewek dan neken admin hahahahah
lanjutkannnn


Kira-kira selama ini yang paling banyak mengiring opini siapa yah?
c_minor - 19/06/2009 10:10 PM
#13

Kok belom ada yg bantah juga ya ??? amazed:

Kalo ga ada yg bantah, berarti bener dong kalo SBY banyak NIPUNYA... o
dhvala - 19/06/2009 10:14 PM
#14

Quote:
Original Posted By c_minor
Kok belom ada yg bantah juga ya ??? amazed:

Kalo ga ada yg bantah, berarti bener dong kalo SBY banyak NIPUNYA... o


Mau bantah gimana? Itu kan data dan fakta. Masa' mereka bisa membantah air laut rasanya asin? Gravitasi jatuh ke bawah bukan ke atas.
Inilah kualitas iklan SBY selama ini, membuat yang tidak tahu fakta dan data, ngikut saja.
longdaymartian - 19/06/2009 10:19 PM
#15

JANGAN LUPA DRAFT RUU TIPIKOR YANG DINILAI MEMANDULKAN KPK Karena
MENGHAPUS PERAN PENUNTUTAN OLEH KPK


katanya anti-KORUPSI......
detujuhpuluhan - 19/06/2009 10:22 PM
#16

Quote:
Original Posted By longdaymartian
JANGAN LUPA DRAFT RUU TIPIKOR YANG DINILAI MEMANDULKAN KPK Karena
MENGHAPUS PERAN PENUNTUTAN OLEH KPK


katanya anti-KORUPSI......

pernah nonton deh....ketuanya orang PDIP bukan?maaf kalau saya salah...komisi berapa itu?
longdaymartian - 19/06/2009 10:32 PM
#17

Quote:
Original Posted By detujuhpuluhan
pernah nonton deh....ketuanya orang PDIP bukan?maaf kalau saya salah...komisi berapa itu?


itu pemandulan Draft Versi Pemerintah.........

Quote:
Draf RUU Pengadilan Tipikor, Antikorupsi SBY Kendur
Rabu, 29 April 2009
PENYELESAIAN RUU Pengadilan Tindak Pidana Korupsi sudah lama lampu kuning. Kita terus cemas, aturan hukum strategis itu tak rampung hingga anggota DPR selesai tugas Oktober ini.
Kini kecemasan itu bertambah satu lagi: ada upaya pengebirian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam draf RUU yang diajukan pemerintah. Sesuatu yang dikebiri akan berlanjut ke kemandulan dan keloyoan. Kesangaran KPK sebagai superbody akan terlucuti.


http://antikorupsi.org/indo/content/view/14422/7/
ReicHsKanzleR - 19/06/2009 11:03 PM
#18

Quote:

Klaim 3 : Cadangan devisa pada tahun 2008 US$ 51 miliar, tertinggi sepanjang sejarah.
Antitesa : Jika cadangan devisa tertinggi sepanjang sejarah, maka jumlah utang negara tertinggi sepanjang sejarah yakni mencapi 1667 Triliun pada awal tahun 2009 atau 1700 triliun per 31 Maret 2009. Inilah pembengkakan utang terbesar sepanjang sejarah.


Klaim 5 :Rasio hutang negara terhadap PDB terus turun dari 56% pada tahun 2004 menjadi 34% pada tahun 2008
Antitesa : #1 Secara relatif jumlah utang negara turun, tapi secara absolut utang negara naik 33% dari Rp 1275 T pada 2004 menjadi Rp 1700 triliun pada Maret 2009.
#2 Sampai hingga saat ini, pemerintah masih setia membayar utang najis serta pengelolaan penarikan utang luar negeri (ULN) yang bermasalah seperti dilaporkan BPK & KPK.


Antitesa nya salah tuh hutang negara cuma 900 trilyun nohope:

Fakta yang menarik adalah : Apabila pemerintah ingin membayar lunas semua hutang negara pada hari ini dengan menggunakan APBN dan Cadangan Devisa, maka hasil yang tersisa dari APBN 2009 adalah sama dengan APBN dan cadangan devisa tahun 2004 beer:

Artinya dalam 5 tahun, pemerintahan SBY telah berhasil melunasi seluruh hutang negara dari awal merdeka sampai reformasi beer:

Nice thumbup:
dhvala - 19/06/2009 11:22 PM
#19

Quote:
Original Posted By ReicHsKanzleR
Antitesa nya salah tuh hutang negara cuma 900 trilyun nohope:

Fakta yang menarik adalah : Apabila pemerintah ingin membayar lunas semua hutang negara pada hari ini dengan menggunakan APBN dan Cadangan Devisa, maka hasil yang tersisa dari APBN 2009 adalah sama dengan APBN dan cadangan devisa tahun 2004 beer:

Artinya dalam 5 tahun, pemerintahan SBY telah berhasil melunasi seluruh hutang negara dari awal merdeka sampai reformasi beer:

Nice thumbup:



Saya kira awalnya Anda sudah menemukan datanya. Rupanya membaca data saja sudah keliru. " POSISI PINJAMAN LUAR NEGERI " dan Anda tidak memasukkan data Utang dalam Negeri yang berjumlah 954 Triliun.
Saya lebih senang menggunakan data Dirjen Pengelolaan Utang Negara yang up to date. (www.dmo.or.id).
Jika, Anda ingin menggunakan data BI, pelajari data BI yang komprehensif : http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/8DA09E93-A4E4-4B46-A58C-844D90A9C329/16420/08_lampiran.zip

Dan Anda aneh sekali, ngerti tidak apa itu APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) yang harus memenuhi amanah UUD 1945, UU 20/2003, dan semua peraturan perundangan. APBN bukanlah cash simpanan. Yang menjadi tolak ukur pembayaran adalah cadangan devisa dan slot APBN yang harus sesuai dengan konstitusi serta falsafah Pancasila. "Tuhan dan keadilan" itu Bung. Jangan hanya pemerintah bisa membayar utang najis. Jika memenuhi anggaran APBN dengan cara utang,anak SMA pun bisa. Tidak perlu pilpres dan mengisi kabinet. Cari saja anak SMA untuk menambah utang. Gampang.

Saya tidak tahu, apakah Anda tahu dan pura-pura tidak tahu, serta menyebarkan kebohongan dengan data. Atau jika Anda memang tidak bisa berargumen untuk antitesa tidak usah dilanjutkan. Akan memalukan dukungan Anda sendiri.

Dan mengenai utang vs APBN.
Tahukah Anda untuk tahun 2008, defisit yang akan ditutup dari utang adalah Rp 204 triliun. Berapa angka pendapatan dari pajak? Sekarang, saya harap dengan tugas/PR yang saya berikan, Anda dapat melihat pos anggaran APBN 2008 dan 2009. Jangan salah lagi...yah..
c_minor - 19/06/2009 11:26 PM
#20

Quote:
Original Posted By ReicHsKanzleR
Antitesa nya salah tuh hutang negara cuma 900 trilyun nohope:


Masih belom bisa juga bedain antara HUTANG LUAR NEGERI, HUTANG DALAM NEGERI & TOTAL HUTANG NEGARA ya ??? D

Semua juga tau kalo Hutang Negara besarnya 1667 Triliun per awal Januari 2009... D
Page 1 of 15 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > SEPUTAR PEMILU 2009 > 13 Fakta Keberhasilan SBY dan Antitesanya