Home > CASCISCUS > SEPUTAR PEMILU 2009 > Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik
Total Views: 2584 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 6 |  1 2 3 4 5 6 > 

dhvala - 04/07/2009 11:10 AM
#1
Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik
Kepada yang terhormat,
Bapak Soesilo Bambang Yudhoyono
Di - Jakarta.

Salam hormat.
Pada tanggal 13 Juni 2009, di GOR KONI Kendari, Sulawesi Tenggara, Bapak SBY menyatakan: ”Jangan ambil resiko memilih pemimpin yang belum teruji dan terbukti. Barangkali masih penuh dengan janji.” (Radar Suteng, edisi 14 Juni 2009). Terimakasih atas nasehat Bapak SBY. Kini, perkenankan kami merespons sekaligus menjawab nasehat Bapak. Pemimpin yang telah teruji dan terbukti ialah: YUSUF KALLA. Mengapa? [Tulisan saya : SBY yang Gagal 11 Janji : Jangan Pilih Capres yang Banyak Janji]

Kita pernah bertemu langsung dan berbincang-bincang mengenai masalah Poso dan Nasional, ketika Bapak SBY menerima saya di Istana Negara Jakarta pada tanggal 28 November 2004. Pada waktu itu saya baru bebas dari vonis 3 tahun penjara Kasus Konflik Poso. Terimakasih Pak !

Kini perkenankan saya kembali menyampaikan hal yang tentu Bapak SBY telah memahaminya. Kondisi Kabupaten Poso tahun 2000, 2001 sangat sulit, termasuk dampaknya terhadap wilayah Parigi, Tojo-Una Una, Morowali, bahkan Sulawesi dan sekitarnya. Konflik massal antar komunitas, seakan tak mungkin terhentikan. Seorang korban Konflik Poso menyatakan dalam bahasa Pamona: “Ri kare’e popaiso katuwu jamo ndariso, Lompiu lawi marimbo, ewa damagero lino“(Js.Hokey)

Kondisi itu tentu hanya bisa dirasakan oleh masyarakat yang bertahan di wilayah Kabupaten Poso, terutama para Korban. Setiap orang yang masih berpikir waras, pasti sepakat mengakui bahwa peristiwa Pertemuan Malino Untuk Poso sangat berarti dan minimal telah menghentikan konflik masal antar komunitas. Benar, bahwa pasca-Malino masih terjadi peristiwa-peristiwa pilu yang tidak terduga, tetapi Sepuluh Butir Kesepakatan Malino untuk Poso berdampak luas terhadap perbaikan kondisi Kabupaten Poso dan wilayah-wilayah di sekitarnya. Bahkan Instruksi Presiden RI untuk Poso merujuk dan didasarkan kepada isi Deklarasi Malino yang diprakarsai dan dilakukan langsung oleh Yusuf Kalla.

Kini asam di gunung dan garam di laut kembali bertemu dalam belanga, seperti pepatah dalam bahasa Pamona: ”Podi ri buyu, bure ri tasi wongi ri kura sangkani-ngkani“ (Js. Hokey). Komunitas Muslim, Kristen, Hindu dll saling berinteraksi dalam damai. Jika itu tidak terjadi, bagaimana mungkin dapat beribadah, bekerja, belajar, bergaul, berjalan, beristirahat dengan wajar ?

Saya terlalu yakin mengatakan, bahwa tanpa penerimaan masyarakat Poso terhadap Sepuluh Butir Kesepakatan Malino untuk Poso, akibat Konflik Poso tidak mungkin Bupati Poso yang terpilih tahun 2005, beragama Kristen. Apalagi soal keamanan, tekanan yang sangat kuat untuk proses keamanan, penegakan hukum, justru didasarkan kepada Kesepakatan Malino tersebut. Sepuluh Butir Deklarasi Malino membuat semua pihak bergerak, termasuk TNI, Polri dan penegak hukum. Dari segi dana, berapa yang telah mengalir ke Kabupaten Poso sejak konflik Poso hingga saat ini? Tanpa kesepakatan Malino, mustahil dana yang banyak itu mengalir ke Kabupaten Poso. Jika penyalurannya bermasalah, bukan kesepakatan Malino yang keliru, tetapi system dan kebobrokan moralitas pihak-pihak yang menyalurkannya.

Sangat menyedihkan, jika ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa dia atau partainya yang membuat Poso aman, dia yang mengupayakan dana mengalir ke Kabupaten Poso. Pada hal, dia tidak ada di Poso pada waktu itu, apa lagi di Malino. Bahkan dari sisi politis, pada waktu itu Partai Politik nya pun belum berdiri, termasuk Partai yang Bapak dirikan. Tak seorangpun yang menganggap dirinya pahlawan. Hanya Tuhan, Allah, Yang Maha Kuasa ! Jusuf Kalla sendiri menyatakan bahwa Pertemuan Malino adalah Amanah Tuhan !

Pemulihan masyarakat sangat berkaitan dengan peluang dan kualitas pendidikan. Hal ini sangat ditekankan oleh Jusuf Kalla. Oleh karena itu, berbagai sarana pendidikan dibangun mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi, antara lain pembangunan Pesantren Modern di Tokorondo dan pembangunan Universitas Kristen di Tentena (UNKRIT). Mengenai proses pembangunan Pesantren di Tokorondo, tentu saudara-saudara Muslim yang dapat menjelaskannya secara tepat.

Dalam konteks Universitas Kristen, dengan pola pikir dan pola tindakan yang cepat, pada tanggal 29 Desember 2007, Jusuf Kalla mengundang Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen GKST, Bapak Pdt. Ar. Tobondo, MTh, Pdt. Drs.H.X.Sigilipu, Dr.H.Lumeno, di Istana Wakil Presiden RI. Dalam pertemuan itu dibahas kebutuhan pembangunan UNKRIT Tentena. Dana yang disetujui oleh Wakil Presiden RI (Jusuf Kalla); Rp. 12,5 Miliar. Pada tahun 2008, direalisasikan Rp. 7,5 Miliar. Wakil Presiden RI memastikan bahwa pada bulan Juli 2009 akan disalurkan Rp.5 Miliar. Dana tersebut tersentralisasi dalam Rekening Rektorat UNKRIT. Dalam proses perjalanan pembangunan UNKRIT, [COLOR="Blue"]Jusuf Kalla secara pribadi memberikan bantuan dana Rp. 1 Miliar untuk pembangunan Aula UNKRIT;[/COLOR] dana yang telah direalisasikan Rp. 485 Juta dan sisanya akan disalurkan sesuai dengan kemajuan pembangunan. Dari dana tersebut, Rp. 97 Juta membantu Kantor Unkrit dan fasilitasnya. Seluruh dana tersebut tersentralisasi dalam Rekening Yayasan Perguruan Tinggi Kristen GKST. Bahkan dalam proses percepatan Pembangunan Sulteng, diupayakan Rp. 4 Miliar untuk UNKRIT dan peralatan Teleconfrens Rp. 2 Miliar. Bukan hanya itu, ketika terjadi masalah dan kelambatan dalam penerbitan Izin Operasional dan Pembangunan UNKRIT, Jusuf Kalla bertindak cepat dan tegas. Beliau memanggil Dirjen Pendidikan Tinggi, Prof Dr Satryo Brodjonegoro, Juli 2007. Dan hasilnya, izin tersebut diterbitkan ! Selanjutnya, pendampingan terhadap UNKRIT dilaksanakan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi yang baru: Dr. Fasli Djalal. Di Tentena, Jusuf Kalla menyatakan bahwa beliau berharap UNKRIT dapat berkembang seperti Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, dan Jusuf Kalla siap untuk mengawal proses tersebut. Berkaitan dengan itu, masalah pemindahan rumah masyarakat yang ada di Lokasi UNKRIT adalah tanggungjawab Pemda Poso, sebab dananya telah disalurkan dari Pusat. Ya, Bapak telah melihat langsung kondisi lokasi UNKRIT. JIKA JUSUF KALLA TIDAK BERJIWA NASIONALIS, TIDAK MUNGKIN JUSUF KALLA [Red. Islam] MEMFASILITASI PEMBANGUNAN UNIVERSITAS KRISTEN TENTENA.

Dalam berbagai segi, wilayah Poso akan semakin “terang.” Tetapi kini kegelapan masih terjadi, karena listrik belum memadai. Ketika, kami berdebat soal Pembangunan PLTA di Sulewana Kabupaten Poso, dinyatakan bahwa dalam Perjanjian, jika PLTA telah berfungsi maka PLTA Poso 2 akan menyalurkan dana konpensasi Rp. 12 Miliar per-tahun kepada Pemda Poso dalam bentuk pajak air dan permukaan, belum termasuk Pajak Penghasilan, belum termasuk PLTA Poso 1, Poso 3 dan listrik yang akan didistribusi. Dana tersebut akan masuk ke dalam PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Poso. Sekali lagi, dalam hal ini keadilan untuk rakyat yang diprioritaskan, bukan kepentingan pihak tertentu.

Banyak hal yang telah dilakukan Jusuf Kalla. Siapa sebenarnya yang telah teruji dan terbukti? Hal yang telah teruji dan hal yang masih merupakan janji selalu bercampurbaur. Sekali lagi, terimakasih atas nasehat Bapak SBYmenyatakan: ”Jangan ambil resiko memilih pemimpin yang belum teruji dan terbukti. Barangkali masih penuh dengan janji.” JAWABANNYA ADALAH: BAHWA DALAM PROSES PERDAMAIAN DI POSO, AMBON, MALUKU, ACEH, PEMIMPIN YANG TELAH TERUJI DAN TERBUKTI ADALAH JUSUF KALLA, sekali lagi: HANYA JUSUF KALLA !!!

Pada bagian akhir surat ini, perkenankan saya bertanya: Mengapa Bapak SBY sebagai Menkopolkam pada waktu itu tidak hadir dalam proses Pertemuan Malino? Mengapa hanya Bapak Jusuf Kalla yang memprakarsai dan memfasilitasi Perdamaian Aceh di Helsinki? Meskipun Bapak Jusuf Kalla tidak pernah meminta penghargaan, mengapa Bapak tidak memberikan Penghargaan kepada Bapak Jusuf Kalla atas inisiatif dan peranannya dalam perdamaian di Poso, Ambon, Maluku, Aceh dll?

Terimakasih atas perkenan Bapak merespons surat ini.

Tentena, 17 Juni 2009
Mantan Narapidana Kasus Poso
Rinaldy Damanik.
Mesale House - Jl. Dr. AC.Kruiyt No.1. Petirodongi-Tentena.

prazt - 04/07/2009 11:17 AM
#2

intinya contreng nomer 3 DDD
Mcdavy - 04/07/2009 11:18 AM
#3

mana nih para pendukung SBY?? mau ngomong apa lagi
dhvala - 04/07/2009 11:22 AM
#4

Quote:
Original Posted By Mcdavy
mana nih para **** SBY?? mau ngomong apa lagi


Sdr Mcdavy yang baik,
Saya pikir, tidak baik kita mengeluarkan kalimat yang sarkas terhadap para pendukung siapapun. Makna-makna yang baik akan menjadi buruk kalau kita hanya menyerang dengan frasa kasar.
Terima kasih.
bongkol - 04/07/2009 11:23 AM
#5

TERIMA KASIH ATAS DUKUNGANNYA

Pilih SBY-BOEDIONO
NOMOR " 2 "

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik
Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy DamanikSurat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy DamanikSurat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy DamanikSurat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy DamanikSurat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik
Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik
Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik
Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy DamanikSurat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik


Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik
reynald - 04/07/2009 11:23 AM
#6

Nice Thread Gan thumbup:

Ini surat terus terang banget ya ciri khas orang Sulawesi D

Bentar lagi ada pendukung SBY masukin foto gede gede, buat teman teman yang terganggu aku sarankan di Ignore User List aja. biar ngak keliatan postingannya D
lapanganbiru - 04/07/2009 11:26 AM
#7

Sedih juga ya liat yg beginian..
prazt - 04/07/2009 11:26 AM
#8

Quote:
Original Posted By reynald
Nice Thread Gan thumbup:

Ini surat terus terang banget ya ciri khas orang Sulawesi D

Bentar lagi ada pendukung SBY masukin foto gede gede, buat teman teman yang terganggu aku sarankan di Ignore User List aja. biar ngak keliatan postingannya D


iya gan... telak di atas loee... DDDD
reynald - 04/07/2009 11:32 AM
#9

Quote:
Original Posted By prazt
iya gan... telak di atas loee... DDDD


Kalah cepet gw gan D D D

Kalo udah fanatik kaya gitu apa aja dilakukan. D

tapi gw ngak bisa baca, terserah dia mau ngapain ngak ngaruh ama gw.
dhvala - 04/07/2009 11:40 AM
#10

Quote:
Original Posted By reynald
Nice Thread Gan thumbup:

Ini surat terus terang banget ya ciri khas orang Sulawesi D

Bentar lagi ada pendukung SBY masukin foto gede gede, buat teman teman yang terganggu aku sarankan di Ignore User List aja. biar ngak keliatan postingannya D


Awalnya saya tidak mengerti apa itu ignore list, tapi setelah saya tahu, saya sudah menggunakannya untuk list-list orang yang memposting belasan atau bahkan puluhan gambar.

Yang mungkin belum tahu untuk ignore list, silahkan klik IGNORE LISTdan masukan nama(user)-nya lalu di add. Ntar semua thread bersangkutan akan tampil :
This message is hidden because **** is on your ignore list.
¹²¾Gî£á - 04/07/2009 11:49 AM
#11

Quote:
Original Posted By reynald
Nice Thread Gan thumbup:

Ini surat terus terang banget ya ciri khas orang Sulawesi D

Bentar lagi ada pendukung SBY masukin foto gede gede, buat teman teman yang terganggu aku sarankan di Ignore User List aja. biar ngak keliatan postingannya D

ntuh yg gw tau marga orang batak yah
kok bisa yah ? heran gw
wak_laboe - 04/07/2009 12:05 PM
#12

Quote:
Original Posted By Mcdavy
mana nih para pendukung SBY?? mau ngomong apa lagi

ah....itu bisa2 pendukung JK aja menjelang pemilu....
penuh rekayasa dan banyak bohongnya...
ada gak surat yg versi umat islam ?

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik
dhvala - 04/07/2009 12:18 PM
#13

Quote:
Original Posted By wak_laboe
ah....itu bisa2 pendukung JK aja menjelang pemilu....
penuh rekayasa dan banyak bohongnya...
ada gak surat yg versi umat islam ?
[/IMG]



Saya tanya kepada Anda, jika itu benar, apa yang Anda katakan?
Silahkan Anda tanya kepada Bupati Poso nama penulis surat terbuka tersebut.
dhvala - 04/07/2009 12:22 PM
#14

Quote:
Original Posted By wak_laboe

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik


Sdr Wak_laboe
Kok, ketika saya buka kaskus yang terbaca oleh saya adalah :
sistem tidak bekerja karena listrik PLN mati.
Jam berapa notice kaskus mengatakan sistem tidak bekerja iklan JK?
Maaf, karena saya tidak tahu bahwa ada iklan JK membuat kaskus tidak bekerja.
Namun, jika itu tidak benar, maka semoga ini bukan fitnah.
Terima kasih.
reynald - 04/07/2009 12:33 PM
#15

Quote:
Original Posted By ¹²¾Gî£á
ntuh yg gw tau marga orang batak yah
kok bisa yah ? heran gw


iya juga ya , aku baru sadar broo D

orang batak kan ada dimana mana broo , tanya aja wak laboe kalo ngak percaya. orang batak juga tipenya suka berterus terang dan agak kasar namun hatinya baik. aku banyak teman orang batak jadi ngerti D D D
dhvala - 04/07/2009 12:43 PM
#16
Link-Link Berhubungan Rinaldy Damanik
Agar memiliki keabsahan si penulis, maka saya cantumkan artikel di atas dengan link si namanya Pdt. Rinaldy Damanik

Facebook: http://id-id.facebook.com/people/Rinaldy-Damanik/524816384
Keluar dari Penjara : http://www.opendoorsuk.org.uk/news/news_archives/000659.php
Jawaban Surat atas Hukuman Mati : http://groups.yahoo.com/group/sulteng/message/4401

Semoga mendapat referensi tambahan dan tidak menuduh tulisan ini adalah nama palsu.

Trims
sedeng4 - 04/07/2009 01:10 PM
#17

UNTUK PENDUKUNG JK-WIRANTO YAITU KANJENGDOSO


[flash]http://media.imeem.com/m/ilkoOUVBb3[/flash]
Sobeit - 04/07/2009 01:12 PM
#18

Quote:
Original Posted By dhvala
Saya tanya kepada Anda, jika itu benar, apa yang Anda katakan?
Silahkan Anda tanya kepada Bupati Poso nama penulis surat terbuka tersebut.


sebagian besar isi surat diatas, adalah peran jusuf kalla dlm membangun kembali infrakstruktur poso. sebagai menkokesra, wajar saja, itu memang tugas beliau, bukan tugas menkopolkam.

ketika konflik terjadi, menkokesra dan menkopolkam ditugaskan. yg satu menjamin keamanan, yg satu menjamin kesejahteraan. tidak ada yg lebih dominan disitu, masing" punya kewajiban tersendiri. JK gak akan berani terjun kesana klo tidak dpt lampu hijau dari menkopolkam selaku penanggung jawab keamanan disana.

oh ya, penulis surat tsb tidak jelas apakah asli pak Rinaldi. sejauh yg saya tahu, tulisan tsb di posting oleh Mustari, tidak ada sumber lainnya.

okelah, anggap saja itu tulisan asli pak RInaldi.. tapi maaf, saya tidak percaya netralitas pak Rinaldi skrg. sebelum sby-jk berpisah, pak Rinaldi sudah tidak percaya thd pemerintahan sby (mgkn berkaitan dgn penolakan pk dan eksekusi Tibo cs). Dari situ, saya anggap penilaian pak Rinaldi sudah terdistorsi.
malasc - 04/07/2009 01:14 PM
#19

Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy DamanikSurat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy DamanikSurat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy DamanikSurat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik
dhvala - 04/07/2009 01:14 PM
#20

Quote:
Original Posted By Sobeit
sebagian besar isi surat diatas, adalah peran jusuf kalla dlm membangun kembali infrakstruktur poso. sebagai menkokesra, wajar saja, itu memang tugas beliau, bukan tugas menkopolkam.

ketika konflik terjadi, menkokesra dan menkopolkam ditugaskan. yg satu menjamin keamanan, yg satu menjamin kesejahteraan. tidak ada yg lebih dominan disitu, masing" punya kewajiban tersendiri. JK gak akan berani terjun kesana klo tidak dpt lampu hijau dari menkopolkam selaku penanggung jawab keamanan disana.

oh ya, penulis surat tsb tidak jelas apakah asli pak Rinaldi. sejauh yg saya tahu, tulisan tsb di posting oleh Mustari, tidak ada sumber lainnya.


Oke, saya akan tanya langsung kepada beliau via facebook.
Terima kasih atas penjelasannya.
Page 1 of 6 |  1 2 3 4 5 6 > 
Home > CASCISCUS > SEPUTAR PEMILU 2009 > Surat Terbuka untuk SBY oleh Rinaldy Damanik