BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > Review Paulo Coelho
Total Views: 1841 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 

Z4K13 - 10/07/2009 12:18 AM
#1
Review Paulo Coelho
Buat yang suka sama buku2nya Paulo Coelho minta sedikit opininya yah tentang novel2nya dia beer:

Tukeran infonya gan ilovekaskus
X-wQ - 10/07/2009 09:26 PM
#2

ane pernah ngintip dikit tapi blum pernah baca,,
mo nyari dulu

searching mode: on ...............ngacir:
Z4K13 - 11/07/2009 02:50 AM
#3

Siaaaappp gann,, ditungu yah opini dan reviewnya.... beer:
zulfikarism - 15/07/2009 09:56 PM
#4

pengen koleksi tapi versi aslinya o
mudah2an juragan2 buku mendengarkan aspirasiku ilovekaskus
X-wQ - 16/07/2009 10:04 PM
#5

buku'a ntu yg judulnya the alchemist bkan??
Z4K13 - 17/07/2009 04:19 AM
#6

Quote:
Original Posted By zulfikarism
pengen koleksi tapi versi aslinya o
mudah2an juragan2 buku mendengarkan aspirasiku ilovekaskus


ahahaha,,, samaan kita klo gitu gan! beer:
Z4K13 - 17/07/2009 04:21 AM
#7

Quote:
Original Posted By X-wQ
buku'a ntu yg judulnya the alchemist bkan??


Bener gan! Best sellernya dia itu... beer:
tobelgebel - 18/07/2009 05:40 PM
#8

aku dah baca 3 bukunya ni....the alchemist, veronika decides to die, the zahir...

the alchemist tu buagus gan...inspiring book...
veronika memutuskan mati juga bagus...(diakhir bikin nganga...khas paulo coelho bgt)
kalo the zahir...nha...ini gw g bgitu ngena gan...

ilovekaskus
X-wQ - 18/07/2009 08:06 PM
#9

Quote:
Original Posted By Z4K13
Bener gan! Best sellernya dia itu... beer:

yg alchiemist anhe emank dah tamat,,
keren dah best inspirative bgt
khyzrh - 29/08/2009 12:12 AM
#10

iya, alchemist keren. tapi pas baca yang devil n d miss prym, menurutku rada kurang(subjektivitas aja x ya...). btw, veronika memutuskan untuk mati, kayanya kq ga ada di toko buku sih? ato ada yang punya link donlot e-booknya? minta dunk klo ada....
Z4K13 - 29/08/2009 04:28 AM
#11

Quote:
Original Posted By khyzrh
iya, alchemist keren. tapi pas baca yang devil n d miss prym, menurutku rada kurang(subjektivitas aja x ya...). btw, veronika memutuskan untuk mati, kayanya kq ga ada di toko buku sih? ato ada yang punya link donlot e-booknya? minta dunk klo ada....


Devil n miss prym kynya lebih ke pergulatan dan pergumulan di dalam jiwa seseorang. penentuan baik ato salahnya perbuatan orang itu, CMIIW aja yaa gan beer: klo veronica memutuskan untuk mati kynya yg ver indonya emng blm prnh liat juga tuh gaan.. nanti klo saya ad linknya di share deh... thx gaan beer:
RajaMidas - 16/09/2009 12:06 PM
#12

klo the Zahir?....
nakizura - 16/10/2009 01:53 PM
#13

Novel pertama Coelho yang gw baca adalah The Alchemyst
habis itu jadi keranjingan sama semua buku dia

The Devil and Ms Prym
By The River Piedra I Sat Down and Weep
11 Minutes
The Zahir
The Witch of Portobello
etc

Yang khas dari orang ini adalah sebuah kisah tentang pencarian
pencarian sesuatu yang hilang
mungkin kesannya dia agak religius (christianity)
padahal dia pengikut mother of nature
kadang kadang konsep dan nilai moral yang ada di bukunya agak sulit diterima
pacar gw suka ngeluh kalo ni orang ga ada kerjaan
hal kecil aja dibahas abis sampe kemana2
tapi justru itulah uniknya Coelho
Simple idea, deep understanding

beer:
nakizura - 16/10/2009 01:56 PM
#14

Quote:
Original Posted By khyzrh
iya, alchemist keren. tapi pas baca yang devil n d miss prym, menurutku rada kurang(subjektivitas aja x ya...). btw, veronika memutuskan untuk mati, kayanya kq ga ada di toko buku sih? ato ada yang punya link donlot e-booknya? minta dunk klo ada....


buku veronica nya yang indon memang udah lama banget "nongkrong" d toko buku.
takutnya udah g ada, gan..
PandiaLangdia - 16/10/2009 08:54 PM
#15

gw ada review bukunya yang berjudul The Witch of Portobello. Maaf agak panjang. Ini gw ambil dari blog gw gan. semoga berkenan:

Quote:
Buku tentang sedikit orang yang menemukan sisi feminin Tuhan, tidak disukai massa, dan menghilang. Itu kesimpulan cetek versi saya.

Buku Paulo Coelho yang terbit Maret lalu (padahal sudah beberapa tahun lalu di negerinya) ini mengangkat sosok seorang perempuan bernama Sherine Kalil atau yang lebih dikenal sebagai Athena. Dia anak campuran berbagai bangsa, dan menurutnya, dia adalah segala bangsa. Satu di dalam semua dan semua di dalam satu.

Athena, nama dewi kebijaksanaan Yunani, memiliki perangai yang amat tidak lazim. Dia bisa tiba-tiba trans alias kesurupan di tengah keramaian jika Sang Ibu, atau cahaya suci menghampirinya. Jika sudah begitu, Viorel, putra dari hasil perkimpoiannya dengan anak bangsawan Rumania (yang akhirnya bercerai), akan diam.

Ibu Viorel ini menari tidak mengikuti irama. "Jadilah berbeda dari kebiasaanmu," kata Athena. Menurutnya, dengan begitu, manusia akan bersentuhan dengan Sang Ibu, entitas suci.

Melalui perjumpaannya dengan orang-orang dan berbagai peristiwa, Athena belajar bahwa manusia dapat menemukan kesucian dalam darah dan air mata. Dia berguru kepada Edda, si dokter yang mengajarkan kontemplasi kepada Athena. "Lihatlah lilin itu. Itu adalah duniamu. Semua yang di sekitarmu bukan apa-apa sekarang," tutur Edda kepada Athena. Sherine berhasil trans, dia mengalami perjumpaan dengan Sang Ibu. Dia menangis. Dalam kesunyian, kita dapat bertemu dengan Tuhan. Itu kata banyak pepatah.

Dengan berkontemplasi dan mengalami trans, Athena berhasil mengisi "ruang kosong" dalam dirinya, diri semua orang. Dia mengibaratkannya dengan jeda saat seorang penabuh drum memukul drum dan mengangkat stik.

Itulah mengapa kesenangan selalu ada awal dan akhir. Sama seperti seks. Setelah itu, selalu ada ruang kosong. Dan biasanya kesedihan saja yang menghampiri kita. Sherine akan menari untuk mengobati 'kekosongan' itu.

Keanehannya ini menarik minat banyak orang, termasuk Heron Ryan (jurnalis) dan Andrea McCain (kekasih Heron yang seorang aktris teater). Heron jatuh cinta kepada Athena saat melihatnya trans di sebuah bar di Rumania. Sedang Andrea belajar menemukan Sang Ibu lewat ajaran Athena, sekaligus menyalurkan kebenciannya kepada Athena yang dianggap telah memikat hati Heron, semesta kecilnya.

Kelompok teater Andrea pun tertarik ajaran Athena yang mengajarkan menghindari irama. Berpatokanlah pada pusat, yaitu pusar. Kejadian itu berhasil menggugah mereka untuk meminta Athena menjadi guru mereka. Dan akhirnya mereka bertemu Hagia Sofia, Sang Ibu dan sisi lain (gaib) dalam diri Athena. Menurut Athena, Ibu itu ada di dalam tiap diri manusia. Kita bebas menamakannya. Sang Ibu mengajarkan cinta dan dia seperti tukang obat panacea yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan para tamu di apartemen Athena, di jalan Portobello.

Akhirnya pertemuan itu menjadi rutin tiap minggu. Athena dianggap sebagai dewi atau nabiah. Dia dielu-elukan kemanapun pergi. Kelompok kepercayaan itu membesar. Namun perluasan kelompok itu ditentang kaum fundamentalis. Athena dan kelompoknya dianggap sesat. Athena, pada suatu malam, mati.

----------------------------------------------------------------------------------------------------- -----------------
Bagi saya, buku ini merupakan sinkretisme antara kepercayaan Katolik tradisional yang mengajarkan kontemplasi dengan aliran pagan (timur) yang mengajarkan kebijaksanaan dan kepercayaan kepada alam sebagai Ibu. Sepintas bahasa cinta yang ditawarkan universal. Karena Coelho bilang semua orang dapat membangkitkan sisi feminin Tuhan atau sang Ibu dalam diri masing-masing. "Biarkan tangan-tangan tak terlihat, atau aliran cinta menuntun kita," demikian paparnya.

Yah, semacam pengungkapan rahasia ala buku "The Secret" yang bikin saya mau muntah sekaligus terpingkal-pingkal itu. Mestakung, alam yang memberi ketika diminta, itu hanyalah cara-cara penyesatan modern untuk kembali ke masa pagan. Saya bukan orang fundamental yang termakan dogma dan doktrin. Ada orang-orang bebas di luar sana (dan mereka hebat) yang mengajarkan saya bahwa kasih adalah yang terutama. . Kasih yang tak bersyarat. Saya setuju itu. Contohnya: Bunda Teresa.

Salah satu pernyatan dalam buku ini menggiring pembaca untuk mengajak berpikir radikal bahwa kesalahan kita semua disebabkan pandangan kita tentang Tuhan sebagai pria dan aturan-aturannya. Itu salah besar. Tuhan tidak pernah meminta untuk dimaknai secara gender, kelamin. Dia, menurut saya, hanya minta dipahami apa adanya. Naun sayang sekali, banyak orang yang belum atau tidak (mau) membaca kitab sucinya untuk paham siapa Dia, lantas membuat pemikiran macam-macam yang berujung eksistensialis.

Hati-hati, sebab penyesatan berbentuk macam-macam. Bahkan lewat buku bijak macam ini.

Empat paragraf di atas hanya membicarakan masalah nilai yang saya pahami dan percayai. Sekarang saya mau membahas buku itu secara penulisan.

Saya kagum dengan teknik penggambaran seorang tokoh melalui banyak mata. Ada jurnalis, dokter, pastor, orang tua, aktris, rekan kerja, dan lain-lain. Walau bukan teknik baru. Saya menemukan teknik seperti ini dalam buku "Yesus Anak Manusia". Buku itu berusaha menggambarkan Almasih sebagai anak manusia, bukan sisi kontroversinya: Tuhan. Isa digambarkan melalui puluhan sudut pandang. Ada tukang sepatu, murid-muridNya, pengemis, pelacur, orang kaya, tuan rumah, ibu, nenek, dan lain-lain.

Merangkai cerita tentang seorang tokoh dari banyak sudut dengan tetap mempertahankan atau memainkan alur waktu cukup sulit. Namun Paulo berhasil melakukannya. Dia mampu merekam jejak seorang 'dewi' dengan baik.

Di samping itu, dia dengan lugas mengulas pemahaman cinta secara universal. Dia tidak lupa mencantumkan berbagai budaya dan makna cinta yang mereka anut. Ada latar belakang gipsi (ibu Athena), Lebanon, Inggris, dan gereja.

Untuk memahami uraian Coelho tentang kebijaksanaan dalam buku ini, perlu konsentrasi tinggi atau pembacaan yang berulang-ulang. Hal tersebut mungkin disebaban alih bahasa sulit untuk disederhanakan. Tapi mungkin juga alih bahasa itu sudah tersegmentasi kepada golongan pembaca tertentu.

Namun, pembaca setia Paulo tidak akan terlalu sulit menikmati gaya bahasanya. Kita dapat menemukannya seperti dalam buku "The Devil and Miss Prym", "The Alchemist", "The Fifth Mountain".

Di atas itu semua, buku ini layak diapresiasi. Dan sesuai pesan Paulo Coelho: temukan cinta dalam diri dan sebarkan kepada dunia, walau dengan darah dan air mata.


bagus2 kok karyanya dan banyak memasukkan unsur katolik, pagan, dan mistisisme. gw punya 4 bukunya, tapi tetep aja satu2nya novel the best menurut gw ya karyanya J.D Salinger "Catcher in The Rye"

kalo berkenan, bagi cendol ye.. hehehe
blancnnoir - 17/10/2009 12:18 AM
#16

sama nih gan...pengen koleksi buku asliny...tp terlanjur beli buku indony \(
blancnnoir - 18/10/2009 09:18 PM
#17

eh, kemaren g ke gramed...ad buku baruny paulo coelho ya...judulny apa ya...lupa nih...
PandiaLangdia - 06/11/2009 09:30 AM
#18

Quote:
Original Posted By blancnnoir
eh, kemaren g ke gramed...ad buku baruny paulo coelho ya...judulny apa ya...lupa nih...


hah, ada buku barunya lagi? ke TKP ah linux1:
no_on - 06/11/2009 10:04 AM
#19

makasih infonya gan..
nautilus_001 - 06/11/2009 02:00 PM
#20

nah kebetulan ada thread soal Paulo Celho...gw dari dulu pengen tau dah, baca namanya yg bener tuh gimana sih? Paulo "Kulho", atau Paulo "Koelho"...?

btw, itu alchemist bagus bgt loh... aw aw... beer:
Page 1 of 3 |  1 2 3 > 
Home > CASCISCUS > BUKU new > Review Paulo Coelho