Tata Cara Adat/Upacara/Ritual
Home > KASKUS CORNER > CINTA INDONESIAKU > Tata Cara Adat/Upacara/Ritual > Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
Total Views: 24070 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 2 |  1 2 > 

template - 06/10/2009 03:51 PM
#1
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
Contoh Post :

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
verditch - 06/10/2009 05:35 PM
#2

kaskus ID : verditch

kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

bentuk karya : Pernikahan Adat Palembang

sumber : http://mycityblogging.com/palembang/2007/08/13/resepsi-pernikahan-ala-palembang/

keterangan : ini adalah gambar pernikahan adat palembang

Spoiler for pernikahan adat palembang


[spoiler=1]Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for 2
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


[/spoiler]
rboing - 06/10/2009 11:52 PM
#3

Kaskus ID : rboing

Kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

Bentuk karya : Ritual Adat Bali (Kremasi Jenazah/Ngaben)

Sumber : http://iwandahnial.wordpress.com/2008/09/29/ngaben/

Keterangan : Ngaben adalah upacara pembakaran atau kremasi jenazah umat Hindu Bali.

Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for Ngaben
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
KutuKuFred - 07/10/2009 01:44 AM
#4
Reog Ponorogo
Kaskus ID : KutuKuFred

Kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

Bentuk karya : Reog Ponorogo (asli jawa timur)

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Reog_(Ponorogo) dan www.google.com

Keterangan :

Spoiler for ket Reog Ponorogo
Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.


Spoiler for pic Reog Ponorogo
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


jawa timur sebagai kelahiran gw, gw ga rela diklaim ama tetangga maling.. marah:
capt_alfons - 07/10/2009 01:45 AM
#5

Kaskus ID : capt_alfons
Kategori : Tata Cara Adat
Bentuk karya : Lompat Batu Nias - Sumatera Utara
Sumber : http://meiprieva.files.wordpress.com/2008/08/lompat-batu2.jpg
http://www.antarasumut.com/wp-content/uploads/2008/10/nias1.jpg
Keterangan: Gambar tradisi lompat batu atau Fahombo

Spoiler for Fahombo

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
KutuKuFred - 07/10/2009 01:52 AM
#6
Upacara Kasodo
Kaskus ID : KutuKuFred

Kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

Bentuk karya : Kasodo (Gunung Semeru , Jawa Timur)

Sumber : http://www.petra.ac.id/eastjava/tourism/kasada1.htm dan www.google.com

Keterangan :

Spoiler for ket Kasodo
Menurut ceritera, asal mula upacara Kasada terjadi beberapa abad yang lalu. Pada masa pemerintahan Dinasti Brawijaya dari Kerajaan Majapahit. Sang permaisuri dikaruniai seorang anak perempuan yang diberi nama Roro Anteng, setelah menjelang dewasa sang putri mendapat pasangan seorang pemuda dari kasta Brahma bernama Joko Seger.
Pada saat Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran dan bersamaan mulai menyebarnya agama Islam di Jawa, beberapa punggawa kerajaan dan beberapa kerabatnya memutuskan untuk pindah ke wilayah timur, dan sebagian menuju di kawasan Pegunungan Tengger termasuk pasangan Rara Anteng dan Jaka Seger.
Pasangan Rara Anteng dan Jaka Seger membangun pemukiman dan kemudian memerintah di kawasan Tengger dengan sebutan Purbowasesa Mangkurat Ing Tengger, maksudnya "Penguasa Tengger Yang Budiman". Nama Tengger diambil dari akhir suku kata nama Rara Anteng dan Jaka Seger. Kata Tengger berarti juga Tenggering Budi Luhur atau pengenalan moral tinggi, simbol perdamaian abadi. Dari waktu ke waktu masyarakat Tengger hidup makmur dan damai, namun sang penguasa tidaklah merasa bahagia, karena setelah beberapa lama pasangan Rara Anteng dan Jaka Tengger berumahtangga belum juga dikaruniai keturunan. Kemudian diputuskanlah untuk naik ke puncak gunung Bromo untuk bersemedi dengan penuh kepercayaan kepada Yang Maha Kuasa agar karuniai keturunan.
Tiba-tiba ada suara gaib yang mengatakan bahwa semedi mereka akan terkabul namun dengan syarat bila telah mendapatkan keturunan, anak yang bungsu harus dikorbankan ke kawah Gunung Bromo, Pasangan Roro Anteng dan Jaka Seger menyanggupinya dan kemudian didapatkannya 25 orang putra-putri, namun naluri orang tua tetaplah tidak tega bila kehilangan putra-putrinya. Pendek kata pasangan Rara Anteng dan Jaka Seger ingkar janji, Dewa menjadi marah dengan mengancam akan menimpakan malapetaka, kemudian terjadilah prahara keadaan menjadi gelap gulita kawah Gunung Bromo menyemburkan api. Kesuma anak bungsunya lenyap dari pandangan terjilat api dan masuk ke kawah Bromo, bersamaan hilangnya Kesuma terdengarlah suara gaib :"Saudara-saudaraku yang kucintai, aku telah dikorbankan oleh orang tua kita dan Hyang Widi menyelamatkan kalian semua. Hiduplah damai dan tenteram, sembahlah Hyang Widi. Aku ingatkan agar kalian setiap bulan Kasada pada hari ke-14 mengadakan sesaji kepada Hyang Widi di kawah Gunung Bromo. Kebiasaan ini diikuti secara turun temurun oleh masyarakat Tengger dan setiap tahun diadakan upacara Kasada di Poten lautan pasir dan kawah Gunung Bromo.


Spoiler for pic Reog Ponorogo
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


ini juga berasal dari jawa timur
KutuKuFred - 07/10/2009 01:53 AM
#7
Upacara Kasodo
Kaskus ID : KutuKuFred

Kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

Bentuk karya : Rambu Solo (Tana Toraja)

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Toraja#Upacara_adat

Keterangan :

Spoiler for ket Rambu Solo

Adalah sebuah upacara pemakaman secara adat yang mewajibkan keluarga yang almarhum membuat sebuah pesta sebagai tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi.


Spoiler for pic Rambu Solo
[Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
KutuKuFred - 07/10/2009 01:55 AM
#8

Kaskus ID : KutuKuFred

Kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

Bentuk karya : Mitoni (Jawa)

Sumber : http://www.tembi.org/tembi/mitoni.htm dan http://2.bp.blogspot.com/_99tXAfop3Z8/SRaO3mNvhYI/AAAAAAAAAZw/wlPeKtZ_MwI/s400/mitoni06.jpg

Keterangan :

Spoiler for ket Mitoni
Dalam tradisi Jawa, mitoni merupakan rangkaian upacara siklus hidup yang sampai saat ini masih dilakukan oleh sebagian masyarakat Jawa. Kata mitoni berasal dari kata 'am' (awalan am menunjukkan kata kerja) + '7' (pitu) yang berarti suatu kegiatan yang dilakukan pada hitungan ke-7. Upacara mitoni ini merupakan suatu adat kebiasaan atau suatu upacara yang dilakukan pada bulan ke-7 masa kehamilan pertama seorang perempuan dengan tujuan agar embrio dalam kandungan dan ibu yang mengandung senantiasa memperoleh keselamatan.

Upacara-upacara yang dilakukan dalam masa kehamilan, yaitu siraman, memasukkan telor ayam kampung ke dalam kain calon ibu oleh sang suami, ganti busana, memasukkan kelapa gading muda, memutus lawe/lilitan benang/janur, memecahkan periuk dan gayung, minum jamu sorongan, dan nyolong endhog, pada hakekatnya ialah upacara peralihan yang dipercaya sebagai sarana untuk menghilangkan petaka, yaitu semacam inisiasi yang menunjukkan bahwa upacara-upacara itu merupakan penghayatan unsur-unsur kepercayaan lama. Selain itu, terdapat suatu aspek solidaritas primordial terutama adalah adat istiadat yang secara turun temurun dilestarikan oleh kelompok sosialnya. Mengabaikan adat istiadat akan mengakibatkan celaan dan nama buruk bagi keluarga yang bersangkutan di mata kelompok sosial masyarakatnya.


Spoiler for pic Mitoni
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
takkubiarkan - 07/10/2009 10:27 AM
#9

kaskus ID : takkubiarkan

kategori : Tata Cara Adat

bentuk karya : Gambar Tradisi Palang Pintu [tradisi pernikahan adat betawi]

sumber : http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=2164

Spoiler for keterang apa itu palang pintu?
Adu silat adalah salah satu adegan yang selalu muncul pada kesenian Palang Pintu Perkimpoian. Pernikahan sendiri merupakan salah satu perjalanan manusia yang dianggap sakral bagi masyarakat Betawi. Saking sakralnya, maka ada beberapa prosesi yang harus dilalui oleh kedua mempelai menjelang pernikahannya dan salah satunya adalah Palang Pintu.

Upacara pernikahan diawali dengan arak-arakkan calon pengantin pria menuju ke rumah calon istrinya. Dalam arak-arakan itu, selain iringan rebana ketimpring juga diikuti barisan sejumlah kerabat yang membawa sejumlah seserahan mulai dari roti buaya yang melambangkan kesetiaan abadi, sayur-mayur, uang, jajanan khas Betawi, dan pakaian. Selain itu, perlengkapan kamar pengantin yang berat seperti tempat tidur serta lemari juga dibawa dalam prosesi arak-arakkan.

Tradisi Palang Pintu ini merupakan pelengkap saat pengantin pria yang disebut "tuan raja mude" hendak memasuki rumah pengantin wanita atawa "tuan putri". Nah, saat hendak masuk kediaman pengantin putri itulah, pihak pengantin wanita akan menghadang.

Awalnya, terjadi dialog yang sopan. Masing-masing saling bertukar salam, masing-masing saling mendoakan. Sampai akhirnya pelan-pelan situasi memanas lantaran pihak pengantin perempun ingin menguji kesaktian dan juga kepandaian pihak pengantin laki-laki dalam berilmu silat dan mengaji.

Baku hantam pun terjadi. Sudah pasti, akhirnya pihak lelakilah yang menang. (He he he... kalau pihak lelaki tak menang, tentu gak akan terjadi pernikahan bukan?).Usai memenangi pertarungan, pengantin perempuan pun biasanya meminta pihak lelaki untuk memamerkan kebolehannya dalam membaca Al Quran. Dan sudah pasti lagi, ujian ini pun mampu dilewatinya.

Berikut adalah drama satu babak ketika acara Palang Pintu berlangsung yang diwakili oleh pihak pengantin Perempuan (P) dan pihak pengantin Laki (L).

P: Eh, Bang-bang berenti, bang budeg ape luh. Eh, bang nih ape maksudnye nih, selong-selonong di kampung orang. Emangnye lu kagak tahu kalo nih kampung ade yang punye?...

P: Eh. Bang, rumah gedongan rumah belande, pagarnya kawat tiangnya besi, gue kaga mao tau nih rombongan datengnye dari mane mau kemane, tapi lewat kampung gue kudu permisi.

L: Oh. jadi lewat kampung sini kudu permisi, bang

P: Iye emangnye lu kate nih tegalan

L: Maafin aye bang, kalo kedatangan aye ama rombongan kage berkenan di ati sudare-sudare. Sebelomnye aye pengen ucapin dulu nih Bang. Assalamu'alaikum

P: Alaikum salam.

L: Begini bang. Makan sekuteng di Pasar Jum'at, mampir dulu di Kramat Jati, aye dateng ama rombongan dengan segala hormat, mohon diterime dengan senang hati

P: Oh, jadi lu uda niat dateng kemari. Eh Bang, kalo makan buah kenari, jangan ditelen biji-bijinye. Kalo ku udeh niat dateng kemari. Gue pengen tahu ape hajatnye?...

L: Oh. jadi Abang pengen tahu ape hajatnye. Emang Abang kage dikasih tau ame tuan rumehnye. Bang, ade siang ade malam, ade bulan ade matahari, kalo bukan lantaran perawan yang di dalam, kaga bakalan nih laki gue anterin ke mari.

P: Oh. jadi lantaran perawan Abang kemari?...Eh. Bang, kage salah Abang beli lemari, tapi sayang kage ade kuncinye, kage salah abang datang kemari, tapi sayang tuh, perawan ude ade yang punye

L: Oh.jadi tuh perawan ude ade yang punye. Eh Bang crukcuk kuburan cine, kuburan Islam aye nyang ngajiin, biar kate tuh perawan udeh ade yang punye, tetep aje nih laki bakal jadiin

P: .Jadi elu kaga ngerti pengen jadiin. Eh Bang kalo jalan lewat Kemayoran, ati-ati jalannye licin, dari pada niat lu kage kesampaian, lu pilih mati ape lu batalin

L: Oh. Jadi abang bekeras nih. Eh Bang ibarat baju udah kepalang basah, masak nasi udah jadi bubur, biar kate aye mati berkalang tanah, setapak kage nantinye aye bakal mundur

P: Oh. jadi lu sangke kage mau mundur, ikan belut mati di tusuk, dalam kuali kudu masaknye, eh. Nih palang pintu kage ijinin lu masuk, sebelum lu penuin persaratannye

L: Oh. Jadi kalo mao dapet perawan sini ade saratnye, Bang.?

P : Ade, jadi pelayan aje ada saratnye, apa lagi perawan.

L: Kalo begitu, sebutin saratnye. Bang.

P: Lu pengen tau ape saratnye. Kude lumping dari tangerang, kedipin mate cari menantu, pasang kuping lu terang-terang, adepin dulu jago gue satu-persatu

L: Oh. jadi kalo mao dapet perawan sini saratnye bekelai Bang.

P: Iye. Kalo lu takut, lu pulang.

L: Bintang seawan-awan, aye itungin beribu satu, berape banyak Abang punya jagoan, aye bakal adepin satu-persatu.

Setelah adegan di atas, pemain palang pintu biasanya melanjutkan dengan kembangan. Berikut adalah petikannya.

L: Bang, lu tau dalemnye rawe, pasti lu tau kali semanan, kalo mau tau namenye jaware, nih lu liat gue punye maenan (jalanin jurusnye ). Nih ..baru kembangnye .. Bang. Ntar buahnye..

P: Kelape ijo ditusuk belati, naek perahu lurus jalannye, udeh banyak jago yang mati, nih jurus pukulannye, (jalanin jurusnye) kalo elu buahnye. nih bijinye..

Beradu jurus pun berakhir. Pihak pengantin lelaki keluar sebagai pemenang. Perbincangan pun dilanjutkan kembali.

L: Gimane Bang.rase-rasenye jagoan Abang udeh pade rontok semua nih. Ape aye ame rombongan udah boleh masuk?...Ape masih ade saratnye lagi Bang?...

P: Ntar dulu Bang, enak aje. Pan lu tau. Buah cereme jangan diasinin, makan nasinye di kandang kude, sarat pertame emang lu ude penuin. Tapi masih ade sarat yang kedue.

L: Sebutin udah bang jangan lame-lame

P: Tukang lakse dagangnye malam jalannya muter ke Pasar Kranji gue minta elu jangan cume bise berantem tapi gue pengen denger lu bise ngaji

L: Tumbuk ketan jadinye uli-ulinye juge kudui ditapeni betaun-taun anak kampung gue bisa ngaji lagu yang Abang minta aye bawain

(baca sikeh)

L : Gimane Bang. soal berantem aye udah ladenin, soal ngaji abang udah dengerin ape aye ame rombongan udah boleh masuk, ape masih ade saratnye lagi, Bang?...

P: Cukup-cukup dah Bang. Rase-rasenye kage sie-sie aye bebesanan ame Abang soal silat Abang jago.soal ngaji Abang bise. Aye Cuma bisa bilang.
buah mangga bukan sembarang mangga buahnye satu tulung petikin aye bangga bukan sembarang bangga mantu yang begini yang aye arep-arepin
ahlan wasahlan buat Abang ame rombongan. Assalamu, alaikum


Spoiler for ini dia aksi palang pintu
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
baliunited - 07/10/2009 03:14 PM
#10

ID Kaskus : baliunited

kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

bentuk karya : Pakaian pernikahan khas Bali

sumber : Foto Pribadi

keterangan : Salah satu pakaian Pernikahan Khas Bali, masih banyak macam dan jenisnya tapi ini salah satunya, kebetulan yang di foto kakak saya beserta istrinya.

Spoiler for Pakaian pernikahan khas Bali
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
LeMoed - 08/10/2009 02:34 AM
#11

Kaskus ID : LeMoed

Kategori : Ritual

Bentuk Karya : Melukat

Sumber : Foto Pribadi

Keterangan : Melukat (ruwatan) atau pembersihan diri di Tirta Empul, Bali

Spoiler for Melukat
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
prabuanom - 08/10/2009 01:47 PM
#12

kaskus ID : prabuanom

kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

bentuk karya : kesenian khas bantengan jawatimur

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Bantengan

keterangan : gambar bantengan dari beebrapa sumber

Spoiler for bantengan 1


Spoiler for bantengan 2
sejuta bintang - 11/10/2009 06:31 PM
#13

kaskus ID : sejuta bintang

kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

bentuk karya : Upacara Sakral

sumber : Gkr Ayu Koes Indriyah's Photos Facebook

keterangan : Upacara Jumenengan

Spoiler for Jumenengan

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
TanpaKoma - 13/10/2009 11:27 AM
#14

kaskus ID : TanpaKoma

kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

bentuk karya : foto tradisi Sekaten dan Grebeg Mulud di jogja dan solo

sumber :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Sekaten
- http://jengjeng.matriphe.com/grebeg-maulud-puncak-acara-sekaten.html
- http://euro.okezone.com/photo/view/2008/03/20/1/492/gerebek-sekaten-keraton-solo
- http://media.photobucket.com/image/sekaten/ismakazee/sekaten2-1.jpg
- http://blog.fiandigital.web.id/2007/04/02/keindahan-sekaten-jogjakarta/

keterangan :

Sekaten atau upacara Sekaten (berasal dari kata Syahadatein) adalah acara peringatan ulang tahun nabi Muhammad s.a.w. yang diadakan pada tiap tanggal 5 bulan Jawa Mulud (Rabiul awal tahun Hijrah) di alun-alun Yogyakarta (dan juga di alun-alun Surakarta secara bersamaan). Upacara ini dulunya dipakai oleh Sultan Hamengkubuwana I, pendiri keraton Yogyakarta untuk mengundang masyarakat mengikuti dan memeluk agama Islam.

Pada hari pertama, upacara diawali saat malam hari dengan iring-iringan abdi Dalem (punggawa kraton) bersama-sama dengan dua set gamelan Jawa: Kyai Nogowilogo dan Kyai Gunturmadu. Iring-iringan ini bermula dari pendopo Ponconiti menuju masjid Agung di alun-alun utara dengan dikawal oleh prajurit Kraton. Kyai Nogowilogo akan menempati sisi utara dari masjid Agung, sementara Kyai Gunturmadu akan berada di Pagongan sebelah selatan masjid. Kedua set gamelan ini akan dimainkan secara bersamaan sampai dengan tanggal 11 bulan Mulud selama 7 hari berturut-turut. Pada malam hari terakhir, kedua gamelan ini akan dibawa pulang ke dalam Kraton.

Grebeg Muludan

Acara puncak peringatan Sekaten ini ditandai dengan Grebeg Muludan yang diadakan pada tanggal 12 (persis di hari ulang tahun Nabi Muhammad s.a.w.) mulai jam 8:00 pagi. Dengan dikawal oleh 10 macam prajurit Kraton: Wirobrojo, Daeng, Patangpuluh, Jogokaryo, Prawirotomo, Nyutro, Ketanggung, Mantrijero, Surokarso, dan Bugis, sebuah Gunungan yang terbuat dari beras ketan, makanan dan buah-buahan serta sayur-sayuan akan dibawa dari istana Kemandungan melewati Sitihinggil dan Pagelaran menuju masjid Agung. Setelah dido'akan Gunungan yang melambangkan kesejahteraan kerajaan Mataram ini dibagikan kepada masyarakat yang menganggap bahwa bagian dari Gunungan ini akan membawa berkah bagi mereka. Bagian Gunungan yang dianggap sakral ini akan dibawa pulang dan ditanam di sawah/ladang agar sawah mereka menjadi subur dan bebas dari segala macam bencana dan malapetaka.


Quote:

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
ponorogozone - 26/11/2009 07:32 AM
#15
Perayaan Grebeg Suro Ponorogo
kaskus ID : ponorogozone

kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

bentuk karya : Perayaan Grebeg Suro Ponorogo

sumber : http://www.pawargo.com/2009/02/grebeg-suro.html

keterangan : ini adalah sebagian dokumentasi perayaan Grebeg Suro Kota Ponorogo

Spoiler for Grebeg Suro Ponorogo
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
moiragoatil - 13/12/2009 03:21 PM
#16

Kaskus ID : moiragoatil

Kategori : Ritual

Bentuk Karya : Wayangan - Solo

Sumber : Foto Pribadi

Keterangan : Wayangan Rebo Legen

Spoiler for info
Wayangan Rebo Legen yang Menghibur
BUKAN hal yang aneh jika pergelaran wayang Rebo Legen selalu memunculkan kemeriahan yang begitu menghibur. Kehadiran penonton-penonton khusus, yakni para dalang dari berbagai penjuru, adalah salah satu penyebab terciptanya kondisi tersebut.

Wayangan Rebo Legen adalah pergelaran yang dimaksudkan untuk perayaan hari kelahiran (wetonan) dalang kondang Ki H Anom Suroto. Mengingat maksud tersebut, tak heran jika yang datang penonton bukan hanya masyarakat umum. Namun juga ada para dalang dari berbagai daerah.

Seperti yang terjadi pada Selasa (17/7) malam lalu. Ketika seorang dalang dari Yogyakarta Ki Sutikno ketiban sampur untuk menggelar lakon ''Setyaki Bangun Praja''. Dalam babaran lakon carangan (bukan baku) tersebut, banyak kemeriahan yang tidak hanya datang dari bentangan kelir yang menjadi panggung utama.

''Wah kita ini tidak boleh main-main dalam menunjukkan kebolehan. Sebab saat ini ada banyak pakar seni yang datang,'' kata Ki Sutikno dengan bahasa wayang dalam adegan limbukan.

Banyak Dalang

Malam itu, seperti biasanya, banyak kalangan seniman yang hadir untuk ikut mangayubagyo hari kelahiran Ki Anom. Utamanya para dalang. Sebut saja nama-nama seperti Ki Sutarko dari Kedu, Ki GPH Benowo dari Keraton Surakarta, Ki Warsito Pethuk dan Ki Bagong Darmono dari Klaten serta masih banyak lagi yang lain.

Namun di antara sekian dalang yang hadir malam itu, masih seperti biasanya, yang paling menjadi perhatian tentu saja Ki Sayoko. Dalang senior asal Jolotundho, Klaten yang kini berdomisili di Salatiga itulah yang jadi biang kemeriahan. Darinya banyak muncul humor-humor segar dalam adegan limbukan dan gara-gara.

Semisal ketika dia mencoba nggarapi seorang pesindhen muda bernama Wahyu dari SMKI Yogyakarta. ''Ati-ati lo dik neng Solo. Sebab neng kene medeni. Nek ketemu karo aku we karuhane sisan. Genah aman mesti,'' ujarnya yang langsung disambut tawa penonton.

Begitulah babaran lakon yang mengisahkan sepak terjang Setyaki dalam memberikan darmabakti kepada negaranya itu mampu membuat penonton serasa tak mau beringsut. Waktu yang telah begitu malam saat adegan Limbukan berakhir pada pukul 01.00, bagai tak dirasakan oleh mereka. Bahkan ketika adegan gara-gara setelah beberapa waktu kemudian, mereka masih juga belum beranjak.

Tentu itu karena kemeriahan yang menghibur
sumber


Spoiler for buka
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for buka
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for buka
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for buka
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for buka
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for buka
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for buka
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for buka
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for yang menikmati gan, khas banget
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for ini jugaD
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


Spoiler for ini yang punya acara, beda banget ya ma yg di iklan, "pancen oyeeee!" D
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


moga2 ga salah tempat ni gan...

ilovekaskusilovekaskusilovekaskus
iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
putralingga - 12/01/2010 10:10 AM
#17
Upacara adat "MANDI KASAI"
kaskus ID :PutraLingga

kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

bentuk karya : Upacara adat "mandi kasai"

sumber : Info Kota Lubuklinggau http://www.kabarlinggau.com/2010/01/...ndi-kasai.html

keterangan : Upacara adat "mandi kasai" dari kota Lubuklinggau Sumsel



Upacara adat mandi kasai merupakan salah satu tradisi yang telah berkembang sejak dulu di kalangan masyarakat Kota Lubuklinggau. Tradisi ini di laksanakan pada saat pernikahan antara Bujang dan Dere. Upacara adat ini sebagai gambaran betapa tingginya penghargaan yang di berikan masyarakat terhadap suatu pernikahan. pernikahan dalam pandangan tua-tua adat, tokoh masyarakat dan masyarakat pada umumnya sebagai suatu yang sangat sakral

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
capt_alfons - 06/02/2010 01:45 AM
#18

salah satu upacara adat yang unik dari kampung saia ini..

Kaskus ID : capt_alfons
Kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual
Bentuk karya : Upacara Adat Mangunkol Holi (Pemindahan Tulang Belulang)
sumber : http://japarde.multiply.com/journal/item/5/Mangongkal_Holi

Keterangan : mangungkol holi adalah upacara adat pemindahan tulang belulang leluhur yang sudah meninggal oleh para keturunannya (pomparan) dari dalam tanah (kuburan) ke sebuah tugu (bangunan) yang sudah disiapkan oleh keluarga sebelumnya

Gambar:
Spoiler for mangungkol holi

[Spoiler=sebelumnya maap klo rada DP n serem,,tapi emang spt ini adanya]
awalnya tulang belulang leluhur diangkat dari kuburannya
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

kemudian dipindahkan ke tugu (bangunan) yang sudah disiapkan sebagai tempat tulang belulang para leluhur keluarga itu

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

intinya klo yang saia tau dari ortu ialah mengangkat tulang belulang para ompung (leluhur) dari dalam tanah (kuburan) ke atas tanah (tugu) sebagai bentuk peninggian (penghormatan) terhadap para ompung kita tersebut..

nb: suku Batak ialah suku yang sangat menghormati para leluhurnya

[/spoiler]

artikel lebih lengkap ttg mangunkol holi ini ada disini:
https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=164474648&postcount=70
the-ray-man - 27/02/2010 08:38 PM
#19

Kaskus ID : the-ray-man
Kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual
Bentuk karya : Upacara Potong gigi
sumber : http://japarde.multiply.com/journal/...angongkal_Holi
keterangannya : kalo mau liat artikel nya diliat disini
klick ini


ane belom ngerasain tapi pasti nanti bakal ngerasaain si D

Spoiler for ,

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Spoiler for ,

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Spoiler for ,

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Spoiler for ,

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar

Spoiler for ,

SPlm98VneMHXM" border="0" alt="Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar" >/


Spoiler for ,

Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
xexax - 28/03/2010 04:10 PM
#20

Kaskus ID : xexax

Kategori : Tata Cara Adat/Upacara/Ritual

Bentuk karya : Lopis Raksasa Pekalongan

Sumber : Berbagai Sumber

Keterangan :

-Lopis Raksasa Pekalongan adalah acara adat yg dilaksanakan setelah acara adat Syawalan ( habis ini mw bikin post ttg syawalan )
-Acara ini telah diselenggarakan sejak tahu 1855
-Menjadi Rekor MURI kategori Lopis Terberat

Spoiler for lopis raksasa
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar
Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar


maaf picnya kurang bagus.. D
ane update kalo syawalan lagi..D
Page 1 of 2 |  1 2 > 
Home > KASKUS CORNER > CINTA INDONESIAKU > Tata Cara Adat/Upacara/Ritual > Tata Cara Adat/Upacara/Ritual - Gambar