Pisau
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Pisau > Katana dan serba-serbinya
Total Views: 125928 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 8 of 146 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›

bugsey - 04/12/2009 02:52 PM
#141

menarik jg nih proses pembuatan katana tradisional.
coba sharing dari wikipedia

struktur bahan katana:

Spoiler for judul spoiler
Katana dan serba-serbinya


kalo dr sumber wikipedia yg gw baca:
"In swordsmithing, hamon (刃文 hamon) (from Japanese, literally "blade pattern") is a visual effect created on the blade by the hardening process. Blades made in this manner are known as differentially hardened, with a harder ha than mune (for example: mune 40 HRC vs ha 58 HRC) as a result of clay applied on the blade during the cooling process. Less or no clay allows the ha to cool faster, making it stronger but more brittle; more clay allows the mune to cool slower and retain more resilience"

hamon keluar dari proses differential hardening menggunakan clay/lumpur ketika proses pendinginan diperjelas dengan proses asah dan polishing. disebutkan juga di wikipedia kl hamon yg menggunakan proses etching biasanya dilakukan oleh pembuat katana reproduksi yg tidak menggunakan proses differential hardening pada proses HT nya.

ini proses dari katana tradisional setelah jadi dibentuk melalui proses tempa dan HT yg differential hardening
- Shitaji togi
pengampelasan untuk menentukan lurus tidaknya bilah, geometri dari bilah katana. menggunakan waterstone yg besar.
- Shiage togi
proses ini untuk lebih mendetaikan hasil polishing, menggunakan batu asah (waterstone) yg kecil kebalikan dari shitaji togi, proses ini dimana katana dibuat diam dan batu asah yg bergerak.

finishing hamon
ada 2 gaya finishing unutk mengeluarkan hamon yg terbentuk dari proses differential hardeng yaitu:
- Hadori (cara pengangkatan bentuk hamon hanya menggunakan proses asah dan polishing dengan menggunakan batu asah hadori)
- Sashikomi nugui ( menggunakan campuran nugui, yaitu campuran magnetic besi berwarna hitam-abu2 terdiri dari besi hasil oksidasi dengan beberapa campuran lain, digunakan dengan dilabur di keseluruhan badan bilah, hasilnya akan terlihat perbedaan warna antara yg yg tertutup clay/tanah dan yang tidak tertutup pada proses differential hardening)

kl diliat2 sih cara pembentukannya mirip balik mipih ya mo? hanya di proses yg paling utamanya yaitu asah dan finishing yg beda. pada pembuatan proses katana ternyata proses penempaan dan pelipatan berulang2 membuat bahan baja menjadi lebih murni/bersih, tp memang proses pelipatannya bisa ratusan bahkan ribuan lipatan, yg nantinya akan menjadi bentuk hada/grain (katanya sih hada ini yg menentukan berkualitas tidaknya sebuah bilah katana tradisional jepang)
bejosakti - 04/12/2009 05:49 PM
#142

Quote:
Original Posted By bugsey
menarik jg nih proses pembuatan katana tradisional.
coba sharing dari wikipedia

struktur bahan katana:

Spoiler for judul spoiler
Katana dan serba-serbinya


kalo dr sumber wikipedia yg gw baca:
"In swordsmithing, hamon (刃文 hamon) (from Japanese, literally "blade pattern") is a visual effect created on the blade by the hardening process. Blades made in this manner are known as differentially hardened, with a harder ha than mune (for example: mune 40 HRC vs ha 58 HRC) as a result of clay applied on the blade during the cooling process. Less or no clay allows the ha to cool faster, making it stronger but more brittle; more clay allows the mune to cool slower and retain more resilience"

hamon keluar dari proses differential hardening menggunakan clay/lumpur ketika proses pendinginan diperjelas dengan proses asah dan polishing. disebutkan juga di wikipedia kl hamon yg menggunakan proses etching biasanya dilakukan oleh pembuat katana reproduksi yg tidak menggunakan proses differential hardening pada proses HT nya.

ini proses dari katana tradisional setelah jadi dibentuk melalui proses tempa dan HT yg differential hardening
- Shitaji togi
pengampelasan untuk menentukan lurus tidaknya bilah, geometri dari bilah katana. menggunakan waterstone yg besar.
- Shiage togi
proses ini untuk lebih mendetaikan hasil polishing, menggunakan batu asah (waterstone) yg kecil kebalikan dari shitaji togi, proses ini dimana katana dibuat diam dan batu asah yg bergerak.

finishing hamon
ada 2 gaya finishing unutk mengeluarkan hamon yg terbentuk dari proses differential hardeng yaitu:
- Hadori (cara pengangkatan bentuk hamon hanya menggunakan proses asah dan polishing dengan menggunakan batu asah hadori)
- Sashikomi nugui ( menggunakan campuran nugui, yaitu campuran magnetic besi berwarna hitam-abu2 terdiri dari besi hasil oksidasi dengan beberapa campuran lain, digunakan dengan dilabur di keseluruhan badan bilah, hasilnya akan terlihat perbedaan warna antara yg yg tertutup clay/tanah dan yang tidak tertutup pada proses differential hardening)

kl diliat2 sih cara pembentukannya mirip balik mipih ya mo? hanya di proses yg paling utamanya yaitu asah dan finishing yg beda. pada pembuatan proses katana ternyata proses penempaan dan pelipatan berulang2 membuat bahan baja menjadi lebih murni/bersih, tp memang proses pelipatannya bisa ratusan bahkan ribuan lipatan, yg nantinya akan menjadi bentuk hada/grain (katanya sih hada ini yg menentukan berkualitas tidaknya sebuah bilah katana tradisional jepang)


Sore...!
Maaf kalo salah.
Khususnya untuk balik mipih. atau baja selap yang hanya menggunakan hanya 2macam besi untuk laminatednya baja untuk corenya.untuk mengeluarkan hamon setelah jadi bilah kotak (untuk balik mipih udah pakai core.untuk baja selap sama udah dilaminated)untuk bagian yang akan dibentuk jadi mata pisaunya di gerinda di lekuk lekuk dengan jarak yang sama di kedua sisi, sesuai dengan yang kita harapkan besar kecilnya hamon yang di inginkan.dan baru ditempa kembali untuk finishing tempa.biasanya setelah penempaan hamon akn terlihat sepintas dan akan lebih kelihatan setelah dikikir.
Maaf lagi kalo salah juga yang ini.
Untuk pelapisan tanah untuk balik mipih dan bajaselap.kami pakai hanya untuk bilah bilah yang panjang, atau tipis tidak terlalu lebar untuk mengurangi kejut waktu di celup ke air.mengurangi terjadinya perubahan bentuk bilah.kalo bengkok masih bisa di pukul tapi kalo udah rubah bentuk akan lain jadinya.(bentik=sunda).
maaf lho.
jadi untuk bilah balik mipih bukan hanya teknik asah ataupun ditutup tanah.tapi terpisahnya corre dan pamor.
hamon tidak akan hilang diasah ulang kecuali dibuang bagian hamonnya.
trim.
imfaros - 04/12/2009 06:40 PM
#143

Quote:
Original Posted By bugsey
menarik jg nih proses pembuatan katana tradisional.
coba sharing dari wikipedia

hamon keluar dari proses differential hardening menggunakan clay/lumpur ketika proses pendinginan diperjelas dengan proses asah dan polishing. disebutkan juga di wikipedia kl hamon yg menggunakan proses etching biasanya dilakukan oleh pembuat katana reproduksi yg tidak menggunakan proses differential hardening pada proses HT nya.


kl diliat2 sih cara pembentukannya mirip balik mipih ya mo? hanya di proses yg paling utamanya yaitu asah dan finishing yg beda. pada pembuatan proses katana ternyata proses penempaan dan pelipatan berulang2 membuat bahan baja menjadi lebih murni/bersih, tp memang proses pelipatannya bisa ratusan bahkan ribuan lipatan, yg nantinya akan menjadi bentuk hada/grain (katanya sih hada ini yg menentukan berkualitas tidaknya sebuah bilah katana tradisional jepang)


Quote:
Original Posted By bejosakti
Sore...!
Maaf kalo salah.
Khususnya untuk balik mipih. atau baja selap yang hanya menggunakan hanya 2macam besi untuk laminatednya baja untuk corenya.untuk mengeluarkan hamon setelah jadi bilah kotak (untuk balik mipih udah pakai core.untuk baja selap sama udah dilaminated)untuk bagian yang akan dibentuk jadi mata pisaunya di gerinda di lekuk lekuk dengan jarak yang sama di kedua sisi, sesuai dengan yang kita harapkan besar kecilnya hamon yang di inginkan.dan baru ditempa kembali untuk finishing tempa.biasanya setelah penempaan hamon akn terlihat sepintas dan akan lebih kelihatan setelah dikikir.
Maaf lagi kalo salah juga yang ini.
Untuk pelapisan tanah untuk balik mipih dan bajaselap.kami pakai hanya untuk bilah bilah yang panjang, atau tipis tidak terlalu lebar untuk mengurangi kejut waktu di celup ke air.mengurangi terjadinya perubahan bentuk bilah.kalo bengkok masih bisa di pukul tapi kalo udah rubah bentuk akan lain jadinya.(bentik=sunda).
maaf lho.
jadi untuk bilah balik mipih bukan hanya teknik asah ataupun ditutup tanah.tapi terpisahnya corre dan pamor.
hamon tidak akan hilang diasah ulang kecuali dibuang bagian hamonnya.
trim.


punten kang, mohon sedikit di artikan bahasa2 ini menurut kang bejo, saya makin bingung..?

1. balik mipih
2. baja selap
3. laminated
4. hamon
5. pamor

nuhun...
bejosakti - 04/12/2009 07:45 PM
#144

Quote:
Original Posted By imfaros
punten kang, mohon sedikit di artikan bahasa2 ini menurut kang bejo, saya makin bingung..?

1. balik mipih
2. baja selap
3. laminated
4. hamon
5. pamor

nuhun...


1.istilah setempat untuk sebutah golok atau pisau yang dibilahnya ada motip atau terbuat dari bahan besi baja campuran.
2.sama istilah setempat tapi ini hanya terbuat dari 2 macam bahan besi dan baja.besi di luar baja jadi mata pisau.
3.berlapis.
4.tuh pak dosen di atas lebih lengkap keterangannya.
5.motip atau corak atau ornamen yang ada pada bilah.
bener ngak ya???
imfaros - 04/12/2009 08:46 PM
#145

Quote:
Original Posted By bejosakti
1.istilah setempat untuk sebutah golok atau pisau yang dibilahnya ada motip atau terbuat dari bahan besi baja campuran.
2.sama istilah setempat tapi ini hanya terbuat dari 2 macam bahan besi dan baja.besi di luar baja jadi mata pisau.
3.berlapis.
4.tuh pak dosen di atas lebih lengkap keterangannya.
5.motip atau corak atau ornamen yang ada pada bilah.
bener ngak ya???


ok, tq..

hamon didapat karna proses diferensial hardening (kira2 hamon ada karna ada perbedaan panas dalam bilah yg sama) cmiiw..

nah yg saya bingung ini loh :

" untuk bagian yang akan dibentuk jadi mata pisaunya di gerinda di lekuk lekuk dengan jarak yang sama di kedua sisi, sesuai dengan yang kita harapkan besar kecilnya hamon yang di inginkan.dan baru ditempa kembali untuk finishing tempa.biasanya setelah penempaan hamon akn terlihat sepintas dan akan lebih kelihatan setelah dikikir"

klo bisa produk yg berhamon nya di tongolin kang, nuhun...
naturalist - 04/12/2009 09:36 PM
#146

Dari tetangga sebelah, yg link-nya sudah saya copaskan di halaman 4 trit ini (kalo nggak 3 saya lupa hehehehe)..
Yang ngebahas orang yg katana-nya bejibun.
Sepenangkapan saya, hamon muncul karena perbedaan kekerasan. Kristal2 besinya berbeda. Bisa muncul karena proses polishing-nya.

Hamon1

Hamon2

Hamon3

Hamon4

Hamon5

Hamon6


Hamon7

Obrolan ttg tamahagane



Clay temper


Seingat saya di trit tersebut ada pembahasan mengenai hamon dengan lebih detail dengan contoh2 katana.. silahkan buka2 sendiri
imfaros - 04/12/2009 09:41 PM
#147

Quote:
Original Posted By naturalist
Dari tetangga sebelah, yg link-nya sudah saya copaskan di halaman 4 trit ini (kalo nggak 3 saya lupa hehehehe)..
Yang ngebahas orang yg katana-nya bejibun.
Sepenangkapan saya, hamon muncul karena perbedaan kekerasan. Kristal2 besinya berbeda. Bisa muncul karena proses polishing-nya.

Hamon1

Hamon2

Hamon3

Hamon4

Hamon5

Hamon6


Hamon7

Obrolan ttg tamahagane



Clay temper


Seingat saya di trit tersebut ada pembahasan mengenai hamon dengan lebih detail dengan contoh2 katana.. silahkan buka2 sendiri


iya eiji.. ane baca2 disana jg... tq,

betul bro, perbedaan kekerasan karna sebagian ditutupi clay kan... sehingga ketika proses harden bagian yg ditutupi dan tidak dengan clay akan akan memperpoleh suhu yg berbeda, nah batas antara yg di caly dan tidak itu yg menghasilkan motif hamon..
sapa tau kang bejo bisa hamon jg... jd bs share \)
bejosakti - 04/12/2009 09:55 PM
#148

Quote:
Original Posted By imfaros
ok, tq..

hamon didapat karna proses diferensial hardening (kira2 hamon ada karna ada perbedaan panas dalam bilah yg sama) cmiiw..

nah yg saya bingung ini loh :

" untuk bagian yang akan dibentuk jadi mata pisaunya di gerinda di lekuk lekuk dengan jarak yang sama di kedua sisi, sesuai dengan yang kita harapkan besar kecilnya hamon yang di inginkan.dan baru ditempa kembali untuk finishing tempa.biasanya setelah penempaan hamon akn terlihat sepintas dan akan lebih kelihatan setelah dikikir"

klo bisa produk yg berhamon nya di tongolin kang, nuhun...


Yang di katana Walagrinya mommo.
naturalist - 04/12/2009 10:19 PM
#149

Dah ketemu yg saya cari HAMON

Lagi
imfaros - 04/12/2009 10:39 PM
#150

Quote:
Original Posted By bejosakti
Yang di katana Walagrinya mommo.


Quote:
Original Posted By naturalist
Dah ketemu yg saya cari HAMON

Lagi


ada note di disitu ...

Hanya steel jenis 5160 yg sulit muncul garis dari tehnik clay.


setahu gw baja 5160 = spring steel = PER
mdah2an bs di share bagaimana memunculkan hamon pd baja 5160... klo keberatan gpp kan, diabaikan saja.. \)
uwaklah - 04/12/2009 11:15 PM
#151

Quote:
Original Posted By imfaros
ada note di disitu ...

Hanya steel jenis 5160 yg sulit muncul garis dari tehnik clay.


setahu gw baja 5160 = spring steel = PER
mdah2an bs di share bagaimana memunculkan hamon pd baja 5160... klo keberatan gpp kan, diabaikan saja.. \)


Gua gak yakin kalau baja per yang beredar di Indo adalah 5160. Ongkos bikinnya terlalu mahal. Yang hampir pasti sebagai 5160 adalah salah satu parts dari traktor John Deere. Itupun masih harus diverifikasi kebenarannya.

Hamon lebih kontras muncul pada simple steel semisal 1045, 1050, 1060, 1075, 1084, 1095, W-1, dan W-2. Pada 5160 rada sulit mucul karena adanya kandungan chromium. 5160 kadang bisa mengeras karena udara (air hardening) makanya agak susah untuk melakukan differential hardening pada baja ini. Jadi biarpun kita melakukan differential hardening perbedaan antara punggung dan edge tidaklah jauh bedanya. Kalau mau lebih jauh lagi masih bisa dilembekkan lagi pada saat tempering dengan melakukan differential tempering. 5160 dan O-1 hampir sama reaksinya soal differential tempering. Itu sebabnya kedua banya high carbon tersebut jarang jadi pilihan kalau ingin menampilkan hamon yang aktif.

Kalau mau belajar coba aja cari baja 1045, banyak kok yang jual dan murah banget dibanding O-1.

Makin tinggi simple steel dipoles makin jelas nantinya hamon yang muncul. Semuanya bisa “dimainkan” dalam hitungan waktu pada saat dicelup ferric chloride.
imfaros - 04/12/2009 11:35 PM
#152

Quote:
Original Posted By uwaklah
Gua gak yakin kalau baja per yang beredar di Indo adalah 5160. Ongkos bikinnya terlalu mahal. Yang hampir pasti sebagai 5160 adalah salah satu parts dari traktor John Deere. Itupun masih harus diverifikasi kebenarannya.

Hamon lebih kontras muncul pada simple steel semisal 1045, 1050, 1060, 1075, 1084, 1095, W-1, dan W-2. Pada 5160 rada sulit mucul karena adanya kandungan chromium. 5160 kadang bisa mengeras karena udara (air hardening) makanya agak susah untuk melakukan differential hardening pada baja ini. Jadi biarpun kita melakukan differential hardening perbedaan antara punggung dan edge tidaklah jauh bedanya. Kalau mau lebih jauh lagi masih bisa dilembekkan lagi pada saat tempering dengan melakukan differential tempering. 5160 dan O-1 hampir sama reaksinya soal differential tempering. Itu sebabnya kedua banya high carbon tersebut jarang jadi pilihan kalau ingin menampilkan hamon yang aktif.

Kalau mau belajar coba aja cari baja 1045, banyak kok yang jual dan murah banget dibanding O-1.

Makin tinggi simple steel dipoles makin jelas nantinya hamon yang muncul. Semuanya bisa “dimainkan” dalam hitungan waktu pada saat dicelup ferric chloride.


klo s45c bisa gak ya wak,? composisi kaya gini
Chemical composition: C=0.5, Si=0.3, Mn=0.6, S=0.02
uwaklah - 04/12/2009 11:48 PM
#153

S45C=1045 alias sami mawon Say\).
imfaros - 04/12/2009 11:59 PM
#154

Quote:
Original Posted By uwaklah
S45C=1045 alias sami mawon Say\).


wuih bener... ada 45Carbon ... ada sepotong nih wak ditempat gw, kapan waktu kita coba dah...
uwaklah - 05/12/2009 12:15 AM
#155

Atur aja Saybeer:
Soennar - 05/12/2009 01:03 AM
#156

Pagi...Sory nieh, baru balik dari bandung..habis pameran disana...
Lagi bahas hamon ya?
keren tuh infonya..
SURYAMAN_TNT - 05/12/2009 05:52 AM
#157

Quote:
Original Posted By Soennar
Pagi...Sory nieh, baru balik dari bandung..habis pameran disana...
Lagi bahas hamon ya?
keren tuh infonya..


Gak dipamerin potonya di pameran peso ?
Kasi gambar lengkap pedang LOTR sekalian D
maranggi - 10/12/2009 05:17 PM
#158

Quote:
Original Posted By imfaros
iya eiji.. ane baca2 disana jg... tq,

betul bro, perbedaan kekerasan karna sebagian ditutupi clay kan... sehingga ketika proses harden bagian yg ditutupi dan tidak dengan clay akan akan memperpoleh suhu yg berbeda, nah batas antara yg di caly dan tidak itu yg menghasilkan motif hamon..
sapa tau kang bejo bisa hamon jg... jd bs share \)



Quote:
Original Posted By imfaros
ada note di disitu ...

Hanya steel jenis 5160 yg sulit muncul garis dari tehnik clay.


setahu gw baja 5160 = spring steel = PER
mdah2an bs di share bagaimana memunculkan hamon pd baja 5160... klo keberatan gpp kan, diabaikan saja.. \)


gw ngak gitu paham yg ginian, hamon atau menurut gw mungkin tempering / hardening line. Bisa timbul tanpa clay hardening, dulu pernah coba dan sukses tanpa clay hardening..

Bro imfaros, beberapa pandai di jawa barat terutama yg sepuh banyak yang nguasaik "sepuh lumpur" untuk pembuatan golok yg panjang dan melengkung sperti brajalintang atau jepangan.. Tekniknya memiliki kesamaan dg pembuat katana.

Cara paling simple tuk melihat hamon / temper line / hardening line, coba mirror polish, trus bersihin, coba pake feret clorit yg ringan ( encer, lebih banyak kandungan air atau mild feret clorit) dan usap perlaan antara mata bilah dan tengah bilah dg kain yg dicelup mild feret clorid).. perlahan tapi pasti bagian yg hardened akan berwarna hitam dan teroksidasi, celup trus sampe kira-kira batas hardened dan spring terlihat dg jelas.. setelah netralisir dg sampe ato tsb, akan terlihar garis / batas putih dianatara hardened bilah ( berwarna hitam ) dan spring...
bugsey - 10/12/2009 05:33 PM
#159

Quote:
Original Posted By bejosakti
Sore...!
Maaf kalo salah.
Khususnya untuk balik mipih. atau baja selap yang hanya menggunakan hanya 2macam besi untuk laminatednya baja untuk corenya.untuk mengeluarkan hamon setelah jadi bilah kotak (untuk balik mipih udah pakai core.untuk baja selap sama udah dilaminated)untuk bagian yang akan dibentuk jadi mata pisaunya di gerinda di lekuk lekuk dengan jarak yang sama di kedua sisi, sesuai dengan yang kita harapkan besar kecilnya hamon yang di inginkan.dan baru ditempa kembali untuk finishing tempa.biasanya setelah penempaan hamon akn terlihat sepintas dan akan lebih kelihatan setelah dikikir.
Maaf lagi kalo salah juga yang ini.
Untuk pelapisan tanah untuk balik mipih dan bajaselap.kami pakai hanya untuk bilah bilah yang panjang, atau tipis tidak terlalu lebar untuk mengurangi kejut waktu di celup ke air.mengurangi terjadinya perubahan bentuk bilah.kalo bengkok masih bisa di pukul tapi kalo udah rubah bentuk akan lain jadinya.(bentik=sunda).
maaf lho.
jadi untuk bilah balik mipih bukan hanya teknik asah ataupun ditutup tanah.tapi terpisahnya corre dan pamor.
hamon tidak akan hilang diasah ulang kecuali dibuang bagian hamonnya.
trim.


punten kang,

maksud sy kesamaan antara balik mipih dan pembuatan katana yaitu adanya baja yg diselipkan diantara bahan yg lebih lunak, jg menggunakan lapisan2 yang dibentuk dengan proses tempa, bukan kesamaan dalam proses pembuatan hamon-nya.
Soennar - 10/12/2009 05:38 PM
#160

Quote:
Original Posted By SURYAMAN_TNT
Gak dipamerin potonya di pameran peso ?
Kasi gambar lengkap pedang LOTR sekalian D



Ha3x
kabar2in dong kalo ada pameran piso..mao ikut...nieh..maho
Page 8 of 146 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Pisau > Katana dan serba-serbinya