ACTIVITY & HOBBY
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks
Total Views: 208546 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 9 of 221 | ‹ First  < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 >  Last ›

chodeth - 30/04/2010 12:03 PM
#161
sensor optik utuk mengukur jarak
ada yg pernah buat sensor jarak pke sensor otik gak?? klo ada share donk..
klo yg brencana tgas akhir ada yg mau bkin bareng gak???
ahocool - 01/05/2010 09:41 AM
#162

Quote:
Original Posted By chodeth
ada yg pernah buat sensor jarak pke sensor otik gak?? klo ada share donk..
klo yg brencana tgas akhir ada yg mau bkin bareng gak???


sendor optik (kok otik tulisanmu?) ...coba2 tanya di digiware.com /innovativeelectronics.com
lokal semua kok gan ....

ngukur jarak jangan pake optik...mahal....
biasanya ranging sensor pake ultrasonic

Spoiler for kayaknya coba yang ini gan


http://www.innovativeelectronics.com/innovative_electronics/pro_DT-Sense%20USIRR.htm

DT-SENSE UltraSonic and InfraRed Ranger (USIRR)

Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks

DT-SENSE UltraSonic and InfraRed Ranger merupakan modul sensor pengukur jarak dengan media gelombang ultrasonic dan dapat dihubungkan dengan maksimum 2 buah infrared ranger (Sharp GP2D12). Modul ini dapat dengan mudah dihubungkan ke berbagai sistem berbasis mikrokontroler dan hanya membutuhkan 1 pin I/O saja. Modul ini dapat digunakan dalam aplikasi pengukur jarak, pintu otomatis, sekuriti, robot cerdas, dan lain-lain.




Dimensi : 2,6 cm (p) x 4,1 cm (l) x 6,2 cm (t)

Spesifikasi: :
-. Memiliki 2 jenis antarmuka yang dapat aktif bersamaan, yaitu I2C-bus (fSCL maks. 65 kHz) dan pulse width (10µs/mm).
-. 8 modul dapat digunakan bersama dalam satu sistem I2C-bus yang hanya membutuhkan 2 pin I/O mikrokontroler saja.
-. Membutuhkan catu daya tunggal +5 VDC, dengan konsumsi arus 17 mA typ. (tanpa sensor infrared ranger).
-.

Terdapat 2 mode operasi yaitu full operation dan reduced operation. Pada mode reduced operation beberapa komponen ultrasonic ranger akan dimatikan (saat idle) dan konsumsi arus mejadi 13 mA typ.
-. Terdiri dari sebuah ultrasonic ranger dengan spesifikasi:
· Mengukur jarak dari 2 cm hingga 3 m tanpa dead zone atau blank spot.
· Obyek dalam jarak 0 - 2 cm dideteksi sebagai 2 cm.
· Menggunakan burst sinyal kotak 16 Vp-p dengan frekuensi 40 kHz.
-. Dapat dihubungkan dengan maksimum 2 buah infrared ranger Sharp GP2D12 yang memiliki jangkauan pengukuran 10 - 80 cm.
-. Data keluaran sudah siap pakai dalam satuan mm (untuk antarmuka I2C) sehingga mengurangi beban mikrokontroler.
-. Ketelitian pengukuran jarak (ranger) adalah 5mm.
-. Siklus pengukuran yang cepat, pembacaan dapat dilakukan tiap 25 ms (40 Hz rate).
-. Memerlukan input trigger berupa pulsa negatif TTL (20µs min.) untuk antarmuka pulse width.
-. Tersedia 1 pin output yang menunjukkan aktifitas sensor, dapat tidak dimanfaatkan.
-. Tidak diperlukan waktu tunda sebelum melakukan pengukuran berikutnya.
-. Kompensasi kesalahan dapat diatur secara manual untuk mengurangi pengaruh faktor perubahan suhu lingkungan dan faktor reflektifitas obyek.
-. Tersedia contoh program dalam bahasa C (CodeVisionAVR©) untuk mikrokontroler AVR® AT90S2313 dan bahasa BASIC (BASOM-8051©) untuk mikrokontroler MCS-51®.

Perlengkapan :

-.
1 buah DT-SENSE UltraSonic and InfraRed Ranger.

-.
1 lembar Quick Start.
-. 1 CD berisi contoh program dalam bahasa C dan BASIC.

Download :
-. Quick Start DT-SENSE UltraSonic and InfraRed Ranger.

DJuan - 01/05/2010 10:59 AM
#163

Quote:
Original Posted By chodeth
ada yg pernah buat sensor jarak pke sensor otik gak?? klo ada share donk..
klo yg brencana tgas akhir ada yg mau bkin bareng gak???


taun lalu gw ada lego-robot-project (robot bentuk mobil, fungsinya ngambil tutup botol yg beda2 warna). Semua alat2 disediain sama kampus.
n disitu gw pake sensornya "Photo-transistor" (mesti dibarengin sama lampu LED; jaraknya cmn sampe 3-5 cm), HARGAnya: kira2 Rp.1000/per buah (pas dikampus gw ngerusakin 2 buah, n disuruh ganti 1 Ringgit aja; btw, gw kuliah di malay)

kalo "infrared" (jaraknya bisa sampe 20 cm).
tp harganya gw ga tau brp, lebih mahal yg jelas..
DJuan - 01/05/2010 11:04 AM
#164

Quote:
Original Posted By ahocool
wahh..met gabung ya nakk....
anak ini yg juara itu looo....

https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=3905355


Spoiler for si nemeziz99 yang mantap ....


Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks

Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks

Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks

source: http://www.coilgun.ru/#10.1

“Senjata ini saya namakan EMG-M4. Untuk membuatnya membutuhkan waktu dua bulan,” ujar Miftah.


Siswa SMA Sidoarjo Ciptakan Senjata Api

Selasa, 20 April 2010 - 04:05 wib
SIDOARJO- Beberapa guru SMAN 1 Sidoarjo, pada Senin, 19 April, berkumpul di ruang wakil kepala sekolah. Tak lain, mereka ingin melihat senjata api yang dirakit oleh salah satu siswanya.

Pagi itu, Miftah Yama Fauzan (16), membawa senjata api yang berhasil mengantarkan Indonesia menjadi juara I mengalahkan pelajar Rusia dan Jerman dalam International Conference of Young Scientists (ICYS) pekan lalu. Sebelum masuk ruang wakil kepala sekolah, Miftah yang datang sambil memanggul tas panjang disambut oleh siswa-siswa lainnya.

Teman-temannya bergantian mengucapkan selamat menyambut Miftah. Dengan berseragam putih abu-abu, dia memanggul tas gendong. Di tangan kanannya membawa sebuah kotak warna hitam berbentuk persegi panjang.

Di dalamnya tas itu, berisi senjata laras panjang. Senjata itulah yang mengantarkannya menjadi juara dalam ajang internasional. “Senjata ini saya namakan EMG-M4. Untuk membuatnya membutuhkan waktu dua bulan,” ujar Miftah.

Meski rakitan, namun senjata laras panjang ini mirip seperti aslinya senjata yang digunakan Densus 88 Anti Teror. Demikian pula, mulai peluru, sampai sistem kerjanya tak ubahnya senjata api.

Bedanya, hanya pemicu senjata itu menggunakan kekuatan baterai yang dirangkai menggunakan rangkaian tertentu. Dengan baterai berkekuatan 12 volt masuk ke DC converter sehingga daya naik menjadi 300 volt. Tenaga dari baterai itu disimpan di enam kapasitor.

Setelah terkumpul, tenaga itu disalurkan ke kumparan dan mengubahnya menjadi magnet. Dari sinilah, peluru ditarik dengan kekuatan penuh dan ketika pelatuk ditekan, langsung melepaskan tembakan. ”Peluru yang saya gunakan dari besi veromagnetik. Senjata ini juga dilengkapi dengan sensor untuk mendeteksi jarak,” urai siswa kelas I SMA N 1 Sidoarjo ini.

Karena ada sensor deteksi jaraknya, jika jarak dekat, tenaga yang digunakan untuk melepaskan peluru menggunakan dua kapasitor. Sedangkan jarak sedang, menggunakan empat kapasitor, maka menggunakan tenaga di empat kapasitor. “Baru kalau jarak jauh, menggunakan tenaga di enam kapasitor sekaligus,” ujar siswa berkulit putih ini.

Jika menggunakan kekuatan penuh, lanjut Miftah, senjata rakitannya mampu menembus obyek dengan jarak 30 meter. Kekuatannya pun cukup besar dan bisa mengoyak obyek yang ditembak.

Meski demikian, Miftah mengaku belum puas dan masih ingin mengembangkan senjatanya ini.”Untuk kekuatannya masih bisa dikembangkan lagi agar jangkauannya lebih jauh. Kan senjata ini masik prototype awal,” ujarnya sembari menunjukkan komponen senjata rakitannya.

Putra guru besar ITS Mochamad Ashari itu menambahkan, dia pernah mencoba senapannya menembak tumpukan kaca. Ternyata, bisa memporak-porandakan tumpukan kaca itu. Berarti kekuatannya cukup besar. Padahal, lanjut dia, rangkaian senjata itu sejatinya adalah air soft gun yang dibeli secara terpisah melalui internet.

Untuk merangkai senpi itu, dia merogoh kocek sampai Rp1,5 juta. Pelajar yang tinggal di Wonoayu itu mengaku banyak belajar dari internet. Beberapa istilah penting yang didapat dari sana.

Dari melihat beberapa spesifikasi senjata di internet itulah, kemudian dia belajar merangkai sendiri senjata itu. Ternyata bapaknya yang menjadi guru besar di ITS, juga sangat membantunya dalam merakit senjata itu. “Jika sudah tidak bisa berpikir sendiri lagi, saya Tanya sama bapak,” akunya.

Miftah mengaku, meski sudah meraih juara I tingkat internasional, tidak membuatnya puas. Dia ingin mengembangkan apa yang dihasilkan sehingga bisa menjadi sebuah karya yang membanggakan
http://news.okezone.com/read/2010/04/20/337/324317/siswa-sma-sidoarjo-ciptakan-senjata-api


SISWA SMA SIDOARJO BUAT PROTOTIPE SENJATA ELEKTRONIK TANPA SUARA

Jakarta, 3/9/2009 (Kominfo-Newsroom) – Seorang siswa SMAN I Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil membuat prototipe senjata elektronik murah tanpa suara sebagai alternatif pengganti senjata api TNI/Polri, dan keberhasilannya itu telah menghantarkan dirinya menjadi juara II Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2009.

Siswa tersebut, Miftah Yama Fauzan, dalam LPIR yang diadakan pada bulan Agustus 2009 tersebut mengajukan penelitian mengenai senjata elektronik dengan biaya murah untuk merebut juara II di bidang fisika, mesin, dan elektro.

”Senjata elektronik murah dan tanpa suara tersebut modelnya mirip pistol, tapi amunisinya bisa menggunakan logam apa saja, dan tidak pakai bahan peledak karena sistemnya 100 persen elektronikal,” kata Miftah saat dihubungi pertelepon dalam siaran iptek voice di Kemeneg Ristek, Jakarta, Kamis (3/9).

Senjata tersebut saat digunakan menembak tidak mengeluarkan suara, dan prototipe yang dibuatnya itu memiliki jarak tembak efektif maksimal 15 meter. ”Proyektilnya boleh apa saja yang penting dari logam yang bisa dipakai dengan elektro magnit,” katanya.

Dalam lomba penelitian ilmiah remaja (LPIR) 2009 tersebut, ia memilih tema

senjata elektronik murah tanpa suara, karena akhir-akhir ini ia mendengar informasi sering ada kecelakaan pesawat TNI akibat kurangnya anggaran untuk perawatan pesawat-pesawat tersebut.

Ia mengatakan, dengan pembuatan senjata elektronik tanpa suara ini diharapkan dapat menghemat anggaran, karena biayanya jauh lebih murah dari senjata yang dipakai oleh TNI/Polri sekarang.

Mengenai pembuatan senjata tersebut persiapannya tidak sulit, pembuatan hardwarenya dan lain-lain semuanya

tidak ada masalah, hanya pada waktu lomba tersebut pembuatan proposalnya saja yang agak kesulitan.

Menurutnya, pembuatannya dilakukan sendiri, sedangkan mengenai rumus-rumus, kecepatan peluru, energi untuk penembakan semua dicari di internet. Uji coba sudah pernah dilakukan dengan sasaran tembak kaca berketebalan 2 mm, dan kacanya pecah. Bentuk pelurunya mirip paku tumpul, diameternya 0,5 cm dan panjangnya 2 cm.

Disebutkan, senjata itu kalau dipakai sasarannya bisa untuk melumpuhkan atau mematikan, karena kekuatannya bisa diatur. Misalnya kalau Polri untuk menangkap penjahat kekuatannya bisa diturunkan, karena mungkin hanya untuk melumpuhkan saja, tetapi kalau kondisi perang, misalnya, maka pelurunya bica dikencangkan lagi.
http://www.depkominfo.go.id/berita/bipnewsroom/siswa-sma-sidoarjo-buat-prototipe-senjata-elektronik-t anpa-suara/



mantap,, anak SMA udah bisa bikin gituan..
canggih, siapa yg ngajarin tuh.
btw klo mau cari brg2 PCB, LED, IC gitu dimana sih di jakarta?
simbah koprol - 01/05/2010 11:24 PM
#165

Quote:
Original Posted By chodeth
ada yg pernah buat sensor jarak pke sensor otik gak?? klo ada share donk..


mmmmm... untuk range berapa meter, akurasi nol koma berapa nol mm ?
3d scanner di kamar sebelah sepertinya pakai ultrasonic sensor..
thodsil - 03/05/2010 02:42 AM
#166

mantap gan thread nya...
chewae - 05/05/2010 12:54 AM
#167
tolongin gan
agan agan sekalian..
ane punya tugas mikrokontroller ni.. ane disuruh bikin game dot breaker(game yg mantul2in bola tu lho) dgn tampilan pake dot matrix 16x16 yang dikendaliin pake stick PS, otaknya sih pake ATMEGA 32...



tolongin dong gan...
kiss
kiss
ahocool - 05/05/2010 08:56 AM
#168

Quote:
Original Posted By chewae
agan agan sekalian..
ane punya tugas mikrokontroller ni.. ane disuruh bikin game dot breaker(game yg mantul2in bola tu lho) dgn tampilan pake dot matrix 16x16 yang dikendaliin pake stick PS, otaknya sih pake ATMEGA 32...



tolongin dong gan...
kiss
kiss


dosenmu PARAH !! emang kamu sebagai murid mumpuni di micro ga?
kalo mantul2 bola di www.avrfreaks.net banyak
atau youtube pernah liat juga tuh aku
Prince_of_Bima - 05/05/2010 11:25 PM
#169

gan tolong cariin rangkaian downloader usb buat pic16f887 o thanks
hollowmatt - 06/05/2010 03:50 PM
#170

gan newbie numpang nanya dong,
kalo buat device semisal iPad gitu pake microcontroller juga apa gak ya?

mohon bantuannya malu:Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks
ahocool - 06/05/2010 04:32 PM
#171

Quote:
Original Posted By Prince_of_Bima
gan tolong cariin rangkaian downloader usb buat pic16f887 o thanks


PIC ga pernah bikin, jd ga tau
coba tanya om google...

Quote:
Original Posted By hollowmatt
gan newbie numpang nanya dong,
kalo buat device semisal iPad gitu pake microcontroller juga apa gak ya?

mohon bantuannya malu:Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks


IPAD ? Micro ? mo bikin IPAD pake micro ?
biasanya HP / device tingkat tiggi pake processor ARM atau AVR-32/linux
hollowmatt - 06/05/2010 04:40 PM
#172

Quote:
Original Posted By ahocool


PIC ga pernah bikin, jd ga tau
coba tanya om google...



IPAD ? Micro ? mo bikin IPAD pake micro ?
biasanya HP / device tingkat tiggi pake processor ARM atau AVR-32/linux

cuma nanya gan, soalnya saya masih baru mau mendalami yang kaya gini
btw punya vidsnya gak gan?
thx ya udah kasih tau \)Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks
Prince_of_Bima - 06/05/2010 09:43 PM
#173

Quote:
Original Posted By ahocool
PIC ga pernah bikin, jd ga tau
coba tanya om google...



kalo saya bikin downloader yang pake kabel serial terus saya pakai kabel converter serial to usb, bisa jalan normal gk downloadernya gan ?
Prince_of_Bima - 06/05/2010 09:44 PM
#174

dopost
ahocool - 08/05/2010 03:21 PM
#175

Quote:
Original Posted By Prince_of_Bima
kalo saya bikin downloader yang pake kabel serial terus saya pakai kabel converter serial to usb, bisa jalan normal gk downloadernya gan ?


usb to serial biasanya minus di 5Volt / vcc nya
jadi kudu pake power suply luar...

serial port murni lumayan kuat vcc/ 5v nya buat ngesuply downloader
Prince_of_Bima - 09/05/2010 03:00 AM
#176

nanya om google gk tau dia gan hammer:

kalo yang jual online downlader dimana ya gan ?
thodsil - 10/05/2010 03:55 AM
#177

gan ada punya skematik charger untuk battery Ni-MH?
ahocool - 10/05/2010 08:56 AM
#178

Quote:
Original Posted By thodsil
gan ada punya skematik charger untuk battery Ni-MH?


paling gampang kamu tancepin adaptor yg spec tegangan + ampere lebih tinggi dari baterainya..biasanya pasti bisa, tp ga bisa dikontrol full / belum chargingnya

dari hasil googling didapat :

courtesy of http://www.stefanv.com/electronics/usb_charger.html

Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks


courtesy of http://electronicdesign.com/article/power/build-a-smart-battery-charger-using-a-single-trans.aspx

Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks

Spoiler for terjemahannya


Otomatis berikut pengisi baterai-desain dibuat dengan sirkuit yang dapat memenuhi syarat sebagai pembanding jendela yang paling sederhana yang pernah dibangun di sekitar transistor tunggal (lihat gambar). Dimulai saat pengisian tegangan baterai tetes melebihi nilai yang ditetapkan, dan akan berhenti bila tegangan preset atas dicapai.

Dengan bantuan pasokan tegangan variabel yang tepat, tingkat atas dan tegangan rendah ditetapkan. Yang biasanya dihubungkan (NC) memimpin dari relay tidak bergabung ke suplai dc 15-V, yang blok ini tegangan dari lulus baterai lead. Ini akan secara akurat mengatur atas dan tingkat bawah. Tapi pasokan pengisian dari 15 dc V terhubung ke sirkuit.

Pertama, variabel pasokan tetap pada 13,3 V-tegangan dc dari baterai yang terisi penuh-dan dihubungkan ke titik rangkaian baterai. Slider dari VR1 diaktifkan ke ujung ekstrim di sisi yang terlampir ke terminal positif baterai. slider VR2 seharusnya berbelok menuju akhir yang terhubung ke VR1. transistor menyala, shunting VR1. Kemudian slider dari VR1 adalah berbalik ke arah ekstrim lainnya, yang merupakan akhir terhubung ke VR2.

Tegangan suplai tes sekarang set ke dc 11,8 V, yang merupakan tegangan baterai yang dikeringkan. VR2 kemudian disesuaikan sehingga hanya mematikan transistor lagi. Tegangan uji dinaikkan menjadi 13,3 V dc lagi, dan VR1 disesuaikan sehingga transistor menyala. Dengan tingkat atas dan bawah ditetapkan, NC titik terhubung dengan rangkaian (15-V dc tegangan charging). Sekarang pengisi daya baterai diatur dan siap untuk pergi.

cyberockstar - 10/05/2010 09:58 AM
#179

wahh..adik ane nih gan yang suka beginian,,,ane ijin CTRL+D gan buat ngasih tau adik ane ntar,,,,,
Dwee27 - 14/05/2010 01:41 AM
#180

ijin gabung gan shakehand2
'kerjaan sehari hari juga maenn solder ma blower nih..
sekalian mau tanya. kalo bikin frekuency counter sendiri giman ya caranya?
kira2 jatuhnya lebih mahal atau murah dibanding beli jadi?
Page 9 of 221 | ‹ First  < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 >  Last ›
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks